SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Tahun ini Desa Poyowa Kecil kecamatan kotamobagu selatan dipastikan tetap menjadi lokasi pelaksanaan pasar sengol oleh pemerintah kora kotamobagu.

seperti dikatakan kadis Diperindakkop dan Ukm,Herman J Aray, pihaknya masih memilih Poyowa Kecil tempat pelaksanaan sengol untuk tahun ini,selain untuk mengurai macet yang akan terjadi nanti dipusat kota,kami terus menggairahkan perekonomian diwilaya selatan kotamobagu." men dua minggu lebaran semua Infrastruktur penunjang sengol tersebut sudah akan rampung "

diapun menambahkan,mulai tanggal 30 akhir bulan ini, pihaknya akan melakukan pendataan sekaligu pendaftaran bagi pedagang yang akan berjualan di sengol tersebut

usai pendaftaran para pedagang 4 juni nanti, akan kami akan laksanakan pemukaanya dan di jadwalkan pelaksanaannya selama 11 hari hingga usai,kata aray lewat telpon Jumat( 25/5/2018) (one)

"

 

 

 

 

 

 SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-ASN Kota Kotamobagu dipastikan bernafas lega, Pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) dijamin bakal berikan Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 juga gaji ke-13.

Anggaran yang disiapkan untuk kedua bonus tersebut, sudah tersedia adapun jadwalnya, untuk THR akan diberikan sebelum lebaran, sementara untuk gaji ke-13 akan diberikan setelah lebaran tahun ini tepatnya bulan juli nanti

Sekretaris Kota (Sekot) Kotamobagu, Adnan Massinae, mengungkapkan “Anggarannya  sudah tersedia, Dan pastinya akan di bayarkan,” ungkapnya  di halaman kantor Wali Kota, Kamis (24/5/2018)  sore

Ia pun menambahkan alasan pemerintah membedakan jadwal pemberian gaji ke-13 dan THR lantaran kebutuhan dan pemanfaatannya.

“Jadi, satu, itu THR namanya, itu seminggu sebelum lebaran. Satunya gaji ke-13 untuk membantu anak sekolah, itu usai lebaran dan akan diberikan paling lambat awal Juli mendatang,” imbuhnya

Sementara itu Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kotamobagu melalui Kepala Sub Seksi Penyusunan APBD, Saifrudin Imban mengatakan sudah menyiapkan dana pembayaran THR dan gaji 13 di kas daerah sebesar Rp 21 miliar lebih bagi 2.291 orang ASN yang berada di lingkup Pemkot Kotamobagu, Tahun ini pembayaran gaji 13 dan THR tidak bersamaan.

“Pembayaran THR dan gaji 13 bagi PNS diatur lewat juknis dari pusat. yang jelas THR akan dibayarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya,

juknis sebagai payung hukumnya adalah Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor:54/PMK.5/2018 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor:52/PMK.5/2018 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Gaji dalam Tahun Anggaran 2018(**)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Untuk menyambut hari ulang tahun kota kotamobagu yang ke 11  Walikota Kotamobagu Moh Ruddy Mokoginta, meimpin  Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP)  Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, Selasa (22/5/2018) pagi

Peserta upacara yag terdiri dari pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkompimda), Nampak dengan khidmat mengikuti tiap prosesi upacara, Sebagai penghormatan kepada arwah pejuang, mengheningkan cipta bersama, meletakkan karangan bunga

 Dalam  ziarah tersebut,dihadiri Ketua DPRD Kotamabagu Ahmad Sabir SE. Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan, S.I.K.,MH, Kasdim 1303/BM Mayor Inf Lucky Soni Maramis serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan kota kotamobagu

Usai  upacara ziarah, Mokoginta bersama rombongan langsung menuju area makam untuk pertama kali menabur bunga

Adapun pasukan upacara terdiri dari 1 SST  Kodim 1303/BM, 1 SST Kipan C Yinif 713/St, 1 SST Polres Bolmong dan 1 SST Pol PP Kotamobagu(**)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Rekrumen petugas yang akan ditempatkan pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pemungutan suara di Pilkada Kota Kotamobagu 27 Juni mendatang, oleh KPU Kota Kotamobagu pengumumannya sudah dilakukan sejak dua hari lalu. Sebagaimana disampaikan Komisioner KPU Kota Kotamobagu, Iwan manoppo.

“Perekrutan petugas TPS atau yang disebut kelompok petugas pemungutan suara (KPPS), sudah kami umumkan pada dua hari lalu,” kata Iwan, Kamis (24/052018).

Dimana, KPU Kota Kotamobagu akan merekrut sebanyak 1.694 orang.

“Kita memiliki 242 TPS se-Kota Kotamobagu, sementara di masing-masing TPS ada tujuh orang. Berarti bila dikalikan totalnya sebanyak 1.694 orang,” tambah Iwan.

Lanjut dia, rekrutmen ini akan dilakukan sepenuhnya oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing Desa/Kelurahan.

“Bagi siapa saja yang berminat menjadi KPPS dipersilakan mendaftar ke PPS dengan mengisi beberapa formulir persyaratan yang sudah disediakan,” terang Manoppo.

Sementara Komisioner KPU Kota Kotamobagu yang membidangi data, Asep Sabar menyampaikan, selain petugas yang sebanyak tujuh orang tersebut, nantinya TPS juga akan diperkuat oleh Linmas yang masing-masing TPS sebanyak dua orang.

“Untuk Linmas akan berkoordinasi dengan Lurah atau Kepala Desa masing-masing. PPS atau KPU Kota Kotamobagu hanya akan menerima rekomendasinya,” tambah Asep 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Untuk menambah penghasilan masyarakat dan pendapatan asli desa (PADes) Pemerintah Desa Poyowa Besar (Poybes) I Kecamatan Kotamobagu Selatan melirik potensi Bisnis rumah kopi dan tempat makan untuk dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)

hal ini seperti disampaikan Kepala Desa Poyowa Besar I Yandi Mokoagow ,modal untuk pengembangan berbagai jenis usaha pada BUMDes bersumber dari Dana Desa (Dandes).

“  Selain pemeberdayaan untuk masyarakat.  BUMDes ini juga nantinya akan dapat menghasilkan pendapatan asli Desa melalui ijenis usaha yang dijalankan,” ungkapnya.Selasa (22/5/2018)

Menurutnya, pemerintah desa sangat mendukung berbagai jenis usaha yang dikembangkan lewat BUMDes yang pengelolaanya dilaksanakan sesuai regulasi.

“ Bumdes ini dikelola dengan baik. Tetap mengacu pada regulasi dalam setiap pengambilan keputusan atau membuat kebijakan,” sebutnya.

 

Pengelola BUMdes Amanah, Hardi Makalalag, menjelaskan ada beberapa jenis usaha yang dikembangkan lewat BUMDes, yakni foto studio, cafe, koperasi simpan pinjam khusus pelaku usaha, pembayaran rekening listrik dan lainnya. “Mulai Januari sampai Maret, sudah ada 13 juta yang kita dapatkan lewat usaha-usaha itu,” kata Makalalag(**)