KOTAMOBAGU- Sejumlah  29.226 Anak di Kotamobagu bakal dilakukan imunisasi campak Measles Rubela (MR). Imunisaai tersebut bertujuan untuk mencegah penyakit campak dan rubela bagi anak-anak usia Dini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu Decie Ch Lala melalui Kepala Bidang kesehatan Masyarakat da pencegahan pengendalian penyakit Apek D. M mengatakan, kegiatan imunisasi mulai dilakukan di tingkat Desa /Kelurahan bekerjasama dengan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Kami mulai turun sejak awal agustus, sejauh ini sudah ada 985 anak yang dilakukan imunisasi MR. Targernya 29.226 anak mulai dari tingkar PAUD hingga SMA atau dari Usia Sembilan Bulan hingga 15 Tahun,” kata Apek, Senin (6/8/2018).

Selanjutnya kata Apek, pihaknya bakal turun di tiap Sekolah untuk melaksanakan imunisasi tersebut. “Kita targetkan untuk desa dan kelurahan bulan ini selasai , selanjutnya akan dilakukan di tingkat sekolah yaitu dibawah 1t tahun,” jelasnya



SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara dan Bupati Bolaang Mongondow, Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, menghadiri pelaksanaan kegiatan Lokakarya Pembangunan Infrastruktur melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia. H.M

Jusuf kalla, Kamis (2/8/2018) kemarin.

Walikota Kotamobagu usai mengikuti kegiatan Lokakarya tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu sangat mendukung kegiatan – kegiatan pembangunan Infrastuktur Pemerintah melalui Kerjasama dengan Badan Usaha, khususnya di wilayah Kota Kotamobagu. “Kegiatan ini sangat penting, khususnya dalam rangka untuk mempercepat pembangunan Infrasruktur. Karena, melalui kerjasama dengan pihak swasta dalam pembangunan Infrsturktur, akan dapat mengurangi pembiayaan pemerintah dalam kegiatan – kegiatan pembangunan Infastruktur, baik yang didanai oleh APBD, maupun APBN,” ujar Walikota.

Walikota juga mengatakan bahwa, melalui kerjasama antara Pemerintah dengan Badan Usaha, juga akan dapat mempercepat pembangunan berbagai Infrasruktur yang ada di daerah, sehingga secara tidak langsung akan dapat lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Menariknya, Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, dan Bupati Bolaang Mongondow, Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, menjadi satu – satunya pimpinan daerah se – Indonesia, yang diundang pada kegiatan pembukaan Lokakarya Pembangunan Infrastruktur melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yang dilaksanakan di Istana Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia tersebut. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Rapat forum lalulintas dan angkutan jalan kotamobagu  siang tadi  Rabu,(1/8/2018) melaksankan rapat kordinasi ke VII  sebagai agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan. Forum ini membahas  terkait dengan kondisi  angkutan jalan yang ada di kota kotamobagu termasuk, ada beberap titik jalan yang harus segera di laksanakan rehabilitasi  perlebaran,untuk menghindari terjadi kemacetan dan penyempitan jalan.

Kepala Dinas Perhubungan(dishub) Kota kotamobagu  melalui kepala bidang pengawasan, pengendalian,oprasianal (wasdanal) Atmajaya Dampolii sebagai dinas pelaksana kegiatan ini mengatakan, selain beberapa persoalan lalulintas dan angkutan yang ada di kota kotamobagu, menjadi prioritas forum ini, kami juga membanhas bagiamana mengatsi terminal bayangan yang sekarang ini  yang lagi marak

“  Hasil rekomendasi forum ini kita langsung akan tingdak lanjuti dengan melakukan operasi jalan,termasuk terminal bayangan yang ada di beberapa titik ” kata Damopilii

dia menjelaskan forum ini terdiri dari beberapa SKPD serta instasi terkait,sehingga ketika kita melukan langka langka penertiban semua akan melakukan kordinasi dan saling menunjang

“ saat melakukan penertiban kita pasti akan berkordinasi dengan dinas serta instansi terkait, yang tergabung dalam forum ini, ini penting agar apa yang kita sepakatkan bersama saat rapat akan terlaksana sesuai harapan ” imbuhnya

Hasil pantawan watawan SN  hadir dalam rapat koordinasi tersebut, selain  sebagai pelaksana kegitan Dinas perhubungan,juga dihadiri oleh Sat-Lantas Polres Bolmong , Pol-PP kota kotamobagu unsur LSM serat Organisasi Anggutan Daerah (organda) dan Skpd terkait(*)        

 

 

 

 

 

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Terkait adanya peningkatan terhadap Aparatur Perangkat Kelurahan dan Desa, Pemkot Kotamobagu melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, melayangkan surat edaran bernomor 800 / BKPP-KK / - / VII / 2018.  kepada para Sangadi dan lurah agar secepatnya melakukan penyegaran dan evaluasi bagi perangkat kelurahan dan desa.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Kepala BKPP Kotamobagu, Sahaya Mokoginta . Bahkan menurutnya penyegaran ini sudah bersifat tuntutan aturan.

" Yah, terutama bagi perangkat kelurahan yang sudah menjabat terlalu lama agar dilakukan penyegaran. Perangkat kelurahan dan desa juga harus menguasai ITE. Terlebih perangkat desa dan kelurahan sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2017, harus berpendidikan tamatan SMU serta berumur 20 Tahun sampai dengan 42 tahun dan wajib memenuhi administrasi," terang Sahaya, Kamis,(2/8/20/2018) siang tadi

sayaha pun menjelaskan,para perangkat desa maupun Kelurahan yang sudah melewati umur agar melayangkan surat keterangan dokter bahwa sehat jasmani mampu menjalankan tugas.

" Namun ini bukan menjadi jaminan. Akan tetapi ini hanyalah bersifat pertimbangan dari tim nantinya, apakah akan diloloskan atau tidak," Tandas Sahaya.

Semetara lanjut Sahaya, bagi Porobis diwajibkan untuk menguasai ITE dan pengoperasian Komputer dan mampu menggunakan Handphone

" Ini sesuai tuntutan jaman dimana seluruh masyarakat sudah menggunakan tehnologi sehingga menjadi kewajiban bagi para Porobis agar mampu menguasai komputer dan ITE serta bisa menggunakan handphone android," terangnya

Ia juga menambahkan sehubungan dengan penjaringan itu dilakukan oleh tim yang berada di desa ataupun kelurahan.

" Nantinya hasil itu akan dimasukan ke tim Pemkot Kotamobagu untuk kembali di verifikasi, " terang Sahaya

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Bidang pemadam kebakaran(Damkar) Kota Kotamobagu terus  menggenjot pendapatan asli daerah (PAD)  lewat retribusi pemadam kebakaran, untuk mencapai target yang maksimal. Ini terbukti sekarang ,pengumpulan iuran tersebut ,selain  telah bekerja sama dengan instansi perijinan,juga dengan cara jemput bola, kepala bidang Damkar (kabid damkar) Erwin Sugeha  mengatakan,ini di lakukan,agar capaian retribusi yang kemuadian menjadi setoran PAD akan sesuia dengan yang di targetkan pada biadag kami  saat di temuai diruang kernya (selasa 31/7/2018)

" tahun lalu untuk damkar sendiri,setela  masuk pada triwulan empat hasil kahir jusrtu melampauwi,  hitungan dalam persen mendekati seratus dua puluh persen " kata Sugehan

sugeha pun menjelaskan yang di kenakan untuk iuran damkar itu, selain supermarket dan pasar swalayan, tempat usaha lain sepeti pertamina, perushaan yang memeperkejaan kariawan, tempat penampungan LPJ juga warung serta toko kecil yang kami nilai memiliki potensi untuk terjadinya kebakaran 

 " Tempat usaha itu penting  menyusul beredarnya  aturan menteri pekerjaan umum dan nakertas ,semua tempat usaha harus memiliki instalasi pemadam kebakaran ,namun untuk iuransetiap  daerah tentu berbeda,yang ada di  sulut, begitu juga yang kami kenakan di tempat usaha yang ada di kotamobagu bervariasi berdasarkan perwako kota kotamobagu No 10 tahun 2012  "   

Sugaha pun yakin untuk tahun ini,pihaknya  pasti mencapai targer sepert tahun kemarin " di tahun ini kita , masuk pada triwulan tiga bulan kedua untuk PAD kami suda mencapai tuju  puluh sembilan persen  dan ini akan bergerak naik. "Pungkasnya   (*)