SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Pembayaran lahan akses jalan menuju pasar genggulang Kecamatan Kotamobagu Utara segera dilakukan. Saat ini, pihak Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kotamobagu tinggal menunggu laporan rekomendasi dari tim penilai publik pusat.

Hal ini di katakan  Kepala Disdagkop melalui Sekertari Edo, Senin (15/10/2018). " Kita tinggal menunggu laporan atau rekom kedua dari tim penilai publik, tadinya sudah ada namun direvisi kembali," ungkap Edo

Menurutnya, penilaian terkait pembayaran lahan tersebut sebelumnya sudah dilakukan, namun direvisi kembali sebab, masih ada beberapa lahan yang tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan.

"Awalnya sudah dilakukan pengukuran dan penilaian harga lahan. Pada penilaian pertama itu ada 8 lahan. Nah, di 8 lahan itu terdapat  5 rumah. Namun karena harga yang mereka tawarkan tidak sesuai dengan anggaran yang disediakan, maka direvisi kembali menjadi 7 jalan dimana dilahan tersebut terdapat 4 pemilih rumah tinggal," jelasnya

Dia menyebutkan, harga yang sudah ditetapkan itu sebesar Rp 250 ribu per meter. Jika dihitung secara keseluruhan baik fisik dan non fisik iti paling besar Rp 350 juta rupiah, sedangkan pembayaran lahan yang palimg murah itu nerkisar Rp 125 juta rupiah.

"Lahannya Rp 250 ribu per meter persegi. Untuk lahan, ada juga rumah dan non fisik. Nah, itu tergantung rumah konstruksi dan tahun pembuatan rumah. Rata-rata pembayarannya sebesar Rp 356 juta sudah dengan lahan rumah dan nonfisik dan yang paling rendah  itu Rp 125 juta, tergantung rumahnya. Itu semua pemilik sudah setuju, dan kesepakantan harga sudaj cocok sehingga kita sudah menandatangi berita acara," terangnya(0ne)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Siang tadi Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara resmi melantik Ny Anki Taurina Mokoginta ST ME sebagai Ketua  Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) beserta pengurus  TP PKK, Senin (15/10/2018).



ucapan selamatan Walikota Totong Bara saat   menyampaikan  sambutannya  kepada ketua dan anggota yang baru dilantik. Walikota juga berharap TP PKK nanti  dapat bersinergi dengan pemerintah dengan baik serta dapat menjadi contoh bagi  daerah lain dalam hal menjalankan program TP PKK 

" Apresiasi dan banyak selamat kepada pengurus dan ketua TP PKK, Saya yakin dan percaya pengurusan yang telah ada ini, mampu bersinergi dengan pemerintah dan terlebih mampu mengimplementasikan nya ditengah masyarakat," ucap Walikota.

Walikota juga berharap, TP PKK dapat menjadi organisasi yang terbaik ditingkat provinsi dan Nasional. " Saya mau justru PKK kotamobagu menjadi sasaran studi banding dari daerah-daerah lain. Ini lengkap komposisinya jaman milinialnya ada, orbanya ada, orlanya ada, lengkap sudah.

Tentu Harapannya ini akan menjadi PKK yang terbaik di tingkat provinsi dan nasional," ujarnya

Sementara itu, Ketua TP PKK yang baru dilantik Inki Taurina Mokoginta mengatakan, TP PKK merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah Kota Kotamobagu. Untuk itu, Ia mengajak semua anggata PKK untuk ambil bagian mensukseskan program pemerintah Lima tahun kedepan.



" Mari kita berkenalan dengan baik, karena PKK ini merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah kota Kotamobagu maka mari kita sukseskan pembangunan lima tahun kedepan dengan sama-sama bersinergi antar tim penggerak PKK dan Pemerintah kota Kotamobagu," kata Mokoginta 

menurutnya ,akan memberdayakan kembali Program dasawisma-dasawisma yang ada di Desa/Kelurahan se Kotamobagu. " Nanti pengurus dengan desa/kelurahan kita bisa berdayakan kembali dasawisma-dasawisma yang sudah ada, tentu di bantu oleh para lurah dan Sangadi teristimewa camat dan ibu ketua Tim penggerak PKK kecamatan sehingga seluruh program yang tercantum dalam 10 program PKK dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya(one)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Desa Bilalang I Kecamatan Kotamobagu Utara ternyata tidak hanya memiliki beragam produk lokal,namun  Desa ini memiliki  beberapa sumber potensi alam yang bisa di jadikan  obyek wisata di Kotamobagu.

Selain memiliki wisata alam seperti batu putih malelalang, tenyata di Desa ini juga terdapat sumber mata air panas, yang konon kata masyarakat setempat adalah akar dari gunung ambang yang terletak di Bolaang Mongondow Timur.

Menuju lokasi air panas itu, biasanya berjalan kaki kurang lebih 1 Kilometer dari pemukiman warga bilalang. Dengan melewati pinggiran sungai bilalang, pengunjung hanya memerlukan waktu tempuh 15 Menit hingga 30 menit.

Dari cerita warga, Air panas tersebut merupakan tempat pemandian warga bilalang pada zaman dulu (intau muna) tempat itu dulunya masih sangat terawat. " Iya, kalau menurut orangtua dulu, air panas ini merupakan sambungan dari akar gunung Ambang, sempat menjadi tempat pemandian warga sekitar, tapi sekaran sudah tidak, sehingga tempatnya kelihatan tidak terawat lagi," Cerita Herlina Mokoginta, Ketua RT 8, Desa Bilalang I, Rabu (10/10/2018).

Dia menjelaskan , air panas itu diyakini banyak masyarakat  sangat bermanfaat untuk kesehatan. “  orangtua yang sakit-sakitan datang mandi atau sekedar berendam, apalagi bagi mereka yang mengalami penyakit kulit,” ujarnya.

Pemerintah Desa Bilalang I bakal melakukan rehabilitas dan perbaikan.lokasi tersebut sudah pernah dikunjungi Pemerintah Provinsi Sulut untuk pengembangan wisata di Kotamobagu.

" waktu itu mereka didampingi Dinas Periwisata Kotamobagu untuk melihat langsung lokasi air panas tersebut. Nah, lewat dana desa, kami akan upayakan tempai itu menjadi wisata kotamobagu tentunya dengan membangun sarana dan prasaranan seperti akses jalan dan sarana lainnya," Pungkas mokoginta (one)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DisdagkopUKM) Kota Kotamobagu menerima kunjungan dari  Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/10/2018).

Ketua Komisi II DPRD Ternate Zainal mengatakan, kunjungan tersebut dalqm rangka study banding(stuban) tentang pegolaan pasar yang ada di Kotamobagu. " Yah itu tentu menjadi salah satu referensi kami untuk mengetahui bagaimana  pengolaan pasar yang ada di Kotamobagu, baik retribusi pasarnya, peraturannya dan lain sebagainya," ujar zainal

Menurutnya, pengelolaah pasar di kota ternate sudah baik, namun untuk study banding ke daerah-daerah lain itu perlu dalam rangkan peningkatan pasar di Ternate.

"Ada 13 pasar yang ada di Kota ternate, sedangkan terget Pendapatan Asli Daerah (PAD)  itu 2018 ini sebesar 10 miliar. Nah, sejauh ini capaiannya masih minim, sehingga kami lakukan tour ke daerah lain untuk belajar tentang lengolaan pasar," jelasnya

Sementara itu, Sekertaris DisdagkopUKM Edo mengatakan, keberadaan pasar di Kota Kotamobagu cukup baik, meski ada beberapa kendala tentang pecapaian target PAD, namun sejauh ini bisa diatasi.

Menurutnya, targer PAD retribusi pasar pada tahun ini sebesar Rp 764 juta. Hal itu tantunya sangat jauh dibandingkan dengan target PAD Kota ternate yang sampai 10 Miliar.

 " Karena di Kotamobagu itu hanya ada tiga pasar, yang beroperasi hanya dua pasar yaitu pasar serasi dan pasar poyowa kecil. Sedangkan di Kota ternate ada 13 pasar, sehingga tidak heran target PAD mereka lebih tinggi," terangnya

Dia juga mengakui penagihan retribusi pasar maaih secara manual, sama halnya dengan cara yang dilakukan oleh oemerintah Kota Ternate. "Pada dasarnya sistem kita sama, penagihannhapun masih secara manual dan bum menggunakan online. Nah, persoalnnya mereka datang kemari yang itu belajar tentang pengolaan pasar seperti apa, itu yang mereka lihat untuk dijadikan referensi nanti di dalam lemerintahan mereka, "tandasnya(one)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Pelepasan tenaga relawan Kotamobagu untuk membantu korban bencana di Palu,Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah oleh Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara Selasa(9/10/18). Tenaga berjumlah 39 orang terdiri dari TNI, Tagana, Dinas Kesehatan, SatpolPP, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dalam pelepasan itu, Walikota mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang telah memberikan waktu, tenaga dan fikiran untuk membantu para korban di Sulawesi Tengah. "Terima kasih saya ucapkan kepada para relawan yang telah memberikan waktunya untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana. Semoga dengan pemberian hati dan fikiran juga berbagai materi dapat meringankan beban saudara kita disana," ucap Walikota

Walikota berharap, para relawan yang berangkat dapat diberikan kesehatan dan keselematan untik melaksanakan tugas yang mulia ini. "Bertugaslah dengan baik, sampaikan salam kita kepada saudara kita. Lakukan tugas mulia ini dengan sebaiknya, dan tunjukan pengabdian kita. Semga doa dari kita semua disini mudah mudahan sampai dengan sehat dan pulang sehat. Terima kasih juga untuk Baznas yang telah melaksanakan pengumpulan bantuan yang akan disalurkan di Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah," kata Walikota


Terpisah, Ketua Badan Zakat Nasional (Baznas) Ust. Rusdi Bonde mengungkapkan, ada 3.492 unit logistik yang akan dibawa di Sulten. Diantaranya bahan makanan, Pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya. "Total yang terkumpul dari keseluruhan ada 3.492, sedangkan bantuan dalam bentuk uang itu sebebsar Rp 79.090.200. Kami berangkat sere ini pukul 15.00 Wita," jelasnya

Ust. Rusdi Bonde melanjutkan," pada 6-10 Oktober, kami sudah mengirim Satu truck berisi kapasitas Delapan Ton Logistik yang dikirim melalui Pelabuhan Bitung dan untuk hari ini, ada sebanyak 3 truk akan berangkat dari Kotamobagu menuju palu dibawah koordinasi BPMD Kotamobagu," pungkasnya