SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Botol plastik bekas  ternyata masih memiliki nilai ekonomi  dan bermanfaat jika didaur ulang. Sampah tersebut bisa dibuat menjadi aneka hiasan bunga dan lainnya. Hal ini seperti yang dilakukan Ramanda Maleteng  Warga Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat.

Dengan kreativitasnya, Ia mampu membuat sejumlah pot bunga serta mendekorasi Hutan Kota Bonawang dengan memanfaatkan botol-boyol plastik bekas tersebut. "Bahannya saya beli di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Banyak tumpukan botol-botol plastik disitu, sehingga saya coba daur ulang menjadi bahan yang berguna," ujar Papa Rafik sapaan akrabnya, Rabu (28/11/2018).

Meski dengan sukarelanya, Bapak Tiga Anak yang bermukim di tengah hutan kota ini kemudian mendapatkan inspirasi dari para pengunjung untuk mendekorasi wilayah tersebut guna lebih mempercantik hutan dan menarik para pengunjung.

"Untuk mendekorasi menggunakan bahan plastik botol ini memang tidak dibayar, hanya saja modal yang diberikan untuk pembelian bahannya seperti botol, Cat dan senar. Nah, bersama dengan saudara, maka saya coba daur ulang bahan bekas ini," ujarnya

Kedepan, Ia berharap Pemerintah dapat membantu serta mendorong gagasannya untuk memanfaatkan bahan baku bekas plastik botol tersebut. "Dulunya pot juga saya buat, tapi tidak lagi karena terkendala pemasaran. Yah, lumayan pendapatannya hasil penjualannya cukup baik, sehingga saya berharap pemerintah dapat membantu memasarkan produk kerajinannya agar lebih meluas," tukasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Kotamobagu Agung Adaty mengapresiasi ide dan gagasan Ramanda dalam mendekorasi wisata hutan kota dengan manfaatkan botol bekas.

"Tentu kita bangga dengan ide-idenya, dia dengan suka rela mempercantik hutan kota agar menarik para pengunjung. Nah, kedepan kita coba bantu dengan memberikan fasilitas yang memadai untuk kemudian dia bisa lebih memoerindah suasana hutan tersebut," ujarnya(0NE)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Perolehan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Kotamobagu sejak  Januari hingga November baru mencapai 63 Persen. kondisi ini , tentunya masih jauh dari target yang ditetapkan oleh pemerintah  sebesar Rp 2,8 miliar, sedangkan pasalnya  yang baru terealisasi krang lebih  Rp 1,8 miliar.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu Adnan Massinae mengatakan, ada beberapa faktor yang menjadi kendala pada saat penagihan PBB tersebut. Diantaranya,  perayaan pesta demokrasi yang dilakukan tahun ini. Namun kata Adnan, biasanya pencapaian PBB itu jatuh pada awal Desember .

" Kalau kita lihat tahun-tahun sebumnya, Desa dan Kelurahan itu biasanya mereka akan capai pada awal awal desember. Itu fluktuasinya naik secara signifikan," ujar Adnan saat melakukan Sidak di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Rabu (28/11/2018).

Dia juga mengimbau agar seluruh Lurah dan Sangadi agar dapat memaksimalkan penagihan PBB tersebut mengingat pencapaian saat ini yang masih jauh dari target.

" Tentunya   lurah dan sangadi agar dapat menggerakkan semua komponen yang ada di jajarannya  melakukan  penagihan PBB ini, harus betul betul berkoordinasi terus dan lebih meningkatkan intensitas kunjungan ke masyarakat," imbuhnya

" Masyarakat juga diimbau untuk bisa berkontribusi terhadap PBB ini memberikan partisipasinya dengan membayar pajak ini. Ada juga ASN harus jadi contoh semua komponen harus bersinergi dengan pemerintah dalam hal pembayaran pajak ini sebab semuanya untuk masyarakat juga,".sambungnya

Sementara itu, Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran BPKD Kotamobagu Ilmar Rusman menyebutkan, target PBB yang ditetapkan pemeringah Kotamobagu 2018 ini sebesar Rp 2,888, 009, 241. Sedangkan realisaai hingga saat ini mencapao Rp 1,847,870,480.

" masih Rp 1, 040,138,761 yang belum terealisasi. Memang biasanya dia naik pada awal desember, kami tetap optimis mencapai target ini tentunya dukungan juga dari lurah dan sangadi sangat kami butuhkan untuk mencapai target in," pungkasnya(one)

SULUTNESW,KOTAMOBAGU-Sekira 379 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu yang bakal mengikuti CAT Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Saat ini, Pemerintah Kota Kotamobagu masih menunggu surat keputusan resmi dari Kemen-PAN untuk jadwal dan teknis seleksi tersebut.

 " Sesuai Informasi, ada 379 CPNS yang akan mengikuti SKB nanti. Mereka sudah sesuai perengkinan yang ditetapkan oleh KemenPAN yaitu standar 255. Nama-nama dan formasinya belum disebutkan, Kami masih menunggu petunjuk selanjutnya," beber Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, Selasa (27/11/2018).

Sementara itu, 20 peserta yang telah memenuhi passing grade pada tahap SKD lalu, belum bisa dipastikan lulus CPNS. Sebab, masih akan mengikuti tahapan SKD. "Jadi mereka itu belum lulus sepenuhnya, kalau gagal di tahap SKB, maka dipastikan tidak lulus PNS," terang Sahaya

Untuk itu, Ia mengimbau untuk kembali mempelajari semua yang berhubungan dengan bidangnya masing-masing. "Soalnya akan diturunkan langsung dari kementrian, jadi kalau pendidikan, maka soalnya langsung dari kementrian pendidikan," pungkasnya(ONE)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Berbagai penghargaan yang dirai daerah ini, dibawa pimpinan Ir Hj Tatong Bara baik  secara keseluruhan pemerintahan  kota kotamobagu, maupun Satuan kerja  Perangkat daerah (SKPD).

Hal ini dibukatikan dengan diraihnya lagi  pengharagaan yang berikan oleh kemertian pemberdayaan aparataur negara dan birokrasi reformasih  kepada  tiga  dinas yang  berada  pada level pelayanan terbaik yakni PM-KPTSP, Disdukcapil dan Rumah sakit umum kotamobagu  bertempat di balai  kartin Jakarta,Selasa ( 27/11/2018).   penyerahan tersebut  dilakukan  langsung oleh  MenPAN-RB  safrudin

Terkait dengan prestasi yang di peroleh kepala kantor PM-PTSP kota kotamobagu Noval Manoppo, SE, Msi  mengatakan ini hasil  penilayan  yang dilakukan oleh tim penilai  dari kementrian yang di laksanakan pada bulan angustus 2018 lalu, termasuk  di bagian perizinan yang ada pada kami untuk pelayanan dan kecepatan selesai pengurusan

 “ penilaya tersebut di lakukan secara nasional untuk untuk semua kantor pelayanan  termasuk kami yang da di kota kotamobagu trntu dengan pertsai ini kami sangat bersyurkur hasil dari kinerja kami ini bisa mendapat penghargaan , dengan kategori  secara skala nasional baik  “  Ujar Manoppo

Menrutnya hasil ini,juga  tak, luput dari campur tangan dan arahan dari pimpinan dalam hal ini  walikota kotamobagu 

” dalam setiap peleyanan perizinana kami selalu mengutamakam kepusasan masyarakat saat datang  mengurus keperluanya di kantor kami ,hal ini yang selalu di sampaikan oleh ibu walikota kotamobagu apa bilah kami melakukan rapat koordinasi antar SKPD di lingkup pemkot kotamobagu “ imbuhnya

 Dia pun berharap agar masyaraka serta teman teman jurnalis bisa memerikan masukan apa bilah ada pelayanan kami yang kurang memuasakan  “ tentu kedepan kami akan lebih  tingkatkan lagi untuk palayanan juga mengharapkan masukan dari masyarakat dan teman teman jurnalis demi pelayanan terbaik  “ Pungkas Noval (0ne)

   

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU—Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, mengikuti kegiatan Pembekalan Kepempimpinan Pemerintahan  Dalam Negeri,  bagi para Kepala Daerah hasil pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2018.


Menurut Walikota Kotamobagu kegiatan Pembekalan Kepempinan   Dalam Negeri tersebut merupakan  kegiatan yang sangat  penting, sert bermanfaat, khususnya dalam rangka untuk   meningkatkan pengetahuan serta semangat pengabdian bagi para Kepala Daerah,Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan daerah,   dan pelayanan kepada masyarakat.

“ Dilaksanakannya pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri ini, juga untuk mewujudkan tata  kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya,” ujar Walikota Kotamobagu.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut, dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, dan diikuti oleh para Kepala Daerah hasil Pilkada serentak Tahun  2018. (*)