Wali Kota kota kotamobagu,Buka STQH Ke 6 Tingkat Kota Kotamobagu Tahun 2019

SULUTNEWS,KOTAMOABGU- Advetorial-Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, Rabu (6/3/2019) membuka secara resmi pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke – 6 Tingkat Kota kotamobagu
 
Kegiatan  tersebut  dilaksanakan di Lapangan Kelurahan Mongkonai, Kecamatan KotamobaguBarati. Dalam sambutannya Wali Kota Kotamobagu  mengatakan, kegiatan STQH ke 6 tingkat Kota Kotamobagu yang kita laksanakan pada malam hari ini, tentunya bukan hanya sekedar ajang perlombaan semata, akan tetapi kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya kita semua untuk dapat mendalami arti, makna, serta kandungan kitab suci Al – Qur’an, sekaligus juga untuk meningkatkan ketakwaan, keimanan, dan pemahaman kita semua terhadap nilai – nilai yang terkandung dalam kitab suci Al – Qur’an.

“Kitab suci Al – Qur’an adalah talabullah yang diturunkan sebagai mukjizat kepada Nabi besar Muhammad SAW, untuk menjadi pedoman hidup kepada manusia untuk mencapai kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat,” kata Wali Kota.

Lanjutnya, kitab suci Al – Qur’an juga mengandung nilai – nilai berhubungan dengan keimanan, syariat, akhlak, serta peraturan – peraturan yang mengatur tentang tingkah laku cara hidup manusia serta untuk dijadikan sebagai pedoman, penjelasan, pembeda dengan yang benar dan salah.

“Meyakini kitab suci Al – Qur’an sebagai wahyu Allah SWT yang disampaikan kepada Nabi Muhamad SAW adalah salah satu dari rukun iman,” ucap Wali Kota.

Begitu juga membaca kitab suci Al – Qur’an kata Wali Kota, sebagaimana diwahyukan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, adalah sebuah ibadah yang tentunya mendapat imbalan pahala tak hanya bagi yang membacanya saja, tapi juga bagi yang mendengarkannya.

“Saya juga berharap melalui pelaksanaan kegiatan STQH tingkat Kotamobagu yang kita laksanakan ini, akan dapat melahirkan para Qori dan Qoriah serta hafiz dan hafizah yang berkualitas dan amanah, serta akan mampu berprestasi dan mampu membawa nama Daerah Kota Kotamobagu pada pelaksanaan tilawatil Qur’an tingkat propinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga ketingkat Nasional nanti,” harap kata Wali Kota.

Untuk itu kata Wali Kota, Saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu juga ingin mengucapkan selamat mengikuti seleksi STQH ke 6 tingkat Kota Kotamobagu tahun 2019.

“Bapak ibu, sejak saya dilantik di periode pertama tahun 2013 – 2018, sudah menyiapkan guru – guru ngaji yang ditempatkan di desa dan kelurahan, tidak berhenti untuk belajar mengaji saja dari sisi bacaan, tetapi kualitas untuk bacaan mereka jauh lebih baik lagi dan inysaAllah kita akan tingkatkan, dilombakan antar saja pengajian, untuk kualitas dan mutu dari bacaan – bacaan dari seluruh anak – anak yang mengikuti pengajian di desa dan kelurahan,” kata Wali Kota.

Insya Allah kata Tatong, semua ini dapat berjalan lancar dan hingga saat ini sudah kesekian kali kita mewisuda anak –anak kita. InsyaAllah di 2019 nanti di pemerintahan, anak – anak di SMP sudah harus menyertakan sertifikat profil Al – Qur’an anak – anak SD yang melanjutkan ketingkat pendidikan SMP.

“Mohon dukungan dari seluruh orang tua untuk mempersiapkan anak – anak didik kita, agar anak – anak kita dapat menangkal perkembangan dunia saat ini dari sisi teknologi harus globalisasi, sehingga anak – anak kita tetap terjaga iman dan takwanya,” kata Wali Kota.

Pada kesempatan itu juga, Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga korban yang meninggal di pertambangan di Bakan, Kabupaten Bolmong, serta juga mengajak seluruh tamu undangan yang hadir pada kegiatan tersebut untuk sama – sama mendoakan para korban yang meninggal di lokasi pertambangan itu.

Diketahui, kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari terhitung 6 – 7 Maret 2019. Pada pembukaan itu juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Kotamobagu, unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Kotamobagu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Ketua TP PKK, Ketua MUI Kotamobagu, Komisioner KPU Kotamobagu, para pejabat lingkungan Pemkot Kotamobagu, pengurus LPTQ Kotamobagu, para pimpinan ormas islam, sangadi dan lurah, serta mayarakat