2207_dicari.jpg
 
 

Nayodo Ceritakan Penerapan Kedisiplinan PDIP Untuk Kadernya Saat Mengikuti Rakernas

SULUTNEWS.COM–Wakil Ketua I DPC PDIP Perjuangan Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH, menceritakan sekelumit pengalaman dirinya, dalam mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta,
Lewat telepon selulernya, Minggu (12/02/2020) pagi tadi.

Nayodo menyebut kalau kedisiplinan kader menjadi hal yang sangat diutamakan dalam hajatan nasional  partai tersebut.

“Setiap id card kami sudah ada barcode, yang mana, identitsa elektrik  tersebut ketika kita masuk dan keluar ruangan harus di scan, oleh  penitia  yang telah disiapkan di arena Rakernas tersebut,” ungkap Nayodo.


Tidak hanya itu, kader idelogis partai berlambang moncong putih, yang kini dipercayakan rakyat kota kotamobagu, untuk menjadi Wakil Walikota Kotamobagu itupun menambahkan, dalam Rakernas tersebut, seluruh kader yang mengikuti acara itu, diwajibkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, serta dilarang untuk keluar masuk ruangan, yang cenderung kepada perilaku kurang memperhatikan materi yang disampaikan pada Rakernas.

“ Jadi ketika kita minta ijin keluar ruangan di sela-sela acara Rakernas, maka id card kita di scan lagi, ketika kita tidak balik ke arena, akan diketahui lewat scan barcode tersebut, dan tentu ada sanksi yang diberikan,” tambahnya.


Selain itu, Nayodo mengatakan kalau dalam Rakernas tersebut, seluruh peserta diberikan beberapa cendera mata, seperti tas, kaos, dan juga buku-buku terkait sejarah keparataian dan aktifitas kepasrtaian, juga dasar ideology partai.

“ Yang paling penting, adalah buku-buku yang kita dapat, dimana dari situ, akan lebih memperluas pemahaman kita tentang pandangan hidup marhaenisme, serta memperkuat ideology kepartaian kita, sehingga dapat menerapkannya di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.


Disinggung, soal apa saja yang dibicarakan dalam Rakernas tersebut, Nayodo menegaskan kalau hal yang paling prinsip daam Rakernas itu, adalah konsolidasi kepartaian dalam menyongsong pemilu serentak di tahun 200 ini. “Kita selaku kader diminta untuk bergotong royong antar sesama, serta tetap solid bergerak untuk kepentingan rakyat,” tandasnya. ()