Aray : Tekait Pungli, Itu Fitnah Satu Buah Tomat Pun Kami Tak' Pernah Minta Ke Pedagang

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Terkait rumor yang berkembangnya  tentang terjadinya  pungutan liar ( pungli)  di pasar 23 meret kota kotamobagu, membuat pemekot kota kotamobagu angkat bicara.  terkait berkembang nya isu tersebut. Sore tadi  Rabu (9/10/20190 bertempat di kantor walikota  dilaksanakan   Konferensi Pers dan  di hadiri  Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-Ukm), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol Pp) dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu.

Pertemuan dengan puluhan media ini,  dalam rangka mengklarifikasi isu pungli tersebut. yang saat ini ramai di perbicangkan oleh semua kalangan.

di awali oleh Herman Aray, mengatakan , Selasa dan Kamis pekan lalu, pihaknya telah melakukan penertiban di Pasar 23 Maret Gogagoman, Kotamobagu Barat.

. “  Namun ada yang viral, bahwa Dinas perdagangan telah melakukan pungli dan tidak sesuai dengan peraturan daerah, nomor 7 tahun 2012 tentang retribusi pasar. Bahwa untuk kebersihan pasar, ditarik 2000, dan untuk meja dan lapak permeter itu juga 2000. Dan terkait dengan pungli, itu tidak ada. Itu fitnah, jika ada coba langsung lapor. Dan retribusi yang kami minta, itu berlaku di pasar,” kata Aray.

Arai mengatakan dirinya sudah enam tahun menjadi kepala dinas disperindak kop  kota kotamobagu  ,tidak pernah melakukan hal tersebut.

“ saya  enam tahun menjabat . Saya kasih tahu, jangankan uang atau  abarang , sedang  satua buah tomat saja, tidak pernah saya minta ke pedagang  Kami bekerja sesuai dengan aturan yang ada,” Tadasnya