2207_dicari.jpg
 
 



 SULUTNEWS,KOTAMOBAGU - Kreativitas Wulandari (44), asal Jawa Timur yang  Boleh di bilang inovasi yang luar biasa dimana mengubah serabut kelapa menjadi pot bunga, kini banyak diminati oleh ibu-ibu yang gemar tanaman hias , bahkan tak sedikit pemesan yang berasal dari luar Kotamobagu.


Saat berbincang dengan wartawan koran ini, Wulan mengaku awalnya ketika ia datang ke Kotamobagu bersama mendiang suaminya, ia melihat di Kotamobagu banyak kulit kelapa yang hanya dibiarkan saja.

"Saya melihat di Kotamobagu banyak sekali ibu-ibu yang menyukai bunga, Saya kemudian mulai bereksperimen membuat pot bunga dengan serabut kelapa, Alhamdulillah banyak yang tertarik dan memesan," ujarnya, kamis  (26/11/2020).

Wanita kelahiran Kota Madiun, Jawa Timur  44 tahun silam ini menuturkan, awalnya ia sempat mengalami kerugian saat pertama kali membuat pot, karena ada beberapa detail pot yang tiga sesuai dengan ukuran.

"Saya awalnya belajar dari YouTube, namun saat belajar beberapa kali mengalami kasalahan sehingga bahan dasarnya rusak dan tidak bisa digunakan lagi," ucapnya.

Setelah beberapa kali melakukan percobaan, kata ibu dua orang anak ini, ia kemudian berhasil membuat pot yang sesuai dengan ukuran serta bentuk sesuai pesanan.

"Saya awalnya memposting pot yang sudah selesai dirangkai ke media sosial Facebook, Alhamdulillah banyak yang tertarik dan memesan, bahkan pemesan kebanyakan berasal dari luar Kotamobagu," kata dia.

Lanjutnya, untuk keuntungan dari hasil penjualan, itu fluktuatif tergantung pemesan, kadang kala dalam seminggu bisa capai Rp 1 juta. Untuk harga jual mulai dari Rp 10 hingga 500 ribu, itu disesuaikan dengan ukuran dan bentuk pot.

"Yang berminat bisa langsung datang ke tempat kami di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, tepatnya di lorong Wirabuana, bagi yang ingin memesan online bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp atau menelepon langsung ke nomor 0813-5027-4990," pungkasnya. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBGUMau potong rapi, cukur rambut model kekinian, ini nih tempat yang paling keren untuk memanjakan style kaum Adam. Finleys Barbershop hadir di kotamobagu.

Tempat yang adem dan nyaman tersebut berlokasikan di Ruko dua lantai depan Suzuki Finace, Jln Gatot Soebroto, Simpang Tiga Jalur Lintas AKD, Kelurahan Mongkonai Barat. Tidak hanya potong rambut, kita juga bisa nongkrong menikmati Kopi Tamang.

 Finleys Barbershop hadir dengan konsep kenyamanan customer dan layanan chapster yang profesional tapi dengan harga yang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat kotamobagu.
 

“ Finleys Barbershop ini, di padukan dengan tempat nongkrong, yakni Kopi Tamang, untuk supaya pelanggan yang datang untuk mengantri, masih bisa duduk santai menikmati kopi asli Kotamobagu biar tidak merasa bete,” ungkap Owner Bahar.

 (*)

 

Berikut layanan yang disediakan Finleys Barbershop:
– Hair Cutt
– Hair Wash
– Hot Towel
– Hair Styles
– Hair Color
– Shaving
– Pomade
– Free Wifi

Promo selama Soft Opening
– Hair Cutting Free Kopi Botol ala @KopiTamang
– Beli Pomade Gratis Hair Cutt.

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pjs Gubernur Sulut,DrAgus Fatoni mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu, Rabu (25/11/2020)

Fatoni mengatakan, kunjungan tersebut untuk mengecek langsung kesiapan RSUD Kotamobagu sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

“ Jadi ada beberapa yang kita cek, baik dari sisi tempat tidurnya, dari sisi tenaga medisnya, dari sisi kesiapan yang lain, kita lakukan pengecekan untuk bisa memastikan bahwa penanganan Covid-19 dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin, dan itu tugas pemerintah,” ujarnya

 

Diapun menjelaskan,tugas pemerintah itu ada tiga. Yaitu melakukan Test, melakukan tracing, dan treatment. “Tiga T. Test dilakukan sebanyak-banyaknya, kemudian tracing dilakukan dengan orang-orang yang kontak erat, dan treatment penanganan terhadap orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya.

Ia pun berharap, agar masyarakat tetap disiplin dengan protokol kesehatan. “Yaitu, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” himbaunya

Dalam kunjungan itu, Pjs Gubernur bersama unsur forkopimda Sulut didampingi Sekertaris Kota (Sekkot) Kotamobagu, Sande Dodo bersama sejumlah pimpinan OPD Pemkot Kotamobagu.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Dinas  Pekerjaan Umum dan Pentaan  Ruang (PUPR) kota kotamobagu untuk anggaran pendapatan belanja daera perubahan (APBD-P) tahun 2020 ini. menganggarkan sekitar 6,805,214,000.00 lima paket proyek tersebut semua dalam bentuk fisik. limah paket terebut telah seleai di lelang dan dan suda ada pemenangnya.

"Penandatangan kontrak sudah selesai, sekarang ini da tiga paket yang mulai kerja dan yang dua sudah melakanakan MCA awal tanda akan di mulainya pekerjaan." Kata Regina Mokoginta selaku kepala bidang bina marga PUPR kota kotamobagu.

sesuai dalm kontrak kerja yang di tandtangani brama dengan pihak ketiga mereka harus merampungkan pekerjaan itu selam 30 hingga 40 hari kalender kerja." Di perkirakan hingga  30 desember 2020 ini, lima paket itu,rampung." Tandasnya. Kamis (26/11/2020)

Berikit lima paket pekerjaan fiik terebut.

Pembangunan akses jalan menuju perkuburan Raja Loloda,pemeliharaan berkala pelataran Terminal serasi, Rehabilitas/ Pemelihraan jalan masuk dan pelataran Pukemas Gogagoman, Pemelihraan jalan Ade Irma kotamobagu, Rehabilita/Pemeliharaan berkala jalan Pangan Poyowa Besar (Lanjutan) (*)    

   

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pjs Gubernur Sulut, Dr Agus Fatoni, mengatakan, usulan pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR) sudah diproses sejak lama, dan sudah masuk ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Namun, usulan tersebut belum bisa diproses lebih lanjut.

“ Karena tahun ini masih ada moratorium, maka itu tentu belum bisa diproses,” kata Fatoni, Rabu (25/11/2020) sore tadi, kepada sejumlah awak media, disela-sela kunjungannya di RSUD Kotamobagu.

 Fatoni yang juga merupakan Kepala Litbang Kemendagri itu menjelaskan, terkait pengajuan pemekaran, harus mendapat dukungan baik dari pemerintah provinsi, DPRD provinsi dan pemerintah Kabupaten/ Kota se Bolmong Raya. “Itu harus. Wajib dukungan itu,” jelasnya.

“Pengajuan pemekaran provinsi ini juga, saya selaku Pjs Gubernur sudah menyampaikan dan mendiskusikan ini dengan pak Olly sebagai Gubernur, terkait dengan langkah-langkah pemekaran Bolmong Raya ini,” sambungnya.

Lanjutnya, sebelum moratorium ini dibuka, maka lebih baik disiapkan infrastruktur maupun masyarakatnya.

“Sehingga nanti kalau saatnya dimekarkan, ini sudah menjadi daerah yang maju bukan daerah yang tertinggal. Jadi harapan saya kepada masyarakat, proses itu sudah berjalan, mari kita persiapkan sebaik-baiknya. Itu yang harus dilakukan. Tidak usah menunggu, agar pada saat dimekarkan daerah ini benar-benar sudah siap,” pungkasnya.(*)