SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Corona Virus Disease (Covid-19) melakukan  rapat koordinasi dengan para pelaku usaha di bidang perhotelan yang beroperasi di seluruh wilayah Kota Kotamobagu, Selasa (7/4/2020) siang tadi.

Kegiatan yang digelar di aula Kantor wali Kota Kotamobagu ini, dihadiri sejumlah management Hotel serta pihak Kantor Imigrasi Kelas II Kota Kotamobagu.Dalam kesempatan ini, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Kotamobagu, Refly Mokoginta mengatakan, semua usaha perhotelan di kotamobagu tidak direkomendasikan untuk ditutup. Meski demikian management hotel harus menerapkan persyaratan bagi para tamu yang akan menginap sesuai aturan yang diberlakukan pemerintah setempat

“Semua hotel tetap di buka, namun mereka wajib menerapkan prosedur kesehatan yang berlaku sesuai kesepakatan rapat hari ini,” ujar Refly.

Senada, Asisten II Pemkot Kotamobagu Gunawan Damopolii, menambahkan, akan memperketat pengendalian penduduk yang keluar masuk di wilayah Kota Kotamobagu. Sehingga setiap orang yang akan menginap di Hotel wajib mengantongi Surat Keterangan sehat atau bebas Covid 19 dari Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu.

“Tadi sudah diadakan rapat bersama pihak perhotelan. Sudah ada kesepakatan bahwa setiap tamu harus melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di Dinas Kesehatan sebelum didaftar sebagai tamu. Tanpa surat keterangan sehat ini, bersangkutan tidak boleh diterima sebagai tamu. Sedangkan khusus untuk tamu Warga Negara Asing (WNA), setelah mengantongi Surat Keterangan dari Dinas Kesehan harus berkoordinasi lagi dengan pihak Imigrasi,” terangnya

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) terus dimaksimalkan pemerintah setempat. Tidak terkecuali di 3 pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Kotamobagu, masing-masing Pasar Serasi, Pasar 23 Maret serta Pasar Poyowa Kecil.

Selain pengawasan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan Koperasi danj UKM (Disdagkop-UKM) juga telah menyediakan wadah tempat cuci tangan bagi para pedagang dan pembeli di 3 pasar tersebu Menurut Kepala Bidang Perdagangan, Apri Djunaidi Paputungan, sedikitnya 9 titik yang tersebar di 3 pasar telah disediakan wadah tempat cuci tangan bagi pedagang dan pembeli usai melakukan transaksi.

“Tiap titik kami menyediakan air untuk mencuci tangan sebanyak 350 liter beserta sabun cucinya,” ujar Apri sapaan akrabnya, Selasa (7/4/2020).

 

Selain itu lanjut mantan Lurah ini, pihaknya juga akan mengatur jarak antara pedagang, sehingga sebagian pedagang yang berada di dalam area pasar akan dipindahkan dibagian luar area pasar 23 Maret.

“Nanti sebagian pedagang yang berjualan di dalam akan kita pindah ke jalan, itu dilakukan karena jarak pedagang akan diatur kembali, minimal jarak antara satu dengan lainnya 1,5 meter,” terangnya.

Ia pun menghimbau, agar para pedagang maupun pembeli dapat mematuhi aturan pemerintah ketika ingin melakukan transaksi di pasar.

 

“Diharapkan kepada pedagang dan pembeli ketika ingin masuk di wilayah pasar tradisional agar tidak lupa mencuci tangan di tempat yang telah kami sediakan, selain itu jangan lupa memakai masker. Jika itu tidak dilakukan maka petugas penjaga pintu gerbang tidak akan mengijinkan pedagang dan pembeli beraktivitas di area pasar tradisional,”pungkasnya.

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Menghadapi masa yang sulit sperti ini akibat mewabahnya coronavirus membuat, pemerintah harus mengambil langkah antisipasi terkait dengan kenutuhan  masyarakatnya dalam segala hal.

Kususnya di bidang pertanian dan peternakan kepala Dinas Pertanian dan peternakan kota kotamobagu Muhammad Yahya memeberikan solusi, untuk kebutuhan masyarakat, dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk di tanami berbagai jenis kebutuhan  dampur. Menurutnya hal,ini sangat  efektif sebap  mengurngi pembiayaan untuk kebutuhan dapur masyarakat kita.“ Paling tidak sebagian kebutuhan dapur sudah bisa terpenuhi.“ Ujar Yahya

Menurutnya jenis rempah yang perlu kita tanam seperi cabai,bawang panjang, bawang merah serta sayuran yang teknis  penanamanga mengunakan  media hidropoli. “ Jenis rempah itu mudah di dapat bibitnya dan kebutuhanya hampir setiap hari di gunakan “ tandasnya     

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Mengisi kekosongan dikerankan pensiunnya Asral Impe yang menjabat Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara mengeluarkan Surat Perintah Nomor 821.3/BKPP-KK/SP/02/2020, dan memerintahkan Indrawan Bulawan Mokoginta,ST (Plt) Sekretaris DLH.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Indrawan menjabat Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kotamobagu.

“ Iya benar, Surat Perintah sudah diserahkan tadi pagi,” ungkap Sekretaris daerah  Kotamobagu, Sande Dodo, Senin (6/4/2020).

 Dirinya mengharapkan agar Indrawan segera beradaptasi dengan tugas barunya namun tidak melupakan tugasnya terdahulu sebagai Kepala Bidang.

“ Mudah-mudahan Indrawan bisa mempertanggungjawabkan kepercayaan dari ibu Wali Kota. Selamat bekerja sebagai Sekretaris mukai hari ini,” imbuh Sande.

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- pencegahan peyebaran covid 19 di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara untuk data hari ini, Berdasarkan data sebaran yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kotamobagu,hingga Senin (6/4/2020) pagi ini, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) 89 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1 orang.

“ Untuk Jumlah ODP terus berkurang, dari kemarin yang 94 orang turun menjadi 89 orang, ” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu dr Tanty Korompot.

Dirinya pun meminta agar masyarakat jangan dulu keluar rumah dan tetap menjaga pola hidup sehat serta memperhatikan cara penggunaan masker.

 “ bagi masyarakat  kota kotamobagu yang saat ini menggunakan masker buatan atau masker kain,supaya bisa memastikan atau memberi tanda mana bagian luar dan mana bagian dalam  masker. Kalau kita lalai ,bisa jadi bagian luar yang sudah terkontaminasi akan kita pasang di bagian dalam, sehingga mulut dan hidung kita ikut terkontaminasi juga. Ini sangat berbahaya dan tetp dirumah serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan cuci tangan sebelum melakukan aktivitas di dalam rumah." (#)