2207_dicari.jpg
 
 

SN.COM,KOTAMOBAGU-Bisnis kuliner rupanya masih menjadi primadona di Kota Kotamobagu. Kali ini, Gyta Damopolii, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, yang termotivasi untuk menjual menu ayam crispy.

Menurut Gyta, bisnis kuliner saat ini menjadi lahan usaha yang begitu menjanjikan di Kotamobagu yang merupakan kota model jasa.

“ Menu ayam crispy ini meski belum lama berjalan, namun peminatnya mulai meningkat seiring berjalannya waktu,” akunya.

Bahkan kata dia, untuk keuntungan dari bisnis ini sudah bisa memenuhi kebutuhan ekonominya.

“ Kebetulan saya pernah bekerja di salah satu restoran cepat saji KFC. Dari situlah saya termotivasi untuk mulai bisnis kuliner ayam crispy ini, dan alhamdulillah ketika dimulai ternyata banyak yang berminat dan menjadi langganan,” ucapnya.

Untuk penjualannya sendiri,Gyta mengaku, memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp dan Facebook.
 
“Keuntungan tergantung banyaknya orderan. Kalau banyak yang pesan bisa sampai Rp200 ribu,” ungkapnya.
 
Sementara untuk harganya kata dia, sangat terjangkau. “Hanya dengan Rp12 ribu, sudah bisa dinikmati. Selain ayam crispy, tersedia juga menu udang crispy dan burger chesee,” katanya.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU–Kota Kotamobagu kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, atas penyajian laporan keuangan yang sangat baik, selama 5 tahun berturut-turut.

 

Hal ini terkait dengan prestasi daerah yang dipimpin oleh Wali Kota Kotamobagu ir Hj Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH itu, dengan berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Republik Indonesia selama 5 tahun berturut-turut.

Pemberian penghargaan yang dilakukan di sela-sela acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dilakukan secara virtual itu, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani diberikan sebagai sebuah bentuk penghargaan, terhadap daerah yang berhasil mempertahankan penyajian laporan keuangan terbaik mereka, selama 5 tahun berturut-turutl sehingga memperoleh opini WTP dari BPK RI. “Ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada pihak kementerian, lembaga, mapun pemerintah daerah yang telah berhasil mempertahankan opini WTP selama 10 kali berturut-turut, 5 kali berturut-turut, juga kepada mereka peraih opini WTP di tahun 2019, dan juga penerima BMN Award,” ucap Sri Mulyani dalam sambutannya.

 

Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatonng Bara, usai menerima penghargaan tersebut mengatakan kalau penghargaan yang diterima Kotamobagu, tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak, juga dukungan masyarakat. Tidak lupa, Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, dalam hal ini  Kementerian keuangan yang telah memberikan peghargaan itu. “Kotamobagu hari ini mendapatkan penghargaann dari Kementerian Keuangan, sebagai salah satu daerah yang mampu mempertahankan opini WTP sejak tahun 2015-2019 atau 5 kali berturut-turut. Dimana, opini WTP ini sebenarnya telah kita pertahankan dan sudah masuk tahun ketujuh. Tentunya, prestasi ini bisa diraih berkat kerja keras bersama, termasuk masyarakat yang terus memberikan dukungan. Semoga prestasi ini bisa terus kita pertahankan, bahkan lebih ditingkatkan lagi kedepan. Terima kasih, kami ucapkan kepada seluruh OPD bersama jajaran, juga masyarakat yang telah membantu kami,” ucap Wakli Kota

 SULUTNEWS,KOTAMKBAGU-Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) guru di Kotamobagu yang rencananya digelar oleh Yayasan Surya Nusa Cendika, ditunda. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Rukmi Simbala, Senin (21/9/20). kemarin

 

 

“ Kita masih menunda Diklat guru, lagi pula kini masih dalam masa Pandemi Covid-19. Sangat jelas dalam protokol kesehatan dilarang melakukan kegiatan yang nanti mengumpulkan orang dalam jumlah banyak,” kata Rukmi.

Menurut Rukmi, kegiatan Diklat guru baru dalam perencanaan dan akan dilaksanakan ketika pandemi ini sudah meredah. “Kita sudah diskusi soal diklat ini. Masukan saya agar dipending dulu karena masih dalam masa pandemi. Kalau ini sudah selesai, baru bisa dilaksanakan,” pungkasnya.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara mengikuti acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, pada Selasa (22/09/2020) secara virtual pagi tadi.

 

Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 tersebut, diikuti Wali Kota dari rumah Dinas lewat video conference, dimana menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, Rakernas tersebut bertujuan untuk lebih menguatkan serta menigkatkan akuntabilitas dan tranparansi pengelolaan keuangan Negara, terutama di tengah penanganan pendemi covid-19, dalam rangka pemulihan ekonomi secara nasional.

“Walau digelar ecara virtual, tentu ini tidak menguragi subtansi dari acara yang kita gelar kali ini. Atas nama pemerintah, saya memberikan apresiasi, serta penghargaan kepada semua pihak, yang telah melakukan sinergi dengan kuat dalam mewujudkan sebuah pelaporan keuangan Negara yang professional, bertanggung jawab atau akuntabel juga tranparan. Sinergi dari seluruh stakeholder ini mulai dari pihak Kemnterian, Lembaga sampai dengan Pemerintah Daerah juga Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP), tentu harus terus kita jaga,” ucap Sri Mulyani dalam sambutannya.

Kegiatn Rakernas itu juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pihak lembaga, kementerian juga pemerintah daerah, yang telah berhasil mempertahankan opini WTP selama 10 tahun berturut-turut, 5 tahun berturut-turut, peraih WTP di tahun anggaran 2019, dan juga penerima Badan Milin Negara (BMN) Award. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pekan depan usaha mikro kecil menengah (UMKM)  se kota kotamobagu, akan menerimah bantuan dari kementerian koperasi usaha kecil menengah. Bantuan tersebut dalam rangka pemulihan ekonomi  dalam masa pendemi covid 19 ini.

Untuk kota kotamobagu sendiri lewat Disperindakkop danUKM telah mengirimkan data calon penerimah sebanyak 6000 lebih dari data yang diterimah dari Desa dan Kelurahan.

Hal ini,seperti disampaikan kepala Dinas Disperindakkop dan UKM Herman J Aray. Menurutnya saat ini pihaknya telah menerimah data penerimah dari kementerian sebanyak 300 orang masing masing akan menerimah dana tunai untuk pengembangan usaha mereka.

" Untuk tahap pertama ini,barus sekitar 300 orang penerimah dari hasil ferivikasi BPKP manado, sementara data yang kami kirim sebanyak 6000 dan yang lolos hanya kurang lebih 5.300." Ujar Aray saat di temuai di ruang kerjanya Senin (21/9/2020.

Dan ini  tahap pertama,sisanya akan menerimah pada tahap brikutnya."  Jumlah sebanyak 5.300 penerimah itu sudah net, dan mereka nanti akan ter cover pada tahap 2,3,4."  imbunya.

Lebih lanjut Aray pun menejelaskan untuk sekarang ini,pihaknya masi melakukan pejelasan alamat penerimah bantuan ini.

" Waktu kami kirimkan data itu lengakp dengan alamat nomor NIK serta nomor HP si penerimah bahkan jenis usaha,namun saat jumlah 300 data penerimah ditahap satu ini. yang kami terimah dari kementerian hanya nama dan nomor NIK, sehingga memang,kami agak kesuslitan untuk mencari alamat para penerimah ,sekarang kami lagi melakukan koordinasi dengan pihak capil untuk pencocokan nomor NIK dan yang berhasi di ketahui alamat penerimah baru sekitar 100 orang. "Jelasnya'

Diapun menuturkan untuk penerimah bantuan ini,dari data yang kami kirimkan itu,di tentukan oleh kementerian"Kami hanya mengirimkan data usulan sesuai dengan pentunjuk dari kementerian,yang menentukan lolos atau tidak para pelaku UMKM itu adalah kementerian Koperasi dan UKM." Pungkanya(*)