SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Dinas Perdagangan, Perindustrian dan UKM (Disperindakop) Kotamobagu, kembali mengingatkan kepada para pedagang yang masih berjualan menggunakan bahu jalan di area Pasar 23 Maret Kotamobagu dan sekitarnya, untuk tidak lagi berjualan ditempat-tempat yang sudah dilarang.

Hal ini ditegaskan Kepala Disperindakop Kotamobagu melalui Sekretaris Edo Mopobela, Kamis (25/4/2019). Menurutnya, pemerintah dalam hal ini sudah menyipakan tempat berjualan di area dalam pasar bagi semua pedagang.

“ Kenapa lagi harus berjualan menggunakan bahu jalan, sementara kita sudah siapkan tempat berjualan didalam pasar,” kata Edo.
Lanjutnya, dengan masih adanya pedagang berjualan menggunakan bahu jalan, tentunya dapat mengganggu para pengguna jalan, menimbulkan kemacetan, dan lain sebagainya,” jelas Edo.

Ia pun mengimbau kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan meggunakan bahu jalan.

“ Dihimbau kepada para pedagang untuk dapat mematuhi aturan tersebut,” tegasnya.

Dikatakannya juga, dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama tim terpadu akan tertibkan  para pedagang- yang masih berjualan menggunakan bahu jalan.

“  kita akan berkordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban nanti dan konsukensi yang harus ditanggung para pedagang jika masih keras kepala terus berjualan menggunakan bahu jalan,” ujarnya.

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Untuk penopang pendapatan rumah tangga berbagai kreatifatas warga terus di kembangka terkait dengan potensi untuk  pemenuhan kebutuhan hidup.

Seperti yang di lakukan warga kelurahan Mongolaing kecamatan kotamobagu barat Samrin Lahasi, usaha pembuatan pot bunga  yang di bangunya selama limah taun terakhir ini,  mamapu memeberikan keuntungan yang mencukupi kebutuhan rumah tangganya.ia mengakui bisa memeper oleh keuntungan hingga ratusa ribu perhari 

" usaha ini saya bangun bersama keluarga sudah mendekati lima tahun, dan ini sangan membantu saya penopang kebutuhan rumah tangga saya  "  Aku Lahasi

menurutnya usaha seperti ini,memang untuk daerah kota kotamobagu banyak berdiri namum kami  tidak merasa tersaingi, " saya  berpinsip  rejeki setiap manusia sudah ada yang mengatur, buktinya pot bunga buatan saya ini, bukan hanya di beli warga seputaran kotamobagu,namum sampai daerah tetangga seprti boltim dan bolmut  " imbuhnya

Untuk lebih meningkatkan usahanya ini lahasi  berharap bisa memperoleh bantuan modal dari pemerintah  "  kedepan kalo ada progaram bantuan UKM lewat,pemebritaan ini saya memohonkan usaha saya ini, bisa di akomodir " Harapnya (one) 

 

 

   

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Berbagai upaya di lakukan masyarak untuk mencari potensi  memenuhi kebutuhan Hidup.

seperti yang dilakukan warga kelurahan kotobangon kecamatan kotamobagu timur, Hamsa Mamonto  dengan memanfaatkan sebangian bagunan penampung air bersih,Bantuan dari  pemerinta melalui program  “ Kota Tanpa Kumu ”, untuk di jadikan Gasebo bagi  para pengujung rumah kopi “ Kedai Afgan ”  menurutnya kebetulan saja banguanan itu tepat berada di depan rumah  dan saat dia membuat usaha ini, terpikir untuk memanfaatkan bagian bawa dari bangunan itu untuk di jadikan tempat bagi  para pengujung usaha rumah kopinya tersebut.

“ ada dua keuntungan saat saya memanfaat kan bagian bangunan ini, yang pertama pasti akan terawat yang kedua tidak akan di jadikan tempat yang tidak bermanfaat oleh warga setempat “ Ujar Todax sapaan akrabnya

Selain itu menurut Hamsa   dengan di bangunnya tempat ini, juga akan meminimalisir ganguan kantibmas  “  berdirinya tempat usaha ini,warga septempat merasa nyaman  dan aman karena kami membuka kedai ini hingga larut malam semari memantau terjadinya ganguan kantibmas kerena kedai afgan ini tepat berada di tengah pemukiman warga " Pungkasnya    

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kerajinan rumah tangga wilik sarini wilar  warga kelurahan kotobangon kecematan kotamobagu timur  mulai menerimah pesanan dari luar daerah. Hal tersebut di ungkapakan nya saat media SN berkunjung ke rumah tempat usahanya  kamis (24/4/2019.)

menurutnya beberap hari yang lalu dia memerimah pesanan dari gorontalo dan manado, " untuk manado sendiri menurut ibu yang memesan akan di gunakan di pameran dan yang dogorontalo akan diperdagangakan di geray milik ibu tersebut " kata Wilar

namun meneurunya tidak bisa mengadakan pesan tersebut, secara keseluruhan " saya masih terkendala masalah dana  hasil dari penjualan saya gunakan untuk kelperluan sehari hari dan sebagian untuk pemebelian bahan bakunya kelunya

Diapun berharap agar bisa memperolah bantuan dari pemerinta atau siapa saja yang ingin berinvestasi "  kalo ada modal yang memadai kedepan ketika ada pesanan sperti kemarin bisa di siapkan secara keseluruhan " pungkasnya (one)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Herman J Aray, memastikan persediaan bahan pokok untuk Bulan Ramadhan Tahun ini aman.

“ Iya, kesiapan Sembako di Kotamobagu dijamin aman,” katanya.

Aray juga menambahkan, jika pihaknya akan terus berkoordinasi dengan sejumlah distributor besar di Kotamobagu terkait dengan kesiapan sembako ini.

“ Tentunya Koordinasi akan dilakukan dengan beberapa distributor besar, seperti Abdi karya, Dragon swalayan dan paris Superstore,” jelasnya.