Sulutnews

Sulutnews

Minsel, Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE melaksanakan pertemuan sekaligus menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) bersama Ehime Toyota Corporation Japan.

Acara yang dilaksanakan di Tokyo Jepang, (20/11/17) tersebut secara resmi menghibahkan Mobil Ambulance serta Mobil Pemadam Kebakaran kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan yang diterima langsung oleh Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE.

Kapala Bagian Humas dan Protokol Henri Palit SH kepada sejumlah media mengatakan, bantuan dua jenis kendaraan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan guna kebutuhan dan pelayanan untuk masyarakat Minsel kedepan. 

Tentunya menjadi harapan Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE untuk dapat menggunakan kendaraan ini dengan sebaik-sebaiknya, agar benar-benar kendaraan ini secara profesional dapat memberikan manfaat yang besar ditengah-tengah masyarakat, dan juga sebagai pegangan untuk kerjasama kedepan, demi membangun Minsel hebat dan terdepan

"Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Ehime Toyota Corporation Japan yang membantu Kabupaten Minahasa Selatan dalam kendaraan Ambulance dan Damkar. Dengan harapan kerjasama ini akan terus terjalin demi masyarakat yang sejahtera serta mewujudkan pembangunan yang maksimal, demi Minsel hebat dan terdepan," terang Palit.

Sementara itu, Kasatpol PP Nofriet Ransulangi dalam kesempatannya berterima kasih kepada Bupati Tetty Paruntu yang berupaya keras

dalam memperjuangkan segala kebutuhan masyarakat. Sembaripun mengajak masyarakat untuk terus mendukung semua program CEP-FDW.

 

 

Minsel, Sulutnews.com - Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, pagi tadi Jumat (17/11), menyelenggarkan kegiatan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-53 dengan tema “Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku”.

Olahraga bersama yang diikuti oleh ratusan peserta ini diawali dengan jalan sehat yang mengambil rute dari Boulevard Ranomea, melintasi jalan pesisir pantai alar dan finish di lapangan Kompi C 712 Pondang. Di lapangan Kompi 712, kegiatan dilanjutkan dengan senam aerobik Zumba dan diakhiri dengan sarapan bersama.

“Kesehatan itu adalah faktor yang sangat penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan pekerjaan kita setiap hari, olehnya kesehatan harus terus dijaga dan dipelihara,” ungkap Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, saat ditemui usai kegiatan jalan sehat.

Kegiatan olahraga bersama dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-53 di Minahasa Selatan diikuti oleh segenap pimpinan dan personil lembaga dan instansi dari Pemkab, TNI, Polres Minsel, Kejari Minsel, Pengadilan, SKPD serta LSM organisasi kemasyarakatan lainnya.(ferrowaney)

 

Minsel, Sulutnews.com - Polsek Tenga mengamankan seorang tersangka tindak pidana pengancaman dan pengrusakan, OK (Otje), warga Desa Pakuure Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (16/11). Tersangka OK diamankan sesaat setelah polisi menerima laporan perempuan Olvi Maleke, sesama warga Desa Pakuure.

“Kita langsung bergerak cepat menjemput dan mengamankan tersangka sehubungan dengan tindak pidana pengancaman dan pengrusakan sebagaimana yang dilaporkan oleh korban,” ungkap Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri.

Kronologis kejadian berawal saat tersangka mengira bahwa anak korban memakai air miliknya dalam pekerjaan membuat batako. Tersangka emosi kemudian mengancam anak korban serta memotong selang air milik korban sehingga tidak bisa digunakan lagi.

“Anak korban yang merasa ketakutan atas ancaman tersangka, memberitahukan kejadian tersebut pada ibunya yang kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian,” tambah Kapolsek.

Tersangka pun langsung dijemput di rumahnya dan dibawa ke Kantor Polsek Tenga untuk dimintai keterangan. “Saat ini tersangka sudah diamankan di Polsek untuk proses pemeriksaan kepolisian,” pungkas Kapolsek.(ferrowaney)

 

Manado, Sulutnews.com - Pemkot Manado menggelar sosialisasi peraturan empat Menteri tentang usaha kesehatan sekolah, Rabu (15/11) bertempat di Aula Pemkot Manado.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 6/X/PB/2014, Peraturan Menteri Kesehatan RI No.73 tahun 2014, Peraturan Menteri Agama RI No.41 tahun 2014 dan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 81 tahun 2014 tentang pembinaan dan pengembangan usaha kesehatan sekolah.

Narasumber antara lain, Walikota Manado Dr. Vicky Lumentut, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Micler C.L.Lakat,SH.MH, Kadis Diknas Manado, diwakili Dra.Mintje Bajak,M.Pd, dan Kadis Kesehatan dr.Robby Mottoh. 

Peserta terdiri dari unsur dokter Puskesmas se Kota Manado, guru sekolah se Kota Manado, Camat Se Kota Manado, Kepala UPTD Kesehatan, dan pejabat Diknas Manado. 

Sosialisasi mendapat antusias peserta dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan usaha kesehatan sekolah seperti pelatihan dokter cilik dan pengadaan puskesmas sekolah. (y/*)

 

Minsel, Sulutnews.com — Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE menghadiri undangan Pembukaan Kongres Trisakti ke-XX Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan banyak hal yang menjadi keunggulan Indonesia, diantaranya kekayaan sumber daya alam, termasuk kekayaan budaya.

“Sekarang kita tidak boleh ketinggalan perkembangan teknologi. Robotic dan lainnya sudah sangat maju, kita tidak boleh ketinggalan. Dunia sekarang sudah beralih ke online,” ujar Joko Widodo.

Kepada sejumlah media, Kabag Humas Pemkab Minsel, Henri Palit, SH mengatakan kehadiran Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE membahas tentang kemajuan teknologi menjadikan era online semakin didepan serta pembangunan infrastruktur yang ada di seluruh wilayah Republik Indonesia sebagaimana penyampaian Presiden RI Joko Widodo.

“Kemajuan teknologi menjadikan era online semakin di depan. Dan kedepannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel akan memperhatikan masukan dan petunjuk yang disampaikan Presiden Joko Widodo,” tukas Henri Palit mewakili Bupati Tetty Paruntu.

Adapun acara kegiatan tersebut dilaksanakan di Graha Gubernuran Manado yang dihadiri beberapa Kabinet Kerja RI, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) serta Kepala Daerah Kabuaten/Kota lainnya di Sulut.(ferrowaney)

Seoul, Sulutnews.com - Zaman boleh berubah, teknologi boleh berkembang semakin canggih, tetapi masa depan perusahaan media masih tetap ditentukan oleh seberapa tinggi penghormatan yang diberikan ruang redaksi pada berbagai hukum dan prinsip emas jurnalistik. 

Kalangan akademisi dan praktisi media di berbagai belahan dunia mengakui bahwa tingkat kepercayaan masyarakat  terhadap karya jurnalistik secara umum mengalami penurunan. 

Ironisnya, penurunan trust (kepercayaan) terhadap karya jurnalistik itu tampaknya juga dipicu oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat. Tak sedikit perusahaan media yang berlomba-lomba ingin menjadi yang pertama dalam memberitakan. Sayangnya, hal itu sering kali dilakukan tanpa mengindahkan hal lain yang fundamental, termasuk soal kebenaran dan kegunaan karya jurnalistik.

Begitu kesimpulan yang dipetik Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Teguh Santosa usai mengikuti konferensi mengenai masa depan berita dan media yang diselenggarakan Korean Press Foundation (KPF) di Seoul, Korea Selatan, selama dua hari, tanggal 12 dan 13 November 2017. 

Konferensi yang baru pertama kali diselenggarakan Korean Press Foundation (KPF) itu dihadiri tak kurang dari 100 peserta dari puluhan negara, dan melibatkan 17 pembicara dari kalangan akademisi dan praktisi media dan perusahaan platform seperti Google dan Naver. Tema utama dalam konferensi itu adalah Future of News Media: Platform, Trust, Innovation. Konferensi dibuka oleh Perdana Menteri Korea Selatan Le Nak-yeon.

"Sedang terjadi semacam krisis  jurnalisme yang diawali oleh pandangan bahwa menjadi yang pertama dalam memberitakan lebih baik daripada memberitakan kebenaran, dan menarik perhatian lebih utama daripada mendapat kepercayaan," ujar Teguh Santosa dalam keterangan yang dikirimkannya dari Seoul, Rabu (14/11).

Pandangan ini melahirkan karya jurnalistik dengan mutu yang rendah, diikuti ketidakpercayaan masyarakat terhadap organisasi media. Dampaknya adalah terjadi penurunan jumlah audiens atau pembaca, diikuti kehancuran sisi bisnis karena dunia usaha juga ikut tidak mempercayai perusahaan media, yang terpaksa diikuti dengan pengurangan jumlah jurnalis. 

"Walaupun memberikan tekanan pada pentingnya pemanfaatan platform dan inovasi dalam menghadapi persaingan media yang semakin ketat, namun semua pembicara dari kalangan praktisi media, akademisi dan industri ICT sepakat bahwa konten atau karya jurnalistik yang profesional tetap menjadi hal utama yang menentukan masa depan media massa," kata Teguh lagi. 

"Pemanfaatan platform dan inovasi tidak boleh keluar dari garis batas penghormatan terhadap hukum dan prinsip emas jurnalistik. Sebaliknya, ada keyakinan, bahwa pemanfaatan platform dan invonasi adalah hal yang dibutuhkan untuk menjaga kualitas karya jurnalistik," demikian Teguh.  

Salah seorang pembicara dalam konferensi itu, Direktur World Association of Newspaper and News Publisher (WAN-Ifra) Asia Gilles Demptos, mengatakan bahwa perkembangan media digital melahirkan gelombang gangguan (waves of disruption) yang menggerus penghormatan terhadap prinsip dan hukum jurnalistik.

Kabar bohong, ujaran kebencian dan penyesatan informasi menjadi gejala yang tampak di mana-mana. Keraguan terhadap media digital pun semakin hari semakin besar.  

Tugas utama pegelola media siber, menurut Demptos, adalah menjaga kredibiltas di tengah persaingan dengan tidak mengabaikan prinsip-prinsip kebenaran serta dengan tetap menjaga kepercayaan pembaca. (*TS)

Amurang, Sulutnews.com - Bertempat di kantor DPP Partai Golongan Karya (Golkar) di Jakarta, Minggu (12/11/2017), Christiany Eugenia Paruntu SE, (CEP), menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD) 1 Partai Golkar Sulawesi Utara.

Surat Keputusan ini diberikan langsung oleh Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham, dan di terima oleh Christiany Eugenia Paruntu SE, yang juga adalah Bupati Minahasa Selatan.

Dengan diterimanya SK tersebut, menjadi harapan baru bagi simpatisan dan kader Partai Golkar Sulawesi Utara, dengan kepemimpinan Ibu Christiany Eugenia Paruntu, SE untuk mendobrak program yang mementingkan kepentingan masyarakat Sulawesi Utara. Selalu menciptakan sinergisitas antara pimpinan dan anggota,  selalu solid dan terus bersatu dalam memajukan Golkar Sulut, demi kesejahteraan masyarakat Sulut dan rakyat Indonesia pada umumnya.

“Tentunya sebagai simpatisan dan kader Partai Golkar khususnya yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan sangat bersyukur dan berharap dibawah kepemimpinan Ibu Christiany Eugenia Paruntu SE, yang merupakan srikandi Minsel, akan mampu membawa Golkar Sulut ke arah lebih baik. Nantinya juga program-program Partai Golkar kedepan akan membawah perubahan bagi masyarakat Sulawesi Utara, terlebih di Kabupaten Minahasa Selatan. Kami yakin Golkar Sulut akan maju dan solid di tangan dingin Ibu Tetty Paruntu," ujar Ketua PAC Partai Golkar Maesaan Robby Maindoka kepada sejumlah media.

 

 

Minsel, Sulutnews.com - Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Tenga berhasil mengamankan tersangka tindak pidana penganiayaan, NK (Nus), 40 tahun, warga Desa Tenga. Tersangka diamankan malam tadi, subuh tadi Jumat (10/11), atas tindak pidana penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban Jerry Rumopa, 31 tahun, warga Desa Radey Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.

Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul wajah korban menggunakan tangan kosong yang terkepal hingga korban merasa sakit di bagian rahang bawahnya.

“Saat itu korban bersama temannya sedang latihan vocal group di rumah Keluarga Pajow Pelle, tiba-tiba pelaku datang dan mengambil sebuah gitar, memainkannya hingga mengganggu konsentrasi latihan. Setelah itu tersangka pergi. Beberapa saat kemudian tersangka datang lagi dan langsung memukul korban,” jelas Kapolsek.

Korban yang tidak menerima perlakuan biadab ini, akhirnya melaporkan tersangka pada pihak kepolisian. Polisi pun langsung menuju TKP dan mengamankan tersangka. “Tersangka NK (Nus) bersama saat ini telah diamankan untuk proses penyidikan,” pungkas Kapolsek. (ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Upacara memperingati Hari Pahlawan, yang dipusatkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang, Jumat (10/11/2017), dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Franky Donny Wongkar, SH mewakili Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE.

Sambutan Mensos RI Khofifa Indar Parawansa yang dibacakan Wakil Bupati Frangky Donny mengatakan, setiap tanggal 10 November, merupakan kebanggaan Bangsa Indonesia dalam memperingati Hari Pahlawan. Dimana kita mengenang perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan bangsa ini.

Mereka dengan segenap pemikiran tindakan dan perjuangan gerakan kolektif yang mereka lakukan sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa.

Di hari pahlawan yang kita peringati saat ini, kita membuka lagi lembaran peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia yakni 10 November 1945 di tanah Surabaya.

Memang sebuah peristiwa yang memperlihatkan, betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai Suku Ras Budaya Agama, bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar bergerak dan menyerahkan jiwa raga untuk kemerdekaan Indonesia seutuhnya.

Mereka telah berjuang demi bangsa ini, untuk mari mengabarkan pesan penting kepada kita bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya adalah kita harus bersatu, mengisi kemerdekaan dengan pembangunan positif demi kesejahteraan bangsa Indonesia.

"Apabila kita mampu bersatu sebagai satu bangsa, maka kita dapat maju bersama-sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi seluruh masyarakat Indonesia" ucapnya.

Usai upacara, acara pun dilanjutkan dengan tabur bunga dimakam pahlawan.

Acara tersebut diikuti Unsur Forkopimda, Pejabat PD, TNI, POLRI, Veteran, ASN serta para Siswa. (ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Warga Desa Matani Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan Agus Onibala (51) diserempet mobil dengan DB 17 E saat hendak melakukan aktifitas, dijalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Popontolen pada Senin, 6/11/17, sore hari.  

Ditemui dikediamannya, Kamis, 9/11/17, diDesa Matani Jaga II, kepada media ini, korban Agus Onibala dalam Keluarga Onibala-Mumu mengatakan kejadian terjadi pada hari Senin, 6 November 2017. Dimana pada saat hendak melakukan aktifitas menuju ke desa Popontolen dengan menggunakan sepeda, tiba-tiba diserempet oleh mobil dengan nomor DB 17 E. 

"Itu terjadi pada hari senin lalu, tepatnya didesa Popontolen. Pada saat itu saya sedang mengendarai sepeda hendak melihat hewan peliharaan saya. Tiba-tiba mobil dengan arah yang sama menyenggol, dan sayapun terjatuh. Namun bukannya menolong, malah mobil tersebut pergi begitu saja." jelas Onibala.

Lajutnya berharap, ada etika baik bagi pelaku yang diduga Kaban BKDD Minsel untuk meminta maaf kepadanya. Namun sampai sekarang tidak ada permohonan maaf darinya.

Dari kecelakaan tersebut, korban meminta pertolongan kepada warga di desa Popontolen untuk mengantar ke rumahnya. Ia pun mengambil pecahan kendaraan yang menyerempetnya, yaitu kaca spion sebagai bukti nanti.

Korban di senggol di bagian kanan badannya, sehingga tangan, sebagian belakang dan pinggul memar. Ia pun sudah melakukan pengobatan di puskesmas terdekat.

Hal tersebut sudah dilaporkan kepada pihak pemerintah desa, Hukum Tua Desa Matani Herem Lamia dan pada Kamis 9/11/17 dilaporkan di Satuan Lalulintas Polres Minsel dengan dibawa barang bukti berupa kaca spion dari pelaku. (ferrowaney)