Sulutnews

Sulutnews

Manado, Sulutnews.com - Menjelang pemecahan Guinness World Records (GWR) atau rekor dunia menyelam di Pantai Manado, Kawasan Megamas, 1-3 Agustus mendatang yang diselenggarakan oleh Wanita Selam Indonesia (WASI), Polda Sulawesi Utara (Sulut) beserta Panitia Daerah Sulut menggelar Official Attempt, Kamis (11/07/2019) malam, di Lotus Grand Ballroom Sintesa Peninsula Hotel, Manado.

Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan registrasi ribuan peserta pria dan wanita dari Kota Manado dan sekitarnya. Terpantau, ribuan peserta tersebut berasal dari berbagai profesi, di antaranya mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, karyawan swasta, ASN, TNI dan Polri.

Kapolda Sulut, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto mengatakan, kegiatan malam ini bertujuan untuk mengecek sampai sejauh mana persiapan yang dilakukan. “Sekaligus untuk terus menggaungkan dan mensosialisasikan kegiatan yang spektakuler ini agar diketahui oleh masyarakat,” katanya.

Lanjut Kapolda, peserta dari Sulut khususnya Manado dan sekitarnya yang melakukan registrasi saat ini, sebanyak 1.040 orang. “Sebagai tuan rumah yang baik tentunya semua pihak dapat memotivasi diri dengan mempersiapkan segala sesuatu dengan baik, seperti fisik dan mental serta perlengkapan yang akan digunakan,” ujarnya.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta se-Sulut untuk bersyukur dan bangga karena akan turut menjadi pelaku sejarah dalam pemecahan rekor dunia menyelam. “Mari kita buktikan kepada dunia bahwa kita mampu memberikan yang terbaik dengan mengikuti seluruh ketentuan yang sudah dibuat. Kita berharap acara spektakuler ini dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar,” pungkasnya berharap.

Sementara itu Gubernur Sulut, Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang menyatakan, Pemerintah beserta masyarakat Sulut mengapresiasi sekaligus sangat mendukung kegiatan pemecahan rekor dunia menyelam ini. “Karena melalui kegiatan tersebut, diharapkan juga dapat mempromosikan potensi pariwisata yang ada di wilayah Sulut,” tuturnya.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi technical meeting yang disampaikan oleh Divisi Penyelaman, Frans Rattu. Dijelaskannya, hari pertama, 1 Agustus, rangkaian penyelam terpanjang di bawah air (570 divers most human chain). “Kemudian hari kedua, tanggal 3 Agustus, ada beberapa sesi yaitu penyelaman massal terbanyak (3000 penyelam pria/wanita), dan pembentangan bendera merah putih terbesar (26 x 39 meter),” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, para Forkopimda Sulut, Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Karyoto beserta para Pejabat Utama Polda Sulut, Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut, Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto beserta Pengurus, serta panitia. Di akhir acara, dilakukan pengundian kupon doorprice dengan hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor dan berbagai hadiah hiburan menarik lainnya.(/MS)

Manado, Sulutnews.com - Menjelang pemecahan Guinness World Records (GWR) atau rekor dunia menyelam di Pantai Manado, Kawasan Megamas, 1-3 Agustus mendatang yang diselenggarakan oleh Wanita Selam Indonesia (WASI), Polda Sulawesi Utara (Sulut) beserta Panitia Daerah Sulut menggelar Official Attempt, Kamis (11/07/2019) malam, di Lotus Grand Ballroom Sintesa Peninsula Hotel, Manado.

Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan registrasi ribuan peserta pria dan wanita dari Kota Manado dan sekitarnya. Terpantau, ribuan peserta tersebut berasal dari berbagai profesi, di antaranya mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, karyawan swasta, ASN, TNI dan Polri.

Kapolda Sulut, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto mengatakan, kegiatan malam ini bertujuan untuk mengecek sampai sejauh mana persiapan yang dilakukan. “Sekaligus untuk terus menggaungkan dan mensosialisasikan kegiatan yang spektakuler ini agar diketahui oleh masyarakat,” katanya.

Lanjut Kapolda, peserta dari Sulut khususnya Manado dan sekitarnya yang melakukan registrasi saat ini, sebanyak 1.040 orang. “Sebagai tuan rumah yang baik tentunya semua pihak dapat memotivasi diri dengan mempersiapkan segala sesuatu dengan baik, seperti fisik dan mental serta perlengkapan yang akan digunakan,” ujarnya.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta se-Sulut untuk bersyukur dan bangga karena akan turut menjadi pelaku sejarah dalam pemecahan rekor dunia menyelam. “Mari kita buktikan kepada dunia bahwa kita mampu memberikan yang terbaik dengan mengikuti seluruh ketentuan yang sudah dibuat. Kita berharap acara spektakuler ini dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar,” pungkasnya berharap.

Sementara itu Gubernur Sulut, Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang menyatakan, Pemerintah beserta masyarakat Sulut mengapresiasi sekaligus sangat mendukung kegiatan pemecahan rekor dunia menyelam ini. “Karena melalui kegiatan tersebut, diharapkan juga dapat mempromosikan potensi pariwisata yang ada di wilayah Sulut,” tuturnya.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi technical meeting yang disampaikan oleh Divisi Penyelaman, Frans Rattu. Dijelaskannya, hari pertama, 1 Agustus, rangkaian penyelam terpanjang di bawah air (570 divers most human chain). “Kemudian hari kedua, tanggal 3 Agustus, ada beberapa sesi yaitu penyelaman massal terbanyak (3000 penyelam pria/wanita), dan pembentangan bendera merah putih terbesar (26 x 39 meter),” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, para Forkopimda Sulut, Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Karyoto beserta para Pejabat Utama Polda Sulut, Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut, Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto beserta Pengurus, serta panitia. Di akhir acara, dilakukan pengundian kupon doorprice dengan hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor dan berbagai hadiah hiburan menarik lainnya.(/MS)

Manado, Sulutnews.com - Polda Sulawesi Utara menggelar syukuran Hari Bhayangkara ke-73 di halaman belakang Mapolda Sulut.

Gelaran syukuran ini dilaksanakan usai Upacara Hari Bhayangkara dimana yang bertindak sebagai Irup adalah Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Rabu (10/7/2019).

Syukuran ini dihadiri oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto dan segenap Pejabat Forkopimda Sulut didampingi isteri, pejabat TNI dan Polri, pejabat pemerintahan, swasta serta tamu undangan.

“Kami bersyukur, sampai dengan saat ini Polri tetap survive melaksanakan tugasnya sebagaimana diatur Undang-Undang. Polri yang saat ini memiliki anggota 446.873 personel, tersebar pada 34 Polda di 34 Provinsi, 461 Polres di 514 Kabupaten/Kota, serta 4.872 Polsek di 7.201 Kecamatan, bersama-sama dengan TNI dan komponen-komponen bangsa lainnya menjadi pilar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Kapolda membawakan sambutan Kapolri.

Berbagai perbaikan yang dilaksanakan oleh Polri selama 3 tahun terakhir melalui Program Promoter, dititikberatkan pada 3 kebijakan utama, yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.

Tiga tahun implementasi Program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik. Kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Polri pada tahun 2016 termasuk dalam 3 institusi dengan kepercayaan publik rendah, dan saat ini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga yang kredibel, telah berada pada 3 besar lembaga yang dipercaya publik.

“Berbagai capaian yang diraih oleh Polri tersebut, akan mendorong Polri untuk terus melaksanakan perbaikan guna mendapatkan kepercayaan publik yang amat penting di era demokrasi ini,” ujar Kapolda.

Kegiatan syukuran tersebut diawali penyerahan berbagai hadiah lomba serta penyerahan bantuan pendidikan kepada anak dari anggota Polri yang mengalami disabilitas.

Juga ada penyerahan bantuan dari Jasa Raharja yaitu 100 buah traficon dan 40 buah baricade kepada Ditlantas Polda Sulut, serta penyerahan satwa jenis helder allblack dari IGSC kepada Kapolda Sulut.

Acara syukuran tersebut juga ditandai dengan pemotongan 3 tumpeng sekaligus, yaitu Tumpeng Syukuran Hari Bhayangkara ke-73, Tumpeng HUT Kodam XIII Merdeka ke-61 dan Tumpeng Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

Khusus untuk potongan tumpeng Hari Bhayangkara diserahkan Kapolda dan Ketua Bhayangkari Sulut kepada anggota tertua Kompol Bernard Massie dan anggota termuda Bripda devcha Marselino Sanger.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Bhayangkara ke-73, yang dilaksanakan di halaman Mapolda Sulut, Rabu (10/7/2019).

Presiden RI melalui Gubernur saat membacakan amanat mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik. Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan Pemerintah, yaitu Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, sehingga terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis,” ucapnya.

Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Kita juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, Polri turut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air.

Polri juga katanya telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber, lalu kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi. Termasuk dalam menindak kejahatan tindak pidana korupsi, sepanjang tahun 2018, Polri telah berhasil mengungkap kerugian negara senilai Rp 2,9 triliun dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Begitu juga dalam pengelolaan organisasi, Polri telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. “Laporan keuangan Polri meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan selama 6 tahun berturut-turut,” ucap Gubernur.

Laporan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menunjukkan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Indeks Reformasi Birokrasi Polri mengalami peningkatan, disertai dengan keberhasilan mewujudkan 69 Zona Integritas, yang terdiri dari 64 Satker dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 5 Satker dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Hal ini menempatkan Polri pada urutan kedua Kementerian/Lembaga dengan Zona Integritas terbanyak setelah Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, kinerja Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Hal tersebut ditunjukkan oleh berbagai survei yang diselenggarakan lembaga-lembaga survei yang kredibel, Polri menjadi salah satu lembaga yang dipercaya publik, setelah KPK dan TNI.

“Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polri, dengan dukungan mitra kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang penuh dengan kebahagiaan ini, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polri di mana pun Saudara mengabdi, kepada mitra kerja Polri, serta kepada masyarakat yang telah mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri yang kondusif,” ucap Gubernur membacakan amanat Presiden.

Ia juga berharap berbagai capaian tersebut tidak membuat institusi Polri cepat berpuas diri. Namun sebaliknya, menjadi motivasi dan inspirasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hadir dalam upacara, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, segenap Forkopimda Sulut bersama isteri, Pejabat Pemerintahan dan Swasta, Pensiunan Polri, tamu undangan serta peserta upacara yang terdiri dari pasukan Polri, TNI serta PNS Polda Sulut.(/SD)

Manado, Sulutnews.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya Bakar didampingi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, memimpin langsung Gerakan Penanaman Mangrove Serentak, di Kelurahan Meras, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Selasa (09/07/2019) pagi.

Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulut, Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto beserta para Pengurus, turut hadir sekaligus ikut menanam pohon tersebut.

Dikatakan menteri, Gerakan Penanaman Mangrove Serentak menjadi program bersama Ibu Negara, Ny. Iriana Joko Widodo. “Akan dilakukan di sepuluh pesisir di Indonesia, salah satunya di Provinsi Sulawesi Utara ini,” ujarnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam Gerakan Nasional Peduli Mangrove ini. Dirinya menilai, kegiatan ini menjadi program prioritas dan sangat didukung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Dijelaskan menteri, pihaknya bersama masyarakat dan stakeholders terkait akan menanam mangrove sebanyak-banyaknya di seluruh daerah.

“Mengingat mangrove memiliki fungsi sangat penting, di antaranya sebagai penahan gelombang termasuk tsunami, penyerap polutan, mencegah abrasi, juga sebagai tempat berkembang biak aneka biota laut, dan masih banyak lagi manfaat lainnya,” pungkas menteri.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan tradisi rutin pencucian Pataka Sarwa Bhrata Eka, Selasa (09/07) siang, di ruang Catur Prasetya Mapolda.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulut, Brigjen Pol Karyoto, dihadiri para Pejabat Utama beserta perwakilan personel dari masing-masing satuan kerja (satker) Mapolda Sulut dan jajaran.

Kabid Humas Polda Sulut, Ibrahim Tompo mengatakan, pencucian pataka sesungguhnya merupakan sebuah bentuk ritual yang bersifat seremonial. “Pencucian pataka adalah upaya penanaman dan pengembangan budaya organisasi Polri dalam menumbuhkan jiwa patriotisme dan semangat soliditas insan Bhayangkara,” ujarnya, sesaat usai kegiatan.

Lanjut Kabid Humas, pencucian pataka Polda Sulut rutin dilaksanakan tiap tahun untuk menghargai lambang kesatuan. “Hal ini sebagai bentuk penghargaan dan rasa bangga terhadap lambang kesatuan, sehingga dapat meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas demi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menggelar Kejuaraan Daerah Tinju Amatir memperebutkan Piala Kapolda Sulut, Bupati Kepulauan Sangihe dan Kapolres Kepulauan Sangihe dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 tahun.

Kejuaraan ini digelar di Gedung Olahraga Manente Tahuna, Senin (8/7/2019) pukul 17.45 Wita, diikuti oleh puluhan sasana tinju yang tersebar di Sulawesi Utara dan dibuka oleh Bupati Kepl Sangihe Jabes E Gaghana, SE, ME.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan  Sangihe Helmud Hontong, SE, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung F Napitu, SIK, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Doni Ariwibowo, perwakilan Forkopimda Sangihe, Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Sangihe Novilius Tampi, Ketua Pertina Sulut AKBP Drs. Reino Bangkang, M.Si, para atlit, manager dan official.

Para atlit bertanding dalam beberapa kelas diantaranya, Kelas/Kategori mini junior 24 Kg, Kelas/Kategori mini junior 26 Kg, Kelas/Kategori Junior Boys 42 Kg, Kelas/Kategori Junior Boys 46 Kg, Kelas/Kategori Junior Boys 48 Kg, Kelas/Kategori youth Boys 56 Kg, Kelas/Kategori Elite man 60 Kg dan Kelas/Kategori Elite Man  69 Kg.

“Kejuaraan ini untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-73 dan lewat iven ini, kita (Polri) ingin lebih mendekatkan diri lagi dengan masyarakat,” singkat Kapolres.(/SD)

Manado, Sulutnews.com - Di tengah perkembangan era globalisasi dan modernisasi saat ini, meraih kepercayaan publik itu tidaklah mudah. Butuh kerja keras dan pengorbnan. Hal tersebut dibuktikan oleh Polri khususnya Polda Sulawesi Utara yang mampu meraih itu.

Lewat survey yang dilkukan oleh sebuah lembaga yaitu Markplus in Corporated, diawal tahun 2019, Polda Sulawesi Utara mampu menjawab tantangan tersebut dengan meraih poin tertinggi terkait tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Nilai yang diberikan juga tak tanggung-tanggung, yakni tingkat kepercayaan masyarakat mencapai angka 97 persen, sedangkan tingkat kepuasan di angka 94 persen.

Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto pun merasa bersyukur dengan pencapaian tersebut. Ia mengatakan penilaian ini disampaikan ke publik supaya masyarakat tidak segan-segan menjadi mitra polisi dalam melayani masyarakat.

“Kami disini masih mendapat kepercayaan dari masyarakat, Polda Sulut masih dipercaya untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” kata Kapolda.

Hasil ini diharapkan bisa menjadi motivasi dan semangat bagi setiap anggota kepolisian, baik di tingkat Polsek, Polres maupun Polda.

“Kita jangan berpuas diri, capaian ini harus kita pertahankan dan terus ditingkatkan, sehingga tingkat keprecayaan pelayanan Polda Sulut, tetap tertinggi di Indonesia,” ucap Kapolda.

Kepercayaan yang tinggi dari masyarakat Sulut ini menjadi salah satu kado terindah bagi Polri khusunya Polda Sulawesi Utara di Hari Bhayangkara yang ke-73 tahun, yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2019

Apalagi selama ini jajaran kepolisian di Sulawesi Utara, mulai dari Kapolda dan seluruh jajaran terus membangun komunikasi, silaturahmi dan bersinergi dengan seluruh stake holders dan seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat juga bisa merasakan kehadiran Polisi di tengah-tengah masyarakat. Bahkan di saat-saat jam sibuk dan padat, Polisi selalu hadir di tengah masyarakat.

“Marilah mulai dari hal-hal yang kecil, anggota polisi mudah dilihat dimana saja, mudah dihubungi. Mari terus lakukan kegiatan humanis ‎kepada personil, perwira-perwira, kapolres dan petugas lalu lintas. Apalagi bagian-bagian yang bersinggungan langsung dengan masyarakat,” kata Kapolda.

Soal kehadiran Polisi di tengah masyarakat, ini yang selalu menjadi atensi Kapolda. Ia ingin masyarakat menjadi aman dan nyaman melihat Polisi yang selalu bisa dilihat setiap waktu dan mudah untuk dihubungi.

Hal lain yang menjadi kebangaan warga Sulut, bahwa pelaksanaan pesta demokrasi yaitu Pemilu serentak Pilpres dan Pileg 2019 berlangsung aman dan damai di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Tidak ada riak-riak atau persoalan-persoalan menonjol yang mengganggu keamanan dan kedamaian jalannya pesta demokrasi.

Ini tentunya tak lepas dari kerja sama semua pihak mulai dari Kepolisian, TNI, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, KPU, Bawaslu, dan seluruh stake holders serta seluruh lapisan masyarakat Sulut.

Memang jauh hari sebelum pelaksanaan pencoblosan, Kapolda Sulawesi Utara telah melakukan pengecekan ke seluruh Kabupaten/Kota untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu berjalan dengan baik.

Kapolda juga bertemu dengan pihak penyelenggara Pemilu, Pemerintah daerah, bahkan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan motivasi, memberikan semangat dan pengertian bahwa Pemilu harus berjalan dengan aman dan damai.

Bahkan Kapolda pun menginsiasi terbentuknya Forum Pemilu Damai yang melibatkan seluruh Forkopimda, Penyelenggara Pemilu, Partai Politik, tokoh agama dan tokoh masyarakat se Sulawesi Utara.

Upaya-upaya tersebut sangat mujarab menjadikan proses demokrasi Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif di daerah Sulawesi Utara berjalan dengan aman dan kondusif.

Dukungan dan apresiasi pun disampaikan sejumlah tokoh di Sulawesi Utara.

“Pada kesempatan ini kita berterima kasih karena penyelenggaraan Pemilihan Umum Pilpres dan Pileg sudah berjalan dengan aman dan damai di Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menghadiri Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2019 di Polda Sulut.

Aman dan damainya Pemilu, kata Gubernur tidak lepas dari sinergitas aparat keamanan baik TNI, Polri serta seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

Apresiasi juga disampaikanKetua KPU Sulut Ardiles Mewoh. Ia menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda dan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sulut bersama TNI yang sangat berkomitmen dan menunjukkan komitmen tinggi sepanjang penyelenggaraan Pemilu 2019 di Sulut.

"Mulai tahapan awal sampai hari ini, saya sebagai penyelenggara mewakili KPU se-Sulut merasa nyaman bekerja, karena merasa diback up penuh di setiap tahapan, setiap kerja-kerja itu selalu dapat dukungan keamanan dari Polda dan TNI," katanya

Atas dukungannya pada penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 yang berlangsung sukses, aman, damai dan nyaman di Provinsi Sulut, Pemerintah Provinsi memberikan piagam penghargaan kepada Kapolda Sulut dan para pimpinan Forkopimda Sulut lainnya, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, di tengah-tengah berlangsungnya upacara bendera memperingati Hari Lahirnya Pancasila ke-74 Tahun 2019, Sabtu (01/06) pagi, di halaman Kantor Gubernur.

Tahun 2018 Tindak Pidana Menonjol di Sulawesi Utara Menurun

Jika dibandingkan dengan tahun 2017, di tahun 2018 ini terjadi penurunan tindak pidana menonjol di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara.

Pada tahun 2018 sampai dengan bulan november jumlah keseluruhan tindak pidana menonjol yang terjadi berjumlah 8.561 kasus dan sudah diselesaikan sebanyak 5.924 kasus, dibandingkan dengan tahun 2017 jumlah keseluruhan tindak pidana menonjol berjumlah 9.680 kasus dan sudah diselesaikan 7.319 kasus.

Untuk kejahatan narkoba yang dapat diungkap pada tahun 2018 mengalami kenaikan berjumlah 236 atau 11,32 % perkara sedangkan pada tahun 2017 berjumlah 212 perkara.

Jumlah tersangka yang ditangkap pada tahun 2018 berjumlah 246 orang dan barang bukti yang yang berhasil diamankan pada tahun 2018 yaitu narkotika jenis ganja 990,73 gram, sabu 1.058,07 gram, tembakau gorilla 13,69 gram, psikotoprika jenis alprazolam 375 butir, obat keras 30.706 butir, bahan berbahaya cap tikus 14.390 liter, minol berbagai merk 2.767 botol, kosmetik 142 dos merk, miras oplosan 43 botol, mie mengandung borax 42 kg, kokain 1.014, 82 kg, LSD 3 blot dan PCC 6.311 butir.

Pada tahun 2017, Polda Sulut menyelesaikan kejahatan terhadap kekayaan negara sebanyak 20 kasus, selesai 10 kasus atau 50 %. Dan tahun 2018 berjumlah 22 kasus, selesai 16 kasus atau 63,63 %. Sedangkan yang dinyatakan SP3 nihil. Sedangkan jumlah uang negara yang berhasil diselamatkan pada tahun 2018 sebesar Rp. 797.922.432,06.-

Khusus tindak pidana indagsi tahun 2017 berjumlah 7 kasus, selesai 3 kasus atau 42,85 % dan tahun 2018 berjumlah 8 kasus masih dalam proses penyidikan.

Cyber crime/perbankan tahun 2017 berjumlah 72 kasus, selesai 29 kasus (40,27 %) dan tahun 2018 berjumlah 102 kasus, selesai 12 kasus (11,76 %).

Tindak pidana lingkungan hidup/pertambangan/kehutanan dan konservasi SDA tahun 2017 berjumlah 9 kasus, selesai 2 kasus (22,22 %) dan tahun 2018 berjumlah 5 kasus, selesai 2 kasus (40 %).

Sedangkan kejahatan transnasional tahun 2017 berjumlah 1 kasus selesai 1 kasus (100 %), dan tahun 2018 berjumlah 3 kasus, selesai 2 kasus (66,6 %)

Program Unggulan Jajaran Polres

  1. Polres Minut

Program SiReMiTa (Sistim Informasi Resor Minahasa Utara) merupakan program unggulan milik Polres Minut, yang bisa diakses melalui website dan handphone android dengan alamat  www.polresminut.org.

Didalamnya terdapat tujuh modul layanan online, antara lain SIM online, STNK, SKCK, SP2HP, Traffic Trouble Spot Information, Criminal Report dan News Portal,

Sedangkan SiReMiTa dalam versi android, selain terdiri dari tujuh modul layanan tersebut diatas, di tambah modul layanan info kebakaran, info lokasi, info cuaca, info gempa, video dan juga terdapat fitur panic button.

Polres Minahasa Utara juga memiliki tujuh program unggulan dalam bidang operasional yakni PaRaMiTa atau Patroli Rayon Minahasa Utara, PaKaPaRa atau Patroli Kampung Paling Rawan, Juriko atau Jumpa Seribu Tokoh, Tour Kamseltibcarlantas, Wale Bhabinkamtibmas, Wale Mapalus patroli Biru.

Di bidang kerohanian, Polres Minut juga melaksanakan program Jumat Bertasbih dan Minggu Bermazmur.

  1. Polres Tomohon

Pelayanan publik di Kota Tomohon, Sulawesi Utara terus dibenahi dan semakin ditingkatkan. Hal tersebut terlihat dari terintegrasinya pelayanan bagi masyarakat melalui pelayanan satu atap yang tersedia di Mall Pelayanan Publik, Wale Kabasaran.

Bahkan menurut Sekertaris Kota Tomohon Harold Lolowang, keberadaan Mall Pelayanan tersebut sudah ada sejak Oktober 2017, yang diresmikan oleh 2 Menteri yaitu Menteri PAN RB dan Menteri Hukum dan HAM RI.

Di tempat tersebut, Pemerintah Kota bekerja sama dengan instansi lainnya menyediakan berbagai fasilitas pelayanan seperti pembayaran pajak, pajak kendaraan, pembuatan paspor, pembuatan KTP, Kartu Keluarga, Kantor Pos, Bank SuLutgo dan BPJS.

Polri melalui Polres Tomohon juga berkontribusi menyediakan layanan bagi masyarakat di Mall tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Tomohon yang telah ikut serta memfasilitasi mall pelayanan publik Kota Tomohon yang dinamakan Wale Kabasaran. Masyarakat telah mengalami kemudahan dalam mengurus SKCK, mengurus SIM dan perpanjangan SIM serta surat keterangan kehilangan,” ucap Sekkot.

Dengan demikian katanya, Polri telah menjadi mitra yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan Pemerintah Kota Tomohon dalam kegiatan sehari hari, yang menjadi 3 pilar di Kota Tomohon yaitu Pemkot, TNI (Kodim Minahasa) dan Polri (Polres Tomohon).

  1. Polres Talaud

Satu terobosan kreatif dilakukan Polres Talaud, khususnya Satuan Intelkam, bekerja sama dengan Unit Identifikasi Polres Talaud Sat Intelkam menggelar pelayanan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Keliling di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Pelayanan Mobil SKCK Keliling, dimulai pukul 08.00 pagi hingga 15.00 Wita. Pemohon diminta  membawa administrasi yang telah dipersyaratkan dalam pengurusan SKCK dan langsung dilayani oleh petugas yang berada di mobil SKCK kurang lebih,  selama 5-10 menit,” ujar Kasat Intelkam Polres Talaud Iptu Giovani. Ruben.

Biaya sesuai dengan aturan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)  saat ini,  yaitu Rp. 30 .0000

 “Ini merupakan terobosan kreatif Satuan Intelkam yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan SKCK,”jelasnya,

Menurutnya,  Talaud berada di ujung utara perbatasan Indonesia, namun Kepolisian di daerah perbatasan tetap berupaya  memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat.

Polisi ronda desa ( Porodisa)

Untuk mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif tanpa ada tindak pidana yang tidak diinginkan. Salah satunya, Anggota Patroli Polisi lakukan Ronda malam dan Patroli malam

Polisi bersama dengan Warga melaksanakan jam ronda baik siang maupun malam sekitar pemukiman penduduk di Desa .

Petugas Polisi yang masih aktif juga melaksanakan patroli beat 2 wilayah tersebut dengan mobil patroli malam dengan rotator malam hari selalu menyala pemukiman penduduk guna mencegah bahaya kejahatan Curas, Curat maupun Curanmor demi meningkatkan kamtibmas yang aman dan nyaman.

  1. Polres Sangihe

Dalam rangka membantu masyarakat dalam pembuatan SIM, Polres Kepl Sangihe membuat program SIM keliling hingga ke Kampung-Kampung. Hal ini untuk lebih memudahkan warga membuat SIM dan menbangkitkan kesadaran akan tertib berlalulintas.

  1. Polresta Manado

Aplikasi Polisi Manado ini merupakan terobosan kreatif atau creative breakthrough dari Polresta Manado sebagai wujud dari penterjemahan program Kapolri yaitu Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

Aplikasi tersebut dapat diunduh (download) di Google Playstore yang mempunyai fitur fitur seperti Laporan kriminalitas, Laporan kemacetan, Daftar Sim online, Daftar SKCK online dan pelayanan 110 serta News Portal untuk mengetahui berita terkini dari Polresta Manado.

Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan Panic button yang berfungsi untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian yang sangat urgent atau mendesak dengan hanya memencet satu tombol saja seluruh Handphone milik Polisi di Polresta Manado akan berbunyi alarmnya dan dapat cepat menangani kejadian yang ada.

Polresta Manado juga memiliki Team Paniki. Tim ini adalah Tim Tindak yang setiap saat dapat digerakan untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat, baik melalui laporan di SPKT, Command Center dan Call Center serta Media Sosial. Sesuai dengan namanya, Team ini bergerak untuk memberantas kejahatan di malam hari.

  1. Polres Minsel

Situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) serta Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) selang tahun 2018 hingga akhir semester satu tahun 2019 menunjukan kondusifitas yang positif ditandai dengan menurunnya angka kriminalitas maupun lakalantas.

Hal tersebut tidak lepas dari upaya jajaran Polres Minsel dalam mengoptimalkan kegiatan pembinaan dan pemeliharaan kamtibmas (Harkamtibmas) dengan melibatkan semua unsur elemen masyarakat, Pemerintah dan tokoh agama.

Optimalisasi kegiatan Harkamtibmas ini dilakukan dengan membuat inovasi kreatif dalam bentuk program unggulan yang saat ini telah familiar di tengah-tengah masyarakat.

Program unggulan yang dibuat oleh jajaran Polres Minsel yaitu P2S (Polisi Peduli Sesama), Polisida (Polisi peduli generasi muda), Jumling (Jumat Keliling), Midah (Minggu Ibadah), Sanjung (Sabtu berkunjung) dan Prima Minstra (Pendekatan Religius Idaman Masyarakat Aman Minsel-Mitra).

“P2S atau Polisi peduli sesama, kami lakukan dengan memberikan bantuan dalam bentuk santunan berupa barang maupun uang kepada warga kurang mampu, ibu janda dan anak yatim piatu. Polisida dilakukan dengan menjadi Pembina upacara di sekolah-sekolah memberikan sosialisasi hukum kepada para pelajar serta materi pelajaran moral dan etika,” terang Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (06/07/2019).

Lanjut diterangkan Kapolres, untuk Jumling dilakukan personel yang beragama Islam memberikan ceramah kamtibmas di Masjid-masjid pada kesempatan Sholat Jumat. Sedangkan Midah dilakukan personel yang beragama Kristen dan Katolik, menyampaikan pesan kamtibmas pada kesempatan ibadah Minggu di Gereja.

“Kalau Sanjung itu dilakukan tiap hari Sabtu, dimana personel melakukan kegiatan sambaing atau kunjungan kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat untuk berdiskusi terkait dinamika situasi kamtibmas yang ada,” tambah Kapolres.

Untuk program Prima Minstra merupakan upaya penyelesaian permasalahan atau perkara melalui pendekatan religi. “Para pelaku tindak pidana ringan; misal keributan, mabuk, kami bawa ke rumah ibadah, seperti Masjid dan Gereja untuk didoakan dan membuat pernyataan di depan jemaat, tidak akan mengulangi perbuataannya,” ujar Kapolres.

Selain itu, Polres Minsel juga memiliki aplikasi online berbasis Android yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat. “Namanya Smart Minstra, kepanjangan dari System Management Automatic Reaction and Traffic. Melalui aplikasi online ini, masyarakat dapat memberikan informasi atau laporan secara aktual kepada kami pihak kepolisian yang langsung akan direspon cepat oleh personel piket pelayanan. Informasi yang dapat disampaikan misalnya kejadian kriminalitas, lakalantas, ataupun kejadian kontijensi melalui fitur laporan online dan Panic Button,” jelas Kapolres.

Keseluruhan program unggulan yang sudah dibuat oleh jajaran Polres Minsel ini dipersembahkan untuk masyarakat dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polres Minsel.

  1. Polres Bitung

PANIC BUTTON (PELAYANAN BERBASIS ON LINE)

Mengadu atau melaporkan sesuatu kejadian tak harus Mapolres atau Mapolsek terdekat. Kini, cukup hanya menekan nomor ONE ONE ZERO (110) atau PANIC BUTTON lewat aplikasi ONEBIG. 110 atau PANIC BUTTON merupakan sebuah layanan aplikasi berbasis Mobile dan Website, yang bisa di unduh masyarakat.

110 merupakan aplikasi berupa nomor telpon yang berfungsi untuk melaporkan berbagai kejadian yang berhubungan dengan kejadian tindak kriminal, kemacetan dan lain – lain yang terjadi ditengah tengah masyarakat. Sementara PANIC BUTTON merupakan aplikasi  dengan konsep  lapor cepat untuk mendapatkan penanganan langsung dari polisi. Namun pada dasarnya, 110 dan PUNIC BUTTON saling terkoneksi, dimana warga menghubungi 110 akan muncul di PUNIC BUTTON lokasi penelepon dan langsung ditindak lanjuti petugas SPKT Polres Bitung dengan memerintahkan anggota ke lokasi kejadian.

Aplikasi ONE BEAT ini hanya di gunakan untuk Pemkot Bitung atau orang yang bertanggung jawab yang dipercayakan agar bisa diketahui yang menekan tombol  serta nama atau lokasi akan muncul. Aplikasi ONE BEAT atau PANIC BUTTON juga melibatkan BHABINKAMTIBMAS di 69 Kelurahan yang ada di Kota Bitung agar  BHABINKAMTIBMAS bisa membantu layanan masyakat atau keluhan dari masyarakat. Untuk teknisnya Polres Bitung sudah menyiapkan layar apabila tombol ditekan maka layar akan muncul danberbunyai guna melihat likasi tersebut. Layanan smartphon  android  bertujuan mempercapat penyampaian kepada pihak Kepoisian jika terjadi masalah kriminal.

PRC SAT SABHARA (TIM JALAK)

Tim Jalak adalah satuan unit khusus Sat Sabahara Polres Bitung dalam pelaksanaan tugas melaksanakan patroli menggunakan kendaraan r-2   dengan sasaran tugas :

  • mendatangi tkp 10 menit setelah menerima 
  • melaksanakan patroli diwilayah rawan gangguan kamtibmas antara lain pusat kota / pertokoan, komplesk         perumahan,  terminal,           pasar dan tempat – tempat wisata.

PRC Sat Reskrim  (Tim Tarsius)

Tim Tarsius adalah satuan unit khusus Sat Reskrim Polres Bitung dalam pelaksanaan tugas melaksanakan patroli menggunakan kendaraan r-6  dan r- 2  dengan sasaran tugas :

  • mendatangi tkp 10 menit setelah menerima 
  • melaksanakan patroli dengan sasaran preman premanisme di  pusat kota  / pertokoan, komplesk perumahan,  terminal,  pasar dan tempat – tempat wisata.
  • melaksanakan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana.

Patroli Gabungan dengan  instansi terkait (POLRES BITUNG, TNI, SATPOL – PP)

kegiatan patroli gabungan dilaksanakan setiap malam minggu  mulai pukul 19.00  s/d 07.00 wita (pagi hari) yang terdiri dari   unsur tni ad = 8 pers,  marinir = 8 pers, kepolisian = 8 pers,  dan sat pol pp = 8 pers melaksanakan patroli diwilayah hukum polres bitung yang terdiri dari :

  • garnisun barat
  • garnisun timur
  • garnisun utara
  • garnisun selatan

untuk garnisun   barat dan utara  melaksanakan apel gabungan kesiapan patroli garnisun di polres bitung,  garnisun timur melaksanakan apel gabungan kesiapan patroli garnisun  dikantor walikota bitung, sedangkan garnisun selatan melaksanakan  apel gabungan kesiapan patroli garnisun  di kantor  kecamatan lembeh. patroli garnisun bertanggung jawab   atas keamanan, ketertiban  masyarakat selama   pelaksanaan patroli garnisun di wilayah  kota  bitung   dengan sasaran  :

  • pemuda dan pemudi yang mabuk-mabukan, membawa sajam, balap liar, dan penyakit masyarakat lainnya
  • keramaian masyarakat yang melebihi pukul 24.00 wita wajib dihentikan
  1. Polres Kotamobagu
  • pembenahan fasilitas pelayanan menuju zona integritas (zi) , wilayah bebas korupsi (wbk), wilayah birokrasi bersih melayani (wbbm) antara lain pembenahan pelayanan spkt, sidik jari dan skck dalam satu pintu tanpa sekat.
  • inovasi bidang teknologi informasi yakni peluncuruan website www.polreskotamobagu.com untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi, dilengkapi dengan fitur whatsapp langsung nomor kapolres sehingga jika ada pengaduan otomatis langsung japri ke kapolres tanpa perlu memasukkan nomor
  • patroli dialogis satuan samapta disertai himbauan untuk mencegah gangguan kamtibmas
  • women car day adalah terobosan sat lantas polres kotamobagu tahun 2019 yaitu program kepedulian perempuan untuk diberikan waktu khusus untuk melakukan pengurusan sim di satpas polres kotamobagu kegiatan ini dilaksanakan setiap hari jumat pukul 09.00 s/d 12.00 wita.
  • program siasat jitu (sim dan samsat jalan di tempat umum) merupakan program terobosan inovasi satuan lalu lintas polres kotamobagu yaitu melakukan pelayanan sim dan stnk/pajak yang dilaksanakan di tempat umum pada setiap hari sabtu malam, kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang tidak memiliki waktu luang disiang hari untuk mengurus perpanjangan sim maupun stnk/pajak.
  • program road safety mulai dari kalangan anak dibawah umur, dan masyarakat umum serta safety driving, safety riding komunitas
  • pembenahan fasilitas pelayanan satuan reskrim dan penerapan one gate system dilengkapi finger lock untuk menjaga / melindugi privasi bagi masyarakat yang datang / dipanggil guna memberikan keterangan diruang pemeriksaan satuan reskrim polres kotamobagu.
  • gembok kamtibmas kegiatan patroli malam, ketika menemukan kendaraan yang diparkir sembarangan, langsung diberi gembok untuk mencegah curanmor & dberi label “karena sudah larut malam, kendaraan kami gembok demi keamanan, hubungi sat binas polres kotamobagu”
  • dzikir keliling yang dilaksanakan selesai sholat magrib dan isya yang dilaksanakan dari masjid ke masjid dengan sasaran pencegahan kenakalan remaja, narkoba dan radikalisme
  1. Polres Minahasa
  • Simanis, SIM Night Service, Layanan pembuatan SIM yang dilaksanakan seria malam minggu.
  • Mentari Pagi, Mengatur lalulintas di pagi hari
  • Gemari, Gerakan malam hari Sat Lantas yang meliputi pengaturan, penindakan pelanggar lalulintas, patrol dan penanganan TPTKP lakalantas.
  • Pastori Mitra Masyarakat, Pastori sebagai tempat perlindungan sementara, pastori sebagai tempat penyelesaian masalah, pastori sebagai tempat konseling dan pastori sebagai sumber informasi.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Usai mengunjungi Pulau Miangas, Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto didampingi Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulut, Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto, melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan bersilaturahmi bersama Bhayangkari Cabang Talaud, Minggu (07/07/2019) siang.

Kapolda dan rombongan tiba di Bandara Melonguane, sekitar pukul 13.00 WITA. Kapolda juga menerima penyambutan secara adat setempat, lalu disambut langsung oleh Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Prasetya Sejati beserta Ketua Bhayangkari Cabang Talaud, Ny. Novieta Prasetya, para Pejabat Utama Polres, Kapolsek jajaran dan Forkopimda. Silaturahmi berlangsung di area Bandara Melonguane.

Kapolda dalam sambutannya, mengapresiasi peranserta Bhayangkari dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas anggota Polri di Talaud. “Khususnya dalam pengamanan Pemilu Serentak 2019, bisa berjalan dengan aman dan damai. Ini tentunya tak lepas dari doa dan dukungan Bhayangkari,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PD Bhayangkari Sulut dalam arahannya, berterimakasih atas kehadiran anggota Bhayangkari Cabang maupun Ranting dalam silaturahmi ini. “Silaturahmi itu sangat penting dilakukan, untuk lebih mengenal sesama Bhayangkari dan meningkatkan rasa kekeluargaan serta kekompakan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PD Bhayangkari Sulut juga mengajak seluruh Bhayangkari di Talaud untuk hidup sederhana dan rendah hati. “Mari kita turut menjaga nama baik korps kepolisian dan Bhayangkari dengan berperilaku dan bersikap yang baik serta sopan santun,” pintanya.

Tak lupa, dirinya juga meminta Bhayangkari untuk bijak dalam menggunakan media sosial. “Jangan memposting sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri maupun organisasi Bhayangkari,” pungkas sosok murah senyum ini.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemberian tali asih kepada anggota Warakawuri, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Kapolda dan rombongan kemudian bertolak ke Manado, sekitar pukul 15.00 WITA.

Turut mendampingi Kapolda, yakni Irwasda, Kombes Pol Ama Kliment Dwikorjanto, Dirreskrimsus, Kombes Pol Yandri Irsan, Dirpolairud, Kombes Pol Edward Chandra, Kapolres Bitung, AKBP Stefanus Tamuntuan, Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Sirait, beserta Bhayangkari.(/SD)

Manado, Sulutnews.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto didampingi Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulut, Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto kembali melanjutkan agenda kunjungan kerja (kunker) ke satuan kewilayahan. Kali ini, yang dikunjungi adalah Polres Kepulauan Talaud, Minggu (07/07/2019) siang.

Rangkaian kunker diawali dengan menyambangi Pulau Miangas, salah satu pulau terluar di ujung utara NKRI. Tiba di Bandara Miangas, sekitar pukul 11.30.WITA, Kapolda dan rombongan menerima prosesi penyambutan secara adat setempat.

Kemudian disambut langsung oleh Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Prasetya Sejati didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Talaud, Ny. Novieta Prasetya, para Pejabat Utama Polres dan Kapolsek Miangas, Ipda Odniel, serta Forkopimda setempat.

Sesaat usai penyambutan, Kapolda dan rombongan menuju Tanjung Miangas. Di lokasi ini, Kapolda sejenak menikmati sajian indahnya pemandangan alam laut yang luas membentang. Kemudian mengunjungi Pangkalan TNI AL Melonguane POSAL Miangas dan Polsek Miangas.

Selain bersilaturahmi, di dua kantor tersebut Ketua PD Bhayangkari Sulut juga memberikan tali asih kepada Jalasenastri, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana dan perwakilan personel Pos Pamputer (Pengamanan Pulau Terluar). “Bantuan ini sebagai wujud kepedulian kami, semoga bermanfaat,” singkat Ketua PD Bhayangkari Sulut.

Kapolda dan rombongan kemudian bertolak menuju  Melonguane, untuk melanjutkan agenda kunjungan kerjanya.

Turut mendampingi Kapolda, yakni Irwasda, Kombes Pol Ama Kliment Dwikorjanto, Dirreskrimsus, Kombes Pol Yandri Irsan, Dirpolairud, Kombes Pol Edward Chandra, Kapolres Bitung, AKBP Stefanus Tamuntuan, Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Sirait, beserta Bhayangkari.(/SD)