Minsel, Sulutnews.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Selasa (25/9/2018) berlangsung dengan spektakuler.

Perayaan HUT Bupati Tetty Paruntu dirayakan dalam bentuk ibadah syukur bersama masyarakat Minsel yang dipimpin Ketua Sinode GMIM, Pendeta Hein Arina dan dilaksanakan di ikon Minsel, I Am Amurang, Kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Amurang.

Dengan penuh suka cita, Bupati Tetty Paruntu mengungkapkan, bahwa perayaan ibadah sebagai ini, adalah bentuk ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas berkat penyertaan serta perlindungan yang boleh dijalani, sehingga boleh ditambahkan lagi satu tahun usia.

“Terima kasih kepada keluarga besar saya, yang selama ini selalu mendukung bahkan mensupport dan memotivasi. Tuhan Yesus akan senantiasa memberkati kita semua baik dalam tugas serta usaha dan kerja yang kita laksanakan,” tukas Bupati Tetty Paruntu.

Perayaan HUT Bupati Tetty Paruntu dimeriahkan dengan penampilan grup band Basgilano dan Armada yang tampil memukau masyarakat Minsel, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Sejumlah pejabat tampak hadir dalam perayaan ini, diantaranya Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Daniel Mewengkang, Wakil Bupati dan sejumlah pejabat lainnya yang ada di Sulut bersama sejumlah pimpinan DPD I Partai Golkar Sulut. (*/Advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Christiany Eugenia Paruntu, dalam rangka mengembangkan minuman beralkohol di Kabupaten Minahasa Selatan, melakukan kunjungan di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, yang disambut langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Jumat (10/8/2018).

Dimana kunjungan dan pertemuan ini merupakan awal dari kegiatan kunjungan kerja Bupati Tetty Paruntu ke Kabupaten Tabanan Bali, demi mengangkat produk lokal minuman beralkohol, yang merupakan ciri khas orang Minahasa pada umumnya.

“Maksud kunjungan kerja ke Kabupaten Tabanan kali ini, adalah untuk membahas mengenai penyusunan program dan langkah strategis pengembangan potensi pengolahan minuman beralkohol,” kata Bupati Tetty Paruntu.

Oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryast, Bupati Tetty Paruntu dan tim diterima di ruang kerja Bupati. Kunjungan kerja Bupati Tetty Paruntu, turut didampingi Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSi beberapa kepala SKPD, dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Minsel.

Bupati Minsel Bersama Sejumlah Pimpinan SKPD dan Hukum Tua Saat Berkunjung ke Pabrik Pengolahan Minuman Beralkohol (*/Advetorial/ferrowaney).

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Jumat (28/9/2018) menerima penghargaan ‘Anugerah Pendidikan’ dari Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Dimana, penghargaan ‘Anugerah Pendidikan’ diserahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC).

Penghargaan tersebut, karena program-program Bupati Tetty Paruntu dinilai sejalan dengan visi-misi IGI dalam menciptakan tenaga pengajar yang profesional, yakni program inovasi sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Saya sangat bangga atas apresiasi yang diberikan oleh IGI kepada Pemkab Minsel. Penghargaan ini menjadi satu bukti segala program Pemkab Minsel mendapat apresiasi dari pemerintah pusat,” ucap Bupati Tetty Paruntu dengan penuh syukur.

Kepala Dinas Pendidikan serta Kepemudaan dan Olahraga Minsel, Fietber Raco, saat mendampingi Bupati Christiany Eugenia Paruntu saat menerima penghargaan tersebut.

Hadir juga dalam acara tersebut Dirjen Guru dan tenaga kependidikan, DR Soepono, Ketua Umum IGI Moh. Ramli Rahim, Sekjen IGI Mampuono

Turut hadir pula, ketua dan sekretaris wilayah Sulut Flores Rembet, dan Vera Legi, serta para penerima penghargaan dari kalangan Bupati/Walikota, kepala dinas dan kalangan profesional. (*/Advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Dr Christiany Eugenia Paruntu SE menerima Penghargaan Natamukti dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

Adapun penghargaan tersebut, karena Bupati Tetty Paruntu dinilai mampu dan berhasil dalam memasarkan, mendorong peningkatan kualitas serta membangun ekosistem Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah.

Penghargaan Natamukti diberikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, A.A Gede Ngurah Puspayoga pada acara penganugerahan penghargaan ICSB Indonesia City Award 2018 di Graha Widya Bhakti, Gedung 123 Kawasan Puspiptek Serpong Tangerang Selatan, pada Kamis (15/11/2018).

Bupati Christiany Eugenia Paruntu mengatakan, bahwa penghargaan ini adalah merupakan penghargaan yang diraih dari penilaian yang dilakukan oleh tim independent.

“Dengan didapatnya penghargaan ini akan menjadi penyemangat dalam melakukan kepedulian terhadap UMKM yang merupakan pondasi ekonomi. Karena dalam situasi apapun, saya lihat koperasi dan UMKM tetap bisa bertahan,” ujar Bupati Tetty Paruntu.

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, A.A Gede Ngurah Puspayoga menyatakan pemberian penghargaan yang dirangkaikan dengan Gebyar UKM Tahun 2018 sangat strategis untuk kewirausahaan.

“Di Indonesia, UMKM sebagai penggerak roda perekonomian utama saat ini menjadi perhatian pemerintah dan lembaga Internasiona. Karena, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi harus ada pemerataan kesejahteraan,” kata Menkop UKM Puspayoga.

Sementara itu, Presiden ICSB Indonesia, Hermawan Kartajaya mengatakan ICSB adalah sebuah organisasi nirlaba Internasional yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil dan menengah di seluruh dunia.

“ICSB Indonesia bersama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) menginisiasikan sebuah penghargaan Piala Natamukti, sebagai apresiasi kepada kota dan kabupaten yang berhasil mendorong keberlangsungan UMKM di daerah masing-masing,” terang Hermawan. (*/advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Modoinding Potato Festival (MPF) tahun 2018, Sabtu (13/10/2018) di Desa Pinasungkulan, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan berlangsung meriah dan sukses.

Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) sebagaimana yang disampaikan Kadis Pertanian, Novly Wowiling, mewakili Gubernur, menyampaikan dukungan penuh Gubernur Olly Dondokambey atas ivent-ivent yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan Sulut.

Sementara itu, Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, yang hadir dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa MPF sebagai wujud syukur atas segala berkat dan penyertaan Tuhan bagi masyarakat Modoinding.

“Festival ini merupakan suatu langkah maju dan kreatif di bidang Pertanian, Perkebunan dan Pariwisata. Yang muncul dari kepekaan dan kepedulian masyarakat yang menyadari akan sumber daya Hortikultura yang terdapat di wilayah Modoinding,” tukas Bupati Tetty Paruntu.

Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat bahwa kentang telah menjadi ikon dan ciri khas dari wilayah Kecamatan Modoinding.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Modoinding, teristimewa warga GMIM. Atas inisiasi dan tindakan nyata dalam mewujudkan kegiatan strategis ini,” tambah Bupati Tetty Paruntu.

Di parade kendaraan MPF ke-5 tahun 2018 menampilkan sejumlah model kreasi berbahan dasar kentang yang menarik perhatian masyarakat dan juga para tamu undangan. Sontak Bupati Tetty Paruntu yang didampingi sekda Danny Rindengan dengan penuh suka cita melakukan foto bersama dengan para peserta serta masyarakat di Kecamatan Modoinding.(*/Advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Operasi Kepolisian Terpusat ‘Zebra Samrat-2018’ yang dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 30 Oktober sampai dengan 12 November 2018 resmi berakhir. Dalam pelaksanaannya, jajaran Polres Minahasa Selatan berhasil membukukan sebanyak 1.131 tilang serta 227 teguran.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas AKP Roy Saruan, S.Sos, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa siang (13/11/2018). “Ops Zebra 2018 yang kita laksanakan selama 14 hari, total ada 1.131 lembar tilang dan 227 teguran,” ungkap AKP Roy.

Dari keseluruhan jumlah tilang dan teguran tersebut terdata barang bukti sebanyak 402 kendaraan bermotor diamankan Satuan Lalulintas Polres Minahasa Selatan terdiri atas 270 unit kendaraan roda dua, 127 kendaraan roda empat dan 5 unit kendaraan roda enam.

Ditambahkan Kasat Lantas bahwa pihaknya akan terus melaksanakan upaya penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran lalulintas meskipun Ops Zebra telah berakhir. Sangat diharapkan dengan adanya operasi Zebra ini, masyarakat akan mematuhi dan sadar tentang berlalulintas dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kedepannya kita tetap melaksanakan kegiatan razia dalam bentuk operasi rutin dalam rangka penindakan segala bentuk pelanggaran lalulintas. Agar benar-benar masyarakat khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan, sadar akan segala bentuk aturan dalam berlalulitas serta peduli akan keselamatan diri orang disekitar kita,” tambah AKP Roy Saruan.

Ditemui terpisah, Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, mengharapkan dengan adanya optimalisasi penindakan terhadap pelanggaran lalulintas melalui Ops Zebra 2018 ini dapat meminimalisir angka fatalitas kecelakaan lalulintas khususnya yang ada di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan.

“Kita berharap dengan adanya upaya penegakan dan penindakan hukum terhadap setiap pelanggaran lalulintas melalui Ops Zebra 2018 ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mampu menekan angka fatalitas kecelakaan lalulintas khususnya di wilayah hukum Polres Minsel,” ungkap AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Masyarakat Kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Amurang mendesak pemerintah dan dinas terkait untuk dapat membubarkan pangkalan taxi gelap yang tepatnya ada disamping kompleks rumah sakit tua.

Pasalnya pangkalan tersebut sangat menggangu aktivitas warga dan pengguna jalan, karena tepat didirikan ditrotoar dan parkir dibadan jalan.

Salah seorang warga Kelurahan Uwuran Satu mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan atau dinas terkait harus bertidak, menertipkan pangkalan tersebut karena dianggap menggangu warga sekitar

"Kami pengguna jalan dan manyarakat Kelurahan Uwuran Satu sangat terganggu. Bayangkan saja, saat berjalan ditrotoar sudah ditutupi dengan pangkalan taxi gelap tersebut. Bukan hanya itu, seluruh kendaran di parkir dibadan jalan." ujar warga berisial JK. Senin (12/11/2018).

Sama hal dikatakan Warga Uwuran Satu berisial (YI), bahwa pangkalan tersebut, banyak kali terjadi kemacetan akibat kendaran yang sudah diparkir dibadan jalan, bahkan diduga dijadikan tempat minum minuman keras.

"Namanya trotoar tidak seharus didirikan pangkalan Taxi Gelap. Dimana setahun yang lalu pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan telah melakukan penertipan masyarakat yang mengunakan trotoar sebagai tempat usaha. Kan tidak adil jika sekarang malah pemerintah membiarkan pangkalan taxi gelap berdiri, apalagi tidak mengantongi ijin." Jelas YI.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Amurang Ajas Wenas ketika dikonfirmasi media ini mengatakan, bahwa dirinya sudah menegur untuk tidak mendirikan pangkalan taxi gelap ditempat tersebut.

"Beberapa hari yang lalu saya sudah menegur untuk tidak mendirikan pangkalan Taxi gelap ditempat tersebut. Paling tidak harus pindah ditempat lain, karena sarat dengan macet dan menggangu aktivitas warga." ujar Wenas.

Lanjut Wenas, ia juga telah menyampaikan bahwa, harus berkoordinasi dengan pihak dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Selatan. Karena memang mekanismenya harus melalui dinas Perhubungan.

"Saya telah menyampaikan harus berkoordinasi dengan dinas Perhubungan. Namun menurut mereka sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Akan tetapi jika terjadi permasalahan dan keluhan warga, maka saya akan berkoordinasi dengan penegak Perda untuk membubarkan pangkalan tersebut." pungkas Wenas.(/fw)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Christiany Eugenia Paruntu, yang juga merupakan Bendahara Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), menghadiri Rapat Pemantapan Peran Koordinator Regional dan Koordinator Wilayah APKASI seluruh Indonesia di Grand Ballroom The Trans Resort Bali. Jumat (9/11/18).

Pada kesempatan itu, Christiany Eugenia Paruntu menyampaikan laporan, profil keuangan APKASI, dimana salah satu sumber pendapatan adalah iuran para anggota APKASI.

Dihadapan para Kordinator Regional dan Wilayah Bupati Tetty Paruntu menghimbau agar para bupati dan anggota untuk selalu berperan aktif dalam program-program APKASI, agar kedepan apa yang diharapkan itu bisa tercapai.

Mengingat strategisnya peran Kordinator APKASI di nilai penting dalam bidang pemerintahan di Indonesia, dimana banyaknya kegiatan yang dijalankan APKASI sepanjang tahun, akan menjadi penyegaran dan pembenahan secara komprehensif, termasuk di dalamnya Prosentase Iuran APKASI Tahun 2018, kata Bupati Tetty Paruntu.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Henri Palit menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan peran Kordinator Regional. "Dengan beragamnya dinamika pembangunan nasional yang tercermin di setiap kabupaten di seluruh Indonesia, seperti di teguhkan APKSI untuk lebih memantapkan fungsi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah pusat." imbuh Palit.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Peristiwa pencurian terjadi di rumah makan ‘Ave Maria’ milik Ibu Anci Daloma, yang terletak di Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Kamis dinihari (08/11/2018), sekira pkl. 01.00 wita.

Tak ayal, uang tunai jutaan rupiah yang disimpan di laci meja kasir, lenyap digasak maling. Kasus ini pun segera ditangani oleh piket SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) Polsek Amurang dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK, mengungkapkan bahwa proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya dirangkaikan juga dengan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

“Sejumlah barang bukti yang ada di tempat kejadian telah kami lakukan proses identifikasi, diantaranya pisau dapur dan balok kayu yang diduga digunakan dalam aksi pencurian ini. Kami juga telah mengumpulkan sejumlah keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar tempat kejadian,” ungkap Kapolsek.

Proses identifikasi yang dilakukan pihak kepolisian meruncing pada seorang warga yang diduga kuat sebagai pelaku aksi pencurian ini. “Kami mengamankan seorang tersangka berinisial BM alias Boni, 17 tahun, warga Kelurahan Ranomea,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek bahwa pemilik rumah makan telah mengikhlaskan uang-uang kecil yang hilang, namun meminta tersangka untuk mengganti uang gereja yang diketahui mencapai lima jutaan rupiah. “Pihak korban yakni pemilik rumah makan telah ikhlas akan uang-uang kecil yang diambil tersangka; namun meminta agar tersangka mengembalikan uang sejumlah lima jutaan rupiah, karena uang tersebut milik Gereja” tutup Kapolsek.(Ferrowaney).

Minsel, Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menerima kunjungan kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/11/2018) di lantai empat kantor bupati.

Dalam kunjungan tersebut rombongan KPK disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Denny Kaawoan yang didampingi oleh Assisten James Tombokan bersama Kepala Inspektorat Adrie Keintjem.

Muhammad Indra, anggota KPK bagian Koordinator Monitoring wilayah Sulawesi Utara mengatakan, sesuai dengan surat yang diterima Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), bahwa tujuan KPK berkunjung adalah untuk melakukan monitoring dan evaluasi rencana aksi pemberantasan Korupsi terintegrasi.

“Kunjungan kami di Minsel, sebelumnya sudah ada pemberitahuan kepada pemerintah Kabupaten Minsel yaitu dalam rangka memonitoring kinerja instansi. Agar nantinya, boleh dilakukan pembenahan sesuai dengan mekanisme. Namun jika ada instansi yang tidak menindaklanjuti, maka harus berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

Dijelaskan lagi, bahwa yang menjadi prioritas dalam monitoring dan evaluasi kali ini adalah bagian pelayanan publik yang merupakan ujung tombak, dihampir seluruh bagian pemerintahan.

“Semua pelayanan publik merupakan sektor yang paling utama dalam pemerintahan. Baiknya pemerintahan tersebut tergantung dari pelayanan publik. Namun sektor inilah yang paling rawan terjadi penyelewengan,” terang Muhammad Indra.

Ditambahkannya, sektor yang dikategorikan rawan penyelewengan berupa perencanaan barang dan jasa, sektor perizinan dan bagian kependudukan dan catatan sipil. Itu semua rawan gratifikasi.

"Dari hasil monitoring ini, ada beberapa memang yang harus diperbaiki, agar kedepan  benar-benar bisa lebih baik, sesuai harapan masyarakat, mengutamakan pelayanan yang sehat, bebas dari korupsi." imbuhnya.(/Ferrowaney)