Pendidikan

Pendidikan (18)

Tomohon,Sulutnews.com-Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc. menghadiri kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Tomohon Tahun 2018 yang dilaksanakan di Anugerah Hall Tomohon.Kamis 20 /9/2018.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon mengatakan bahwa Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 diselenggarakan dengan memperhatikan suara anak Indonesia khususnya dari perwakilan suara anak Indonesia melalui forum anak nasional.

Diharapkan momen peringatan anak nasional Kota Tomohon tahun 2018 ini dapat menggugah dan meningkatkan kepedulian setiap individu, orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media dan anak serta pemerintah pusat dan daerah akan pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Tema Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 adalah GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes. M.Si., dalam laporannya mengatakan bahwa manfaat dari peringatan hari anak nasional kota Tomohon ini yaitu untuk mendorong dan memotivasi semua stakeholders dalam memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada anak di Kota Tomohon.

Terkait  dengan hari anak nasional di tahun 2018 yang baru selasai di laksanakan telah memberi  makna yang besar dengan adanya kegiatan ini di laksanakan di aula terbuka agar dapat dilihat langsung oleh publik dan dapat juga di saksikan  orang tua untuk melihat bakat dan kreativitas anak - anak mereka,karena juga dengan kegiatan hari anak nasional ini tidak hanya  sebagai acara ceremonial melainkan dapat meningkatkan minat dan bakat dan di hari ceremonial ini yang juga  telah diawali beberapa kegiatan-kegiatan minggu yang lalu  dan hari ini merupakan  puncak dengan mempringati hari anak nasional yang sudah melibatkan dari paud sampai tingkat SMP karena dapat memahami semua hari anak nasional hari milik kita semua.

Anak juga adalah bagian milik kita,karena dalam segala keterbatasan tentunya menjadi sebuah bagian yang kurang lebih dari 25 rb yang hadir ,yang ada di kota tomohon yang diwakili oleh ribuan anak di anugarah hall,

Dan hari anak nasional ini menjadi bagian anak yang sangat penting merupakan progam prioriti dari dinas pendidikan dari tahun ke tahun karna  paud juga yang hadir didalam kegiatan ini adalah 60% anak di usia dini  dan maka anak paud adalah sebuah pilar utama untuk membangun dan menumbuh kembangkan,membina mereka agar menjadi anak yang mempunyai bakat dan kreativitas,agar minat bakat mereka dapat dikembangkan.Anak juga bisa memberi arti dalam kecerdasan minat bakat mereka."tutup karwur".

Pada kegiatan ini Bunda Paud Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, MAP. mengukuhkan Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan se- Kota Tomohon dan memasangkan selempang Bunda Paud kepada masing-masing Bunda Paud yang dikukuhkan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda Paud Kota Tomohon selaku Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, MAP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes. M.Si., Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Tomohon Ibu Joice Worotikan, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Anak-anak Paud serta Siswa-Siswi TK, SD dan SMP se- Kota Tomohon.(/Prise)

Ratahan, Sulutnews.com - Siswa SMA Negeri 1 Ratahan menggelar pesta demokrasi pemilihan calon ketua Organisasi Intra Sekolah (OSIS) priode 2018/2019, Rabu (12/09/2018).

Pemilihan yang dihelat di halaman sekolah, Tosuraya Bar., Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, berlansung layaknya pemilihan umum.

Tidak jauh beda dengan proses Pemilu, terdapat kotak suara dan bilik suara yang disediakan penyelenggara pemilihan OSIS di tengah lapangan. Pemilihan dilakukan oleh seluruh siswa kelas X, XI dan XII.

Sebelum melakukan pencoblosan, Kepala SMA Negeri 1 Ratahan Very Wanta meminta kontestan yang mengikuti pemilihan agar dapat menerima hasil penghitungan suara nantinya.

"Saya berharap kandidat yang bersaing dapat menerima apapun hasil yang diperoleh dan yang terpilih nantinya menjadi sosok dapat memberi contoh positif bagi teman-temannya," ujar Very Wanta.

Pemilihan calon ketua osis akhirnya dimenangkan oleh Felani siswa kelas XI MIA 1 umur 15 tahun dengan Visi” Unggul Terampil Dan Beriman”. Semua siswa yang hadir terlihat begitu antusias menyambut calon osis yang baru tahun ajaran 2018/2019.

Felani Omie Timpal adalah mantan Putri Pramuka Tahun 2017 Kabupaten Minahasa Tenggara, mantan Putri Remaja Teladan  Wilayah Minahasa Tenggara. Felani adalah Anak dari Bapak Meidy Timpal Hukum Tua Desa Wioi 2 Kec Ratahan Timur dan Ibu Julien Kula S.Kep.Nrs. Sebagai Kepala Puskesmas Ratahan Timur.(/MS)

Manado, sulutnews.com- Siswa dan siswi dari 14 Sekolah Menengah Atas (SMA) wakil Provinsi Utara mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) yang diadakan di Aceh pada tanggal 26 Agustus s.d. 1 September 2018, kata Kepala Bagian Dikmenti Dinas Pendidikan Sulut, Drs Arthur Tumipa di Manado, Rabu (29/8).

Ke-14 Sekolah Menengah Atas itu antara lain SMA Negeri 4 Manado dan SMA Negeri 9 Binsus Manado  yang akan berlomba bersama puluhan sekolah wakil dari 32 Propinsi di Indonesia memperebutkan Penghargaan Nasional Peringkat teratas dalam lomba tari, musik dan menyanyi Menteri Pendidikan Nasional di Jakarta.

Dia menjelaskan penghargaan nasional berbagai lomba ini akan menjadi milik dan prestasi sekolah apabila siswa berhasil membawa pulang ke Manado. "Saya berharap peserta sekolah wakil dari Sulut akan mengukir prestasi dalam lomba-lomba FLS2N di Aceh," katanya.

Selain 14 sekolah wakil Sulut itu, ada pula peserta 3 orang kepala sekolah bersama siswanya sebagai guru pendamping Mololog, Tari Berpasangan dan guru pendamping Provinsi. Serta beberapa lagi sekolah yang ikut sebagai peserta, namun berkapasitas sebagai anggota study banding. Namun tidak semua sekolah karena ada yang tahun ini absen, demikian ditambahkan Kabag Steven diwakili Staf Dra Like Lumunon.(/Yayuk)

Manado, Sulutnews.com – Menjelang akhir masa jabatan Bupati Kebupaten Kepulauan Sitaro Toni Supit mengikuti ujian proposal disertasi Strata Tiga (S3) Ilmu Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Samratulangi Manado Kamis, (30/08/2018).

Toni Supit selama ini diketahui menjalani kuliah S3 dengan program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Samratulangi dengan judul proposal disertasi "Persepsi Atas Keterampilan Kepemimpinan Kepala Daerah Dan Kepuasan Masyarakat Pada Kabupaten-Kabupaten Kepulauan Di Sulawesi Utara".

Ujian Proposal dilaksanakan di Lantai IV Gedung Fakultas Ekonomi Universitas Samratulangi Manado.  Kegiatan ini dihadiri oleh dosen-dosen Program Studi Ilmu Manajemen dan mahasiswa S3.

Susunan tim penguji di ketuai Prof.Dr.David P.E.Saerang, SE, MCom(Hons) Sebagai Promotor, Co Promotor I/Penguji Prof.Dr.Bernhard Tewal, SE ME, Co Promotor II/Penguji Dr.Viktor P.K.Lengkong, SE MSi, dan 5 anggota penguji antara lain Prof.Dr.Paulus Kindangen, SE SU MA, Dr.Herman Karamoy, SE Ak MSi, CA, Dr.Lisbeth Mananeke, SE, MS, Dr.Ivonne S.Saerang, SE, MM dan Dr.Joubert B.Maramis, SE, MSi.

"Sehabis ujian proposal akan turun melakukan penelitian kemudian ujian teori dan data dilanjutkan ujian hasil baru ujian tertutup terakhir ujian promosi terbuka setelah itu wisuda jadi masih panjanglah," kata Supit.

Masa jabatan Bupati Kepulauan Sitaro akan berakhir tanggal 8 September mendatang dan Pada pilkada serentak 27 Juli 2018 KPU Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, telah menetapkan pasangan Evangelian Sasingen dan Jhon Palandung sebagai bupati dan wakil bupati terpilih periode 2018-2023, yang direncanakan akan dilaksanakan pelantikan pada 20 Septermber 2018. Evangelian akan menggantikan suaminya Toni Supit untuk menjabat sebagai Bupati Sitaro.(/MS)

Tomohon,Sulutnews.com-Anak-anak TK Katolik Woloan III tampil elegean dan percaya diri saat mengikuti Lomba Kreativitas Anak Gugus Tomohon Baru dalam rangka hari anak nasional yang dilaksanakan di TK Negeri Pembina Woloan I, pada Senin (27/08) kemarin.

Kepsek TK Katolik Woloan III, Venny Tuerah menjelaskan, pihaknya bersama para guru memang tak lama melatih para anak didik. "Kendati demikian, kami mengajarkan pola disiplin sejak dini dan saling menghargai dalam bekerjasama untuk berlatih tampil dengan maksimal dilomba ini," urai Tuerah.

Ditambahkannya, kami bangga anak didik kami bisa tampil maksimal dalam lomba tersebut. Para murid tampil tak canggung apalagi malu dihadapan juri dan banyak orang. "Kami berterima-kasih pada pihak penyelenggara termasuk Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Kota Tomohon  yang telah menyelenggarakan kegiatan ini," ungkapnya.

Disela kegiatan tersebut pula  mewakili Kadis Dikda Kota Tomohon, Pengawas tingkat TK, J Rindengan mengatakan, selaku perwakilan dari pihak kami sangat mengapresiasi animo setiap TK dan para orang-tua yang sudah antusias mengikutkan anak dalam kegiatan ini. "Ini dilakukan untuk menunjukkan kreativitas yang ada dalam diri anak didik sejak usia muda.

Berharap dalam  kegiatan ini bisa sangat berguna bagi talenta setiap anak yang mengikuti kegiatan ini," pungkasnya.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Ir Stefanus Berty Arnicotje Nicolaas (SBAN) Liow, memberikan Kuliah Umum yang juga Kuliah Perdana di Institut Teknologi Minaesa (ITM), Jumat (24/8/2018).

Di hadapan sekitar 200 mahasiswa dan Dosen ITM, Pnt Senator SBANL–sapaan akrabnya mantan Ketua P/KB Sinode GMIM ini menguraikan materi seputar Wawasan Kebangsaan.

Pada hakekatnya kata SBAN Liow, wawasan kebangsaan adalah hasrat yang sangat kuat untuk kebersamaan, persatuan dan kuat dalam mengatasi segala perbedaan dan deskriminasi.

Disadari bahwa Bangsa Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 260 juta jiwa begitu banyak perbedaan keberagaman dan kemajemukan.

”Adanya perbedaan latar belakang status sosial, bahasa daerah, suku bangsa, etnis dan sub etnis, budaya dan agama sangat butuh wawasan kebangsaan serta mutlak dimiliki setiap anak bangsa termasuk mahasiswa,” katanya saat memberikan kuliah kepada mahasiswa ITM.

Dikatakannya, Wawasan Kebangsaan harus dijaga, dipelihara dan ditingkatkan secara terus menerus dalam upaya mengatasi tantangan kebangsaan baik secara internal maupun eksternal.

”Tantangan secara internal tidak dapat dipungkiri antara lain masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit, pengabaian terhadap kepentingan daerah serta timbulnya fanatisme kedaerahan, kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinekaan dan kemajemukan, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa, belum berjalannya penegakan hukum secara optimal Sedangkan tantangan secara eksternal karena dampak globalisasi dan kapitalisme.” urainya.

Dalam kesemptan itupula  Rektor ITM Tomohon Dr Ir Tertius Timpal MSi didampingi Wakil Rektor I Dr Evli Liow ST MSi, Wakil Rektor II Dr Ir Yongker Baali MSi dan Wakil Rektor III Dr Steiva Wowiling ST MSi mengungkapkan puji syukur kepada Tuhan disertai ucapan terima kadih atas kehadiran dan kesediaan Anggota DPD-RI/MPR-RI Ir Stefanus BAN Liow di tengah kesibukan yang luar biasa dan tanpa birokrasi protokoler boleh memberikan kuliah umum/perdana semester 2018/2019.

Dr Tertius Timpal mengakui materi kuliah ini memberikan pencerahan bagi dosen dan mahasiswa tentang wawasan kebangsaan. Secara panjang lebar SBANL menguraikan tentang kehidupan berbangsa. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD RI Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Di sisi lain Dr Yongker Baali merasa bangga dan salut untuk rekan kuliahnya itu. SBANL adalah Senator yang telah terbukti dan teruji komitmen, konsistensi dan integritasnya untuk jemaat, masyarakat, daerah, bangsa dan negara, sehingga layak untuk melanjutkan pelayanan dan pengabdian di lembaga DPD-RI.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes, M.Si menerima kunjungan perwakilan dari DirJen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Bpk. Sumanta (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) dan Bpk. Agung Setiawan (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) di kantor Dinas Pendidikan & Kebudayaan Tomohon, 15/8/18.

Dengan  adanya kunjungan  tersebut, disela kesempatan itu pula, diserahkan piagam penghargaan kepada Regu Anggrek Gugus Depan SD Katolik Santa Clara  Kota Tomohon, sebagai Juara I tata Laksana Perkemahan pada Festival Penggalang Ceria SD Tingkat nasional Tahun 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 6 s/d 11 Agustus 2018 di Kota Malang Jawa Timur yang di terima oleh Kadis Pendidikan dan Kebuyaan Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes, M.Si menerima kunjungan perwakilan dari DirJen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Bpk. Sumanta (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) dan Bpk. Agung Setiawan (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) di kantor Dinas Pendidikan & Kebudayaan Tomohon, 15/8/18.

“Menjadi maksud kedatangan mereka adalah dalam rangka tugas bimbingan teknis pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekolah dasar tahun anggaran 2018 di Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Tomohon, sekaligus penyerahan Buku Inovasi Tata Kelola Sekolah Dasar.” Ujar Karwur.(/Prise)

 

Tomohon,Sulutnews.com - Ditengah kesibukan sebagai  penyelenggara negara tetapi motivasi untuk meningkatkan keilmuan akademik ditunjukan Anggota DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow dan Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky JL Wenur, Pada hari Selasa 14/8/2018, bertempat di Kampus Pascasarjana Unima di Kaaten Tomohon.

Pasangan suami-istri ini mengikuti Seminar Ujian Hasil Penelitian Tahap II Strata Dua Program Studi Administrasi Negara. Keduanya dinyatakan Komisi Penguji untuk melanjutkan Tahap Akhir Ujian Komprehensif.

Senator SBANL meneliti tentang Implimentasi Penyerapan Aspirasi DPD RI di Provinsi Sulawesi Utara. SBANL berhasil meyakinkan Komisi Penguji yang terdiri dari Prof Dr Treesje Londa, MSi, Prof Dr Orbanus Naharia, MSi, Dr Itje Pangkey, M.Si, Dr Nova Mamuaja, M.Si, Dr Ir Ramon Tumiwa, ME, Dr Willson Bogar, M.Si dan Dr Carles Tangkau, MAP.

Sedangkan tesis Miky JL Wenur berjudul Restrukturisasi Operasi Perangkat Daerah di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Miky Wenur mengfokuskan pada Studi Kasus tentang Restrukturisasi Organisasi Pasca Diimplimentasi PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Wenur meyakinkan penelitiannya dihadapan Komisi Penguji yakni Dr Sisca Kairupan, MSi, Prof Dr Treesje Londa, M.Si, Dr Jeffry Lengkong, MPd, Dr Jetty Mokat, MSi, Dr Fitri Mamoto, MAP, Dr Wilson Bogar, MSi dan Dr Carles Tangkau, MAP. Seminar dibuka oleh Direktur Program Pascasarjana Unima Prof Dr Treesje Londa dan ditutup Asisten Direktur I Dr Jeffry Lengkong.

Dalam kata-kata penutupan Dr Jeffry Lengkong meminta untuk segera mempersiapkan dan melanjutkan Ujian Gelar.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pada hari Senin tanggal 6 Agustus bertempat di SMA Negeri 1 Tomohon sekitar 60 orang guru yang dipilih oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Workshop Panas Bumi Sebagai Muatan Lokal Untuk Siswa SLTA. Workshop ini terselenggara atas kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang tanggap akan potensi sumber daya alam daerah.

Seperti kita ketahui bahwa Sulawesi Utara merupakan Provinsi yang paling banyak menggunakan panas bumi sebagai sumber energi bersih dan terbarukan dalam menopang kebutuhan listriknya. Alam pegunungan volkanik Sulawesi Utara yang ditandai dengan banyaknya manifestasi panas bumi, serta adanya proses pemanfaatan sumber energi ini untuk pembangkit listrik dan untuk pemanfaatan langsung, seharusnya menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda.

Kegiatan ini telah diawali pada tahun 2015 dengan pengenalan tentang energi panas bumi untuk para guru, dilanjutkan dengan penyususnan bahan ajar dan buku panduan oleh tim UGM. Kemudian pada tahun 2016 dilakukan penjaringan masukan dari para guru tentang silabus, isi dan bobot materi, serta proses pembelajaran.  Pada workshop kali ini telah diserahkan buku ajar untuk siswa dan slide panduan mengajar untuk para guru. Dalam arahannya Kepala Dinas Pendidikan Cabang Tomohon dan Minahasa Melinda Mamesakh, S.Pd., mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Gadjah Mada atas kepeduliannya terhadap pendidikan tingkat lanjutan atas di Sulawesi Utara.

Kepala SMA Negeri 1 Tomohon Dra. Meytha J. Tambengin, M.M., menyampaikan kegembiraannya menjadi tuan rumah bagi kegiatan ini dan memacu semangat para peserta workshop agar mampu melakukan pengajaran panas bumi di tengah keragaman kesiapan yang dimiliki oleh tiap-tiap sekolah.

Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi UGM yang juga merupakan ketua tim penyusun buku mulok panas bumi, Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D mengatakan bahwa Provinsi Sulawesi akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang akan memberikan pembekalan panas bumi pada siswa tingkat SLTA. Pri Utami, peneliti panas bumi yang telah lama berbakti di bumi Nyiur Melambai ini juga  memotivasi para guru untuk kreatif dalam menyampaikan pengajarannya, dengan banyak mengambil contoh-contoh yang ada alam Sulawesi Utara. Sekolah-sekolah juga disarankan untuk melakukan kunjungan-kunjungan langsung di lapangan dengan bekerjasama dengan para praktisi industri panas bumi serta operator lokasi-lokasi pariwisata di daerah ini.

Tim peneliti panas bumi yang turut hadir sebagai nara sumber yaitu Dr. Khasani dan Dr. Indra Perdana memaparkan bahwa teknologi informasi yang kian maju dan mudah diakses oleh guru dan siswa juga harus dimanfaatkan dalam mencari bahan-bahan pengetahuan kepanasbumian dan ilmu-ilmu yang terkait. Sementara itu para guru dan Kepala Sekolah yang hadir mengharapkan agar Pemerintah Provinsi segera memberikan petunjuk pelaksanaan pengajaran muatan lokal panas bumi dan memberikan fasilitasi pendalaman materi bagi para guru. Para guru mengharapkan adanya pelatihan-pelatihan lanjutan oleh UGM dan dukungan dari Pemerintah Daerah untuk memantapkan pelaksanaan mulok panas bumi ini.

Pada akhir workshop mulok dipaparkan presentasi oleh Dr. Khasani tentang Universitas Gadjah Mada serta skema-skema penerimaan mahasiswa baru di UGM yang semuanya bersifat transparan. Diharapkan agar ke depan banyak putra-putri asal Sulawesi Utara dapat menempuh pendidikan tinggi di universitas tertua di Indonesia yang kini juga telah dinobatkan menjadi salah satu universitas papan atas dunia. Motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi juga telah disampaikan oleh mahasiswa UGM kepada sekolah-sekolah yang mereka ajak bermitra dalam pelaksanaan kegiatan KKN bertema panas bumi di wilayah Tomohon dan Minahasa yang telah berlangsung sejak tahun 2015.(/Merson Simbolon)