Nasional

Nasional (220)

Jakarta, Sulutnews.com – Wartawan senior Aat Surya Safaat mengapresiasi bakal calon Presiden Prabowo Subianto yang telah menunjuk mantan Panglima TNI Djoko Santoso untuk memimpin Tim Pemenangan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno pada Pilpres 2019.

“Sepanjang yang saya amati, Djoko Santoso adalah jenderal yang sangat berdedikasi, mempunya kemampuan lobi yang mumpuni, dan bisa diterima di semua kalangan, tetapi dia dikenal tetap rendah hati dan tidak suka menonjolkan diri,” katanya di Jakarta, Rabu.

Penulis buku “Djoko Santoso Bukan Jenderal Kancil” itu mengemukakan keterangan tersebut menanggapi penunjukan Djoko Santoso sebagai ketua Tim Pemenangan Pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019 sebagaimana dikemukakan Prabowo pada ulang tahun Djoko Santoso pekan lalu.

Aat lebih lanjut mengemukakan, Djoko Santoso adalah sosok yang bisa berfikir jernih dan tajam untuk berbagai urusan, mulai dari strategi tempur, manajemen pengelolaan massa, reformasi TNI, penciptaan perdamaian, sampai mendorong kembali gerakan Keluarga Berencana (KB) Nasional.

“Djoko Santoso juga berpegang pada adagium jawa ‘Sepi ing pamrih rame ing gawe’, alias karya nyata yang diutamakannya ketimbang berwacana sampai berbusa-busa di depan media untuk kepentingan pencitraan,” kata mantan Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA yang juga pernah menjadi Kepala Biro ANTARA di New York itu.

Menurut Aat, Djoko Santoso sendiri berulangkali menyatakan ingin memberikan kontribusi nyata dalam membayar hutang sejarahnya sebagai rakyat yang meniti karier militer mulai dari bawah hingga menduduki posisi tertinggi di TNI, yakni sebagai Panglima TNI.

Ia juga menjelaskan, Djoko Santoso adalah tokoh yang mampu meredam konflik di Ambon pada 2002. Sebelumnya banyak kalangan berpendapat, konflik berdarah-darah yang bernuansa SARA dan sangat mengerikan itu akan selesai dalam 50 tahun.

Dua Pangdam XVI/Pattimura sebelumnya gagal meredam konflik tersebut. Tetapi ketika Djoko Santoso menjadi Pangdam Pattimura, konflik Ambon dapat diselesaikan dalam enam bulan. Para tokoh agama di Ambon, apakah Kristen, Katolik atau Islam mengakui prestasi gemilang putera Solo kelahiran 8 September 1952 itu. 

Sebelumnya, saat menjadi Danrem 072/Pamungkas di Yogya pada 1998, Djoko Santoso juga berhasil menjadikan demo sejuta massa untuk menjatuhkan Soeharto berjalan aman dan damai, bahkan tak satupun kaca retak, sementara Jakarta, Makassar, bahkan Solo saat itu bergolak, rusuh, dan mencekam.

Tentang Djoko Santoso, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siraj beberapa kali mengatakan, Djoko Santoso adalah jenderal yang bersih dari pelanggaran HAM dan korupsi. Dia juga adalah tokoh di balik reformasi TNI. Dia juga bisa tegas terhadap Malaysia, bahkan terhadap Amerika, saat menjabat sebagai Panglima TNI.(/*SMSI)

Pati, Sulutnews.com – Komunikasi Sosial dengan Masyarakat di dalam melaksanakan tugas sehari – hari seorang Babinsa akan selalu membuahkan hasil dan mendapatkan informasi di wilayahnya, seperti yang dilakukan personel  Koramil 20/Tambakromo  Kodim 0718/Pati  membantu masyarakat Desa Tambakromo melakukan penggalian pondasi dan pemasangan cakar ayam pembangunan Masjid Baitussalam Desa Tambakromo, kamis (06/8).

Di temui di lokasi pembangunan masjid ketua panitia, Bahkir Rochmanto menjelaskan, kegiatan renovasi masjid ini dilaksanakan karena dalam menampung jama’ah khususnya sholat Jum’at tempatnya kurang, mengingat banyaknya jama’ah yang melaksanakan sholat jum’at, sedangkan dana yang digunakan untuk renovasi masjid ini dengan biaya dari kas masjid, swadaya masyarakat dan menggali bantuan dari para dermawan maupun para donatur, dan untuk kegiatan penggalian pondasi masjid, kami sengaja meminta bantuan personel TNI Koramil Tambakromo agar kegiatan berjalan cepat dan lancer.

Lebih lanjut menambahkan, dalam kegiatan gotong royong selain TNI dilibatkan juga tokoh agama dan masyarakat,  berbagai upaya penggalangan dana telah ditempuh, baik dengan menyebarkan proposal dan surat kesediaan menjadi donatur tetap, guna kelancaran pembangunan Masjid Baitussalam Desa Tambakromo,”jelas ketua panitia.

Komandan Koramil 20/Tambakromo Kapten Infanteri Soepomo mengatakan, kegiatan karya bhakti ini sudah menjadi bentuk kepedulian Babinsa di desa binaanya, melaksanakan tugasnya untuk membantu pemeritah daerah dalam rangka mensejahterakan rakyat, dan nantinya anggota Koramil akan secara bergantian dan bergilir dalam melaksanakan karya bhakti pembangunan masjid ini agar cepat  selesai dan segera di gunakan, " ujar Danramil.(/Narto)

Pati, Sulutnews.com –  Alunan merdu qori-qoriah membacakan ayat-ayat suci Al qur’an dalam mengikuti seleksi  Musabaqoh Tilawatil Qur'an (STQ) XXV Tingkat Kabupaten Pati Tahun 2018 di Pendopo Kabupaten Pati,  dengan tema " SELAMAT dan SUKSES Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar XXXIV, rabu (5/9)

Bupati Pati H. Hariyanto, SH, MM. MSi dalam sambutannya mengatakan Alhamdulillah pada hari ini kita dipertemukan dlm agenda Tahunan MTQ Tingkat Kabupaten yg nantinya akan di kirim ke tingakat Provinsi, selama ini perwakilan dari Kabupaten Pati ditingkat Provinsi Maupun Nasional hasilnya sangat membanggakan.

Lebih lanjut Bupati Pati menambahkan, karena kabupaten Pati sangat berpotensi untuk mengembangkan baca, tulis dan hapalan Al - Qur'an, karena  kabupaten pati masyarakat Islami, berbagai Ponpes, Madrasah, Masjid  yang mengajarkan tentang baca, tulis, hapalan Al - Qur'an, tinggal kita sebagai orang tua bisa mengarahkan dan membimbing anaknya.

Sekali lagi terima kasih kepada para pembina, guru di sekolah maupun Madrasah yg telah dengan susah payah menyiapkan para Qori mulai dari seleksi tingkat kecamatan sampai tingkat kabupaten yg nantinya akan di lombakan ke tingkat Provinsi maupun Nasional, dengan harapan kita dengan adanya SPI dan MTQ bukan semata-mata mencari juara tetapi yg lebih penting adalah menyiapkan generasi muda yang betmental Agamis dan melaksanakan ajaran-ajaran agama yang selama ini di dapat dari Pendidik, pembina baik di sekolah maupun Pondok,”jelas Bupati.

Di temui di tempat seleksi, Dandim Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos., memgaprisiasi bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ini sesungguhnya bukan saja memperlihatkan olah suaranya namun sumber kebaikan yang mengandung nilai yang sempurna, kepada masyarakat kabupaten pati dalam Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an ini tentu saja diambil isinya untuk melanjutkan pembangunan yang sejahtra dan sehat dan meningkatkan Nilai-Nilai Islam Rahmatan Lil Alamin,”ungkapnya.(/Narto)

Pati, Sulutnews.com - bertempat di Muria Ballroom ( Lantai 10 ) The Safin Hotel Jl. Diponegoro No. 229 Dandim Pati menghadiri pelaksanakan " FOCUS GRUP " Dengan tema : TNI/POLRI, KPU, BAWASLU, bersama para pimpinan Parpol, tokoh agama dan masyarakat untuk menyongsong pemilu 2019 dan mempererat kerukanan umat beragama demi kokohnya NKRI. Yang dihadiri oleh + 250 orang Kamis (30/08/2018)

Dalam sambutanya Kapolres Pati  AKBP Uri Nartanti Istiwidayati S.Ik. M.Si mengatakan " Mari kita Panjatkan Puji Syukur kehadirat Alloh SWT, mudah"an niat baik kita dijadikan amal yg Sholeh. dengan diskusi pada siang hari ini harapanya agar supaya dalam pelaksanaanya bisa berjalan lancar, sukses, aman dan damai, Perbedaan Agama, Ras, Suku dan golongan bukan sebagai  penghalang untuk kita bersatu untuk menentukan nasib Bangsa dan Negara, melalui pemilu di Tahun 2019.Negara yg kita bangun tidak serta merta, ada air mata dan darah para pendiri Negara yg di korbankan secara iklas tanpa mengharapkan imbalan apapun,

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kita sebagai penerus perjuangan para pendahulu kita, yg bersepakat mendirikan Negara yg berdasarkan Pancasila adalah kesepakatan dari perbedaan untuk menuju persatuan dan kesatuan NKRI.

Bahwa, Rumah yang bernama Indonesia adalah satu kesatuan dari ke aneka ragaman Agama, Budaya, dan keyakinan yg wajib kita kelola dg baik, sehingga perbedaan itu tidak menimbulkan Konflik, Kami TNI/POLRI tidak akan membiarkan hal itu terjadi,

Di tahun 2019 kita akan menghadapi pesta demokrasi tentunya akan terjadi dinamika politik yg meningkat tetapi tidak perlu dicidrai dg cara" yang tidak beradab, mari kita jaga wilayah Kabupaten  Pati tetap aman dan kondusif,”jelas Kapolres.

Sambutan Bupati Pati yang diwakili oleh Asisten I Setda Pati Bapak  Aji Sudarmaji  mengatakan" Pesta demokrasi yg akan kita selenggarakan pada Th 2019, merupakan proses demokrasi tertinggi di Negara kita, pesta demokrasi yang di kagumi oleh Negara" di seluruh dunia karena dg kemajemukan Suku, Bangsa, dan Agama, Negara kita bisa menyelenggarakan pesta demokrasi dg sangat baik,  wilayah Pati Kondusifitas sudah terjaga dengan baik, sinegritas juga terjaga dengan baik, yang terpenting  mari kita rawat bersama sama situasi wilayah Kabupaten Pati, demi suksesnya pesta demokrasi Pileg dan Pilpres di Th 2019,”tuturnya.

Ketua MUI Kabupaten  Pati  bapak  KH Ahmad Mujib Soleh dalam  sambutanya mengatakan" Kehidupan berbangsa dan bernegara adalah keniscayaan hidup manusia, tidak mungkin manusia hidup sendiri membentuk kelompok kecil yang terbatas baik terbatas secara Ras, Suku, maupun Agama, perbedaan adalah sebuah anugrah dari Alloh SWT, tetapi akan lebih bagus apabila perbedaan itu diperkuat dengan falsafah ajaran" agama yang meyerukan persatuan dan kesatuan dln bingkai Negara, kita yakin tidak ada satupun agama yang menyerukan umatnya untuk saling bermusuhan, dalam Islam Nabi Muhamad  SAW mengajarkan cinta Tanah Air sebagai satu fitroh manusia, sebagai kewajiban Agama.

Dan, marilah kita bersama" cancut tali wondo memperkokoh NKRI, bersama" mensukseskan pesta demokrasi, dengan saling menjaga antar individu maupun kelompok jangan sampai berbenturan atau konflik yang akan merugikan umat itu sendiri.”jelasnya.(/Narto)

Pati, Sulutnews.com -  Wujud Solidaritas Pasukan Srikandi yaitu para pengurus atau istri prajurit TNI AD dari Kodim 0718/Pati  di bawah kordinator ibu ketua Persit cabang XXXIX Dim 0718/Pati pimpin langsung jalannya pengedropan Air bersih di Desa.Kebowan Kecamatan  Winong kidul Kabupaten Pati. Minggu, 26/9/2018.

Di sela - sela kegiatan Ketua Cabang Persit Kartika Chandra Kirana XXXIX Kodim Pati . Ny.Arief Darmawan mengatakan Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas Limpahan dan Ridho nya pada kita semua bahwa pada hari ini Saya dan para pengurus serta ibu ketua Ranting 19 / Winong kidul  atas nama satuan dari kodim 0718/Pati  Alhamdulillah bisa membantu para warga penduduk di desa.Kebowan Kecamatan Winong  dalam bentuk pendropan air bersih yang selama ini wilayah tersebut dilanda musim Kekeringan. Yang berkepanjangan.semua ini atas kerja sama antara PDAM Tirta Pati Dengan Kodim 0718/Pati selama ini terjalin.

Harapan kami selaku ketua Persit cabang XXXIX Kodim 0718/Pati ingin membantu setiap hari nya, tapi karena adanya jadwal kegiatan disatuan Kodim Pati maka, mohon dimaklumi , insyaallah kami rencana akan selalu siap mendukung program pemerintah dalam bentuk baik bansos apapun.kepada para warga masyarakat Desa. Kebowan Kecamatan Winong kidul. Agar selalu sabar dan berikhtiar kepada Allah SWT. Semoga musim panas yang berkepanjangan diiwilayah Pati dan Sekitarnya  cepat  selesai dan berganti musim hujan,”jelas Ketua Persit.(/Narto)

Jakarta,Sulutnews.com-Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak menghadiri kegiatan Forum Diskusi Terpimpin Pelaksanaan Platform Indonesiana Tahun 2019 yang di laksanakan di Hotel Le Meridien Jakarta, 27/8/18.

Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Hilmar Farid saat membuka pelaksanaan kegiatan ini mengatakan bahwa Indonesiana adalah platform pendukung kegiatan kebudayaan di Indonesia yang bertujuan untuk membantu tata kelola kegiatan kebudayaan yang berkelanjutan, berjejaring dan berkembang.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kegiatan budaya dan memperluas jejaring budaya.” ujar Farid.

Ditambahkannya, para stakeholder terkait dalam pelaksanaan Platform  Indonesianan yaitu dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Direktorat Jenderal Kebudayaan), Pemerintah Daerah, Komunitas Lokal dan Praktisi Budaya.

Walikota Tomohon pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Kota Tomohon mendukung penuh Program Platform Indonesiana Tahun 2019.

“Kegiatan ini sangat baik, dan sangat berguna guna menunjang dalam penata kelolaan kebudayaan yang ada di Kota Tomohon agar lebih berkembang.” Ujar Walikota.

Diketahui, pelaksanaan kegiatan Platform Indonesiana Tahun 2019 mulai tanggal 27 Agustus 2018 sampai hari kamis 30 Agustus 2018.

Walikota pada kegiatan ini didampingi oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Dr. Juliana D. Karwur, M.Kes, M.Si dan Kabag Humas dan Protokol Michael Joseph, S.STP, M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta para undangan.(/Prise)

Pati, Sulutnews.com -  Serah terima jabatan di lingkungan TNI-AD (Kodim 0718/Pati) merupakan hal yang biasa sebagai upaya pembinaan personil baik “tour of duty” atau “tour of area” yang dihadapkan pada tuntutan tugas dan tanggung jawab yang harus di emban oleh seorang Perwira si Kodim 0718/Pati. Rabu (29/8)

Acara di hadiri  Dandim 0718/Pati, Kasdim dan Seluruh Perwira Kodeim Pati. Ketua Persit Cabang XXIX. beserta Ketua Ranting Kodim  0718/Pati,  Muspika Kecamatan Margoyoso dan Kecamatan Kayen, dan  Perwakilan Anggota Dim 0718/Pati.

Dalam amanatnya Dandim 0718/Pati, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Para Danramil dan Perwira Staf yang melaksanakan sertijab, atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab jabatan di satuan lama dan selamat bertugas di satuan baru.   Dandim berpesan agar laksanakan serah terima sebaik-baiknya dan bagi pejabat baru lanjutkan apa yang menjadi program pejabat lama. Lakukan adaptasi dan kerjasama dengan berbagai unsur pejabat daerah setempat serta kenali wilayah dan unsur masyarakat yang ada sehingga tercipta komunikasi sosial yang baik di tempat tugas yang baru.

Lebih lanjut Dandim mengatakan kepada anggota yang purna tugas, dalam hal ini  Kapten Kav. Bambang saya ucapkan banyak terima kasih atas pengabdian dan dedikasi kepada satuan yg tidak ada cacatnya  selama ini. Dandim atas nama pribadi dan komando mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdian serta dedikasi dan pengabdiannya selama menjadi TNI.  Selanjutnya agar segera bergabung dengan organisasi PPAD untuk melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara,”jelas Dandim.

Diakhir amanatnya Dandim berpesan kepada anggota yang masih aktif untuk tetap jaga dan tingkatkan soliditas serta solidaritas baik internal dan antar angkatan maupun dengan Polri dan masyarakat.(/Narto)

Jakarta,Sulutnews.com-Walikota Tomohon Jimmy F. Eman SE.Ak menghadiri kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri. Rapat Koordinasi Teknnis (Rakornis) TMMD ke 103 TA 2018 resmi dibuka Staf Ahli Kemendagri Bidang Pemerintahan, Suhajar mewakili Mendagri Tjahjo Kumolo di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018).

Pada kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono mengatakan, bahwa Rakornis ke 103 TMMD Membangun Bangsa dan Negara di daerah perdesaan, melaksanakan penyelarasan program TMMD dengan Kementerian Dalam Negeri menuju program Pemerintah membangun dari Desa.

“Untuk tahun ini pelaksanaan TMMD dari 2 kali dalam setahun menjadi 3 kali setahun, penentuan sasaran TMMD dengan prinsip ” Bottom Up Planning, untuk TMMD ke 103 tahun ini akan dilaksanakan dari tanggal 16 Oktober 2018 hingga 14 November 2018 dengan melibatkan 7500 Personil di 50 kabupaten/kota,”ujar Kasad.

Menurutnya, TNI AD sangat antusias menyelenggarakan TMMD bersama Kemendagri. Setiap langkah strategis tentunya dilakukan dengan melaksanakan setiap program TMMD dari lembaga tersebut.

Untuk diketahui, TMMD ke-103 ini mengusung tema TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju Sejahtera Dan Demokratis, sesuai dengan tema-nya, TMMD ke-103 bertujuan untuk membentuk kesejahteraan dan pemahaman demokrasi kepada masyarakat.

“Nanti akan diwadahi dalam materi-materi non fisik yang akan disampaikan di sana. Kalau sasaran fisiknya, saya rasa menyangkut bagaimana mempercepat pembangunan, bagaimana membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana tercantum dalam sasaran-sasaran fisik dan itu sudah terencana, terkoordinir, terpadu dan terkoordinasi dengan kepentingan masyarakat di sasaran TMMD,” jelas Kasad.

Kasad menambahkan, upaya sinergitas program TMMD dengan program Kemenpora tahun ini, dilakukan upaya komitmen membangun bangsa dan negara terutama di pedesaan daerah tertinggal maupun terisolir.

“TMMD merupakan cara TNI AD ikut membangun Bangsa dan Negara bersama komponen-komponen bangsa terutama pada hal yang belum tersentuh dalam program pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, lembaganya berkomitmen untuk mendukung kegiatan TMMD, sebagai nawacita Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan pembangunan dari desa-ke desa.

“Kita mendukung TMMD untuk membangun desa sebagai pondasi bagi Indonesia,”kata Mendagri dalam amanatnya .

Walikota pada kegiatan ini didampingi oleh Ketua DPRD Tomohon Ir. Miky J.L Wenur, Dandim 1302 Minahasa Jubert Nixon Purnama STh, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan (BPM PK) Ronny Lumowa, Kabag Humas dan Protokol Michael Joseph, S.STP, M.Si.

Hadir dalam Rakornis Mendagri yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik Kemendagri DR. Drs. Didik Suprayitno MM, Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi.(/Prise)

Jakarta,Sulutnews.com - Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) M Aminuddin menilai, tokoh intel legendaris tiga zaman Suripto adalah seorang intel pemikir, karena dia piawai dalam menganalisis data dan informasi terkait berbagai isu yang menyangkut kepentingan publik.  

Dalam bedah buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” di Jakarta, Rabu, (15/08) Aminuddin mengemukakan, Suripto yang kini menginjak usia 82 tahun masih rajin menuangkan gagasan dan pemikirannya secara cerdas dan lugas di media massa, baik di bidang politik dan ekonomi maupun sosial-budaya. 

Selain Aminuddin, acara bedah buku Suripto itu juga menghadirkan narasumber Ekonom Senior Dr Ichsanuddin Noorsy dan Direktur Pasca Sarjana Universitas As-Syafiiyah Jakarta Prof Dr Zainal Arifin Hoesien dengan moderator wartawan senior LKBN ANTARA, Theo Yusuf MS.

Dalam bedah buku yang didahului dengan peluncuran buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” itu Direktur ISDS juga mengapresiasi terbitnya buku yang dinilainya mencerahkan di bidang politik, ekonomi, dan sosial-budaya itu.

 “Buku ini sebagian berangkat dari pengalaman pribadi Suripto tentang apa yang dilihat dan dirasakannya secara langsung selaku seorang intel di era Orde Lama dan Orde Baru serta era Reformasi,” katanya.

Buku itu juga dinilainya banyak menyajikan informasi langka bagi publik Indonesia seperti menyangkut konspirasi dan gerakan rahasia  Zionisme dan Freemasonry yang ternyata telah lama berkembang di Indonesia.

Sementara itu Ekonom Ichsanuddin Noorsy mengemukakan, buku Suripto itu juga menyoroti peristiwa-peristiwa konspiratif dan besar terkait perang ekonomi-politik Internasional seperti soal Arab Spring dan  mengapa pemimpin Libia Muammar Khadafi jatuh.

Kendati mengapresiasi, Ichsanuddin juga mengkritisi sistimatika buku tersebut. “Beberapa ulasan senada sebaiknya cukup dijadikan satu bab bahasan saja. "Misalnya bahasan Zionisme dan Freemasonry cukup disatukan dalam satu bab," ujarnya.

Sementara itu Prof Dr Zainal Arifin Hoesien berpendapat bahwa buku tersebut bukan diperuntukkan sebagai buku ilmiah, tetapi merupakan buku refleksi Suripto sebagai seorang intel yang kini menjadi pengamat intelijen itu terkait aneka peristiwa besar nasional dan kebijakan pemerintahan.

"Karena bersifat reflektif, buku ini didapat dari apa yang dia rasakan, diamati dan disimpulkan. Misalnya soal penerapan sistem demokrasi yang sudah mapan. Dalam refleksi Suripto ternyata demokrasi yang berjalan adalah demokrasi transaksional yang dipertontonkan elit politik dan para saudagar,” katanya.

Zainal juga mengapresiasi sikap Suripto yang mengkritisi penegakan hukum di Indonesia yang dinilainya masih lemah dan terkesan tebang pilih, padahal penegakan hukum sangat penting untuk menghindari adanya “public distrust” (ketidakpercayaan publik).(/SMSI)

Jakarta, Sulutnews.com - Suripto, mantan intel di era Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi yang kini dikenal sebagai pengamat intelijen akan meluncurkan buku berjudul “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” pada 15 Agustus 2018 di Jakarta.

Ketua Panitia Peluncuran Buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” yang juga Ketua Tim Editor buku tersebut, Aat Surya Safaat, Selasa di Jakarta mengemukakan, peluncuran buku pengamat intelijen itu akan dilanjutkan dengan acara bedah buku. 

Bedah buku itu sendiri akan menghadirkan tiga narasumber, yakni Ekonom Senior Dr Ichsanuddin Noorsy, Direktur Pasca Sarjana Universitas As-Syafiiyah Jakarta Prof Dr Zainal Arifin Hoesien, dan Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) M Aminuddin.

Aat juga menjelaskan, buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” itu berisi gagasan dan pemikiran Suripto terkait isu-isu aktual dan relevan di bidang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan internasional.

Buku dengan isi lebih dari 300 halaman itu juga berisi testimoni tentang figur dan kiprah Suripto dari tokoh nasional, yakni dari mantan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ustadz Hilmi Aminuddin dan dari pengusaha dan tokoh masyarakat Sumatera Utara, H Anif.

Tokoh lain yang memberikan kesaksian yaitu salah satu tokoh buruh Arif Minardi dan mantan Menteri Kehutanan di era Presiden Abdurrahman Wahid yang juga pernah menjadi Walikota Depok dua periode (2006-2011 dan 2011-2016), Nurmahmudi Ismail. 

Salah satu kesan menarik disampaikan oleh Ustadz Hilmi Aminuddin, yakni bahwa Suripto adalah tokoh pemberani dan intel sejati. Betapa tidak, Suripto dengan berani mengantarkan bantuan senjata secara langsung kepada para pejuang Muslim Bosnia yang tengah dikepung tentara Serbia di tahun1990-an.

Mengutip Suripto, Aat juga menjelaskan, pemikiran-pemikiran yang dituangkan dalam buku tersebut dapat mengkristal berkat bimbingan, gemblengan, dan interaksi yang intensif antara Suripto dengan guru, begawan, tokoh, ustadz, dan ayahandanya sendiri.

Oleh karena itu buku tersebut dipersembahkan Suripto untuk orang-orang yang dikagumi dan dihormatinya itu sebagai kenang-kenangan dalam perjalanan hidupnya yang sudah mencapai lebih dari delapan dekade.

Dalam buku tersebut juga ada kata pengantar dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Anies berkenalan dengan Suripto di tahun 1992 saat ia kuliah dan aktif di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Anies baru tahu belakangan bahwa Suripto adalah seorang intel. Keduanya sering berdiskusi selama berjam-jam, dan mereka mempunyai kesamaan dalam pemikiran, termasuk dalam melihat bagaimana Indonesia ke depan.

Kesan Anies, Suripto adalah figur pemberani yang penuh dengan pengalaman dalam pergerakan. Bila ditengok perjalanan hidupnya, Suripto sudah memimpin gerakan mahasiswa sejak awal 1960-an, jauh sebelum Anies lahir.(*SMSI)