Foto : Sekprof Edwin Silangen saat memimpin Rapat bersama Triyono J Kanan Kepala Balai Jalan Nasional XV Sulawesi. Rapat Selasa 28 Mei 2019 dikantor Gubernur Foto : Sekprof Edwin Silangen saat memimpin Rapat bersama Triyono J Kanan Kepala Balai Jalan Nasional XV Sulawesi. Rapat Selasa 28 Mei 2019 dikantor Gubernur

Usulan Gubernur Sulut Agar Jalan Tol Manado-Bitung Dipakai Selama Lebaran 29-11 Mei Disetujui Menteri PU

Written by  Fanny Waworundeng May 28, 2019

Manado, Sulutnews.com - Sekprov Sulut Edwin Silangen mengatakan mulai 29 Mei hinga 11 Mei 2019 Jalan Tol Manado Bitung akan dipakai untuk umum secara gratis selama arus mudik lebaran Idul Fitri. Hal itu dikatakan Sekprov kepada Sulutnews.com Selasa 28 Mei 2019 dikantor Gubernur usai rapat bersama Triyono J Kepala Balai Jalan Nasional XV Sulawesi George M dari Jasa Marga danĀ  Kepolisian Dinas Perhubungan dan Karo Pembangunan Edwin Kindangen .

Menurut Silangen pengunaan Jalan Tol Manado Bitung selama lebaran itu atas permintaan Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada Kementerian PU dan Jasa Marga. Jadi ini usulan Gubernur karena peduli kepada rakyat Sulut dalam rangka kelancaran arus mudik selama lebaran Idul Fifri. Saat Natal dan Tahun Baru 2018 juga sudah difungsikan. Sekprov berharap masyarakat manfaatkan ini namun harus ikut aturan di Jalan Tol dan aturan lalu lintas.

Mentri PU restui permintaan Gubernur, ini yang kami bangakan karena Gubernur peduli dengan rakyat. Sementara itu Triyono J Kepala Balai Jalan Nasional XV Sulawesi mengatakan dari 39 km panjang Jalan Tol yang akan dibuka fungsional mulai hari ini 29 Mei hing 11 Mei itu hanya 18 km di Pintu Masuk Airmadidi hinga Manembonembo Bitung. Untuk jam buka jam 08.00 wita atau jam delapan pagi hinga jam 17.00 wita jam lima sore. Dan dari arah Manado ke Bitung dibuka 29 Mei hinga 6 Juni. Sementara arus balik dari Bitung Ke Manado 7 Juni hinga 11 Juni. Kendaraan yang masuk itu hanya kendaraan kecil kelas satu. Truk besar, bus besar, motor tidak bisa termasuk. Jadi masyarakat harus ikut aturan.

George M dari Jasa Marga sebagai pengelola jalan Tol Manado Bitung mengatakan kecepatan kendaraan hanya 40 km perjam karena belum ada rambu rambu lalu lintas dan lampu jalan serta jalan tol ada gelombang sedikit, jadi warga harus hati hati karena bisa terjadi kecelakaan yang kita tidak inginkan.

Pihaknya bersama Kepolisian akan menyiapkan patroli dan ambulance serta aparat yang akan memantau jalan Tol tersebut. Sekitar 2.000 kendaraan yang akan memanfaatkan jalan Tol selama arus Mudik.

Sementara itu Satuan Kerja Satker Jalan Tol Sigi mengatakan jalan tol yang dibangun sejak beberapa tahun lalu rencana akan rampung Oktober 2019.Dan investasi sekitar Rp 7 triliun termasuk Rp 1 triliun untuk pembebasan lahan. Jalan Tol ini untuk menunjang ekonomi dan KEK serta Pelabuhan Bitung kedepan.(/Fanny)