Politisi Sulut Berebut 2.500 Jatah Kursi DPD, DPRD Sulut dan DPRD Kabupaten Kota

Written by  Josh Tinungki Jul 06, 2018

Manado, SulutNews.com - Proses Pemilu 2019, kini memasuki tahapan pendaftaran bakal calon (bacalon). Komisi Pemilihan Umun (KPU) selaku lembaga penyelenggara telah membuka pendaftaran calon yang ingin berpatisipasi lewat lembaga DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten Kota, mulai 4 - 17 Juli 2018 dan segera berlomba berebut jatah kursi 2.500 yang disiapkan.

Terkait hal tersebut Ketua KPU Sulut Adiles Mewoh mengatakan, tidak ada perpanjangan waktu untuk tahapan pendaftaran, sehingga diingatkan bagi bakal calon segera mendaftar untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan uang sudah ditetapkan." Bagi pendaftaran Anggota DPRD Propinsi dan Kabupaten harus oleh Ketua Partai politik, tidak bisa perorangan, dalam artian yang mendaftarkan ke KPU Harus Ketua Parpol," jelas Mewoh.

Juga kata dia, sebagaimana syarat pencalonan, untuk DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten  Kota harus sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan keterangan dari Rumah Sakit, maksimal telah berumur 21 tahun saat penetapan Daftar Calon Tetap tanggal 20 September 2018,

soal domisili tidak mempengaruhi yang penting warga negara Indonesia, berijazah minimal SMA Sederajat, wajib dilegalisir, juga tidak sedang atau pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan hukum tetap paling tinggi 5 tahun, bukan mantan terpidana Bandar Narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, dan terpidana korupsi.

"Sebagaimana edaran KPU no. 620 tahun 2018, keterangan pemenuhan syarat calon, harus berdasarkan insyansi terkait yang berkompeten berhubungan dengan keterangan calon, sedangkan untuk Surat Keterangan bebas penyalahgunaan narkotika, harus dari rumah sakit atau dari BNN," tegasnya.

Untuk pendaftaran bakal calon sudah dalam posisi lengkap berkas agar hingga batas waktu oendaftaran ditutup, semua berkas bakal calon tidak lagi ditolak.(Josh Tinungki)