[Keterangan Foto: Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno di dampingi Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut Kombes Gani Siahaan dan Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo, menunjukkan barang bukti senjata api dalam konferensi pers terkait pengungkapan penyelundupan senjata api di Mapolda Sulut, Jumat 20 Mei 2022] [Keterangan Foto: Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno di dampingi Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut Kombes Gani Siahaan dan Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo, menunjukkan barang bukti senjata api dalam konferensi pers terkait pengungkapan penyelundupan senjata api di Mapolda Sulut, Jumat 20 Mei 2022]

Gagalkan Penyelundupan 8 Pucuk Senjata Api Merek UZI, Polda Sulut Tangkap 2 Pelaku

Written by  Adrianus Pusungunaung May 20, 2022

Manado,Sulutnews.com - Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 8 pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI dan 40 butir amunisi senjata api kaliber 9 mm.

Senjata api dan amunisi ilegal ini berhasil diamankan dari dua orang tersangka masing-masing OM (18) dan FM (22)  warga Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno di damping Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut Kombes Gani Siahaan dan Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo.

"Dalam keterangan pers yang di gelar di gedung tribrata Mapolda Sulut, Jumat (20/5), menerangkan bahwa pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat.

Dimana pada hari minggu tanggal (15/5) sekitar pukul 06.00 WITA, ada informasi dugaan penyelundupan senjata api dan amunisi senjata api tanpa izin.

 

Foto: Senjata api dan amunisi yang berhasil di amankan Polisi.

Dijelaskan Irjen Pol Mulyatno dalam pengungkapan kasus ini, personel Polres Minahasa Utara mengamankan seorang lelaki berinisial OM, di Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

"Setelah dilakukan penggeledahan terhadap lelaki OM, benar saja didapati barang bukti berupa 1 (satu) pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI dan 15 (lima belas) butir amunisi kaliber 9 mm.

Tidak berhenti disitu, Polisi terus melakukan pengembangan, dan pada hari Senin tanggal 16 Mei 2022, setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Kepulauan Sangihe, sekitar pukul 11.30 WITA, personel Polres Minahasa Utara melakukan penangkapan terhadap lelaki berinisial FM, di wilayah Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Lanjut dijelaskan Irjen Pol Mulyatno Kemudian personel Polres Minahasa Utara menuju wilayah Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe. dan sekitar pukul 12.30 WITA dengan disaksikan oleh seorang Kepala Lindongan setempat, dilakukan penggeledahan di rumah lelaki FM, dan ditemukan 25 (dua puluh lima) butir amunisi kaliber 9 mm.

Sekitar pukul 13.30 WITA, personel Polres Minahasa Utara menuju area perkebunan di wilayah Kecamatan Tamako, yang diduga sebagai lokasi penyimpanan senjata api. Dan setelah dilakukan penggalian tanah, ditemukan barang bukti berupa 5 (lima) pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI.

"Kemudian pada hari Rabu, tanggal 18 Mei 2022, sekitar pukul 12.30 WITA, tim gabungan Polda Sulut, Polres Minahasa Utara, dan Polres Kepulauan Sangihe menemukan lagi 2 (dua) pucuk senjata api semi otomatis jenis UZI yang tersimpan di dalam kotak speaker aktif, di rumah seorang warga di wilayah Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, terang Irjen Pol Mulyatno.

Adapun pasal yang di Per sangkakan untuk para pelaku yakni Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api, Amunisi atau Suatu Bahan Peledak Secara Izin yang sah, dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara sementara paling lama 20 tahun, tandas Irjen Pol Mulyatno.

Penulis: ARP