Wapres Buka Sidang Sinode GMIM ke-79

Written by  Fanny Waworundeng Mar 19, 2018

MANADO, Sulutnews.com – Wakil Presiden (Wapres) Dr.(H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia kuat karena adanya banyak perbedaan, baik suku, agama dan etnis. Ini berbeda dengan negara lain, perbedaan itu menjadi kelemahan. tetapi kita justru perbedaan menjadi kekuatan bangsa kita."Jadi kita harus tetap pelihara terus perbedaan dan kemajemukan bangsa,"kata Wapres ketika membuka Sidang Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ke 79 di Grand Kawanua Manado Senin (19/03).

Wapres didampingi Ny.Mufidah Yusuf Kalla dan juga turut hadir Mendagri Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang juga selaku Ketua Panitia, Wakil Gubernur Steven Kandow dan Ketua DPRD Andre Angow, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesa Pdt Dr Ny H. Lebang dan sekitar 3.000 peserta dan undangan. Sidang ini untuk memilih pengurus Sinode GMIM periode empat tahun mendatang.

Wapres mengatakan, dalam ajaran agama apapun semuanya mengajarkan yang baik dan kedamaian. Karena itu, kita berharap dengan kedamaian kita terus maju dan tetap menjaga persatuan. Gereja memiliki peran penting dalam memajukan bangsa ini karena adanya pesan kedamaian dan persaudaraan.

Ia memuji kerukunan di Sulut yang sejak lama berlangsung. Bahkan, daerah sekitar Sulut ada  konflik beberapa tahun lalu justru daerah ini tetap aman dan rukun bahkan menerima para pengungsi dari daerah konflik. Ini harus dipertahankan terus.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey selaku Ketua Panitia mengatakan, Sidang Sinode GMIM tahun ini berjalan sukses karena peran semua pihak. Dan GMIM  memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah daerah terutama  memajukan daerah dengan mengurangi kemiskinan. Tinginya pertumbuhan ekonomi daerah ini hingga 6,32 persen tahun lalu karena peran gereja didalamnya besar. GMIM sangat banyak mendukung pemerintah. Ia berharap pemilihan berjalan lancar dan sukses. (/Fw).

Last modified on Tuesday, 20 March 2018 04:45
kasdam13_medeka1.jpg