Boltim

Boltim (223)

Boltim,Sulutnews.com - Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oscar Manoppo SE MM, secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2020, lewat rapat paripurna yang diselenggarakan oleh DPRD Boltim, pada Rabu (31/03).

Rapat paripurna ini, Dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Meidy Lensun, serta dihadiri oleh para anggota DPRD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Boltim.

Pada kesempatan itu, Wabup saat membacakan sambutan Bupati mengatakan, aspek-aspek Pemerintahan Daerah yang tertuang dalam LKPJ tahun 2020 ini, telah disusun secara komprehensif, mendasar sekaligus mengandung informasi yang mudah dipahami, kemudian dibahas secara internal sesuai dengan tata tertib DPRD Boltim, untuk ditetapkan melalui keputusan DPRD yang memuat saran, masukan dan koreksi terhadap penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan dalam kurun waktu satu tahun.

"Realisasi penggunaan anggaran berdasarkan program dan kegiatan kebijakan umum pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang termuat dalam draft LKPJ ini yakni realisasipenggunaan anggaran sebelum adanya audit BPK," kata Wabup.

Wabup juga menerangkan, terkait hasil tindak lanjut rekomendasi DPRD sebagaimana ketentuan pasal 15 dan pasal 16 huruf C peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2019, tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan oemerintahan daerah, disebutkan bahwa ruang lingkup LKPJ merupakan hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan, dan menjadi kewenangan Pemerintah Daerah. Didalamnya termasuk tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun anggaran sebelumnya.

Adapun persentase pendapatan APBD Boltim tahun anggaran 2020 yakni, PAD 73,50 persen dari target anggaran. Pendapatan transfer dari pemerintah pusat 98,99 persen dsri target, serta pendapatan daerah yang sah sebesar 101,61 persen.

"Untuk alokasi belanja mencapai 121,15 persen dari total belanja, sedangkan realisasi belanja mencapai 116,17 persen dari total alokasi belanja," tutupnya. (Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Polres Bolaang Mongondow Timur melalui Sat Reksrim Polsek Urban Kotabunan melakukan pengungkapan salah satu pelaku pencurian motor (curanmor) di wilayah hukum Polres bolmong selatan  tepatnya di Desa Popodu Kecamatan Bolaang Uki.

Berdasarkan Laporan Polisi LP/28/III/SULUT/SPKT/RES-BOLSEL, FA Alias Fik warga Desa Tumbak Kecamatan Posumaen Kabupaten Minahasa Tenggara yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan merupakan Residivis pelaku curanmor berhasil ditangkap anggota Sat Reskrim Polsek Urban Kotabunan di Dua jalur Desa Tutuyan.(31/03)

Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) AKBP Irham Halid SIK mengatakan, pengungkapan berdasarkan koordinasi antara Polres Bolmong Selatan dengan anggotanya.

"Pada  Tanggal 11 Maret 2021 Satuan Reskrim Polres Bolmong selatan datang di Polsek Kotabunan guna koordinasi dengan Polsek Kotabunan terkait pencarian Tersangka Curanmor FA Alias Fik yang di duga melarikan diri ke daerah Kotabunan" Kata kapolres saat dikonfirmasi diruangan.

Lanjutnya juga, pada hari selasa Tanggal 30 Maret 2021 Pukul 15.30 Wita anggotanya mendapatkan informasi terkait keberadaan tersangka diwilayah Hukum Polres Boltim.

"Saat mendapat informasi anggota langsung berkembangkan dan mendapatkan hasil, tersangka sedang mengendarai kendaraan bermotor roda dua di jalur dua Desa Tutuyan kemudian dilakukan penangkapan tanpa ada perlawanan dari tersangka, kemudian tersangka langsung diamankan ke Polsek Urban Kotabunan," ungkapnya

Mantan Kasubdit Tipidter Dit Krimsus Polda Sulut juga menambahkan, pada saat anggota melakukan pengembangan HR Alias Har juga berhasil diamankan di wilayah Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.

"Satu orang juga kita amankan dari hasil pengembangan perannya turut serta dalam transaksi jual beli motor hasil pencurian," tambahnya.

Lanjutnya, anggotanya langsung membuat berita acara untuk penyerahan tersangka dengan barang bukti.

"Hasil pengembangan tersangka tidak ada TKP di Wilayah Hukum Polres Boltim, saya langsung perintahkan anggota saya untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Polres Bolsel guna proses hukum selanjutnya," tutupnya.(Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Kepolisian resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali mengamankan ratusan liter minuman keras jenis captikus siap edar. Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK dalam konfrensi persnya menyampaikan, pengungkapan miras jenis cap tikus ini dilakukan oleh anggota Sat Reskrim Polres Boltim pada hari Sabtu 27 Maret 2021 sekira pukul 08.30 WITA dengan TKP di desa tutuyan.

Menurut keterangan Kapolres, anggota Sat Reskrim Polres Boltim mendapatkan informasi bahwasanya di desa Tutuyan ada beberapa warga masyarakat dari desa dodap yang datang membeli minuman keras jenis Cap Tikus di rumah terduga SK sehingga dilakukan penyelidikan.

"Saat dilakukan penyelidikan berhasil ditemukan di rumah saudara SK alias Setly berupa 1 galon besar yang berisi 25 liter minuman keras jenis Cap Tikus dan 18 kantong plastik," kata Kapolres Irham Halid, Senin (29/03).

Kapolres juga menjelaskan, miras jenis cap tikus masing-masing dibungkus dalam kantong plastik ini berisikan 12,5 liter sehingga total keseluruhan Cap Tikus yang diamankan oleh Polres Boltim sebanyak 316 liter.

"Tersangka berhasil diamankan, kita kenakan peraturan daerah provinsi Sulawesi Utara nomor 4 tahun 2014 tentang pengendalian dan pengawasan minuman keras pasal 32 ayat 1 dengan sanksi 3 bulan penjara dan denda Rp50 juta," jelas Irham Halid.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat menjelang bulan suci ramadhan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Boltim.

"Pada kesempatan ini juga kami berharap kepada warga masyarakat mari sama-sama kita menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah kabupaten Bolaang Mongondow Timur," tutupnya. (Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Bupati Bolaang Mongondow Timur( Boltim) Sam Sachrul Mamonto S.sos meninjau lasung halaman, serta ruangan-ruangan yang berada di kantor bupati. Bupati geram melihat sampah yang berserakan di halaman maupun yang berada di depan ruangan-ruangan yang berserakan, terutama yang berada  di depan ruangan bagian Organisasi dan Kemasyarakatan (Kesra). Kamis (25/03).

Bupati pun tegerak lasung memungut sampah-sampah yang berserakan di depan ruangan bagian kesra.

"Saya paling tidak suka melihat sampah-sampah yang berserakan seperti ini, bagi mana para ASN beta di kantor sedangkan sampah berserakan seperti ini, seharusnya ruangan maupun depan ruangan itu harus bersih, agar kita bisa Beta ataupun berlama-lama di kantor," kata Bupati pada saat berjalan-jalan sambil meninjau kantor Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga, lasung meninjau mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang terparkir dihalaman belakang kantor Bupati.

Dalam pantawan media ini, Bupati Sam Sachrul Mamonto S.sos di dampingi lasung Staf Khusus Fiko Onga, Asisten 1 Priyamos, Plt Asisten II Mr Alung, Kaban Bapelitbangdal Ikhsan Pangalima, Kepala Dinas Pariwista Rizky Lamaluta, Kasat Pol PP Saprudin Mokoagow. (Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Kepolisian resor (Polres) Bolaang mongondow timur (Boltim) mengungkap kembali peredaran minuman keras (Miras) jenis captikus, tanpa izin di wilayah hukum Polres Boltim, Kapolres Boltim, AkBP Irham Halid SIK mengatakan, pengungkapan peredaran miras jenis captikus dilakukan pada Sabtu 20/03/2021. Sekitar pukul jam 1.30 pada saat anggota kami dilapangan.

" Jajaran Reskrim kami yang dipimpin lausng oleh Kanit Opsnal AIPDA Alen Kumajas, dalam melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan pada saat melaksanakan patroli berskala besar, anggota kami telah mendapatkan informasi bahwa bila salah satu wilayah di Boltim, yaitu kotabunan selatan mengedarkan miras jenis captikus tanpa dosertai dengan dokumen izin yang sah," ungkap Kapolres pada Selasa (23/03) dalam konferensi pers-nya.

Lanjutnya juga, anggota kami Lasung menuju ke TKP yang diinformasikan, didapati ada 6 gelon Miras jenis captikus yang berkadar 40% dikediaman saudara JM dengan barang bukti 6 gelon Miras jenis captikus.

"Barang bukti kami Lasung amankan ke polres Boltim, untuk lakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan saudara JM. Pasal yang dikenakan 32 ayat 1 peraturan daerah nomor 4 tahun 2014 tentang pengendalian dan pengawasan minuman keras (Miras) diwilayah provinsi Sulawesi Utara (Sulut), ancaman hukuman 3 bulan kurungan serta denda sebesar 50 juta rupiah," terang Irham Halid.

Keterangan yang diperoleh disampaikan oleh saudara JM bahwa, bersangkutan telah melakukan aktivitas pengedaran minuman keras jenis captikus sudah sekitar 9 bulan,

"Hasil dari keuntungan yang diperoleh dari penjualan minuman keras ini digunakan untuk membiayai kehidupan serta keluarganya," tutupnya. (Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Kepolisian rеѕоr (Pоlrеѕ) Bоlааng Mongondow Tіmur (Bоltіm) mengimbau kepada wаrgа mаѕуаrаkаt Bоltіm аgаr ѕеlаlu wаѕраdа tеrhаdар kеndаrааn ѕереdа motornya. Hal ini disampaikan Kароlrеѕ Boltim, AKBP Irhаm Halid SIK., usai mеlаkukаn konferensi реrѕ аtаѕ kejadian реnсurіаn ѕереdа motor bеbеrара waktu lаlu. Senin (22/03)

"Pаdа kesempatan іnі ѕауа Kароlrеѕ Bоltіm memberikan hіmbаuаn kepada wаrgа mаѕуаrаkаt tеrkаіt dengan kejadian ini. Sауа mеngаjаk supaya kіtа ѕаmа-ѕаmа bеrhаtі-hаtі mаwаѕ dіrі. Tеоrіnуа аdаlаh tіndаk ріdаnа atau kejahatan іtu terjadi kаrеnа аdа nіаt dаn kesempatan," ucap Kapolres.

Kароlrеѕ juga mеnуаmраіkаn kераdа warga mаѕуаrаkаt kеtіkа mеnіnggаlkаn rumаh аtаuрun mеnіnggаlkаn kеndаrааn bermotor аgаr ѕеbіѕа mungkin dіkunсі menggunakan kunci gаndа.

"Ketika meninggalkan rumаh jаngаn dаlаm kоndіѕі tidak terkunci. Wаjіb dіkunсі rumаh, bеgіtu jugа kendaraan уаng mungkіn раdа ѕааt kіtа pergi berbelanja, ketika parkir jаngаn lupa untuk kunci kеndаrааn. Kаlаu реrlu kunсіnуа bеrlаріѕ аgаr mеnуulіtkаn аtаu mеnutuр ruang bаgі раrа pelaku реrаmроk untuk mеlаkukаn kejahatan аtаu реlаnggаrаn іtu," tutuр Kароlrеѕ. (Iki)

Boltim,Sulultnews.com - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (Malintang) mendatangi gedung DPRD Boltim, pada senin (22/03/).

Kedatangan Aliansi Malintang ini dengan maksud melakukan aksi damai dan dialog menuntut hak atas tanah masyarakat di lingkar tambang kotabunan dan bulawan bersatu.

Koordinator aksi damai Malintang, Marten Moha menyampaikan maksud kedatangan warga Malintang menuntut hak atas tanah yang dibayar pihak perusahaan tambang emas PT. Arafura Surya Alam (ASA) hanya berkisar Rp.20.000 permeter.

Selain itu, ada beberapa tuntutan yang dibawa masyarakat aliansi pemerhati lingkar tambang yang merupakan kewajiban pihak perusahaan yang dalam hal ini PT. ASA sebagai pertanggung jawaban atas hak masyarakat.

Aksi damai ini pun diterima langsung oleh Ketua dan 1 anggota DPRD Boltim dan meminta 20 perwakilan warga Malintang untuk berdialog di dalam gedung DPRD Boltim.

Pantauan media ini dialog Masyarakat pemerhati lingkar tambang bersama anggota DPRD Boltim tengah berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan.(Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oscar Manoppo, pada Jumat (19/03), resmi membuka konsultasi publik dalam rangka penyusunan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 – 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di aula lantai III kantor Sekretariat Daerah (Setda) Boltim.

"Penyelenggaraan forum ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dari seluruh jajaran pemerintah terhadap pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Untuk itu, Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah," ujar Wabup saat membacakan sambutan Bupati.

Lanjutnya, penyelenggaraan konsultasi publik ini merupakan tindak lanjut dari tahapan yang telah dilaksanakan sebelumnya, sebagai rangkaian tahapan awal proses penyusunan rancangan dokumen perencanaan pembangunan daerah lima tahunan.

"Untuk itu perlu diingatkan agar dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan, terlebih dahulu dipahami mekanisme dan prosedur yang ada sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Wabup.

Ditegaskannya, dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah, agar fokus pada penyelesaian masalah, serta melakukan berbagai inovasi untuk pencapaian program visi-misi daerah Boltim.

"Laksanakan sinkronisasi program melalui mekanisme perencanaan sektoral dan teritorial dengan baik. Terakhir laksanakan tertib administrasi perencanaan melalui optimalisasi pencapaian indikator sasaran,  yang bermuara pada target akhir baik perencanaan pembangunan jangka menengah daerah Boltim," tegas Wabup.

Diketahui, agenda ini diselenggarakan Bapelitbangda Boltim ini. Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Sonny Warokka, para asisten, pejabajat eselon II, utusan/perwakilan peserta dari tiap-tiap SKPD, staf khusus Bupati, serta menghadirkan beberapa narasumber. (Iki)

Foto: Kapolres Boltim AKBP Irham Halid saat melakukan konferensi pers

Boltim,Sulutnews.com - Kepolisian resor (Polres) Bolaang mongondow timur (Boltim) mengungkapkan peredaran ratusan liter minuman keras (Miras) jenis captikus di wilayah hukum Polres Boltim. Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK mengatakan, pengungkapan peredaran miras captikus jenis cakram ini berdasarkan informasi yang diterima Reskrim Polres boltim dari masyarakat pada hari Selasa kemarin tanggal 16 Maret 2021 pukul 23.30 Wita atau 11.30 malam.

"Jajaran Reskrim kami yang dipimpin oleh Kanit Opsnal AIPDA Alen Kumajas mendapatkan informasi dari warga masyarakat bahwa ada kendaraan jenis pick up yang dicurigai masuk ke desa tutuyan Kecamatan tutuyan, dengan membawa miras Cap Tikus," ungkap Irham Halid, pada Rabu (17/03) dalam konferensi pers-nya.

Lanjutnya, satuan Reskrim kemudian bersama-sama dengan perangkat desa melakukan penggeledahan di salah satu rumah yang dicurigai milik dari saudara MS yang kemudian ditemukan barang bukti di dalam rumahnya.

"Ada 23 galon berisi penuh minuman keras Cap Tikus jenis cakram. Sehingga miras ini langsung diamankan oleh tim opsnal kami dan dibawa ke Mapolres bersama dengan yang diduga tersangka untuk proses selanjutnya," terang Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, berdasarkan peraturan daerah Sulawesi Utara nomor 4 tahun 2014 terkait dengan pengawasan terhadap minuman keras pasal 32 ayat 1 dikenakan denda sebesar 50 juta ataupun paling lama Pidana kurungan 3 bulan. Dari hasil penelusuran Polres Boltim, berdasarkan keterangan dari yang diduga tersangka asal barang ini dari daerah motoling Minahasa Selatan dan rencananya miras ini akan didistribusikan atau akan diperdagangkan di wilayah tutuyan dan kotabunan.

"Harga per galon nya ini setelah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan disampaikan berkisar antara Rp450.000 sampai dengan Rp500.000 nantinya pada daerah pemasaran tutuyan ataupun kotabunan akan diecer dengan kemasan per 600 ml atau dalam kemasan botol mineral dijual seharga 20 sampai Rp25.000 per kemasan botol," tambahnya.

Adapun kadar alkohol captikus jenis cakram ini 40% dan jika dibakar dengan korek api akan berwarna biru.

"Ini upaya yang kita lakukan sebagai bentuk untuk mencegah peredaran miras dan penyalahgunaan minuman keras di wilayah hukum Polres Boltim sebagai Akar masalah, karena berapa tindak pidana yang terjadi di wilayah kami di antaranya kasus-kasus seperti penganiayaan yang dilatarbelakangi para pelaku ini didahului sudah mengkonsumsi minuman keras Cap Tikus," tutup Kapolres. (Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Beberapa wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Bolaang mongondow timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti vaksinasi tahap pertama di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim,pada  Rabu (10/03) siang.

Sejumlah wartawan baik media cetak maupun media online ini menjalani vaksin sebagai bentuk dukungan pencegahan Corona Virus Disease atau Covid-19 di wilayah kabupaten Boltim. Tak hanya para wartawan, unsur TNI Polri juga mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dipimpin langsung Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK pada pekan lalu.

Rifki Palengkahu, Wartawan Sulutnews.com mengaku, lega usai divaksin Covid-19 yang dicanangkan Pemerintah. Ini merupakan pencegahan dini apalagi sebagai wartawan yang selalu berinteraksi dengan publik.

"Sebagai wartawan yang aktif turun liputan, menjadi keharusan untuk mengikuti vaksin, ini juga mendukung program pemerintah dalam mencegah wabah Covid-19," ungkap Palengkahu.

Senada juga dikatakan Randi Manangin wartawan Harian Bolmong Raya, ia mengatakan, vaksin sangat penting apalagi untuk kalangan wartawan.

"Profesi wartawan mempunyai mobilitas tinggi yang tentu sangat rentan terpapar Covid-19. Sehingga, wartawan perlu dilakukan vaksin," tuturnya.

Menurutnya, jika mengikuti prosedur vaksin dari pemerintah aman bagi penerima vaksin.

"Usai divaksin, tidak menimbulkan gejala. Nanti, kami kembali divaksin pada tahap dua, dua pekan depan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi menyampaikan, vaksinasi kali ini bagi anggota TNI/Polri dan wartawan.

"Vaksin gratis. Dan penyuntikan vaksin dilakukan dua kali," singkat Eko Marsidi.

Adapun jumlah vaksin dilakukan pertama pada 5 Maret 2021 sebanyak 14 orang, ditunda 4 orang.  Vaksin kedua 8 Maret 2021 sebanyak 14 orang dan pada 9 Maret 2021 sebanyak 28 orang dan ditunda 2 orang.

"Untuk hari ini belum dihitung, nanti setelah vaksinasi selesai kita berikan jumlah totalnya," tutup Kadis Kesehatan. (Iki)