2021 Pemkab Boltim Prioritaskan Penanganan Covid-19

Written by  Dec 02, 2020

Boltim,Sulutnews.com - Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), akan menjadi program prioritas tahun 2021. Selasa (2/12)

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, Sonny Waroka, ia mengatakan, melihat kondisi di lapangan terkait Covid-19 yang hingga kini penyebarannya masih terus berlanjut, maka pihaknya juga tak pernah berhenti melakukan berbagai upaya guna menekan angka terinfeksi virus ini. Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni, memasukkan program penanganan Covid-19 pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Boltim tahun 2021.

"Tetap kita anggarkan bahkan sudah masuk program prioritas 2021," ungkap Waroka.

Meski tidak menyebutkan dengan pasti jumlah anggaran yang digelontorkan dalam APBD tersebut, namun dirinya memastikan penanganan Covid-19, akan menjadi program prioritas Pemda Boltim di tahun 2021.

Lanjutnya, untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19 itu, tidak hanya dalam bentuk kebutuhan medis. Tapi mencakup sebagian besar jaringan pengaman sosial.

"Jadi bukan hanya kebutuhan medis, tapi bantuan sosial yang terdampak juga masuk dalam program penanganan Covid-19 di tahun 2021," terangnya.

Disinggung soal pagu anggaran tahun 2021, dirinya mengaku bahwa terjadi penurunan drastis, dimana sesuai pembahasan awal mencapai Rp 693 miliar turun menjadi Rp 551 miliar. Ia menyebutkan, menurunnya pagu anggaran tersebut lantaran Covid-19 yang memicu rendahnya pendapatan negara.

Disisi lain, beban anggaran daerah terus mengalami peningkatan, terutama pada anggaran belanja pegawai.

"Saat ini kita ketambahan 88 CPNS yang tentu gaji harus terakomodir secara anggaran, belum juga tunjangan ASN (Aparatur Sipil Negara) lulusan 2018 yang juga harus terakomodir di 2021. Selain itu, penanganan Covid-19 juga menjadi program yang harus dianggarkan," ujarnya.

Ia juga mengatakan, Pemkab Boltim terus berupaya menjadikan penanganan Covid-19 sebagai program prioritas pada tahun anggaran 2021.

"Tinggal kita maksimalkan anggaran yang ada. Program langsung masyarakat harus tetap terakomodir," tutupnya. (Iki)