2401_banner.jpg
3110_banner_dinas_perumahan.jpg

Bupati Bolmut Depri Pontoh Melaporkan Total Tingkat Kerugian Paska Banjir Bandang Dan Longsor Kabupaten Bolmut

Written by  Gandhi Goma Mar 07, 2020

#Wakil Gubernur Sulut Menyatakan Resmi Bencana Alam Di Bolmut Masuk Katagori "Darurat Bencana"

Sankub, Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. H. Depri Pontoh didepan media massa cetak, media online, serta media elektronik melakukan konferensi pers di Ruang Camat Sangkub guna melaporkan dampak kerugian paska banjir bandang dan longsor yang terjadi di empat kecamatan, 53 desa. Sabtu (07/03/2019).

Bupati Bolmut melaporkan dampak kerugian paska bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada hari hari Rabu (04/03/2020) Jam 02.00 dini hari, telah terjadi di 52 Desa di 4 wilayah Kecamatan, diantaranya Kecamatan Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur dan Bolangitang Barat.

Adapun korban jiwa akibat bencana berjumlah 2 orang yang hanyut terbawa arus, salah satunya telah ditemukan jasadnya oleh Tim Basarnas pada Kamis (05/03/2020) dan korban lainnya masih dalam pencarian tim.

Lebih lanjut dijelaskan kerusakan dan kerugian akibat bencana banjir dan tanah longsor, diantaranya kerugian perumahan meliputi, rumah permanen rusak berat 1 unit, rumah semi permanen rusak berat 288 unit, rusak sedang 57 unit, dan rusak ringan 6.824 unit.

 

Kerugian infrastruktur meliputi jalan lingkungan sepanjang 2,18 km, gorong-gorong 10 unit, drainase sepanjang 145 m, tanggul jalan 63 m, tanggul sungai (bronjong) 300 m, dan tanggul sungai (talud) 10 m. 

Kerugian ekonomi meliputi, pertanian sawah seluas 1.784,66 hektar, ladang seluas 341 hektar. Kemudian perikanan tambak ikan 17.000 ekor, peternakan sapi 266 ekor, kambing 159 ekor, ayam 1001 ekor, dan perdagangan kios 6 unit.

Kerugian sosial meliputi, kerusakan SD 80 RKB, SMP 48 RKB dan tempat ibadah mesjid 1 unit. Sehingga total keseluruhan nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp. 104.423.661.375,-.

Penanganan dampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bolmut sudah dilakukan Pemerintah Daerah semaksimal mungkin dengan sumber daya yang ada seperti evakuasi masyarakat yang terdampak dan membuat tempat pengungsian, pos bencana, pos pelayanan kesehatan serta dapur umum di Desa lokasi terjadinya bencana.

Memberikan bantuan awal kepada masyarakat berupa sembako makanan siap saji yang langsung didistribusikan baik dari Pemerintah Daerah juga dari bantuan masyarakat Desa tetangga dan relawan-relawan yang peduli atas musibah ini.

Kebutuhan mendesak warga terdampak bencana saat ini berupa makanan siap saji, perlengkapan tidur, air bersih, pakaian bagi korban banjir dan perlengkapan dapur.

Disamping itu, upaya untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor, Pemerintah Kabupaten Bolmut sudah mendatangkan alat berat dan terus berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional wilayah Sulut agar akses jalan Trans Sulawesi dapat segera segera dilalui.

Pemerintah dan masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut yang telah memberikan perhatian serius terhadap kejadian bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bolmut.

Wakil Gubernur Sulut menyerahkan secara simbolis bantuan berupa sembako dan perlengkapan warga, bantuan penerangan jalan umum tenaga surya sebanyak 40 titik senilai Rp. 1.000.000.000, pemasangan listrik gratis 450 watt untuk 50 rumah warga kurang mampu senilai Rp. 135.000.000 dan bantuan alat alkon dari PT. Bank Sulutgo dan PT. Conch.

Kebutuhan masyarakat akan makan, pakaian dan tempat tinggal yang layak harus dipenuhi secara sistematis dan masif. Karenanya, dibutuhkan kebersamaan. Pemerintah punya kewenangan, kekuasaan dan kapasitas, namun yang paling utama adalah rasa empati dari kita semua untuk bersama meringankan beban sesama masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sulut berkomitmen untuk terus mendukung serta mengawal proses rehabilitasi pasca banjir dan tanah longsor, terutama mental dan kepercayaan diri masyarakat untuk bangkit dari bencana.

Dalam konferensi pers di rumah pribadi Ketua DPRD Bolmut Frangky Cendra di Sangkub; Wakil Gubernur Drs. Steven O C Kandow setelah menyaksikan langsung pusat bencana alam banjir bandang dan longsor di empat kecamatan menyatakan bencana alam ini sudah masuk Darurat Bencana Alam, dan memerintahkan kepada Bupati Bolmut untuk segera menyurat resmi ke Pemerintah RI c/q Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin H. Silangen, SE., MS., bersama jajaran, Unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Bolmut Dra. Hj. Ainun Pontoh Talibo, Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, M.AP bersama Wakil Ketua TP PKK Dra. Hj. Siti Safwania Lasena Djenaan, Ketua DPRD Frangky Chendra bersama Anggota DPRD Bolmut, Sekretaris Daerah Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si dan Ketua DWP Bolmut Hj. Fitriana Nani Buhang, SE., serta para pejabat Pemerintah Kabupaten Bolmut. (Gandhi Goma)

Last modified on Sunday, 08 March 2020 08:20

Bolaang Mongondow Utara

Kapolda Sulut Meninjau Langsung Pos Wilayah Perbatasan Team Satgas Covid-19 Sulut Gorontalo.

Kapolda Sulut Meninjau Langsung Pos Wilayah Perbat...

Pinogaluman, Sulutnews.com - Kunjungan Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM di Kabupaten Bola...

Percobaan Perampasan Mobil Di Jalur Dua Kantor Bupati Bolmut.

Percobaan Perampasan Mobil Di Jalur Dua Kantor Bup...

Boroko, Sulutnews.com - Peristiwa percobaan perampasan sebuah mobil Daihasu Terios DB 1740 HB yang d...

Jalan Lintas Trans Sulawesi Perbatasan Sulut dan Gorontalo Resmi Ditutup Sementara.

Jalan Lintas Trans Sulawesi Perbatasan Sulut dan G...

Pinogaluman, Sulutnews-com - Pertemuan resmi antara Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut...

Putra Daerah Bolmut Dari Polda Sulut Meraih Juara 1 MTQ Cabang Qor Qiraatul Qur'an Tingkat Kabupaten Bolmut

Putra Daerah Bolmut Dari Polda Sulut Meraih Juara...

Bolangitang Barat - Sulutnews-com - Brigadir Dua Polisi Rahmat Z Londa, anggota Polda Sulut Direktor...