99 Tahun Budaya Palelat Dilestarikan Masyarakat Adat Bolmut

Written by  Gandhi Goma Nov 07, 2019

Boroko, Sulutnews.com - Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, M.AP memberikan sambutan acara Dialog Budaya Tentang Eksistensi Palelat dalam tradisi memperingat Hari Maulud Muhammad Rasulullah SAW 1441 Huriyah/2019. Bertempat di Hotel Triputra. Kamis (07/11/2019).

Kata Amin Lasena, telah kita ketahui bersama bahwa acara Budaya Palelat yang akan dilaksanakan nanti merupakan tradisi masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang dilaksanakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dimana sebelum perayaan Maulid Nabi, masyarakat akan menyajikan berbagai jenis hidangan, mulai dari kue-kue tradisional. Makanan hasil pertanian dan hasil laut yang dikemas dalam wadah yang besar. Hal ini juga sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Subhanhuwata'alah atas segala segala limpahan rahmatnya di daerah kita cintai ini.

"Kegiatan ini tentu harus dilestarikan, selain karena kegiatan dengan nuansa budaya dan religi, bagi saya kegiatan ini juga merupakan ajang investasi pariwisata serta media publik untuk menjalin kerjasama dan pengembangan komoditas pariwisata sebagai sektor unggulan." Ungkap Lasena.

Menurut Enamety Humokor sebagai Ketua Panitia Dialog Budaya Palelat , kita perlu membangun identitas daerah serta memberikan pemahaman falsafah budaya kepada seluruh kalangan masyarakat. Maka kegiatan dialog ini, kami dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bolmut bekerjasama dengan Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sulawesi Utara Apolos Marisan, S.Sos.

Sumber pemateri dialog budaya Palelat ini berasal dari tokoh-tokoh adat; Ketua Aliansi Adat Bolmut Kamaruddin Babay, S.Pd, pemangku adat Kaidipang Sahlan Tegela, pemangku adat Bintauna Sadli Datunsolang, Ketua Damanda Aman Kaidipang Besar Idris Patadjenu.

Dialog budaya Palelat ini dibuka dan dipandu langsung Apolos Marisan.

"Bolmut adalah daerah yang kaya akan nilai budaya. Begitu banyak nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal dalam masyarakat. Disamping sebagai media budaya positif dalam mengembangkan makanan tradisionil hasil alam Bolmut. Karena itu menjadi harapan pula, bahwa rangkaian kegiatan ini yang akan dilaksanakan tanggal 09-10 November 2019, akan semakin memantapkan  eksistensi Bolmut sebagai salah satu daerah tujuan pariwisata di Sulawesi Utara." Kata Marisan.

Ketua Aliansi Adat Kabupaten Bolmut Kamaruddin Babay dalam presentasi mengungkapkan kembali tentang sejarah tradisi adat budaya Palelat telah dimulai sejak tahun 1920 atau 99 tahun yang telah berlalu, dan perlu diketahui Kabupaten Bolmut memiliki dua kerajaan besar yaitu Kerajaan Kaidipang dan Kerajaan Bintauna. Jika istilah Palelat di Kerajaan Kaidipang Besar, maka  di Kerajaan Bintauna dikenal dengan Ka'abah.

Acara dialog budaya Palelat ini dihadiri Kapolres Bolmut diwakili Kabag Sumda Kompol Ventje Londa, Kepala Kejaksaan Bolmut diwakili Kasie Intel

 Bertho Sohilait, SH.MH, Satuan Perangkat Daerah, pimpinan organisasi masyarakat adat, para camat dan Sangadi (kepala desa). (Gandhi Goma)

Bolaang Mongondow Utara

PT Pos Indonesia Unit Bolangitang Menyerahkan Bansos Tunai

PT Pos Indonesia Unit Bolangitang Menyerahkan Bans...

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - PT Pos Indonesia (Persero) kembali mendapatkan kepercayaan dari P...

Perdaginkop & UKM Bolmut Menggelar Pasar Murah

Perdaginkop & UKM Bolmut Menggelar Pasar Murah

Boroko, Sulutnews.com - Dra. Leida Pontoh,M.Sc selaku Kadis Perdagangan Industri Koperasi & Usah...

Pasien Dimakamkan Di Desa Ollot  Bukan Dampak Covid 19.

Pasien Dimakamkan Di Desa Ollot Bukan Dampak Covid...

Boroko- Sulutnews.com - Terkait pemberitaan seorang warga Desa Ollot Kecamatan Bolangitang Barat yan...

Pemda Bolmut Meraih Opini WTP Ke 4 Kali Dari BPK RI Atas LKPD 2019

Pemda Bolmut Meraih Opini WTP Ke 4 Kali Dari BPK R...

Boroko, Sulutnews.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dibawah kepemim...