Kabupaten Bolmut Masuk Zona Orange Dampak Covid-19.

Written by  Gandhi Goma Jan 14, 2021

Bolmut, Sulutnews.com - Penentuan zona pada daerah-daerah tersebut berdasarkan pada pengumpulan data dan kajian maupun analisis dari tim pakar Gugus Tugas Nasional. Penentuan zona tadi menggunakan indikator-indikator yang secara total terdapat 15 indikator utama, di antaranya adalah Indikator kesehatan masyarakat, yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, dua indikator surveilans kesehatan masyarakat dan dua indikator pelayanan kesehatan.

Dalam Laporan Perkembangan Penanganan Covid-19 sampai pada hari Kamis,14 Januari 2021, dr.  Jusnan C Mokoginta, MARS, Ketua Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dalam konferensi pers membeberkan kembali arti 3T, yaitu Testing (pemeriksaan), Tracing (pelacakan), dan Treatment (pengobatan) terhadap proses penggunaan vaksin Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (nakes) sejumlah 945 orang disetiap 12 Puskesmas dan 1 RSUD Bolmut.

Katanya, "Setelah saya melihat mendengar dan berdiskusi  tentang trend Covid-19 di Kabupaten Bolmut telah meningkat. Saya terlibat langsung penanganan Covid-19, ada 35 terkonfirmasi dan minggu terakhir ada 4 kasus, 1 angka kematian atau sekitar 2,4 %, masih dibawah angka kematian Provinsi Sulut,"

Angka tracing dan treatmen kita lakukan setelah terdeteksi reaktif daln positif dampak Covid-19. Di wilayah Puskesmas Biontong, rapid antigen ada 2 orang positif. Dalam waktu yang sama di Bintauna, ada nakes 4 orang dirapit antigen reaktif, di Puskesmas Boroko jumlah di swabtes 60 orang, positif 2 orang.

Puskesmas Sangkub ada 3 orang. Puskesmas Bintauna Pante 25 orang ada 4 orang reaktif.

Total rapid tes antigen sampai saat ini Jam 15.35  dari 8 orang terkirim, sudah 4 orang positif Covid-19.

Menurut Kepala Seksl Surveilens dan Imunisasi Fitria Stion, SKM, MARS mengatakan pemeriksaan tes screening rapites antigen massal terhadap para nakes dan pengambilan spesimen swabtes ini sudah terdeteksi 8 orang nakes, dan 4 orang nakes sudah positif, 4 orang sedang menunggu konfirmasi resmi dari Kementerian Kesehatan.

Kadis Kesehatan Bolmut dr. Jusnan C Mokoginta, MARS menyatakan sudah bisa diamankan dari 8 orang,

4 orang berdampak positif, 1 kematian. Sesudah itu Bolmut berstatus dari zona kuning ke zona orange dan kita menunggu hasil resmi dari Kemenkes dengan 15 kriteria.

Selanjutnya jika Kabupaten Bolmut masuk level ketiga adalah Zona Oranye atau Risiko Sedang. Secara umum, risiko penyebaran COVID-19 pada level ini tinggi dan potensi virus tidak terkendali.

"Pada level ini, transmisi lokal hingga imported case kemungkinan dapat terjadi dengan cepat. Pemerintah daerah Bolmut harus memantau kluster-kluster baru dan mengontrol pergerakan melalui testing dan tracking yang agresif", ungkap dr. Jusnan Mokoginta, MARS.(/Gandhi)

Bolaang Mongondow Utara

Prestasi Atlit Muda Taekwondo Bolmut Menyabet 7 Medali Emas Dan 2 Perunggu

Prestasi Atlit Muda Taekwondo Bolmut Menyabet 7 Me...

Boroko, Sulutnews.com - Tim Taekwondo Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sukses raih 7 medali emas da...

Sekdes Dan Bendahara Desa Apeng Sembeka Kecamatan Sangkub Dilaporkan Warganya Ke Kejari Bolmut

Sekdes Dan Bendahara Desa Apeng Sembeka Kecamatan...

Boroko, Sulutnews.com - Surat Laporan aspirasi 117 orang warga masyarakat Desa Apeng Sembeka Kecamat...

Bappeda Sulut Meninjau Abrasi Laut, Pintu Gerbang Perbatasan Dan Kelanjutan Pembangunan Jalan Komus Inomunga Bolmut.

Bappeda Sulut Meninjau Abrasi Laut, Pintu Gerbang...

Boroko, Sulutnews.com - Peninjauan Perbatasan Sulut-Gorontalo oleh Bappeda Pemprov Sulut di Desa Ton...

Daging Sapi Dan Cabe Rawit Lokal Semakin Melambung Di Pasaran Bolmut

Daging Sapi Dan Cabe Rawit Lokal Semakin Melambung...

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Ka...