RSUD Bolmut Diduga Menelantarkan Pasien Melahirkan Diundang Komisi I Untuk RDP

Written by  Gandhi Goma Sep 01, 2020

Boroko, Sulutnews.com - Rapat Dengar Pendapat (RPD) Komisi I DPRD Bolmut dengan pihak RSUD Bolmut tentang patut diduga 'penelantaran' pasien melahirkan telah menjadi polemik dan opini berkembang di masyarakat,  dan penting diundang wakil rakyat untuk mencari akar permasalahan serta solusinya untuk memperbaiki standar pelayanan kesehatan dari sisi kepemimpinan dan manajerial RSUD Bolmut kedepan, dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Bolmut Djuldin Bolota, S.IP. Senin (01/09/2020).

Rumah sakit memang menjadi harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Pada dasarnya, dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu. 

"Ini artinya, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan dilarang menolak pasien yang dalam keadaan darurat serta wajib memberikan pelayanan untuk menyelamatkan nyawa pasien." Ungkap Djuldin Bolota.

Permasalahan ini berawal dari hasil rujukan pasien akan melahirkan dari Puskesmas Buko Kecamatan Pinogaluman ke RSUD Bolmut tertanggal 29 Agustus 2020,  namun ketika tiba di depan UGD terjadi saling adu argumentasi sesama para medis dan dokter yang piket tentang persyaratan yang harus dipenuhi.

Berdasarkan keterangan bidan Ibnutian yang membawa pasien melahirkan dengan ambulance, kronologis peristiwa ini berdasarkan standar surat rujukan harus dibawah dulu ke RSUD  Bolmut, namun ketika melihat keadaan pasien dalam keadaan kesakitan serta histeris, dan belum ada kepastian dari petugas jaga di UGD, maka di bawahlah pasien ke Puskesmas Bolangitang. Dibantu dr. Gusti Bagus maka selamatlah pasien ini melahirkan dengan normal.

Direktur RSUD Bolmut dr. Winny Soewikromo pada saat itu sedang melaksanakan Bintek di Manado. Ketika mendengar permasalahan ini dengan mengendarai mobil sendiri ditemani Sutri Buhang segera balik Bolmut untuk menyelesaikan polemik ini, serta meminta maaf kepada pasien dan keluarganya atas kelalaian serta kesalahan anak buahnya.

Menurut Kepala Bidan Puskesmas Buko Ibu Nining Harmain, komunikasi kita bangun selama ini dalam merujuk pasien antar Puskesmas  hanya melalui group WhatsApp (WA), dan kebetulan nomor handphone saya belum masuk group ini, sehingga permasalahan ini terhambatnya komunikasi antara dia dan pihak dokter piket di UDG Bolmut terlambat koordinasi dan informasi penting tentang pasien melahirkan ini dalam keadaan kritis.

Menurut anggota Komisi I Husen Yahya Soeit Pontoh, penyelenggaran pelayanan kesehatan di rumah sakit mempunyai karakteristik dan organisasi yang sangat kompleks.

"Berbagai jenis tenaga kesehatan dengan perangkat keilmuan yang beragam,

berinteraksi satu sama lain. Ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang berkembang sangat pesat yang perlu diikuti oleh tenaga kesehatan dalam rangka pemberian pelayanan yang bermutu standar, membuat semakin kompleksnya permasalahan di rumah sakit. Sehingga perlu ditinjau kembali penempatan para medis sesuai dengan standar karier profesional sesuai pangkat dan jabatannya," ujar Soeit Pontoh.

Mardan Umar dan  Budi Setiawan Kohongia anggota Komisi I nyaris sama menyampaikan keluhan dan kecewanya para pasien yang pernah ditangani pihak manajemen RSUD Bolmut.

Sangat peduli dengan peristiwa sangat mengiris hati nuraninya karena dia adalah seorang wanita yang pernah melahirkan anak adalah Ibu Sauda Lakoro anggota Komisi I, apapun alasan yang dilakukan para pihak RSUD Bolmut yang bertanggung jawab terhadap kelalaian dan pembiaran pasien yang telah melahirkan bayi dengan selamat di Puskesmas Bolangitang adalah bukti ketidakmampuan analisa medis setiap person kesehatan dan segera minta maaf kepada pasien dan keluarganya, dengan emosi keluar dari ruangan rapat dengan raut wajah penuh kesedihan.

Hal senada dilakukan pimpinan DPRD Bolmut Drs. Salim Bin Abdullah dengan nada tinggi mengecam keras perilaku para medis dan para dokter yang bertanggung jawab dengan peristiwa ini. Prioritas dulu penanganan menyelamatkan nyawa pasien dalam keadaan gawat darurat sesuai regulasi yang ada. Jangan permasalahkan hanya karena alasan selembar kertas, peralatan medis terbatas, atau belum memiliki bank darah.

Kadis Kesehatan dr. Jusnan C Mokoginta, MARS, pada hakekatnya rumah sakit  berfungsi sebagai tempat penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Fungsi dimaksud memiliki makna tanggung jawab yang seyogyanya merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat dari pelayanan kesehatan.

Dengan ekspresi kemarahan mendalam menegur keras terhadap para dokter yang terindentifikasi telah melakukan dianogsa prosedur salah kaprah, kepanikan para medis, ada pembiaran terhadap pasien gawat darurat, serta kelalaian sehingga banyak permasalahan yang datang silih berganti. Ini terakhir kali, perlu koordinasi lintas bidang penanganan pasien.

"Saya atas nama para medis dan para dokter yang berada dalam sistem koordinasi kepemimpinan dan manajerial Dinas Kesehatan Bolmut meminta  maaf kepada masyarakat, dan khususnya kepada pasien yang telah selamat melahirkan dan keluarganya, serta kepada pasien lainnya yang telah kecewa dengan standar pelayanan kesehatan kami, dan ini sudah terakhir kalinya," Tegas dr. Jusnan Mokoginta.

Ditambahkannya, saya memberikan penghargaan khusus kepada dr. Gusti Bagus dan para medis Puskesmas Bolangitang Barat yang menyelamatkan pasien melahirkan dengan selamat. (/Gandhi Goma)

Last modified on Tuesday, 01 September 2020 14:06

Bolaang Mongondow Utara

Sadis ! Hanya Soal Batas Tanah Leher Nyaris Putus

Sadis ! Hanya Soal Batas Tanah Leher Nyaris Putus

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Suatu peristiwa pembunuhan paling sadis terjadi di Desa Sonuo Dus...

DPS Pilkada Pilgub Sulut 2020 Menumpuk Permasalahan

DPS Pilkada Pilgub Sulut 2020 Menumpuk Permasalaha...

Bolmut, Sulutnews.com - Rapat koordinasi pengawasan DPS (Daftar Pemilih Sementara) berdasarkan hasil...

SMK 1 Kaidipang Siap Mengikuti Lomba Bersih & Sehat Tingkat Provinsi Sulut 2020

SMK 1 Kaidipang Siap Mengikuti Lomba Bersih &...

Kaidipang, Sulutnews.com - Kepala sekolah SMK 1 Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut)...

SMA 1 Bolangitang Ikut Lomba Sekolah Bersih & Sehat Tingkat Provinsi Sulut

SMA 1 Bolangitang Ikut Lomba Sekolah Bersih &...

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Lomba Sekolah Bersih & Sehat Tingkat Provinsi Sulawesi (Sulut...