Boroko, Sulutnews.com - Boki Haja Djuhumira Pontoh sebagai sesepuh keluarga bangsawan dari Kerajaan Kaidipang Besar dan lebih dikenal dalam kalangan masyarakat adat Bolaaang Mongondow Utara biasa disapa Babay Safira. Memiliki rekam jejak karier sebagai mantan wakil rakyat dari Golkar, aktifis perempuan dalam masa perjuangan pemerintahan orde lama, orde baru, dan menjadi penasehat dalam setiap musyawarah adat.

Menjelang usia 80-an Ibu Haja Babay Safira diundang secara adat menghadiri pencanangan festival wisata pantai Batu Pinagut di Boroko Timur yang dihadiri oleh ibu Wakil Gubernur Sulut Nyonya dr. Kartika Devi Kandow Tanpa, MARS. Dibuka resmi oleh Bupati Bolmong Utara Drs. Hi. Depri Pontoh. Senin (17/06/2019).

Dalam perbincangan ringan di lokasi wisata pantai Batu Pinagut setelah acara resmi usai, Babay Safira menceritakan kembali kenangan tempo doeloe sewaktu menjalani jenjang pendidikan sekolah Belanda penuh disiplin, mengedepankan rasional berpikir serta tradisi adat istiadat bersinergi dalam tradisi pendidikan Eropah sehingga membentuk karakter masyarakat kami dalam lingkaran kemajemukan dapat menerima perkembangan peradaban modern.

Haja Babay Safira mengungkapkan kemajuan pembangunan infrastruktur setelah Bolaaang Mongondow Utara menjadi daerah otonomi serta peradaban kebudayaan Kabupaten Bolaaang Mongondow Utara pada umumnya memiliki 2 bahasa yaitu bahasa Kaidipang Besar dan bahasa Bintauna serta terdapat beberapa suku yang berbeda antara satu dengan lainnya menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa pengantar sehari-hari.

Disamping itu penduduk Kabupaten Bolaaang Mongondow Utara sebagian besar mayoritas beragama Islam, lainnya Kristen, Hindu. Tingkat toleransi beragama sangat tinggi dan semangat gotong royong yang kuat  merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Pertanyaan kita semua, apakah masyarakat adat Bolaaang Mongondow Utara sudah siap menerima kunjungan dari turis domestik dan turis  mancanegara terutama pariwisata pantai ? Apakah kita membutuhkan suatu peraturan daerah untuk obyek wisata turis mancanegara dengan alokasi khusus untuk mereka?.

"Jika Pemkab Bolaang Mongondow Utara dan masyarakat adat serta wakil rakyat di parlemen sudah sepakat membuat peraturan daerah untuk meningkatkan pendapatan daerahnya dari devisa pariwisata pantai, maka proses sosialisasi dan studi banding harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat ke setiap daerah yang telah sukses menjadikan pariwisata pantai sebagai sumber devisa serta kebudayaan adat istiadat menjadi harmonis dalam kearifan lokal." Harap Haja Babay Safira. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Posyandu (pos pelayanan terpadu) Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaaang Mongondow Utara dilaksanakan setiap bulan untuk pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil, wanita yang barusan melahirkan, balita, cek up kesehatan bagi lansia (lanjut usia) dengan terapi senam bareng bersama paramedis dari Puskesmas Bolangitang Barat yang dipimpin oleh ibu Lenny Pangau. Senin (17/06/2019).

Ibu kader posyandu Desa Sonuo Pos 1 Santina Olii menyampaikan  jumlah bayi dibawah lima tahu (balita) total seluruh  72 orang. Lansia (lanjut usia) sekitar 20 orang. Kegiatan cek up kesehatan kita berikan sebulan sekali di Balai Desa Sonuo. Untuk balita adalah pemberian suntik vaksin  sesuai petunjuk buku kesehatan ibu dan anak (Buku KIA) berisi catatan kesehatan ibu  (hamil, bersalin dan nifas) dan anak (bayi baru lahir sampai anak usia 6 tahun) serta berbagai informasi cara memelihara dan merawat kesehatan ibu dan anak.

Hal ini disampaikan paramedis Ibu Lelly Pangau sebagai koordinator posyandu untuk wilayah Kecamatan Bolangitang Barat;

"Pelayanan untuk lanjut usia diatas 80 tahun ke atas yang sudah terbaring di tempat tidur  kita datangi dari rumah ke rumah dan keluhan yang sering disampaikan tentang tekanan darah tinggi, pusing, dan bagi yang lansia yang sempat ke Balai Desa Sonuo maka orang tua lansia serta ibu-ibu yang menyusui kita ajak senam bareng diiringi dengan musik, sehingga keakraban kita bangun telah memberikan semangat kebersamaan dalam kekeluargaan tersendiri dan kita dapat memberikan solusi yang terbaik berdayaguna ketika mereka mengalami gangguan kesehatan  ." Ujar Lelly Pangau. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Lintasan sejarah objek wisata pantai Batu Pinagut terkait erat dengan pembangunan makam raja-raja Kaidipang. Batu Pinagut atau batu yang dicabut dari bukit pesisir pantai ini diangkut oleh masyarakat adat yang berbaris rapih dari pantai hingga ke Jere (Pekuburan Radja-Radja). Objek wisata pantai ini terletak di sisi terluar bagian timur teluk Boroko yang masuk kawasan perkotaan. Daya tarik utama selain historis hamparan berbatuan diatas pasir putih bersih serta air laut yang jernih, sepanjang pantai tumbuh pohon kelapa yang menghijau, ada makam keramat dan kondisi lingkungan yang masih asli dan sakral.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal Idul Fitri 1440 Hijriyah Pemerintah Daerah tersebut berlangsung hikmat dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Syeikhah Dr. Olivia Livi, S.Sos, M.Hkp, M.Kom, Al Hafidzah. 

"Bersyukur hari ini dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah seru sekalian alam; suasana pencanangan Batu Pinagut sebagai objek wisata pantai; masyarakat adat Bolmut masih tetap menjaga nilai sakral kesucian amanah leluhur, dan ini pertanda baik sehingga alam bersahabat dengan kita dengan memberikan kesejukan matahari bersembunyi dibalik awan." Ungkap Hj. Olivia Livi.

Kegiatan yang dipusatkan di Lokasi Wisata Pantai Batu Pinagut tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh. Senin (17/06/2019).

Dalam sambutannya, Bupati Bolmut menyampaikan di usia yang relatif muda, Kabupaten Bolmut terus memberikan warna tersendiri untuk bekerja dan berkarya  mewujudkan cita-cita pembangunan daerah mewujudkan Bolmut yang berkelanjutan, mandiri, berbudaya dan berdaya saing serta mendukung terwujudnya Sulawesi Utara yang Berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam Pemerintahan dan politik serta berkepribadian dalam budaya.

Karena itu, dirinya mendukung segala peran serta semua komponen untuk membangun daerah ini. Tahun ini merupakan kali ke tiga penyelenggaraan FPPBP dengan mengusung slogan "Mari Jo Ka Bolmut", dimana tentunya telah memberi arti penting dalam meningkatkan dan mengembangkan kesenian, kebudayaan dalam mengoptimalkan promosi potensi-potensi pariwisata Bolmut.

Sebab itu, ditegaskan bahwa pelaksanaan FPPBP ini harus benar-benar memiliki makna dan manfaat yang sanggup mengangkat promosi daerah guna memperkenalkan potensi daerah, serta kesadaran dan komitmen seluruh masyarakat Bolmut untuk menjaga warisan seni dan budaya daerah yang harus terus dijunjung dan dilestarikan.

"Selamat mengikuti kegiatan dalam FPPBP Tahun 2019, tunjukkan sportifitas, pelihara kerukunan, jaga keamanan, jalin persahabatan, ciptakan suasana keakraban dan kedamaian tanpa perbedaan, mari bangun Daerah Sulut, khususnya Kabupaten Bolmut dengan rasa cinta terhadap seni budaya, adat istiadat, tradisi yang telah menjadi kebanggan daerah ini".

Dalam FPPBP Tahun 2019 yang digelar pada 17 sampai 22 Juni ini dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya pemilihan Boulo Vuyu 2019, Karnaval Budaya, Bolmut Expo, pameran Anggrek, Kreasi Batik Bolmut, Layang-Layang Show, Games Online, Lomba Menu Antar Kecamatan, Lomba Foto Pariwisata, Lomba menembak serta Volly Ball Pantai. Selain itu, dimeriahkan dengan penampilan artis Nasional Camelia Putri.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Isteri Wakil Gubernur Sulut dalam kapasitas Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulut dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, MARS, Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP bersama Wakil Ketua TP PKK Bolmut Dra. Hj. Siti Safwania Lasena Djenaan, perwakilan pemerintah 15 kabupaten/kota se-Sulut dan Provinsi Gorontalo, Unsur Pimpinan DPRD Drs. Salim Bin Abdullah,  Sekretaris Daerah Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, Unsur Forkopimda, pimpinan Perangkat Daerah, Tokoh Adat, Tokoh Agama, para penggiat pariwisata serta masyarakat. (/Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com - Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaaang Mongondow Utara Ibu Jacomina Mamuaja didampingi Kasatpol Pamong praja Muhidin Gumohung, Camat Kaidipang Ramin Buhang, serta staf khusus dari Dinas PU dan Perumahan Rakyat, telah melakukan investigasi langsung ke sebuah toko milik Ami Mohsen Alkatiri terletak di Desa Bigo Kecamatan Kaidipang yang telah merehabilitasi bangunan tokonya tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta membangun dibawahnya ada jalur drainase guna mencegah luapan banjir ke jalan raya dan pemukiman warga. Selasa (07/05/2019).

Surat permohonan penertiban bangunan dari Sangadi (kepala desa) Bigo Waris Tanaijo kepada Bupati Bolmong Utara cq Camat Kaidipang Nomor : 115/2003/PBB/III/2019, tanggal 18 Maret 2019 pada pokok masalahnya; Pertama, pembangunan saluran pembuangan air  dari pemukiman warga diseputaran  Alfamart tidak dapat dilaksanakan karena tertutup bangunan toko milik Ami Muksin Alkatiri. Kedua, sebagian fisik bangunan toko ini menutup bagian jalan berupa bahu jalan yang berdampak terjadi kendala pada pekerjaan lanjutan pada pembuatan saluran air (drainase) serta hilangnya fungsi bahu jalan untuk pejalan kaki. Ketiga, belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Menurut Kasatpol Pamongpraja Muhidin Gumohung berdasarkan fakta di lapangan bangunan toko tersebut tidak memenuhi syarat-syarat sebagaimana ketentuan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Perda Kabupaten Bolaaang Mongondow Utara  Nomor 03 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bolaaang Mongondow Utara 2013-2033.

Hal ini ditambahkan Asisten II Jacomina Mamuaja;

" Berdasarkan Peraturan Mendagri Nomor 32 Tahun 2010 yang tidak memiliki IMB, bangunannya tidak sesuai lokasi, tidak sesuai peruntukannya akan dikenai sanksi administrasi berupa perintah pembongkaran bangunan gedung, namun hal ini kami sudah ingatkan kembali untuk mengembalikan posisi bangunan jangan menutupi saluran drainase, karena kasihan juga nasib tetangga direndam banjir jika saluran airnya tidak berfungsi." Tegas Ibu Jacomina dalam kapasitas sebagai Asisten II dalam keterangan pers terhadap beberapa wartawan.

Pemilik bangunan toko  Ami Mohsen Alkatiri mengungkapkan kekesalannya terhadap para tetangga yang sudah melapor ke aparatur desa dan kecamatan, termasuk aparatur pamong praja yang sudah berkali-kali mengingatkan secara lisan, ataupun secara tertulis tentang proses pembangunan tokonya,  namun hal itu sedang dipikirkannya dengan para tukangnya bagaimana caranya menggeser tiang pancang dan pondasi agar sesuai aturan IMB. (*/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh menyampaikan trend positif capaian pembangunan di Bolmut selang Tahun 2013-2018.

“Angka ketergantungan turun dari angka 61,35 persen menjadi 61,20 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebelumnya 63,67 poin naik menjadi 65,60 poin. Sementara pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan moneter global berada pada angka 5,80 persen naik sebesar 6,29 persen,” ungka Bupati Bolmut Depri Pontoh saat membawakan sambutan pada apel perdana awal tahun

Lanjutnya, tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,97 persen berhasil ditekan ke angka 4,71 persen. Tingkat kemiskinan sebesar 9,61 persen turun menjadi 8,89 persen.

“Di bidang pengelolaan keuangan daerah, Kabupaten Bolmut dua kali berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI serta prestasi lainnya baik di tingkat Provinsi maupun Nasional,” urainya.

Ia menjelaskan perihal arah proritas pembangunan Kabupaten Bolmut di Tahun 2019 yang merupakan Tahun pertama bagi perangkat daerah di periode pembangunan jangka menengah Tahun 2019-2023, di antaranya menurunkan angka kemiskinan dengan menurunkan beban pengeluaran keluarga miskin dan pemenuhan standar pelayanan minimal sarana prasarana sekolah

Selain itu, mendorong kerjasama dengan UNG untuk pembukaan Program Studi di Luar Domisili Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Bolmut, meningkatkan sarana prasarana dan SDM kesehatan, pembangunan jalan, jembatan dan kantor Pemerintahan, peningkatan sarana air minum dan sanitasi, peningkatan produksi pertanian dan perikanan, optimalisasi tenaga penyuluh, meningkatkan minat investasi lokal maupun swasta, penanganan kawasan rawan bencana, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Laksanakan seluruh proses pembangunan melalui tahapan yang jelas dan tepat, sehingga pelaksanaannya akan menghasilkan kinerja baik dan tuntas sesuai target RPJMD, sebagaimana tertuang dalam Visi Mewujudkan Bolmut yang berkelanjutan, Mandiri, Berbudaya dan berdaya saing,” tuturnya.(/Gandhi)

Bintauna, Sulutnews.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh sayangkan ketiak hadiran Anggota Ligislatif dalam Forum musyawarah antar para pemangku kepentingan yang dikemas dalam istilah Musyawarah Rencana Pembengunan (Musrembang) di tingkat Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Musrembang dilaksanakan Kamis (21/2/2019).

Bupati menyampaikan pentingnya kegiatan Musrembang dalam rangka membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamat Bintauna.

“Kegiatann ini sangat penting namun kurang diminati oleh para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Bolmut khususnya yang berada di wilayah Dapil bersangkutan”, tegasnya Bupati.

 “Saya lihat hanya Aktrida Datunsolang yang hadir, padahal ada beberapa anggota yang berasal dari wilayah ini” Kata Bupati.(/Gandhi)

Boroko, Sulutnews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh menghadiri kegiatan Pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas Korupsi di lingkungan Kejaksaan Negeri Bolmut. Rabu, 23 Januari 2019, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Bolmut.

Penandatanganan Pakta Integritas dan perjanjian kinerja Tahun 2019 oleh seluruh Pegawai Kejaksaan dan penandatanganan Piagam pencanangan pembangunan Zona Integritas oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bolmut Moch. Riza Wisnu Wardana, SH, M.Hum serta disaksikan oleh Bupati Bolmut, Wakil Ketua DPRD Abd. Eba Nani, Kapolsek Urban Kaidipang Kompol. Brammy Tamalihis dan Perwira Penghubung Kodim 1303/BM Mayor Inf. Nefton Nus Kaontole.

Bupati Bolmut dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang merupakan wujud kesungguhan Kejaksaan Negeri Bolmut dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang berkomitmen untuk mencegah terjadinya KKN disertai upaya untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dirinya menilai pencanangan Zona Integritas di lingkungan Kejaksaan Negeri Bolmut merupakan satu formulasi yang tepat untuk mengembalikan dan meningkatkan wibawa serta citra Kejaksaan, dalam mewujudkan WBK dan WBBM, yang tentunya akan mampu menghadirkan aparatur yang handal dan profesional dalam menegakkan supremasi hukum.

“Saya yakin dan percaya Kejaksaan Negeri Bolmut dapat mewujudkan predikat Zona Integritas di wilayahnya, dengan komitmen kuat dari seluruh jajaran dalam menjalankan visi Kejaksaan”. Imbuh Bupati.

Sebelumnya, Kajari Bolmut dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencanangan ini merupakan wujud dukungan terhadap program reformasi birokrasi melalui kegiatan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Lebih lanjut, dijelaskan Pembangunan Zona Integritas difokuskan pada penerapan program manajemen perubahan penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, pebguatan akuntabilitas kinerja, dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersifat kongkrit.

“Pada intinya bagaimana kita mengubah ke arah yang lebih baik dalam rangka pelayanan kepada masyarakat, dalam hal penegakan hukum di Kabupaten Bolmut dan rencananya juga akan dibuat pelayanan satu pintu penegakkan hukum, baik kepada masyarakat maupun stakeholder supaya lebih akuntabel “. Kata Kajari.

Karena itu, Kajari Bolmut menghimbau seluruh masyarakat untuk dapat mengawasi dalam pelaksanaan kegiatan, guna mewujudkan Kejaksaan yang profesional, proporsional dan akuntabel sehingga Kejaksaan dapat turut serta bekerja semaksimal mungkin dalam mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Turut hadir Sekretaris Daerah Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, para Asisten Sekda serta para Pimpinan Perangkat Daerah. (/Gandhi G)

Boroko, Sulutnews.com - Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh secara resmi membuka kegiatan Pagelaran Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) dengan tema “Perkuat Identitas, Bangun Budaya Bolaang Mongondow Utara”, yang bertempat di Lapangan Desa Nunuka Kecamatan Bolangitang Timur. Selasa (26/03/2019)

Dalam sambutannya, Bupati Bolmut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, yang diharapkan dapat menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang hidup, tumbuh dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Sebagai masyarakat Bolmut patut bersyukur dengan kemajemukan penduduknya, membuat daerah ini menyimpan potensi budaya multi etnis, yang bila mampu dikemas dengan baik akan menjadi aset yang tak ternilai harganya.

Lebih lanjut, dikatakan upaya ke arah peningkatan kualitas, inovasi dan kreasi seni budaya akan menjadi solusi yang tepat, guna memberikan nilai bagi pengembangan budaya agar tidak kehilangan identitas diri. 

Pagelaran OPK ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya dalam memperkuat budaya di daerah.

Kebudayaan merupakan aset penting untuk mendukung pembangunan bangsa. Karenanya, aset-aset kebudayaan yang ada di daerah tidak hanya penting untuk dilestarikan, melainkan harus dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan karakter dan mentalitas Bangsa dalam mendukung penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan.

Karena itu, Pemerintah Daerah memiliki komitmen untuk terus mendorong dan memberdayakan potensi budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur, sehingga tidak luntur dan sirna oleh pengaruh budaya luar bermuatan negatif yang menyebabkan kita kehilangan jati diri.

Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pementasan budaya yang diikuti oleh para siswa/siswi SD, SMP dan MTs.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bolmut Dra. Hj. Ainun Pontoh Talibo, Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, Perwakilan Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulut, Perwakilan Cagar Budaya SULUTENGGO, Kepala Pengadilan Agama Bolmut, Pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Sangafdi Tokoh-Tokoh Adat serta masyarakat.

Tokoh pendidikan Bolmong Utara Erikson Tegela memberikan apresiasi kepada kepemerintahan Depri Pontoh telah mencanangkan serta meletakan dasar budaya sebagai warisan leluhur yang tetap terjaga dan dilestarikan. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs H Depri Pontoh menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) unaudited Tahun 2018 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara, Drs Tangga Muliaman Purba MM  Bertempat Di Aula Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwaklian Sulawesi utara. Jumat (29/03/2019).

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi utara Olly Dondokamby SE, mengharapkan jajaran BPK RI dapat memberikan masukan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang telah disampaikan Pemprov Sulut bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota se Sulawesi utara sehingga manajemen pengelolaan keuangan daerah semakin transparan, akuntabel, efektif dan efisien.

Gubernur Sulawesi utara mengharapkan BPK RI dapat memberikan pencerahan kepada seluruh aparatur pemerintah yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab pengelolaan keuangan, sehingga hasilnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara selain mengemban tugas sebagai eksternal control bagi Pemerintah Daerah juga menjadi lembaga konsultansi dalam mengefektifkan manajemen pengelolaan keuangan daerah.

Dan betul-betul hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) nanti Sesuai yang di harapkan oleh masyarakat. Dikatakan bahwa hasil Pemeriksaan di tentukan oleh hasil daerah itu sendiri. 

Sementara itu Kepala BPK RI Perwakilan Sulut, Tangga Muliaman Purba menerangkan bahwa penyampaian LKPD Unaudited merupakan amanat Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 56 yang menyatakan gubernur/bupati/walikota menyampaikan laporan keuangannya kepada BPK RI paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Turut hadir Para Bupati/Walikota Se-Sulawesi utara, Wakil bupati Bolmut Drs. Hi Amin Lasena Map, Sekertaris Daerah Dr Drs. Hi Asripan Nani Msi, Asisten III Aang Wardiman Ak,Ca dan Pimpinan Perengkat derah Terkait.

Ketua LSM Penjara Bolmong Utara Fardhan Patingki, SH mengungkapkan proses pelaporan serta audit dari lembaga audit internal BPK akan memudahkan kita memantau kinerja aparatur pemerintah daerah dan kinerja aparatur dalam satuan perangkat daerah. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 H / 2019 M. Kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Al-Hidayah Desa Sangkub II mengusung tema "Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT Guna Terciptanya Karakter Insan yang Disiplin, Profesional dan Loyalitas menuju Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang Berbudaya dan Berdaya Saing". Selasa (02/04/2019).

Acara tersebut, diawali dengan pembacaan Qalam Illahi oleh Bapak Basir Binjanati, Kemudian dilanjutkan dengan hikmah Isra Mi'raj yang disampaikan oleh Iswan Sya'ban, S.Pdi

Dalam sambutannya Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan keagamaan ini, semoga hijrah ini mampu menjadi memotivasi untuk membentuk mental, akhlak dan kepribadian yang disertai keimanan yang kokoh dalam menghadapi segala tantangan dalam membangun daerah kearah yang lebih baik.

Bupati juga mengajak kepada seluruh ASN agar terus mempertahankan kinerjanya, yang selama ini ditunjukan. Namun kinerja itu perlu ditingkatkan dengan etos kerja yang lebih baik lagi. Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Utara untuk bersama sama pemerintah, menciptakan kehidupan antar umat beragama yang damai, teduh dan oenuh toleransi. Kehidupan yang lebih baik mengedepankan persamaan daripada memperuncing perbedaan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, Pimpinan dan Anggota DPRD Bolmut, Kajari Bolmut, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI, Ketua PHBI, Pejabat TNI/Polri, para Camat serta Sangadi se-Kabupaten Bolmut, beserta segenap ASN di lingkungan Pemkab Bolmut.

Ketua NU Bolmong Utara Supriadi Goma bahwa tradisi memperingati hari besar agama adalah proses mengingatkan kembali sejarah perjalanan Muhammad Rasulullah SAW menerima perintah sholat berwaktu sehari semalam. (/Gandhi Goma)