Boroko, Sulutnews.com - Pjs Gubernur Sulut Dr. Drs. Agus Fathoni, M.Sc bersama Forkompinda berkunjung resmi ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Kamis (26/11/2020).

Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pjs Gubernur Sulut dan rombongan.

Perkembangan akhir tahun 2020 tentang standar protokeler dan menjelang hari pemungutan suara Pilgub Sulut  tanggal 9 Desember 2020 Kabupaten Bolmut sudah siap melaksanakan sesuai regulasi tahapan penyelenggaraan  ditetapkan KPU.

"Dampak covid-19 di Kabupaten Bolmut untuk sampai saat ini sudah 24 orang, dan sudah sembuh 23 orang. Bersyukur belum ada dampak kematian karena kita setiap saat telah melaksanakan standar protokoler pencegahan dampak covid-19 secara ketat," ungkap Depri Pontoh.

Agus Fathoni dalam menjalankan tupoksinya sebagai Pjs Gubernur Sulut dengan waktu yang singkat menggunakan helikopter untuk datang berkunjung ke wilayah Bolaang Mongondow Utara, khususnya Kabupaten Bolmut.

"Saya melihat wajah masyarakat Bolmut sangat bahagia, dan memang masyarakat Sulut mendapat rangking ke tiga dalam skala nasional yang memiliki wajah ceria dan bahagia. Bolmut memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, oleh sebab itu marilah kita berinovasi dan kreatif mengelelolah kekayaan alam ini untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Ditambahkannya, kita pergunakan hak kita dalam Pilgub Sulut 2020 memilih pemimpin daerah karena akan memimpin lima tahun kedepan.

Kita berharap agar generasi muda Bolmut kedepan, terutama para birokrat dapat berkarier di tingkat propinsi, nasional, dan internasional. Ini bukan salah kita, tapi para birokrat lebih senang bekerja di kampungnya. Tapi kedepan, diharapkan pada pak bupati untuk menyiapkan sumber daya manusia terutama para birokrat untuk dapat berkarier di Depdagri, saya sudah bagian dari orang Sulut. Jangan sungkan membangun komunikasi dan bersilaturahmi.

"Akhir tahun anggaran 2020 kita selesaikan sesuai penggunaannya, namun memasuki anggaran tahun 2021, dalam pengadaan barang dan jasa kita mulai awal tahun, karena pergerakan ekonomi masyarakat sangat tergantung dari anggaran pemerintah," ungkap Agus Fathoni. (/Adv//Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Ir. La Nyalla Mahmud Mattalitti beserta rombongan berkunjung resmi ke Boroko ibukota Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), bertempat di Gedung Wanita. Selasa (16/11/2020).

Sebelum memasuki gedung pertemuan, rombongan  disambut yel-yel "Pancasila ! Abadi !" Oleh Pemuda Pancasila Cabang Bolmut dipimpin ketuanya dr. Arter Datunsolang, M.Sc. Karena La Nyalla Mahmud Mattalitti adalah pimpinan Pengurus Besar Pemuda Pancasila.

Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh dalam sambutannya menyampaikan proses dinamika pembangunan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

"Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang dibentuk berdasarkan Undang-undang nomor 10 Tahun 2007, memiliki luas wilayah 185,686 hektar atau 12,3 % atas luas Provinsi Sulawesi Utara. Terbagi atas 6 kecamatan, 106 desa dan 1 kelurahan. Berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah 6,17% pada tahun 2019 atas pertumbuhan ekonomi 5,80% pada tahun 2015," ungkap Bupati Bolmut.

Ditambahkannya, kondisi demikian, perlu mendapat perhatian pemerintah sejalan dengan kebijakan nasional dalam percepatan pembangunan daerah kedepan yang selalu memegang teguh rasa torang samua Basudara dan torang samua ciptaan Tuhan, selalu berupaya untuk menciptakan kehidupan masyarakat rukun dan damai, serta saling menghormati perbedaan, sarat dengan kearifan lokal.

"Kita rencanakan kedepan tahun anggaran 2021, untuk jembatan Goyo yang menghubungkan menuju wilayah transmigrasi sekitar Rp.35 miliar dan pembangunan stadion olahraga. Semoga menjadi perhatian dari tim perwakilan daerah yang terhormat", ujar Depri Pontoh.

Merespon permintaan Bupati Bolmut Ketua DPD RI Ir. La Nyalla Mahmud Mattalitti mengemukakan dalam rombongan ini kita sudah ada tim pengkajian terhadap permintaan dari Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow. Permintaan terhadap stadion olahraga segera menyurat ke Menpora, suratnya dikirim ke DPD RI.

"Menyangkut kepentingan masyarakat BMR (Bolaang Mongondow Raya) menjadi Provinsi BMR, kita akan mengedor pintu DPR RI untuk segera mewujudkan daerah otonomi baru ditangani saudara Hi. Djafar Alkatiri. Termasuk mendatangkan investor ke BMR," ujar La Nyalla Mahmud Mattalitti. (/Adv/Gandhi Goma).

Tanoyan, Sulutnews.com - Pengukuhan prosesi acara adat dalam bahasa adat tersirat penuh makna sakral  spiritual ini dilaksanakan di Lapangan Odoman Desa Tanoyan Selatan Kabupaten Bolaang Mongondow, matahari terasa meredup dan udara menjadi sejuk. Para tua-tua mengungkapkan para leluhur turut menyaksikan acara ini. Kamis (12/11/2020).

Prosesi acara adat pengukuhan ini diawali penyambutan pembesar negeri dengan tarian tuitan diiringi alat musik kulintang. Kemudian dilanjutkan tarian kabela.

Laporan panitia pelaksana L. Mamonto, Ketua Damanda PD AMAN Bolaang Mongondow.

Acara berikutnya, pengukuhan pengurus komunitas adat Hulu Ingkang oleh Ketua BPH Pengurus Daerah AMAN Bolmong Drs. Hi. Zainul Armyn Lantong.

Kemudian diteruskan pengukuhan pengurus komunitas adat se- Bolmong Tengah oleh Ketua BPH Pengurus Daerah AMAN Bolmong Tengah Dr. Muliadi Mokodompit, SE, M.Si.

Acara puncaknya pengukuhan dan pengucapan ikrar dan sumpah adat pengurus Barisan Garda Adat Terdepan BOGANI, disingkat BRIGADE BOGANI oleh Ketua Dewan Pembina Brigade Bogani Drs. Hi. Zainul Armyn Lantong.

Prosesi acara pembacaan Sapta Dharma Brigade Bogani oleh Panglima Brigade Bogani Wilayah Adat Bintauna Ibu Aktrida Datunsolang, ST, diikuti semua pengurus dan anggota Brigade Bogani.

Sambutan Panglima Besar Brigade Bogani Bolaang Mongondow Raya Hi. Ma'sud Lauma, SE didampingi 7 Panglima Brigade Bongani Wilayah Adat; Kaidipang Besar, Bintauna, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Dumoga Raya, Kotamobagu, dan Bolmong Selatan.

Dalam sambutannya Ketua Umum Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow Raya, Drs. Hi. Zainul Armyn Lantong menyampaikan keberadaan lembaga adat ini antara lain..

"Hadirin yang saya hormati, pada siang hari ini kita semua masyarakat adat Bolaang Mongondow Raya, sedang menyaksikan sebuah peristiwa yang sangat penting dan bersejarah serta memberikan kesan mendalam berkaitan dengan Pengukuhan Komunitas adat Hulu Ongkag, Komunitas Adat Toruakat dan Pengukuhan Brigade Bogani Bolaang Mongondow Raya yang dilaksanakan secara bersamaan pada hari ini.

Selain itu adanya pementasan Thriller Drama cerita legendaris Bolaang Mongondow mengenai kisah kepahlawanan Raja Loloda Mokoagow yang sangat kita banggakan di tanah Totabuan bahkan wilayah lainya di Indonesia. 

"Semoga peristiwa hari ini akan dicatat dengan tinta emas dalam lembaran perjalanan sejarah untuk anak negeri dan perjuangan jati diri masyarakat adat Bolmong Raya."  

Seperti kita ketahui bersama bahwa AMAN atau juga kita kenal dengan nama Amabom sebagai Aliansi masyarakat Adat Bolaang Mongondow, merupakan sebuah organisasi adat yang telah tumbuh berkembang dan membumi di tanah bertuah, tanah Totabuan sejak bangsa ini belum merdeka, dimana didalamnya terdapat empat etnis eks swaprdaja, yakni; Kaidipang Besar, Bintauna, Bolaang Uki dan Mongondow, yang pada awal kemerdekaan secara sukarela dan penuh ikatan sakral membentuk satu daerah dengan nama Bolaang Mongondow.

Oleh karena itu, titipan para pendahulu dan leluhur kita yang menjadikan Bolaang Mongondow dalam satu kesatuan tatanan adat dimana didalamnya terdapat empat eks swapradja, haruslah kita bina secara terus menerus dan tidak boleh diintervensi oleh siapapun dan oleh lembaga manapun, karena adat bukanlah sub ordinat dari institusi manapun dan bukan pula sembarang diatur atau dikendalikan oleh siapapun selain masyarakat adat itu sendiri.

"Hadirin yang kami hormati... Ikatan kuat yang telah dibuat para the founding father Bolaang Mongondow dalam satu nafas adat budaya, perjanjian Paloko bo Kinalang harus secara sadar dan penuh tanggung jawab kita pegang teguh, karena akhir-akhir ini, kita mulai menyaksikan ada upaya segelintir orang yang tidak bertanggung jawab untuk memisahkan adat dengan masyarakat BMR, ada upayah untuk memarjinalkan adat, bahkan yang paling ekstrem adalah ingin menghapuskan sejarah dan melupakan kuatnya adat dalam genggaman empat eks-swapradja, padahal sesungguhnya adat tetaplah pada tempat yang terhormat dan tidak boleh bahkan tidak pernah dimekarkan, karena dalam wilayah adat Bolmong Raya yang mekar adalah administrasi pemerintahan sedangkan adat tetap pada satu skema adat Bolaang Mongondow Raya.

Hadirin yang saya banggakan... Adat mempunyai marwah tersendiri yang eksistensi dan independensinya memiliki ruang dan tempat tersendiri, oleh karena itu murahnya adat tidak dapat diberi dan mahalnya adat juga tidak dapat dibeli. Oleh karena itu acara yang kita laksanakan saat ini merupakan sebuah bentuk bagaimana kita menempatkan adat Bolmong raya dalam bingkai yang terukur dan bertanggung jawab.

Hadirin yang terhormat... Amabom yang secara organisasi  sudah dilembagakan oleh para tokoh adat Bolaang Mongondow Raya sejak  tanggal 17 Nopember 1998 dengan nama Amabom atau Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow, dan menjadi bagian bahkan pendiri Aliansi Masyarakat Adat Nusantara atau AMAN pada tanggal 17 Maret 1999 di Jakarta, hingga sampai detik ini terus menerus berusaha memelihara dan melestarikan nilai adat ditengah derasnya badai modernisasi, ditengah makin canggihnya informasi digital dan teknologi komunikasi dan disaat nilai-nilai adat terkadang hanya simbolisasi semata.

Hadirin yang terhormat, Pementasan drama tratrikal Pingkan Matindas beberapa hari yang lalu yang sempat menghebohkan jagat maya ditanah Totabuan, marilah kita sikapi secara arif dan bijaksana dan menempatkan pada tempat yang proporsional. Amabom sebagai lembaga yang ada ditengah masyarakat adat, telah mengambil bagian secara aktif, kritis dan objektif dalam persoalan ini, dan dibalik adanya ketersinggungan masyarakat kita dalam pementasan tersebut, justru positifnya adalah  munculnya kesadaran kita semua akan pentingnya melahirkan karya sesuai versi kita sendiri dan kita semua merasa terpanggil untuk lebih memahami sejarah kita dengan meperkuat literasi dan melahirkan karya yang lebih sesuai dengan selera masyarakat.

Dipenghujung sambutan ini ijinkanlah saya atas nama masyarakat adat Bolaang Mongondow Raya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat adat yang hadir pada hari ini, teristimewa komunitas adat Hulu Ongkag warga masyarakat Tanoyan bersatu.

Ucapan dan apresiasi juga saya berikan kepada:

Pengurus besar Aliansi masyarakat adat nusantara, pengurus wilayah aliansi masyarakat adat Sulawesi utara, rekan-rekan pengurus aliansi masyarakat adat se Bolmong raya

Institut Agama Islam Kotamobagu, melalui Rektor dan jajaran civitas akademika lebih khusus pusat kajian adat dan budaya yang senantiasa menjadi mitra aktif dan positif dalam pengembangan adat budaya Bolmong raya dalam kajian intelektual dan objektif.

Ibu Meiske Ellen Kinontoa, S.Pd, yang dengan penuh semangat terus-menerus berkarya dalam memajukan nilai-nilai seni dalam adat dan budaya BMR, termasuk Thriller pementasan drama Kolosal Cerita Legendaris Bolaang Mongondow Raja Loloda Mokoagow yang begitu menyentuh, didukung para actor dan aktris muda yang cantik dan tampan serta penuh bakat dan kretaif.

Semoga pementasan yang direncanakan diakhir tahun 2020 ini dalam durasi waktu sekitar 2 atau 3 jam akan sukses dengan harapan marilah kita bantu bersama karya ini agar mampu dilahirkan dalam sebuah mahakarya yang diingat oleh anak cucu kita.

Sekali lagi ucapan selamat kepada Panglima Besar Brigade Bogani, Panglima wilayah dan jajaranya, serta pengurus komunitas adat yang dilantik pada hari ini, semoga dapat memikul amanah masyarakat khususnya di tanah Totabuan Bolaang Mongondow Raya.

Hadirin dan Undangan yang berbahagia, Demikianlah beberapa hal yang dapat Saya sampaikan dalam Sambutan ini. Mari kita mulai babakan baru ini dengan semangat yang baru pula dalam membangun daerah yang kita cintai, dengan senantiasa memohon dan berharap kepada Allah, SWT, agar setiap karya dan bhakti yang kita lakukan bagi kepentingan masyarakat adat Bolaang Mongondow Raya senantiasa mendapat ridho dan petunjuk-Nya. Amin. Sekian dan Terima Kasih, Sukur Moanto… Wassalamualaikum Wr.

Acara ini diakhiri sambutan Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh melalui Staf Ahli Drs. Hi. Halifaks Olii.

Dengan ekspresi serius menyampaikan terima kasih kepada para pejabat publik dari eksekutif, legislatif, pejabat TNI/Polri.

"Kepada para undangan walikota dan bupati yang belum sempat menghadiri acara sakral dengan prosesi adat ini, sudah diwakil masyarakatnya yang duduk didepan. Kepada generasi muda yang sudah menampilkan tarian adat dan pentas panggung sejarah adat Mongondow Radja Loloda Mokoagow telah mengembalikan lintasan ingatan sejarah yang tertulis dalam literatur akademik, sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan." Ujar Staf Khusus Bupati Bolmut Halifaks Olii. (/Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com- Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) AKBP Wahyu Purdiawarso, SH, SIK, menerima kunjungan resmi Pengurus Mappilu (Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu) PWI Kabupaten Bolmut dipimpin ketuanya Gandhi Goma, SH. Selasa (10/11/2020).

AKBP Wahyu Purdiawarso, SH SIK, resmi menjabat sebagai Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggantikan AKBP Eko Kurniawan SIK, dalam serah terima jabatan di Mapolda Sulut oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, pada akhir Oktober kemarin.

AKBP Wahyu Purdiawarsono semula menjabat sebagai Pamen di Pusat Pendidikan Intel di Lemdiklat Polri, kini menduduki jabatan barunya sebagai Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Ketua Mapillu Bolmut Gandhi Goma,SH memperkenalkan diri setiap personal yang memimpin divisi dalam struktur organisasi Mappilu Bolmut terdiri dari;

Penanggung Jawab : Satrin Lasama (Harian Metro)

  1. Ketua: Gandhi Goma, SH. (Sulutnews.Com)
  2. Sekretaris: Roma Daeng Lompang. ( Mongondow.co )
  3. Bendahara: Chandriawan Datuela SE. ( Suaralidik.com)
  4. Divisi Pemantauan :Ridwan Lasamano (Detiksulawesi.com)
  5. Divisi Pendidikan, Pelatihan : Moh. Irwan Sowikromo (detiKawanua.com)
  6. Divisi Sosialisasi : Fadlan Ibunu Sos.I ( Media Totabuan)
  7. Divisi Informasi dan Publikasi : Kurniawan Golonda (Mongondownews.com)

Tugas utama Mapillu Bolmut adalah memantau penyelenggaraan setiap tahapan pemilu sesuai dengan regulasi yang disusun KPU, penerapan standar pencegahan dampak covid-19, pelanggaran aturan pemilu dan kode etik penyelenggara pemilu, termasuk memantau netralitas ASN, TNI/POLRI.

"Tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak di Pilgub Sulut 2020  sudah masuk masa kampanye dialogis dan debat kandidat tahap pertama. Secara berkala tahapan Pilgub Sulut ini kita laporkan secara tertulis ke Mappilu Sulut sesuai standar operasional prosedur internal. Sistem koordinasi dengan Gakkumdu kita jalin dalam kemitraan sebagai bentuk sinergitas kinerja pengawasan dan pemantauan setiap tahapan Pilgub Sulut 2020," ujar Gandhi Goma.

Kapolres Bolmut dalam dialog penuh keakraban dengan personil Mappilu Bolmut menjelaskan tentang proses pengamanan Pilgub Sulut 2020 sudah optimal dengan keterbatasan personil.

 

"Bersyukur kita mendapat bantuan personil Polda Sulut guna menjaga pengamanan pemungutan suara dari jumlah total DPT (Daftar Pemilih Tetap) 57.671 orang yang sudah ditetapkan. Dimana, terdiri dari pemilih perempuan sebanyak 28.203 orang dan pemilih laki-laki 29.468 orang dari 6 kecamatan 107 desa serta 171 Tempat Pemungutan Suara (TPS)," Ungkap Kapolres Bolmut

"Sinergitas kita dengan Mappilu Bolmut akan berlanjut dengan Pilkades Serentak 2021," ujar AKBP Wahyu Purdiawarso, SH, SIK. (/Tim Redaksi).

Boroko, Sulutnews.com - Musyawarah Kerja Cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dibuka secara resmi Asisten I Setda Pemda Bolmut, berlangsung di Bounor Cafe Desa Kuala Utara. Senin (26/10/2020).

Terkait dengan agenda acara ini pada intinya adalah mengedukasi masyarakat membangun moral umat serta dibahas tuntas untuk program kerja tahun 2021.

Program kegiatan akan disusun jika sumber dana kegiatan ini berasal dari iuran anggota, hibah, termasuk dana hibah dari Pemkab Bolmut untuk pemberian besaran terhadap organisasi masyarakat, termasuk Cabang NU Bolmut.

'Insyaallah, besaran bantuan dana hibah dari proposal Cabang NU akan kita musyawarahkan dengan bagian anggaran DPRD Bolmut, kebetulan hadir ditempat ini legislatif Budi Setiawan Kohongia, S.Pd yang akan mengawalnya", ujar Rahcmat Pontoh.

Ketua Cabang NU Bolmut Supriadi Goma, SPdI pada masa jabatan kedua kalinya telah mengevaluasi kinerja periode sebelumnya, dan program kerja selanjutnya tahun 2021.

Target utama kita adalah mendirikan Kantor Sekretariat Cabang NU Bolmut. Semoga kita  mendapat dukungan dari Pemda Bolmut. Program selanjutnya kita memberdayakan masjid bukan hanya sebagai kegiatan ibadah, tetapi memberdayakan kegiatan ekonomi umat dimulai dari masjid melalui sumbangan uang logam setiap keluarga dan kita mampu memberdayakan setiap imam masjid minimal lima juta rupiah perbulan, seperti dilakukan pengurus NU di Jawa. Kita akan mengajukan proposal pembangunan SMK Khusus Informasi Teknologi

siap kerja ke Yayasan Pendidikan Maarif NU, namun syarat utamanya ada hibah tanah untuk lokasinya, semoga ada yang ikhlas menghibahkan lokasi tanahnya. Mengirimkan anak-anak kita ke Pesantren Tebu Ireng, dan seterusnya..

"Program hasil musyawarah kerja ini akan dibukukan dan kita kirimkan kepada Ketua Pengurus Besar NU Jakarta," ungkap Supriadi Goma.

Program dari Ketua Ansor Bolmut Donal Lamunthe mendirikan badan usaha UKM di bidang pertanian, perkebunan termasuk penanaman jagung,

Cabe, termasuk pepaya California yang sudah dimulai sahabat Liem Antogia. Badan Tanggap Becana Banser Ansor akan kita bentuk, termasuk penanggulangan bencana kesehatan dampak covid-19.

Acara musyawarah ini dihadiri badan penasehat NU Cabang Bolmut Lukman Daimasiki, Ketua Muslimat dan Fathayat NU,  Kepala Cabang Diknas Bolmut Patra Kapiso, S.Pd, Sangadi Tanjung Buaya Romi Lantapa, Sekretaris Cabang NU Bolmut Raden Mokoginta, ST, M.Si. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com -  Menghadapi Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Sulut jajaran Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) telah menjalin keakraban kesekian kalinya dengan para awak media sebagai mitra Polri yang independen, berlangsung di Pusat Wisata Pantai Batupinagut Cafe Legend. Rabu (21/10/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Bolmut AKB Eko Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada wartawan cetak, wartawan online,  dan elektronik dalam menyajikan   pemberitaan berimbang telah bersinergi dengan Polres Bolmut dengan tetap menjaga netralitas dan independensi, konsisten menjaga kamtibmas yang kondusif selama tahapan Pilkada Sulut 2020 sedang berlangsung sampai pada tahap pemungutan suara di TPS tanggal 9 Desember 2020.

 “Posisi dan peran media massa sangat strategis dan penting dalam menumbuhkan rasa kesadaran pada setiap lapisan masyarakat, menjaga Kamtibmas tetap kondusif selama tahapan pilkada berlangsung,“ ungkap AKBP Eko Kurniawan.

Diharapkannya, setiap individu insan pers bisa menjalin kemitraan yang profesional dalam jalinan komunikasi serta  keakraban dengan Polri dalam menjalankan fungsinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat menegakan kamtibmas.

Dengan memberitakan kejadian atau sebuah informasi sesuai fakta dengan menghindari tata bahasa yang dapat menimbulkan keresahan dan atau kejadian gangguan kamtibmas. Kita tetap jaga kode etik profesi independensi sebagai wartawan dan netralitas TNI/Polri.

Dia juga menyebutkan, permasalahan utama yang menjadi titik pengawasan adalah permasalahan pelanggaran tahapan kampanye dialogis yang dibatasi setiap paslon cagub dan wagub hanya 50 orang. Selain itu, juga soal penerapan kedisiplinan mematuhi standar protokol kesehatan, memakai, masker dan menjaga jarak sebagai upaya  pencegahan dampak virus Covid-19 pada seluruh tahapan Pilkada.

Acara menjalin keakraban Polri dan Wartawan dihadiri Wakapolres Bolmut Kompol Kerry G Utiarahman, Kabag OPS Kompol Samuel Kayangan, SH, Kabag Humas Iptu Datuana, Kasat Intelkam Iptu Audi Victor Winerungan, Kasat Reskrim M.S. Marwan, Sekretaris PWI Bolmut Ramdan Buhang dan pengurus, Patris Babay sebagai tim mediasi internal wartawan (/Gandhi Goma)

Bolmut, Sulutnews.com - Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgulbencal) Tahun 2020 diselenggarakan oleh Korem 131/Santiago dengan pelaksana Kodim 1303 Bolmong meningkatkan jalinan hubungan kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan TNI.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kasrem 131/Santiago Kolonel Arm. Frangky J.H. Watuseke, yang dilangsungkan di Gedung BPU Sangkub, Senin (19/10/2020).

Kasrem 131/Santiago Kolonel Arm. Frangky J.H. Watuseke menyampaikan bahwa tujuan latihan penanggulangan bencana alam ini, merupakan hal mendasar yang harus guna menyatukan visi dan misi serta melatih kekompakkan dalam tim/satuan.

Sehingga masing-masing Tim dapat mengaplikasikan di lapangan secara baik dan benar yang didukung oleh Pemerintah Daerah setempat dalam mengatasi musibah bencana alam.

Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Raja Gunung Nasution, SIP, yang mewakili Kapolres serta Kepala Basarnas Sulut Suhri Sinaga, SE.,MM bersama dalam pembukaan kegiatan ini menerapkan standar protokol kesehatan covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asisten 1) Setda Kabupaten Bolmut Rachmat R. Pontoh SH.M.Si mewakili Bupati Bolmut Drs. H. Depri Pontoh.

Asisten 1 Rachmat R. Pontoh, SH.M.Si menyampaikan selamat datang kepada Kasrem 131/Santiago Kolonel Arm. Frangky J.H. Watuseke di Kabupaten Bolmut serta sembari mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI yang telah memberikan kontribusi positif khususnya dalam hal penanggulangan bencana alam.

 “Pembangunan yang berlangsung selama ini tentunya tidak terlepas dari peran dan partisipasi jajaran TNI yang sangat memahami pentingnya keamanan dan ketertiban bagi perkembangan pembangunan di Kabupaten Bolmut,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa, dalam kegiatan penanggulangan bencana alam ini, tentunya sudah menunjukkan bukti TNI, Pemerintah dan Masyarakat tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP membuka rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara  (Bolmut), berlangsung diruang rapat Bupati. Senin (19/10/2020).

inflasi merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue).

Inflasi berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain : konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.

Selain itu, ketidakstabilan ekonomi dan tingkat penjualan juga menimbulkan inflasi. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu.

Wakil Bupati mengatakan kepada seluruh peserta forum yang tergabung dalam TPID Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmut).

"Kehadiran kita saat ini merupakan wujud dari adanya komitmen yang kuat dari kita sekalian, untuk membangun sinergitas yang baik dalam upaya menjaga perekonomian daerah,"ungkap Lasena.

Rapat kordinasi TPID merupakan salah satu agenda pemerintah dalam rangka mengendalikan kebutuhan pokok masyarakat untuk menghindari jangan sampai terjadi inflasi.

"Harga barang tinggi dan bisa menyebabkan terjadi peningkatan kemiskinan karena ketidakberdayaan masyarakat dalam membeli bahan pokok," ujarnya.

"Saat ini kita dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19, dimana situasi ini tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan global tapi juga menyeret ke bidang-bidang lainnya terutama bidang sosial dan ekonomi masyarakat umumnya mungkin banyak yang terfokus pada aspek kesehatan padahal adapula hal sangat penting untuk diperhatikan saat ini yaitu aspek kebutuhan pangan," Wabup menambahkan.

Untuk itu inflasi diharapkan mampu dikendalikan agar dapat menjadi indikator keseimbangan sektor pangan. "Industri dan sebagainya. Dan ada empat hal yang menjadi entry point bagi pemerintah,"ujarnya.

Pertama TPID selain menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok juga harus memikirkan strategi yang mendukung pemulihan ekonomi daerah. Dengan menjaga kecukupan stok pangan sekaligus mengupayakan kelancaran distribusinya. "Kedua, mendukung industri rumah tangga dan UMKM agar dapat hidup kembali, faktanya industri rumah tangga dan UMKM menjadi basis dan garda terdepan pengendalian harga-harga kebutuhan pokok di masyarakat," jelas Wabup

Ketiga ukuran keberhasilan TPID dari tinggi rendahnya inflasi. Akan tetapi yang paling penting adalah bagaimana TPID bersama seluruh pemangku kepentingan secara sinergis melakukan kegiatan untuk mendorong upaya pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat secara mandiri.

"Misalnya dengan menggalakkan pemanfaatan lahan-lahan pekarangan atau lahan kosong sebagai sumber untuk memperoleh bahan makanan pokok yang biasa dikonsumsi," ungkapnya.

"Keempat stabilitas keamanan menjadi salah satu poin penting dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di daerah. Kondisi demikian perlu mendapat perhatian kita bersama. Sejalan dengan percepatan pembangunan daerah kedepan," tambah Wabup. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara terima kunjungan silaturahmi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) bersama Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan bertempat di Gedung Wanita. Jumat (16/10/2020)

Diketahui, Pjs Bupati Bolsel Praseno Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulut ditunjuk sebagai Pjs oleh Mendagri melalui Gubernur Sulut.

Kedatangan rombongan bersilaturahmi dari Pemda Bolsel beserta Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan disambut dengan tarian Momohongo.

Tari Momohongo merupakan tarian kreasi baru yang menceritakan tentang kehidupan masyarakat mengalami kepanikan dan kekuatiran dampak pandemi covid-19.

Momohongo atau dalam bahasa indonesia diartikan memohon doa, dalam pemaknaan pola gerak dan tari menampilkan masyarakat yang sedang berdoa dan memohon perlindungan dari Tuhan Maha Esa dalam mengatasi wabah.

Tarian yang merupakan binaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolmut ini, merupakan salah satu tarian ini mewakili Kabupaten Bolmut dalam acara FLS2N Tingkat Provinsi Sulut.

Tari ini beberapa waktu lalu meraih juara I dan berhak mewakili Provinsi Sulut ke Tingkat Nasional.

Peserta tari terdiri dari 4 orang yang merupakan siswa SMA Bolangitang dan SMK Kaidipang.

Bupati Bolmut Depri Pontoh dalam sambutannya menggambarkan kembali perkembangan tahapan pembangunan yang sudah dicapai pada masa pandemi covid-19.

Kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng memperingati hari kelahiran Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh yang ke- 58.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi Amin Lasena, SekretarisD DaerahDr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Sc, Dra. Hj. Ainun Talibo, Ny. Praseno Hadi, Dra. Hj. Safwani Djenaan Lasena, serta pejabat Satuan Perangkat Daerah. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com -  Yuku Moko sebagai seniman batik Indonesia berasal dari Boroko Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulut telah melintasi Eropah, Amerika, Timur Tengah, Afrika, Jepang, Russia, untuk memperkenalkan batik tradisional Indonesia dalam pameran internasional. Rabu (07/10/2020)

Batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia internasional oleh Presiden Soeharto saat mengikuti konferensi PBB. Batik Indonesia didaftarkan untuk mendapat status intangible cultural heritage (ICH) melalui kantor UNESCO di Jakarta oleh kantor Menko Kesejahteraan Rakyat mewakili pemerintah dan komunitas batik Indonesia, pada 4 September 2008.

Pengajuan itu pun membuahkan hasil bagi pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Pada 9 Januari 2009, pengajuan batik untuk Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO diterima secara resmi.

Batik dikukuhkan pada sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Nonbendawi yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi pada 2 Oktober 2009. Pada sidang tersebut batik resmi terdaftar sebagai Warisan Kemanusiaan Karya Agung Budaya Lisan dan Nonbendawi di UNESCO.

Yuku Moko menceritakan kembali rekam jejaknya mengapa keindahan seni batik telah memanggil jiwa seniman melukisnya untuk berkiprah dalam pameran internasional.

Yuku Moko yang menyebut dirinya dengan panggilan adat DaTo'Kakay lahir 25 Februari 1952 di Posso Sulawesi Tengah. Dia berasal dari Boroko sebagai pusat pemerintahan swapraja Kerajaan Kaidipang Besar, sekarang Kota Boroko sudah menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Katanya, "Saya berumur 2 bulan kami sekeluarga pindah ke Kota Makassar sekitar tahun 1972.

Kuliah di Seni Rupa pada pagi hari dan sore  kuliah di Akademi Bank Indonesia, tapi talenta seni melukis kurun waktu masih SR ( Sekolah Rakyat tahun 60an dan sekolah menengah, Dato'Kakay memang sejak kecil sudah ada bakat aktif melukis, awalnya sering terjun di dunia seni lukis, gerak tari pantomim dan sandiwara.

Ternyata semua perjalanan nasib DaTo'Kakay ke dunia seni (art) karena panggilan jiwa seninya agak tertunda. Tahun 1975 Dato'Kakay masuk kerja di Bank Bumi Daya (BBD) demi untuk membahagiakan orang tuanya yang pada saat masa itu lebih suka putranya bekerja.

Apalagi bekerja di BBD pada saat itu sebagai bank yang menjadi impian setiap orang meraih status prestise. Dengan separuh hati dia mau bekerja di Bank tapi separuh Hati DaTo'Kakay lebih condong ke dunia seni rupa yang memang sudah tertanam dan berakar dalam hatinya.

Klimaksnya ketika mengambil keputusan yang selama ini menjadi impiannya. Suatu peristiwa duka cita; tahun 1989 ibunda Dato'kakay meninggal dunia, dan 6 bulan kemudian tahun 1990 ayahnya menyusul.

Setelah menjadi yatim piatu, segala yang bergejolak dalam dirinya untuk menetapkan pilihan keputusan berhenti kerja di BBD.

Tapi hati Kecil ini ada penyesalan, selama 15 Tahun Dato' banyak belajar tentang kepemimpinan, manajerial perbankan BBD.

DaTo'Kakay tetap bertahan sampai batas waku 20 tahun kemudian. Masih banyak ilmu yang harus Dato'Kakay dapatkan. Setelah cukup proses pembelajaran bagaimana kita melayani nasabah dengan terhormat memohon pensiun dini dari karyawan BBD.

Proses harus menunggu 5 tahun lagi. Entah mengapa, pada tahun 1993 datang keinginan untuk belajar membatik. Karena bakat mendasar Dato'kakay di bidang lukis, mudahlah untuk belajar membatik, dan panggilan seorang mitra kerjanya seorang ibu pengusaha industri batik dari Djawa untuk ajarkan membatik. Alhamdulillah, itulah cikal bakalnya terjun ke dunia seni perbatikan.

Sesudah tahun 1995 permohonan DaTo'Kakay pensiun dini dikabulkan Direksi Bank Bumi Daya.

Sesudah itu Dato'Kakay belum tahu apa yang harus dilakukan sesudah itu.Tahun 1994 Dato' sudah berani ikut pameran awal di Jakarta.

Dengan produk batik yang sangat sederhana Dato' sudah berani tampil di pameran-pameran yang mulai diadakan di panggung festival kebudayaan.  Mulai berani ikut tampil di pameran berskala besar.

Segala macam pameran Dato' ikuti dengan segala kreatifitas dan inovasi dikembangkanya.

Dato' muncuL dengan GAYA SENIMAN. Karena memang Dato' asaLnya dari SENI RUPA. Bukan jebolan di Sekolah MODE. Makanya DaTo'Kakay suka protes ke pihak panitia yang sering memperkenalkan DaTo'Kakay sebagai seorang designer. Bukannya malu, tapi memang kalau designer ada sekolahnya khusus, makanya selalu Dato' jelaskan, Dato' hanyalah seorang seniman lukis bukan seorang designer.

Dengan modal semangat untuk terjun ke dunia seni inovasi merancang batik. DaTo'Kakay sudah sering muncul di pameran besar seluruh Indonesia.

Banyak customer DaTo'Kakay yang suka dengan produk yang diciptakan dari inovasi maha karya anak negeri Boroko. Produk yang kami buat dengan nama " Kampunk BOROKO " Brand DaTo'Kakay yang sangat dikenal dimana-mana sesama para pecinta produk batik Indonesianya selalu tampil unik, sangat berbeda dengan produk lain yang hanya menjual produknya.

"Produk batik "Kampunk BOROKO" dikenal dengan batik ethnieq selalu tampil beda dengan display booth (Stand) sangatlah Indonesia sekali, dan semua produk kain batik kami " BOROKO " tidak ada yang kembar atau sama yang kami buat. Semua Limited Edition tanpa Rekayasa", ungkap Yuko Moko.

Tahun 1997 produk " BOROKO " sudah di ikut sertakan dalam pameran besar di Turkey, dengan membawa nama produk unggulan dari Indonesia.

Sesudah itu dengan berjalannya waktu. Setiap tahun  produk batik " BOROKO " Selalu di ikut sertakan jika ada undangan pameran di luar negeri. Hampir semua negara telah kami kunjungi untuk memperkenalkan produk batik Indonesia.

Sudah berapa kali pameran di Kota KoBe, 0saka di Jepang, termasuk Tokyo. Sesudah itu kami dipilih untuk pameran di negara-negara Amerika Latin; Colombia, Chilie, Equador, Peru dan Venezuela, dan kami juga sempat pameran di Jourdania, Den Haag Belanda, Jeddah, Spanyol di Kota Madrid dan Canary island di Las Palmas, sampe ke Russia dua kali pameran di Kota Moscow dan ikut Muslim fashion show di Kota Kazan Russia. Di Singapore dan di Kuala Lumpur Malaysia, bahkan pameran di San Fransisco Amerika.

Kami juga di Undang Fash Show di Wellington New Zealand, di Bangkok. Kami diundang pameran  sampai dua kali diAfrica. Kalau di Jepang sudah berkali-kali.

Kami batik ethnieq " BOROKO " Sudah identik dengan Gambar " SEA " di dalam  kain batik kami. Ikon kami tetap " <{•)))<~~... Dato'Kakay ambil dari tanggal, bulan, identik dengan kelahiran Dato' 25 Februari 1952, berlambang bintang PIECES, dan sampe detik ini DaTo'Kakay masih di beri izin ALLAH SWT Untuk tetap berkarya di jalan-NYA Aminnn...

Alhamdulillah kami sekarang buka pameran batik di RUMAHKU WARUNK KAINKU " Kampunk BOROKO " di Lantai 2 Rumah DaTo'Kakay. Itu sekelimut perjalanan Dato'Kakay di dunia seni membatik. Sampai tidak terasa sudah memasuki 26 tahun pameran batik dilaksanakan antar benua. Semoga usaha kami ini tetap di ridhoi oleh-NYA Aamiin. (/Gandhi Goma)

Bolaang Mongondow Utara

Gubernur Sulut Agus Fathoni Menegaskan Pelaksanaan Tender APBD 2021 Dimulai Januari 2021

Gubernur Sulut Agus Fathoni Menegaskan Pelaksanaan...

Boroko, Sulutnews.com - Pjs Gubernur Sulut Dr. Drs. Agus Fathoni, M.Sc bersama Forkompinda berkunjun...

Ketua DPD RI Akan Mengedor Pintu DPR RI Senayan Untuk Segera Mewujudkan Provinsi BMR

Ketua DPD RI Akan Mengedor Pintu DPR RI Senayan Un...

Boroko, Sulutnews.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Ir. La Nyalla Mahm...

Prosesi Adat  Pengukuhan Pengurus Komunitas Adat Dan Brigade Bogani BMR

Prosesi Adat Pengukuhan Pengurus Komunitas Adat Da...

Tanoyan, Sulutnews.com - Pengukuhan prosesi acara adat dalam bahasa adat tersirat penuh makna sakral...

Kapolres Bolmut Menerima Kunjungan Resmi Mappilu Bolmut.

Kapolres Bolmut Menerima Kunjungan Resmi Mappilu B...

Boroko, Sulutnews.com- Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) AKBP Wahyu Purdiawarso, SH, SIK, me...