Boroko, Sulutnews.com - Tim Taekwondo Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sukses raih  7 medali emas dan 2 perunggu dalam kejuaraan Taekwondo Irawan Cup I Tahun 2021 yang dilaksanakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) David Tonny Limboto dari tanggal 09 Februari sampai dengan14 Februari 2021.

Terkait prestasi itu, Kadis Dispora Bolmut Sofianto Ponongoa, S.Pd.I Kabupaten Bolmut mengungkapkan rasa senang dan syukurnya atas capaian prestasi dari beberapa anak didiknya di ajang bergengsi tersebut. Jumat (19/02/2021).

"Alhamdulillah atas prestasi yang diraih oleh 7 orang siswa kita yang mengikuti kejuaraan Taekwondo Irawan Cup I Tahun 2021 dengan menyabet 7 medali emas, dan 2 medali perunggu. Ini tentunya berkat latihan terus-menerus yang dipusatkan di ruang aula Kantor Bupati Bolmut. Sudah teruji para atlit taekwondo muda pada kejuaraan lintas kecamatan dan dukungan semangat dan doa dari seluruh pengurus KONI Bidang Taekwondo serta semangat mereka meraih juara kerja," ungkap Ponongoa.

Lebih lanjut Ketua Harian Bidang Taekwondo Rudini Masuara, ST mengatakan, kemenangan hanya bisa diraih oleh mereka yang memiliki jiwa juang tinggi untuk mengatasi segala permasalahan dan tantangan.

Menurutnya, seluruh prestasi dan kegiatan kejuaraan lintas antar provinsi ini yang telah membawa nama Kabupaten Bolmut ke tingkat nasional regional, hal itu sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari Ketua Bidang Taekwondo Suriansyah Korompot, SH dan pengurus, serta koordinasi dengan pihak Dispora Bolmut, sehingga menjadi motivasi untuk peserta didik lainnya dalam berprestasi.

Pelatih utama Taekwondo Bolmut Hofni Lapasianh mengucapkan terima kasih buat para atlit Taekwondo Bolmut yang turun berlaga di Kejuaraan Irawan Cup I Provinsi Gorontalo 2021.

"Saya salut dan bangga dengan usaha dan kerja keras kalian... Kalian bagaikan tentara  pasukan berani mati Jepang yang semakin dikurangi jumlahnya... Semakin berbahaya..turun hanya dengan 11 atlit namun telah menyabet  7 medali emas 2 perunggu serta merebut Juara 3 Umum... yang belum mendapat  medali teruslah berlatih... yang dapat medali pertahankan karena itu bukan hanya sekedar kebanggaan tapi juga tanggung jawab... Teruslah berprestasi... Kami pelatih, pengurus dan pembina (KONI & DISPORA) serta masyarakat Bolmut selalu bersama kalian.... Prestasi ini jika konsisten berlatih akan dapat diraih ke tingkat kejuaraan nasional dan internasional," ujar Hofni Lapasiang.

Kabid Olahraga  Dispora Bolmut Syahril Lasena, SE mengkaji keberhasilan atlit muda Taekwondo Bolmut ini karena didukung fasilitas sarana pelatihan, kompetensi pelatih, serta para atlit ini setiap sore berlatih di aula Pohimbunga Kantor Bupati Bolmut.

"Untuk kedepan demi prestasi para atlit Taekwondo atau atlit olahraga lainnya dibutuhkan perhatian khusus dari para pemangku kepentingan untuk menata kembali dana pembinaan atlit, karena pada saat mereka berangkat dalam keterbatasan anggaran, namun kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur sehingga mereka meraih prestasi membawa naama Kabupaten Bolmut lintas provinsi se- Sulut. (/Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com - Surat Laporan aspirasi 117 orang warga masyarakat Desa Apeng Sembeka Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Utara) ke Kepala Kejaksaan Negeri Bolmut terhadap Sekdesnya berinisial Ibu VB alias Rety dan bendahara desa berinisial ibu ND alias Nona tentang penyalahgunaan dana desa dan dana sosial Bantuan Langsung Tunai (BLT) telah menjadi viral ketika terjadi insiden kemarin; Senin siang (15/02/2021) di Kantor Capil Dan Kependudukan Bolmut.

Menurut keterangan Kadis Capil Dan Kependudukan Hi. Parmin Mokodompis, S.Pd  insiden beberapa anggota masyarakat Desa Apeng Sembeka dengan Sekdesnya  untuk dibuatkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) diselesaikan sesuai prosedur administrasi kependudukan diselesaikan dari tingkat pemerintahan desa. Jika ada beda pendapat antara masyarakat dan aparat desa diselesaikan dalam Badan Musyawarah Desa (BPD). Selasa (16/02/2020).

"Ada hal lain tentang lapor-melapor sesama masyarakat desa dan aparat desa tentang penyalagunaan dana desa dan lainnya, ada lembaga  terkait yang menanganinya, bukan di Dinas Capil Dan Kependudukan tempat penyelesaian," ungkap Parmin Mokodompis.

Berdasarkan keterangan salah satu pelapor  Ferdinan Steven Puasa ketika mereka berinisiatif mengajak beberapa warga untuk langsung mengurus KTP dan KK selalu dipersulit oleh Sekdes karena surat laporan kami ke Kepala Kejaksaan Bolmut tertanggal 01 Februari 2021 tentang penyalahgunaan dana desa dan BLT oleh oknum sekdes VB dan bendaharanya. Ada wartawan dari Manado yang mendampingi kami.

"Sesuai laporan kami ke Kejaksaan Negeri Bolmut yang ditandatangani oleh 117 warga Desa Apeng Sembeka tentang patut diduga ada penyalahgunaan dana desa dari tahun 2016 sampai tahun 2020 oleh oknum Sekdes dan Bendahara. Penyimpangan proses pembangunan infrastruktur drainase 2018 tidak tuntas, plat decker 2019 terbengkalai,  jamban 2018, 2019, 2020, tidak layak pakai, serta pemotongan dana BLT untuk 10 KK dengan alasan untuk melanjutkan pembangunan jalan PPIP (Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan)," ungkap Ferdinan Steven Puasa.

Ketika dikonfirmasi ke Sekdes Apeng Sembeka Ibu VB alias Rety melalui telpon seluler tentang namanya dalam jabatan Sekdes dan bendahara desa ND alias Nona telah dilaporkan ke pihak Kejaksaan Negeri Bolmut patut diduga telah menyalahgunakan dana desa dan BLT serta dana PPIP dengan nada tegas menolak semua tuduhan para oknum yang mengatasnamakan 117 nama warga saya ke Kejari Bolmut. Seperti diketahui bersama proses pertanggungjawaban penggunaan dana desa dan PPIP telah diperiksa langsung oleh Badan Inspektorat Bolmut dan diaudit oleh BPK setiap akhir tahun anggaran, dan Kabupaten Bolmut telah menyandang predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga tahun berturut-turut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan inspektorat Bolmut tentu ada catatan dan alasan mengapa pekerjaan phisik pembangunan infrastruktur belum tuntas, apalagi dengan dampak Covid-19 tentu sebagian dana ini telah dialihkan. Tentu ulah para oknum ini melaporkan ke Kejari ada motif politik terselubung menjelang Pilkades Serentak di Kabupaten Bolmut Tahun 2021" ujar Sekdes Apeng Sembeka dengan nada sedih.(/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Peninjauan Perbatasan Sulut-Gorontalo oleh Bappeda Pemprov Sulut di Desa Tontulow Kecamatan Pinogaluman Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dalam rangka bertujuan untuk mendorong Pemerintah Daerah agar menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan; serta untuk mendorong organisasi-organisasi dan sinergitas antara perencanaan pusat dan perencanaan di tingkat provinsi dan kabupaten kota, Kamis (11/02/2021).

Adapun yang meninjau langsung adalah Kepala Bappeda Provinsi Sulut Ibu Jenny Karow didampingi Sekda Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Sc bersama staf, Kepala Bappeda Bolmut Nazarudin Maloho, S.Pd, M.Sc, Sekcam Pinogaluman Hamid Duggio, Kapolsek Pinogaluman Iptu Kornelius SH.

Menurut Sekda Bolmut dalam peninjauan langsung sesuai agenda kunjungan Bappeda  Pemprov Sulut ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, pertama agenda penilaian penghargaan pembangunan Daerah Kabupaten/ Kota tahun 2021. Kedua, peninjauan pintu gerbang perbatasan Sulut - Gorontalo serta kelanjutan jalan Komus Inomunga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Ketiga, rencana pembangunan tanggul abrasi pantai oleh Pemprov Sulut dan Pemkab.Bolaang Mongondow utara di Kecamatan Pinogaluman.

Menurut Jenny Karouw selaku Kepala Bappeda Prov.Sulut mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendorong Pemerintah Daerah agar menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan, serta untuk mendorong organisasi organisasi dan sinergitas antara perencanaan pusat dan perencanaan di tingkat provinsi dan kabupaten kota.(/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), ibu Dra. Leida Pontoh, M.Si, menyampaikan tentang perkembangan 9 bahan pokok di pasaran, terutama di Pasar Boroko ada peningkatan harga dan kelangkaan beberapa komoditi termasuk cabe yang produksinya dijual ke daerah lain. Selasa (02/02/2021).

Kesembilan bahan itu menurut "Kepmenperindag 115/1998" adalah: Beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan ayam,   telur ayam, susu, jagung, minyak tanah, garam beryodium.

Kesembilan bahan pokok yang ditetapkan harga acuan pembelian dan penjualan menurut "Permendag nomor 27/2017"

Namun dengan perkembangan harga pasar setiap tahun meningkat sesuai mekanisme pasar, namun kenaikan harganya masih dalam batas kewajaran.

Hal ini dapat kita pantau dari tabel Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Bolmut. Daftar harga terlampir

"Menjelang awal bulan Febuari 2021 dari dampak Covid-19 serta menjelang musim penghujan harga komoditas 9 pokok kebutuhan masyarakat terutama beras, gula pasir, minyak tanah dan tabung gas LPG masih dalam batas normal. Hal ini dapat kita monitor dan belum perlu dilakukan operasi pasar," ungkap Leida Pontoh.

Pedagang pasar ibu Yeni Datunugu menyampaikan keadaan jual beli di pasar Boroko  masih sepi, tapi kita bersyukur dengan bantuan sosial tunai  kemampuan daya beli masyarakat, termasuk bantuan modal berupa barang seperti kompor gas untuk pengembangan usaha dan bahan pangan berupa kacang, terigu, gula, minyak goreng, dari Dinas Perindagkop Bolmut sangat menunjang usaha kami dimasa sulit dampak Covid-19. (/Gandhi Goma)

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Kadis Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dr.Jusnan C.Mokoginta, MARS dalam konferensi pers setelah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama berlangsung di Lantai IV RSU Bolmut menyampaikan progres terjadi kenaikan Covid-19 secara signifikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara disebabkan oleh arus mudik pada saat hari raya Natal 2020 dan adanya Pilkada Gubernur Sulut tahun 2020. Senin (01/02/2020).

Pelaksanaan vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara terdiri dari tim dokter spesialis yang dipimpin oleh dr. Prima, Spd yaitu Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang bertugas di RSUD Bolmut.

Pencanangan Vaksin Covid 19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk awal diberikan kepada Forkopimda dan organisasi profesi termasuk PWI Cabang Bolmut diwakili Ketuanya Ramly Padju, S.Sos. Hal ini menandakan bahwa pemerintah Daerah Kabupaten Bolmut mendukung program dari pemerintah pusat serta mengajak masyarakat untuk ikut serta menyukseskan program Vaksinasi dalam rangka untuk memutus penyebaran Covid 19.

"Diharapkan kepada seluruh wartawan di Kabupaten Bolmut sebagai bagian Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 untuk segera memasukkan KTP melalui koordinasi Ketua PWI Bolmut saudara Ramly Padju, untuk vaksinasi Covid-19" himbau dr. Jusnan.C. Mokoginta.

Sejumlah syarat penerima vaksin Corona pun telah direkomendasikan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). Di antaranya sebagai berikut, dikutip dari Juknis Kemenkes RI.

Jika tekanan darah di atas 140/90 mmHg, vaksin Corona tidak diberikan.

Jika pernah mengidap COVID-19, ibu hamil atau menyusui, mengidap gejala ISPA dalam tujuh hari terakhir, memiliki riwayat alergi berat, penyakit ginjal, rematik, sakit saluran pencernaan kronis, vaksin Corona tidak diberikan.

Bagi yang mengidap penyakit diabetes melitus DM tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5 persen, vaksinasi tidak diberikan.

Lalu, apabila suhu badan penerima vaksin sedang demam (di atas 37,5 derajat Celcius) disarankan vaksinasi ditunda terlebih dahulu. Begitu pula dengan pasien yang pernah mengidap penyakit paru.

Menurut Ketua PWI Bolmut Ramly Padju, S.Sos setelah 30 menit divaksinasi Covid-19 berlalu dan mungkin satu-satunya wartawan yang bersedia divaksinasi karena pertimbangan isterinya seorang tenaga medis di Dinas Kesehatan Bolmut, kebetulan sebagai kepala seksi Penanggulangan Covid-19 Ny. Fitri Stion, M.Kes, sehingga kewajiban moral dan tanggung jawab sosial dimulai dari diri saya dalam profesi sebagai seorang wartawan.

Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ada 3 kecamatan yang masuk dalam Zona Merah yaitu Kecamatan Kaidipang, Kecamatan Bolangitang Timur dan Kecamatan Bintauna, dua  kecamatan masuk Zona Orange yaitu Kecamatan Sangkub, Kecamatan Bolangitang Barat dan 1 kecamatan masuk Zona Hijau yaitu Kecamatan Pinogaluman. (/Gandhi Goma)

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Pada hari ini Senin, 1 Februari 2021 merupakan momentum perdana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dengan sasarannya adalah jajaran FORKOPIMDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), satuan perangkat pimpinan daerah dan beberapa pimpinan organisasi profesi, sebagai garda terdepan guna memberikan kepercayaan dan menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat terhadap pemberian vaksin Covid-19. Acara ini berlangsung di Lantai IV RSUD Bolmut.

Dalam pemberian vaksin Covid-19 tentunya didasarkan pada kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan melalui tahapan skrining.

"Dan untuk saya pribadi sangat disayangkan harus berbesar hati karena termasuk dalam kriteria tidak dapat diberikan suntikan vaksin Covid-19 sebab pernah terkonfirmasi positif Covid-19," ungkap Bupati Bolmut Depri Pontoh pada saat memberikan sambutan pencanangan Vaksin Covid-19.

Ditambahkannya, pemberian vaksin ini bertujuan untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19 di masyarakat, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 guna mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity).

Saat ini Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mendapat jatah vaksin Covid-19 sebanyak 1900 dosis dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dengan prioritas sasaran pada pada tahap pertama adalah seluruh tenaga kesehatan kesehatan yang berjumlah 949 orang, masing-masing diberikan 2 dosis vaksin Covid-19, dan bukanlah obat melainkan upaya untuk memutus rantai penyebaran dan penguatan ketahanan tubuh untuk melawan virus.

Kadis Kesehatan Kabupaten Bolmut dr. Jusnan C Mokoginta mengungkapkan jangan dipahami bahwa setelah mendapatkan vaksin dapat melakukan apa saja, tidak mengurangi kewaspadaan kita semua dengan tetap disiplin menerapkan 5 M yaitu; memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas.

Bagi mereka yang tidak memenuhi syarat itu, maka tidak bisa mendapatkan suntikan atau ditunda," jelas dr Jusnan. Vaksinasi Covid-19 perdana Kajari Bolmut dan Ketua PWI Bolmut setelah mendapat suntikan penerima vaksin diminta tidak langsung meninggalkan lokasi penyuntikan selama 30 menit. Puji syukur setelah itu proses vaksinasi ini berjalan sesuai standar prosedur.

Hal ini dilakukan untuk melihat reaksi yang mungkin muncul setelah penerima vaksin disuntik.

"Mari kita bersama-sama saling membantu, saling mendukung bersama pemerintah untuk mensukseskan untuk mensukseskan program vaksinasi Covid-19 agar kita semua mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan bangsa kita segera pulih dari bencana kesehatan ini, untuk membangun kembali guna meraih tujuan kesejahteraan masyarakat," harapan Kadis Kesehatan Bolmut.

Acara pencanangan vaksin Covid-19 dihadiri oleh Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra, Kepala Kejaksaan Negeri Bolmut Moch Riza Wisnu Wardhana, SH. M.Hum, Kapolres Bolmut AKBP Wahyu Purwadiarso, SH, SIK, Perwira Penghubung Kodim 1303 BM Mayor Inf. Neflon Nus Kaontole, Sekretaris Daerah Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Sc, Ketua Pengadilan Agama Boroko Moh. Anwar Umar, Kepala Kementerian Agama Bolmut Ibu Lili Kurniaty, Ketua FKUB Bolmut Ahmad Modeong, Kepala BPJS Bolmut , Ketua PWI Bolmut Ramly Padju, S.Sos, beberapa anggota DPRD Bolmut, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, Kasie Intel Kejari Bolmut Bayu, SH dan seluruh pimpinan perangkat daerah. (/Gandhi Goma).

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Bu Atiya Pontoh dalam acara reses Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Bolangitang Barat dan Kecamatan Bolangitang Timur mendengar langsung, menyimak, dan mencatat seluruh aspirasi masyarakat dari setiap perwakilan utusan setiap desa untuk penyusunan RAPBD 2022. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Camat Bolangitang Barat. Jumat (22/01/2021).

Banyak usulan menjadi catatan tersendiri dari wakil rakyat antara lain peningkatan sarana prasarana drainase pada setiap musim penghujan dan musim tanam padi, keluhan kelompok nelayan terhadap minimnya alat tangkap ikan, termasuk akses jalan perkebunan sebagai akses membuka pemukiman yang baru guna menyebar penduduk secara merata.

Menjadi fokus perhatian dari ibu Atiya Pontoh adalah aspirasi masyarakat Desa Iyok mengenai program menanam buah-buahan disetiap halaman rumah dan perkebunan, termasuk perbukitan guna mencegah terjadinya longsor. Sebagai contoh penjualan rambutan unggul di Desa Sapa Kabupaten Minahasa Selatan.

Mereka berjualan rambutan disepanjang jalan trans Sulawesi. Omset mereka setiap bulan pada musim rambutan ratusan juta rupiah.

"Kedepan, kita budayakan menanam buah setiap desa dengan variasi buah-buahan, misalnya satu desa menanam bibit durian, desa lainnya menanam duku, dan seterusnya. Suatu saat ketika buah-buahan ini sudah berproduksi akan menambah nilai nutrisari menu makanan dikonsumsi, dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi karena masyarakat bisa menjual sepanjang jalan trans Sulawesi Kabupaten Bolmut", ujarnya.

PJS Sangadi (Kepala Desa) Desa Tote Kecamatan Bolangitang Barat Agus Anharis Sudiro, S.Pd.I menyatakan setuju dengan program menanam buah-buahan di setiap desa, dan program pengadaan bibit dapat disiapkan dari dinas terkait, termasuk teknis menanam buah bibit unggul dari tim penyuluh pertanian termasuk tim reboisasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulut.

"Kemarin Desa Tote dilanda banjir bandang ketika curah hujan sangat tinggi. Penyebabnya karena areal perbukitan sudah tidak ada pohon menahan derasnya air hujan. Jenis pohon mangga dengan serabut akarnya mampu menahan longsor ini, atau menanam pohon durian yang dikelolah langsung masyarakat. Apalagi Desa Tote ada bendungan air sebagai sumber kehidupan para petani. Kami berharap agar program ini dapat diterangkan ke 107 desa Se-Kabupaten Bolmut," ungkap Sangadi Tote.

Acara reses anggota legislatif dapil II tahap 1 tahun 2021 ini didampingi Camat Bolangitang Barat Supriadi Goma, S.Pd.I

  1. PPP – Atiya Pontoh
  2. PDIP – Moh. Sofian Goma
  3. Golkar – Sartono Dotinggulo
  4. PAN – Abdul Eba Nani (tidak sempat hadir karena gangguan kesehatan)
  5. Nasdem – Mulyadi Pamili
  6. PKB – Imran Hulalango
  7. Gerindra – Budi Setiawan Kohongia
  8. PPP – Yahya Husen Suit Pontoh.

(/Gandhi Goma)

Bolmut, Sulutnews.com - Penentuan zona pada daerah-daerah tersebut berdasarkan pada pengumpulan data dan kajian maupun analisis dari tim pakar Gugus Tugas Nasional. Penentuan zona tadi menggunakan indikator-indikator yang secara total terdapat 15 indikator utama, di antaranya adalah Indikator kesehatan masyarakat, yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, dua indikator surveilans kesehatan masyarakat dan dua indikator pelayanan kesehatan.

Dalam Laporan Perkembangan Penanganan Covid-19 sampai pada hari Kamis,14 Januari 2021, dr.  Jusnan C Mokoginta, MARS, Ketua Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dalam konferensi pers membeberkan kembali arti 3T, yaitu Testing (pemeriksaan), Tracing (pelacakan), dan Treatment (pengobatan) terhadap proses penggunaan vaksin Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (nakes) sejumlah 945 orang disetiap 12 Puskesmas dan 1 RSUD Bolmut.

Katanya, "Setelah saya melihat mendengar dan berdiskusi  tentang trend Covid-19 di Kabupaten Bolmut telah meningkat. Saya terlibat langsung penanganan Covid-19, ada 35 terkonfirmasi dan minggu terakhir ada 4 kasus, 1 angka kematian atau sekitar 2,4 %, masih dibawah angka kematian Provinsi Sulut,"

Angka tracing dan treatmen kita lakukan setelah terdeteksi reaktif daln positif dampak Covid-19. Di wilayah Puskesmas Biontong, rapid antigen ada 2 orang positif. Dalam waktu yang sama di Bintauna, ada nakes 4 orang dirapit antigen reaktif, di Puskesmas Boroko jumlah di swabtes 60 orang, positif 2 orang.

Puskesmas Sangkub ada 3 orang. Puskesmas Bintauna Pante 25 orang ada 4 orang reaktif.

Total rapid tes antigen sampai saat ini Jam 15.35  dari 8 orang terkirim, sudah 4 orang positif Covid-19.

Menurut Kepala Seksl Surveilens dan Imunisasi Fitria Stion, SKM, MARS mengatakan pemeriksaan tes screening rapites antigen massal terhadap para nakes dan pengambilan spesimen swabtes ini sudah terdeteksi 8 orang nakes, dan 4 orang nakes sudah positif, 4 orang sedang menunggu konfirmasi resmi dari Kementerian Kesehatan.

Kadis Kesehatan Bolmut dr. Jusnan C Mokoginta, MARS menyatakan sudah bisa diamankan dari 8 orang,

4 orang berdampak positif, 1 kematian. Sesudah itu Bolmut berstatus dari zona kuning ke zona orange dan kita menunggu hasil resmi dari Kemenkes dengan 15 kriteria.

Selanjutnya jika Kabupaten Bolmut masuk level ketiga adalah Zona Oranye atau Risiko Sedang. Secara umum, risiko penyebaran COVID-19 pada level ini tinggi dan potensi virus tidak terkendali.

"Pada level ini, transmisi lokal hingga imported case kemungkinan dapat terjadi dengan cepat. Pemerintah daerah Bolmut harus memantau kluster-kluster baru dan mengontrol pergerakan melalui testing dan tracking yang agresif", ungkap dr. Jusnan Mokoginta, MARS.(/Gandhi)

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dr. Jusnan C Mokoginta, MARS melalui Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Febrianto Lumoto, SKM diperoleh informasi terkait kendala serta kesiapan distribusi dan penyimpanan vaksin Covid-19 di Kabupaten Bolmut melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bolmut yang direncanakan akan dilaksanakan pada 14 Januari 2021 kepada 949 orang Tenaga Kesehatan Bolaang Mongondow Utara. Jumat (08/01/2021).

Vaksin Covid-19 gelombang pertama bagi tenaga medis di Kabupaten Bolmut direncanakan akan diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut untuk sejumlah 949 orang tenaga medis di Bolmut.

Menurut Kasie Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Megi Mantang, SKM, untuk mekanisme pemberian Vaksin Covid-19 kepada tenaga medis akan diawali dengan screening terhadap penyakit bawaan, apakah penerima Vaksin memiliki penyakit bawaan atau tidak seperti diabetes melitus, hipertensi, paru paru, jantung dan penyakit bawaan lainnya dan akan dilaksanakan di setiap puskesmas tempat fasilitas vaksin Covid-19.

"Oleh sebab itu dihimbau kepada seluruh masyarakat Bolmut tidak perlu kuatir berlebihan dengan berbagai isu menyesatkan di media sosial, karena kita memiliki standar untuk diterapkan kepada pengguna vaksin Covid-19, termasuk para medis, apakah mereka sudah memenuhi syarat standar kesehatan terutama dari pemeriksaan penyakit bawaan, sehingga harus sehat dulu dan normal kembali penyakit bawaannya," ungkap Megi Mantang.

Untuk rencana tempat pelaksanaan Vaksinasi di Wilayah Bolmut yaitu ada 13 fasilitas kesehatan berupa 12 Puskesmas di 6 Kecamatan dan 1 unit RSUD Bolmut di Kecamatan Bolangitang Barat.

Untuk rencana kedatangan vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut masih belum dipastikan waktunya dan masih menunggu jadwal dari Dinkes Provinsi Sulut sementara rencana distribusi vaksin Covid-19 ke 13 Fasilitas kesehatan di laksanakan setelah proses screening terhadap tenaga medis yang akan divaksin dan distribusi dari Dinkes Bolmut disesuaikan dengan jumlah tenaga medis yang layak di vaksin di setiap puskesmas yang digunakan untuk vasilitas pelayanan Vaksin.

Lokasi awal penyimpanan vaksin covid 19 di Gudang Farmasi Dinkes Kabupaten Bolmut disimpan dalam 1 (satu) lemari pendingin dengan penanggung jawab serta pemegang kunci gudang tempat penyimpanan vaksin covid 19 yaitu Sulastri Paputungan S.Si (Kepala Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Bolmut)

Adapun hingga saat ini, terdapat kendala dalam pendistribusian dan penyimpanan vaksin Covid-19 di lokasi Fasilitas Kesehatan tempat penyuntikan vaksin. Dimana dari 13 Faskes yang disiapkan, terdapat 2 Puskesmas yaitu Puskesmas Olot Kecamatan Bolangitang Barat, Puskesmas Sang Kecamatan Sangkub yang mengalami kerusakan tempat penyimpanan vaksin sehingga dapat berdampak pada terganggunya proses penyimpanan vaksin di Bolmut, namun demikian, pihaknya mengambil kebijakan untuk menitipkan/ menyimpan vaksin Covid-19 tersebut, di Puskesmas Induk Bolangitan dan Puskesmas induk Sangkub.

Kapolres Bolmut AKBP Wahyu Purdiawarso SH, SIK mengatakan proses pengawalan Vaksin Covid 19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut menuju Dinas Kesehatan Bolmut dilaksanakan oleh personil Polri dan tekhnisnya menunggu petunjuk dari pimpinan Polri apakah pengawalnya ditunjuk dari Brimob Polda Sulut atau dari personil Polres Bolmut, sedangkan untuk pengamanan disetiap fasilitas kesehatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dilaksanakan oleh personil Polsek Bolmut berjumlah 2 orang dan dibantu 2 personil dari TNI. (/Gandhi Goma)

Bolmut, Sulutnews.com - Pihak keluarga dari almarhumah YM (40 tahun) berdampak Covid-19 tidak menerima hasil swab tes dari Satgas Covid-19 Kabupaten Gorontalo, karena terjadinya simpang siur informasi dari pihak medis RSUP Ainun Habibie. Rabu (06/01/2021).

Menurut keterangan Sofian Mokoginta, SKM, Kabid Pelayanan Kesehatan (Pelkes) Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengungkapkan terjadinya peristiwa kegaduhan  karena pihak keluarga menolak pelaksanaan protap Covid-19.

Menurut keterangan Febrianto Lumuto, SKM, Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Bolmut, prosesi pemakaman almarhum tetap dijalankan sesuai fardhu kifayah, namun protap terhadap pihak keluarga termasuk yang memandikan jenasah akan di rapid tes.

Kapolsek Bolangitang Iptu Herdi Manampiring, SH menyatakan terjadinya kegaduhan setelah tibanya jenasah almarhumah, pihak keluarga menolak pemakaman standar protap Covid-19 dari pihak Dinkes Bolmut. Terlihat jenasah tidak dimasukkan dalam peti dan terdengar tangisan histeris menolak dari Satgas Covid-19 Bolmut.

"Kami sudah berusaha bermusyawarah dengan pihak keluarga, termasuk Camat Bolangitang Timur Suharto Londa, Banbinsa Bolangitang Timur Serda Inf. Ismail dan pemangku adat. Tapi pihak keluarga bersikeras untuk melaksanakan fardhu kifayah dengan memandikan jenasah almarhumah", ungkap Kapolsek Bolangitang.

Ditambahkannya, prosesi pemakaman diantar langsung ke pekuburan keluarga, tetap kita kawal. Situasi sudah dapat terkendali dan kondusif. (/Gandhi Goma).

Foto-Foto Lainnya :

Bolaang Mongondow Utara

Prestasi Atlit Muda Taekwondo Bolmut Menyabet 7 Medali Emas Dan 2 Perunggu

Prestasi Atlit Muda Taekwondo Bolmut Menyabet 7 Me...

Boroko, Sulutnews.com - Tim Taekwondo Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sukses raih 7 medali emas da...

Sekdes Dan Bendahara Desa Apeng Sembeka Kecamatan Sangkub Dilaporkan Warganya Ke Kejari Bolmut

Sekdes Dan Bendahara Desa Apeng Sembeka Kecamatan...

Boroko, Sulutnews.com - Surat Laporan aspirasi 117 orang warga masyarakat Desa Apeng Sembeka Kecamat...

Bappeda Sulut Meninjau Abrasi Laut, Pintu Gerbang Perbatasan Dan Kelanjutan Pembangunan Jalan Komus Inomunga Bolmut.

Bappeda Sulut Meninjau Abrasi Laut, Pintu Gerbang...

Boroko, Sulutnews.com - Peninjauan Perbatasan Sulut-Gorontalo oleh Bappeda Pemprov Sulut di Desa Ton...

Daging Sapi Dan Cabe Rawit Lokal Semakin Melambung Di Pasaran Bolmut

Daging Sapi Dan Cabe Rawit Lokal Semakin Melambung...

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Ka...