Pemkot Kotamobagu Laporkan Pengrusakan Baliho Di Pasar Serasi

SN.COM,KOTAMOBAGU- Pemk kotamobagu laporkan aksi pengrusakan baliho yang berisi pengumuman SK Wali Kota Nomor 215 tahun 2022, tentang penutupan aktifitas  Pasar Serasi dan Pasar Ikan Kotamobagu yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab

Aksi pengrusakn tersebut di duga buntut dari penutupan pasar serasi oleh pemkot kotamobagu langsung dilaporkan ke SPKT Polres Kotamobagu dan teregistrasi dengan nomor LP/B/533/VIIN/2022/SPKT/RES KTG/POLDA SULUT, tanggal 14 Agustus 2022.

Dalam  laporan polisi, pengrusakan terjadi pada Minggu 14 Agustus 2022 sekitar pukul 15.11 wita. Dimana terlapor pria inisial FCL merusak baliho ukuran 3×4 meter yang terpasang di di simpang empat eks Columbia Pasar Serasi Kotamobagu.

Pengrusakan dilakukan dengan cara merobek baliho ukuran 3×4 meter tersebut menggunakan linggis kemudian merobohkannya.

“Kami berharap, sekiranya ada komplen atau keberatan dari masyarakat terhadap langkah-langkah Pemkot, dapat dikoordinasikan dengan instansi teknis, bukannya melakukan hal-hal atau tindakan yang justru menimbulkan keresahan termasuk tindakan pengrusakan,” ujar Kabag Hukum Pemkot Kotamobagu, Rendra Dilapanga, ditemui usai melakukan pelaporan.

Terkait laporan ini, Rendra pun berharap, ada tindakan tegas dari kepolisian, untuk mencegah kembali terjadinya aksi pengrusakan aset pemkot oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Dalam pemeriksaan tadi, sudah diambil keterangan termasuk keterangan saksi-saksi, jadi tinggal menunggu langkah polres. Kami berharap hal ini segera ditindaklanjuti kepolisian agar kejadian serupa tidak akan terjadi lagi,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotamobagu M Fahri Damopolii mengatakan, bahwa aset berupa baliho yang dirusak adalah milik Pemerintah Kota Kotamobagu yang ditangani langsung Dinas Kominfo dan dipasang di kompleks Pasar Serasi Kotamobagu.

“Konten baliho yang dirusak berisi pemberitahuan tentang Keputusan Walikota Nomor 215 Tahun 2022 tentang penghentian dan penutupan operasional pengelolaan Pasar Serasi dan Pasar Ikan di Kelurahan Gogagoman,” ujar Fahri sembari menyayangkan atas kejadian tersebut.(*)