Bolsel

Bolsel (7)

Bolsel, Sulutnews.com– Personel Polres Bolmong Selatan (Bolsel) mengamankan seorang pria terduga pemilik senjata tajam (sajam) jenis pisau badik, Selasa (3/5/2022) malam.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut. “Terduga pelaku berinisial FS, warga Bolaang Uki,” ujarnya, Rabu (4/5) sore.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, awalnya Peleton Siaga Polres Bolsel menggelar patroli di lokasi-lokasi rawan gangguan kamtibmas, dengan sasaran miras, sajam, dan barang-barang berbahaya lainnya.

“Saat melintas di pantai Desa Sondana, petugas mendapati sekelompok anak muda yang sedang berkumpul, kemudian dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Petugas pun mendapati sebilah pisau badik tergeletak di tanah tepatnya di samping FS, yang dicurigai dilempar saat melihat kedatangan petugas.

“FS beserta barang bukti kemudian diamankan di Mapolres Bolsel untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Bolsel,Sulutnews.com – Unit Reskrim Polsek Dumoga Utara Polres Bolmong bersama Polsek Pinolosian Polres Bolmong Selatan mengamankan 2 dari 3 pelaku penganiayaan secara bersama-sama, yang terjadi di Konarom Barat, Dumoga Tenggara, Bolmong, pada Senin (10/01/2022) lalu.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Kedua pelaku adalah saudara kembar, sama-sama berinisial NM (20), warga Konarom Barat. Keduanya ditangkap pada Selasa (08/02) malam, di wilayah Pinolosian, Bolmong Selatan,” ujarnya, Kamis (10/02) pagi, di Mapolda Sulut.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, keduanya bersama satu pelaku lainnya menganiaya Randi Nurhamidin (23), warga Ibolian, Dumoga Tenggara, sekitar pukul 07.00 WITA.

“Pagi itu korban dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara hajatan kerabatnya di Konarom Barat. Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba dihadang oleh ketiga pelaku, dan tanpa sebab yang jelas, ketiganya langsung mengeroyok korban. Setelah itu ketiga pelaku melarikan diri,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penganiayaan secara bersama-sama tersebut mengakibatkan korban mengalami luka bengkak dan memar di wajah serta tubuhnya. Korban kemudian melapor ke Polsek Dumoga Utara, beberapa saat usai kejadian.

 “Kedua pelaku tersebut sudah diamankan di Mapolsek Dumoga Utara untuk diproses lanjut. Sedangkan satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui, masih dalam pengejaran petugas,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Bolsel,Sulutnews.com – Karena mencabuli perempuan berumur 11 tahun, seorang pemuda berinisial SDL (19), warga Tobayagan Dusun 1, Pinolosian Tengah, Bolmong Selatan (Bolsel), resmi ditahan Polres Bolsel.

Terkait hal ini,  Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada sulutnews.com menerangkan bahwa kasus  pencabulan terjadi pada Sabtu (08/01/2022), sekitar pukul 02.00 WITA, di rumah korban, Tobayagan Dusun 1, Pinolosian Tengah.

“Tersangka memegang bagian tubuh korban saat sedang tidur di kamarnya. Korban terbangun lalu berteriak meminta tolong kepada keluarganya, seketika itu juga tersangka melarikan diri,” ujarnya, Kamis (20/01) siang, di Mapolda Sulut.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kejadian tersebut lalu dilaporkan pihak korban ke Polres Bolsel.

“Kemudian pada 15 Januari 2022 SDL dipanggil Penyidik Polres Bolsel sebagai saksi, dan 2 hari kemudian diperiksa,” jelasnya.

Selanjutnya pada 18 Januari SDL ditetapkan sebagai tersangka, lalu dilakukan pemeriksaan, setelah itu langsung ditahan.

“Tersangka sudah ditahan guna proses hukum selanjutnya,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Bolsel,sulutnews.com - Personel Polsek Bolaang Uki Polres Bolmong Selatan (Bolsel) mengamankan terduga pelaku tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur, yang terjadi di Desa Popodu.

Dihubungi Rabu (19/1/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. Peristiwa tersebut katanya terjadi pada hari Jumat, 12 November 2021 dan sudah dilaporkan keluarga korban dengan nomor: LP/115/XI/2021/SULUT/SPKT/Res- Bolsel, tanggal 15 November 2021.

"Polisi telah melakukan pemanggilan terhadap para saksi dan kedua terduga pelaku, yaitu masing-masing lelaki YYS (39) dan lelaki FT (16), dan dilakukan pemeriksaan pada hari Selasa (18/1/2022) berdasarkan Surat Perintah Sidik nomor: SP.Sidik/01/I/2022/Reskrim, tanggal 14 Januari 2022," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dari hasil pemeriksaan petugas, keduanya mengaku melakukan pencabulan terhadap korban namun masing-masing tidak mengakui jika telah melakukan persetubuhan.

"Namun berdasarkan pengakuan lelaki FT, ia melihat bahwasanya lelaki YYS diduga telah melakukan persetubuhan terhadap korban yang berusia 14 tahun," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Polisi pun akhirnya melakukan pemeriksaan visum terhadap korban di RS Bolsel, dengan hasil Ver Nomor: 353/24/XI/2021/RSUD, selaput darah (hymen) korban tidak utuh lagi.

"Polisi kemudian melakukan penahanan terhadap lelaki YYS berdasarkan Surat Perintah Penahanan (SPP) Nomor: SP.han 02/I/2022/Reskrim tanggal 18 Januari 2022. Sedangkan lelaki FT tidak dilakukan penahanan karena masih dibawah umur," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Peristiwa ini sendiri berawal saat korban yang berstatus sebagai pelajar ini sedang berada di rumah kerabat. Saat itu datang 2 tersangka yang tidak dikenal korban dan menawarkan minuman beralkohol jenis captikus kepada korban.

Setelah meneguk segelas captikus, korban kemudian diajak kedua tersangka dengan menggunakan sepeda motor pergi ke sebuah pondok di jalan air panas Desa Popodu Kecamatan Bolaang Uki.

"Korbanpun akhirnya ditemukan beberapa warga dalam keadaan mabuk dan tidak sadarkan diri, selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah temannya di Desa Molibagu," singkat Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Bolsel,Sulutnews.com - Personel Polsek Bolaang Uki Polres Bolmong Selatan (Bolsel) mengamankan terduga pelaku tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur, yang terjadi di Desa Popodu.

Dihubungi Rabu (19/1/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. Peristiwa tersebut katanya terjadi pada hari Jumat, 12 November 2021 dan sudah dilaporkan keluarga korban dengan nomor: LP/115/XI/2021/SULUT/SPKT/Res- Bolsel, tanggal 15 November 2021.

"Polisi telah melakukan pemanggilan terhadap para saksi dan kedua terduga pelaku, yaitu masing-masing lelaki YYS (39) dan lelaki FT (16), dan dilakukan pemeriksaan pada hari Selasa (18/1/2022) berdasarkan Surat Perintah Sidik nomor: SP.Sidik/01/I/2022/Reskrim, tanggal 14 Januari 2022," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dari hasil pemeriksaan petugas, keduanya mengaku melakukan pencabulan terhadap korban namun masing-masing tidak mengakui jika telah melakukan persetubuhan.

"Namun berdasarkan pengakuan lelaki FT, ia melihat bahwasanya lelaki YYS diduga telah melakukan persetubuhan terhadap korban yang berusia 14 tahun," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Polisi pun akhirnya melakukan pemeriksaan visum terhadap korban di RS Bolsel, dengan hasil Ver Nomor: 353/24/XI/2021/RSUD, selaput darah (hymen) korban tidak utuh lagi.

"Polisi kemudian melakukan penahanan terhadap lelaki YYS berdasarkan Surat Perintah Penahanan (SPP) Nomor: SP.han 02/I/2022/Reskrim tanggal 18 Januari 2022. Sedangkan lelaki FT tidak dilakukan penahanan karena masih dibawah umur," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Peristiwa ini sendiri berawal saat korban yang berstatus sebagai pelajar ini sedang berada di rumah kerabat. Saat itu datang 2 tersangka yang tidak dikenal korban dan menawarkan minuman beralkohol jenis captikus kepada korban.

Setelah meneguk segelas captikus, korban kemudian diajak kedua tersangka dengan menggunakan sepeda motor pergi ke sebuah pondok di tempat wisata Kecamatan Bolaang Uki.

"Korbanpun akhirnya ditemukan beberapa warga dalam keadaan mabuk dan tidak sadarkan diri, selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah temannya di Desa Molibagu," singkat Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Bolsel,Sulutnews.com – Guna mencegah lonjakan warga yang berlibur ke tempat wisata, Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memperketat penjagaan dan pemeriksaan di Pos Pelayanan (Posyan) Natal dan Tahun Baru depan RSUD Molibagu, Minggu (02/01) sejak pagi.

Pemeriksaan dipimpin Kepala Posyan setempat, Iptu Sunarya. Dijelaskannya, petugas memeriksa kartu vaksin di Posyan depan RSUD, juga di beberapa titik akses keluar-masuk wilayah Bolsel.

“Pemeriksaan dilakukan personel yang bertugas di Posyan, dan di-back up personel peleton siaga Polres Bolsel. Kegiatan penjagaan dan pemeriksaan dipantau langsung oleh Kapolres Bolsel,” kata Iptu Sunarya.

Pemeriksaan, lanjutnya, dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan demi menekan laju penyebaran Covid-19.

“Pemeriksaan kami lakukan secara humanis, dengan memberikan teguran lisan bersifat pembinaan terhadap warga yang tidak memakai masker,” jelas Iptu Sunarya.

Selain itu, sambung Iptu Sunarya, pihaknya juga menegur lima pengendara kendaraan berknalpot bising. “Serta menegur lisan 25 warga yang belum ikut vaksinasi, kemudian diarahkan untuk mengikuti vaksinasi di Posyan depan RSUD,” pungkas Iptu Sunarya. (Adrian)

Bolsel,Sulutnews.com – Razia peredaran minuman beralkohol tanpa ijin terus dilakukan jajaran Kepolisian di Sulawesi Utara. Di wilayah hukum Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), razia dipimpin oleh Pawas AKP Rusdin Zima, Sabtu (18/12/2021).

Dalam razia tersebut, aparat Kepolisian mendapati sejumlah kios menjual minuman beralkohol jenis captikus tanpa ijin edar.

Puluhan liter captikus diamankan oleh petugas, selanjutnya dibawa ke Mapolres Bolsel.

“Barang bukti yang diamankan tersebut disimpan di ruangan Satuan Narkoba Polres Bolsel serta dibuatkan berita acara tanda terima barang bukti,” singkat AKP Rusdin Zima. (Adrian)