Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Pada hari ini Senin, 1 Februari 2021 merupakan momentum perdana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dengan sasarannya adalah jajaran FORKOPIMDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), satuan perangkat pimpinan daerah dan beberapa pimpinan organisasi profesi, sebagai garda terdepan guna memberikan kepercayaan dan menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat terhadap pemberian vaksin Covid-19. Acara ini berlangsung di Lantai IV RSUD Bolmut.

Dalam pemberian vaksin Covid-19 tentunya didasarkan pada kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan melalui tahapan skrining.

"Dan untuk saya pribadi sangat disayangkan harus berbesar hati karena termasuk dalam kriteria tidak dapat diberikan suntikan vaksin Covid-19 sebab pernah terkonfirmasi positif Covid-19," ungkap Bupati Bolmut Depri Pontoh pada saat memberikan sambutan pencanangan Vaksin Covid-19.

Ditambahkannya, pemberian vaksin ini bertujuan untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19 di masyarakat, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 guna mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity).

Saat ini Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mendapat jatah vaksin Covid-19 sebanyak 1900 dosis dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dengan prioritas sasaran pada pada tahap pertama adalah seluruh tenaga kesehatan kesehatan yang berjumlah 949 orang, masing-masing diberikan 2 dosis vaksin Covid-19, dan bukanlah obat melainkan upaya untuk memutus rantai penyebaran dan penguatan ketahanan tubuh untuk melawan virus.

Kadis Kesehatan Kabupaten Bolmut dr. Jusnan C Mokoginta mengungkapkan jangan dipahami bahwa setelah mendapatkan vaksin dapat melakukan apa saja, tidak mengurangi kewaspadaan kita semua dengan tetap disiplin menerapkan 5 M yaitu; memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas.

Bagi mereka yang tidak memenuhi syarat itu, maka tidak bisa mendapatkan suntikan atau ditunda," jelas dr Jusnan. Vaksinasi Covid-19 perdana Kajari Bolmut dan Ketua PWI Bolmut setelah mendapat suntikan penerima vaksin diminta tidak langsung meninggalkan lokasi penyuntikan selama 30 menit. Puji syukur setelah itu proses vaksinasi ini berjalan sesuai standar prosedur.

Hal ini dilakukan untuk melihat reaksi yang mungkin muncul setelah penerima vaksin disuntik.

"Mari kita bersama-sama saling membantu, saling mendukung bersama pemerintah untuk mensukseskan untuk mensukseskan program vaksinasi Covid-19 agar kita semua mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan bangsa kita segera pulih dari bencana kesehatan ini, untuk membangun kembali guna meraih tujuan kesejahteraan masyarakat," harapan Kadis Kesehatan Bolmut.

Acara pencanangan vaksin Covid-19 dihadiri oleh Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra, Kepala Kejaksaan Negeri Bolmut Moch Riza Wisnu Wardhana, SH. M.Hum, Kapolres Bolmut AKBP Wahyu Purwadiarso, SH, SIK, Perwira Penghubung Kodim 1303 BM Mayor Inf. Neflon Nus Kaontole, Sekretaris Daerah Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Sc, Ketua Pengadilan Agama Boroko Moh. Anwar Umar, Kepala Kementerian Agama Bolmut Ibu Lili Kurniaty, Ketua FKUB Bolmut Ahmad Modeong, Kepala BPJS Bolmut , Ketua PWI Bolmut Ramly Padju, S.Sos, beberapa anggota DPRD Bolmut, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, Kasie Intel Kejari Bolmut Bayu, SH dan seluruh pimpinan perangkat daerah. (/Gandhi Goma).

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Bu Atiya Pontoh dalam acara reses Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Bolangitang Barat dan Kecamatan Bolangitang Timur mendengar langsung, menyimak, dan mencatat seluruh aspirasi masyarakat dari setiap perwakilan utusan setiap desa untuk penyusunan RAPBD 2022. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Camat Bolangitang Barat. Jumat (22/01/2021).

Banyak usulan menjadi catatan tersendiri dari wakil rakyat antara lain peningkatan sarana prasarana drainase pada setiap musim penghujan dan musim tanam padi, keluhan kelompok nelayan terhadap minimnya alat tangkap ikan, termasuk akses jalan perkebunan sebagai akses membuka pemukiman yang baru guna menyebar penduduk secara merata.

Menjadi fokus perhatian dari ibu Atiya Pontoh adalah aspirasi masyarakat Desa Iyok mengenai program menanam buah-buahan disetiap halaman rumah dan perkebunan, termasuk perbukitan guna mencegah terjadinya longsor. Sebagai contoh penjualan rambutan unggul di Desa Sapa Kabupaten Minahasa Selatan.

Mereka berjualan rambutan disepanjang jalan trans Sulawesi. Omset mereka setiap bulan pada musim rambutan ratusan juta rupiah.

"Kedepan, kita budayakan menanam buah setiap desa dengan variasi buah-buahan, misalnya satu desa menanam bibit durian, desa lainnya menanam duku, dan seterusnya. Suatu saat ketika buah-buahan ini sudah berproduksi akan menambah nilai nutrisari menu makanan dikonsumsi, dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi karena masyarakat bisa menjual sepanjang jalan trans Sulawesi Kabupaten Bolmut", ujarnya.

PJS Sangadi (Kepala Desa) Desa Tote Kecamatan Bolangitang Barat Agus Anharis Sudiro, S.Pd.I menyatakan setuju dengan program menanam buah-buahan di setiap desa, dan program pengadaan bibit dapat disiapkan dari dinas terkait, termasuk teknis menanam buah bibit unggul dari tim penyuluh pertanian termasuk tim reboisasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulut.

"Kemarin Desa Tote dilanda banjir bandang ketika curah hujan sangat tinggi. Penyebabnya karena areal perbukitan sudah tidak ada pohon menahan derasnya air hujan. Jenis pohon mangga dengan serabut akarnya mampu menahan longsor ini, atau menanam pohon durian yang dikelolah langsung masyarakat. Apalagi Desa Tote ada bendungan air sebagai sumber kehidupan para petani. Kami berharap agar program ini dapat diterangkan ke 107 desa Se-Kabupaten Bolmut," ungkap Sangadi Tote.

Acara reses anggota legislatif dapil II tahap 1 tahun 2021 ini didampingi Camat Bolangitang Barat Supriadi Goma, S.Pd.I

  1. PPP – Atiya Pontoh
  2. PDIP – Moh. Sofian Goma
  3. Golkar – Sartono Dotinggulo
  4. PAN – Abdul Eba Nani (tidak sempat hadir karena gangguan kesehatan)
  5. Nasdem – Mulyadi Pamili
  6. PKB – Imran Hulalango
  7. Gerindra – Budi Setiawan Kohongia
  8. PPP – Yahya Husen Suit Pontoh.

(/Gandhi Goma)

Bolmut, Sulutnews.com - Penentuan zona pada daerah-daerah tersebut berdasarkan pada pengumpulan data dan kajian maupun analisis dari tim pakar Gugus Tugas Nasional. Penentuan zona tadi menggunakan indikator-indikator yang secara total terdapat 15 indikator utama, di antaranya adalah Indikator kesehatan masyarakat, yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, dua indikator surveilans kesehatan masyarakat dan dua indikator pelayanan kesehatan.

Dalam Laporan Perkembangan Penanganan Covid-19 sampai pada hari Kamis,14 Januari 2021, dr.  Jusnan C Mokoginta, MARS, Ketua Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dalam konferensi pers membeberkan kembali arti 3T, yaitu Testing (pemeriksaan), Tracing (pelacakan), dan Treatment (pengobatan) terhadap proses penggunaan vaksin Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (nakes) sejumlah 945 orang disetiap 12 Puskesmas dan 1 RSUD Bolmut.

Katanya, "Setelah saya melihat mendengar dan berdiskusi  tentang trend Covid-19 di Kabupaten Bolmut telah meningkat. Saya terlibat langsung penanganan Covid-19, ada 35 terkonfirmasi dan minggu terakhir ada 4 kasus, 1 angka kematian atau sekitar 2,4 %, masih dibawah angka kematian Provinsi Sulut,"

Angka tracing dan treatmen kita lakukan setelah terdeteksi reaktif daln positif dampak Covid-19. Di wilayah Puskesmas Biontong, rapid antigen ada 2 orang positif. Dalam waktu yang sama di Bintauna, ada nakes 4 orang dirapit antigen reaktif, di Puskesmas Boroko jumlah di swabtes 60 orang, positif 2 orang.

Puskesmas Sangkub ada 3 orang. Puskesmas Bintauna Pante 25 orang ada 4 orang reaktif.

Total rapid tes antigen sampai saat ini Jam 15.35  dari 8 orang terkirim, sudah 4 orang positif Covid-19.

Menurut Kepala Seksl Surveilens dan Imunisasi Fitria Stion, SKM, MARS mengatakan pemeriksaan tes screening rapites antigen massal terhadap para nakes dan pengambilan spesimen swabtes ini sudah terdeteksi 8 orang nakes, dan 4 orang nakes sudah positif, 4 orang sedang menunggu konfirmasi resmi dari Kementerian Kesehatan.

Kadis Kesehatan Bolmut dr. Jusnan C Mokoginta, MARS menyatakan sudah bisa diamankan dari 8 orang,

4 orang berdampak positif, 1 kematian. Sesudah itu Bolmut berstatus dari zona kuning ke zona orange dan kita menunggu hasil resmi dari Kemenkes dengan 15 kriteria.

Selanjutnya jika Kabupaten Bolmut masuk level ketiga adalah Zona Oranye atau Risiko Sedang. Secara umum, risiko penyebaran COVID-19 pada level ini tinggi dan potensi virus tidak terkendali.

"Pada level ini, transmisi lokal hingga imported case kemungkinan dapat terjadi dengan cepat. Pemerintah daerah Bolmut harus memantau kluster-kluster baru dan mengontrol pergerakan melalui testing dan tracking yang agresif", ungkap dr. Jusnan Mokoginta, MARS.(/Gandhi)

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dr. Jusnan C Mokoginta, MARS melalui Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Febrianto Lumoto, SKM diperoleh informasi terkait kendala serta kesiapan distribusi dan penyimpanan vaksin Covid-19 di Kabupaten Bolmut melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bolmut yang direncanakan akan dilaksanakan pada 14 Januari 2021 kepada 949 orang Tenaga Kesehatan Bolaang Mongondow Utara. Jumat (08/01/2021).

Vaksin Covid-19 gelombang pertama bagi tenaga medis di Kabupaten Bolmut direncanakan akan diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut untuk sejumlah 949 orang tenaga medis di Bolmut.

Menurut Kasie Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Megi Mantang, SKM, untuk mekanisme pemberian Vaksin Covid-19 kepada tenaga medis akan diawali dengan screening terhadap penyakit bawaan, apakah penerima Vaksin memiliki penyakit bawaan atau tidak seperti diabetes melitus, hipertensi, paru paru, jantung dan penyakit bawaan lainnya dan akan dilaksanakan di setiap puskesmas tempat fasilitas vaksin Covid-19.

"Oleh sebab itu dihimbau kepada seluruh masyarakat Bolmut tidak perlu kuatir berlebihan dengan berbagai isu menyesatkan di media sosial, karena kita memiliki standar untuk diterapkan kepada pengguna vaksin Covid-19, termasuk para medis, apakah mereka sudah memenuhi syarat standar kesehatan terutama dari pemeriksaan penyakit bawaan, sehingga harus sehat dulu dan normal kembali penyakit bawaannya," ungkap Megi Mantang.

Untuk rencana tempat pelaksanaan Vaksinasi di Wilayah Bolmut yaitu ada 13 fasilitas kesehatan berupa 12 Puskesmas di 6 Kecamatan dan 1 unit RSUD Bolmut di Kecamatan Bolangitang Barat.

Untuk rencana kedatangan vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut masih belum dipastikan waktunya dan masih menunggu jadwal dari Dinkes Provinsi Sulut sementara rencana distribusi vaksin Covid-19 ke 13 Fasilitas kesehatan di laksanakan setelah proses screening terhadap tenaga medis yang akan divaksin dan distribusi dari Dinkes Bolmut disesuaikan dengan jumlah tenaga medis yang layak di vaksin di setiap puskesmas yang digunakan untuk vasilitas pelayanan Vaksin.

Lokasi awal penyimpanan vaksin covid 19 di Gudang Farmasi Dinkes Kabupaten Bolmut disimpan dalam 1 (satu) lemari pendingin dengan penanggung jawab serta pemegang kunci gudang tempat penyimpanan vaksin covid 19 yaitu Sulastri Paputungan S.Si (Kepala Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Bolmut)

Adapun hingga saat ini, terdapat kendala dalam pendistribusian dan penyimpanan vaksin Covid-19 di lokasi Fasilitas Kesehatan tempat penyuntikan vaksin. Dimana dari 13 Faskes yang disiapkan, terdapat 2 Puskesmas yaitu Puskesmas Olot Kecamatan Bolangitang Barat, Puskesmas Sang Kecamatan Sangkub yang mengalami kerusakan tempat penyimpanan vaksin sehingga dapat berdampak pada terganggunya proses penyimpanan vaksin di Bolmut, namun demikian, pihaknya mengambil kebijakan untuk menitipkan/ menyimpan vaksin Covid-19 tersebut, di Puskesmas Induk Bolangitan dan Puskesmas induk Sangkub.

Kapolres Bolmut AKBP Wahyu Purdiawarso SH, SIK mengatakan proses pengawalan Vaksin Covid 19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut menuju Dinas Kesehatan Bolmut dilaksanakan oleh personil Polri dan tekhnisnya menunggu petunjuk dari pimpinan Polri apakah pengawalnya ditunjuk dari Brimob Polda Sulut atau dari personil Polres Bolmut, sedangkan untuk pengamanan disetiap fasilitas kesehatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dilaksanakan oleh personil Polsek Bolmut berjumlah 2 orang dan dibantu 2 personil dari TNI. (/Gandhi Goma)

Bolmut, Sulutnews.com - Pihak keluarga dari almarhumah YM (40 tahun) berdampak Covid-19 tidak menerima hasil swab tes dari Satgas Covid-19 Kabupaten Gorontalo, karena terjadinya simpang siur informasi dari pihak medis RSUP Ainun Habibie. Rabu (06/01/2021).

Menurut keterangan Sofian Mokoginta, SKM, Kabid Pelayanan Kesehatan (Pelkes) Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengungkapkan terjadinya peristiwa kegaduhan  karena pihak keluarga menolak pelaksanaan protap Covid-19.

Menurut keterangan Febrianto Lumuto, SKM, Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Bolmut, prosesi pemakaman almarhum tetap dijalankan sesuai fardhu kifayah, namun protap terhadap pihak keluarga termasuk yang memandikan jenasah akan di rapid tes.

Kapolsek Bolangitang Iptu Herdi Manampiring, SH menyatakan terjadinya kegaduhan setelah tibanya jenasah almarhumah, pihak keluarga menolak pemakaman standar protap Covid-19 dari pihak Dinkes Bolmut. Terlihat jenasah tidak dimasukkan dalam peti dan terdengar tangisan histeris menolak dari Satgas Covid-19 Bolmut.

"Kami sudah berusaha bermusyawarah dengan pihak keluarga, termasuk Camat Bolangitang Timur Suharto Londa, Banbinsa Bolangitang Timur Serda Inf. Ismail dan pemangku adat. Tapi pihak keluarga bersikeras untuk melaksanakan fardhu kifayah dengan memandikan jenasah almarhumah", ungkap Kapolsek Bolangitang.

Ditambahkannya, prosesi pemakaman diantar langsung ke pekuburan keluarga, tetap kita kawal. Situasi sudah dapat terkendali dan kondusif. (/Gandhi Goma).

Foto-Foto Lainnya :

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Rudini Masuara, ST didampingi Sekretaris Dinas PUPR Djanin Datunsolang memimpin langsung penandatanganan Pakta Integritas antar Pejabat Eselon II dan III di Lingkup Dinas PUPR. Berlangsung di halaman kantor Dinas PUPR Bolmut. Selasa (05/01/2021)

 “Pakta Integritas ini, akan menjadi pendorong terhadap indikator kinerja Dinas PUPR tahun 2021, Itu target kita, Jadi dengan adanya penandatanganan Fakta Integritas ini, diharapkan dapat berbanding lurus dengan kinerja utama,” ungkap Rudini Masuara di halaman Kantor Dinas PUPR.

Penandatanganan Pakta Integritas adalah wujud dalam upaya menuju ke arah perbaikan. Yakni, memberikan pelayanan birokrasi sesuai dengan program kerja dan aturan yang berlaku.

 “ Sebagai abdi negara yang telah mendapat kepercayaan pimpinan menduduki sebuah jabatan tertentu di lingkup pemerintahan Kabupaten Bolmut lebih khusus di Dinas PUPR harus menunjukan diri sebagai pemimpin di bidangnya tupoksinya masing-masing” kata Rudini Masuara.

Dia menambahkan, khusus Untuk para kepala Bidang agar dapat membangun komunikasi baik dengan staf agar pelaksanaan tugas berjalan lancar.

 “Dengan kerjasama yang baik dapat meningkatkan kekompakan kerja yang berdampak positif meningkatkan kinerja lembaga, Sebab sejatinya antara pimpinan dan staf adalah sama. Hanya saja perlu menempatkan diri, agar pelayanan tugas berjalan baik” Tegasnya

Pakta Integritas sendiri adalah pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang, dan peran, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme

Pakta integritas sudah diatur melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 49 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pakta Integritas di Lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah (“Permen PANRB 49/2011”).

Substansi dari Pakta Integritas dituangkan kedalam dokumen pakta integritas.

Pada ketentuan Pasal 1 angka (1) Permen PANRB 49/2011, diterangkan bahwa dokumen Pakta Integritas adalah dokumen yang berisi pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Selain itu, menurut Sekretaris PUPR Bolmut Djanin Datunsolang, integritas adalah mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan atau kejujuran, sedangkan pakta adalah bentuk perjanjian yang merupakan persetujuan (tertulis atau dengan lisan) yang dibuat oleh dua pihak atau lebih, masing-masing bersepakat akan menaati apa yang tersebut dalam persetujuan itu.

Secara garis besar, pakta integritas berisi:

  1. Ikut serta dalam upaya mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme serta tidak melakukan perbuatan tercela.
  2. Tidak meminta atau menerima suap, gratifikasi atau bentuk lainnya yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
  3. Bersikap jujur, transparan dan akuntabel dalam menjalankan tugas.
  4. Menghindari pertentangan kepentingan (conflict of interest) dalam pelaksanaan tugas.
  5. Memberikan contoh pelaksanaan kinerja berdasarkan peraturan perundang-undangan kepada bawahan.
  6. Menyampaikan penyimpangan integritas di instansi terkait dan menjaga kerahasiaan saksi.
  7. Apabila melanggar, maka akan menerima konsekuensi hukum.

Pelaksanaan pakta integritas diwajibkan bagi para pimpinan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, para pejabat serta seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dan diawali dengan penandatanganan dokumen pakta integritas. (/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com -Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh memimpin apel perdana PNS pasca libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Auditorium 'Pohohimbunga' Kantor Bupati Bolmut. Senin (04/01/2021).

Dalam apel perdana tersebut, dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas antara pimpinan perangkat daerah dengan Bupati Bolmut, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP dan Sekretaris Daerah Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si.

Dilaksanakan juga penyerahan secara simbolis dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (RI) telah memberikan penghargaan atas keberhasilan Pemkab Bolmut dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap pertama sesuai dengan batas waktu yang di tetapkan kepada 6 Kecamatan se- Kabupaten Bolmut, yaitu Kecamatan Pinogaluman 15 desa, Kecamatan Kaidipang 11 desa, Kecamatan Bolangitang Barat 11 desa, Kecamatan Bolangitang Timur 6 desa, Kecamatan Bintauna 5 desa, dan Kecamatan Sangkub 6 desa. Jumlah keseluruhan adalah 54 desa.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Bolmut menyampaikan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Dirinya mengapresiasi ASN yang hadir pada apel perdana, kesiapan dalam bekerja tidak boleh mengendur.

Ditegaskan, jangan sampai terjadi kekosongan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca libur yang cukup panjang. Karena itu, sangat disayangkan bila masih ada ASN yang tidak hadir pada apel perdana ini.

Bupati Bolmut juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Tahun 2020 yang sangat kondusif.

Tahun 2021 ini, kita akan menapak tahun ke tiga dalam pelaksanaan RPJMD tahun 2018-2023. Pengembangan sumber daya manusia dan perluasan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Ditetapkan sebagai tema Rencana Kerja Pembagunan Daerah (RKPD) Tahun 2021, dengan 8 prioritas pembangunan yaitu:

Pertama, meningkatkan kecukupan sarana, prasarana. Serta SDM bidang pendidikan dan kesehatan, melalui optimalisasi anggaran urusan pendidikan dan kesehatan.

Kedua, pemulihan ekonomi pasca pandemi covid 19, melalui optimalisasi program perlindungan sosial, dengan fokus kepada perluasan manfaat BDT dan optimalisai program pemberdayaan masyarakat.

Ketiga, pemulihan infrastruktur dasar dan ekonomi arah kebijakan melalui pembanguan peningkatan infrastruktur dasar dan penunjang perekonomian.

 

Keempat, peningkatan produksi pertanian dan perikanan arah kebijakan melalui pemenuhan kecukupan sarana dan prasaran pertanian/perikanan untuk menigkatkan produksi dan ketahanan pangan.

Kelima, meningkatkan daya tarik wisata, arah kebijakan melalui pengembangan destinasi wisata unggulan dengan fokus pada pembangunan sarana dan prasarana penujang kawasan wisata.

Keenam, mendorong Investasi, arah kebijakannya melalui pemberian insentif non fiscal kepada investor, dengan fokus pada fasilitas dan kemudahan dalam perolehan izin bagi investor.

Ketujuh, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pasca Pilgub Sulut tahun 2020, melalui fasilitas keamanan dan ketertiban pasca pelaksanaan pilgub tahun 2020 dengan fokus pada penigkatan koordinasi dengan aparat keamanan TNI dan Polri.

Kedelapan, menurunkan angka kemiskinan dengan menurunkan beban pengeluaran keluarga miskin melalui kebijakan penyelenggaran program kegiatan yang bermuara pada masyarakat miskin.

Dijelaskan bahwa 8 perioritas inilah menjadi acuan dalam tahapan pembangunan tahun 2021. Untuk itu, laksanakanlah tahapan dan proses yang jelas dan tepat, sehingga pelaksanaannya akan menghasilkan kinerja baik dan tuntas sesuai target RPJMD.

Bupati Bolmut mengatakan bahwa kepada seluruh perangkat daerah sebagai pelaksana program pembangunan daerah agar melakukan beberapa langkah sebagi tuntutan pengeluaran diantaranya:

Pertama, segera merampungkan seluruh pertangungjawaban belanja tahun 2020 dan memperhatikab skala prioritas pengguna anggaran tahun anggaran 2021 agar dapat menjawab semua titik permasalahan masyarakat serta tetap bersinergi dengan RPJMD.

Kedua, sesuai ketentuan undang undang nomor 25 tahun 2024 tentang jadwal perencanaan tahunan, pada bulan januari kita sudah memasuki tahapan musrenbang desa.

Ketiga, dalam persiapan pemeriksaan pendahuluan BPK-RI atas laporan keuangan pemerintah daerah, agar perangkat daerah dapat mempersiapkan dokumen pertanggungjawaban semua penerimaan maupun belanja daerah.

Keempat, kita harus siap menghadapi tantangan utama pembangunan tahun 2021, salah satunya dengan adanya perubahan paradigma dalam penggolaan keuangan daerah berupa penerapan SIPD.

Kelima, perangkat daerah segera melakukan Rencana Umum Penginputan (RUP) pada bagian Barjas (Barang dan Jasa) sebelum akhir bulan Januari 2021, agar pada bulan Febuari 2021 pelaksanaan tender sudah bisa dilaksanakan.

Keenam, penandatangan pakta intergitas yang kita lakukan hari ini jangan dipandang sebagai formalitas dan seremonial saja, melainkan sebagai bentuk pernyataan dan komitmen pimpinan perangkat daerah.

Ketujuh, tahun 2021 ini, pagu alokasi dana desa sebesar Rp.37.372.620.100, (tiga puluh tujuh milyar, tiga ratus tujuh puluh dua juta, enam ratus dua puluh ribu seratus rupiah), dan pagu dana desa sebesar Rp.86.362.113.000, (delapan puluh enam milyar, tiga ratus enam puluh dua juta, seratus tiga belas ribu rupiah), dengan prioritas penggunaan dana desa diarahkan untuk program kegiatan pencapaian SDGs Desa.

Kedelapan, tahun 2021 ini Kabupaten Bolmut akan menggelar Pemillihan Serentak Kepala Desa (Pilkades) bagi 71 desa, dan pemerintahan daerah akan memberikan bantuan keuangan sebesar 10 juta rupiah sebagai biaya operasional panitia pemilihan kepala desa atau sangadi.

Kesembilan, minggu lalu saya baru saja melakukan rotasi dan mutasi jabatan eselon II, III dan IV untuk itu diharapkan hari ini segera melakukan serah terima segala sesuatu yang melekat dalam jabatannya terutama serah terima aset baik itu kendaraan dinas dan lainnya.

Kesepuluh, kedepan akan ada seleksi terbuka dan uji kompetensi pada tatanan jabatan administrator eselon lll dan jabatan pengawas eselon lV.

Kesebelas, tahun ini penerapan aplikasi 'E-Kinerja" Badan Kepegawaian Negara akan mulai dijalankan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut, bertujuan untuk mengukur dan memantau kinerja ASN secara periodik serta memetakan kinerja PNS dalam rangka sistem Merit.

Keduabelas, kedepan sudah tidak ada PNS yang sibuk minta minta dan cari-cari jabatan, karena dengan diterapkannya aplikasi "E-Kinerja", maka pengisian jabatan harus selektif berdasarkan karier kepangkatan.

Ketiga belas, saya tegaskan kembali di tahun 2021 ini, bahwa tidak ada PNS yang mengajukan pindah atau mutasi antar daerah, karena jumlah kebutuhan pegawai sangatlah minim dan sangat di butuhkan.

Keempat belas, sebagaimana Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara tentang Penyelenggaraan Pembelajaran di satuan pendidikan di masa pandemi Covid 19 tahun pembelajaran  2020/2021. Dimana kegiatan belajar jarak jauh dan tatap muka di semua zonasi dengan mempersiapkan langkah langkah Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan yang ketat.

Kelima belas, kepada Dinas Kesehatan, agar segera mempersiapkan tim terkait dengan pemberian vaksinasi Vovid 19 dengan melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara terkait peralatan pendukung, SDM, serta tata kelola vaksinasi.

Keenam belas, selanjutnya, melihat kondisi curah hujan yang sangat tinggi di berbagai wilayah di Kabupaten Bolmut pada dua pekan terakhir ini, saya minta BPBD melakukan antisipasi dini bencana banjir dan tanah longsor.

Ketujuh belas, saya memberikan apresiasi, rasa bangga dan ucapan terimakasi kepada jajaran aparatur dilingkungan pemerintah daerah atas torehan prestasi di tahun 2020 lalu ada 10 presatsi yang di berikan kepada Pemerintah Kabupaten Bolmut.

Diakhir sambutanya Bupati Bolmut berharap mari kita sikapi secara responsif dan konstruktif berbagai kritik dari masyarakat, jawablah kritik masyarakat dengan melakukan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta pelayanan birokrasi yang makin murah, makin cepat, makin mudah dan makin baik, serta nilai budaya kerja yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan.

Dalam Kesempatan Tersebut juga Bupati Bolmut Menyerahkan 2 unit mobil Ambulance PCR Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut dan Direktur RSUD Bolmut serta 1 unit bus sekolah kepada plt. Kepala Dinas Perhubungan Bolmut.

Turut Hadir Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena. M.AP, Sekda Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, Para Asisten Sekda, Para staf ahli, Pimpinan SKPD, Para ASN, Para Camat Se-Kabupaten Bolmut, Serta Kepala desa (Sangadi) Se Kabupaten Bolmut. (Adv. /Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh secara resmi melantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut tahun 2020, bertempat di Auditorium Pohohimbunga Kantor Bupati Bolmut. Selasa (29/12/2020).

Sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor: B-4294/KASN/12/2020 tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Pimpinan Tinggi Pratama, dan nomor: B-4296/KASN/12/2020 tentang Rekomendasi Hasil Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2020 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 Manajemen Pegawai Negeri Sipil, merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, sebagai komitmen untuk penyelenggara manajemen ASN berbasis "Sistem Merit". Dimana bertujuan untuk menghasilkan PNS yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi dalam rangka pelaksanaan tugas pelayanan publik serta tugas pemerintahan dan pembangunan.

Diketahui, ada sebanyak 192 Jabatan yang baru dilantik, diantaranya 10 Jabatan Tinggi Pratama, 55 Jabatan Administrator, 109 Jabatan Pengawas dan 18 Jabatan Fungsional.

Bupati Bolmut mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi kinerja, penilaian kualifikasi, tes kompetensi dan uji kesesuaian (Job Fit).

Kedepan akan ada seleksi terbuka dan uji kompetensi pada tatanan jabatan administator eselon lll dan jabatan pengawas eselon IV, yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, terkait langkah langkah pelaksanaan seleksi yang sesuai informasi Kepala BKPP Khristanto Nani S.STP.

"Hal itu sudah dalam tahapan koordinasi lintas sektor untuk percepatan perumusan regulasi mengenai standar kompetensi eselon lll yang kemudian akan dilakukan kedepan sampai tatanan eselon lV."

Menurut Bupati Depri Pontoh, kedepan sudah tidak ada PNS yang sibuk minta-minta dan cari-cari jabatan, karena dengan diterapkannya aplikasi "E-Kinerja" ini, maka pengisian jabatan harus selektif berdasarkan kepangkatan, kompetensi, dan kinerja.

"Saya mendorong seluruh PNS untuk meningkatkan kompetensi dan keahliannya masing-masing karena di era Revolusi Industri 4.0 PNS harus mampu bertransformasi dengan perkembangan teknologi informasi.

Karena itu, dirinya berharap agar kepercayaan yang diberikan ini benar-benar berkontribusi positif bagi percepatan peningkatan kinerja perangkat daerah masing-masing, sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta pelayanan kemasyarakatan terlaksana lebih baik dan semakin berkualitas dari sebelumnya.

"Bekerjalah secara kolektif dan senantiasa menjaga ketepaduan, bekerjalah dengan berinisiatif, kreatif dan inovatif".

Kepada pejabat yang baru saja dilantik, khususnya yang mendapatkan promosi jabatan, selamat bekerja, saya berharap bahwa saudara mampu membuktikan kemampuan saudara dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik dimasa yang akan datang.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bolmut Dra. Hj. Ainun Pontoh Talibo, Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP bersama Wakil Ketua TP PKK Bolmut Dra. Hj. Siti Safwania Lasena Djenaan, Sekretaris Daerah Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, Ketua DWP Hj. Fitriana Nani Buhang, SE, Unsur Forkopimda, Para Asisten Sekda, Pimpinan SKPD, serta jajaran ASN.

Berikut lampiran daftar nama ASN yang dilantik.(/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena M.AP menghadiri Pengukuhan dan Ta'aruf dirangkaikan Rapat Kerja (RAKERDA) Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Masa Khidmat 2020-2025 yang bertempat di gedung wanita kawasan wisata pantai batu pinagut, (28/12/2020).

Dalam kesempatan tersebut ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi sulawesi utara K.H Abdul Wahab Abdul Gafur L.c  mengukuhkan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Bolmut masa khidmat 2020-2025.

atas nama pemerintah daerah menyambut baik atas dilaksanakannya Rakerda sekaligus pengukuhan kepengurusan saya percaya komposisi pengurus MUI saat ini akan mampu menjalankan program MUI ke depan terutama dalam melaksanakan fungsinya dalam membina umat islam di kabupaten bolmut.

Sebagai organisasi yang di lahirkan oleh para Ulama, Zu'ama dan cendekiawan muslim serta tumbuh berkembang di kalangan umat islam, majelis ulama indonesia sesuai niat kelahirannya, adalah wadah silaturahmi Ulama, zu'ama dan cendekiawan muslim dari berbagai kelompok yang bertujuaan untuk membibing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh indonesia.

Peran majelis ulama indonesia dalam menciptakan keharmonisan sangatlah penting, MUI berperan penting didalam sejarah umat islam indonesia, keberadaan MUI membantu pemerintah melakukan hal hal yang menyangkut fatwa dalam kehalalan sebua makanan, penentu kebenaran sebuah aliran dalam agama islam dan hal hal yang berkaitan dengan hubungan seorang penganut agam islam dengan lingkungannya.

Fungsi yang paling nyata MUI menciptakan hubungan harmonis interen umat islam dan antar umat beragama termaksud antar umat islam dan umat beragama, serta umat islam dengan pemerintah.

Rapat kerja daerah MUI ini merupakan momentum penting untuk mengoptimalkan peran ulama dalam pembangunan daerah untuk menjawab segala permasalahan, dimana saat ini umat islam l, tak terkecuali di kabupaten bolmut menghadapu berbagai pengaruh negatif yang menyebabkan terkikisnya akidah dan akhlak umat islam, mulai dari permasalahan narkoba, pergaulan bebas, kenalalan remaja dan minuman keras. Kemudian munculnya aliran agam yang mengarah pada aliran sesat dan faham radikal serta kemiskinan yang berpotensi menimbulkan kerawanan akidah dan akhlak.

Oleh karena itu di harapkan melalui rapat kerja daerah ini keluarga besar MUI kiranya dapat memberikan perhatian yang sunguh sunguh dalam memberikan berbagai masukan atau gagasan, sehingga apapun hasil yang di peroleh nantinya, dapat terus membangun kebersamaan kita yang sejalan dengan visi pemerintah daerah, yakni mewujudkan kabupaten bolmut yang berkelanjutan, mandiri, berbudaya dan berdaya saing.

Turut Hadir: Wakapolres Bolmut, Kepala Kejaksaan Negeri Bolmut atau yang mewakili, Ketua MUI Bolmut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bolmut, serta para Camat Sekabupaten Bolmut.(Muh. Alghifari)

Bolangitang Barat, Sulutnews.com - Masyarakat adat Kaidipang Besar dan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dirudung duka mendalam dengan wafatnya tokoh masyarakat Husni Doti Pontoh (HDH Pontoh)  di RSUD Bolmut Hari Sabtu, 26 Desember 2020 Jam 04.45 WITA.

Abo HDH Pontoh adalah putera mahkota dari Jogugu Tuan Haji Hassan Ram Pontoh, putera pertama Radja Kaidipang Besar Paduka Ram Soeit Pontoh.

H.D.H. Pontoh, oleh masyarakat sering disapa akrab Abo Doti atau Abo Mai Pety, Lahir di Bolangitang pada Tanggal 15 November 1931 dan tutup usia 89 Tahun.

Ribuan pelayat duka, ikut mengantarkan sang tokoh menuju peristirahatan di kompleks Mesjid Multazam Desa Bolangitang, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolmut.

Kompleks pemakaman raja-raja di Mesjid Multazam ini juga bersemayam mendiang Paduka Raja Kaidipang Besar, R.S. Pontoh, dan juga kompleks pemakaman ini merupakan bekas Istana Raja (Komaligu) Bolangitang.

Pemakaman ini dihadiri oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Drs. Hi. Depri Pontoh, Kapolres Bolmut AKBP Wahyu Purwidiarsa, SH SIK, Sekda Bolmut Dr. Drs. Asripan Nani, M.Si, Waka Polres Bolmut Kompol Terry G Utiarahman, serta para tokoh pemangku adat, tokoh masyarakat.

Acara ini diawali sambutan keluarga oleh Kompol (Purn) Hi. Tedy Pontoh mengucapkan terima kasih kepada pelayat duka dan memohon agar kesalahan almarhum dapat dimaafkan. Jika ada transaksi hutang piutang yang belum diketahui keluarga untuk segera datang menyampaikan kepada kami selaku wakil keluarga agar perjalanan almarhum menghadap Ilahi dimudahkan.

Dalam kata-kata pelepasan terhadap Almarhum, Bupati menyampaikan bahwa almarhum merupakan tokoh besar di Bolmut.

 “Almarhum meninggalkan kita semua tadi pagi dinihari pukul 04.45 di RSUD Bolmut, atas nama Pemerintah, keluarga dan pribadi menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Almarhum,” ujar Bupati Depri Pontoh.

Menurut Bupati, bahwa beliau adalah sesepuh dan panutan, sepatutnya kita harus meneladani kiprah beliau dalam kepemerintahan, kemasyarakatan dan pelindung penasehat keluarga.

 “Menjelang kepergian almarhum, beliau berpesan pada saya sebagai adik, 'Jaga persatuan', jaga kekeluargaan, 'pototabiene' kiotolu soohuo ko lipu Bolaang Mongondow Utara,” ungkap Depri Pontoh dengan terbata-bata penuh haru.

Dalam pembacaan riwayat hidup dari almarhum Abo Doti, yang dibacakan oleh Rahcmat C Pontoh, Abo Doti semasa hidupnya berkiprah dibeberapa organisasi kemasyarakatan, keagamaan dan politik.

 

“Pendidikan dasar di Vervolg School, tahun 1963 masuk organisasi NU, tahun 1964 menjadi Ketua NU di Bolangitang, tahun 1965 Ketua Sarbumusi, tahun 1966 – 1971 sebagai Sangadi (Kepala Desa) Bolangitang,” ujar Tedy Pontoh.

Selanjutnya juga disebutkan dalam riwayat hidup Abo H.D.H. Pontoh, pada tahun 1969-1971 menjadi Ketua Kopkar Depdagri.

Dan dalam bidang politik, Abo H.D.H. Pontoh pada tahun 1977 – 1982 , terpilih dan duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow dari Golkar.

Pelayat duka dari Minahasa Raya Novi Pontoh dalam kapasitas sebagai keluarga dan juga sebagai Sekretaris Ikatan Keluarga Pontoh Ponto (IKPP) mengungkapkan kembali rasa duka dengan raut kesedihan mendalam.

"Kini, sang tokoh telah pergi, menuju alam keabadian, menuju kehadirat Allah Tuhan Maha Esa, meninggalkan nama besar yang akan menjadi teladan bagi kita semua terutama generasi muda sebagai pewaris marga keluarga serta ikatan keluarga Pontoh Ponto.

Selamat Jalan, Abo Doty, namamu akan abadi di sanubari kami rakyat Bolaang Mongondow Utara. Kita kehilangan keteladanan dalam mendamaikan kerukunan kita seluruh keluarga..." ungkap dari keponakan almarhum dr. Jusnan C Mokoginta, MARS. (/Gandhi Goma)