Manado, SulutNews.Com - Menyikapi penarikan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) oleh Pemkab Bolaang Mongondouw di PT Bank Sulut Gorontalo (BSG), DPRD Sulut langsung menggelar rapat.

Namun sikap tanggap DPRD terhadap persoalan tersebut disayangkan, karena lembaga Dewan Perwakilan Rakyat ini menggelar rapat tertutup dan tidak bisa diliput oleh awak media.

Terkait hal ini saat menggelar konfrensi Pers, Ketua Komisi II DPRD Sulut Cindy Wurangian menyatakan, telah membahas khusis terkait penarikan RKUD oleh pemkab Bolmong di BSG.

" Sudah ada kesepakatan komisi II dan BSG, OJK, hasil pembahasan,  ada titik terang, menyangkut topik sensitif namun karena ini tertutup maka DPRD tidak bisa transparan terkait hasil rapat," jelas Wurangian.

Juga ditambahkan Rasky Mokodompit, Anggota Komisi yang menyatakan sudah ada strategi yang dibicarakan untuk memproteksi agar kabupaten kota yang lain tidak ikut menarik RKUD di BSG." Yang pasti sudah ada strategi dan kiat khusus, soal strategi seperti apa itu tidak bisa disampaikan karena harus rahasia agar tidak diketahui oleh pemegang saham," jelas Raski.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya ancaman penarikan Rekening Kas Umum Daerah oleh sejumlah Kabupatrn Kota mengikuti langkah Kabuaten Bolaang Mongondouw berhembus kencang dan ini dikuatirkan akan menjadikan kondisi BSG akan kehilangan pendapatan dan ekspansi kredit Puluhan Triliun Rupiah. (/Josh Tinungki)