Pelayaran Kapal PELNI Di Bitung Saat Pandemik Corona

Written by  Jul 17, 2020

Bitung, Sulutnews.com - Kota Bitung menjadi salah satu kota besar di Timur Indonesia, dan memiliki Pelabuhan Laut bertaraf Internasional.

Saat ini tercatat ada 5 Kapal PELNI yang singgah dan berangkat dari Pelabuhan Bitung.

Kapal-kapal PELNI akan singgah di Bitung untuk menurunkan penumpang maupun barang dan kemudian akan mengangkut Penumpang kembali dengan tujuan berbeda-beda.

Menurut Kepala PT (Persero) PELNI Cabang Bitung Ending Wahyudi pihaknya mengawasi semua aktififas kapal dan proses perjalanan orang melalui transportasi laut.

"Pengendalian transportasi dilakukan menitikberatkan pada aspek kesehatan, karena kami berupaya untuk menyediakan transportasi kapal agar masyarakat merasa nyaman dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19," kata Ending Wahyudi menjawab pertanyaan melalui whatsapp kepada sulutnews.com, beberapa waktu lalu.

Menurutnya PELNI Bitung tidak pernah merasa capai jika harus bekerja mengawasi kapal penumpang dan kapal-kapal tol laut milik PELNI Bitung. Yang kelebihan muatan pasti harus terus diawasi meskipun waktu kerjanya sampai jauh malam, tambahnya.

Saat Pandemik seperti sekarang ini PELNI Bitung harus menjadi ujung tombak sosialisasi Peraturan Kementerian Perhubungan ( Permenhub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Berikut aturan Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19,

Kedua Permen ini, mendorong PELNI bekerja cepat dengan menerapkan protokol kesehatan dan tidak mengijinkan terjadinya kerumunan orang sebelum ada aturan baru lagi diterbitkan, menerapkan  jumlah penumpang dari jumlah kapasitas tempat duduk dan penerapan jaga jarak, mulai saat persiapan perjalanan, selama perjalanan, dan saat sampai tujuan atau kedatangan agar tidak ada penumpang yang terpapar lagi.

Aturan baru tersebut tidak dinyana tentu akan berpeluang dibukanya kembali sejumlah aktivitas ekonomi, selanjutnya menimbulkan aktifitas masyarakat keluar masuk Pelabuhan Bitung dengan menggunakan Kapal milik apa saja, yang pasti hal ini akan menciptakan peningkatan aktivitas perjalanan orang melalui transportasi laut.

Nah, seberapa besar kesiapan PELNI Bitung menghadapi new normal kenaikan penumpang pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19? Pertanyaan ini belum diajukan kepada Kepala PELNI Cabang Bitung Ending Wahyudi secara langsung, Sulutnews.com berencana untuk mewawancarainya.

Nah, berikut nama-nama kapal PELNI yang kini masuk dan keluar di Pelabuhan Bitung:

  1. Kapal LABOBAR

Rute kapal Labobar adalah : Jayapura – Biak – Manookwari – Sorong – Bacan – Ternate – Bitung – Banggai – Baubau – Makassar – Surabaya (PP)

  1. Kapal SINABUNG

Rute Kapal Sinabung adalah : Jayapura – Biak – Manokwari – Sorong – Babang Bacan – Tidore – Ternate – Bitung – Banggai – Baubau – Makassar – Surabaya (PP)

  1. Kapal DOROLONDA

Rute Kapal Dorolonda adalah : Jakarta – Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Namlea – Ambon – Ternate – Bitung (PP)

  1. Kapal SANGIANG

Rute Kapal Sangiang adalah : Bitung – Ternate – Sanana – Namlea – Ambon – Geser – Fak-Fak – Sorong (PP)

  1. Kapal TATAMAILAU

Rute kapal Tatamailau adalah : Merauke – Agats – Timika – Tual – Kaimana – Fakfak – Sorong – tidore-Bitung. (*/yuk).