Momen Natal Dan Tahun Baru 2021 PT PELNI Batasi Jumlah Penumpang Hingga Januari H-14

Written by  Yayuk Dec 20, 2020

Manado,Sulutnews.com - Semarak Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) di Manado dan Bitung semakin terasa. Momen istimewa ini mendorong PT (Persero) PELNI Cabang Manado Dan Bitung menciptakan pelayaran sehat.

Kepala PT PELNI Manado Dan Bitung Ending Wahyudi mangatakan, di momen Nataru tahun ini ada perbedaan yaitu dilakukan pembatasan jumlah penumpang pada kapal masuk dan keluar Pelabuhan Bitung. Tujuannya mengendalikan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Pihaknya akan memantau aktifivas kapal dan proses perjalanan orang saat Natal 2020 hingga H-14 tahun 2021.

"Pengendalian transportasi pada tahun ini menitikberatkan pada aspek kesehatan, karena kami berupaya untuk menyediakan transportasi kapal agar masyarakat merasa nyaman dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19," kata Ending Wahyudi menjawab pertanyaan melalui ponsel kepada sulutnews.com.

Saat Pandemik seperti sekarang ini PELNI Bitung harus menjadi ujung tombak sosialisasi berbagai  Peraturan Kementerian Perhubungan ( Permenhub) terkait Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Era Normal Baru ini.

Hal yang lain pun dijelaskan Kepala Bidang Usaha PELNI Bitung, Atila kendati dibatasi hanya 50 persen, calon penumpang akan diijinkan KKP masuk pelabuhan setelah ada tiket dan bukti rappit tesh bebas Covid-19.

"Kami juga sebelumnya memberi syarat, jika bisa menunjukan surat rappit test dan berlaku 14 hari, penumbang baru bisa diberikan tiket," ujar Atila saat ditemui sulutnews.com di Bitung.

Menjawab pertanyaan soal kesiapan ABK seluruh armada kapal menyambut Tahun Baru 2020, ia mengatakan semua ABK dalam kondisi baik dan sehat. "Setiap 2 minggu sekali dirappit tes untuk memastikan meteka tidak menderita COVID-19," ucapnya seraya menambahkan kapal-kapal penumpang disediakan yang berfasilitas cukup baik dan nyaman saat berlayar.

Menyinggung aktivitas Kapal Tol Laut pelayaran Bitung-Marauke, pun disebutkannya ABK, semua dalam kondisi prima dan sehat guna melayani pelayaran barang antar profinsi.

Setiap ABK Kapal PELNI yang akan berlayar dari Pelabuhan Bitung, akan dirappit tes sebelum mereka bertugas ke pelabuhan besar lainnya seperti di Marauke. (*/yuk).