Bitung

Bitung (18)

Bitung, Sulutnews.com - Ustadzh Guntur Bilulu guncangkan Kota Cakalang, Bitung pada shalat idul Fitri 1 Syawwal 1442 Hijiriah, Kamis pagi,(13/05/2021)

Bertindak sebagai khatib, UGB singkatan dari Ustadzh Guntur Bilulu yang mulai naik daun itu mengatakan, Ramadhan ibarat sebuah kapal besar yang dikirim Allah SWT kebumi dengan membawa berbagai macam hadiah-hadiah menarik.

Hadiah yang dimaksud ust Guntur tersebut berupa amal-amal kebaikan, antara lain, puasa zakat, infaq, sodaqah dan shalat serta perbuatan-perbuatan kebajikan, yang apa bila dilaksanakan oleh ummat Islam, akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan oleh Allah.

"Kenapa ummat Islam sangat berharap akan bulan ramadhan, tanya Guntur sambil menjelaskan bahwa buan puasa untuk menyucikan dirinya dari perbuatan dosa yang pernah ia lakukan", tutur mantan wartawan kantor berita nasional ANTARA itu.

Dengan suara yang menggelegar dan semangat untuk membakar semangat beribadah itu, dia mengatakan, betapa ruginya apabila dibulan penuh Rahmat dan ampunun itu tidak dimanfaatkan oleh ummat Islam karena waktu-waktu yang tersedia dibulan itu amatlah terbatas.

"Maka sungguh berbahagia dan beruntunglah mereka telah memanfaatkan waktu dibulan ramadhan dengan meningkatkan iman dan amal shaleh", ucapkan dihadapan ratusan  jamaah Masjid At-Taqwa pasar tua Bitung yang penuh sesak.

Ratusan jamaah kemudian meneteskan airmata sedih dan bahagia manakala khatib menyampaikan doa pada akhir khotbahnya yang mengangkat doa kepada ibu, bapak dan saudara-seaudaranya.

Pada bagian lain, khatib mengutuk aksi-aksi terorisme yang dilakukan zionis Israel yang membabi-buta, menembaki jamaah yang sedang beribadah di masjid Al Aqsha di Palestina.

Selain mengutuk kebiadan tentara zionis Israil, penceramah bersertifikat Kementerian Agama RI itu juga mendoakan agar masalah mewabahnya Pandemi Covid 19 Corona yang hingga sekarang mewabah masyarakat dunia itu segera berlalu.

Usai khutbah, khatib Guntur Bilulu menerima ucapan selamat idul Fitri dari jamaah yang berjejar ingin menyalami sang khatib yang terkenal dengan suaranya yang khas.

Sementara itu, Koordinator BadannTa'mirul Masjid At-Taqwa, pasar tua Bitung, Haji Jon secara terpisah mengatakan, pelaksanaan idul Fitri tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pihaknya mengundang  khatib dari Manado untuk memberi warna tersendiri bagi jamaah Bitung.

"Sungguh sangat luar biasa isi khutbah yang dibawakan dengan suara lantang oleh Ustadzh kondang dari Manado" ujarnya.(/Merson)

Bitung, Sulutnesws.com - Senator asal Kota Tomohon  dapil Sulawesi Utara  Ir. Stefanus BAN Liow MAP  menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Antara Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dengan Pemerintah Kota Tomohon dan Pemerintah Kota Bitung tentang Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, di Aula S. H. Sarundajang Kantor Walikota Bitung, Rabu (5/5) kemarin.

Diketahui, (BP2MI) adalah sebuah lembaga Pemerintah Non Departemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi.

Atas komitmennya tersebut,  Senator yang akrap disapa  SBANL ini, mendapat apresiasi dari Walikota Bitung, Maurits Mantiri karena dianggap paling peduli dalam mewujudkan penandatangan kesepakatan antara, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dengan Pemerintah Kota Tomohon dan Pemerintah Kota Bitung, tentang Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Dikatakan Maurits, ini membuktikan bahwa Senator SBANL benar – benar peduli akan nasib dan kesejahteraan para pekerja migran asal Bitung dan Tomohon, di luar negeri.

“Kami sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas komitmen dan kepedulian dari Senator SBANL, dan kami berharap hal-hal seperti ini akan menjadi perhatian kami seterusnya antara pihak BP2MI, Pemerintah KotaTomohon dan Pemerintah Kota Bitung, serta pihak DPD RI,” tukas Maurits Mantiri.

Sementara itu, Senator SBANL yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan, penandatangan MoU antara BP2MI dengan kedua pemerintah daerah akan menjadi kesempatan dan peluang bagi anak daerah, untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

“Ini sudah menjadi tugas kami sebagai Wakil Derah Anggota DPD RI untuk menjembatani aspirasi dan kepentingan daerah, supaya pemerintah pusat menaruh perhatian dan kepedulian untuk kemajuan dan kesejahteraan para pekerja migran di daerah,” tukas Senator SBANL.

Kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Benny Rhamdani,  Walikota Tomohon Caroll Senduk SH,  Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs Johny Runtuwene, DEA., Kepala Dinas Tenaga Kerja serta jajaran pemerintah Kota Bitung dan Kota Tomohon. (Adrian)

Bitung, SulutNews.com -- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA., memimpin apel khusus yang digelar di Satuan Patroli (Satrol) Lantamal VIII dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan), pada Jumat (30/4/2021).

Apel khusus yang digelar di lapangan apel Satrol Lantamal VIII diikuti oleh personel dari unsur-unsur Satrol Lantamal VIII, Dinas Syahbandar Angkatan Laut (Disyahal) Lantamal VIII, Satuan Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Kapal Perang TNI AL (Fasharkan) Bitung dan Tim Intel Lantamal VIII, sedangkan pada pelaksanaan apel khusus di Yonmarhanlan selain diikuti prajurit Yonmarhanlan VIII juga dari personel Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr Wahyu Slamet Bitung.

Mengawali pengarahannya, Danlantamal VIII menyatakan rasa duka mendalam atas gugurnya 53 personel yang onboard di KRI Nanggala-402 saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali.

Ia menghimbau kepada jajaran Lantamal VIII, agar mendoakan prajurit yang telah gugur dan keluarga yang ditinggalkan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Danlantamal menginstruksikan terutama para pengawak KRI maupun KAL agar selalu memperhatikan keamanan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas operasi, serta terus melaksanakan pemeliharaan dan perawatan alutsista (KRI/KAL) agar selalu siap sedia kapanpun bila digerakkan.

Selanjutnya, sehubungan dengan Pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya mereda, Danlantamal VIII menekankan kepada personel di jajaran Rumkital Dr Wahyu Slamet Bitung agar tetap memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, tidak berhenti mengingatkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, dan tetap menjaga diri meskipun sudah melaksanakan vaksinasi.

Begitu juga kepada prajurit Yonmarhanlan agar siap siaga manakala dibutuhkan dalam penanganan penyebaran Covid-19, terutama pada kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang melibatkan TNI/Polri dalam penegakan disiplin di tengah masyarakat.

Terkait dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik dalam menyambut Idul Fitri 1442 H, Danlantamal kembali menegaskan agar para prajurit Lantamal VIII tidak ada yang melanggar kebijakan tersebut, justru sebaliknya turut serta dalam pengamanan Idul Fitri 1442 H.

"Seluruh prajurit saya minta agar selalu menjaga kesehatan, tetap siaga dalam situasi apapun dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas", pungkas Danlantamal VIII mengakhiri arahannya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Asops dan Asintel Danlantamal VIII, Dansatrol Lantamal VIII, Kadisyahal Lantamal VIII, Kafasharkan Lantamal VIII, Karumkital dr. Wahyu Slamet Bitung.

(***/TamuraWatung)

Bitung,Sulutnews.com - Dua orang lelaki berinisial AR alias Anton (32) dan FK (20) warga Kecamatan Aertembaga pada Senin (26/4/2021) dini hari, berhasil diringkus oleh Tim Tarsius Polres Bitung.

Pasalnya Dua orang tersebut dilaporkan warga telah membuat keributan di salah satu lorong wilayah Kelurahan Winenet Satu, dengan menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam, ujar Kasubag Humas Polres Bitung AKP Herman Katiandagho.

Tak hanya itu, mereka juga mengancam akan menikam salah satu pemuda di kompleks tersebut. dan benar saja,  "saat  keduanya digeledah oleh Tim Tarsius Polres Bitung, ditemukan sebilah pisau, ujar AKP. Herman.

Saat itu juga kedua oknum bersama barang bukti  langsung diamankan oleh Tim Tarsius

ke Polsek Aertembaga  untuk di proses lanjut, terang AKP Herman Katiandagho. "Apa motif dari aksi kedua lelaki tersebut, sampai hari ini masi dalam pemeriksaan kuncinya. (**/Adrian)

Bitung, Sulutnews.com - Rumah milik keluarga Manopo-Thio yang berada di Bitung Barat Dua tepatnya di Lingkungan I RT 02, Maesa, Bitung, Selasa (27/04) sekitar pukul 05.00 WITA, hangus terbakar .

Adapun Mince Pongoh (68), menuturkan, pada  pagi itu sontak saja dia  terbangun karena mendengar gonggongan anjing yang terus menerus. Lantaran curiga, diapun langsung keluar rumah dan mendapati ada kobaran api di bagian atap rumah.

Dia lalu memberitahukan hal tersebut kepada Erlinda Kirojang (37), Karena kobaran api begitu cepat membesar.

Dan saat itu juga keduanya langsung membangunkan seluruh penghuni rumah dan langsung melaporkan kejadian ini ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung dan Polsek Maesa.

Beberapa saat kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.

Apipun berhasil dipadamkan sekitar satu jam usai kejadian.

Sementara itu Kapolsek Maesa Kompol Taufiq Arifin, Selasa (27/4) siang tadi mengatakan, bila pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujarnya, sesaat peristiwa itu.

Untuk dugaan sementara, penyebab kebakaran rumah permanen tersebut karena hubungan pendek arus listrik atau korsleting. “Kejadian ini dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” terang Kapolsek Maesa.(**/Adrian)

Bitung,Sulutnews.com - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Nana Sudjana didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulut Ny. Shinta Nana Sudjana melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Bitung, Kamis (22/4) pagi tadi.

Tiba di Mako Polres Bitung, Kapolda yang juga didampingi beberapa PJU dan Pengurus Bhayangkari Daerah, disambut oleh Kapolres AKBP Indrapramana bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bitung Ny. Lesly Indrapramana dan seluruh pejabat Polres bersama Pengurus Bhayangkari Cabang Bitung.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda menyampaikan arahan terkait pelaksanaan tugas pokok yang harus dilakukan personel Polres Bitung dan jajaran.

Dalam pertemuan dengan Kapolres dan para PJU Polres serta personel Polsek jajaran yang dilakukan secara virtual dari Mako Polres Bitung, Kapolda mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam tugas.

"Saya mengharapkan, kita (Polri) dalam memelihara kamtibmas dapat dilaksanakan dengan baik," ujar Kapolda.

Terkait pandemi covid-19, Kapolda juga mengingatkan kepada personel Polres agar menjadi contoh kepada masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan 5M.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Bitung dan jajaran, sebagai garda terdepan pencegahan covid sehingga Kota Bitung saat ini berada pada zona kuning. Polisi itu hanya  melakukan upaya pencegahan supaya virus tidak menyebar," ucap Kapolda.

Kapolda juga berharap personel agar betul-betul diberdayakan. Kebersamaan, soliditas, sinergitas agar betul-betul dilaksanakan dengan baik.

"Saya berterimakasih karena keamanan dan keteritiban di Bitung dapat terkendali, saya mengharapkan keberadaan anggota di lapangan sangat dibutuhkan oleh masyarakat," katanya.

Ia juga mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan. "Kepercayaan masyarakat kepada Polri sudah lebih baik, saya minta pelayanan kepada masyarakat betul-betul ditingkatkan, komplain-komplain harus dihilangkan," katanya.

"Tugas pokok kita adalah memelihara kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan serta penegakan hukum. Jadikan ini sebagai ibadah, kalau kita ikhlas melaksanakan tugas, ini akan lebih enak bagi kita, lakukan itu dengan ketulusan hati," tandas Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana.(Adrian)

Manado,Sulutnews.com - Komandan Pangakalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya S.E., CFrA., melakukan pengecekan fasilitas kesehatan yang berada di Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Wahyu Slamet Bitung

Kegiatan digelar untuk melihat secara langsung kesiapan Rumkital Dr. Wahyu Slamet dalam mengatasi serta merawat pasien-pasien yang merupakan anggota TNI AL dan keluarganya yang sakit dengan diagnosa berbagai penyakit lebih khusus lagi yang positif Covid-19.

Dalam pengecekan tersebut Danlantamal VIII langsung dampingi Kepala Rumkital Dr. Wahyu Slamet Letkol Laut (K) drg. I Wayan Tapa Yasa, Sp.KGA, M.Tr.Hanla, M.M., yang memberikan penjelasan tentang keberadaan ruangan dan peralatan medis yang dimiliki Rumkital Dr. Wahyu Slamet Bitung.

Semua ini kita gunakan seoptimal mungkin untuk kebutuhan prajurit, PNS maupun masyarakat sekitar ujar Danlantamal.

"Harapan kedepan tentu kita menghimbau Kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menanggulangi pandemi Covid-19 ini secara bersama-sama dengan mematuhi protokol kesehatan.

Lantamal VIII tentunya siap melaksanakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan dengan bersinergi bersama-sama TNI-Polri yang berada di Manado dan sekitarnya, tukasnya.

Turut mendampingi Danlantamal VIII pada kesempatan tersebut Asosp Danlantamal VIII, Aslog Danlantamal VIII, Dansatrol Lantamal VIII, Danyonmarhanlan 8 Bitung, Kadiskum Lantamal VIII, Dantim Intel Lantamal VIII, Kafasharkan Bitung dan Kadissyahal Lantamal VIII. (Adrian)

Bitung, SulutNews.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol R.Z. Panca Putra didampingi Wakapolda Brigjen Pol Rudi Darmoko dan para Pejabat Utama melakukan kunjungan ke Polres Bitung, Rabu (24/02/2021) kemarin.

Kunjungan ini dilakukan Irjen Pol R.Z. Panca Putra usai meresmikan Gedung Presisi di Polres Minahasa Utara.

Tiba di Mapolres Bitung, Irjen Pol R.Z. Panca Putra dan rombongan disambut langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Indrapramana beserta Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma dan para Pejabat Utama Polres Bitung, serta Dandim 1310/Bitung Letkol (Inf) Benny Lesmana.

Sesaat usai tiba, Irjen Pol R.Z. Panca Putra melakukan pengecekan sejumlah ruang pelayanan masyarakat di Mapolres Bitung, di antaranya SPKT dan ruang pelayanan SKCK. Dilanjutkan pemeriksaan ruang tahanan, Satreskrim, dan barak siaga Dalmas Satsabhara.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Irjen Pol R.Z. Panca Putra mengajak seluruh personel Polres Bitung dan jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Pelayanan yang sudah baik agar dipertahankan, bahkan sebisa mungkin ditingkatkan lagi sehingga masyarakat akan merasakan lebih terlindungi, terayomi dan terlayani secara maksimal dengan kehadiran Polri,” pungkas Irjen Pol R.Z. Panca Putra. (Adrian)

Bitung, SulutNews.com - Baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan, JP pelaku penganiayaan senjata sajam kembali berulah dan melarikan diri.

Pelarian JP pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam di Terminal Tangkoko Bitung, yang menghilang sekitar 3 bulan lebih , sejak November silam, berakhir di tangan Tim Resmob Polres Bitung, Senin (22/02/2021) siang.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut, Selasa (23/02),  kepada Sulutnews.com dijelaskan Abast, Residivis kasus penganiayaan yang saat itu baru saja bebas dari Lembaga Pemasyarakatan tersebut, ditangkap oleh petugas di wilayah Batuputih Bawah, Ranowulu, Bitung.

Pelaku terpaksa ‘dilumpuhkan’ dengan ‘timah panas’ di bagian kakinya karena berusaha melawan petugas dan melarikan diri saat hendak diamankan.

Informasi diperoleh menyebutkan, pelaku menganiaya Royke Efendi Wowiling, Sabtu (21/11/2020), sekitar pukul 18.00 WITA. Pelaku meminta jatah parkir kepada korban namun tidak diberi.

Pelaku marah lalu membacok kepala korban menggunakan sebilah samurai. Sejurus kemudian pelaku langsung melarikan diri. 

Sedangkan korban yang mengalami luka cukup serius segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis ungkap Abast.

Kejadian tragis tersebut kemudian dilaporkan oleh ibu kandung korban ke SPKT Polres Bitung. Laporan direspons Tim Resmob dengan melakukan penyelidikan dan pengejaran. 

Tim sempat kehilangan jejak pelaku, namun tak mau menyerah begitu saja. Berkat kerja keras di lapangan, tim pun akhirnya berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya.

“Pelaku beserta barang bukti senjata tajam sudah diamankan di Mapolres Bitung untuk dimintai keterangan lebih lanjut tukas Abast. (Adrian)

 Bitung, SulutNews.com - Tim Binmas Polres Bitung dipimpin KBO Satuan Binmas Iptu H. Supranata melaksanakan supervisi di beberapa lokasi yang akan dijadikan sebagai Kelurahan Tangguh Covid-19.

Supervisi yang dilaksanakan kali ini, Senin (15/2/2021) ini menyasar beberapa Kelurahan di Kota Bitung, yaitu Wangurer, Paceda, Kadoodan, Girian Indah dan Girian Atas.

Kepada Sulutnews.com, Rabu (17/02) tadi, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan bahwa Supervisi di kelurahan yang akan dijadikan sebagai Kelurahan Tangguh ini merupakan wujud pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro.

"Adapun maksut pelaksanaan kegiatan ini dijelaskan Kabid Humas,  sebagai upaya penanganan dan pengendalian covid-19.

"Dalam supervisi ini, personel Binmas memantau pembentukan Pengurus Kelurahan Tangguh, pembuatan Posko Covid-19 di tingkat Kelurahan, serta mengecek ketahanan dan ketangguhan warga untuk menangkal Covid-19 melalui aspek kesehatan, keamanan dan ekonomi," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Iapun berharap pelaksanaan pembentukan Kelurahan Tangguh sebagai upaya bersama mengatasi covid-19, dapat didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. (Adrian)