Kenakan Pakaian Adat, Gubernur Sulut Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka HUT Provinsi Ke-53

Manado,Sulutnews.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, Sabtu (23/09), menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan HUT Provinsi Sulawesi Utara Ke-53 yang dirangkaikan dengan Peresmian Kantor DPRD Sulawesi Utara yang baru.

Rapat paripurna istimewa dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Ketua Stevanus Vreeke Runtu, Marthen Manoppo, dan Wenny Lumentut, serta dihadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, dan Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw.

Rapat paripurna istimewa tersebut diawali dengan pembacaan historis terbentuknya provisi sulut yang dibacakan  oleh ketua DPRD Sulut Andrei Angouw. Angouw berharap dalam HUT ke-53 provinsi sulut kedepannya lebih maju dalam hal pembangunan dan kesejahteraan.

Dalam rapat paripurna istimewa tersebut ada pemandangan menarik pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara yang ke 53, nampak para elit pemerintah daerah mengenakan pakaian daerah dari 3 etnis besar di Sulawesi Utara. Dimulai dari Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Olly Dondokambey,SE bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan yang begitu mempesona mengenakan Pakaian Adat Minahasa, demikian pula Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Bapak Andrei Angouw bersama Ibu Irene Pinontoan yang  juga mengenakan Pakaian Adat Minahasa.

Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs.Steven O.E Kandouw bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Ibu dr.Kartika Devi Tanos, MARS begitu percaya diri mengenakan pakaian adat Bolaang Mongondow, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Silangen,MS bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulawesi Utara, Ibu Ivone Lombok yang mengenakan Pakaian Adat Sangihe.

Dalam sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, mengharapkan dengan adanya gedung baru ini kinerja dari anggota DPRD provinsi sulut lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat sulut.

 "Saya kira inilah yang akan kita wujudkan bersama pemprov dan anggota DPRD, sudah banyak yang kita lakukan misalnya, dalam menyelesaikan satu perda yang sudah lama yang pada periode ini kita sudah bisa selesaikan yakni perda tentang zonasi saya kira baru sulut yang mempunyai perda zonasi ini," jelas Gubernur Olly.(Yy)