Foto

Manado, SulutNews.Com - Langkah GSVL bergabung dengan partai Nasdem, disaat persiapan pelaksanaan Pemilu legislatif merupakan bencana bagi partai demokrat Sulawesi Utara, demikian ditegaskan pengamat politik Taufik Tumbelaka.

Menurutnya, menjadi menarik soal kepindahan GSVL ke partai Nasdem adalah karena dia adalah ketua partai sekaligus seorang walikota dan juga tokoh berpengaruh." Langkah yang diambil GSVL bisa menghancurkan demokrat dan ini mempengaruhi keberadaan partai Demokrat pada pileg 2018, jika tidak segera diperbaiki," kata Tumbelaka.

Rentetan peristiwa jika GSVL akan bergabung, dengan Nasdem dimana ada beberapa keputusan DPP Demokrat tidak lagi ditindak lanjuti, juga soal dipanggil oleh kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan soal penggunaan dana bencana tahun 2014." Suka atau tidak kepindahan GSVL telah menjadi isu menarik, dan bisa menjadi catatan penting, yang perlu disikapi terutama oleh pengurus dan kader Demokrat Sulut," ungkap Tumbelaka.

Sebagaimana diketahui, kepindahan GSVL menjadi menarik karena dilakukan disaat akan digelar Pemilu Legislatif tahun 2019, dan gonjang ganjing pasca pemanggilan dirinya oleh kejaksaan agung untuk dimintai keterangan soal pemanfaatan dana bencana alam Manado.(Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Meski tak sesumbar seperti tim kampanye Jokowi-Maaruf, Tim kampanye pemenangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, optimis akan meraih dukungan suara dari masyarakat Sulawesi Utara. Terbukti untuk menarik simoati dan dukungan, pasangan Prabiwo-Sandiaga menempatkan tokoh yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang mumpuni, seperti Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Demokrat EE Mangindaan masuk dalam jajaran tim kampanye pemenangan Prabowo-Sandi di Sulut mendampingi Wenny Lumentut selaku Ketua Tim.

"Masuknya nama Mangindaan dalam tim kampanye pemenangan menjadi jaminan jika pasangan Prabowo-Sandiaga layak untuk mendapatkan dukungan rakyat Sulut," kata Taufik Tumbelaka pengamat politik Sulut.

Dalam peran politik ada banyak kader partai Demokrat di Sulut yang tidak sejalan dengan komitmen, sehingga masuknya EE Mangindaan dalam tim pemenangan di Sulut, adalah gambaran politisi yang memiliki pendirian dan tidak mau menyimpang, seperti itulah harusnya rakyat sulut memberikan pilihan. " Jika tim yang bekerja adalah orang orang yang berintegritas, mak apa yang nantinya dilaksanakan oleh calon Presiden yang diusung adalah seperti yang disampaikan saat kampanye." ujar Tumbelaka.

Meleburnya EE Mangindaan dalam tim kampanye pemenangan Calon Presiden Prabowo-Sandiaga di Sulut, maka tim kampanye Sulut dengan Ketua Wenny Lumentut (Gerindra), Sekertaris Ayub Ali Albugis (PAN) dan Bendahara Rita Manoppo Lamusu (PKS) maka akan membawa angin segar sehingga dukungan masyarakat tidak akan sia-sia karena bakal dikaeal oleh toko-tokoh yang memiliki integritas dan komitmen yang pasti tidak akan mengecewakan rakyay Sulut dalam memilih calon Presiden yang berdara kawanua.(Jost Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Berdasarkan ketentuan Pasal 26 dan Pasal 28 ayal (3) Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, KPU Provinsi Sulawesi Utara telah menetapkan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada Pemilihan Umum Tahun 2019 yang diajukan oleh Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019. Selanjutnya KPU Provinsi Sulawesi Utara mengumumkan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada Pemilihan Umum Tahun 2019.

Manado, SulutNews.Com - Optimisme pendukung pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan calon Wakil Presiden Sandiago Uno di Sulawesi utara akan meraup dukungan suara signifikan, menurut kader Partai Gerindra Sulut Ferdinan Novie Mewengkang, alasan kenapa masyarakat Sulut akan memilih pasangan Prabowo - Sandi, karena keduanya memang layak, gerakan perubahan yang menghendaki agar Indonesia 5 tahun ke depan harus Presiden baru karena ada sesuatu yang salah dengan kebijakan pemimoin saat ini.

"Sejak bergabung dengan partai gerindra, saya melihat Pak Prabowo adalah figur yang komitmen bagaimana membangun Indonesia, sehingga sangat layak jika masyarakat memberikan dukungan di Pilores," kata Mewengkang.

Juga kata mantan brirokrat Sulut ini, dengan majunya Prabowo sebagai kandidat Presiden, tentunya sebagai kader wajib mendukung, karena hal itu adalah bagian dari cita-cita Partai Gerindra yang menginginjan agar Bangsa Indinesia maju terutama dalam bidang ekononi, sehingga sasaran mensejahtrakan rakyat dapat dicapai. "Sebagai kader partai siap memenangkan pasangan Prabowo-Sandi untuk jadi Oresiden dan Wakil Presiden," tegas Mewengkang.

Untuk persiapan pemenangan Pemilu Pilpes di Sulawesi Utara, akan dibentuk Tim Pemenangan yang rencananya akan ditunjuk Wenny Lumentut, Ketua DPD Gerindra Sulut sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Sulut. (/Josh Tinungki)

Manado, sulutnews.com - Partai Golkar memenangkan Pemilu 2019 pasti dengan mempersiapkan sosok caleg yang berdedikasi dan loyal pada Partai Golkar, sedangkan untuk mencapai target kursi 100 persen suara Golkar harus bisa bekerja keras untuk memenangkan Pemilu 2019, kata Ketua Partai Golkar Sulut Dr Tetty Paruntu.

"Hanya dengan melakukan tindakan nyata, berdedikasi serta loyal saya yakin Kader Partai Golkar akan kembali mampu memenangkan pemilu 2019 nanti dengan kerja keras dan strategi," kata Tetty Paruntu di depan 30 orang Caleg peserta Rakerda yang digelar DPD Golkar Minut, di Hotel Sutan Raja Maumbi, baru-baru ini.

Ditambahkan Tetty Paruntu, program unggulan Partai Golkar pada Pemilu akan ditekankan pada pelayanan sembako murah, rumah murah terjangkau dan terbukanya lapangan kerja baru di semua sektor, inilah thema awal kampanya Golkar, katanya. Tetty sempat berinteraksi dengan para caleg dengan bertanya berapa kursi di dewan yang bisa diberikan pada Golkar Minut hasil Pemilu nanti. Dijawab peserta 8 kursi. Dia berharap keinginan meraih prestasi bagus harus pula ditunjang dengan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang diharapkan Golkar.

Ia menambahkan, jika nanti Golkar pusat mengumumkan ada koalisi Indonesia pada proses Pemilihan Presiden dan Golkar terpilih sebagai bendahara ditambah dengan perolehan suara 1 kursi di DPR-RI maka kita sepakat memilih Jokowi Presiden, pungkasnya dengan nada suara bersemangat.

Pembekalan Caleg hari itu dilakukan pihak KPU, Banwaslu dan sesepuh Golkar. Hadir pengurus Golkar Ketua DPD II Minut Denny Wawoling,yang adalah Wakil Ketua DPRD Minut, Para Ketua se Kecamatan, Ketua Kauditan Elia Tooy yang merupakan Ketua Fraksi Golkar di DPRD Minut beserta para kader pemenangan Pemilu 2019.

Mudah-mudahan dengan rapat kerja daerah "Rakerda" partai Golkar Minut ini, "kedepan Golkar makin solid apalagi menjelang Pemilu 2019" dimikian Ivan Sundah pengurus PG Minut, selaku ketua panitia yang juga pada acara tersebut dilantik sebagai Ketua angkatan muda partai golkar (AMPG) Minut.(/Yayuk & Tonny)

Ratahan, Sulutnews.com - Sukses. Kata ini sangat tepat diberikan pada KPU Mitra,  sebab lembaga yang diberikan mandat oleh negara untuk menyelenggarakan kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), secara khusus di Pimilihan Bupati dan Wakil Bupati Mitra,  sukses melakukannya secara profesional,  akuntabel dan transparan.

Yang menjadi fakta fenomenal,  lembaga yang dipimpin Ketua Drs Ascke Benu MSi, dan komisioner lainnya, seperti Drs Johnly Pangemanan MSi, Drs Irfan Rabuka MPd, Pdt Fanny Wurangian MTh,  serta Fivi Massie SE, berhasil menjaga tingkat partisipasi pemilih dengan hampir menembus 90 persen.

Mengapa dikatakan fenomenal?  Sebab,  di Mitra itu hanya berlangsung satu pasangan calon,  atau Paslon tunggal. Sulit sebetulnya bagi penyelenggara inj untuk melakukan sisialisasi dan mengingatkan masyarajat untuk datang ke TPS untuk memilih,  karena hanya satu pasangan saja yang berkontestasi.

Namun,  asumsi awal dari beberapa kalangan,  jika tingkat partisipasi masyarakat bakal menurun, apalagi tingkat pragmatisme warga akhir-akhir ini makin naik,  harus kandas, dan terjawab berbalik dengan fakta.

Dan kenyataannya,  Benu dan jajaran sangat sukses menjaga tingkat partisipasi Pilkada Mitra dan terbilang sangat tinggi.

Pragmatisme dan merosotnya tingkat partisipasi masyarakat jelas ada dan telah disorot dalam evaluasi dan pelaporan hasil Pilkada Mitra yang digelar KPU Mitra di Peninsula Hotel,  Manado,  baru-baru ini.

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Cak Sunanto, misalnya. Dalam materinya menyebut, hasil riset (penelitian) pihaknya, salah satu problem atau masalah secara nasional,  adalah menurunnya tingkat partisipasi,  diakibatkan pragmatisme rakyat.

“Fenomena masyarakat sekarang adalah,  tingkat pragmatisme yang sangat tinggi. Apalagi di daerah yang hanya memiliki satu calon,  memang dikhawatirkan tingkat partisipasinya," ujar Sunanto, sambil mengurai solusi-solusi yang perlu dilakukan,  melalui materinya.

Meski begitu, Ketua KPU Sulut DR Ardiles Mewoh, yang memberikan materi berikutnya, memberikan apresiasi yang besar Pada Ascke Benu Cs. Dia menilai,  KPU Mitra sangat sukses menggelar Pilkada, dengan dibuktikan partisipasi warga Mitra dalam Pilkada lalu yang sangat tinggi.

"Luar biasa kerja dari KPU Mitra hingga partisipasi pemilih menembus 87 persen lebih. Ini membuktikan kerja KPU sangat keras. Maka saya memberikan nilai A untuk kerja ini," ujar Mewoh, yang dikenal Mantan Ketua KPU Minahasa ini.

Sebelumnya, Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) DR Afitra Salam,  mengaku KPU Mitra tak ada laporan yang menyatakan ketidakprofesionalan dalam menjalankan tugas.

"Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK)," ucapnya.

Melihat kesuksesan besar Benu dan kawan-kawan,  sontak mengundang tanggapan dan masukan peserta mewakili jurnalis Franni Tuju. Dia mengatakan, kesuksesan KPU Mitra dalam menjalankan tugas berat ini,  harus ada reward atau penghargaan yang nyata.

"Jadi saya minta KPU Sulut harus ada apresiasi atau penghargaan yang verbal pada KPU Mitra,  bukan sekedar dengan ungkapan saja," pintah wartawan senior Sulut ini.

Demikian juga pintah Ruland Sandag,  peserta yang hadir atas undangan sebagai Ketua KNPI Mitra. Menurutnya, tidaklah berlebihan, jika ada penghargaan KPU Sulut pada Benu Cs.

"Kan yang bekerja dengan baik,  itu sangat layak dapat hadiah. Nanti kita serahkan pada KPU Sulut yang akan menghargai tugas KPU Mitra ini seperti apa," papar Ketua Jurnalis Minahasa Tenggara (JMT) ini.

Diakhir kegiatan evaluasi secara umum pelaksanaan Pilkada itu, Benu menyampaikan terima kasih pada semua pihak atas dukungan selama ini.

"Kami ucapkan terima kasih pada semua pihak, termasuk media yang sukses mengawal Pilkada. Demikian juga arahan KPU Sulut,  hingga semua berjalan dengan baik," tutup Benu,  yang mengakhiri rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu.(/Reagen Pantow)

Manado, SulutNews.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menetapkan daftar calon sementara perubahan kedua Calon Anggota DPD RI Wilayah Sulawesi Utara.

Sebagaimana Surat Keputusan Nomor : 1071/PL.10.4-kpt/06/KPU/IX/2018 tentang penetapan daftar calon sementara perseorangan peserta pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Daerah tahun 2019 telah memenuhi syarat untuk kemudian ditetapkan lewat Daftar Calon Tetap untuk mengikuti Pemilu legislatif.

" Nama- nama yang masuk daftat mereka telah memenuhi syarat sebagai peserta, dan ini nanti akan ditetapkan sesuai tahapan yang sudah diatur," jelas Ardiles Mewoh Ketua KPU Sulut.

Juga kata dia, dari nama-nama yang sudah masuk DCS, masih akan diberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan tanggapan, dan jika hingga tiga hari pasca pengumuman DCS, tidak ada lagi tanggapan, maka sudah pasti mereka akan terakomodir sebagai Calon yang dituangkan lewat surat keputusan KPU - RI untuk masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) sah sebagai peserta Pemilu legislatif. "Ketika sudah DCT, maka tidak ada lagi perubahan," tegas Mewoh.

Sebagaimana SK KPU-RI, nama bakal calon perseorangan peserta pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Daerah tahun 2019 wilayah Sulawesi Utara berjumlah 22 orang. Berikut daftar calon sementara Anggota DPD-RI Pemilu 2019. (/Josh Tinungki)

 

Minsel,Sulutnews.com-Dari sejumlah bakal calon legislatif (Bacaleg) termasuk James Arthur Kojongian yang sempat mendapat status tidak memenuhi syarat (TMS) dari KPU Sulawesi Utara (Sulut) beberapa waktu yang  lalu, akhirnya bisa bernafas lega. Dan  Kini nama-nama bacaleg tersebut sudah muncul di Situs KPU Sulut sebagai daftar caleg sementara ( DCS). Selasa (28/8/2018).

Wakil Ketua DPD Golkar Sulut Arther Wuwung mengatakan sesuai dengan hasil medisiasi Partai Golkar Sulut dengan KPU yang dilaksanakan oleh Bawaslu Sulut maka 4 bacaleg dari Partai Golkar yang berstatus TMS sudah masuk DCS.

"Kami masih berjuang untuk 2 bacaleg, agar tetap masuk dalam DCS dan saat ini masih sementara berproses di Bawaslu Sulut. Tapi yang 4 sudah masuk DCS sesuai dengan Pleno KPU Sulut. Dari keempat itu ada nama Bendahara Partai Golkar Sulut James Arthur Kojongian ST MM dari Dapil Minsel Mitra," kata wuwung, Selasa (28/8/2018).

JAK sudah masuk dan nomor urut 1 tetap dikembalikan pada waktu pemasukan awal. "Jadi JAK tetap nomor urut 1 dari Partai Golkar untuk Dapil Minsel -Mitra. Dengan masuknya kembali JAK dalam DCS, kami optimis Partai Golkar bisa meraih 3 kursi di Dapil tersebut dan para kader Partai Golkar yang ada di Minsel- Mitra lebih bersemangat ketika nama Bendahara PG Sulut ini kembali masuk dalam DCS," jelas wuwung

Sementara itu Sekretaris DPD PG Minsel Fredy Rawis mengungkapkan rasa senangnya ketika JAK yang saat ini masih sebagai Anggota DPRD Minahasa masuk dalam DCS. PG Minsel akan all out mendukung serta mengkampanyekan nama JAK beserta kader-kader terbaik lainnya dari Partai Golkar yang diusung di Dapil ini.

"Mengucapkan terima kasih banyak untuk seluruh pihak. Kami makin optimistis kita bisa meraih 3 kursi di Dapil Minsel Mitra," pungkasnya. (/Prise)

Manado, SulutNews.Com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam sambutannya pada acara pembekalan bakal calon Legislatif di hotel Peninsula Manado, dengan tegas mengingatkan Gubernur Sulut, untuk tidak main-main dengan partai Nasdem, pernyataan ini disampaikan Surya Paloh dihadapan ratusan bakal calon Legislatif.

Menurutnya  agar jangan ganggu partai Nasdem, karena jika ingin jabatan jadi panjang harus baik-baik dengan partsi Nasdem, karena perjuangan partai nasdem berasal dari hati dengan tidak melihat perbedaan."Sekarang Gubernur bukan Nasdem, tapi bukan tidak mungkin berikut Gubernur dari nasdem, untuk itu jangan main-main dengan Nasdem, jika ingin jabatan akan berlanjut, maka harus baik-baik dengan Nasdem," tegas Surya Paloh.

Sebagaimana tujuan Partai Nasdem dalam berpolitik, selalu mengedepankan hati nurani dengan mengedepankan komitmen untuk bagaimana dapat berpartisipasi aktif dalam membangun Indonesia, sehingga perjuangan melakukan restorasi yang didukung oleh segenap masyarakat. "Jangan Main-main aja,, kalau  baik baik kan bagus, harus ada kerja sama dan itu harus ditingkatkan," tegas Paloh.

Terkait pernyataan tersebut Surya Paloh berharap kerja sama yang sudah terbangun selama ini harus lebih ditingkatkan untuk sebuah kebersamaan menuju Sulut yang berintegritas.(/Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Sulawesi Utata menggelar Penyampaian berita acara hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual perbaikan syarat dukungan serta syarat calon perseorangan peserta Pemilu Anggota DPD Provinsi Sulawesi Utara.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di kantor KPU Sulut, Senin (27/8/2018) yang dihadiri oleh bakal calon DPD RI Dapil Sulut tersebut dilakukan sebagai tahapan dalam rangka  untuk memastikan jika syarat calon sudah sesuai termasuk fas foto yang akan dipakai untuk Daftar Calon Tetap yang akan dicetak oleh KPU selaku penyelenggara Pemilu."Penyampaian berita acara untuk memastikan jika pencetakan nama atau foto yang akan dicetak sudah sesuai," jelas Yesi Momongan Komisioner KPU Sulut.

Juga kata Ketua Divisi teknis KOU Sulut ini mengatakan, selesai penyerahan berkas verifikasi hasilnya akan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

"Usai penyerahan berkas verifikasi adminstrasi dan verikasi faktual hasilnya akan disampaikan kepada KPU Pusat," tegas Tinangon disela - sela kegiatan di kantor KPU Sulut.

Sementara itu Bakal Calon Anggota DPD RI James Salibana menyatakan menerima berkas verifikasi adminstrasi dan verifikasi faktual perbaikkan syarat dukungan serta syarat calon perseorangan peserta pemilu Anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Usai penyerahkan berita acara hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual perbaikan syarat dukungan serta syarat calon perseorangan peserta pemilu DPD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bakal calon DPD RI menandatangi kesepakatan nama dan pas foto bakal calon yang nantinya akan dicetak pada Daftar calon sementara (DCS) anggota DPD RI.(/Josh Tinungki)