Politik

Politik (20)

Manado, SulutNes.Com - Merasa turut menggumuli bencana tsunami dan gempa bumi yang menimbulkan korban jiwa manusia dan harta benda yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, Johny Ramly Sumual calon anggota DPRD Sulut untuk daerah pemilihan I Manado dari Partai Demokrat menyerahkan bantuan bagi korban bencana, guna meringankan beban korban yang saat ini masih berada di tenda pengungsian.

Bantuan bagi korban bencana yang disalurkan melalui pengurus Organda Full Gospel Bisnisman Fellow Ship Internasional Sulut, tersebut adalah bagian dari kepedulian sebagai sesama anak bangsa dengan tujuan agar saudara-saudara kita yang saat ini sedang mengalami kesusahan bisa terbantu. "Bantuan yang diberikan memang tidak banyak tetapi ini disampaikan atas dasar suka cita untuk meringankan beban bagi saudara kita yang ada di Palu, Sigi dan Donggala yang saat ini masih berada di tempat pengungsian," ungkap Sumual.

Bantuan bencana yang disampaikan berupa kemasan Air Mineral, Supermi Serta berbagai jenis Kue dan sudah disalurkan.(/Josh Tinungki)

Jakarta, Sulutnews.com - Sekjen Partai Berkarya, H. Priyo Budi Santoso, menjamin semua caleg Partai Berkarya, dari tingkat Pusat sampai Kabupaten/Kota, bebas dari narkoba.

"Sejak awal kami sudah memutuskan, seluruh caleg Berkarya harus bebas Narkoba," kata Sekjen Priyo saat menjamu kunjungan Safari Digital Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat di Jakarta, Kamis (4/10).

Lebih lanjut Priyo menyatakan keprihatinannya terkait maraknya peredaran narkoba di tanah air. Ia mengamati, Indonesia telah menjadi sasaran empuk peredaran narkoba, yang sebagian besar datang dari Tiongkok.

"Sudah ratusan ton yang diamankan, tapi boleh jadi di luar sana masih lebih banyak lagi yang belum tertangkap," tegas dia.

Oleh karena itu, Priyo berharap agar segenap aparat hukum bersikap antisipatif dan tegas, dalam menegakkan law enforcement terhadap pelaku penyebaran barang haram tersebut sampai ke akar-akarnya.

"Saya selaku Sekjen Partai Berkarya selalu mewanti-mewanti agar para caleg dari partai kami jangan coba-coba menyentuh barang haram tersebut. Sekali saja terendus, tidak ada ampun," demikian Priyo Budi menandaskan.

Sekjen Priyo menegaskan pula, para gembong narkoba harus dihukum seberat-beratnya dengan hukuman maksimal, untuk mendapatkan efek jera. Sebab, bila tidak, Indonesia akan selamanya menjadi target empuk peredaran jaringan narkoba internasional.

Sementara itu, pada pertemuan Safari Digital tadi, rombongan SMSI diwakili Sekjen SMSI Firdaus, Direktur Pemberitaan Ramon Damora, wartawan senior Aat Surya Syafaat. Adapun dari Partai Berkarya, selain Sekjen Priyo Budi Santoso, juga tampak antara lain Ketua DPP Dr Hj Maria Zuraida dan Bendahara Umum Hj Neneng A. Tuty SH.(*/SMSI)

Manado, SulutNews.Com - Bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala beberapa waktu lalu, mendatangkan kepedulian dan rasa kebersamaan dari PDIP Sulawesi Utara untuk memberikan bantuan bagi para korban. Melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), partai berlambang banteng moncong putih itu mengirim bantuan logistik makanan, pakaian serta obat-obatan ke lokasi bencana,

Baguna yang diketuai Adriana Dondokambey ini juga mengirim puluhan relawan terlatih untuk membantu pencarian dan evakuasi para korban.

Sebelum pelepasan tim Kamis (4/10/2018) subuh sekitar pukul 05.00 Wita di halaman Sekretariat DPD PDIP lama di kawasan Rike. didahului dengan ibadah yang dipimpin oleh, Pdt Ferdinand Tumbol STh yang. Dalam khotbah diambil dalam Yosua 1:1-18 tentang perintah Tuhan terhadap Yosua merebut tanah Kanaan.

Saat melepas tim Baguna PDIP Sulut, Ketua Baguna Dra Adriana Dondokambey MSi dalam sambutannya, mengingatkan  agar tugas mulia ini harus dilaksanakan dengan tulus dan berlandaskan kasih."Apa yang dilakukan oleh PDIP lewat Baguna, adalah tugas mulia guna membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Kota Palu dan Donggala," tutur Dondokambey.

Ketua Komisi III bidang Pembangunan DPRD Sulut ini juga berpesan, dalam melaksanakan tugas harus saling berkoordinasi sesama anggota Baguna, maupun dengan Basarnas serta Pemerintah setempat." Perlu ada koordinasi agar apa yang dilaksanakan dapat membantu korban yang membutuhkan bantuan," kata Dondokambey.

Adapun logistik yang dibawa oleh Baguna adalah makanan, selimut, pakaian, pakaian dalam, makanan bayi, selimut, popok serta obat-obatan.“Selain relawan, Baguna juga mengirim Tim Medis. Tim relawan Baguna ini juga akan didampingi oleh aparat keamanan, dalam hal ini kepolisian dan TNI,” tambah Dondokambey.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP, Frangky Wongkar SH menyatakan Tim Baguna yang dikirim adalah personel terlatih, yang sudah terbiasa menghadapi bencana alam.

“Anggota Baguna PDIP ini terlatih semua. Setiap enam bulan mereka dilatih untuk bisa survive dalam membantu korban-korban bencana,” kata Wongkar.

Tenaga Baguna yang dikirim ini, kata Wongkar akan membantu Basarnas dan pemerintah setempat dalam jangka waktu 10 hari ke depan.(/Josh Tinungki)

 

Foto

Manado, SulutNews.Com - Langkah GSVL bergabung dengan partai Nasdem, disaat persiapan pelaksanaan Pemilu legislatif merupakan bencana bagi partai demokrat Sulawesi Utara, demikian ditegaskan pengamat politik Taufik Tumbelaka.

Menurutnya, menjadi menarik soal kepindahan GSVL ke partai Nasdem adalah karena dia adalah ketua partai sekaligus seorang walikota dan juga tokoh berpengaruh." Langkah yang diambil GSVL bisa menghancurkan demokrat dan ini mempengaruhi keberadaan partai Demokrat pada pileg 2018, jika tidak segera diperbaiki," kata Tumbelaka.

Rentetan peristiwa jika GSVL akan bergabung, dengan Nasdem dimana ada beberapa keputusan DPP Demokrat tidak lagi ditindak lanjuti, juga soal dipanggil oleh kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan soal penggunaan dana bencana tahun 2014." Suka atau tidak kepindahan GSVL telah menjadi isu menarik, dan bisa menjadi catatan penting, yang perlu disikapi terutama oleh pengurus dan kader Demokrat Sulut," ungkap Tumbelaka.

Sebagaimana diketahui, kepindahan GSVL menjadi menarik karena dilakukan disaat akan digelar Pemilu Legislatif tahun 2019, dan gonjang ganjing pasca pemanggilan dirinya oleh kejaksaan agung untuk dimintai keterangan soal pemanfaatan dana bencana alam Manado.(Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Meski tak sesumbar seperti tim kampanye Jokowi-Maaruf, Tim kampanye pemenangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, optimis akan meraih dukungan suara dari masyarakat Sulawesi Utara. Terbukti untuk menarik simoati dan dukungan, pasangan Prabiwo-Sandiaga menempatkan tokoh yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang mumpuni, seperti Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Demokrat EE Mangindaan masuk dalam jajaran tim kampanye pemenangan Prabowo-Sandi di Sulut mendampingi Wenny Lumentut selaku Ketua Tim.

"Masuknya nama Mangindaan dalam tim kampanye pemenangan menjadi jaminan jika pasangan Prabowo-Sandiaga layak untuk mendapatkan dukungan rakyat Sulut," kata Taufik Tumbelaka pengamat politik Sulut.

Dalam peran politik ada banyak kader partai Demokrat di Sulut yang tidak sejalan dengan komitmen, sehingga masuknya EE Mangindaan dalam tim pemenangan di Sulut, adalah gambaran politisi yang memiliki pendirian dan tidak mau menyimpang, seperti itulah harusnya rakyat sulut memberikan pilihan. " Jika tim yang bekerja adalah orang orang yang berintegritas, mak apa yang nantinya dilaksanakan oleh calon Presiden yang diusung adalah seperti yang disampaikan saat kampanye." ujar Tumbelaka.

Meleburnya EE Mangindaan dalam tim kampanye pemenangan Calon Presiden Prabowo-Sandiaga di Sulut, maka tim kampanye Sulut dengan Ketua Wenny Lumentut (Gerindra), Sekertaris Ayub Ali Albugis (PAN) dan Bendahara Rita Manoppo Lamusu (PKS) maka akan membawa angin segar sehingga dukungan masyarakat tidak akan sia-sia karena bakal dikaeal oleh toko-tokoh yang memiliki integritas dan komitmen yang pasti tidak akan mengecewakan rakyay Sulut dalam memilih calon Presiden yang berdara kawanua.(Jost Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Optimisme pendukung pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan calon Wakil Presiden Sandiago Uno di Sulawesi utara akan meraup dukungan suara signifikan, menurut kader Partai Gerindra Sulut Ferdinan Novie Mewengkang, alasan kenapa masyarakat Sulut akan memilih pasangan Prabowo - Sandi, karena keduanya memang layak, gerakan perubahan yang menghendaki agar Indonesia 5 tahun ke depan harus Presiden baru karena ada sesuatu yang salah dengan kebijakan pemimoin saat ini.

"Sejak bergabung dengan partai gerindra, saya melihat Pak Prabowo adalah figur yang komitmen bagaimana membangun Indonesia, sehingga sangat layak jika masyarakat memberikan dukungan di Pilores," kata Mewengkang.

Juga kata mantan brirokrat Sulut ini, dengan majunya Prabowo sebagai kandidat Presiden, tentunya sebagai kader wajib mendukung, karena hal itu adalah bagian dari cita-cita Partai Gerindra yang menginginjan agar Bangsa Indinesia maju terutama dalam bidang ekononi, sehingga sasaran mensejahtrakan rakyat dapat dicapai. "Sebagai kader partai siap memenangkan pasangan Prabowo-Sandi untuk jadi Oresiden dan Wakil Presiden," tegas Mewengkang.

Untuk persiapan pemenangan Pemilu Pilpes di Sulawesi Utara, akan dibentuk Tim Pemenangan yang rencananya akan ditunjuk Wenny Lumentut, Ketua DPD Gerindra Sulut sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Sulut. (/Josh Tinungki)

Manado, sulutnews.com - Partai Golkar memenangkan Pemilu 2019 pasti dengan mempersiapkan sosok caleg yang berdedikasi dan loyal pada Partai Golkar, sedangkan untuk mencapai target kursi 100 persen suara Golkar harus bisa bekerja keras untuk memenangkan Pemilu 2019, kata Ketua Partai Golkar Sulut Dr Tetty Paruntu.

"Hanya dengan melakukan tindakan nyata, berdedikasi serta loyal saya yakin Kader Partai Golkar akan kembali mampu memenangkan pemilu 2019 nanti dengan kerja keras dan strategi," kata Tetty Paruntu di depan 30 orang Caleg peserta Rakerda yang digelar DPD Golkar Minut, di Hotel Sutan Raja Maumbi, baru-baru ini.

Ditambahkan Tetty Paruntu, program unggulan Partai Golkar pada Pemilu akan ditekankan pada pelayanan sembako murah, rumah murah terjangkau dan terbukanya lapangan kerja baru di semua sektor, inilah thema awal kampanya Golkar, katanya. Tetty sempat berinteraksi dengan para caleg dengan bertanya berapa kursi di dewan yang bisa diberikan pada Golkar Minut hasil Pemilu nanti. Dijawab peserta 8 kursi. Dia berharap keinginan meraih prestasi bagus harus pula ditunjang dengan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang diharapkan Golkar.

Ia menambahkan, jika nanti Golkar pusat mengumumkan ada koalisi Indonesia pada proses Pemilihan Presiden dan Golkar terpilih sebagai bendahara ditambah dengan perolehan suara 1 kursi di DPR-RI maka kita sepakat memilih Jokowi Presiden, pungkasnya dengan nada suara bersemangat.

Pembekalan Caleg hari itu dilakukan pihak KPU, Banwaslu dan sesepuh Golkar. Hadir pengurus Golkar Ketua DPD II Minut Denny Wawoling,yang adalah Wakil Ketua DPRD Minut, Para Ketua se Kecamatan, Ketua Kauditan Elia Tooy yang merupakan Ketua Fraksi Golkar di DPRD Minut beserta para kader pemenangan Pemilu 2019.

Mudah-mudahan dengan rapat kerja daerah "Rakerda" partai Golkar Minut ini, "kedepan Golkar makin solid apalagi menjelang Pemilu 2019" dimikian Ivan Sundah pengurus PG Minut, selaku ketua panitia yang juga pada acara tersebut dilantik sebagai Ketua angkatan muda partai golkar (AMPG) Minut.(/Yayuk & Tonny)

Minsel,Sulutnews.com-Dari sejumlah bakal calon legislatif (Bacaleg) termasuk James Arthur Kojongian yang sempat mendapat status tidak memenuhi syarat (TMS) dari KPU Sulawesi Utara (Sulut) beberapa waktu yang  lalu, akhirnya bisa bernafas lega. Dan  Kini nama-nama bacaleg tersebut sudah muncul di Situs KPU Sulut sebagai daftar caleg sementara ( DCS). Selasa (28/8/2018).

Wakil Ketua DPD Golkar Sulut Arther Wuwung mengatakan sesuai dengan hasil medisiasi Partai Golkar Sulut dengan KPU yang dilaksanakan oleh Bawaslu Sulut maka 4 bacaleg dari Partai Golkar yang berstatus TMS sudah masuk DCS.

"Kami masih berjuang untuk 2 bacaleg, agar tetap masuk dalam DCS dan saat ini masih sementara berproses di Bawaslu Sulut. Tapi yang 4 sudah masuk DCS sesuai dengan Pleno KPU Sulut. Dari keempat itu ada nama Bendahara Partai Golkar Sulut James Arthur Kojongian ST MM dari Dapil Minsel Mitra," kata wuwung, Selasa (28/8/2018).

JAK sudah masuk dan nomor urut 1 tetap dikembalikan pada waktu pemasukan awal. "Jadi JAK tetap nomor urut 1 dari Partai Golkar untuk Dapil Minsel -Mitra. Dengan masuknya kembali JAK dalam DCS, kami optimis Partai Golkar bisa meraih 3 kursi di Dapil tersebut dan para kader Partai Golkar yang ada di Minsel- Mitra lebih bersemangat ketika nama Bendahara PG Sulut ini kembali masuk dalam DCS," jelas wuwung

Sementara itu Sekretaris DPD PG Minsel Fredy Rawis mengungkapkan rasa senangnya ketika JAK yang saat ini masih sebagai Anggota DPRD Minahasa masuk dalam DCS. PG Minsel akan all out mendukung serta mengkampanyekan nama JAK beserta kader-kader terbaik lainnya dari Partai Golkar yang diusung di Dapil ini.

"Mengucapkan terima kasih banyak untuk seluruh pihak. Kami makin optimistis kita bisa meraih 3 kursi di Dapil Minsel Mitra," pungkasnya. (/Prise)

Manado, SulutNews.Com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam sambutannya pada acara pembekalan bakal calon Legislatif di hotel Peninsula Manado, dengan tegas mengingatkan Gubernur Sulut, untuk tidak main-main dengan partai Nasdem, pernyataan ini disampaikan Surya Paloh dihadapan ratusan bakal calon Legislatif.

Menurutnya  agar jangan ganggu partai Nasdem, karena jika ingin jabatan jadi panjang harus baik-baik dengan partsi Nasdem, karena perjuangan partai nasdem berasal dari hati dengan tidak melihat perbedaan."Sekarang Gubernur bukan Nasdem, tapi bukan tidak mungkin berikut Gubernur dari nasdem, untuk itu jangan main-main dengan Nasdem, jika ingin jabatan akan berlanjut, maka harus baik-baik dengan Nasdem," tegas Surya Paloh.

Sebagaimana tujuan Partai Nasdem dalam berpolitik, selalu mengedepankan hati nurani dengan mengedepankan komitmen untuk bagaimana dapat berpartisipasi aktif dalam membangun Indonesia, sehingga perjuangan melakukan restorasi yang didukung oleh segenap masyarakat. "Jangan Main-main aja,, kalau  baik baik kan bagus, harus ada kerja sama dan itu harus ditingkatkan," tegas Paloh.

Terkait pernyataan tersebut Surya Paloh berharap kerja sama yang sudah terbangun selama ini harus lebih ditingkatkan untuk sebuah kebersamaan menuju Sulut yang berintegritas.(/Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Wenny Lumentut SE menegaskan dalam hal penempatan posisi strategis seperti Pimpinan Dewan disemua ti. Gkatan akan memprioritaskan bagi calon yang memoeroleh suara terbanyak. Menurutnya keputusan ini diambil selain memberi motifasi bagi seluruh bakal calon tetapi juga Gerindra memberikan apresiasi keada mereka yang telah bekerja keras dalam kaitan memenangkan partai Herindra.

"Dalam berpolitik lazimnya ketua partai yang selalu mengambil “hak kesulungan”,untuk menempati posisi pimpinan Dewan, tapi bagi Gerindra hal ini tidak berlaku," kata Lumentut.

Juga kata politisi yang menjadikan partai Gerindra di Sulut semakin maju, keputusan memberikan kesempatan bagi bacaleg yang memndapatkan suara terbanyak adalah keputusan yang harus dilaksanakan. “Caleg Gerindra untuk DPRD Sulut yang meraih suara paling banyak di Pemilu 2019, dia berhak duduk di Pimdeprov andaikan Gerindra dapat jatah pimpinan dewan,” tegas Lumentut di hadapan puluhan caleg Gerindra, akhir pekan lalu. Menurut Wenny, dirinya legowo hanya sebagai anggota biasa, jika ada rekan sesama Gerindra perolehan suaranya lebih besar darinya. Ini bagian dari reward and punishmant dalam berpolitik.

Tak hanya itu. Wenny ikut menantang rekan caleg Gerindra Dapil Minahasa-Tomohon, perolehan suaranya nomor dua terbanyak atau di atas 4000, kursi pimpinan akan dinikmati yang bersangkutan 2,5 tahun. “Ini komitmen saya. Ketua-ketua DPC Gerindra, saya harap juga melakukan hal serupa,” tegasnya yang disambut aplaus.

Di Pemilu 2019, Wenny adalah caleg Gerindra untuk DPRD Sulut Dapil Minahasa-Tomohon. Pada 2014 lalu, di dapil tersebut Wenny menyodok di peringkat ketiga. Hanya kalah dari Steven Kandouw PDIP dan Stefanus Vreeke Runtu Golkar.(/Josh Tinungki)