Penyitaan barang bukti pencobolosan 2 TPS

Written by  Prise Haryono May 12, 2019

Tomohon,Sulutnews.com - Usai penyidikan pencoblosan dua TPS diadakan penyitaan dokumen berupa DPT, C6,C7 tps 6 ke woloan satu dan tps 4 kel woloan tiga.kamis,9/5/2019.

Sebagai barang bukti terduganya kasus pencoblosan 2 TPS dari Pihak Gakkumdu bersama Bawaslu mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengambil barang bukti tersebut lalu dicopy. Sementara aslinya dikembalikan ke kota suara.

Dengan melakukan penyitaan barang bukti akan ada proses kelanjutannya. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan penerimaan dari pihak KPU Tomohon dalam proses ini,’’ ujar Kepala Satgas Gakkumdu AKP Ikhwan Syukri SH SIK yang juga Kasat Reskrim Polres Tomohon.

“Atas bukti-bukti yang ada maka pihak penyidik akan segera melakukan penetapan tersangka”,

Disela kesempatan tersebut pula Bawaslu Steffen Linu mengatakan, “Yang dilaporkan melanggar pasal 516 yang berisi “Setiap orang yang dengan sengaja pada waktu pemungutan suara memberikan suaranya lebih dari satu kali di satu TPS/TPSLN atau lebih, dipidana dengan pidana penjara paling lama 18 (delapan belas) bulan dan denda paling banyak Rp18 juta (delapan belas juta rupiah).

Penyidikan tersebut disaksikan oleh ketua KPU, perwakilan parpol Golkar, Demokrat, Hanura, perwakilan Bawaslu(stefen)perwakilan kepolisian (kasat reskrim).

Kasus tersebut dipastikan akan segera menggiring tersangka di meja hijau ,pengadilan.(/Prise)