Ratahan, sulutnews.com - Ini menjadi warning,  atau perhatian keras bagi para Calon Legislatif (Caleg) DPRD Mitra,  dan juga Partai Politik.

Pasalnya,  sebuah pernyataan tegas dilontarkan Bawaslu Mitra yang dipimpin Ketua Drs Jerum Jobbie Longkutoy. Hal ini terkait dengan pelanggaran yang bakal dilakukan lara Calon Anggota DPRD Mitra.

Dengam keras,  Longkutot menyebut,  jika ada caleg yang melakukan cara-cara tak terpuji,  seperti monet politic,  atau politik uang,  dan atau menggunakan cara lain yang melanggar atutan, dan terbukti secara terstruktur,  masiv,  dan sistematis,  maka caleg tersebut bisa dicoret dari daftar caleg.

"Bukam hanya dicoret dari daftat caleg,  namum "biar so tapilih" (meski sudah terpilih) menjadi Anggota DPRD pun, akan di coret,  atau diganti," tegas Longkutoy.

Dia menambahkan, bukan hanya sekedar dicoret dari daftar caleg terpilih,  namun asa resiko Pidana menanti.

"Ada pelanggaran yang sampai pada pidana kurungan badan,  selain juga ada denda. Jadi bukan hanya docoret saja dari keanggotaan DPRD. Makanya,  kami menghimbau pada para caleg,  untuk bisa mensosialisasikan diri denga memberikan politik yang benar,  melalui penyampaian visi misis yang baik pada masyarakat," harap Longkutoy,  yang diaminkan pimpinan Bawaslu Mitra lainnya,  Dolly Van Gobel SS, dan Amran Ibrahim S. HI. (Reagen Pantow)

Ratahan, Sulutnews.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Minahasa Tenggara,  "center", atau memantau pergerakan para Calon Legislatif (Caleg) yang akan bertarung menuju kursi DPRD Mitra.

1x24, gelagat para calon perwakilan rakyat ini ditelusuri kampanyenya, apakah mengandung hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan atau tidak.

Mulai dari kampanye hitam yang merugikan calon lain,  sampai pada issue money politik (politik uang), menjadi perhatian serius badan yang menjadi pengawas pesta demokrasi Pemilu.

Hal ini diuangkap Bawaslu Mitra secara tegas dalam acara Pengembangan Pengawasan Partisipatif Pemilu, di salah satu Hotel ternama di Manado,  baru-baru ini.

"Kami tegaskan semua caleg kita akan awasi. Jika melakukan pelanggaran,  dan terbukti kami akan proses sesuai atutan yang ada,  siapapun caleg tersebut kami tidak peduli," tegas Ketua Bawaslu Mitra Drs Jerum Jobbie Longkutoy ME,  yang didampingi pimpinan Bawaslu lainnya Dolly Van Gobel SS, dan Amran Ibrahim S. HI.

Ketua Bawaslu dua periode ini pun,  meminta, masyarakat untuk terlibat aktif memberikan informasi pada pihaknya,  terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan para caleg.

"Kami minta warga untuk membantu kami,  dengan berani melaporkan pada kami jika ditemui ada caleg yang sudah menjanjikan atau memberikan sesuatu,  seperti politik uang.  Ataupun sudah menyebarkan informasi yang merugikan calon lain, seperti memfitnah caleg lain, mohon disampaikan pada kami,  melaku Panwalslu kecamatan.  Dan jika terbukti dengan bukti-bukti yang kuat, maka kami proses dengan memberikan sanksi yang tegas sesuau aturan yang ada," terang Longkutoy yang diaminkan Gobel dan Ibrahim.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Sulut Herwin Malonda MPd,  juga menyorot hal yang sama dalam materinya. Dia meminta,  Bawaslu Mitra untuk menggandeng masyarakat menegakkan Pemilu yang benar dan berkualitas sesuai aturan yang ada, dan memproses para caleg yang terbukti melakukan pelanggaran.(/Reagen Pantow)

Manado, SulutNes.Com - Merasa turut menggumuli bencana tsunami dan gempa bumi yang menimbulkan korban jiwa manusia dan harta benda yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, Johny Ramly Sumual calon anggota DPRD Sulut untuk daerah pemilihan I Manado dari Partai Demokrat menyerahkan bantuan bagi korban bencana, guna meringankan beban korban yang saat ini masih berada di tenda pengungsian.

Bantuan bagi korban bencana yang disalurkan melalui pengurus Organda Full Gospel Bisnisman Fellow Ship Internasional Sulut, tersebut adalah bagian dari kepedulian sebagai sesama anak bangsa dengan tujuan agar saudara-saudara kita yang saat ini sedang mengalami kesusahan bisa terbantu. "Bantuan yang diberikan memang tidak banyak tetapi ini disampaikan atas dasar suka cita untuk meringankan beban bagi saudara kita yang ada di Palu, Sigi dan Donggala yang saat ini masih berada di tempat pengungsian," ungkap Sumual.

Bantuan bencana yang disampaikan berupa kemasan Air Mineral, Supermi Serta berbagai jenis Kue dan sudah disalurkan.(/Josh Tinungki)

Jakarta, Sulutnews.com - Sekjen Partai Berkarya, H. Priyo Budi Santoso, menjamin semua caleg Partai Berkarya, dari tingkat Pusat sampai Kabupaten/Kota, bebas dari narkoba.

"Sejak awal kami sudah memutuskan, seluruh caleg Berkarya harus bebas Narkoba," kata Sekjen Priyo saat menjamu kunjungan Safari Digital Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat di Jakarta, Kamis (4/10).

Lebih lanjut Priyo menyatakan keprihatinannya terkait maraknya peredaran narkoba di tanah air. Ia mengamati, Indonesia telah menjadi sasaran empuk peredaran narkoba, yang sebagian besar datang dari Tiongkok.

"Sudah ratusan ton yang diamankan, tapi boleh jadi di luar sana masih lebih banyak lagi yang belum tertangkap," tegas dia.

Oleh karena itu, Priyo berharap agar segenap aparat hukum bersikap antisipatif dan tegas, dalam menegakkan law enforcement terhadap pelaku penyebaran barang haram tersebut sampai ke akar-akarnya.

"Saya selaku Sekjen Partai Berkarya selalu mewanti-mewanti agar para caleg dari partai kami jangan coba-coba menyentuh barang haram tersebut. Sekali saja terendus, tidak ada ampun," demikian Priyo Budi menandaskan.

Sekjen Priyo menegaskan pula, para gembong narkoba harus dihukum seberat-beratnya dengan hukuman maksimal, untuk mendapatkan efek jera. Sebab, bila tidak, Indonesia akan selamanya menjadi target empuk peredaran jaringan narkoba internasional.

Sementara itu, pada pertemuan Safari Digital tadi, rombongan SMSI diwakili Sekjen SMSI Firdaus, Direktur Pemberitaan Ramon Damora, wartawan senior Aat Surya Syafaat. Adapun dari Partai Berkarya, selain Sekjen Priyo Budi Santoso, juga tampak antara lain Ketua DPP Dr Hj Maria Zuraida dan Bendahara Umum Hj Neneng A. Tuty SH.(*/SMSI)

Manado, SulutNews.Com - Bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala beberapa waktu lalu, mendatangkan kepedulian dan rasa kebersamaan dari PDIP Sulawesi Utara untuk memberikan bantuan bagi para korban. Melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), partai berlambang banteng moncong putih itu mengirim bantuan logistik makanan, pakaian serta obat-obatan ke lokasi bencana,

Baguna yang diketuai Adriana Dondokambey ini juga mengirim puluhan relawan terlatih untuk membantu pencarian dan evakuasi para korban.

Sebelum pelepasan tim Kamis (4/10/2018) subuh sekitar pukul 05.00 Wita di halaman Sekretariat DPD PDIP lama di kawasan Rike. didahului dengan ibadah yang dipimpin oleh, Pdt Ferdinand Tumbol STh yang. Dalam khotbah diambil dalam Yosua 1:1-18 tentang perintah Tuhan terhadap Yosua merebut tanah Kanaan.

Saat melepas tim Baguna PDIP Sulut, Ketua Baguna Dra Adriana Dondokambey MSi dalam sambutannya, mengingatkan  agar tugas mulia ini harus dilaksanakan dengan tulus dan berlandaskan kasih."Apa yang dilakukan oleh PDIP lewat Baguna, adalah tugas mulia guna membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Kota Palu dan Donggala," tutur Dondokambey.

Ketua Komisi III bidang Pembangunan DPRD Sulut ini juga berpesan, dalam melaksanakan tugas harus saling berkoordinasi sesama anggota Baguna, maupun dengan Basarnas serta Pemerintah setempat." Perlu ada koordinasi agar apa yang dilaksanakan dapat membantu korban yang membutuhkan bantuan," kata Dondokambey.

Adapun logistik yang dibawa oleh Baguna adalah makanan, selimut, pakaian, pakaian dalam, makanan bayi, selimut, popok serta obat-obatan.“Selain relawan, Baguna juga mengirim Tim Medis. Tim relawan Baguna ini juga akan didampingi oleh aparat keamanan, dalam hal ini kepolisian dan TNI,” tambah Dondokambey.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP, Frangky Wongkar SH menyatakan Tim Baguna yang dikirim adalah personel terlatih, yang sudah terbiasa menghadapi bencana alam.

“Anggota Baguna PDIP ini terlatih semua. Setiap enam bulan mereka dilatih untuk bisa survive dalam membantu korban-korban bencana,” kata Wongkar.

Tenaga Baguna yang dikirim ini, kata Wongkar akan membantu Basarnas dan pemerintah setempat dalam jangka waktu 10 hari ke depan.(/Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Komisi Pemilihan Unum (KPU) Propinsi Sulawesi Utara, berharap partai politik peserta Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang agar dapat mengikuti tahapan Pileg sebagaimana yang sudah ditetapkan, termasuk soal batas waktu pemasukan atau melaporkan dana kampanye sesui ketentuan.

"Diharapkan semua parpol peserta Pileg dapat mentaati semua tahapan pelaksanaan Pileg sebagaimana yang sudah ditetapkan, termasuk dalam hal pelaporan dana Pemilu," kata Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh.

Menurutnya untuk penyerahan atau pelaporan dana kampanye sudah disosialisasikan sehingga tidak ada alasan bagi Parpol jika tidak menyampaikan." Aturan dan mekanisme pelaporan sudah jelas, "tegas Mewoh. (Jish Tinungki)

Berikut Pengumuman Penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye LADK Peserta Pemilu 2019 Prov. Sulut

.Silahkan Unduh

 

Foto

Manado, SulutNews.Com - Langkah GSVL bergabung dengan partai Nasdem, disaat persiapan pelaksanaan Pemilu legislatif merupakan bencana bagi partai demokrat Sulawesi Utara, demikian ditegaskan pengamat politik Taufik Tumbelaka.

Menurutnya, menjadi menarik soal kepindahan GSVL ke partai Nasdem adalah karena dia adalah ketua partai sekaligus seorang walikota dan juga tokoh berpengaruh." Langkah yang diambil GSVL bisa menghancurkan demokrat dan ini mempengaruhi keberadaan partai Demokrat pada pileg 2018, jika tidak segera diperbaiki," kata Tumbelaka.

Rentetan peristiwa jika GSVL akan bergabung, dengan Nasdem dimana ada beberapa keputusan DPP Demokrat tidak lagi ditindak lanjuti, juga soal dipanggil oleh kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan soal penggunaan dana bencana tahun 2014." Suka atau tidak kepindahan GSVL telah menjadi isu menarik, dan bisa menjadi catatan penting, yang perlu disikapi terutama oleh pengurus dan kader Demokrat Sulut," ungkap Tumbelaka.

Sebagaimana diketahui, kepindahan GSVL menjadi menarik karena dilakukan disaat akan digelar Pemilu Legislatif tahun 2019, dan gonjang ganjing pasca pemanggilan dirinya oleh kejaksaan agung untuk dimintai keterangan soal pemanfaatan dana bencana alam Manado.(Josh Tinungki)

Manado, SulutNews.Com - Meski tak sesumbar seperti tim kampanye Jokowi-Maaruf, Tim kampanye pemenangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, optimis akan meraih dukungan suara dari masyarakat Sulawesi Utara. Terbukti untuk menarik simoati dan dukungan, pasangan Prabiwo-Sandiaga menempatkan tokoh yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang mumpuni, seperti Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Demokrat EE Mangindaan masuk dalam jajaran tim kampanye pemenangan Prabowo-Sandi di Sulut mendampingi Wenny Lumentut selaku Ketua Tim.

"Masuknya nama Mangindaan dalam tim kampanye pemenangan menjadi jaminan jika pasangan Prabowo-Sandiaga layak untuk mendapatkan dukungan rakyat Sulut," kata Taufik Tumbelaka pengamat politik Sulut.

Dalam peran politik ada banyak kader partai Demokrat di Sulut yang tidak sejalan dengan komitmen, sehingga masuknya EE Mangindaan dalam tim pemenangan di Sulut, adalah gambaran politisi yang memiliki pendirian dan tidak mau menyimpang, seperti itulah harusnya rakyat sulut memberikan pilihan. " Jika tim yang bekerja adalah orang orang yang berintegritas, mak apa yang nantinya dilaksanakan oleh calon Presiden yang diusung adalah seperti yang disampaikan saat kampanye." ujar Tumbelaka.

Meleburnya EE Mangindaan dalam tim kampanye pemenangan Calon Presiden Prabowo-Sandiaga di Sulut, maka tim kampanye Sulut dengan Ketua Wenny Lumentut (Gerindra), Sekertaris Ayub Ali Albugis (PAN) dan Bendahara Rita Manoppo Lamusu (PKS) maka akan membawa angin segar sehingga dukungan masyarakat tidak akan sia-sia karena bakal dikaeal oleh toko-tokoh yang memiliki integritas dan komitmen yang pasti tidak akan mengecewakan rakyay Sulut dalam memilih calon Presiden yang berdara kawanua.(Jost Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Berdasarkan ketentuan Pasal 26 dan Pasal 28 ayal (3) Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, KPU Provinsi Sulawesi Utara telah menetapkan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada Pemilihan Umum Tahun 2019 yang diajukan oleh Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019. Selanjutnya KPU Provinsi Sulawesi Utara mengumumkan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada Pemilihan Umum Tahun 2019.

Manado, SulutNews.Com - Optimisme pendukung pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan calon Wakil Presiden Sandiago Uno di Sulawesi utara akan meraup dukungan suara signifikan, menurut kader Partai Gerindra Sulut Ferdinan Novie Mewengkang, alasan kenapa masyarakat Sulut akan memilih pasangan Prabowo - Sandi, karena keduanya memang layak, gerakan perubahan yang menghendaki agar Indonesia 5 tahun ke depan harus Presiden baru karena ada sesuatu yang salah dengan kebijakan pemimoin saat ini.

"Sejak bergabung dengan partai gerindra, saya melihat Pak Prabowo adalah figur yang komitmen bagaimana membangun Indonesia, sehingga sangat layak jika masyarakat memberikan dukungan di Pilores," kata Mewengkang.

Juga kata mantan brirokrat Sulut ini, dengan majunya Prabowo sebagai kandidat Presiden, tentunya sebagai kader wajib mendukung, karena hal itu adalah bagian dari cita-cita Partai Gerindra yang menginginjan agar Bangsa Indinesia maju terutama dalam bidang ekononi, sehingga sasaran mensejahtrakan rakyat dapat dicapai. "Sebagai kader partai siap memenangkan pasangan Prabowo-Sandi untuk jadi Oresiden dan Wakil Presiden," tegas Mewengkang.

Untuk persiapan pemenangan Pemilu Pilpes di Sulawesi Utara, akan dibentuk Tim Pemenangan yang rencananya akan ditunjuk Wenny Lumentut, Ketua DPD Gerindra Sulut sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Sulut. (/Josh Tinungki)