Tomohon, Sulutnews.com - Syerly Adelyn Sompotan ( SAS ) yang selaku wakil walikota Tomohon memberi diri bakal calon Walikota Tomohon,dini hari sas menerima undangan dari Partai Nasdem,Selasa,10/12/2019.

Usai penyerahan semua berkas pada kesempatan tersebut Sas menyampaikan trima kasih kepada Partai Nasdem kota Tomohon yang sudah mengundang dirinya mendaftar sebagai calon walikota Tomohon.

Disamping itu sas juga mengatakan bahwa kedatangannya ke Partai Nasdem sudah mendapat izin dari Ketua DPD Golkar Sulut dan jajaran. 

“Kami sangat bangga atas undangan ini dan tentu kami berterima kasih pada seluruh pengurus Partai Nasdem bersama jajaran tim penjaringan yang sudah menerima kedatangan kami dengan sangat baik. Lebih banyak dukungan partai dalam pencalonan saya nanti tentu lebih baik. Kami tentu bakal berusaha akan menyatukan dukungan partai lain untuk kesuksesan di pilkada nanti. Tentu kami harus optimis dengan hal ini," kata Sas."

Wakil Ketua Tim Penjaringan Partai Nasdem James Tangkawarouw SP sangat bangga atas  kedatangan SAS bersama ratusan pendukung yang tergabung dalam We Are SAS. 

“Sesuai tahap ada tiga tahapan yang akan dilalui seluruh bakal calon yaitu tahap penjaringan, verifikasi dan usulan. Kami akan bangun komunikasi dengan partai lain karena kami saat ini hanya punya dua kursi di DPRD. Ada empat partai yang sementara kami jalin komunikasi dan kesempatan terbesar ada di Partai Gerindra," ungkap james.(/Prise)

Manado, Sulutnews.Com - Salah satu putra terbaik BMR, Siswa Rahmat Mokodongan mendaftar calon Wakil Gubernur Sulut. SRM mendatangi rumah restorasi DPW Partai Nasdem Sulut didampingi 5 tokoh adat Bolaang Mongondouw Raya dan diterima tim seleksi penjaringan bakal calon lewat Partai Nasdem.

Saat menjawab pertanyaan tim penjaringan, SRM menyatakan siap membangun Sulut jika terpilih. Keberagaman Suku, Agama dan Etnis adalah pijakan yang harus dirangkul karena kepemimpinan di Sulut harus menggambarkan kewilayahan sehingga semua merasa terwakili dan ini adalah implentasi dari dasar negara Pancasila dimana semua daerah memiliki posisi yang sama dan rasa memiliki lewat partisipasi aktif masyarakat. "Apa artinya slogan gerakan perubahan Nasdem jika hanya lewat ucapan tapi tidak terimplementasi lewat kerja nyata, karena masyarakat Sulut butuh restorasi pemerintahan yang selalu berorientasi pada kesejahtraan."tegas Mokodongan

Juga kata mantan Sekprov Sulut diera Gubernur SHS ini menjadi pemimpin harus menyadari bahwa ada rakyat yang diapimpin sehingga orientasi kepemimpinan adalah harus bertanggungjawab terhadap kesejahtraan bagi rakyat itu sendiri."'Ketika diberikan kekuasaan pendekatan bukan dengan kekuasaan tetapi pendekatan Partisipatif yang melayani masyarakat dan menyediakan apa kebutuhan rakyat yang dipimpin."tegas Mokodongan.

Didampingi 5 Tokoh adat Bolmong Raya dan menggunakan baju adat Bolaang Mongondouw Siswa Rahmat Mokodongan berharap masyarakat Bolmong Raya sehati sepikir mendukung dirinya sebagai bakal calon Wakil Gubernur Sulut." Partai Nasdem buka yang pertama atau kedua tetapi adalah yang terakhir menjadi tambahan dalam menggapai harapan Masyarakst Sulut lewat Pilkada tahun 2020,"pungkas SRM.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Didampingi ratusan pendukung Vonny Aneke Panambunan mendatangi rumah restorasi DPD partai Nasdem Sulut untuk mendaftar sebagai calon Gubernur. Menumpangi kendaraan tradisional bendi VAP yang diantar ratusan pendukungnya, menjadi kader pertama yang mendaftar sebagai calon Gubernur Sulut.

"Mendaftar sebagai calon Gubernur bukan untuk mendapatkan kekuasaan semata  tetetapi saya memikirkan kesejahteraan rakyat terutama menyangkut harga komoditi Kopra dan Cengkih," tegas VAP.

Juga kata Bupati Minahasa Utara ini, yang  juga sebagai Ketua partai Nasdem Minut ini, sangat yakin dengan keputusan DPP Partai Nasdem yang nantinya bakal menunjuk dirinya sebagai calon Gubernur Sulut dari Partai Nasdem." Saya tidak akan mendaftar ke Partai lain, tapi untuk berkualisi tidak tertutup," tegas VAP.

Jika dipercayakan masyarakat menjadi Gubernur maka tugas mensejahtrakan rakyat Sulut lewat kerja nyata dengan mengentaskan kemiskinan yang saat ini sementara berlangsung, termasuk meningkatkan harga komoditi pertanian Kopra dan Cengkih bisa naik agar petani bisa Sejahtra. "Angka kemiskinan sebenarnya tinggi dan itu wajib diselesaikan termasuk harga komoditi pertanian seerti Kopra dan cengkih perlu diupayakan agar naik," tegas VAP bersemangat sambil menyatakan siap mengabdi untuk masyarakat Sulut. (Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menargetkan kemenangan besar pada pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah tahun 202p mendatang, dan dalam memenuhi targetnya tersebut sejumlah tokoh penting dan populis diundang untuk mendaftar.

"Mereka yang diundang adalah Putra - Putri terbaik yang kami yakini akan memberikan kemenangan bagi PDIP dan tidak semua yang diundang,” tegas Steven Kandouw Wakil Ketua DPD PDIP Sulut saat membuka pelaksanaan penyerahan formulir pendaftaran calon Sabtu (7/12/2019).

Juga kata dia, dalam kaitan pencalonan kepala daerah, PDIP tidak hanya melihat calon secara finansial tetapi bagaimana para kandidat memiliki integritas dan juga menanamkan Empat pilar Kebangsaan yakni Pancasila UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. "PDIP tidak mensyaratkan wajib Mahar politik bagi setiap calon. Tapi PDIP mengedepankan ideologi yang tujuannya membangun daerah untuk kemaslahatan rakyat,"ungkap Kandouw.

Senada disampaikan Sekertaris DPD PDIP Frangky D Wongkar menyatakan mereka yang dirundang  adalah orang pilihan yang dianggap mampu membawa kemenangan bagi PDIP." Tidak semua yang mendapatkan kesempatan, jadi yang hadir adalah orang - orang pilihan," kata Wongkar yang juga sebagai calon Bupati.

Terkait sukses penyelenggaraan Pilkada. PDIP menetapkan 10 Desember 2019 pemasukan formulir bagi seluruh calon untuk kemudian melewati beberapa tahapan seleksi yang nantinya dilakukan pengumuman Bakal Calon Kepala Daerah dari PDIP untuk Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati / Walikota di Enam Kabuoaten Kota pada 10 Januari 2020.(josh tinungki)

Nama-nama Kandidta yang diundang PDIP

Kota Tomohon

Carol Senduk

Wenny Lumentut

jhoni Runutuwene

Roland Roeroe

Noldy Lengkong

 

Kab. Minsel

Gemmy Kawatu

‌franky Wongkar

Riky Tumanduk

Petra Rembang

verna Ingkiriwang

Boy Tumiwa

Romy Pondaa

Meivi Karuh

 

Kota Bitung

Maurits Mantiri

Fabian Kaloh

Cindy Wurangian

Lani sondak

Petrus Simontuage

Victorine Lengkong

Hengky Honandar

Bolsel

Iskandar Kamaru

Dedy Abdul Hamid

 

Kab. Boltim

Oskar Manoppo

Amalia  Landjar

Olvi Keintjem

meidy Lensun

rusdy Gumalangit

uyun Panglima

Suhendro Boroma

Sumardia Modeong

Jusnan Mokoginta

 

Kota Manado

Andrei Angouw

Royke O Roring

richard Sualang

Novi Lumowa

Pdt Lucky Rumopa

ir Sonya S Tomboan

abit Takalamingan

Mahmud Turulis

Abubakar Idrus

Rumjaki Usulu

ulyas Taha

 

Kab. Minut

Joune J Ganda

Kevin Lotulong

patris Tamengkel

Berty Kapojos

Herry Rotinsulu

Sammy Dondokambey

Paul Nelwan

Manado, Sulutnews. Com - Politisi yang juga pengusaha Wenny Lumentut, Sabtu (7/12/2019) mendatangi kantor Sekertariat DPD PDIP Sulut. Ini dia lakukan dalam kaitan menghadiri Undangan tim seleksi penjaringan  bakal calon Walikota Tomohon. Saat diwawancarai sejumlah media Lumentut mengatakan undangan yang disampaikan oleh PDIP terhadap dirinya untuk menjadi calon Wakil Walikota Tomohon adalah sebuah penghargaan dan saya memberikan apresiasi yang tinggi.

"Ini adalah penghargaan dan untuk itu saya menjawab dengan mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Wakil Walikota Tomohon," ungkap Lumentut.

Juga kata politisi partai Gerindra Sulut ini, dalam proses penjaringan calon Walikota Tomohon, dirinya sangat berharap ada kader terbaik yang akan ditetapkan untuk membangun kota Tomohon agar menjadi lebih hebat dari sekarang." Kota Tomohon membutuhkan pemimpin visioner yang selalu memikirkan kesejahtraan masyarakat," kata Lumentut

Sebagaimana data yang dirilis PDIP sejumlah nama yang telah mengambil formulir pencalonan diantaranya, Carol Senduk, Wenny Lumentut, Jhony Runtuwene, Roland Roeroe dan Noldy Lengkong dan mereka telah mendapatkan kesempatan untuk ditetapkan sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon untuk bertarung pada Pilwako 2020 mendatang.(Josh Tinungki)

KOMISI PEMILIHAN UMUM  PROVINSI SULAWESI UTARA
 
PENGUMUMAN NOMOR : 372/PL.02.2-Pu/71/Prov/XII/2019
 
TENTANG  PENYERAHAN DOKUMEN DUKUNGAN BAKAL PASANGAN CALON PERSEORANGAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR SULAWESI UTARA TAHUN 2020

Download : PENGUMUMAN NOMOR : 372/PL.02.2-Pu/71/Prov/XII/2019

Berdasarkan ketentuan pasal 12 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota serta Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan, Program Dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, maka Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara mengumumkan bahwa :
1. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara Nomor 140/PL.02.2-Kpt/71/Prov/X/2019 Tentang Penetapan Persyaratan Jumlah Minimum Dukungan dan Persebaran Bakal Pasangan Calon Perseorangan Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020; Jumlah Minimum Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Sebesar 190.812 Dukungan dan Minimum Tersebar pada 8 (delapan) Kabupaten/Kota di Provinsi  Sulawesi Utara.
 
2. Tempat Penyerahan Dokumen : Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara, Jalan Diponegoro Nomor 25, Teling – Manado.
 
3. Tanggal dan Waktu Penyerahan Dokumen Dukungan :  a. Tanggal 16 s/d 20 Februari 2020. b. Pukul 08.00 s/d 16.00 wita, tanggal 16 s/d 19 Februari 2020. Pukul 08.00 s/d 24.00 wita, tanggal 20 Februari 2020.
 
4. Dokumen yang diserahkan oleh Bakal Pasangan Calon Perseorangan kepada KPU Provinsi : a. 1 (satu) rangkap asli surat pernyataan dukungan masing-masing pendukung yang ditempel dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau dilampiri surat keterangan (Formulir Model B.1-KWK Perseorangan); b. 1 (satu) rangkap asli hasil cetak B.1.1-KWK Peseorangan yang dicetak dari Sistem Informasi Pencalonan dan ditandatangani oleh Bakal Pasangan Calon, dan 1 (satu) rangkap Salinan; dan c. 1 (satu) rangkap asli hasil cetak B.2-KWK Perseorangan yang dicetak dari Sistem Informasi Pencalonan; d. Formulir Model B.1-KWK Perseorangan dan Formulir Model B.1.1-KWK Perseorangan wajib dikelompokan berdasarkan wilayah kelurahan/desa atau sebutan lainnya.
 
5. Bakal Pasangan Calon Perseorangan atau tim Bakal Pasangan Calon Perseorangan harus membawa surat tugas /surat mandat dan diserahkan kepada KPU Provinsi untuk mendapatkan username dan password Sistem Informasi Pencalonan (SILON).
 
6. Adapun surat tugas /surat mandat sebagaimana tersebut pada angka 5 harus memuat informasi :  a. Nama Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur beserta gelar; b. Nomor Induk Kependudukan masing-masing bakal calon; c. Tempat dan tanggal lahir masing-masing bakal calon; d. Alamat masing-masing bakal calon; e. Jenis kelamin masing-masing bakal calon; f. Pekerjaan masing-masing bakal calon.   7. Untuk informasi lebih lanjut, KPU Sulawesi Utara menyediakan layanan HELPDESK Pencalonan Perseorangan setiap hari kerja jam 08.00 s/d 16.00 WITA, di Kantor KPU Provinsi Sulawesi Utara. Jalan Diponegoro Nomor 25, Teling – Manado. (Contact Person : Yanti Soga 085298532474).
 
 Dikeluarkan di Manado  Pada tanggal 3 Desember 2019.

KETUA
 TTG
ARDILES M.R. MEWOH

Manado, Sulutnews.Com - Hanya mengundang Joune Ganda sebagai calon Bupati Minahasa Utara, pada penjaringan bakal calon Kepala Daerah, PDIP dinilai bakal kesulitan menang di Pilkada 2020 mendatang pasalnya selain kurang dikenal dikenal karena nanti muncul saat mencalonkan diri, Joune Ganda juga dinilai kurang mendapat simpati dari masyarakat Minahasa Utara.

"PDIP terlalu percaya diri dan kurang memperhitungkan apa yang dibutuhkan masyarakat dan ini bakal menjadi bumerang bagi PDIP dalam meraup simpati masyarakat." ujar Jeferson Tumundo kaum milenia dan pemerhati politik kabupaten Minahasa Utara.

Masyarakat Minahasa Utara butuh pemimpin yang bisa merangkul semua elemen masyarakat dengan mengutamakan kepentingan bersama dalam tujuan membangun Minahasa Utara yang lebih Hebat."Menjadi pemimpin di Minut harus mampu mengayomi dan mengutamakan kepentingan masyarakat secara menyeluruh tanpa memilah kelompok dan golongan, karena menjadi Bupati bukan hanya milik sekelompok orang tetapi menjadi milik semua," tegas Tumundo.

Pelaksanaan Pilkada serentak termasuk Minahasa Utara, bakal terjadi persaingan dalam mencari simpati masyarakat sejumlah Tokoh seperti Netty Agnes Pantouw, Herry Tombeng juga sejumlah politisi yang telah menyatakan siap bertarung adalah kandidat yang telah dikenal dan sudah teruji, karena banyak berbuat untuk kemajuan Minahasa Utara. (/Josh Tinungki)

Syarat Dukungan Suara 190.812 Tersebar di 8 Kabupaten Kota

Manado, Sulutnews. Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara menggelar sosialisasi tahapan-tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) calon perseorangan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2020.

Saat membuka kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aston Manado tersebut Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh menyampaikan syarat untuk lolos Paslon minimal memiliki dukungn suara sebanyak 190.812 yang tersebar di 8 Kabupaten Kota dan  untuk tahapan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serentak akan digelar 23 September 2020 dan saat ini ada pada tahap sosialisasi calon." Kegiatan sosialisasi digelar agar seluruh elemen masyarakat memahami terkait regulasi penyelenggaraan pemilihan, bukan hanya orang tertentu tetapi semua elemen masyarakat agar tahapan dapat diketahui" jelas Mewoh.

Juga kata dia, dalam kaitan sukses pelaksanaan Pemilukada Gubernur KPU sebagai pelaksanan akan membentuk badan edhok petugas PPK dan PPS kemudian masuk pada tahap pemutahiran data pemilih. "Sukses penyelenggaraan Pemilukada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ditentukan oleh petugas pelaksanan yang profesional sehingga target yang diharapkan dapat terlaksana tepat waktu dan sesuai ketentuan," jelas Mewoh.

Sebagaimana tahapan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur tahapan sosialisasi 23 September, kemudian Pendaftaran  pantau Pemilu  1 November 2019 -23 Agustus 2020, kemudian  pemutahiran data pemilih 23 Maret - 22 September 2020, kemudian Pendaftaran yakni penetapan dan pencabutan nomor urut Paslon 8 Juni - 8 Juli 2020, dilanjutkan Kampanye pasangan calon 11 Juli - 22 September 2020, dan 23 September 2020 Pelaksanaan pencoblosan kertas suara.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Target besar memenangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang, akan dilakukan oleh PDIP, selain pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara, PDI Perjuangan juga memiliki sasaran penting untuk dimenangkan yakni merebut Kota Manado. Partai yang menang besar pada Pemilu 2019 ini bakal mengusung kader terbaik. Nama Andrei Angouw, Richard Sualang, James Sumendap, Roy Roring dan Alce Dondokambey disebut-sebut jadi pilihan internal untuk diusung.

“Mereka adalah kader terbaik dan berpeluang untuk menang  dan PDIP akan all out untuk menang,” ucap sumber dari internal PDIP.

Perolehan 10 jumlah kursi di parlen Kota Manado, PDIP tidak perlu lagi berkoalisi dengan partai politik lain untuk posisi calon Walikota maupun Wakil Walikota karena akan mengusung kader internal." Kans menang sangat besar karena masyarakat menghendaki ada perubahan untuk menuju Manado Hebat," kata Frangky Wongkar Sekertaris DPD PDIP Sulut.

Juga Wongkar menegaskan bahwa partainya telah menargetkan kemenangan di seluruh Pemilukada, baik Pilgub maupun Kabupaten/kota.

“Semua kami optimis akan menang. Termasuk kota Manado. Siapapun yang akan diusung, pasti adalah kader terbaik,” kata Wongkar, sambil menambahkan soal siapa yang nantinya ditetapkan wajib melalui tahapan dan mekanisme penjaringan calon sebagaimana yang diatur. “Penetapan calon pasti akan ditetapkan sesuai mekanisme dan aturan,” kunci dia. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Gelar Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golongan Karya yang sementara berlangsung di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, dengan agenda utama memilih Ketua Umum DPP Golkar diprediksi bakal berlangsung secara Aklamasi. Demikian dikatakan tokoh Golkar Sulut Stevanus Vreke Runtu. Menurutnya dari dua kandidat yang telah menyatakan siap maju dan ingin memimpin partai berlambang pohon beringi ini yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo, Airlangga bakal terpilih secara aklamasi.

“Prinsipnya yang kita inginkan, Golkar itu satu. Agar partai ini makin besar,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Sulut ini. Dia juga  mengatakan Golkar harus memantapkan langkah untuk menghadapi pelalsanaan Pemilu 2024. “Kita harus ada figur yang layak menjadi presiden. Nah, Munas ini jadi salah satu penentu, dan bagi saya jika Golkar bersatu, maka bukan tidak mungkin hasil pemilu selanjutnya akan sangat baik,” tandasnya.

Sementara itu terkait pelaksanaan Munas tersebut, DPD I Partai Golkar Sulut bersama gerbong Indonesia Timur sepakat menangkan Airlangga Hartato Ketua umum DPP.(/Josh Tinungki)