Foto : Kepsek SMP 1 Manado Adeleida Kemur (kedua dari kiri) bersama 3 orang wakasek. Foto : Kepsek SMP 1 Manado Adeleida Kemur (kedua dari kiri) bersama 3 orang wakasek.

6.849 Siswa SMP Ikut UNBK Di Manado, Tak Terpengaruh Pasca Pemilu

Written by  Yayuk Wulur Apr 25, 2019

Manado, Sulutnews.com - Sebanyak 6849 siswa Sekolah Menengah Pertama menjadi peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dselenggarakan di Manado pada 22-25 April. 70 dari 32 SMP menjadi penyelenggara UNBK, demikian Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado DR Daglan Walangitan diwakili Kabid Pembinaan SMP Jongkes Mangontha,SPd,MSi.

"UNBK tingkat SMP ini dilaksanakan serentak di Kota Manado berlangsung di 70 SMP, sisanya 32 sekolah menyelenggarakan UNKP," kata Kabid Jongkes kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (25/4).

UNBK adalah ujian nasional yang digerakan oleh komputer dengan difasilitasi internet kemudian secara online materi ujian diterima siswa SMP peserta melalui perangkat komputer. Ujian dengan sistem UNBK SMP ini sudah berjalan lima tahun, tidak berpotensi gagal terutama dikarenakan materi ujian terjaga kerahasiaannnya dari pusat Jakarta.

Sementara UNBK di SMP Negeri 1 Manado yang terselenggara sejak hari pertama tak ada hambatan. Baik server internet dan listrik tidak ada masalah. "Tahun ini status sekolah SMP 1 sudah UNBK Mandiri," kata Kepala Sekolah Adeleida Kemur kepada sulutnews.com di ruang kerjanya SMP Negeri 1 Manado seraya menceritakan sebab yang mendorong perjuangan sekolah negeri itu untuk menyelenggarakan Ujian Komputer sistim Mandiri di tahun 2019.

Pada tahun-tahun sebelumnya, muncul banyak kendala UNBK di SMP 1 Manado seperti tidak ada perangkat yang  mengharuskan sekolah meminjam laboratorium komputer di sekolah lain. Namun melalui rapat wali-wali kelas dan orangtua maka disetujui diadakan UNBK Mandiri. Orangtua murid merespon dilanjutkan dengan bantuan 199 laptop dan 6 server hingga kemudian sekolah melaksanakan UNBK Mandiri pada ujian akhir siswa tahun ajaran 2019.

"Tahun ini ada 732 siswa ikut UNBK sedangkan 2 tidak ikut karena sakit,"kata Kepsek Adeleida.

Selain itu masih ada beberapa lagi sekolah negeri di Kota Manado yang sempat dihubungi sulutnews untuk diwawancarai karena sudah menyandang prestasi sebagai sekolah penyelenggara ujian komputer mandiri. Sekolah-sekolah itu adalah SMP Negeri 6 dengan Kepala Sekolah Sandra Thomas, SMP Negeri 7 Kepala Sekolah Syeny Waworuntu,Spd, peserta ujian 287 siswa, SMP Negeri 8 Malalayang dan SMP Negeri 12, SMP Negeri 13 serta masih ada tiga sekolah lagi. Sedangkan UNBK yang lainnya di SMP Negeri 2 masih menggunakan laboratorium komputer sekolah SMK Negeri 3 Manado. Menurut Kepala Sekolah Steven Tumiwa,SPd yang didampingi Ketua Panitia Ibu guru Ramlah jumlah peserta UNBK di sekolah sebanyak 300 lebih. Sistim UNBK mandiri akan diupayakan tahun depan, kata Steven. (*/Yuk)