Pendidikan

Pendidikan (23)

Manado, Sulutnews.com - Membangun dan meningkatkan pendidikan di Sulut ditempuh pemerintah dengan berbagai kebijakan. Salah satu kebijakan itu adalah Program Biaya Operasional Sekolah atau yang dikenal dengan BOS.

Program BOS di Sulut berjalan sesuai yang diharapkan pemerintah, yaitu membiayai kebutuhan operasional sekolah. Mulai dari pengadaan buku cetak, perpustakaan, dan tersedianya ruang literasi siswa dari tingkatan SD, SMP dan SMA/SMK.

Kepala Bidang Dikmenti Diknas  Sulut Drs Arthur Tumipa, MSi mengatakan, Program dana BOS dicairkan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerinah pusat dengan sasaran peserta didik atau siswa.

"Semua sekolah di Sulut mendapatkan BOS. Sekolah yang belum mendapatkan BOS akan diminta segera melengkapi berkas permohonan dan uang BOS akan dicairkan sesuai sistim tetap penyaluran BOS sebagaimana tahun sebelumnya," kata Arthur Tumipa di Manado.

Sekolah yang letak gedungnya jauh dari ibukota dengan ketiadaan bank penyalur seperti di kepulauan atau wilayah tertinggal maka keterlambatan itu bisa saja terjadi, kata Tumipa. Untuk mencegahnya Pemerintah terus melakukan tindakan pengawasan agar dana yang disediakan terserap dengan baik.

BANK SulutGo Penyalur BOS

Pemerintah menciptakan keharmonisan antar lembaga pendidikan dan perbankan untuk menjadi kekuatan program BOS di Sulut. Bank SulutGo adalah bank yang ditujuk pemerintah menjadi lembaga penyalur dana BOS.

Kepala Cabang Utama Bank SuluGo Manado Else Monginsidi,SE kepada sulutnews.com di kantornya belum lama ini mengatakan, Bank SulutGo ada di tiap-tiap daerah. Untuk kegiatan transaksi, harus ada permintaan dahulu baru dilakukan penyaluran sesuai mekanisme perbankan terkini.

"Dana akan disalurkan ke dalam rekening sekolah apabila sudah ada permintaan membayar yang dibuktikan dengan surat perintah membayar dari tiap-tiap kantor diknas," demikian Else Monginsidi, SE.

Sekolah yang berada di kepulauan jauh dari Kantor Bank SulutGo, maka transaksi bisa dilakukan dengan mendatangi kantor yang terdapat di kota Manado, ujarnya.

Direktur BOS Sulut Teddy Rondonuwu,SE menambahkan, Dana disalurkan Triwulan pertama 20 persen, triwulan kedua 40 persen, triwulan ketiga 20 persen dan triwulan keempat 20 persen. Tahun 2019, penyaluran dana BOS untuk Sulut dilakukan dalam proses Penandatanganan Memorandum Of Standing (MOU) yang berlangsung awal bulan Pebruari ini, katanya.

Berikut jumlah sekolah di Sulut penerima BOS tahun 2018-2019.

  1. SMA 226 sekolah 57.752 siswa.
  2. SMK 189 sekolah 49.406 siswa.
  3. SMP 715 sekolah 118.901 siswa.
  4. SD 2116 sekolah 137.417 siswa.

Sedangkan SLB :

  1. SLB 25 sekolah 1.271 siswa.

(/Yuk).

Manado, Sulutnews.com – Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati SE MSc PhD menjadi pemateri di Kuliah Umum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), dihadiri sekitar 4.000 orang, Kamis (17/1/2019) di Gedung Auditorium Unsrat.

Sri Mulyani puji ekonomi Sulut yang sangat baik. karena makro ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi mencapai 5.6 persen diatas rata rata nasional. Kemajuan ini sangat membangakan dan harus ditingkatkan, Kata Menkeu DR Sri Muliani, juga menjelaskan kemajuan ekonomi nasional selama tahun 2018. Pendapatan negara naik drastis. kemajuan ekonomi nasional karena kerja keras kita dibawa kepemimpinan Presiden Jokowi. Tahun ini tantangan ada namun kita harus optimis jangan pesimis.

Rektor Unsrat Prof  Ellen Kumaat DEA menilai kehadiran menteri keuangan terbaik dunia sangat dibangakan, karena memberikan manfaat besar bagi Unsrat.

Tampak Hadir mewakili Gubernur, Sekprov Edwin Silangen serta jajaran Forkompimda.(/Fanny)

Juwana, Sulutnews.com -  Kedekatannya TNI dengan Rakyat tidak hanya slogan saja, tapi kenyataan di lapangan betul-betul terbukti, dan sangat terlihat sekali dengan Siswa Siswi  MI AL-FATAH terletak di Desa Dukutalit Kec. Juwana Kab. Pati, Sabtu 17-11-18.

Sertu Moch Saeri Seorang Babinsa Koramil 02/Juwana Sangat terlihat akrab sekali dengan Siswa-Suswi tengah Kegiatan Pesantren Kilat saat memberikan materi Wasbang " mewujudkan sikap dan tingkah laku yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dan menghindari penyimpangan - penyimpangan sosial yang dapat merusak norma-norma dan nilai-nilai kebudayaan Indonesia,

Sertu Moch Saeri  berharap seluruh Prajurit yang bertugas di Kewilayahan atau teritorial harus bisa menempatkan diri seperti di umpamakan Bunglon yang bisa berubah warna dengan menyesuaikan lingkungan sekitar.

Kita juga seperti itu pada waktu berkumpul dengan para tokoh masyarakat,tokoh agama,tokoh pemuda dan tokoh adat kita harus bisa menyesuaikan dan menempatkan diri.

Di saat kita bersama anak-anak sekolah kita harus lebih banyak momong dan bercanda yang terarah seperti main tebak-tebakan dan saling bertanya.”ucap Saeri

Salah Satu Guru MI AL-FATAH membenarkan bahwa, ” Selama ini anggota TNI yang berdinas di Koramil 02/Juwana atas nama bapak Sertu Moch Saeri sering sekali datang ke sekolahan kami, untuk memberi pelajaran pada saat jam pelajaran kosong dengan materi kedisiplinan dan baris berbaris.

“Kami dari pihak MI AL-FATAH Tengah mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada TNI atau bapak Babinsa yang tidak mengenal capak dan lelah untuk memberi pelajaran tambahan pada siswa-siswi kami. “Tandasnya.(/Syaiful)

Tomohon, Sulutnews.com Siswa SMP Negeri 1 Tomohon utusan Kota Tomohon akan mewakili Provinsi Sulawesi Utara dalam Lomba Debat Bahasa Indonesia Olimpiade Literasi Siswa Nasional tingkat SMP yang dilaksanakan 27-31 Oktober 2018 di Jakarta.

Keikutsertaan kegiatan ini ditandai dengan acara pelepasan disertai penyerahan Beasiswa Tomohon Cerdas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Dr Juliana D Karwur M Kes MSi mewakili Walikota Tomohon disela kegiatan pengembangan materi belajar mengajar dan metode pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi di AAB Guest House Tomohon, kamis (25/10/18). Pelepasan disaksikan oleh orang tua dari siswa, bersama kepala sekolah dan guru pendamping.

Terpisah, Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak mengapreasi akan prestasi yang diraih siswa yang menjadi utusan Kota Tomohon. "Menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Kota Tomohon, bersama pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, karena keikutsertaan Provinsi Sulut dalam lomba ini pesertanya adalah siswa SMP dari Kota Tomohon", ujar Eman.

"Semoga melalui momentum ini, para siswa siswi di semua tingkatan yang ada di Kota Tomohon terajak, termotivasi untuk lebih giat belajar dan berprestasi. Selamat berlomba dan semoga sukses", ucap JFE.(/Prise)

Manado, Sulutnews.com - Dua siswa wakil Provinsi Sulawesi Utara meraih Juara Nasional. Keduanya adalah Jillistia Rembet dari SMK Negeri 1 Manado dengan Medali Emas pada Lomba Penyanyi Solo, serta Ester Nadie Emor dari SMA Binsus 9 Manado dengan Medali Perak untuk Olimpiade Sains Bidang Ekonomi di Ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) yang berlangsung di Aceh, demikian release Dinas Pendidikan Sulut yang diterima, Senin, (01/10)

Sementara penghargaan internasional World Matematika Invitational Seoul Korea diraih Imanuel Taro Satoshi Roeroe dari SD GMIM IV Tomohon dengan Medali Emas dan Hillary Kandouw dari MIS Minut dengan Medali Perunggu, namun tanda penghargaan itu baru diberitahukan secara tak diduga, diumumkan panitia FLSSN di Aceh tanggal 1 awal September lalu.

Selain itu masih ada delapan lagi pelajar dan satu guru peraih penghargaan di FLSSN Bidang Sains, Olahraga dan Vokalia Putri yang diumumkan menjadi juara pada September. Mereka peraih juara itu masing-masing, Jesika Ongkawijaya (SMA Kr Eben Heazer) peraih Medali Perunggu Olimpiade Sains Bidang Kebumian, Jesika Pritianti Tundu (SMP Negeri 1 Tomohon) mendapat Medali Emas untuk Cabang Olahraga Atletik, Erin Patoli (GMIST Bunga Lawang Sangihe) meraih Medali Emas Olahraga Siswa Nasional katagori Karate Putri, Aptiah Sweetha Makadada (SMP Negeri 4 Tondano) meraih Medali Emas Cabang Pencak Silat Putri, Aisay Bilondatu (SMA Negeri Tombatu) meraih Medali Perak pada Cabang Olahraga Katagori Lompat Jauh Putri, Refly Syah Matara (Mi.Al-Khairat Mogolaing Kotamobagu) meraih Medali Perunggu Bidang Olahraga Pencak Silat, Angelia Grace Mamuaja (SMP Negeri 1 Kotamobagu) meraih Medali Perunggu bidang Olahraga Renang putri SMP, dan Geral Tairas (SLB Kasih Angelia Bitung) meraih Medali Emas bidang Desain Grafis ABK. Ada pula Olimpiade Guru Tingkat Nasional untuk juara tiga Medali Perunggu diraih Hanny Afian Runtuwene,S.Pd dari SD Negeri Tomohon.

FLSSN diikuti kurang lebih 500 siswa peserta utusan dari 31 provinsi di Indonesia. Sulawesi Utara sampai dengan saat ini telah dua tahun berturut-turut meraih juara di berbagai Olimpiade Sains, Olah Raga, Menari dan Seni Suara. (yw/*)

Tomohon,Sulutnews.com-Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc. menghadiri kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Tomohon Tahun 2018 yang dilaksanakan di Anugerah Hall Tomohon.Kamis 20 /9/2018.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon mengatakan bahwa Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 diselenggarakan dengan memperhatikan suara anak Indonesia khususnya dari perwakilan suara anak Indonesia melalui forum anak nasional.

Diharapkan momen peringatan anak nasional Kota Tomohon tahun 2018 ini dapat menggugah dan meningkatkan kepedulian setiap individu, orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media dan anak serta pemerintah pusat dan daerah akan pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Tema Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 adalah GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes. M.Si., dalam laporannya mengatakan bahwa manfaat dari peringatan hari anak nasional kota Tomohon ini yaitu untuk mendorong dan memotivasi semua stakeholders dalam memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada anak di Kota Tomohon.

Terkait  dengan hari anak nasional di tahun 2018 yang baru selasai di laksanakan telah memberi  makna yang besar dengan adanya kegiatan ini di laksanakan di aula terbuka agar dapat dilihat langsung oleh publik dan dapat juga di saksikan  orang tua untuk melihat bakat dan kreativitas anak - anak mereka,karena juga dengan kegiatan hari anak nasional ini tidak hanya  sebagai acara ceremonial melainkan dapat meningkatkan minat dan bakat dan di hari ceremonial ini yang juga  telah diawali beberapa kegiatan-kegiatan minggu yang lalu  dan hari ini merupakan  puncak dengan mempringati hari anak nasional yang sudah melibatkan dari paud sampai tingkat SMP karena dapat memahami semua hari anak nasional hari milik kita semua.

Anak juga adalah bagian milik kita,karena dalam segala keterbatasan tentunya menjadi sebuah bagian yang kurang lebih dari 25 rb yang hadir ,yang ada di kota tomohon yang diwakili oleh ribuan anak di anugarah hall,

Dan hari anak nasional ini menjadi bagian anak yang sangat penting merupakan progam prioriti dari dinas pendidikan dari tahun ke tahun karna  paud juga yang hadir didalam kegiatan ini adalah 60% anak di usia dini  dan maka anak paud adalah sebuah pilar utama untuk membangun dan menumbuh kembangkan,membina mereka agar menjadi anak yang mempunyai bakat dan kreativitas,agar minat bakat mereka dapat dikembangkan.Anak juga bisa memberi arti dalam kecerdasan minat bakat mereka."tutup karwur".

Pada kegiatan ini Bunda Paud Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, MAP. mengukuhkan Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan se- Kota Tomohon dan memasangkan selempang Bunda Paud kepada masing-masing Bunda Paud yang dikukuhkan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda Paud Kota Tomohon selaku Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, MAP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes. M.Si., Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Tomohon Ibu Joice Worotikan, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Anak-anak Paud serta Siswa-Siswi TK, SD dan SMP se- Kota Tomohon.(/Prise)

Ratahan, Sulutnews.com - Siswa SMA Negeri 1 Ratahan menggelar pesta demokrasi pemilihan calon ketua Organisasi Intra Sekolah (OSIS) priode 2018/2019, Rabu (12/09/2018).

Pemilihan yang dihelat di halaman sekolah, Tosuraya Bar., Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, berlansung layaknya pemilihan umum.

Tidak jauh beda dengan proses Pemilu, terdapat kotak suara dan bilik suara yang disediakan penyelenggara pemilihan OSIS di tengah lapangan. Pemilihan dilakukan oleh seluruh siswa kelas X, XI dan XII.

Sebelum melakukan pencoblosan, Kepala SMA Negeri 1 Ratahan Very Wanta meminta kontestan yang mengikuti pemilihan agar dapat menerima hasil penghitungan suara nantinya.

"Saya berharap kandidat yang bersaing dapat menerima apapun hasil yang diperoleh dan yang terpilih nantinya menjadi sosok dapat memberi contoh positif bagi teman-temannya," ujar Very Wanta.

Pemilihan calon ketua osis akhirnya dimenangkan oleh Felani siswa kelas XI MIA 1 umur 15 tahun dengan Visi” Unggul Terampil Dan Beriman”. Semua siswa yang hadir terlihat begitu antusias menyambut calon osis yang baru tahun ajaran 2018/2019.

Felani Omie Timpal adalah mantan Putri Pramuka Tahun 2017 Kabupaten Minahasa Tenggara, mantan Putri Remaja Teladan  Wilayah Minahasa Tenggara. Felani adalah Anak dari Bapak Meidy Timpal Hukum Tua Desa Wioi 2 Kec Ratahan Timur dan Ibu Julien Kula S.Kep.Nrs. Sebagai Kepala Puskesmas Ratahan Timur.(/MS)

Manado, sulutnews.com- Siswa dan siswi dari 14 Sekolah Menengah Atas (SMA) wakil Provinsi Utara mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) yang diadakan di Aceh pada tanggal 26 Agustus s.d. 1 September 2018, kata Kepala Bagian Dikmenti Dinas Pendidikan Sulut, Drs Arthur Tumipa di Manado, Rabu (29/8).

Ke-14 Sekolah Menengah Atas itu antara lain SMA Negeri 4 Manado dan SMA Negeri 9 Binsus Manado  yang akan berlomba bersama puluhan sekolah wakil dari 32 Propinsi di Indonesia memperebutkan Penghargaan Nasional Peringkat teratas dalam lomba tari, musik dan menyanyi Menteri Pendidikan Nasional di Jakarta.

Dia menjelaskan penghargaan nasional berbagai lomba ini akan menjadi milik dan prestasi sekolah apabila siswa berhasil membawa pulang ke Manado. "Saya berharap peserta sekolah wakil dari Sulut akan mengukir prestasi dalam lomba-lomba FLS2N di Aceh," katanya.

Selain 14 sekolah wakil Sulut itu, ada pula peserta 3 orang kepala sekolah bersama siswanya sebagai guru pendamping Mololog, Tari Berpasangan dan guru pendamping Provinsi. Serta beberapa lagi sekolah yang ikut sebagai peserta, namun berkapasitas sebagai anggota study banding. Namun tidak semua sekolah karena ada yang tahun ini absen, demikian ditambahkan Kabag Steven diwakili Staf Dra Like Lumunon.(/Yayuk)

Manado, Sulutnews.com – Menjelang akhir masa jabatan Bupati Kebupaten Kepulauan Sitaro Toni Supit mengikuti ujian proposal disertasi Strata Tiga (S3) Ilmu Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Samratulangi Manado Kamis, (30/08/2018).

Toni Supit selama ini diketahui menjalani kuliah S3 dengan program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Samratulangi dengan judul proposal disertasi "Persepsi Atas Keterampilan Kepemimpinan Kepala Daerah Dan Kepuasan Masyarakat Pada Kabupaten-Kabupaten Kepulauan Di Sulawesi Utara".

Ujian Proposal dilaksanakan di Lantai IV Gedung Fakultas Ekonomi Universitas Samratulangi Manado.  Kegiatan ini dihadiri oleh dosen-dosen Program Studi Ilmu Manajemen dan mahasiswa S3.

Susunan tim penguji di ketuai Prof.Dr.David P.E.Saerang, SE, MCom(Hons) Sebagai Promotor, Co Promotor I/Penguji Prof.Dr.Bernhard Tewal, SE ME, Co Promotor II/Penguji Dr.Viktor P.K.Lengkong, SE MSi, dan 5 anggota penguji antara lain Prof.Dr.Paulus Kindangen, SE SU MA, Dr.Herman Karamoy, SE Ak MSi, CA, Dr.Lisbeth Mananeke, SE, MS, Dr.Ivonne S.Saerang, SE, MM dan Dr.Joubert B.Maramis, SE, MSi.

"Sehabis ujian proposal akan turun melakukan penelitian kemudian ujian teori dan data dilanjutkan ujian hasil baru ujian tertutup terakhir ujian promosi terbuka setelah itu wisuda jadi masih panjanglah," kata Supit.

Masa jabatan Bupati Kepulauan Sitaro akan berakhir tanggal 8 September mendatang dan Pada pilkada serentak 27 Juli 2018 KPU Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, telah menetapkan pasangan Evangelian Sasingen dan Jhon Palandung sebagai bupati dan wakil bupati terpilih periode 2018-2023, yang direncanakan akan dilaksanakan pelantikan pada 20 Septermber 2018. Evangelian akan menggantikan suaminya Toni Supit untuk menjabat sebagai Bupati Sitaro.(/MS)

Tomohon,Sulutnews.com-Anak-anak TK Katolik Woloan III tampil elegean dan percaya diri saat mengikuti Lomba Kreativitas Anak Gugus Tomohon Baru dalam rangka hari anak nasional yang dilaksanakan di TK Negeri Pembina Woloan I, pada Senin (27/08) kemarin.

Kepsek TK Katolik Woloan III, Venny Tuerah menjelaskan, pihaknya bersama para guru memang tak lama melatih para anak didik. "Kendati demikian, kami mengajarkan pola disiplin sejak dini dan saling menghargai dalam bekerjasama untuk berlatih tampil dengan maksimal dilomba ini," urai Tuerah.

Ditambahkannya, kami bangga anak didik kami bisa tampil maksimal dalam lomba tersebut. Para murid tampil tak canggung apalagi malu dihadapan juri dan banyak orang. "Kami berterima-kasih pada pihak penyelenggara termasuk Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Kota Tomohon  yang telah menyelenggarakan kegiatan ini," ungkapnya.

Disela kegiatan tersebut pula  mewakili Kadis Dikda Kota Tomohon, Pengawas tingkat TK, J Rindengan mengatakan, selaku perwakilan dari pihak kami sangat mengapresiasi animo setiap TK dan para orang-tua yang sudah antusias mengikutkan anak dalam kegiatan ini. "Ini dilakukan untuk menunjukkan kreativitas yang ada dalam diri anak didik sejak usia muda.

Berharap dalam  kegiatan ini bisa sangat berguna bagi talenta setiap anak yang mengikuti kegiatan ini," pungkasnya.(/Prise)