Pendidikan

Pendidikan (44)

Manado, Sulutnews.com - Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulut Florens Panungkelan SE MPd mengatakan mutu pendidikan di Sulut bukan ditentukan satu institusi guru namun semua pihak baik guru orang tua murid dan pemerintah didaerah dan pusat.

Hal itu dikatakan Florens kepada Sulutnews baru baru ini. Menurut Florens pihaknya memang melakukan pelatihan bagi guru guru di Sulut. Tapi bukan kami yang menentukan Diknas dan pemerintah daerah juga. "Kami sebagai instansi fertikal sangat membantu daerah Tapi terbatas dana ."Kata Florens.

Dikatakan peningkatan mutu guru penting kedepan, karena mutu atau kualitas guru dibutuhkan juga kedepan diera persaigan digital. Saat ini untuk mendapat sertifikasi guru sudah sangat sulit saat ini, berbeda dengan sebumnya. Jadi guru guru yang akan ikut sertifikasi harus siap dengan belajar banyak. Semua Kabupaten dan Kota kami lakukan kerja sama untuk peningkatan kualitas guru.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Samratulangi (Unsrat) Manado Prof Dr Benny Pinontoan minta kepada Sarjana Yang baru lulus dari FMIPA Unsrat harus aplikasikan atau praktekan ilmu yang didapat kepada masyarakat luas. Hal itu penting karena para sarjana itu diperlukan warga. Jadi ilmu jangan disimpan tapi harus dipraktekan ke masyàrakat.

Hal itu dikatakan Prof Benny Pinontòan saat pelepasan 99 sarjana FMIPA pekan lalu di Hotel Aryaduta Manado. Acara dihadiri orang tua mahasiswa dan undangan.

Dekan menambahkan perkembangan Iptek saat ini semakin maju. Ini butuh sarjana-sarjana berkualitas. FMIPA setiap tahun terus tingkatkan kualitas sesuai kebutuhan zaman.

FMIPA banyak peminat saat ini, karena memang dibutuhkan. Para lulusan diharapkan untuk memanggil saudara dan keluarga dan teman-teman untuk kuliah di FMIPA. Kualitas dan kuantitas  Dosen serta sarana-prasarana setiap tahun terus titingkatkan.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Rektor Politekbik Negeri Manado Ir E Slat MT mengatakan diusia ke 32 Politeknik Manado terus tingkatkan kualitas, terutama para lulusan dan juga program studi terus didorong untuk mendapat akreditasi A.

Hal itu dikatakan Rektor Politeknik Negeri Manado Ir E Slat MT Senin 11 November disela sela Diesnatalis ke 32 di Kampus Politeknik Manado. Acara dihadiri sekitar 4.200 mahasiswa dosen dan Alumni. Serta peresmian Aula Prof Dr Ir Ruddy Tenda DEA .   Gubernur Sulut diwakili Kepala Penanaman Modal Dr Frangky Manumpil.

Menurut Rektor dari beberapa program studi satu Program Studi Akuntansi Perpajakan sudah meraih Akreditasi A. Sebagian tahun depan akan dapat. Lulusan politeknik siap bersaing dan siap masuk pasar kerja dan menciptakan lapangan kerja.

Tidak kalah bersaing lulusan politeknik negeri Manado. Bahkan di Indonesia dari puluhan politeknik ada empat terpilih bekerja sama dengan Ingris untuk membangun kemaritiman. Politeknik Manado salah satu yang terpilih. Ini kebangaan kami. Frangky Manumpil mengatakan Pemda berharap peningkatan kualitas dalam memasuki era digital. Politeknik negeri Manado harus siap bersaing.

Ketua Panitia Diesnatalis Julien Kalele SE MT mengatakan dalam rangka diesnatalis ada beragam acara yang dilakukan baik bakat seni budaya dan talenta para mahasiswa dan kegiatan sosial. Tema Dies tahun ini yakni Meningkatkan Kualitas memasuki era Industri 4.0 .(/Fanny)

Manado, Sulutnews.Com - Memanfaatkan kemajuan teknoligi dalam pelaksanaan kurikulum belajar mengajar telah dilakukan di lingkup SMK Yadika Manado sejak tahun 2018 dan hal ini terus dikembangkan bahkan kebijakan memanfaatkan teknologi kembali dilakukan lewat inovasi Pemilihan Ketua Osis (Pilkasis) yang digelar Kamis (24/10/2019). Kepala Sekolah SMK Yadika Manado, Drs David Legi mengatakan sistem e-votting terbukti sangat baik digunakan apalagi untuk pemilihan yang demokrasi dan transparan

“Sistem E-Voting untuk Pilkasis. Lebih efektif, efisien dan transpran, tidak ada kecurangan. Ini juga pesta demokrasi dilingkungan sekolah, dan dengan sistem e-Votting telah berhasil dilaksanakan. Kami optimalkan seluruh siswa yang memiliki hak suara. Manfaat lainnya, kami beri pemahaman agar para siswa menggunakan hak pilih dengan baik dan puji Tuhan Pilkasis SMK Yadika Manado berlangsung sukses,” jelas Legi.

Hasil E-Voting Pilkasis SMK Yadika, Manado tahun 2019 ini berhasil menetapkan Novena Sahabati sebagai Ketua dan Christy Lensun sebagai Sekretaris.

Selain itu, SMK Yadika juga sudah menerapkan absensi online dengan menggunakan kartu siswa serta pelaksanaan ujian semester berbasis android.

“Masih banyak inovasi yang akan kami kembangkan sesuai perkembangan teknologi informasi agar setelah tamat, siswa SMK Yadika siap kerja dengan memiliki kompetensi ahli dibidangnya masing-masing,”pungkas Legi.(josh tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel didampingi Wakapolresta, AKBP Faisol Wahyudi dan para Pejabat Utama, ngopi bareng dengan sejumlah Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan se-Kota Manado, Selasa (15/10/2019) sore, di Warung Kobong, Pumorouw.

Hadir saat itu, para Ketua maupun perwakilan pengurus dari sejumlah Organisasi Kemahasiswaan di Kota Manado, antara lain, HMI MPO, IMM, KAMMI, GMNI, LMND, GMKI, PMII, PMKRI, HMI DIPO dan KMHDI.

Dalam obrolan bernuansa penuh kekeluargaan itu, dibahas situasi terkini menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) hasil Pemilu 2019, yang akan dilaksanakan 20 Oktober mendatang, serta hal-hal lainnya.

Mengawali obrolannya, Kapolresta menerangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum di Kota Manado, terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wapres RI.

“Secara umum situasi di Manado aman dan kondusif. Kami terus mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wapres RI,” imbaunya.

Sementara itu dalam sesi diskusi, Ketua PMII Cabang Metro Manado, Mulyadi Tuhatelu menilai kegiatan seperti ini sangat penting dilaksanakan dengan turut melibatkan masyarakat. Dalam kesempatan ini, ia juga mengajak seluruh pihak untuk mencegah masuknya paham radikal.

Kemudian, Ketua HMI MPO Manado, Didink Mahyun yang menyoroti maraknya postingan provokatif di group media sosial yang mengatasnamakan Polresta Manado.

Terkait hal itu, Kapolresta menjelaskan bahwa group Face Book yang mencatut nama Polresta Manado saat ini telah ditutup. Namun demikian, lanjutnya, muncul akun baru yang juga mengatasnamakan institusi Polresta Manado.

“Sehingga ke depan akan dibuat akun baru yang resmi, yang nantinya akan disortir setiap anggota yang bergabung, karena memang banyak postingan maupun komentar yang tidak sehat,” kata Kapolresta.

Di tengah-tengah ngopi bareng ini Kapolresta juga mengulas tentang aksi unjuk rasa. Dijelaskannya, penyampaian pendapat di muka umum harus ada surat pemberitahuan tiga hari sebelumnya.

“Agar pihak kepolisian dapat mengawal jalannya unjuk rasa, sehingga berlangsung dan berakhir dalam situasi yang aman, tertib dan lancar,” tuturnya.

Sementara itu menyikapi perkembangan situasi nasional terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wapres RI, Kapolresta menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah.

“Di antaranya menyiapkan peleton Dalmas yang setiap saat dapat digeser ketika terjadi aksi unjuk rasa, ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan,” pungkasnya.

Manado, Sulutnews.com - Dukungan terlaksananya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih hasil Pemilu 2019 secara aman dan damai terus mengalir dari berbagai pihak dan kalangan.

Salah satunya dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Drs. Tuerah August Musa Ronny Gosal, M.Si.

“Kami mendukung pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tahun 2019 dan menolak segala aksi yang bersifat radikalisme dan terorisme yang membuat pecah belah bangsa,” tegas Gosal, Selasa (15/10) siang, di Gedung Rektorat Unsrat.

Diketahui, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia akan dilakukan pada 20 Oktober mendatang, di Jakarta.

Lanjut Gosal, pihaknya juga mengutuk keras aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung anarkis bahkan hingga menimbulkan korban. Ia berharap mahasiswa Unsrat tetap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan tersebut.

“Untuk itu, kami juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa Universitas Sam Ratulangi untuk tidak melakukan demonstrasi yang bersifat anarkis,” tandasnya mengimbau.(/IT)

Manado, Sulutnews.com - Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih hasil Pemilu 2019 akan dilakukan pada 20 Oktober mendatang, di Jakarta. Tak dipungkiri, masih ada saja pihak-pihak yang berupaya menentang pelantikan tersebut.

Meski begitu, ternyata jauh lebih banyak pihak dan kalangan yang mendukung penuh terlaksananya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia itu dengan aman, damai dan lancar.

Dukungan tersebut salah satunya datang dari Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc., DEA.

“Saya Rektor Universitas Sam Ratulangi, dengan ini menyatakan bahwa kami mendukung pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tahun 2019 dan menolak aksi yang bersifat radikalisme dan terorisme yang membuat pecah belah bangsa,” tegas Rektor, Selasa (15/10) siang, di ruang kerjanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau segenap civitas akademika Unsrat Manado untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa Universitas Sam Ratulangi untuk tidak melakukan demonstrasi yang bersifat anarkis,” pungkas Rektor.(/IT)

Manado, Sulutnews.com – Meski sibuk dengan rutinitasnya sebagai anggota Polri, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Dr. R. Sigid Tri Hardjanto, SH, MSi masih meyempatkan diri memenuhi undangan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk menjadi salah satu Tim Penguji dari eksternal dalam rangka Ujian Tertutup yang dilakukan Unsrat untuk Mahasiswa calon Doktor S3.

Pelaksanaan ujian dilangsungkan di gedung Pasca Sarjana Unsrat Manado, Kamis (2/10/2019) dipimpin oleh Wakil Direktur II Pasca Sarjana Unsrat Dr. Eng Pingkan Peggy Egam, ST, MT. Ujian tertutup tersebut merupakan ujian yang keempat dari 5 kali ujian yang harus dilaksanakan oleh Mahasiswa calon Doktor di bidang hukum.

Kehadiran Kapolda Sulut ini mendapat apresiasi baik dari para Dosen, maupun dari kalangan mahasiswa, termasuk mahasiswa bernama Serfie Djemson Bokko yang hari itu sebagai promovendus calon Doktor S3 Hukum, yang memaparkan hasil tulisannya dihadapan para Tim Penguji.

“Sebagai mahasiswa kami sangat mengapresiasi atas kehadiran Kapolda sebagai Penguji Eksternal dan semua dosen sangat mengapraesiasi sekali,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi karena Kapolda bisa dipercaya dan diangkat sebagai Dosen Luar Biasa pada Pasca Sarjana Unsrat Manado khususnya pada Prgram Studi Ilmu Hukum.

“Memang pantas karena ada persoalan-persoalan dalam rangka penegakkan hukum, mahasiswa bisa tanyakan kepada Kapolda langsung. Kalau tidak salah Kapolda juga mengajarkan tentang Perbandingan Hukum,” ujarnya.(*/IT)

Manado, Sulutnews.Com - PT BRI Kantor Wilayah Manado terus melakukan kegiatan guna mewujudkan tujuan pendidikan yang berkualitas di Sulawesi Utata, terbukti pada Rabu (25/9/2019) digelar sosialisasi kepada Siswa di Kota Manado.

Kepala PT BRI Kantor Wilayah Manado, Agung Sulistijo dalam sambutannya mengatakan kepedulian guna mewujudkan kepedulian untuk bidang pendidikan khususnya kalangan milenials yang merupakan sasaran empuk penyalagunaan obat terlarang seperti narkotika yang lagi hangat di bicarakan di masyarakat.

"Selaku pimpinan Wilayah kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan satu harapan akan bermanfaat bagi siswa siswi pada tingkat SMK/SMA,MA sederajat yang ada di Kota Manado" kata Sulistijo.

Dalam kegiatan yang dihadiri perutusan siswa dari berbagai sekolah di Kota Manado tersebut menghadirkan materi pada kegiatan sosialisasi dari BNN,Polri, Tokoh agama Kristen Pdt Luisye Pesik MTh. M.Mis dan dari tokoh muslim Ust Usmar Maliki serta dari Dinas Pendidikan Provinsi.

Materi yang disampaikan antara lain Bahaya dan cara pencegahan narkoba dari BNN, Aspek Hukum terkait penggunaan narkoba dari Polri, pandangan dari Tokoh agama Kristen dan Muslim serta Junio smart dari BRI E Banking.

Hadir pada acara sosialisasi seluruh pengurus OSIS  se Kota Manado.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Sekolah dari SD hinga SMA dan SMK harus ada kantin yang menjual makanan bergizi yang baik untuk kesehatan para siswa. Hal ini penting karena dengan demikian para siswa yang sering makan dikantin menjadi sehat.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debby Kalsium Mks  dan Kadis Pendidikan Sulut dr Greace Punuh  saat acara Raker tentang Lomba Sekolah Sehat 2019 di Manado Rabu(18/09/2019). Acara yang dilakukan Biro Kesra Sulut dihadiri utusan dari Kabupaten dan Kota se Sulut.

Menurut Kepala Biro Kesra Sulut dr Kartika Tanos MArs kegiatan ini penting untuk bisa mengikuti lomba sekolah sehat nasional.

Menurut Kalalo banyak temuan kantin disekitar sekolah menjual makanan yang kurang sehat, ini berbahaya. Bahkan dr Punuh menambahkan banyak juga pedagang kecil yang jualan disekitar sekolah yang perlu diawasi karena kualitas jualannya diragukan.

Peran Guru dan orang tua serta sekolah untuk mengawasi anak anak juga penting, karena tanpa demikian  akan sulit teratasi masalah makanan sehat.

Kadis Kesehatan dr Kalalo menilai makanan sehat itu banyak terutama untuk anak anak. Sedangkan Kadis Pendidikan akan usahakan semua sekokah harus dibangun kantin sehat.  Sulut harus sukses ikut lomba sekolah sehat dan semua Kabupaten dan Kota harus siap ikut,  Kata dr Kartika Tanos.(/Fanny)