Manado, Sulutnews.com - Kepala Sekolah SMA Negeri I Manado, Sherly Kalangi,S.Pd.Msi mengaku terkejut namun senang saat ia dipercayakan pemerintah untuk mengemban tugas sebagai kepala sekolah SMA Negeri I Manado, di Jln Siswa Manado ini. Ini sebuah kejutan bagi Sherly. Selain sudah mengenal benar sekolah ini, ia mengaku sudah mengajar di sana sejak muda.
 
''Jabatan itu adalah pemberian Tuhan dan saya selalu mengawali bekerja dengan doa, agar menuai yang baik karena Tuhan Yesus,'' demikian kata Kepsek Sherly Kalangi, S.pd.M.Si kepada sulutnews.com di ruang kerjanya, Rabu (30/8).
 
Ia berjuang agar siswa dapat memperoleh haknya sebagai siswa dan lulusan yang berkarakter Indonesia. ''Ini bagian dari tugas guru selain membekali siswa dengan ilmu yang menjadi tujuan mereka bersekolah,'' katanya.
 
Ia mengaku, kunci keberhasilan siswa sebenarnya adalah disiplin belajar serta memiliki karakter yang baik. Pada setiap mata pelajaran semangat ini dapat diajarakan guru hingga menjadi bekal jika sudah ada diluar llingkungan sekolah.
 
SMA Negeri 1 Manado, lanjut dia, mendidik sebanyak 2.440 siswa kelas 10 s/d kelas 12 yang diharapkan lulus dan dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi (PT). Di SMA Negeri I Manado ada 100 orang guru berpendidikan strata 1 dan 50 guru berpendidikan Strata 2. Ia mengaku setiap menemui masalah belajar dan mengajar ia menghadapinya dengan senyum, karena senyuman dapat mengalahkan masalah.
 
"Saya menanamkan jiwa nasionalisme bagi siswa dengan metode wajib menyanyi lagu nasional setiap hari Senin pada Upacara Kenaikan Bendera. Serta wajib berprestasi. Karena ini sekolah negeri 1, setiap siswa wajib mengasah ketrampilan serta ilmunya dengan sebaik-baiknya,'' kata Sherly menutup pembicaraan. (yy/*)

Manado, sulutnews.com – Febian Josua Liau, Brenda Mokoagow dan Wulan Runtuwene dikukuhkan sebagai siswa Sekolah Bela Negara SMA Negeri 1 Manado bersama 26 siswa lainnya bertempat di Aula Gedung SMAN 1 Manado, Kamis (3/8).

Pengukuhan tersebut berdasarkan SK Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Utara No.2 Tahun 2017 tentang Pembentukan Bela Negara tingkat Sekolah Menengah Atas se-Sulawesi Utara MasaBakti 2017-2022, dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan disaksikan pejabat Daerah Dinas Pendidikan Nasional Drs.Gemy Kawatu,Msi, Kepala Sekolah SMAN1 Manado Sherly Kalangi,S.pd,Msi serta Kaban KesbangPol Drs. Steven liau,Msi.

Drs.steven Liau menjelaskan pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari pembantukan Pengurus inti Bela Negara yang dilakukan Juli 2017 di Hotel Paninsula Manado, yang beranggotakan Ormas, LSM, aparatur sipil, mahasiswa dan warga masyarakat di seluruh wilayah Provinsi  Sulawesi Utara.

‘’Usai dilantik sebagai Bela Negara mereka wajib mentaati peraturan seperti mengikuti Diklat Bela Negara tanggal 10 september 2017, dan yang paling penting wajib mengingatkan siswa lain agar setia mengikuti Upacara Bendera hari Senin, serta berhak membela Negara apabila dalam keadaan darurat,’’ kata Steven Liau.

Sementara itu Kepala sekolah SMA N 1 Manado Sherly Kalangi menegaskan, akan terus memotivasi seluruh siswa yang dikukuhkan hari itu menjadi karakter cinta bangsa dan Negara, pancasilais dan hormat pada orang tua dan guru.

Yang dikukuhkan hari itu merupakan siswa berprestasi, olahragawan dan pengurus OSIS, kata Sherly. (yy/tl/*)