Pendidikan

Pendidikan (12)

Tomohon,Sulutnews.com - Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes, M.Si menerima kunjungan perwakilan dari DirJen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Bpk. Sumanta (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) dan Bpk. Agung Setiawan (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) di kantor Dinas Pendidikan & Kebudayaan Tomohon, 15/8/18.

Dengan  adanya kunjungan  tersebut, disela kesempatan itu pula, diserahkan piagam penghargaan kepada Regu Anggrek Gugus Depan SD Katolik Santa Clara  Kota Tomohon, sebagai Juara I tata Laksana Perkemahan pada Festival Penggalang Ceria SD Tingkat nasional Tahun 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 6 s/d 11 Agustus 2018 di Kota Malang Jawa Timur yang di terima oleh Kadis Pendidikan dan Kebuyaan Kota Tomohon.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes, M.Si menerima kunjungan perwakilan dari DirJen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Bpk. Sumanta (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) dan Bpk. Agung Setiawan (Dit. Pembinaan Sekolah Dasar) di kantor Dinas Pendidikan & Kebudayaan Tomohon, 15/8/18.

“Menjadi maksud kedatangan mereka adalah dalam rangka tugas bimbingan teknis pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekolah dasar tahun anggaran 2018 di Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Tomohon, sekaligus penyerahan Buku Inovasi Tata Kelola Sekolah Dasar.” Ujar Karwur.(/Prise)

 

Tomohon,Sulutnews.com - Ditengah kesibukan sebagai  penyelenggara negara tetapi motivasi untuk meningkatkan keilmuan akademik ditunjukan Anggota DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow dan Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky JL Wenur, Pada hari Selasa 14/8/2018, bertempat di Kampus Pascasarjana Unima di Kaaten Tomohon.

Pasangan suami-istri ini mengikuti Seminar Ujian Hasil Penelitian Tahap II Strata Dua Program Studi Administrasi Negara. Keduanya dinyatakan Komisi Penguji untuk melanjutkan Tahap Akhir Ujian Komprehensif.

Senator SBANL meneliti tentang Implimentasi Penyerapan Aspirasi DPD RI di Provinsi Sulawesi Utara. SBANL berhasil meyakinkan Komisi Penguji yang terdiri dari Prof Dr Treesje Londa, MSi, Prof Dr Orbanus Naharia, MSi, Dr Itje Pangkey, M.Si, Dr Nova Mamuaja, M.Si, Dr Ir Ramon Tumiwa, ME, Dr Willson Bogar, M.Si dan Dr Carles Tangkau, MAP.

Sedangkan tesis Miky JL Wenur berjudul Restrukturisasi Operasi Perangkat Daerah di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Miky Wenur mengfokuskan pada Studi Kasus tentang Restrukturisasi Organisasi Pasca Diimplimentasi PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Wenur meyakinkan penelitiannya dihadapan Komisi Penguji yakni Dr Sisca Kairupan, MSi, Prof Dr Treesje Londa, M.Si, Dr Jeffry Lengkong, MPd, Dr Jetty Mokat, MSi, Dr Fitri Mamoto, MAP, Dr Wilson Bogar, MSi dan Dr Carles Tangkau, MAP. Seminar dibuka oleh Direktur Program Pascasarjana Unima Prof Dr Treesje Londa dan ditutup Asisten Direktur I Dr Jeffry Lengkong.

Dalam kata-kata penutupan Dr Jeffry Lengkong meminta untuk segera mempersiapkan dan melanjutkan Ujian Gelar.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pada hari Senin tanggal 6 Agustus bertempat di SMA Negeri 1 Tomohon sekitar 60 orang guru yang dipilih oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Workshop Panas Bumi Sebagai Muatan Lokal Untuk Siswa SLTA. Workshop ini terselenggara atas kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang tanggap akan potensi sumber daya alam daerah.

Seperti kita ketahui bahwa Sulawesi Utara merupakan Provinsi yang paling banyak menggunakan panas bumi sebagai sumber energi bersih dan terbarukan dalam menopang kebutuhan listriknya. Alam pegunungan volkanik Sulawesi Utara yang ditandai dengan banyaknya manifestasi panas bumi, serta adanya proses pemanfaatan sumber energi ini untuk pembangkit listrik dan untuk pemanfaatan langsung, seharusnya menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda.

Kegiatan ini telah diawali pada tahun 2015 dengan pengenalan tentang energi panas bumi untuk para guru, dilanjutkan dengan penyususnan bahan ajar dan buku panduan oleh tim UGM. Kemudian pada tahun 2016 dilakukan penjaringan masukan dari para guru tentang silabus, isi dan bobot materi, serta proses pembelajaran.  Pada workshop kali ini telah diserahkan buku ajar untuk siswa dan slide panduan mengajar untuk para guru. Dalam arahannya Kepala Dinas Pendidikan Cabang Tomohon dan Minahasa Melinda Mamesakh, S.Pd., mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Gadjah Mada atas kepeduliannya terhadap pendidikan tingkat lanjutan atas di Sulawesi Utara.

Kepala SMA Negeri 1 Tomohon Dra. Meytha J. Tambengin, M.M., menyampaikan kegembiraannya menjadi tuan rumah bagi kegiatan ini dan memacu semangat para peserta workshop agar mampu melakukan pengajaran panas bumi di tengah keragaman kesiapan yang dimiliki oleh tiap-tiap sekolah.

Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi UGM yang juga merupakan ketua tim penyusun buku mulok panas bumi, Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D mengatakan bahwa Provinsi Sulawesi akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang akan memberikan pembekalan panas bumi pada siswa tingkat SLTA. Pri Utami, peneliti panas bumi yang telah lama berbakti di bumi Nyiur Melambai ini juga  memotivasi para guru untuk kreatif dalam menyampaikan pengajarannya, dengan banyak mengambil contoh-contoh yang ada alam Sulawesi Utara. Sekolah-sekolah juga disarankan untuk melakukan kunjungan-kunjungan langsung di lapangan dengan bekerjasama dengan para praktisi industri panas bumi serta operator lokasi-lokasi pariwisata di daerah ini.

Tim peneliti panas bumi yang turut hadir sebagai nara sumber yaitu Dr. Khasani dan Dr. Indra Perdana memaparkan bahwa teknologi informasi yang kian maju dan mudah diakses oleh guru dan siswa juga harus dimanfaatkan dalam mencari bahan-bahan pengetahuan kepanasbumian dan ilmu-ilmu yang terkait. Sementara itu para guru dan Kepala Sekolah yang hadir mengharapkan agar Pemerintah Provinsi segera memberikan petunjuk pelaksanaan pengajaran muatan lokal panas bumi dan memberikan fasilitasi pendalaman materi bagi para guru. Para guru mengharapkan adanya pelatihan-pelatihan lanjutan oleh UGM dan dukungan dari Pemerintah Daerah untuk memantapkan pelaksanaan mulok panas bumi ini.

Pada akhir workshop mulok dipaparkan presentasi oleh Dr. Khasani tentang Universitas Gadjah Mada serta skema-skema penerimaan mahasiswa baru di UGM yang semuanya bersifat transparan. Diharapkan agar ke depan banyak putra-putri asal Sulawesi Utara dapat menempuh pendidikan tinggi di universitas tertua di Indonesia yang kini juga telah dinobatkan menjadi salah satu universitas papan atas dunia. Motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi juga telah disampaikan oleh mahasiswa UGM kepada sekolah-sekolah yang mereka ajak bermitra dalam pelaksanaan kegiatan KKN bertema panas bumi di wilayah Tomohon dan Minahasa yang telah berlangsung sejak tahun 2015.(/Merson Simbolon)

 

Tomohon, Sulutnews.com - Kamis 26 Juli 2018, Mantan Dosen ITM (institud Teknologi Minaesa) dan Unima Tondano (Universitas Manado). yang juga sebagai anggota DPD RI Ir.Stefanus Ban Liow cenderung menilai bahwa UU nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan Dosen sudah saatnya di rubah dan di ganti.

SBANL (Stefanus Berty Arnicotje Nicolass Liow) sapaan akrabnya senator dari provinnsi sulut komite III yang juga membidangi pendidikan sekaligus ketua komisi P/KB sinode GMIM periode 2014-2018 ini mengatakan bahwa perubahan/penggantian ini sementara menjadi inisiasi DPD RI.

Oleh karena itu dengan menjadi tujuannya untuk  menyelesaikan permasalahan yang teridentifikasi didalam pasal-pasal ambigu dan merumuskan norma-norma ideal dari UU tersebut.

SBANL juga mengatakan bahwa kegunaan perubahan/penggantian untuk memberikan kepastian hukum dalam memenuhi kebutuhan yang berimbang bagi guru dan dosen dalam hak dan kewajiban konstitusional mencerdaskan kehidupan bangsa.

SBANL mengidentifikasi juga banyak permasalan yang terkait dengan guru dan dosen seperti rendahnya kualitas akademik/kompetensi guru dan dosen,  kesejahteraan guru dan dosen, perlindungan profesi guru dan dosen, pembayaran tunjangan yang belum melekat dengan gaji, keilmuan profesi guru dan dosen belum sepenuhnya diakui, guru-guru non formal belum mendapatkan pengakuan, sertifikasi guru dan dosen dalam jabatan belum dilaksanakan secara otomatis, perhatian kepada guru yang mengabdi dipedalaman dan pelosok, keseimbangan perhatian kepada guru dan dosen swasta termasuk status guru honorer.(/Prise)

Manado, sulutnews.com - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Manado  diselenggarakan serentak mulai hari ini Senin hingga Kamis (23-26/4). 

Ujian akhir sekolah SMP tersebut diikuti 10 dari 14 Sekolah Negeri yang untuk kali pertama digelar, dan menggunakan laboratorium komputer di berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai tuan rumah yang telah sukses mengikuti UNBK SMA/SMK Bulan Maret lalu.      

Asisten Walikota, Frans Mawitjere membuka dengan resmi penyelengaraan UNBK di SMP Negeri 2 Manado. Ia menjelaskan, UN Berbasis Komputer tahun 2018 diselenggarakan pertama kali si seluruh SLTP di Indonesia dan diharapkan berjalan sukses tanpa ada hambatan hingga hari terakhir.

"Karena keterbatasan sarana komputer sebagai media penunjang UNBK, maka sekolah penyelenggara harus meminjam Gedung dan Laboratorium," kata Frans Mawitjere. 

Kepsek SMP Negeri 2, Steven Tumiwa,S.Pd kepada pers mengatakan, ada 350 pelajar yang mengikuti UNBK di sekolah ini, dan diharapkan siswa peserta dapat menjawab mata ujian UNBK dengan baik.

Sementara itu UNBK di SMPN 1 juga berjalan lancar. Kepsek SMP Negeri 1, Jeane Rei, SP.d di lokasi pelaksanaan SMK Negeri 1 mengatakan, ada 728 siswa peserta, namun 1 siswa mengundukan diri karena harus mengikuti orangtua ke Inggris. "Saya harapkan semua siswa mendapat nilai yang baik," katanya. 

Kepsek SMP Negeri 8, Adeleida Kemur, Sp.d menambahkan ada 442 siswa peserta dan diharapkan lulus 100 persen. Tentang persiapan UNBK ini cukup baik. "Sisiwa kami harus mengikuti Simulasi 4 tahap, dimana peserta diajarkan bagaimana menjawab pertanyaan dengan sistim komputerisasi," kata Kepsek. (/Yayuk)

Minsel, Sulutnews.com - Wakil Bupati Kab. Minahasa Selatan Franky D. Wongkar, SH Pada Senin, (02/04) melakukan pemantauan elaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK se-Provinsi Sulawesi Utara di SMK Negeri 1 Ranoyapo dan SMK Negeri 1 Tompaso Baru. 
 
Dalam pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 1 Ranoyapo, Wakil Bupati Franky Donny Wongkar, SH, melakukan Teleconference bersama Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, serta melaporkan tentang kesiapan SMK se-Minsel dalam melaksanakan dan mengikuti UNBK tahun 2018.
 
selain melakukan pemantauan UNBK juga, pada kesempatan itu pula, memberikan topangan dan memotivasi bagi para siswa-siswi yang mengikuti UNBK, sehingga dapat memanfaatkan waktu mengerjakan dan menyelesaikan proses ujian tersebut.
 
Wabup berharap agar pelaksanaan UNBK tidak ada kendala, ataupun permasalahan yang dihadapi para peserta ujian, seperti pemadaman listrik yang akan berdampak pada jaringan.
 
"Atas nama pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Bupati DR. Christiany E. Paruntu, SE mengucapkan selamat mengikuti UNBK SMK se-Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2018 buat para siswa-siswi yang ada. Dan kiranya dapat berjalan dengan baik." ujar Wongkar.
 
Hadir dalam Kegiatan ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Minsel-Mitra Max Lengkong, Camat Ranoyapo, Kapolsek Ranoyapo, Hukum Tua Desa Poopo, Anggota Dekab Minsel Stevanus Lumowa, Kepala Sekolah SMK N 1 Ranoyapo dan Kepala Sekolah SMK N 1 Tompaso Baru

Manado, SulutNews.com-Sebanyak 400 siswa SMA/SMK berprestasi se Sulut, Senin (26/2) dijadwalkan sudah mulai menerima beasiswa di Bank SulutGo.

"Penyaluran bantuan beasiswa itu sudah dimulai hari Senin 26 Pebruari di Bank SulutGo Jln Sarapung Manado. Diharapkan siswa segera menikmatinya," ujar Kabag Dikmenti Diknas Sulut, Artur Tumipa di Manado, Rabu (28/2).

Ia menjelaskan, bantuan pendidikan diberikan bagi siswa yang tidak mampu namun berprestasi di SMA dan SMK  dengan dibuktikan hasil pendataan kepala sekolah. Saat ini Pemerintah Profinsi Sulut bersama Diknas Sulut memang telah menganggarkan dana beasiswa dari APBD sejak tahun 2017 lalu, ujarnya.

Manager umum Bank SulutGo Revino Senewe saat ditemui sulutnews.com di ruang kerjanya, menerangkan telah melakukan proses transer kepada siswa yang terdaftar sebagai penerima beasiswa sekolah sejak hari Senin. Siswa harus memiliki rekening Bank SulutGo terdekat di masing masing sekolahnya.

Setiap siswa menerima Rp.2,4 jt. proses transer uang berlangsung berdasarkan hasil data terbaru yang dimasukan sekolah, jika baik maka proses transer segera dilakukan hanya butuh waktu satu hati, katanya.(yy)

Manado, sulutnews.com-Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado Samuel Layuck. SKM. Msi, Melalui humas Rommy Watuseke ditemui di ruang kerjanya mengatakan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado mempunyai 7 jurusan 11 program studi, yang 4 program S1 yaitu Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Lingkungan serta Gisi. Sedangkan D3 Farmasi, Analis Kesehatan serta Keperawatan Gigi.

Secara keseluruhan dari 7 jurusan, 11 program studi sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional(BAN), Lembaga Pendidikan Tinggi Kesehatan serta institusi interen Poltekes Kemenkes Manado. 10 Program studi terakreditasi B sedangkan 1 Analis Kesehatan Akreditasi A, 10 program studi teragreritas B itu sudah bagus. Kami juga akan berusaha ke semua program studi akan terakreditasi A  2018.

Rommy juga yakinkan Poltekes Kemenkes Manado selesai menempuh program studi sudah siap kerja, Karena 60 persen praktek lapangan sedangkan 40 persen teori, tidak seperti Unsrat 60 persen teori, 40 persen praktek lapangan.

Watuseke mengharapkan Politeknik Kesehatan Kememkes Manado, Menjadi baro meter institusi fokasional terbaik di Indonesia Timur, ini menjadi kebanggaan Kota Manado khususnya pada umumnya Propinsi Sulawesi Utara.

Dengan mutu pendidikan yang di buat oleh Poltekes Kemenkes Manado mendapat pengakuan oleh BAN, Lembaga Akreditasi Perguruan Tinggi Kesehatan serta Institusi Interen, Juga menerima penghargaan ISO 9000 tahun 2008 IWA 2 serta ISO 9001 IWA 2 Bidang Pendidikan. Kami juga akan membuka progaram baru Ners, Fonkes serta Keperawatan Anastesi, ini Profesi Keperawatan. Poltekes Kemenkes Manado akan menjadi Badan Layanan Umum dari 13 Daerah Poltekes kemenkes Manado salah satu. tuturnya (mansur)

Manado, sulutnews.com-Dengan adanya perkembangan Teknologi ITE sekarang ini mau tidak mau kita harus siap, Kementerian pendidikan Nasoinal menganjurkan pelaksanaan ujian  Nasional 2018 ini harus berbasis komputer.

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Manado Sulawesi Utara Grace Lowing di Ruang kerjanya mengatakan kepada wartawan  pelaksananan ujian Nasional yang berbasis komputer kami sudah siap walau masih kurang peralatan terutama komputer.  Di mana komputer yang ada pada Sekolah 50 buah,  kita akan berusaha menambah memimjam pada murid  yang mempunyai laptop sebanyak 50 unit, tentu mereka murid akan meminjamkan, katanya. 

Masih dari kepala sekolah Grace  peserta ujian nasional sesuai data peserta didk ( Dapodik) Kementrian pendikan sebanyak 370 peserta. Ini sudah berkurang  dikarenakan di keluarkan ( di pindakan )  ke sekolah lain    karena mereka pelanggaran berat yang tidak bisa lagi kami binana,  pelanggaran mereka tawuran antara sekalah. Dan ini kami sudah panggil orang tua mereka ( murid ) tersebut  dan bicara untuk memindahkan yang terlibat tawuran dan sudah kesepakatan orang tua bersama sekolah. 

pelaksana ujian  berbasis komputer akan kami bagikan 3 shif di karenakan sesuai komputer yang ada,  ia juga meminta pada guru-guru untuk persipan ujian nanti lebih giat menambah (Extra ) jam belajar, pengayaan di luar jam belajar  supaya bisa mempertahan capain hasil tahun lalu, nilai standard yang diberikan oleh kementerian pendikan nasional,  Lebih tinggi bahkan tertinggi tingkat nasional,  di mana sekolah kami bisa di perhitungan tingkat nasional, Lowing menambahkan.(Mansur)