Jakarta,Sulutnews.com - Polri memastikan bahwa munculnya sebuah video menarasikan adanya temuan uang Rp900 miliar di bungker rumah Irjen Ferdy Sambo adalah informasi bohong atau sesat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa, video tumpukan uang tersebut, adalah temuan kasus uang palsu Dollar di Atlanta, Amerika Serikat (AS) pada tahun 2021 silam.

Oleh sebab itu, Dedi kembali menegaskan, video tumpukan uang bernarasikan hasil sitaan Rp900 miliar di bungker rumah Ferdy Sambo adalah hoaks.

"Setelah ditelurusi oleh tim, ternyata video tersebut pernah ditayangkan oleh Global Chemical Laboratory tanggal 18 Juli 2021 terkait temuan uang palsu di Atlanta USA," kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Dedi menyebut, tim khusus memang melakukan penggeledahan dibeberapa tempat yakni rumah Irjen Ferdy Sambo. Penyidik pun melakukan penyitaan beberapa barang bukti. Namun, tidak ada bunker berisikan uang Rp900 miliar yang disita. 

Dedi mengatakan, dalam penggeledahan tersebut pihak tim khusus didampingi oleh Pengacara, Ketua RT, pihak keluarga dan penyidik lainnya.

"Apa saja yang disita itu untuk pembuktian nanti dipersidangan. Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro justitia," ujar Dedi. 

Dedi pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggung jawabkan. 

Polri, ditegaskan Dedi, sampai dengan saat ini masih terus berkomitmen mengusut perkara penembakan Brigadir J dengan profesional, akuntabel dan transparan. 

"Tim khusus terus bekerja. Mohon sabar dan dukungannya. Komitmen kami sejak awal mengusut perkara ini sampai tuntas dengan mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation," tutup Dedi. (**/ARP)

Kisaran,Sulutnews.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan menghadiri Musawarah Cabang (Muscab) XIV PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Asahan-Tanjung Balai di Aula Hotel Marina Kisaran, Selasa malam (23/08/2022).

Pada Muscab tersebut dihadiri juga Mewakili Dandim 0208/Asahan, Mewakilu Kapolres Asahan, Mewakili Kajari Asahan, Kakankemenag Kabupaten Asahan, OPD, Sekretaris PD Muhammadiyah Kabupaten Asahan, Ketua DPD IMM Sumatera Utara, OKP dan tamu undangan lainnya.

Dikesempatan ini Ketua PC IMM Asahan-Tanjung Balai Yogi Rahman Feriza Ginting mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang berhadir pada acara Muscab XIV PC IMM Asahan-Tanjung Balai.

Selanjutnya Yogi mengatakan, sebagai kader IMM, kita harus menjadi generasi yang kuat, generasi yang kuat iman dan kokoh pada pendirian, yang dapat membawa nama baik Muhammadiyah kedepannya.

Selain itu Yogi mengatakan, mungkin selama memimpin PC IMM Asahan-Tanjung Balai, saya ada mengkritik Pemerintah baik berupa tulisan maupun aksi, itu semua, bentuk kepedulian kami kepada Pemimpin kami. Karena kami tidak ingin pemimpin yang kami cintai melakukan kesalahan dalam bertindak, disitulah peran kami sebagai mahasiswa untuk mengingatkan beliau.

"Kami kader PC IMM Asahan-Tanjung Balai siap mengawal visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan dibawah kepemimpinan Bupati Asahan H. Surya, BSc dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si dan siap mensukseskan visi dan misi tersebut", tegas Yogi menutup sambutannya.

Ditempat yang sama Bupati Asahan pada bimbingan dan arahannya yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si mengatakan, sebagai organisasi kemahasiswaan yang merupakan mitra pemerintah di setiap daerah untuk dapat menjangkau masyarakat sampai kepada lapisan yang paling bawah.

"Untuk itulah bagi setiap organisasi kemahasiswaan diharapkan dapat bergandengan tangan dengan pemerintah dalam melaksanakan strategi pembangunan di semua sektor di Provinsi Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Asahan", ucap John.

Mengakhiri bimbingan dan arahannya John mengatakan, dengan dlaksanakannya pembukaan Musyawarah Cabang ke XIV IMM Asahan-Tanjung Balai ini di harapkan dapat berjalan dengan sukses sebagaimana yang di harapkan dan nantinya akan dapat melahirkan kader-kader pemimpin yang mampu membawa kemajuan berkesinambungan untuk Bangsa dan Negara.

Sementara Ketua DPD IMM Sumatera Utara (Sumut) yang diwakili oleh Ketua Bidang Medkom IMM Sumut Rahmad Ramadhan berpesan kepada Ketua terpilih nantinya dapat melanjutkan program-program PC IMM Asahan-Tanjung Balai dengan sebaik-baiknya dan dapat mengembangkan IMM lebih baik lagi dari sebelumnya.

Dalam melaksanakan program-program nantinya diharapkan seluruh pengurus melaksanakannya sesuai dengan AD/ART IMM yang berlaku, jangan melanggar dari AD/ART.(*/Daniel)

Pantai Cermin,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) akan aktif melibatkan semua lintas sektor guna menjalankan tugas dan fungsi percepatan penurunan stunting di Sergai.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, ketika membuka rapat “Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tingkat Kabupaten Sergai tahun 2022” yang digelar di Woong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (23/8/2022).

Wabup yang juga merupakan Ketua Tim PPS Sergai menyatakan kalau salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mempercepat penurunan stunting adalah dengan terbitnya Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang PPS. Peraturan tersebut, ujarnya, memberikan payung hukum bagi strategi nasional dalam PPS.

Ia melanjutkan, sesuai dengan peraturan BKKBN No. 12 tahun 2021, target dan sasaran PPS disusun dengan mengacu pada 5 pilar utama yaitu yang pertama meningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan pemerintahan desa. Kedua peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, ketiga peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan sensitif di kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota dan pemerintah desa, keempat peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat, dan kelima penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.

“Atas dasar regulasi tersebut, Pemkab Sergai tentu memiliki tanggungjawab untuk berkoordinasi, bersinergi, dan melaksanakan evaluasi terhadap implementasi program PPS yang tidak hanya efektif, namun juga terintegrasi,” jelasnya.

Adlin Tambunan mengatakan, pada tahun 2021 angka stunting di Sergai ada di 20.0. Dirinya optimis, Sergai siap bangkit lebih kuat lagi dan mampu mencapai angka 14.0 di tahun 2024, sesuai dengan ketetapan nasional.

“Kita bisa mewujudkan angka stunting yang lebih minim dengan maksimalkan intervensi dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi, Mhd. Irzal, menerangkan jika sesuai dengan Survei Status Gizi Indonesia tahun 2021, posisi angka stunting di Sergai lebih baik dari capaian provinsi yang ada di angka 25.8. Namun menurutnya, Kabupaten Sergai perlu mencapai target nasional yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“Melalui Bapak Wabup selaku Ketua TPPS Kabupaten Sergai, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan. Kami tentu saja berharap, sinergitas ini bisa makin ditingkatkan dan bisa menjadi titik tolak untuk lebih gencar lagi mengenataskan stunting di Sumut, terkhusus di Kabupaten Sergai,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kakan Kemenag Sergai H. Zulkifli Sitorus, MA, Kepala BPS Sergai Hermas, SE, M.Si, para Camat Sergai, Tim Ahli Stunting Sergai, perwakilan Satgas Stunting, Ketua IBI Sergai Supriani, para tokoh masyarakat, perwakilan OPD terkait dan perwakilan TP-PKK Kabupaten Sergai.(*/Daniel)

Sei Rampah, Sulutnews.com - Sebagai upaya dalam peningkatan pelayanan masyarakat yang prima, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H.Darma Wijaya melalui Sekretarus Daerah Kabupaten (Sekdakab) H. M. Faisal Hasrimy,AP, MAP kembali melantik Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional Tenaga Kesehatan (Nakes) bertempat di Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (22/8/2022) sore.

“Pejabat yang baru dilantik ini diharapkan dapat melaksanakan tugasnya secara baik guna melayani masyarakat sebagai wujud visi misi Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius,” kata Sekda Faisal Hasrimy mengawali sambutannya sembari meminta kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab serta integritas yang tinggi.

Dalam kesempatan itu, Sekdakab Faisal mengutarakan jika jabatan ini merupakan Amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Oleh karenanya, Ia berharap kepada seluruh ASN agar meningkatkan kapabilitas masing-masing sesuai dengan posisi jabatan yang diemban, tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan Sekda, bahwa selaku ASN hendaknya mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik umpama melaksanakan ibadah. Apabila pekerjaan dilaksanakan secara ikhlas dengan tujuan melayani masyarakat, InsyaAllah kita akan mendapatkan keberkahan, pungkas Sekda Faisal Hasrimy.

Adapun pejabat yang dilantik adalah yaitu; Adi Ma'rif S.Sos, MH sebagai Inspektur Pembantu Khusus, Warsima Feredeus Siburian, SE sebagai Pj. Inspektur Pembantu Wilayah IV, Eki Triwahyudi S.STP selaku Kasubag Perencanaan Keuangan dan Akuntabilitas Sekretariat Kecamatan Sei Rampah, drg. Saur Butar-Butar sebagai Kepala UPT Puskesmas Kotarih dan dr. Ratna Dewi Masliana sebagai Dokter Madya di UPT Puskesmas Dolok Masihul. 

Usai acara, Sekda Faisal Hasrimy memberi selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik termasuk sembari berpesan agar jangan lelah mencintai Kabupaten Sergai serta memerikan prestasi yang terbaik.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Asisten Akbangsos Drs Nasrul Azis Siregar, Asisten Admum Ir H Kaharuddin,MM, Kepala BKD Drs Dingin Saragih, MM serta rohaniawan.(*/Daniel)

Kisaran,Sulutnews.com - Bertempat di Ruang Kerja Kantor Bupati Asahan, Senin (22/08/2022). Dewan Pengurus Perkuburan Kristen Oikumene Kisaran Melakukan Audiensi Dengan Bupati Asahan.

Dalam audiensi ini Bupati Asahan didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kadis Perkim Kabupaten Asahan, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Asahan, Kabag Kesra Setdakab Asahan dan Kabag Protokol Setdakab Asahan.

Dikesempatan ini Polman Simarmata mewakili Dewan Pengurus Perkuburan Kristen Oikumene Kisaran mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah menerima kami audiesni pagi hari ini.

Polman yang juga Anggota DPRD Kabupaten Asahan menyampaikan tujuan dari audiensi ini adalah meminta Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan lahan perkuburan kepada Dewan Pengurus Perkuburan Kristen Oikumene Kisaran, dimana lahan perkuburan saat ini sudah tidak memadahi.

Selain itu Polman juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dapat memberikan bantuan dan perhatian kepada penggali kubur dan guru sekolah minggu.

Menanggapi hal tersebut Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan menyikapi permohonan tersebut, apalagi permohonan tersebut untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Asahan.

Bupati juga berpesan, apabila lahan untuk perkuburan telah diberikan kepada Dewan Pengurus Perkuburan Kristen Oikumene Kisaran, agar lahan tersebut dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik mungkin sesuai dengan peruntukannya.

"Terkait untuk honor guru sekolah minggu, Pemerintah Kabupaten Asahan akan berkoordinasi kembali dengan Dinas terkait, agar tidak menyalahi aturan yang berlaku", ucap Bupati menutup pembicaraannya.(*/Daniel)

Kisaran,Sulutnews.com - Bupati Asahan H. Surya, BSc terima audiensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Asahan di Ruang Kerja Kantor Bupati Asahan, Senin (22/08/2022).

Pada audiensi ini Ketua PGRI Kabupaten Asahan Umar Halim Siregar, S. Pd menyampaikan tujuan dari audiensi ini adalah silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepegurusan PGRI Kabupaten Asahan periode 2022-2027.

Umar juga mengatakan, PGRI Kabupaten Asahan siap mendukung mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan dan PGRI siap meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Asahan.

Menutup pembicaraannya Umar mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah menerima kami pada uadiensi pagi hari ini dan kami meminta kepada Bupati Asahan dapat memberikan bimbingan dan arahan kepada kami dalam menjalankan roda organisasi PGRI menjadi lebih baik kedepannya.

Ditempat yang sama Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan terima kasih kepada PGRI Kabupaten Asahan yang telah bersedia membantu Pemerintah Kabupaten Asahan mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan "mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter".

Selanjutnya Bupati berharap, kepada pengurus PGRI periode 2022-2027 dapat membesarkan organisasi ini dan dapat menjaga nama baik dari organisasi PGRI.

Bupati juga menekankan kepada seluruh pengurus PGRI Kabupaten Asahan jangan bermain politik praktis, yang dapat merusak citra dari PGRI ini.

Mengakhiri pembicaraannya Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung seluruh program PGRI Kabupaten Asahan selama program tersebut tidak melanggar dari atauran berlaku.

Tampak hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Pendidikan Kabupaten Asahan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kapala Badan Kesbangpol Kabupaten Asahan, Kabag Protokol Setdakab Asahan, Pengurus PGRI Kabupaten Asahan.(*/Daniel)

Jakarta,Sulutnews.com - Kabar gembira untuk Masyarakat Sulawesi Utara, bertempat di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/8). Ketua DPD RI Ir. AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, MH didampingi Wakil Ketua I Letjen TNI Marinir (Purn) Dr. Nono Sampono, M.Si dan Wakil Ketua II Dr. Mahyudin, ST,M.Si melantik (menetapkan) Senator Ir. Stefanus BAN Liow, MAP sebagai Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Tahun Sidang 2022-2023.

Penetapan Senator SBANL bersama seluruh Pimpinan Alat Kelengkapan DPD RI Tahun Sidang 2022-2023 (lihat grafis) berlangsung dalam Sidang Paripurna Ke-3 DPD RI.

Usai Sidang Paripurna dilanjutkan dengan Rapat Pleno Panitia Musyawarah (Panmus) bertempat di Lantai 8 Gedung Nusantara I, dipimpin Ketua Ir AA Lanyalla Mahmud Mattalitti dan Wakil Ketua II Dr. Mahyuddin.

"Dalam Rapat Panmus tersebut, Senator Stefa mendapat tambahan tugas dan tanggungjawab sebagai Koordinator Tim Kerja (Timja) Jadwal dan Acara Panmus DPD RI. Pengarahnya yakni Ketua dan Waka I DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti dan Dr. Nono Sampono.

Sedangkan Ketua Timja Program dan Mekanisme Kerja ditetapkan sebagai Dr. Ajiep Pandidang, SE,MM (Sulawesi Selatan) dengan pengarah Waka II dan Waka III DPD RI Dr. Mahyuddin dan Sultan Nadjamudin, M.Si. Senator Stefa dan Senator Ajiep ditetapkan secara aklamasi/musyawarah mufakat sebagai Kordinator Timja Panmus. Panmus terdiri dari Pimpinan DPD RI, Ketua-Alkel dan anggota utusan provinsi. (ARP)

Jakarta,Sulutnews.com - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri meningkatkan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli bahan bakar minyak (BBM) non tunai, antara PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN) dengan PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) tahun 2009-2012 dari penyelidikan ke penyidikan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, peningkatan status ini berdasarkan hasil gelar perkara dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan saksi baik dari pihak terkait dan ahli-ahli, kasus ini dinaikkan menjadi penyidikan," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/8/2022).

Dedi menjelaskan, kasus dugaan korupsi ini berawal pada tahun 2009 sampai dengan 2012 PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN) melakukan Perjanjian Jual Beli Bahan Bakar Minyak (BBM) secara non tunai dengan PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) yang ditandatangani oleh Diretur Pemasaran PT PPN dengan Direktur PT AKT.

Adapun proses pelaksanaan kontrak sebagai berikut, yakni tahun 2009 sampai dengan 2010 dengan volume 1.500 KL perbulan. Kemudian tahun 2010 sampai dengan 2011 PT PPN menambah volume pengiriman menjadi 6.000 KL perbulan (Addendum I). Selanjutnya tahun 2011 sampai 2012 PT PPN menaikkan volume menjadi  7.500 KL perpemesanan (Addendum II).

"Bahwa pada proses pelaksanaan perjanjian PT Pertamina Patra Niaga dalam tahap pengeluaran BBM, Direktur Pemasaran PT PPN melanggar batas kewenangan / otorisasi untuk penandatangan kontrak jual beli BBM yang nilainya di atas 50 M berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama PT Patra Niaga Nomor: 056/PN000.201/KPTS/2008 Tanggal 11 Agustus 2008 Tentang Pelimpahan Wewenang, Tanggung Jawab, Dan Otorisasi," katanya.

Dedi menambahkan, PT AKT tidak melakukan pembayaran sejak tanggal 14 Januari 2011 - 31 Juli 2012 dengan jumlah sebesar Rp 19,751,760,915,- dan USD 4,738,465.64 atau senilai Rp. 451,663,843,083,20.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan, Direksi PT PPN tidak melakukan pemutusan kontrak terhadap penjualan BBM non tunai kepada PT AKT yang tidak melakukan pembayaran terhadap BBM yang telah dikirimkan dan Direksi PT PPN tidak ada upaya untuk melakukan penagihan.

"Tidak adanya jaminan colateral berupa bank garansi atau SKBDN dalam proses penjualan BBM Non tunai sehingga PT PPN mengalami kerugian pada saat PT AKT tidak melakukan pembayaran terhadap BBM yang telah diterimanya sejak tahun 2009 sampai dengan 2012," ujarnya.

Dedi menuturkan, BBM yang belum dibayar oleh PT AKT kepada PT PPN berdasarkan data rekonsiliasi verifikasi tagihan kreditur pada proses PKPU N0. 07/PDT.SUS-PKPU/2016/PN.NIAGA.JKT.PST tanggal 4 April 2016, sebesar Rp. 451.663.843.083,20.

Berdasarkan data yang disiapkan akuntansi hutang piutang PT PPN diketahui volume BBM jenis solar yang sudah terkirim ke PT. AKT keseluruhannya adalah 154.274.946 liter atau senilai Rp. 278.590.775.399 dan USD 102.600.314.

"Berdasarkan hasil penyelidikan terdapat dugaan penerimaan uang oleh pejabat PT PPN yang terlibat dalam proses perjanjian penjualan BBM non tunai antara PT PPN dengan PT AKT. pada periode saat terjadinya proses penjualan BBM tersebut," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, terdapat indikasi kerugian negara yang dihitung berdasarkan jumlah BBM yang dikeluarkan oleh PT Pertamina Patra Niaga kepada PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) sesuai dengan kontrak dan Addendum I, II yang belum dilakukan pembayaran, sehingga menjadi kerugian negara sebesar Rp 451.663.843.083,20.

"Penyidik pun melakukan gelar perkara dan memutuskan kasus ini dinaikkan statusnya menjadi penyidikan. Penyidik pun melakukan langkah-langkah selanjutnya dengan membuat rencana penyidikan, melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan melakukan profiling kepada pihak-pihak yang diduga terlibat guna aset recovery," katanya. (ARP)

Jakarta,Sulutnews.com - Tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi seluruh atau enam korban peristiwa kebakaran di Tambora, Jakarta Barat.

"Seluruh korban telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI," kata DVI Commander Kombes Ahmad Fauzi kepada wartawan, Jakarta, Senin (22/8).

Ahmad menjelaskan, setelah berhasil diketahui identitas dari seluruh korban tersebut, pihak Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, langsung menyerahkan kepada pihak keluarga.

"Para korban telah diserahkan kepada perwakilan pihak keluarga," ujar Ahmad.

Rumah Sakit Polri melakukan proses identifikasi melalui pencocokan antem mortem dan post mortem. Mereka juga melakukan pemeriksaan lewat DNA, catatan gigi dan medis.

Adapun keenam korban teridentifikasi itu, yakni:

  1. Jenazah teridentifikasi atas nama Alex Candra (20) dengan alamat Desa Karang Mulya RT 12/RW 02, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
  2. Jenazah teridentifikasi atas nama Mawardi (27), alamat Sukamulya RT 005/RW 002, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
  3. Jenazah teridentifikasi atas nama Hamid (19), alamat Kampung Ranca Gelang, Desa Pasiripis, Surade, Sukabumi, Jawa Barat.
  4. Jenazah teridentifikasi atas nama Edi Sunarto (40), warga RT 002/RW 002 Kelurahan Sumberagung, Grabag.
  5. Asri (19) warga Desa Karang Mulya, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
  6. Moh. Fatkhul Kirom (19) warga RT 02/RW 02, Sidamulya, Kelurahan Sidamulya, Kecamatan Waru Rena, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

(**/ARP)

Jakarta,Sulutnews.com - Hasil Rapat Pleno Pengurus Harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memutuskan menerima pengunduran diri dua oknum anggota PWI Lampung karena telah melakukan pelanggaran berat Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga PWI, Kode Prilaku Wartawan dan Kode Etik Jurnalistik.

"Ini adalah perilaku paling memalukan dan berharap ini adalah kasus terakhir yang melibatkan anggota PWI dan ini adalah pelanggaran berat," tegas Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari dalam Rapat Pleno PWI Pusat, Senin (22/8).

Atal S Depari juga akan mengusulkan ke Dewan Pers untuk mencabut kartu Sertifikasi Uji Kompentensi Wartawan mereka ke Dewan Pers.

Dua oknum anggota PWI Lampung inisial JI dan GY, diduga kuat melakukan pemerasan terhadap salah satu pejabat di lingkungan Dinas BMBK Lampung. Pasca peristiwa memalukan tersebut, kedua oknum wartawan mengajukan surat pengunduran diri dari kepengurusan dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung.

Hasil keputusan Rapat Pleno PWI Provinsi Lampung dan Dewan Kehormatan Provinsi Lampung mengatakan, meski belum berkekuatan hukum tetap, kedua pengurus PWI Lampung ini diduga telah melakukan pelanggaran etika dan mencemarkan nama baik organisasi (pasal 8 Peraturan Dasar PWI).

Selanjutnya, hasil Rapat Pleno Pengurus PWI Lampung dan Dewan Kehormatan, menyerahkan sepenuhnya kepada PWI Pusat untuk penyelesaian permasalahan tersebut berdasarkan PD/PRT PWI.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Penasehat PWI Pusat, Fachry Mohamad mengatakan bahwa kasus pemerasan yang dilakukan dua anggota PWI Lampung sangat mencederai organisasi tertua wartawan di Indonesia, dan sangat mendukung langkah tegas yang dilakukan Ketua Umum PWI Pusat.

"Pelanggaran tertinggi yang dilakukan itu terkait soal moral. Sangat disayangkan bahwa hal itu terjadi dan organisasi PWI harus tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota," tegas Ketua Dewan Penasehat PWI Pusat.

Dalam Rapat Pleno Pengurus Harian PWI Pusat dihadiri Sekjen Mirza Zulhadi Nachli; Anggota Dewan Penasehat, Tribuana Said, Ismet Rauf dan  N.Syamsoeddin Ch.Haesy; Ketua Bidang Organisasi, Zulkifli Gani Octto; Ketua Bidang Pendidikan, Nurjaman Mochtar; Ketua Bidang Luar Begeri, Ahmed Kurnia; Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Abdul Aziz; Bendahara Umum, Muhamad Ihsan; Wakil Bendahara Umum, Dar Edi Yoga; Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, Oktap Riyadi. (**/ARP)