Nasional

Nasional (768)

Rembang, Sulutnews.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang akan usai dan meninggalkan Desa Pasedan warga merasa terharu  karena Desa akan sepi kembali sebelum adanya kehadiran prajurit TNI

Ungkapan perasaan hati terlontar dari Mbah Ratmi (60) saat satgas TMMD Koptu Heri melaksanakan Komonikasi Sosial.” Saya beterimakasih sekali pak dengan adanya TMMD, jujur semenjak kehadiran Bapak TNI di Desa kami melalui program TMMD ini, Desa kami terasa hidup dan terasa Desa kami jadi aman,” ucap Mbah Ratmi. Jum’at (09/11).

Pada kesempatan itu Koptu Heri  juga mengungkapkan rasa senang dan bangga karena dengan adanya TMMD ini saya dapat mengenal ibu – ibu dan tentunya seluruh warga Pasedan sehinga saya mempunyai keluarga baru, tetap jalin silaturahmi dan hubungan yang harmonis antara TNI dengan masyarakat,jelasnya.

TMMD selalu tercipta untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, TNI hadir di tengah – tengah masyarkat untuk masyarakat dan kesejahteraan masyarakat serta keamanan dan kenyamanan masyarakat Pasedan.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Anggota Satgas (Satuan Tugas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang Serda Khafid, pagi hari ini, Sabtu (10/11), saat dalam perjalanan menuju lokasi TMMD di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, bersama dengan rekannya Samsudin, (39), warga Pasedan, mengetahui Sukimin, (51), warga Pasedan, yang sedang kesulitan untuk menyeberang jalan karena kakinya tinggal satu (cacat).

"Sontak saya kaget melihat kejadian itu, untung tadi kondisi lalu lintas dijalan tidak padat, dengan kekurangannya itu saya benar-benar kasihan, makanya saya berhenti dan menolongnya," kata Khafid.

"Tadi Mbah Sukimin sudah saya tawari mau saya antarkan dengan menggunakan kendaraan, tapi beliaunya yang tidak mau, ya sudah kita yang mengalah, dengan berjalan pelan-pelan, menemani dan menuntunnya bersama sampai kerumah, apabila lelah berhenti istirahat dulu," jelasnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnenws.com - Inilah yang dilakukan warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu, mengerahkan segala upaya guna melaksanakan pembereman jalan di kanan-kiri jalan yang telah makadam sepanjang 2.358 meter, Sabtu (10/11).

Tujuannya jelas, agar jalan yang sudah jadi diharapkan awet dan tidak terkikis air saat hujan, pada bagian pinggirnya tidak longsor akibat tekanan dari atas.

Seperti biasa, hari ini masyarakat mendapatkan jatah meneruskan pekerjaan sebelumnya yaitu penutupan bahu jalan (berm) dengan menggunakan tanah timbun yang dipangkas dari tebing di sisi jalan.

Dikatakan Danki Satgas, Lettu Inf Supriyanto bahwa, “Untuk mengawetkan jalan yang sudah jadi, pemberman jalan adalah langkah yang dimaksimalkan. Tujuannya untuk menghindarkan ruas jalan agar tidak mudah tergerus air pada bagian sisi.” bebernya.

Pekerjaan ini akan terus diselesaikan secara manual menggunakan alat konvensional, seperti cangkul, sekop, karung bekas maupun bantuan gerobak dorong (artco) sampai bahu tertutup sempurna.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Upacara penutupan TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 Kodim 0720/Rembang sudah di depan mata, rencananya akan ditutup pada, Rabu (14/11) yang akan datang, merupakan akhir kegiatan TMMD.

Dalam pelaksanaan TMMD personel yang tergabung dalam Satgas sebagian besar sudah memiliki keluarga.

Namun semangat dan kinerja mereka tidak diragukan lagi dalam mendukung suksesnya program TMMD.

Kekompakan tersebut terlihat ketika mereka tengah istirahat dan makan di rumah warga, tempat mereka tinggal selama pelaksanaan TMMD, Sabtu (10/11).

Walaupun makan ala kadarnya, ternyata justru terkadang tidak pernah terlintas di benak kita semua, bahwa dengan keadaan yang serba kurang tersebut mampu membuat kompak dan solid para serdadu tersebut.

Kapten Cba Yuli Eko Triyono yang juga terlihat dalam acara makan tersebut mengungkapkan, dengan kondisi serba sederhana, para personel dan warga masih solid karena sudah merasa senasib sepenanggungan.

"Ayo kita makan seadanya, dengan sambal dan lauk ala kadarnya yang penting tetap sehat dan pelaksanaan TMMD dapat berjalan sesuai rencana serta akhirnya sukses," pungkas Yuli Eko.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - -Kasdim 0720 Rembang, Mayor Caj Yoyok Sunaryo, S.I.P, mengambil apel Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang, sebelum melaksanakan aktifitasnya. Hari ini Sabtu(10/11).

Dia memastikan progres pengerjaan sasaran fisik maupun non fisik telah terlampaui.

Menurut Kasdim, Tmmd reguler ke-103 Tahun 2018 merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI, tidak saja dengan rakyat juga dengan pemerintah daerah.

Menurut dia, TMMD terbukti ikut membantu pemerintah dalam mengurangi kesenjangan pembangunan desa dengan kota.

"MelaluiTMMD, semakin berkurang daerah tertinggal maupun yang terisolir karena fokus pemerataan pembangunan  berada di pedesaan," paparnya.

Semangat TNI yang sekarang, menurut Kasdim, bukan semata mencegah ancaman kedaulatan namun juga ancaman kemiskinan.

"Untuk itu dampak dari TMMD harapanya turut andil mengurangi kemiskinan, salah satunya melalui sasaran fisik yang dikerjakan seperti infrastruktur dan RTLH," pungkasnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kapten Inf Bambang Sutedjo yang menjabat sebagai Komandan Rayon Militer (Danramil) 10/Gunem, Kodim 0720/Rembang mengibaratkan, satu program TMMD reguler ke-103 Tahun 2018 seperti memliliki seribu sasaran.

"Seperti istilah pertempuran yang sering kita dengar 'Satu Tembakan Seribu Sasaran'  seperti itulah gambaran TMMD," katanya, Sabtu (10/11).

Dikatakanya, pelaksanaan TMMD di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, memiliki banyak sasaran, baik fisik maupun non fisik.

Ia menambahkan, sasaran fisik sendiri meliputi pembangunan jalan tembus atau penghubung, talud, pembuatan Poskamling, bedah rumah dan lainya.

Sedangkan, non fisik antara lain, pelayanan sosial seperti KB, penyuluhan kesehatan, pengobatan gratis dan berbagai layanan masyarakat lainya.

"Sekali pelaksanaan TMMD akan berdampak pada jutaan manfaat yang akan dirasakan oleh warga secara langsung," terangnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Sambutan positif atas program pembangunan TMMD Reguler yang sedang dilakukan Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, terus mengalir.

Respons baik datang dari kalangan masyarakat, instansi pemerintahan, dan Kepolisian.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso telah menginstruksikan jajarannya mendukung Kodim dan warga masyarakat yang sedang bekerja. Sabtu (10/11).

Polsek-Polsek terdekat seperti Polsek Gunem, Sulang dan Sumber, akan membantu personel Polsek Bulu secara bergiliran dalam program TMMD.

"TMMD sebagai sarana menjalin sinergitas antara TNI-Polri dan masyarakat," kata AKBP Pungky Bhuana Santoso saat menyambut kunjungan tim wasev Sterad, di Desa Pasedan.

Dia menegaskan, kepolisian juga terbantu dengan peningkatan sarana umum berupa akses jalan yang bangun sepanjang 2,3 kilometer penghubung antara Dukuh Ngotoko dengan Desa Pasedan.

Jadi jika terjadi gangguan keamanan di wilayah tersebut dapat lebih mudah menjangkaunya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Tahun 2018 Kodim 0720/Rembang sudah memasuki minggu terakhir. Kegiatan pembangunan yang merupakan sasaran fisik sudah memasuki tahap perampungan.

Namun tidak henti-hentinya Satgas TMMD mengerjakan program fisik maupun nonfisik seperti melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan Warga di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.

Menurut Serda Samirin salah satu anggota Satgas TMMD, banyak manfaat yang diperoleh dalam melaksanakan Komsos dengan warga masyarakat.

Baik bagi prajurit anggota Satgas TMMD maupun bagi warga. Yakni keduanya bisa saling tukar pengalaman di banyak hal," tuturnya, Sabtu (10/11).

Kepala Desa (Kades) Pasedan, Kusman mengaku juga sangat beruntung, karena bisa lebih dekat dengan bapak bapak TNI, selama pelaksanaanTMMD.

"Dimana Saat ngobrol  dengan Satgas TNI, bisa bertukar ide-ide yang dapat memberikan arahan atau masukan untuk kebaikan masing-masing terutama Desa kami yang baru mendapatkan.Program TMMD Reguler, kami.akan.memanfaatkan momen ini sebelum TMMD ditutup," ungkapnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - TNI Manunggal Nembangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang sedang berlangsung memasuki minggu ke-4 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Sabtu (10/11).

Melalui Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-103 dengan masyarakat Desa Pasedan dalam melaksanakan percepatan pembangunan Desa yang ada di Kecamatan Bulu merupakan wujud kerja nyata yang dirasakan langsung hasilnya oleh warga Desa Pasedan dengan tujuan lain untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah tersebut.

Peran serta masyarakat serta ormas yang  bersemangat dalam bergotong-royong di lokasi pengerjaan fisik, menurut anggota Satgas TMMD Kopda Suparmin yang setiap harinya sebagai Driver mobil patroli Kodim Rembang.

"Setiap penjemputan warga maupun ormas menggunakan mobil patroli Kodim Rembang baik  untuk bekerja dilokasi bedah rumah dan pengerjaan jalan penghubung banyak yang ikut bila dijemput menggunakan mobil patrol. Termasuk anak-anak sekolah juga mendapat jemputan bahkan sampai bolak-balik dua/tiga kali,"ujarnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Ada kegiatan non fisik dalam rangka kunjungan Wasev dari Sterad TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 Kodim 0720/Rembang menggelar penyuluhan narkoba di balaidesa  Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang Jawa Tengah, Kamis (08/11).

Sebagai pemateri Brigadir Pol Hengky anggota Satnarkoba Polres Rembang menghimbau agar masyarakat khususnya para orangtua selalu waspada dan selalu menjaga anaknya agar tidak terpengaruh narkoba termasuk bahan berbahaya lainnya yang akhir - akhir ini sudah beredar luas di masyarakat.

“Kami minta kepada masyarakat agar senantiasa mengawasi anak-anaknya agar tidak mudah terpengaruh khususnya Narkoba,”pintanya.

Masalah narkoba lanjut dia, sudah menjadi darurat nasional yang banyak di salah gunakan oleh generasi muda sekarang.sehingga dalam pemberantasannya perlu kerjasama seluruh komponen bangsa termasuk masyarakat Pasedan.

Beberapa warga yang hadir menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut apalagi isu narkoba saat ini merebak dan menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

Selain melakukan penyuluhan narkoba, Satgas TMMD juga melakukan penyuluhan Hukum tentang perlindungan anak. Karena masalah itu ada keterkaitan dengan narkoba terutama generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut tidak kurang dari 110 warga Pasedan terdiri dari berbagai macam kalangan yang berasal dari Warga Pasedan. Termasuk dari kalangan muda Pasedan yang di Komandoi saudara Eko Suwondo Ketua Karang taruna Desa Pasedan.(0720_Syaiful)