Nasional

Nasional (220)

Salatiga, Sulutnews.com-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 yang dilaksanakan di Desa Bonomerto tidak hanya untuk pembangunan fisik, seperti pengerasan jalan, pelebaran gang dan rehab tempat ibadah serta pada kegiatan non Fisik meliputi  Penyuluhan Bela Negara,  Penyuluhan Wasbang,  Penyuluhan Kamtibmas,  Penyuluhan Kesehatan,Penyuluhan Pertanian dan Perternakan,Penyuluhan Industri kecil dan menengah, Penyuluhan koperasi,Penyuluhan penanggulangan bencana alam,  Penyuluhan melawan Terorisme dan menangkal ajaran Radikal, Pengobatan masal dan pemeriksaan kesehatan geratis .

Dalam hal ini anggota yang tergabung dalam TMMD ke-102 kodim 0714/Salatiga terlihat menyelesaikan perehaban rumah ibadah Al Iman,Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayoga Erawan, menyampaikan renovasi tempat ibadah dalam program TMMD kali ini. Tujuanya, agar masyarakat setempat dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan khusuk penuh semangat dalam beribadah serta aktifitas keagaman lainnya dapat memmanfaatkan tempat ibadah yang nantinya jauh lebih baik setelah direnovasi.

Lanjut Dandim, saat ini pembangunan mushola sudah selesai 60%. Pihaknya optimis, renovasi tempat ibadah akan selesai tepat waktu, kekompakan TNI dan rakyat diyakini menjadi kunci kesuksesan TMMD kali ini.

Sementara itu, masyarakat  sangat senang dengan rehab tempat ibadah di tempat mereka. Dengan mushola yang menjadi lebih bagus tentu dalam menjalankan ibadah akan lebih nyaman. “Kami sangat bersyukur dengan diadakannya TMMD ini, desa kami sangat ketinggalan pembangunannya dari daerah lain, kami berterimakasih sekali kepada bapak TNI yang turut membantu desa kami.(/Narto)

 

Salatiga, Sulutnews.com – Lokasi betonisasi jalan penghubung dusun Gedong dengan dusun Krajan Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang berada di area persawahan yang kiri kanannya tidak terdapat pepohonan. Ini merupakan tantangan tersendiri yang harus di hadapi oleh Satgas TMMD Reguler Ke 102 Tahun 2018 Kodim 0714/Salatiga.

Pengecoran jalan sudah berlangsung selama beberapa hari. Anggota TNI bersama-sama masyarakat saling bergotong royong walaupun terik matahari yang menyengat dan udara yang panas serta berdebu selalu menghiasi setiap harinya. Akan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat mereka dalam membangun insfrastruktur jalan demi kesejahteraan masyarakat Desa Bonomerto dan sekitarnya.

Keringat yang bercucuran membasahi seluruh badan para pekerja ini. Sesekali mereka minum air /teh manis untuk menghapus dahaga dan mencegah dehidrasi. Seperti yang dilakukan para anggota satgas TMMD  Kodim 0714/Salatiga saat ikut melaksanakan pengecoran jalan kemarin, Sesekali ia mendekati tempat air mineral/teh manis yang berada di pinggir jalan untuk mengambil minum.

"Mulai dari tadi pagi hingga sekarang sudah tidak terhitung saya minum air mineral/teh manis ini. Udara yang panas membuat saya cepat merasa haus dan berkeringat banyak. Saya harus minum banyak supaya badan saya tetap fit dan tidak mengalami dehidrasi." Ujarnya.

"Saya tidak boleh menyerah, saya akan selalu bersama-sama anggota Satgas TMMD lainnya dan masyarakat untuk menyelesaikan pekerjaan ini." Tambahnya.(/Narto)

Salatiga, Sutnews.com - Ungkapan bahwa berobat di instansi tentara pasti sembuh kiranya sangatlah benar. Seperti yang di lakukan oleh seorang warga Dusun Karang daung Desa Bonomerto kecamatan Suruh kabupaten Semarang yang siang ini mendatangi pos kesehatan anggota TMMD Reguler ke 102 Kodim 0714 Salatiga Rabu, (01/08).

Salah satu Warga Dusun Karangdaung mbah Marto (73)sudah 2 hari ini mengeluhkan sakit kepala dan kebetulan rumah mbah Marto berada tepat di depan Poskotis anggota TMMD.Mbah Marto pun mendatanginya untuk memeriksakan kondisi tubuhnya.

Dengan ramah tim medis anggota Satgas Praka Erik menyambut kedatangan mbah Marto dan menanyakan apa keluhan yang dirasakan tersebut.Mbah Marto pun mengatakan bahwa sudah 2 hari ini sakit kepala dengan mengecek tensi darah terlebih dahulu anggota Satgas mulai memeriksa kondisi tubuh mbah Marto untuk selanjutnya bisa memberikan obat sakit kepada dan mbah Marto pun mengatakan kalo berobat sama pak tentara itu pasti sembuh apa sugesti saja? Kata mbah marto sambil di periksa anggota satgas tersebut.

Anggota satgaspun menjawab.Aamiin semoga mbah marto juga cepat sembuh ya mbah,jawab anggota satgas.

Keramahan petugas kesehatan membuat warga tidak sungkan untuk berobat apabila mereka merasakan sakit dan memanfaatkan adanya pelayanan kesehatan di TMMD di desa Bonomerto.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com -  Usia lanjut tak menghalangi seseorang untuk bekerja. Seperti yang  dilakukan oleh kakek 75 tahun yang bernama jambrong warga Rt. 02 Rw. 03  Desa Bonomerto  kecamatan Suruh di usianya yang senja ia   ikut terjun kelokasi pembangunan jalan yang dilakukan oleh TNI dan warga tetangganya.

Mbah jambrong sapaan akrabnya, pagi ini dirinya sengaja membawa  cangkul  untuk membantu pembangunan jalan di desanya. Pekerjaan yang akan dilakoninya adalah membantu Satgas TMMD dan warga melanjutkan  pembuatan betonisasi jalan  TMMD Reguler 102  Ta 2018

Praktis, secara alamiah diusianya sekarang ini, otot-ototnya kendur dan tidak bertenaga tetap dia kerahkan dan tidak menghalangi Mbah  jambrong  untuk ikut bekerja dan ikut bergotong royong. Semangat yang luar biasa, untuk bergabung dengan Satgas TMMD dan warga lainya yang notabene dengan umur jauh dibawahnya.

Mbah  jambrong  menyatakan bahwa, keikut sertaannya bergotong-royong dalam gelaran TMMD di desanya semata-mata sebagai wujud rasa syukurnya atas pembangunan di desa yang sampai diusia tersebut baru didapatkannya. Jalan yang semula setapak, terjal dan licin pada saat hujan, kini dirubah menjadi jalan selebar 3 meter dengan panjang  1500  meter yang dilakukan oleh jajaran TNI Kodim  Salatiga

''Usia saya sudah tua, namun demikian saya perlu mengucap syukur yang saya wujudkan dalam ikut bergotong royong di TMMD ini, apalagi membangun jalan'' tandasnya.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Karna beberapa kali Komandan Koramil 08  Suruh sering mendapat laporan keterlambatan material.  Selaku komandan lapangan,kali ini kapten inf Tarimo langsung mendapingi 200 sak semen ke lokasi betonisasi  jalan utama yang menghubungkan dua dusun di desa Bonomerto,yang selama ini sudah dikerjakan.

Betonisasi yang di laksanakan anggota satgas TMMD sudah memasuki hari  ke 22 dan dalam pekerjaan sudah mencapai 75% ungkap Tarimo(55)ungkapnya,semoga dengan pendampingan secara ketat terhadap pendistribusian material di harapkan tercapainya program TMMD tepat waktu pada saat tanggal 8 Agustus minggu yg akan datang.Karena sasaran utama ini yang memang diutamakan dalam pelaksanaan TMMD Reguler Kodim 0714 Salatiga yang sudah berjalan dan hampir rampung pelaksanaannya.

Warga Bonomerto yang merasakan dampak pengerjaan jalan serta rehap rumah yang menjadikan kehidupannya menjadi layak dan manusiawi karena keterbatasan kehidupan mereka serta nyaman dalam beribadah di musola karena sasaran tersebut yang dilaksanakan dan  takketinggalan pula sasaran nomn fisik yang memang sangat diperlukan dan mendapatkan ilmu serta pengalaman yang baru serta manfaat yang didapat secara langsung di rasakan.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com – Demi menghindari bencana kebakaran sejak dini, Pemerintah Kab. Semarang melalui Pemadam Kebakaran  memberikan penyuluhan penanggulangan bencana kebakaran, kepada masyarakat Bonomerto bertempat di Balaidesa Bonomerto.Rabu, (01/07/18).

Kasi Sub Damkar Kab. Semarang Bapak Yudianta. Mengatakan, tujuan dari penyuluhan penanggulangan bencana yang diberikan pihaknya tersebut agar masyarakat mengerti tentang tata cara menanggulangi kebakaran bangunan yang sering terjadi akibat kepanikan masyarakat.“Biasanya masyarakat panik saat melihat api yang mulai membesar. Seperti kebocoran gas pada kompor gas,” ucapnya. Kata Bapak Yudianta bentuk penyuluhan yang dilakukan pihaknya tersebut seperti cara menanggulangi kebocoran gas yang sering menjadi penyebab kebakaran dan juga beberapa teknik penyelamatan diri saat terjadi kebakaran yang besar. “Jadi, kami berikan contoh kepada masyarakat seperti cara memadamkan api yang menyala akibat kebocoran gas dengan cara memadamkan dengan kain basah,” katanya.

Bapak Yudianta pun berpesan agar masyarakat di Desa Bonomerto dapat mengontrol alat-alat yang dapat menimbulkan api yang berada di rumah ataupun ditempat kerja supaya tidak terjadi bencana kebakaran yang tidak diinginkan siapapun.“Jika ingin keluar rumah, terlebih dahulu mengecek kompor gas, lampu agar dimatikan, dan mengkontrol terlebih dahulu alat-alat yang menimbulkan api sebelum meninggalkan rumah atau kantor masing-masing,” katanya.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com- Mendukung seluruh tugas suami dalam menajalankan tugas negara, adalah suatu kewajiban bagi ibu Sri Mulyadi.

Sebagai istri personel TNI, dirinya menyadari betapa penting semua tugas suaminya dimanapun berada. Dukungan ibu Sri, bukan hanya sebatas doa, namun juga tindakan nyata dalam peran serta pengabdian kepada negara.Pada program non fisik karya bakti TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di Desa Bonomerto, dirinya turut membantu suami dalam memberikan pelatihan pengolahan makanan dari tanaman umbi – umbian,Rabu (01/08/2018).Bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Semarang, Ibu Sri mencotohkan bagaiaman mengolah makanan alternatif pengganti beras. Pelatihan ini diselenggarakan di balai desa Bonomerto dengan dihadiri oleh ibu - ibu pengurus PKK se Desa Bonomerto.

Dengan adanya pelatihan pengolahan makanan selain beras, diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada para ibu - ibu mengembangkan ketrampilan untuk dapat membantu menopang beban suami.(/Narto)

Salatiga,Sulutnews.com- Sertu Untung Santoso dari bataliyon Zipur, bagai seorang pawang dalam pekerjaan betonisasi jalan.

Personel satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di Desa Bonomerto yang satu ini, selalu kompak kepada seluruh personel satgas dibawah koordinasinya. Bersama warga masyarakat Desa Bonomerto, Sertu Untung, selalu memberi contoh dan terlibat aktif proses pengecoran jalan beton,Rabu (01/08/2018).Pada kesempatan mempersiapkan material cor, dirinya memberikan aba - aba kepada personelnya untuk memasang plastik penahan air terlebih dahulu.

Bentangan plastik bening di tangannya, dengan serta merta diikuti oleh dua orang personelnya yang tanpa komando telah mengerti tahapan memasang plastik penahan air.Tarjo, seorang warga masyarakat Desa Bonomerto yang turut serta dalam pengecoran jalan, merasa bangga dapat ikut bekerja sama dengan Sertu Untung Santoso.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga Sertu Rohmat dan Serda Arif, disibukkan dengan adukan matrial demi mempercepat penyelesaian RTLH milik Mbah Pangat Dusun Mesu, Bonomerto.

Nampak Mbah Supangat Senyum Ceria di tengah tengah Anggota Satgas yang sedang melaksanakan pengerjaan rumahnya, Rasa senang karna harapan memiliki rumah layak huni kini terpenuhi.

Ucapan terimakasih di sampaikan langsung pada Anggota Satgas TMMD yang sedang melaksanakan pengerjaan rumahnya.

Tampak Anggota Satgas semangat bekerja di bidang masing-masing dari mengaduk matrial, sebagai tukang itu semua demi cepat selesainya pembangaunan Rumah Mbah Pangat agar segera di huni.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com- Selalu penuh keceriaan dalam bekerja, namun serius dan fokus dalam waktu penyelesaian target - targetnya.

Serka Saswito, personel satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di Desa Bonomerto, terlihat enjoy ketika akan memasang slot kunci jendela mushola Al Amin dengan alat bor,Rabu (01/08/2018). Serka Saswito sesekali berkelekar, awas kena tembak, kepada Zaenal yang berada di bawahnya.Hal inilah yang membuat Zaenal kaget, namun setelah menoleh ke arah Serka Saswito, ternyata yang ia bawa adalah alat bor."Oh ternyata bor, tak kira pistol beneran," gumam Zaenal.

Serka Saswito hanya tertawa kecil, dan dirinya sebetulnya meminta Zaeanl bergeser karena dirinya akan melanjutkan pemasangan slot kunci di kusen jendela mushola.Pada saat bekerja  Serka Saswito selalu fokus, agar hasil akhir pekerjaannya selesai dengan baik dan tepat waktu.(/Narto)