Nasional

Nasional (773)

Rembang, Sulutnews.com – Ada pertemuan pasti ada perpisahan, pernah bertemu sekarang berpisah ini merupakan gambaran tentang tugas pengabdian Satgas TMMD kepada warga masyarakat dalam mewujudkan impian warga masyarakat Desa Pasedan, yang ingin mempunyai akses jalan yang baik dan layak arah Dukuh Ngotoko.

Kebahagiaan dirasakan oleh Bapak Alwi (38) Desa Pasedan Rt 05 Rw 01 Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang setelah 29 hari rumahnya menjadi tempat tidur dan makan anggota Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -103.

Kenangan terindah yang dialami keluarga Bapak Alwi (38) bisa selama kegiatan TMMD bisa sama-sama dengan anggota satgas TMMD bercerita, bercanda saat ngopi bareng menjelang istirahat malam.

Bapak Alwi (38) Desa Pasedan mengatakan kebersamaan ini kok cuma sebentar berat sekali melepas kepulangan anggota Satgas TMMD Reguler -103 ini tapi saya menyadari mereka punya anak istri dan tugas berat sudah menanti, Senin (12/11)

" Saya sekeluarga minta maaf bila ada salah. Doa saya sekeluarga selalu menyertai anggota satgas TMMD semoga diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas". pungkasnya

Kebersamaan dan antusias warga masyarakat Desa Pasedan dalam menyambut program TMMD Reguler ke-103 sehingga selama dalam pelaksanaan kegiatan selalu di mudahkan dalam setiap urusan, semoga pembangunan fisik dan pembangunan non fisik bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat Desa Pasedan dan sekitarnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kurang lebih 30 hari istri tentara yang pertama ini di tinggal berangkat tugas dalam rangka pembangunan jalan Desa Pasedan menuju Dukuh Ngotoko, Istri kesayangannya ini mereka tinggal alih profesi menjadi kuli bangunan dengan menggunakan cangkul, palu, angkong dan yang lainnya.

Anggota Satgas TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang antri pembagian senjata SS1. Yang menjadi istri pertama bagi setiap prajirit TNI, Senin (12/11).

"Rasa Rindu yang selama ini ditinggalkan dan akhirnya menjelang penutupan istri pertama ini alias senjata SS1 kembali bertemu lagi," Ucap Serda Suhariyanto.

"Sehingga kehebatan dan gagahnya tentara dengan memegang senjata kembali terlihat lagi," pungkanya.

Anggota Satgas TMMD akan mengelar gladi bersih dan kotor dalam penutupan TMMD Reguler ke 103. Penutupan upacara sendiri akan dilaksanakan hari Selasa (13/11), di lapangan sepak bola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Rembang.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Tahun 2018 di wilayah Kodim 0720/Rembang dengan sasaran di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang akan segera berakhir. Sejumlah anggota Satgas Kodim 0720/Rembang pun sudah melakukan persiapan dengan berkemas barang pribadi, Senin (12/11).

Berkemas itu dilakukan para prajurit untuk kembali ke satuan masing-masing. Satgas TMMD Kodim Rembang mengerahkan pasukan dari beberapa kesatuan, diantaranya personil Kodim 0720/Rembang, anggota Yonif 410/Alugoro, Yon Zipur 4/Tanpa Kawandya, TNI AL, Kepolisian dan Pemda Rembang.

Dandim 0720/Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos,  mengatakan bahwa sejauh ini persiapan penutupan TMMD berjalan sesuai rencana, prajurit juga mempersiapkan barang pribadinya.

"Persiapan penutupan diserahkan sepenuhnya oleh sejumlah personel untuk melaksanakan karya bakti. Termasuk membantu masyarakat membersihan lingkungan yang nantinya akan dilalui para undangan dalam acara penutupan TMMD, serta mengemas barang pribadi masing-masing," terang Dandim.

Dandim berharap seluruh anggota Satgas meninggalkan tempat tinggal selama TMMD dengan kesan yang baik. "Mari kita tinggalkan tempat dalam kondisi bersih seperti semula, sebelum kita dating kesini," harapnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang Jawa Tengah akan segera berakhir. Sesuai rencana, program TMMD tersebut akan ditutup oleh Pangdam IV/Diponegoro Selasa (13/11) mendatang.

Terlihat sejumlah personel Kodim 0720/Rembang di bawah Komando Perwira seksi Teritorial (Pasiter) sedang menyiapkan sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan Upacara penutupan TMMD ke 103 Kodim Rembang, yang akan di laksanakan di Lapangan Sepakbola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Senin (12/11).

Gladi kotor dan gladi bersih nantinya akan di laksanakan pada hari ini. Untuk sisi kelengkapan supaya nantinya tidak terdadak, sengaja mulai hari kemarin disiapkan. Serma Slamet Riyanto Bati Bhakti TNI dan anggota Satgas TMMD menyiapkan semua alat dan sarana saat dilaksanakannya Upacara penutupan, supaya nantinya terlihat meriah.

"Menjelang penutupan TMMD tentunya banyak hal yang harus di siapkan termasuk pembersihan dan pemasangan Baliho yang pemasangannya pasti memakan waktu dan tempat di lapangan upacara penutupan TMMD," ujar Serma Slamet Riyanto.

Pelaksanaan Upacara penutupan TMMD ke 103 Kodim 0720/Rembang yang tinggal satu hari lagi, sudah dilakukan persiapan - persiapan dari Kemarin. supaya lebih matang pada saat pelaksanaan nanti.

"Mudah-mudahan pada saat upacara penutupan besok cuacanya mendukung, jangan sampai turun hujan saat upacara penutupan TMMD,"tambahnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Hasil karya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim rembang diperiksa tim monitoring dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Rembang.  Tim yang di ketuai oleh ibu Siti Kasmirah, SH. MM, meninjau lokasi TMMD Kodim Rembang di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang, Senin (12/11).

Disampaikan ibu ketua tim monitoring bahwasanya kegiatan monitoring dilaksnakan untuk mengetahui sejauh mana pembangunan yang dilaksanakan Satgas TMMD di Desa Pasedan.

“Pelaksanaan pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Pasedan dengan Dukuh Ngotoko sudah selesai, hasilnya sesuai dengan yang direncanakan,” ungkap ibu Siti Kasmirah.

TMMD Reguler ke 103 Kodim Rembang akan ditutup hari Selasa (13/11) esok. Semua sasaran TMMD baik berupa sasaran fisik maupun non fisik telah selesai dilaksanakan. Setelah TMMD masyarakat diharapkan mau menjaga dan merawat hasil karya TMMD.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Tahun 2018 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang akan segera berakhir. Sesuai rencana TMMD akan ditutup hari Selasa (13/11) mendatang.

Sejumlah personil TNI, Polri dan berbagai elemen masyarakat melakukan berbagai persiapan. Sehingga diharapkan upacara penutupan dapat berjalan dengan lancar. Seperti yang dilakukan Sukirno (36) warga Desa Pasedan Rt 2 Rw 1. Dia pagi ini mempersiapkan diri untuk ikut serta melaksanakan gladi penutupan TMMD Kodim Rembang, Senin (12/11).

Dengan mengendarai sepeda motor maticnya, Sukirno berangkat ke lapangan sepak bola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Rembang, tempat dilaksanakannya upacara penutupan TMMD Kodim Rembang.

“Saya bahagia jalan di desa sekarang sudah bagus, TMMD sudah merubah Desa Pasedan khususnya Dukuh Ngotoko menjadi sangat bagus,” ucap Sukirno.

“Kini TMMD sudah selesai, kami sebagai warga Pasedan harus menjaga dan melanjutkan hasil pembangunan ini,” tutupnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler 103 Tahun.2018 Kodim Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang tinggal satu hari lagi menjelang penutupan.

Sejumlah anggota satgas mengeluarkan tenaga yang banyak guna kerja keras kejar target sasaran agar selesai tepat waktu, Senin (12/11 ).

Tak terkecuali mobil Patroli Kodim Rembang yang gesit juga ikut melangsir material bahan bangunan jalan, guna mempercepat target sasaran selesai sebelum TMMD ditutup.

"Kami setiap hari bersama mobil ini, guna melangsir material bangunan jalan, akan tetapi menjelang TMMD ditutup mobil ini mengalami ngadad, mobil ini mungkin merasakan capek juga," kata sopir mobil patroli Prada Hendra Sahid.

"Mobil ini sangat membantu sekali mempercepat pelangsiran bahan material jalan, dihadapkan dengan medan dan jalan yang banyak menanjak wajar bila mobil menjadi ngadad, syukurnya sasaran fisik sudah selesau," imbuh Hendra Sahid.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Suasana hangat yang selalu tercipta di lokasi TMMD ( TNI Manungal Membangun Desa ) Reguler ke 103, apapun dan bagaimanapun kondisinya, tak akan pernah lupa atau di lupakan oleh Masyarakat dan Satgas TMMD  yang hampir selama 30 hari bersama sama dalam suka dan duka di lokasi TMMD,.sabtu (10/11).

Satgas yang merakyat disambut warga yang ramah menjadi dasar dari terciptanya suasana hangat dan kekeluargaan di antara mereka. Selama berlangsungnya program TMMD ini satgas dan warga seakan sudah menjadi keluarga, karena tidak hanya di lokasi TMMD saja mereka saling komunikasi, tetapi sampai tidur dan bangun merek saling silaturomi. Kebayakan anggota Satgas TMMD hampir sebagian tinggal juga di rumah-rumah warga. 

Hal ini dapat kita lihat dari keseharian warga dan satgas di lokasi TMMD.seperti yang terlihat siang ini, saat memasuki jam istirahat keakraban itu kembali muncul saat Serda Safiin berbagi makanan kecil dan juga rokok dengan warga.

" Sini pak ayo kita nikmati bareng" ujar serda safiin sembari menyodorkan makanan ringan dan juga rokok kepada warga.

Kebersamaan ini tercipta karena sudah hampir satu bulan mereka bekerja bersama saling gotong royong dan membantu, jadi tidak heran jika di antara warga dan satgas sudah seperti layaknya keluarga.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kegiatan apel bagi TNI mungkin hal yang biasa dilakukan tiap harinya. Namun berbeda dengan pagi itu. Perwira seksi operasional (Pasi Ops) Kodim 0720 Rembang, Kapten Inf Kun Muhandis Khoeroni mengadakan gelar apel warga Desa pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang di depan Pos Kotis.

Dalam apel tersebut Pasi Ops menyampaikan" mari kita lebih giat lagi dalam bekerja  untuk kemajuhan desa kita ini " ujarnya. Warga desapun semakin semangat  atas perhatihan yang diberikan oleh Satgas TMMD Kodim 0720 Rembang, Sabtu (11/11)

Apel ini guna merekatkan hubungan antara satgas TMMD Reg 103 dengan warga Desa pasedan, selain pencapaian target segera bisa di selesaikan. Peran aktip warga selama TMMD berlangsung sudah optimal sesuwai jumlah giliranya. Namun dengsn jumlah yang banyak ini bila tidak diarahkan maka pekerjaan juga tidak optimal.

“Pagi ini saya apelkan untuk pembagian tugas kerja hari ini, agar pekerjaan hari ini lebih maksimal mengingat program TMMD ini tingal beberapa hari lagi, kita maksimalkan kerja agar target yang kita jadwalkan dapat terpenuhi, kata Pasi ops Kodim 0720/Rembang.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Hari ini, Sabtu (10/11), Anggota Satgas (Satuan Tugas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang dengan warga Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, bersama-sama sedang bekerja menyisir parit di pinggir jalan Makadam akses jalan antara Desa Pasedan ke Dukuh Ngotoko yang sudah selesai dikerjakan, dalam program TMMD Reg-103  Kodim 0720/Rembang.

“Berhubung akhir-akhir ini sudah mulai turun hujan, pembuatan parit pinggir jalan harus segera terselesaikan, sehingga air hujan tidak menggerus dan merusak jalan,” kata Serma Slamet (Bati Bhakti TNI Kodim 0720/Rembang dan Koordinator pembangunan TMMD Reg-103.

“Pekerjaan TMMD Reg-103 sudah terselesaikan tinggal Merapihkan, kami semua sudah lumayan tenang dan senang dengan hasil yang sudah didapatkan. Semoga sisa waktu yang ada ini, bisa kami gunakan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang ada, dan diberikan kelancaran.” Pungkasnya. (0720_Syaiful)