Riau, Sulutnews.com - Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Moralis, Sekretaris Serikat Media Siber (SMSI) Provinsi Riau.

 ‘’Semoga sahabat kita, almarhum Moralis mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, mudah-mudahan tergolong syahid, Aamiin YRA,’’ sebut orang nomor satu di Provinsi Riau itu.

Gubri juga mendoakan istri, anak, dan keluarga almarhum tabah menghadapi cobaan. ‘’Sekarang, kita doakan semoga isterinya (lagi dirawat) lekas sembuh, Aamiin YRA,’’ ujar Syamsuar.

Mengantisipasi libur panjang, Senin (26/10/2020), Gubri mengundang Walikota Bupati se-Riau. ‘’Besok, kami rapat dengan Walikota dan Bupati se-Riau membahas penanganan Covid-19,’’ tutupnya.

Protokol Covid-19

Sebelumnya, Ahad (25/10), sekitar pukul 16.00, sejumlah wartawan menyempatkan diri ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk menyolatkan sekaligus memberi penghormatan terakhir terhadap almarhum.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau H Zulmansyah Sekedang terlihat sedih ketika memberikan sambutan singkat. Tampak hadir sejumlah wartawan antara lain H Fendri Jaswir, H Asril Darma, Luna Agustin, dan H Ardiansyah Tanjung.

Setelah disholatkan yang juga dihadiri anggota DPRD Riau Yulisman S.Si dan H Agung Nugroho SE serta owner PT Muhibah Ibnu Ma’sud, jenazah Pemred/Penanggungjawab riaumandiri.id itu dikebumikan dengan standar protokol kesehatan Covid-19, di TPU Palas, Rumbai, sekitar pukul 17.00.

Sebelumnya, Mohammad Moralis sempat mengalami demam panas. Karena kondisinya menurun, maka dibawa ke RS Awal Bross Panam, Senin (19/10/20) pukul 04.00 WIB dinihari.

Karena kondisinya membutuhkan ventilator, Senin siang dipindahkan ke RSUD Arifin Ahmad. Almarhum menjalani perawatan di ICU sambil menunggu hasil Swab, yang keluar Selasa (20/10/20) dengan hasil positif Covid-19.

Dirut RSUD Arifin Ahmad dr Nuzelly Husnedi, MARS sebelumnya sempat menginformasikan kondisi almarhum membaik. Respon terhadap obat yang diberikan juga sangat baik. Moralis masih di dalam ruang ICU memakai ventilator dan dalam pengawasan tim dokter.

Namun Tuhan berkehendak lain. Setelah sempat menjalani perawatan selama enam hari, Mohammad Moralis menghembuskan nafas terakhir menjelang siang tadi.

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar wartawan di Riau. Apalagi, dalam kesehariannya almarhum dikenal ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja.

 

Media sosial baik FB maupun WhatsApp, banjir ucapan berbelasungkawa atas kepergian almarhum. Ucapan duka juga disampaikan Ketua SMSI Riau Novrizon Burman

 “Innalillahi wainna ilahi rajiun. Hari ini kita kehilangan wartawan yang tunak dan mencintai profesinya. Sosok wartawan yang pantas untuk dijadikan teladan. Selamat jalan Saudara kami Mohammad Moralis. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran"

Novrizon juga menyampaikan ‘’kami sangat kehilangan, almarhum adalah orang baik, saya saksinya,’’ ucapnya.

Mendengar berita duka tersebut, Firdaus ketua Umum SMSI Pusat menyampaikan duka cita mendalam, atas kepergian Moralis.

"Kepergian Sahabat dan saudara kami Moralis, sangat tak terduga. Membuat kami keluarga besar SMSI se Tanah air berduka. Semoga beliau khusnul Khotimah dan yang ditinggalkan diberi kesabaran"(*/SMSI)

Jakarta, Sulutnews.com – Satwil Lantas Jakarta Timur melaksanakan doa bersama dan mengundang bapak Ustad Haji Zainal Murtado yang tinggal di Islamic Center Jakarta Utara, dimana beliau memberikan ceramah serta nasihat kepada semua warga yang masih banyak terdampak oleh pandemi Covid – 19.

Pada hari, Sabtu 24 Oktober 2020 Satwil Polres Jakarta Timur memberikan 40 paket bantuan bagi warga yang terdampak Covid – 19.

 “Tidak banyak yang kami berikan kan ada sekitar 40 paket yang kami berikan di mana kita juga tahu virus covit 19 ini masih ada disekitar kita untuk itu dengan adanya Pak Haji Zainal Murtado ini kita diberikan kekuatan kita diberikan ketabahan untuk menghadapi pandemi covid ini,” Ucapnya.

 “Semoga doa kami semua ini di ijabah oleh Allah SWT Tuhan YME kita juga Polri melaksanakan kegiatan sehari hari khususnya Lantas Polres Metro Jakarta Timur semoga selalu diberi kekuatan agar kita dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik. Polri khususnya akan berguna, bermanfaat bagi masyarakat semua,” Lanjutnya.(*/Dyah)

Semarang,Sulutnews.com - Memasuki Libur Panjang pada 28 Oktober sampai1 Nopember 2020 diperkirakan bakal terjadi lonjakan arus lalu lintas pemudik yang masuk wilayah Jawa Tengah. pergerakan masyarakat ini dapat menimbulkan media penularan Covid-19.

Sesuai Perintah Kapolri terkait penanganan covid. Polri tetap berkomitmen bersama TNI dan Stake Holder untuk tegakkan dan disiplinkan protokol kesehatan dengan menempatkan anggota Polri pada tempat yang di Petakan berkumpulnya massa, tempat wisata, pasar, rest area, bandara, stasiun, terminal dan sebagainya

Demikian dalam menjamin keselamatan kamseltibcar, Jajaran Polantas menggelar Operasi Zebra digelar selama 14 hari mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November.

"Dalam operasi ini Polri akan menindak pelanggaran yang dapat mengakibatkan laka lantas

Seperti pelanggaran stop line, tidak menggunakan helm, melawan arus dan menerobos lampu merah." Ungkap Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi

Namun operasi Zebra ini lebih banyak mengedepankan pola preemtif dan preventif dengan memperbanyak sosialisasi dan edukasi terutama terkait protokol kesehatan. Dan menjamin kenyamanan saat berkendara di saat cuti dan libur bersama.

Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi menegaskan dalam rangka menjamani keamanan Kamtibmas. Patroli Polisi juga akan semakin di tingkatkan pada tempat tempat yang di anggap rawan terutama pada kejahatan jalanan ( street crime).

Polda Jateng menghimbau kepada masyarakat agar tetap Patuh Protokol Kesehatan pada saat libur panjang.

Selalu pakai masker dimana saja, jaga jarak dan selalu cuci tangan dengan sabun.

"Agar tetap sehat dan aman, Pilihan terbaik masyarakat di Rumah saja.( Stay at Home ) dan selalu menggunakan masker dimana saja." tutur Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi

Pastikan manakala harus pulang ke Rumah dari daerah zona merah Benar benar sudah steril, negatif Covid agar tidak menular pada keluarga kita.(*/Dyah)

Jakarta, Sulutnews.com — Dengan menggandeng Dewan Pers, Pertamina memberikan pelayanan tes usap polymerase chain reaction (PCR) gratis kepada 105 insan media. Pelaksanaan tes dilakukan oleh tim medis dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) yang dipusatkan di Hall Gedung Dewan Pers di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jum’at (23/10).

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, pemberian tes Swab PCR gratis ini merupakan komitmen Pertamina untuk menjaga dan melindungi para insan media yang selama ini harus terus bekerja di lapangan untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan publik.

“Insan media merupakan garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat baik terkait perkembangan bisnis Pertamina maupun berita terkini tentang COVID-19 itu sendiri, sehingga harus mendapat perlindungan yang maksimal,” terang Fajriyah.

"Pertamina", lanjut Fajriyah, "telah menggelontorkan bantuan untuk penanganan COVID-19, baik untuk tenaga medis, para jurnalis, pelanggan Pertamina serta masyarakat umum".

“Berbagai program CSR dan bina lingkungan Pertamina dalam membantu penanganan COVID-19 tersampaikan dengan baik kepada publik berkat bantuan dan kerja sama para insan media, baik cetak, online maupun elektronik,” imbuh Fajriyah.

Senada dengan Fajriyah, Direktur RSPP Dr. Syamsul Bahri mengatakan RSPP dan PT. Pertamina ( Persero ) selama ini sangat concern dalam penanganan COVID-19, “Pada masa pandemi COVID- 19 saat ini, hal yang tidak kalah penting adalah upaya pencegahan (preventif) dengan melakukan screening atas orang-orang yang mempunyai risiko tertular COVID-19 seperti pekerja media.”

“Sebagai anak usaha Pertamina yang bergerak dalam bidang kesehatan, RSPP telah menyiapkan fasilitas pemeriksaan PCR untuk diagnostik, penyiapan fasilitas Perawatan Khusus pasien COVID- 19 di RSPP Extension Modular di Simprug, Jakarta Selatan, dan Rumah Sakit khusus COVID-19 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat” terang Dr. Syamsul Bahri.

Sementara itu, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan, “Di dalam kondisi pandemi saat ini, tuntutan bagi profesi wartawan semakin terasa seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan bermanfaat. Dengan demikian wartawan, khususnya yang melakukan tugas peliputan di lapangan, pada perkembangannya kini juga menjadi salah satu jenis pekerjaan yang risiko terpapar COVID-19 paling tinggi.”

“Untuk itu Dewan Pers sangat mengapresiasi kepedulian PT Pertamina (Persero) dan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tes swab PCR untuk insan media ini. Semoga ke depannya akan lebih banyak perusahaan yang bersedia untuk mendukung kegiatan semacam ini,” pungkas Agus.

     Dalam pelaksanaan tes usap PCR Jumat pagi, diikuti banyak wartawan dari berbagai media massa. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengikutkan 30 anggotanya yang berasal dari berbagai platform media massa. Mereka didampingi Ketua PWI Peduli Pusat M Nasir.

 “Semua dapat dilayani dengan baik. Terima kasih Dewan Pers, RSPP, dan Pertamina yang memfasilitasi tes usap PCR gratis,” kata  Elly Pujianti, Sekretaris PWI Peduli Pusat yang turun menyiapkan pesertanya. (*/PS)

Jakarta, Sulutnews.com - Masyarakat-Pers Pemantau Pemilu (Mappilu PWI) kembali menggelar webinar untuk menyambut Pilkada serentak pada Desember 2020 Mendatang. Webinar yang dihadiri berbagai pihak secara virtual ini mengangkat tema "Antisipasi Kerawanan Kamtibmas dan Kesehatan dalam Pilkada Serentak 2020"

Acara tersebut dibuka oleh Ketum PWI Pusat Atal S Depari didampingi Ketua Mappilu PWI Suprapto Sastro Atmojo dengan nara sumber yang hadir ialah Wawan Purwanto (Deputi VII BIN), Fritz Edward Siregar (Bawaslu), Profesor Dr. Widodo Muktiyo (Dirjen Informasi Komunikasi Publik (IKP)

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Dr. Sugeng mewakili Kapolda Irjen Pol Nico Afinta

dan Direktur Lembaga Survei (Indodata) Danis Tri Saputra Wibono, Jumat (23/10) siang, di Sekertariat PWI Pusat Lantai 4 Gedung Dewan Pers.

Selama 20 hari kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020, dari tanggal 26 September hingga 15 Oktober 2020. Bawaslu mengaku menemukan 53 kasus dugaan pelanggaran kampanye di Media-Sosial (Medsos).

Pelanggaran tersebut berupa penyebaran konten dengan materi yang dilarang seperti produksi berita hoax, hasutan, dan ujaran kebencian. Pelanggaran oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat daerah yang tidak netral di media internet.

 “Pada pada 10 hari kedua kampanye, dari 6-15 Oktober, ada 375 kasus pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes). Angka tersebut bertambah 138 dibandingkan pada 10 hari pertama kampanye, dari 26 September hingga 5 Oktober dengan jumlah pelanggaran Prokes 237 kasus,” ujar anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar,

Fritz menyebut Bawaslu menindaklanjuti berbagai pelanggaran itu dengan menerbitkan peringatan tertulis. Ada 233 surat peringatan tertulis pada periode kampanye 10 hari kedua. Jumlah itu meningkat sebanyak 163 surat dibandingkan pada 10 hari pertama kampanye dengan 70 surat peringatan tertulis.

Lebih lanjut, Fritz mengungkapkan untuk menangkal berita bohong, pihaknya mengadakan kerja sama dengan beberapa platform media sosial seperti Facebook dan Instaram. Jika pelanggaran itu terjadi di salah satu platform pihaknya akan meminta diberi label berita bohong, atau ujaran kebencian, kemudian meminta dihapus.

Di sisi Kemenkominfo, Widodo Muktiyo mengatakan. Selama ini pihaknya juga kian intens melakukan patroli siber untuk menghindari disinformasi di media sosial. Bagi media yang menyebarkan info hoaks dan pelanggaran lainnya saat Pilkada serentak, pihaknya bekerjasama dengan Dewan Pers akan bertindak tegas, termasuk menghapus website dan akun.

 “Kalau dari kominfo kami tergantung dewan pers apakah media itu terdaftar atau belum. Tetapi Dewan Pers kan memproses kalau ada aduan, nah itu yang barangkali perlu juga diperhatikan masyarakat jika merasa dirugikan. Kalau sudah jelas maka kami akan mentake down (menghapus) akun maupun website,” ujarnya. 

Dari pihak BIN, Wawan Purwanto menjelaskan, info hoaks dan ujaran kebencian berpotensi membuat konflik di beberapa wilayah yang menyelenggarakan pilkada serentak. Karena itu, terkait pelanggaran di sisi media saat memberitakan Pilkada serentak. BIN mendorong undang-undang pers diterapkan secara tegas, pihaknya meminta Dewan Pers untuk bertindak dengan cepat.

 “Terkait penyebaran hoaks dan disinformasi, perlu disadari potensi konflik di Pilkada akan cukup besar, sehingga bagi media yang terdaftar bisa memberi hak jawab tapi jika tidak terdafar maka pertanggungjawabannya menjadi bias. Ini menjadi persoalan meskipun tetap bisa dilakukan upaya hukum juga. Namun, ‘bola’ ada di Dewan Pers untuk memberi sanksi tegas,” ujarnya.

Demi penyelenggaraan pilkada yang sukses, BIN uga telah memetakan dan mengantisipasi daerah zona merah penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan Pilkada. Pemetaan ini berguna untuk dilakukan protool kesehatan yang ketat demi menghindari lonjakan kasus Covid-19.

 “Kami melakukan pemetaan ini seiring dengan permintaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk ikut mengawasi jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan di 270 Kabupaten/Kota Provinsi,” jelas Wawan.(*/PS)

Jakarta,Sulutnews.com - Kompetensi bagi perusahaan media seumpama urat nadi untuk keberlangsungan hidupnya. Di industri yang serba digital ini, kompetensi sangatlah penting. Tanpa kompetensi, media dapat salah tempat dan salah arah.

 “Dalam industri media saat ini, dibutuhkan tidak hanya kecepatan tetapi juga yang paling penting adalah keakuratan dalam menyajikan berita,” jelas Presiden Komisaris Kumparan , Budiono Darsono saat menjadi pembicara dalam Safari Jurnalistik PWI kerjasama dengan PT. Astra International, dengan mengambil Topik " Transformasi  Media Digital & Kelangsungan Profesi Jurnalis " Kamis (22/10) di Ruang Rapat Sekertariat PWI Pusat Lantai 4 Gedung Dewan Pers.

Wartawan senior yang juga salah satu pendiri Detik.com ini melanjutkan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sangat penting dan wajib diikuti oleh wartawan hingga perusahaan media.

Perusahaan media harus terus mendorong para wartawannya mengasah diri. Serta berlomba dengan kemajuan teknologi agar bisa bertahan tetap independen dan mengikuti kemajuan zaman.

"Media memang takkan pernah mati, platformnya saja yang berubah, dulu cetak sekarang online nanti ke depan belum tahu apa lagi," katanya lagi.

Ketua Umum PWI, Atal S Depari mengamini hal tersebut, baginya wartawan harus terus diasah kemampuannya demi menjaga kualitas pemberitaan media di Tanah Air. Salah satu wadah melatih kompetensi wartawan ialah mengikuti UKW.

Terkait acara Safari Jurnalistik ini, Atal S Depari mengaku lega sebab program yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir ini terus dipertahankan meski dalam situasi pandemi seperti sekarang ini.

Malahan dari dua kali kuliah safari jurnalistik yang dilakukan,kali ini pendaftarnya meningkat tajam,jika pada sekolah jurnalistik perdana pekan lalu terdapat tiga rausan orang pendaftar, kali ini terjadi dua kali lipat pendaftarnya menjadi enam ratusan peserta Wartawan yang barasal dari pelosok negri dari Sabang sampai Merauke.

 “Kami juga berterima kasih kepada PT. Astra International yang sudah bersedia untuk turut terlibat dan bekerjasama dengan PWI untuk mengadakan Safari Jurnalistik ini, ” ujar Ketum PWI di dampingi Sekjen PWI pusat Mirza Zuhaldi dan Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia,Ahmed Kurnia usai acara.(*/PS)

Semarang,Sulutnews.com - Jelang libur panjang pada 28 Oktober s/d 1 November 2020, Polda Jawa Tengah bersama Kodam IV Diponegoro dan Pemprov Jateng mulai persiapkan  operasi pengamanan dan protokol kesehatan.

Bekerjasama dengan TNI dan Pemprov Jateng, Polda Jateng fokus pada pemantauan dan pengamanan Jalur dan obyek wisata untuk mengantisipasi libur panjang akhir pekan 28 Oktober - 1 November 2020.

Petugas gabungan lintas sektor  Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro dan Pemprov Jateng akan membuat posko pantau Jalur dan pos bergerak di sejumlah Jalan Tol maupun Jalan Pantura dan lokasi wisata yang diperkirakan dipadati masyarakat.

Diprediksi, pergerakan masyarakat dari daerah asal akan mulai pada Selasa (27/10) karena pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada hari Rabu (28/10) dan Jumat (30/10) sebagai hari libur. Sementara, peringatan Maulid Nabi Muhammad jatuh pada hari Kamis (29/10).

Kenaikan jumlah kendaraan yang masuk, diperkirakan naik 10 persen hingga 40 persen, dari jumlah biasa, pada liburan Maulid Nabi Muhammad 2020.

"Pos pantau tersebut didirikan untuk melihat kenaikan volume arus lalu lintas dan melakukan rekayasa lalu lintas, bilamana terjadi kenaikan jumlah kendaraan. Untuk kewilayahan kami berkoordinasi dengan kewilayahan (Polres), kita lakukan pos bergerak, nanti kita mobile," ujarnya Kabidhumas.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, saat libur panjang nanti diperkirakan akan ada arus mudik, dimana masyarakat akan keluar Semarang ataupun yang masuk ke Jawa Tengah dari Jakarta dan Surabaya.

 “Libur panjang kita sudah mempersiapkan personil dalam rangka Operasi Zebra ya, diperkirakan libur panjang terjadi arus mudik ya.” Jelas Kabid Humas, Jumat (23/10/2020).

Kombes Pol Iskandar menambahnya, selain soal pengamanan dan lalu-lintas, pihaknya juga akan fokus pada protokol kesehatan Covid 19. Semua kendaraan dan masyarakat yang masuk wilayah Jawa Tengah akan dicek penggunaan masker, jumlah penumpang di dalam kendaraan harus sesuai dengan prokes yakni 50 persen dari kuota, dan di dalam kendaraan harus dilengkapai antiseptic atau hand sanitizer.

 “Kita utamakan protokol kesehatan, mulai dari mengecek kendaraan, semua orang yang akan melintas baik di jalan tol maupun di jalan-jalan utama, kita pastikan mereka menggunakan masker, menjaga jarak artinya di dalam kendaraan itu tidak boleh terlalu padat, kemudian tersedianya antiseptic di kendaraan itu.” Urainya.

Sesuai koordinasi antar instansi akan dilakukan rapid test secara sampling. Pelaksanaannya akan dikonsentrasikan di Gerbang Tol Kalikangkung. Selain di lokasi tersebut, pelaksanaan tes cepat Covid-19, juga dilakukan di sejumlah obyek wisata.

Secara nasional, pada 27-28 Oktober 2020 kendaraan bersumbu lebih dari tiga, dari arah barat, dilarang masuk tol. Mereka akan dibelokkan dari Cikarang Barat kemudian masuk lagi di Palimanan.

Hal itu berlaku sebaliknya pada 31 Oktober sampai 2 November 2020, kendaraan bersumbu lebih dari tiga, dari timur akan keluar dari Palimanan empat, dan masuk lagi di Tol Cikarang Barat.

Tidak ada pembatasan masuk di wilayah Provinsi Jawa Tengah, saat libur panjang. Selain itu, tidak dipersyaratkan adanya surat hasil rapid test, ketika hendak masuk ke Jateng.

"Jagalah kesehatan anda, jangan ciptakan klaster baru. Liburan boleh, tapi tetap terapkan protokol kesehatan. Jaga jarak dengan orang asing supaya tak ada klaster keluarga. Tetap sehat, liburan bisa dilakukan di rumah tidak harus keluar kota" pungkas Kabidhumas.(*/Dyah)

SEMARANG,Sulutenws.com - Dalam rangka Hari Jadi Humas Polri ke-69, yang jatuh pada setiap tanggal 30 Oktober, jajaran Humas Polda Jawa Tengah melaksanakan bantuan sosial (Bansos), Semarang, Jawa Tengah, Jum'at (23/10/2020).

Kegiatan bansos hari ini, yang dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna, membagikan paket nasi siap saji kepada warga kurang mampu seperti tukang becak, tukang ojek pangkalan dan pengamen jalanan, dilaksanakan dibeberapa titik di wilayah Kota Semarang, diantaranya di sepanjang Jalan Pahlawan, Kawasan Simpang Lima Semarang dan di depan Pos Polisi Java Mal Jl. MT. Haryono Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan Baksos pembagian paket nasi siap saji ini diperuntukkan bagi masayarakat tidak mampu dan terdampak Pandemi COVID-19 bagi warga Semarang dan sekitarnya.

"Syukur Alhamdulillah kami dari jajaran Humas Polri khususnya Bidhumas Polda Jateng bisa berbagi kepada Masayarakat Semarang dalam Memperingati Hari jadi Humas Ke 69 tahun 2020, semoga apa yang kami lakukan bisa membantu meringankan beban Masayarakat dalam situasi Pandemi COVID-19 ini" ujar Kabidhumas Polda Jateng

Baksos pembagian paket nasi siap saji yang dilakukan oleh Bidhumas Polda Jateng membagikan 200 paket nasi siap saji kepada Masayarakat.

Menurut Dia, giat baksos pembagian nasi kotak yang rencananya akan menjadi giat rutin di hari Jum'at ini, selain bertujuan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19, juga merupakan bentuk rasa syukur Bidhumas Polda Jateng memperingati Hari Jadi Humas Polri ke 69 dan untuk lebih dekat dengan masyarakat.

 “Selain membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi covid-19, juga sebagai bentuk rasa syukur Bidhumas Polda Jateng dalam memperingati Hari Jadi Humas Polri ke 69, dan Humas Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat untuk menjalin hubungan sinergitas kemitraan,” jelas Kabidhumas.

Diharapkan dengan terjalinya kedekatan dan hubungan kemitraan, masyarakat bisa ikut berperan serta dalam rangka menjaga dan menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif. (*/Dyah)

Jakarta,Sulutnews.com - Bareskrim Polri menetapkan delapan tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Delapan tersangka itu adalah T, H, S, K, IS, UAN, R, dan NH.

"Dari hasil gelar perkara itu kami menetapkan delapan tersangka karena kealpaannya," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta selatan, Jumat (23/10).

Dijelaskan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, delapan tersangka itu terdiri dari lima tukang, Dirut perusahaan pembersih lantai ilegal dan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kejagung.

Menurut Sambo, lima tukang beserta mandor yang ditetapkan tersangka karena melakukan perbuatan yang telah dilarang saat bekerja di ruang Aula Biro Kepegawaian Gedung Utama Kejagung. Kelima tukang dan mandor tersebut merokok yang kemudian rokok tersebut menimbulkan bara dan menyulut ke barang-barang mudah terbakar.

Kemudian, Dirut perusahaan pembersih merk TOP Cleaner ditetapkan tersangka karena melakukan produksi tanpa izin pembersih lantai yang mengandung bahan solar dan tiner. Sedangkan PPK Kejagung ditetapkan tersangka atas pembuat kesepakatan tender pembersih lantai ilegal.

"Penetapan tersangka ini diperkuat dengan keterangan 10 saksi ahli. Dari penelitian terbukti, rokok dapat menimbulkan bara api dan menjalar ke benda mudah terbakar," ucap Sambo di lokasi yang sama.

Ditambahkan Sambo, dengan demikian api itu pun dipastikan karena open flame atau api terbuka. Dengan demikian, para tersangka dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 188 Jo Pasal 55 Jo Pasal 56 KUHP.(*/Dyah)

Semarang,Sulutnews.com - Sebanyak 7 Kapolres baru di wilayah Polda Jawa Tengah melakukan serah terima jabatan (sertijab) di gedung Borobudur Mapolda Jateng, Jumat (23/10/2020).

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Ahmad Luthfi menyebut pergantian jabatan dilingkungan polri merupakan hal yang wajar terjadi.

”Ini dimaksutkan untuk memberikan kesempatan pengalaman dan keluasan wawasan sebagai bekal dalam pengembangan diri untuk jenjang karir berikutnya,” kata Irjen Luthfi dalam sambutannya.

Kapolda mengucapkan terimakasih kepada para pejabat lama yang telah mengemban tugas dengan baik. Adapun para pejabat yang baru dilantik diminta untuk langsung menyesuaikan diri.

 “Kepada siapapun yang menjabat dia harus membuat kakerda baru diwilayahnya, ga ada itu semua pejabat baru semua saya anggap mampu mengendaklikan situasi,“ pesan Kapolda.

Terkhusus untuk Kapolres yang wilayahnya mengelar pilkada serentak 2020 diantaranya Kapolres Kendal, Semarang, Sragen, Pekalongan Kota hingga Temanggung diminta segera mengidentifikasi kerawanan untuk segera diatasi.

 “Netralitas terkait Pilkada merupakan landasan dasar untuk kita lakukan bersama,” tuturnya.

Berikut nama-nama Kapolres baru,

  1. Kapolres Kendal dijabat oleh AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengantikan pejabat sebelumnya AKBP Ali Wardana. Sementara Ali Wardana diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Purwakarta Polda Jabar.
  2. Kapolres Sragen saat ini dijabat oleh AKBP Yuswanto ardi mengantikan pejabat lama AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo.
  3. Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo mengantikan pejabat lama AKBP Gatot Hendro Hartono. AKBP Gatot Hendro Hartono kini mengemban jabatan baru sebagai Kasubbag Berita Bagpenum Ropenmas Div Humas Polri.
  4. Kapolres Jepara, AKBP Aris Tri Yunarko mengantikan pejabat lama AKBP Nugroho Tri Nuryanto. AKBP Nugroho Tri Nuryanto kini mengemban jabatan baru sebagai Wadansat Brimob Polda Jateng
  5. Kapolres Pekalongan saat ini diemban AKBP Darno mengantikan pejabat lama AKBP Aris Tri Yunarko.
  6. Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Mochammad Irwan Susanto mengantikan AKBP Egy Andrian Suez. AKBP Egy Andrian Suez saat ini mengmban tugas baru sebagai Kasubbag Garbelpeg Bagrengarta Rojemengar Srena Polri.
  7. Kapolres Temanggung, AKBP Benny Setyowadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskrim Polrestabes Semarang mengantikan pejabat lama AKBP Muhamad Ali.