Nasional

Nasional (773)

Rembang, Sulutnews.com - Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah dilaksanakan. Kegiatan-kegiatan pendukung juga telah rampung.

Setelah rangkaian seremonial kegiatan upacara penutupan TMMD terselesaikan semua, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, yang pada acara itu mendampingi Danrem, menyempatkan diri melihat langsung jalan penghubung Dukuh Ngotoko-Desa Pasedan dengan menggunakan trail, Selasa (13/11).

“Dengan menggunakan trail medan tanjakan tidak jadi masalah, saya melihat lokasi hasil TMMD dengan trail, karena memang medan disini terlalu ekstrin,” ungkap Wabup Rembang.

Jalan sepanjang 2.358 meter tersebut digarap anggota Satgas TMMD selama 30 hari yang lalu. Selain perbaikan jalan TMMD Rembang juga menyasar RTLH dan juga pembangunan Poskamling. Selain itu juga TMMD memiliki sasaran non fisik.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang, telah resmi ditutup oleh Komandan Korem 073/Mkt, Selasa(13/11).

Setelah upacara penutupan TMMD yang dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Kemadu Kecamatan Sulang, Danrem meresmikan jalan penghubung Dukuh Ngotoko dengan Desa Pasedan. Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita.

“Dengan diresmikannya jalan Ngotoko-Pasedan diharapkan masyarakat bisa menikmati akses yang lebih baik, sehingga akan menunjang perekonomia warga setempat,” ujar Danrem.

Jalan tersebut merupakan akses satu satunya menuju Dukuh Ngotoko. Sebelum dibangun satgas TMMD bersama masyarakat jalan ini sulit untuk dilalui kendaraan bermotor.

“Saya menghimbau masyarakat mau merawat dan menjaga hasil karya TMMD di Pasedan ini, gunakan sebaik-baiknya dan jangan dirusak,” Imbuhnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Persatuan istri tentara (Persit), selalu aktif dan mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh militer. Tak terkecuali yang saat ini dilaksanakan Kodim 0720/Rembang, Selasa(13/11).

Kodim Rembang melaksanakan hajat besar yaitu upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103. Kegiatan ini terpusat di lapangan sepak bola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang.

Dalam kegiatan itu Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) cabang XLI Kodim Rembang, ikut memeriahkan upacara dengan menggelar senam Tobelo. Senam yang populer lewat media sosial (Medsos) tersebut di tampilkan untuk menghibur tamu undangan dan para penonton yang hadir dalan upacara ini.

Denngan menggunakan alat rias seadanya, anggota Persit menghias diri di belakang layar sebelum pagelaran dimulai.

“Bangga rasanya bisa ikut memeriahkan upacara penutupan TMMD ini,” ungkap Ny Nurkhamid,  salah satu anggota Persit yang ikut tergabung dalam pagelaran senam tobelo.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Komandan Korem (Danrem) 073/Mkt, Kolonel Arm Moch. Erwasjah, akan menjadi Inspektur upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 103 Kodim 0720/Rembang.

Pelaksanaan TMMD sediri dilaksanakan di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Sedangkan upacara penutupan TMMD Ke 103 tahun 2018 tersebut akan berlangsung di lapangan sepak bola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Rembang. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan tetangga mengingat kondisi lapangan di Desa Pasedan tidak memungkinkan digelarnya upacara penutupan TMMD.

Dandim 0720/Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos, Selasa (13/11) menerangkan bahwa selain upacara resmi penutupan juga akan ada rangkaian kegiatan lainnnya.

“Semua acara mulai dari upacara, dilanjutkan pelayanan E-KTP, KB, donor darah dan masih ada yang lainnya,” jelas Dandim.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang segera di laksanakan. Semua persiapan sudah dilaksanakan oleh personil Kodim Rembang dan juga Satgas TMMD.

Termasuk di dalamnya daftar hadir tamu undangan dalam rangka upacara tersebut. Terlihat para tamu undangan secara bergantian mengisi daftar yang telah disediakan oleh panitia upacara, Selasa (13/11).

Dikatakan oleh Peltu Agus, anggota Kodim Rembang yang pada saat itu bertugas di bagian pengisian daftar hadir tamu undangan.

“ Semua biar sesuai dengan yang direncanakan, jadi semua harus tertib, termasuk pengisian daftar hadir tamu undangan,” katanya.

TMMD Rembang rencananya akan ditutup oleh Komandan Korem 073/Mkt, Kolonel Arm Moch. Erwansjah. Dengan ditutupnya TMMD menandakan berakhirnya kegiatan baik fisik maupun non fisik TMMD Kodim Rembang di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg ke 103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, akan segera berakhir. Sesuai rencana awal, program TMMD Rembang ini, akan ditutup pada Selasa (13/11) esok hari.

Maka, sejumlah personel baik dari jajaran TNI maupun Instansi terkait, begitu serius melakukan sejumlah persiapan pelaksanaan upacara, termasuk menggelar gladi kotor dan gladi resik upacara penutupan TMMD ke-103 kodim Rembang ini.

Gladi kotor dan gladi resik kali ini dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Kemadu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang

Komandan Kodim 0720, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos selaku Dansatgas TMMD 103 Rembang mengatakan proses pengerjaan pembangunan TMMD ke-103 baik sasaran fisik maupun non fisik sudah tuntas pada H-2. Sehingga pada H-1 Senin kemarin, dilaksanakan gladi kotor dan gladi resik penutupan upacara TMMD.

Satgas TMMD sudah melakukan persiapan yang matang dan sudah berkoordinasi dengan instansi lain yang terkait, serta masyarakat setempat.

"Pelaksanaan gladi kotor dan gladi bersih ini dimaksudkan agar semua personel sudah mengerti, akan peran dan posisi masing-masing saat melaksanakan  upacara nanti, sehingga saat pelaksanaannya tidak ada masalah," katanya.

Pihaknya berharap, saat pelaksanaan  penutupan TMMD cuaca mendukung, serta tidak ada hambatan dari awal pelaksanaan upacara sampai dengan akhir upacara penutupan TMMD Reg ke 103 Kodim 0720/Rembang selesai.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Suparno (52) Warga Desa Pasedan RT 1/1 memberikan apresiasi dan berterimakasih setinggi-tingginya kepada Dandim 0720/Rembang beserta anggotanya yang mana telah sukses melaksanakan programnya.

Kegiatan proyek pembangunan di antaranya betonisasi dan makadam jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler 103 yang diselenggarakan di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.

Suparno saat dikonfirmasi mengungkapkan, warga Pasedan mendukung dan salut atas prestasi dan kesuksesan serta lancarnya kegiatan proyek pembangunan infrastruktur sasaran fisik selesai sebelum target waktu yang ditentukan. Sehingga memperlancar percepatan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

 “Atas nama WargaPasedan, kami menyampaikan terima kasih kepada Dandim selaku Dansatgas TMMD beserta anggotanya yang sudah mengubah akses jalan dan bedah rumah bagi warga miskin melalui program TMMD," ungkap Suparno, salah satu warga yang sudah merasakan dampak positif dari pembangunan akses jalan.

Suparno menilai, apa yang dikerjakan oleh TNI, jelas untuk kepentingan rakyat Kabupaten Rembang umumnya warga Pasedan khususnya.

“Harus di akui bahwa kegiatan TMMD baru kali pertama dilaksanakan di kecamatan Bulu, dan manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat sekitar,” tutur Suparno.

Ia menambahkan, berkat program TMMD ini, dampaknya sangat baik, akses jalan makin lancar.

"Semoga kesejahteraan masyarakat makin meningkat karena untuk proses jual beli hasil pertanian lebih cepat," tegasnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Tandem Roller adalah alat berat yang berfungsi untuk memadatkan dan menghaluskan struktur tanah. Alat bantu ini selama satu bulan turut andil memuluskan jalan sepanjang 2.358 meter di DesaPasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Alat tersebut termasuk dalam kategori tandem roller, sehingga penggilasan, pemantapan hasil timbunan dapat dengan baik dengan adanya gaya dinamis terhadap tanah.

Butir-butir pasir dan kerikil cenderung akan mengisi rongga-rongga batu gunung yang kosong sehingga jalan menjadi halus dan padat. Tentunya, ini akan lebih mengawetkan akses tembus antar Dukuh Ngotoko dengan Desa Pasedan.

Hadi Susanto (52) operator tandem roller dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang turut mensukseskan pembangunan jalan TMMD Reguler 103 Kodim 0720/Rembang. Ayah dari dua orang anak tersebut mengaku bangga bisa membantu kegiatan TMMD.

“Kerja sana dengan tentara menjadi pelajaran tersendiri buat saya, kedisiplinannya dan semangatnya sungguh luar biasa,” ucapnya.

Penggalian parit di kiri-kanan jalan, guna memaksimalkan berm jalan juga tentunya akan lebih memaksimalkan daya tahan makadam terhadap beban dari atas sehingga dapat lama digunakan sebagai jalur transportasi pertanian maupun perkebunan, pendidikan, perekonomian dan kepentingan lainnya.

Selain dirinya dan alat tersebut, faktor lainnya adalah cuaca, semangat para anggota Satgas TMMD dan masyarakat, ketersediaan material dengan dropping yang prima, serta karunia Tuhan yang menghadirkan TMMD Reguler 103 ke Desa Pasedan guna membuka keterisoliran penduduk dengan dusun, desa dan kecamatan lainnya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Semua orang sudah tahu jika Indonesia memiliki beragam cerita dan tradisi unik, termasuk dalam hal makanan alias kuliner yang extrim. Salah satunya adalah “ Enthung “ begitu sebutan dari hewan itu, yang hidup di bawah daun jati kering, adanya hanya di kawasan hutan jati  seperti di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan yang menjadi sasaran TMMD ( TNI Manunggal Membangun Desa ) Reguler ke – 103 Kodim 0720/Rembang.

Untuk menemukan kepompong ulat jati, penduduk Ngotoko mencari hewan kecil yang banyak mengandung protei ini di bawah daun kering pohon jati. Untuk menikmatinya pun bisa di goreng saja , karena dipercaya bisa menjadi jamu serta kaya akan protein.

Warga Ngotoko sering mengkonsumsi hewan ini dikala waktu menjelang musim penghujan seperti saat ini. Kebetulan di Ngotoko ada pelaksanaan TMMD yang besok pagi sudah penutupan, maka sekarang kami kenalkan kepada Satgas bahwa kepompong ulat jati ini ( enthung ) bisa dimakan. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang dilaksanakan di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Secara resmi TMMD dibuka tanggal 15 Oktober 2018 dengan ditandai pelaksanaan upacara pembukaan.

Pokok pelaksanaan TMMD berjalan dalam waktu satu bulan, kini tiba saatnya TMMD berakhir dan tentunya pada akhir TMMD juga ditandai dengan upacara penutupan yang rencana akan dilaksanakan besok tanggal 13 November 2018. Sebelum pelaksanaan upacara penutupan TMMD lebih dulu hari ini pukul 08.00 Wib dilaksanakan gladi bersih pelaksanaan upacara penutupan TMMD. Senin (12/11)

Upacara penutupan TMMD rencananya akan dihadiri oleh Pangdam IV/Diponegoro yang didaulat sebagai Inspektur Upacara. Dalam gladi bersih ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos, yang juga sebagai Dansatgas TMMD Reguler ke 103.

Selesai gladi upacara Dandim menjelaskan bahwa “Gladi Upacara merupakan keharusan bagi kami sebelum dilaksanakannya upacara pokok, agar nanti pada pelaksanaan upacara dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses” (0720_Syaiful)