Nasional

Nasional (221)

Salatiga, Sulutenws.com – Dinginnya cuaca di kota Salatiga membuat persahabatan semakin erat dan kesibukan – kesibukan sebagaimana tugas yang selalu melekat dan harus dikerjakan, di tengah – tengah kota salatiga, berdiri kokoh gedung Kodim 0714/Salatiga.

Selama kegiatan TMMD Kodim Salatiga mempunyai dapur jurnalistik yang handal dan tidak dapat diragukan lagi kemampuannya, dengan ketekunannya melihat foto di jadikan cerita dan menjadi rilis berita sampai kedua orang tersebut mengorbankan kepalanya sampai menghilangkan rambut  (botak) bagaikan Upin-Ipin, celoteh rekan-rekannya.

Di sela-sela kesibukannya Ka Pendim Kodim Salatiga Serma Yuda mengatakan, memang kedua orang rekan kita bisa di katakan sahabat bagaikan kepompong, karena selama perjalanan kegiatan jurnalistik sangat kompak dan sangat mengerti akan tugasnya,

Menambahkan, Ka Pendim Salatiga juga mengharapkan persahabatan jangan sampai pudar dan jangan terlupakan karena rugas masing-masing, semoga ilmu yang di dapat di jurnalistik nantinya bisa memberikan atau menularkan kepada rekan-rekannya di satuannya,”jelas Ka Pendim.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Kegiatan TMMD Reguler ke-102 KODIM 0714/Salatiga, tahun 2018 secara resmi telah di tutup oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede,S.Sos,MM,M.Si selanjutnya Danrem beserta rombongan menuju Dusun Gedong tempat sasaran fisik TMMD di kerjakan guna penandatangan Prasasti  tanda ditutupnya TMMD, Rabu (08/08/2018).

Danrem 073/Makutarama, Kolonel Joni Pardede dan rombongan menuju dusun Gedong tempat sasaran fisik TMMD yang telah berhasil di kerjakan dengan berjalan kaki dengan di iringi grup Dramblek dari kecamatan Suruh. Danrem beserta rombongan tiba di tempat  pemotongan pita dengan di awali penandatangan prasasti di dampingi wakil bupati Semarang. Tampak di dampingi Dandim 0714/ Salatiga, Kades Bonomerto dan rombongan yang lain pun di lakukan tanda selesainya secara keseluruhan kegiatan TMMD di Desa Bonomerto, Kec. Suruh. Kabupaten Semarang.

Setelah selesai melaksanakan penandatanganan prasasti, Danrem beserta tamu undangan duduk kembali menuju tenda undangan untuk menyaksikan hiburan tarian dari masyarakat dan ibu-ibu Persit Kartika Cabang 35 Kodim 0714/ Salatiga.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Kegiatan TMMD Reguler ke-102 KODIM 0714/Salatiga, tahun 2018 secara resmi telah di tutup oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede. S.Sos,M,M.M.Si selanjutnya Danrem beserta rombongan menuju Dusun Gedong tempat sasaran fisik TMMD di kerjakan guna memotong pinta tanda ditutupnya TMMD,Rabu (08/08/2018).

Danrem 073/Makutarama, Kolonel Joni Pardede dan rombongan menuju dusun Gedong tempat sasaran fisik TMMD yang telah berhasil di kerjakan dengan berjalan kaki dengan di iringi grup Dramblek dari kecamatan Suruh. Danrem beserta rombongan tiba di tempat  pemotongan pita dengan di awali penandatangan prasasti di dampingi wakil bupati Semarang. Kemudian di lanjutkan acara pemotongan pita. tampak di dampingi Dandim 0714/ Salatiga, Kades Bonomerto dan rombongan yang lain pemotongan pitapun di lakukan tanda selesainya secara keseluruhan kegiatan TMMD di Desa Bonomerto, Kec. Suruh. Kabupaten Semarang.

Setelah selesai melaksanakan pemotongan pita,Danrem beserta tamu undangan duduk kembali menuju tenda undangan untuk menyaksikan hiburan tarian dari masyarakat dan ibu-ibu Persit Kartika Cabang 35 Kodim 0714/ Salatiga.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Lomba PBB antar Linmas se - kecamatan Suruh, Segagai juara 1 (satu) Anggota Linmas Desa Bonomerto, Juara 2 Desa Kedung Ringin, Juara 3 Desa Ketanggi, Untuk Piala dan hadiah diserahkan langsung Oleh Danrem 073/MKT Kol Inf Joni Pardede S.Sos, Selaku Irup pada Upacara penutupan TMMD Kodim 0714/Salatiga.

Pertandingan perlombaan PBB Linmas tingkat Kec. Suruh yang dilaksanakan satu hari  penuh dengan diikuti 17 peserta dari masing masing Desa se Kecamatan Suruh dalam rangka Program TMMD Kodim 0714/Salatiga dan penyambutan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 73, Bertempat di depan Kantor Kec. Suruh.

Perlombaan dilaksanakan dengan tujuan untuk menanamkan kembali disiplin dan nilai-nilai semangat bela negara kepada Anggota Linmas sehingga semangat wawasan kebangsaan tidak luntur dan tergerus oleh arus modernisasi.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com – Program TNI Manunggal Mbangun Desa (TMMD) Reg ke - 102 di Desa Bonomerto hari ini resmi ditutup langsung oleh Danrem 073/Makutarama Kol Inf Joni Pardede S.Sos.MM dengan ditandai pemukulan kentongan sebagai tanda resminya penutupan kegiatan TMMD.

Dalam acara penutupan tersebut beberapa serangkaian acara diselenggarakan diantaranya merupakan stand bazar UMKM yang memamerkan produk - produk lokal yang berada di Daerah Kec Suruh.

Salah satunya Stand Bazar Desa Ketanggi yang mempromosikan Produk - produk hasil olahan Ibu Ibu PKK Yakni " Beras Hitam" dengan istilah Cina Beras terlarang atau beras larangan.

Di zaman modern seperti sekarang ini Beras Hitam sudah bebas untuk digunakan oleh siapapun, Indonesia bahkan menjadi salah satu lokasi budidaya beras hitam terbesar di Asia Tenggara, selain Filipina.

Terbukti nyata berkat bukti-bukti medis dari klaim profil gizi dan kemampuan penyembuhnya, beras hitam kini dinobatkan menjadi salah satu beras yang paling sehat di dunia.

Berdasarkan pemantauan Kapendim 0714/Salatiga Serma Yudha, dilapangan Bazar UMKM yang meramaiakan penutupan TMMD Reg ke-102, Produk Beras Hitam menjadi Trend tersendiri, Hanya dalam beberapa menit ludes diserbu masyarakat sekitar.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kab Semarang yang beralamatkan di Jl.Gatot Subroto No.96, Bandrjo, Ungaran Barat, Kab Semarang, Ikut andil Berpartisipasi mensukseskan Program  pelaksanaan TMMD Reguler Ke - 102 Kodim 0714/Salatiga di Desa Bononerto.

PMI Kab Semarang ikut berpartisipasi menyelenggarakan Aksi Donor Darah kepada seluruh Prajurit Satgas TMMD maupun Warga yang ingin ikut serta mendonorkan darahnya.

Kegiatan Donor Darah ini merupakan rangkaian Kegiatan TMMD Non Fisik yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga, Dalam giat Donor Darah ini banyak Prajurit TNI, Masyarakat maupun Mahasiswa secara sukarela menyumbangkan darahnya.

Salah satu Pendonor Ibu Syaroh, Anggota persit Kodim 0714/Salatiga mengatakan, " Selama ini Saya rutin donor darah setiap 3 bulan sekali, Kebetulan dalam rangka Kegiatan TMMD ini ada giat tersebut, jadi saya tidak jauh-jauh datang ke PMI, Setelah donor darah biasanya badan saya jadi enak," Ucap Syaroh.

Manfaat dari pada Donor darah adalah Menurunkan resiko kanker, Meningkatkan produksi darah, Membakar kalori, Bagian dari periksa kesehatan, Menjadi Lansia yang sehat, Pikiran lebih stabil dan masih banyak lagi manfaatnya lainya, Imbuhnya.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Dengan wajah gembira siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri Suruh berbaris berjajar sepanjang kanan kiri jalan, Lengkap beserta Alakap Drumbandnya, Untuk menyambut tamu tamu penting yang datang di Upacara penutupan TMMD Kodim 0714/Salatiga.

Ibu guru yang akrab dipanggil  Bu Mirna itupun sibuk mengatur anak-anak didiknya yang gembira mau melihat bapak dan ibu tamu undangan serta pejabat penting kab semarang dan ingin bertatap muka langsung.

Kapten Inf Romdhani membantu Ibu Mirna yang begitu sibuknya mengatur anak-anak didiknya, antusias anak anak itu begitu semangat mememeriahkan penyambutan Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 102 tahun 2018 Kodim 0714/Salatiga yang dilaksanakan di desa Bonomerto Kec. Suruh Kab. Semarang.

Dengan tekad TNI manunggal dengan rakyat akan menjadikan TNI yang kuat dan dicintai rakyat bukan cuman orang-orang tua saja tetapi juga anak-anak sehingga bisa lebih dekat dan menjadi akrab.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com – Kedatangan Danrem 073/Makutarama Kol Inf Joni Pardede S.Sos, M.M Beserta rombongan disambut meriah oleh ratusan anak-anak SDN 02 Bonomerto maupun warga. Alunan musik Drumblek dengan tarian Topeng anak-anak Bonomerto, Mengiringi langkah tamu kehormatan tersebut menuju Aula Balai Desa Bonomerto.

Pengalungan bunga sebagai tanda penghormatan dari warga Bonomerto  kepada kedua pejabat tersebut.

Kol Inf Joni Pardede berkenan menutup TMMD Reguler ke - 102  dengan sasaran Desa Binomerto yang dihadiri oleh pejabat sipil mau pun militer, Jajaran Forkopinda Kab Semarang  juga turut menyambut.

Tradisi mengalungkan bunga tersebut bukan hanya sebagai hiasan atau hanya kebiasaan yang tak bermakna, Hal ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada orang lain yang di anggap penting atau istimewa, Jadi inilah ungkapan Warga Bonomerto menyambut pembangunan yang dilakukan TNI dan secara resmi telah di tutup.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com – Untuk menyambut penutupan TMMD Reguler 102, Kodim 0714 SALATIGA mengerahkan anggota jajarannya untuk mempersiapkan segala yang di butuhkan. Nampak anggota Kodim 0714/Salatiga dan jajarannya sangat sibuk dalam mempersiapkan acara penutupan TMMD yang bertempat di lapangan  Desa Bonomerto,kec Suruh Selasa (08/08/) Pukul 07.00 WIB.

Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk kelancaran upacara penutupan TMMD tersebut.antara lain yaitu mempersiapkan lapangan,pemasangan umbul-umbul,dan pemasangan banner serta mensetting pasukan yang hari ini melaksanakan gladi upacara,sehingga dalam pelaksanaannya  bisa berjalan dengan aman,tertib dan lancar,sebab upacara penutupan TMMD  melibatkan banyak personil baik dari TNI-POLRI,Instansi ,danAnak-Anak sekolah.karena melibatkan ratusan personil yang mengikuti upacara tersebut maka gladi hari ini benar-benar disiapkan secara matang.

Kapten inf Tarigan yang di tunjuk sebagai Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD juga ikut turun langsung ke lapangan untuk mengadakan pengecekan persiapan gladi upacara yang dilaksanakan hari ini. “Persiapan dan gladi hari ini dilakukan agar  dalam pelaksanaan upacara bisa berjalan dengan tertib,aman dan lancar dan tidak ada halangan atau kesalahan.” Kapten Inf Tarigan

Danki menambahkan yang tidak kalah pentingnya untuk kerapian tempat dan kebersihan dilapangan agar sampah-sampah diambil dan dibuang pada tempatnya, serta pemasangan umbul-umbul untuk menyambut penutupan.(/Narto)

Medan, Sulutnews.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara mendukung sepenuhnya agar penyelenggaraan MTQN XXVII yang akan digelar di Sumut pada 4 - 13 Oktober mendatang sukses.

Ketua PWI Sumut H Hermansjah nenyatakan hal itu, Senin (6/8) sore usai mengikuti rapat sosialisasi MTQN, di Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

"Kita berharap semua pihak menyebarluaskan informasi terkait penyelengaraan MTQN mengambil tema “MTQ Wujudkan Revolusi Mental Menuju Insan Quran.”ini, terutama kawan-kawan wartawan. Karena ini bagian dari syiar agama juga," sebut Hermansjah.

Selain itu even dua tahunan Musabaqah Tilawatil Quran ini merupakan penantian panjang Sumatera Utara, yakni 47 tahun untuk bisa menjadi tuan rumah setelah pada tahun 1971 sebagai penyelenggara MTN Nasional di Medan ketika itu.

Ketua PWI Sumut juga menyebutkan bahwa pembukaan MTQN nantinya, Sumut sudah dipimpin oleh Gubernur Sumut terpilih yakni Edy Rahmayadi bersama pasangannya H. Musa Rajekshah. Untuk itu diharapkannya, persiapan MTQN dapat dirampungkan secara matang.

"27 September nanti kan gubernur terpilih rencananya sudah dilantik. Tentunya agar jangan jadi kesan yang tidak baik dari Pj Gubsu saat ini kita ingin MTQN ini berjalan dengan sukses," ucapnya.

Persiapan-persiapan mulai dari penginapan, panggung dan lain sebagainya harus sudah tidak ada lagi kendala. Karena ia sendiri melihat hingga sejauh ini persiapannya sangat minim. Masih banyak masyarakat Sumut yang belum mengetahui bahwa provinsinya menjadi tuan rumah MTQ yang merupakan event nasional yang mengangkat harkat masyarakat dan. Menjadikan Sumut Bermartabat.

"Untuk itu, kita harus ikut menyebarluaskan informasi ini. Selain bagian dari pengabdian kita menyiarkan agama, ini juga menjadi bukti bahwa Sumut merupakan miniaturnya kerukunan umat beragama," kata Herman.

Atas dasar ini ia mengajak semua media membuktikan Sumut bagian dari kebinekaan itu dengan mengajak menyebarluaskan informasi MTQ nasional tersebut.

Menyukseskan acara MTQN nanti, Hermansjah dalam rapat juga mengusulkan sejumlah agenda antaranya membentuk Media Centre sebagai tempat berhimpunnya wartawan dari televisi, cetak, radio dan online. Sehingga melalui Media Centre lintas informasi bisa lebih menyebar luas lagi ke tengah tengah masyarakat. Tak lupa, Ketua PWI Sumut juga menyarankan agar panitia juga membuat pesan pesan singkat baik berupa jinggle iklan maupun jinggle sederhana melalui lesan gambar agar sosialisasi MTQ Ini lebih menyebar luas lagi ke tengah tengah masyarakat luas, termasuk ke tengah keluarga melalui jinggle WA.

Seperti diketahui dari rapat yang dilakukan di Kantor Gubsu, Senin (6/8) sore itu, Panita Besar Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII berharap agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan pihak terkait juga saling bersinergi menyosialisasikan MTQN XXVII. Sehingga kegiatan MTQN dapat tersosialisasi dengan baik di tengah masyarakat.(/Rel/SMSI)