Nasional

Nasional (780)

Rembang, Sulutnews.com - Dengan di hadiri ketua RT Bapak Suraji beserta warga dan juga Babinsa Desa Pasedan Serda Umar Said  hari ini doa bersama di gelar, Rabu(14/11).

Wujud rasa syukur dan terimakasih warga kepada Tuhan YME atas suksesnya program TMMD di Dukuh Ngotoko, Desa Pasean, Kabupaten Rembang dengan menggelar syukuran kecil-kecilan.

Dengan membawa hidangan sederhana masakan dari warga ngotoko, syukuran hari ini berlangsung penuh khidmat

Warga ngotoko yang di wakili oleh bapak suraji selaku ketua RT mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan YME dan juga Babinsa Desa Pasedan mewakili para satgas TMMD  yang telah berjuang membangun jalan desa mereka sehingga menjadi lebih baik lagi.

Lebih lanjut lagi pak suraji mengungkapkan semoga kedepannya meski tidak lagi bertemu hubungan kekeluargaan di antara warga dan satgas dapat terus terjalin dengan baik.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Jalan di Desa Pasedan menuju Dukuh Ngotoko lokasi TMMD Reguler ke – 103 Kodim 0720/Rembang tampak sepi. Hanya satu dua motor yang melintas itu pun dari satu motor ke motor lainnya terdapat jeda cukup lama. Jelas kondisi ini sangat kontras dengan suasana beberapa hari sebelumnya.

TNI Manunggal Membangun Desa  Ke-103 Tahun 2018 di wilayah Kodim 0720/Rembang usai sudah. Upacara penutupan sebagai tanda rampungnya pembangunan infrastruktur, makadam dan cor jalan sepanjang 2.358 kilometer dan lebar 2,5 meter yang menghubungkan Desa Pasedan ke Dukuh Ngotoko, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang pun sudah dilaksanakan. Maka tak heran kegiatan yang melibatkan personel TNI dan warga dalam membuat jalan dengan dana anggaran pemerintah kini sudah tak tampak lagi.

Dikala kerja suara molen dan canda tawa pun tak terdengar lagi. Suasana terasa sepi dan hening. Pak Suwawi warga Dukuh Ngotoko yang rumahnya ditempati prajurit satgas TMMD tidur dan makan dan bersama warga lainnya merasa kehilangan. “Kini tak ada lagi prajurit ramah yang membantu kami setiap hari,” ujar Suwawi.

Masih teringat dalam dirinya, warga dan personel TNI bahu membahu saling bekerjasama membuat jalan. Mengangkat batu bersama, menggali saluran di kedua sisi jalan hingga malam hari duduk dan ronda di pos Kamling.

Pasalnya juga personel Satgas TMMD yang berasal dari Yonif 410/Alg  tinggal dirumah, menurut pengakuannya bahwa bukannya merepotkan, malah sangat membantu.

“Kami juga belajar disiplin dari mereka,” kata dia.

Saya merasa bangga kedatangan personel TNI. Puluhan hari menginap beraktivitas bersama, terus terang saya merasa sudah seperti keluarga. Karenanya, pasca TMMD ini saya sangat kehilangan. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Upacara penutupan TMMD Reguler ke-103 Tahun 2018 Kodim 0720/Rembang resmi ditutup, segala kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan fisik maunpun Non-fisik telah terselesaikan.

Warga Dukuh Ngotoko Desa  Pasedan yang dulu jalanya susah dilalui pada saat turun hujan karena tanahnya berlumpur kini bisa melenggang dengan santai. Rasa bahagia juga dirasakan oleh Lasiman(27) warga Ngotoko RT 01/08 mengatakan Tmmd sangat membantu warga Dukuh Ngotoko dan sekitarnya.

“Setelah adanya program TMMD Reguler ke 103 dari Kodim 0720/Rembang, jalan dari Desa Pasedan sampai Dukuh Ngotoko sekarang sudah enak tidak ada batu yang kelihatan. Kalau keluar malam tidak takut bannya bocor lagi ditengah hutan,” ungkapnya.

Turunya Prajurit yang tergabung Satgas TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang telah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Program TMMD Reguler 103 juga telah menyatukan pandangan masyarakat dengan prajurit TNI, Rakyat merasa bersatu dengan TNI yang melaksanakan kegiatan TMMD, sehingga pandangan masyarakat dengan prajurit TNI. Rakyat merasa bersatu dengan TNI yang melaksanakan kegiatan TMMD ini. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Pelaksanaan TMMD Reguler ke-103 Tahun 2018 Kodim 0720/Rembang akan segera ditutup oleh Danrem 073/Makutarama, Segala persiapan mulai dari penyiapan tempat, sarana dan prasarana berupa Tenda, Tratak, Stan-stand yang digunakan untuk kegiatan Pasar Murah, Pemeriksaan Kesehatan, Perekaman E-KTP dan lain-lain, Senin (12/11).

Kegiatan penutupan TMMD Reguler 103 memberikan berkah tersendiri bagi warga sekitar lokasi lapangan Desa Kemadu yang nantinya digunakan untuk upacara penutupan TMMD. Diantaranya  ialah, Warung ibu Sukinah(56) penjual Nasi Pecel dan ibu Siti Nurhalizah (40) pemilik warung disamping lapangan kemadu tempat penutupan TMMD turut kebanjiran rejeki. Pagi itu anggota Satgas yang mempersiapkan lapangan upacara membeli Nasi Pecelnya, kontan Nasi Pecel yana biasanya habis Sore harinya. Khususnya hari ini ludes diserbu oleh anggota TNI.

"Pada penutupan TMMD Reguler Ke-103 Kodim 0720/Rembang yang tinggal satu hari lagi, sudah dilakukan dengan persiapan yang matang dan sudah dikoordinasikan dengan instansi terkait, serta masyarakat setempat," ungkap Pasiter Kodim 0720/Rembang.Menurutnya, pelaksanaan gladi kotor dan gladi bersih kali ini berjalan lancar walaupun dala m situasi panas yang sangat terik. "Mudah-mudahan pada saat upacara penutupan besok cuaca mendukung, tidak terlalu terik maupun hujan sampai dengan upacara penutupan TMMD selesai," Imbuhnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. meninggalkan kenangan yang mendalam bagi warga desa Pasedan lebih khusus warga Dukuh Ngotoko.

Sasaran yang dilakukan pembangunan antara lain, makadam jalan, pengecoran jalan, pembangunan Pos Kamling, pengecoran tebing dan rhab RTLH (Rumah tidak Layak Huni), semua sasaran sudah diselesaikan tepat waktu sampai penutupan tanggal 13 november 2018 kemarin, dengan hasil 100 %. Rabu (14/11).

Nampak rumah bapak Ngadimin warga Dukuh Ngotoko Rt 05 Rw 01, yang mendapatkan bantuan rehab RTLH dalam program TMMD tersebut, sudah bisa dianggap layak untuk ditempati atau dihuni.

“Kulo maturnuwun sanget dumateng bapak tentara, ingkang sampung mbiyantu rehab griyo kulo, mugi meniko dados amal sahe panjenengan sedoyo, Gusti Alloh ingkang mbales, (Saya berterima kasih kepada bapak tentara, yang sudah membantu merehab rumah saya, semoga menjadi amal baik kalian semua, Gusti Alloh yang membalasnya”. (Ungkap bapak Ngadimin). (0720_Syaiful)

Rembang,Sulutnews.com - Jiwa gotong royong adalah salah satu yang ditekankan oleh Satgas TMMD kodim Rembang, bukan hanya kepada warga pasedan, tetapi untuk warga desa sekitarnya.

Pasca Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, meninggalkan sejuta kebaikan bagi warga Pasedan dan sekitarnya.

Mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan, tampak warga Dukuh Jaten, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu yang sedang membenahi selokan atau parit terhalang batu yang belum menghalangi aliran air saat turun hujan.  Kehawatiran bila hujan tiba karena batu belum bisa diambil nantinya menghalangi air sehingga air akan meluap ke jalan.

"Sekarang ini sudah memasuki musim hujan, nanti batu ini kalau tidak segera diambil, kami khawatir bila hujan tiba, air akan meluap kejalan”, Tutur Kasmijan salah satu warga yang sedang bekerja.

"Kami sudah diberi contoh TNI saat TMMD kemarin, dengan bekerja bersama-sama pekerjaan berat akan menjadi ringan". sahut Sukri yang ikut bekerja. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang telah berakhir dengan adanya kegiatan upacara penutupan TMMD yang dilaksanakan dilapangan Desa Kemadu Kecamatan Bulu kemaren yang ditutup langsung oleh Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Moch. Erwansjah.

Dengan berakhirnya kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, terlihat beberapa personil Kodim 0720/Rembang sedang berkemas disalah satu tempat yang dijadikan poskotis selama kegiatan tersebut berlangsung dengan dibantu warga setempat. Rabu (14/11)

Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga setempat selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang berlangsung dengan sendirinya tumbuh jiwa kebersamaan diantara mereka.

Meskipun hanya sekedar membantu meringkasi umbul-umbul . Salah satu warga menuturkan “Semenjak ada Bapak-Bapak TNI membangun desa kami, membawa perubahan yang positif bagi kami, terutama pembanguna jalan yang sangat mencolok dan memudahkan kami untuk beraktifitas.” Ungkap Ibu Nadia warga setempat. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Dengan berakhirnya kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, terlihat beberapa personil Kodim 0720/Rembang sedang berkemas disalah satu tempat yang dijadikan posko selama kegiatan tersebut berlangsung dengan dibantu warga setempat. Rabu (14/11)

Kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang berakhir dengan adanya kegiatan upacara penutupan TMMD yang dilaksanakan dilapangan Desa Kemadu Kecamatan Bulu kemaren. Upacara penutupan TMMD dipimpin langsung oleh Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Moch. Erwansjah.

Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga setempat selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang berlangsung dengan sendirinya tumbuh jiwa kebersamaan antara keduanya. Salah satu warga menuturkan

“Semenjak ada Bapak-Bapak TNI membangun desa kami, membawa perubahan yang positif bagi kami, terutama pembanguna jalan yang sangat mencolok dan memudahkan kami untuk beraktifitas.” Ungkap Bpk Purwato warga setempat. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. meninggalkan kenangan yang mendalam bagi warga desa Pasedan lebih khusus warga Dukuh Ngotoko.

Kenangan bangunan fisik yang dilakukan Satgas TMMD antara lain, makadam jalan, pengecoran jalan, pembangunan Pos Kamling, pengecoran tebing dan rhab RTLH (Rumah tidak Layak Huni), semua sasaran sudah diselesaikan tepat waktu sampai penutupan tanggal 13 november 2018 kemarin, dengan hasil 100 %. Rabu (14/11/2018).

Selain kenangan beberapa bangunan infrastruktur dan bangunan rumah, banyak kenangan lain, yaitu kebersamaan dalam bekerja, beribadah, ngopi bareng dan kenangan lain seperti pemberian bantuan serta kenangan kaos doreng yang tampak dipakai warga saat itu.

“Ini kaos yang aku pakai diberi pak tentara yang menginap dirumah bapak saya, baru kali ini lho aku memakai kaos motif doreng persis seperti yang dipakai pak tentara yang membangun desa ini”, Ungkap Nadia sambil menunjuk kaos yang dipakainya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Hasil pembangunan TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang dapat dinikmati oleh warga, salah satunya Pak Kardi(54) warga RT 01/05 Desa Pasedan. Untuk pergi ke ladang Pak Kardi tidak harus pakai sepatu lagi, jalan yang terjal dan bebatuan sekarang sudah rata dan halus. Rabu (14/11).

Potret belum meratanya pembangunan itu, tentu banyak sebab yang bisa dicari, namun adalah kurang pas kalau hanya saling tuding menuding, dengan prasangka positif dapat dikatakan bahwa negara dalam satu sisi memang banyak mengalami keterbatasan baik dari segi pembiayaan pembangunan maupun alat peralatan yang minim. Dalam mengejar sebuah ketertinggalan itu, tentu butuh kesadaran dan partisipasi semua komponen bangsa untuk saling bahu membahu membantu tugas negara dan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan.

Secara jujur kita patut memberikan apresiasi kepada jajaran TNI karena berkat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), satu per satu pedesaan di tanah air sudah merasakan manfaat yang diwujudkan berupa pembangunan infra struktur, sarana, dan prasarana yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, seperti pembangunan jalan pedesaan, rehabilitasi sekolah dan tempat ibadah. Demikian halnya sasaran non fisik meliputi penyuluhan kesehatan, bahaya narkoba dan penyuluhan tentang pentingnya upaya bela negara. (0720_Syaiful)