Nasional

Nasional (768)

Rembang, Sulutnews.com - Satgas TNI manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan Kec Bulu, Kabupaten Rembang bersama warga tetap giat mengerjakan perabatan jalan. Anggota Satgas TMMD menggunakan mesin molen (pengaduk material) untuk mengaduk bahan baku cor/rabat jalan guna mendapatkan hasil campuran yang benar-benar bagus dan maksimal. Rabu (31/10)

Satgas TMMD di lokasi rabat jalan menggunakan mesin molen agar proses perabatan jalan bisa berjalan cepat dan tidak sampai mengalami keterlambatan bahan adukan rabat.

Lettu Inf Supriyanto, Danki Satgas TMMD yang berada di lokasi rabat jalan mengatakan, “Meski kita memakai mesin molen, tapi pengaturan pemakaian mesin juga tetap kami perhatikan, karena kalau dipakai terus menerus, kami khawatir mesin bisa rusak,”.

“Akan tetapi hal ini tidak mengurangi semangat kami untuk mengejar target yang ditentukan. Dengan target tersebut, maka kerja Satgas TMMD dan warga masyarakat menjadi lebih intensif dan ekstra, baik dalam mengangkut material maupun dalam proses pengadukan material menjadi bahan jadi untuk pengecoran.” Lanjutnya.

Cara pemakaian mesin harus mengikuti standar pemakaian mesin molen ini. Mesin molen harus selalu diistirahatkan sesuai aturan, namun terkadang kendala kerusakan mesin tidak menutup kemungkinan bisa terjadi.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Memasuki hari ke-17 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang, team Satgas TMMD dan Warga sekitar tetap Solid. Greget untuk kerja maksimal terus dilakukan di sejumlah sasaran fisik yang telah diprogramkan dalam kegiatan itu.

Mereka, para anggota Satgas bahu membahu dengan warga bekerja mengejar target di pembuatan rabat beton Jalan. Seperti yang terlihat pagi ini, Rabu (31/10).

Warga Pasedan dan anggota Satgas terlihat dengan antusias mengangkut semen untuk bahan cor rabat beton.

“Semangat pantang kendur, semua sasaran fisik TMMD di Desa Pasedan ini harus selesai sebelum TMMD ditutup,” ungkap salah seorang anggota Satgas.

Semoga dengan tenggang waktu satu bulan dengan cuaca yang menjelang musim hujan tidak menjadikan permasalahan dilapangan, sehingga suksesnya program TMMD Kodim Rembang dapat menjadikan awal suksesnya juga perekonomian warga Pasedan.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Pengerjaan rabat beton oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang, sudah mulai menjauh dari perkampungan. Musim kemarau juga mempengaruhi kegiatan pengerjaan rabat beton. Kebutuhan air untuk membuat adukan cor beton rabat jalan, sangat membutuhkan air. Menyikapi kesulitan air tersebut, Satgas TMMD berupaya menyuplai air ke lokasi TMMD Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang, dengan menggunakan truk dari sumber air terdekat, Rabu(31/10).

Dengan memanfaatkan truk milik warga setempat dan dibantu anggota Satgas, kebutuhan air untuk pembuatan adukan cor rabat beton dapat tercukupi. Seperti yang disampaikan salah satu anggota Satgas TMMD Praka Darso, bahwa di lokasi sasaran rabat beton tidak ada sumber air maka perlu diambilkan dari tempat lain.

“Kebutuhan air tidak hanya untuk minum anggota Satgas, tetapi untuk membuat adukan cor rabat beton jalan membutuhkan air yang lebih banyak,” ucap Praka Darso yang saat itu ikut mengawal truk pengangkut air.

Pengerjaan rabat beton dalam TMMD Reguler ke 103 sudah mencapai 75 %. Pengerjaannya terus dikebut mengingat alokasi waktu pelaksanaan TMMD yang terbatas. Disamping rabat beton masih banyak lagi sasaran TMMD Reguler ke 103. Sasaran tersebut mencakup sasaran fisik dan non fisik.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Banyak cara yang dilakukan anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang, untuk memikat hati warga Desa Pasedan, Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. Seperti yang dilakukan Sertu Suyuti dan Serda Suminto, disaat istirahat siangnya setelah melaksanakan kegiatan TMMD. Mereka bercengkerama dengan warga Pasedan untuk melepas lelah, Rabu(31/10)

Dengan bermodal sebatang rokok hasil dari lintingan sendiri Sertu suyuti bisa ngobrol begitu asiknya. Dalam obrolannya Sertu Suyuti memberikan semangat kepada warga Pasedan dalam gotong royong bersama TNI agar pengerjaan sasaran TMMD dapat tercapai sesuai rencana.

“Jalan ini kita perbaiki ya pak, nanti yang menikmati seluruh warga Pasedan dan sekitarnya. Jadi mari kita dukung pengerjaan jalan ini sepenuh hati,”tutur Sertu Suyuti.

Disamping untuk memberikan semangat kepada warga Pasedan, kegiatan seperti ini bisa menambah persaudaraan diantara anggota TNI dan warga Pasedan. Karena dengan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dapat menumbuhkan rasa persaudaraan dan persahabatan yang lebih mendalam.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kegitan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, terus berlanjut dan berjalan, memasuki hari yang ke 16 waktu tak terasa sudah berjalan separuh dari waktu yang ditentukan, kali ini Kodim 0720/Rembang mengajak Kesbangpolinmas untuk ikut serta mensukseskan program TMMD Reg-103 di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang,

Hari ini Selasa (30/10), Ibu Adiningsih, SH (Kesbangpolinmas Kabupaten Rembang), di damping oleh Kapten Inf Kun Muhandis Khoeroni (Pasiops Kodim 0720/Rembang), di Balai Desa Pasedan, memberikan penyuluhan sebagai kegiatan sasaran Non Fisik TMMD Reg-103, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 50 orang warga setempat, Selasa (30/10).

"Saya berharap peran serta dari seniman dan warga Desa Pasedan turut serta mendukung menciptakan ketahanan Bangsa dan Negara. Karena semua pihak harus terlibat dalam ketahanan bangsa,” kata Adiningsih. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com -TNI dalam tugasya tidak lepas dari peran POLRI, karena dua elemen ini sebagai kekuatan Bangsa yang mutlak dan merupakan garda terdepan dalam mempertahankan kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Meski saat ini sama - sama bertugas di TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang, dua elemen ini akan slalu bahu membahu dan saling mendukung dengan satu tujuan, Suksesnya program TMMD Kodim 0720/Rembang.

Sinergitas ini ditunjukan salah satunya oleh Sertu Kuwat sujoko dan Brigadir Arif beserta temannya ketika ketemu dijalan langsung menyapa dan berjabat tangan, yang memang sudah saling mengenal. Dalam kegiatan TMMD  ini memang melibatkan Polres rembang untuk membantu selama kegiatan TMMD ini berlangsung.

“Apabila TNI ,POLRI dan masyarakat bisa guyub seperti ini Pembangunan jalan ini bisa cepat selesai "ujarnya Sertu Kuwat Sujoko dengan tersenyum, selasa(30/10).

Untuk  warga Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan ini memang sudah lama menantikan program TMMD, karena akses jalan yang tidak memadai, dan disini semua saling mendukung, karena keberadaan TNI dan POLRI lahir dan bekerja hanya untuk rakyat dan demi kesejahteraan rakyat, semua di lakukan dengan rasa iklas tanpa ada embel –embel apapun.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - "Sambil nyelam minum air" itulah ungkapan yang tepat buat para Satgas TMMD Reguler ke 103 Kodim 0710/Rembang yang ingin mendapat ilmu tentang cara budidaya ikan lele dari salah satu warga Dukuh Ngotoko Desa Pasedan saat melaksanakan komsos (Komunikasi sosial) dengan warga, Selasa (30/10/2018).

Saat akan menuju lokasi TMMD, terlihat oleh Serda Wiji Sutrisno melihat ada aktifitas warga sedang memberi makan lelenya akhirnya tertarik untuk singgah bersilaturahmi sekaligus belajar budidaya ikan lele.

Umar (40) peternak lele menuturkan dengan senang hati, ia memberikan ilmunya tentang budidaya ternak lele kepada Satgas TMMD.

"Kalau mau berbudidaya lele gampang pak, yang penting kita mau rajin saja pasti bisa," ungkapnya.

Lebih jauh lagi Umar berkata, guna penghasilan tambahan dipekarangan rumah dengan budidaya lele mudah-mudahan bisa panen yang penting rajin saja untuk merawatnya.

"Mohon maaf pak tentara ini saya kasih sedikit biar merasakan bagaimana rasanya lele saya untuk tambahan menu makan malam," pungkasnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com -  Kegiatan Satgas Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang baik dalam kegiatan non fisik ataupun kegiatan fisik di Desa Pasedan sudah membuahkan hasil  walaupun baru  60 %. Tetapi semua itu sudah membawa perubahan, terlihat warga Desa Pasedan saat ini sudah banyak berubah dari sikap dan kedisiplinannya.

Selain orang dewasa anak-anak desa itu juga ikut merasakan kehadiran Satgas TMMD Kodim Rembang, terlihat mereka menyambut dengan ceria kehadiran Perwira Pengawas yang saat itu dijabat oleh Kapten Inf Budi Susanto yang saat itu berkunjung ke Paud Bharul Ulum yang berada di desa tersebut. Selasa (30/10).

“Saya senang sekali anak-anak Desa Pasedan ini juga ikut merasakan dampak dari kehadiran kami disini, semua itu terlihat dari wajah mereka, yang dulunya diawal-awal kita hadir disini mereka tampak tertutup dan tidak merespon bila bertemu dengan kita, tetapi sekarang mereka tampak ceria dan langsung menyapa apabila bertemu dengan kita” tutur Budi Susanto.

Kehadiran Satgas TMMD Kodim Rembang diharapkan akan membawa dampak positif bagi warga setempat baik orang dewasa maupun anak-anak.

Kegiatan-kegiatan non fisik seperti itu tidak kalah pentingnya, dengan sedikit masukan tentang sejarah bangsa dan ilmu-ilmu yang lainnya yang mungkin tidak mereka terima dibangku sekolah, karena dengan pendekatan kepada anak-anak akan bisa membawa pengaruh positif terhadap kepribadian generasi penerus bangsa. (0720).

Rembang, Sulutnews.com - Selasa (30/10), Program TMMD (TNI Manungal Membangun Desa) Reguler ke 103 yang ada di Desa Pasedan semakin hari semakin menunjuk kan hasil yang begitu nyata,begitu juga kegiatan fisisk pengecoran jalan yang sudah pertengan perjalanan program TMMD ini ,jalan makadam sudah hampir 65% proses pengerjaanya. Asnawi (75) warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu Rembang  merasa lega karena impianya sebentar lagi terwujud memiliki jalan yang baik yang di impikan oleh semua warga Dukuh Ngotoko Desa Pasedan. Sejak dibukanya TMMD Reg 103 Kodim 0720 Rembang tanggal 15 Oktober yang lalu kegitan fisik dan Non Fisisk mulai di kerjakan. Dia(Red) aktif bergotong royong untuk membangun desanya.

Sudah bertahun -tahun akses jalan Dukuh Ngotoko yang berjarak sekitar 3 Km ini tidak tersentuh berbaikan. Sehingga jalanya tidak layak untuk dilalui , apalagi di musim hujan. Dengan adanya program TMMD ini masyarakat Desa Pasedan merasa gembira salah satunya Asnawi sebagai ketua RT Desa Pasedan mengungkapkan rasa bahagia dalam hatinya karena pengerjaan jalan sudah 70% selesai.

" sudah lama kami menunggu perbaikan jalan melalui program TMMD ini, baru sekarang ini saya merasa lega bisa bareng - bareng Pak Tentara untuk membangun jalan ini" ujarnya dengan senyum bangga.

Tiap hari warga berbondong-bondong menuju lokasi TMMD dengan semangat. Mereka tidak hanya membantu berupa tenaga saja namun kususnya ibu - ibu juga mengirim makanan ringan untuk menambah moril Satgas TMMD ini,mereka hanya berharap agar kegiatan ini bisa berjalan sesuai target yang di inginkan.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kesehatan adalah merupakan salah satu anugerah terindah dari sang pencipta, untuk itu wajib kita jaga dan rawat dengan sebaik-baiknya. ( 30/10)

Pos pelayanan terpadu ( Posyandu ) Desa Pasedan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat Desa Pasedan yang mana bila ada masalah dengan perkembangan balita maupun kesehatan lingkungan.

Ibu Hijjah Kurniawati (31) adalah bidan Desa Pasedan selalu memberikan pelayanan terbaik untuk warga masyarakat Desa Pasedan, bersamaan itu dengan adanya program TMMD reguler ke -103 di Desa Pasedan ibu dua anak ini selalu berkomunikasi dengan anggota satgas TMMD reguler ke -103 dengan baik.

"Saya selalu kompak dalam melaksanakan semua kegiatan dengan adanya TMMD reguler ke -103, saya berkordinasi setiap ada kegiatan yang melibatkan anggota satgas TMMD,ini merupakan bentuk pembangunan non fisik  kepedulian terhadap warga masyarakat terhadap balita dengan memberikan gizi yang cukup". katanya

Memang dengan adanya program TMMD reguler ke -103 diharapkan membawa perubahan yang lebih baik lagi, dengan adanya pembangunan fisik dan pembangunan non fisik sehingga semua nya saling terkait satu sama lainnya. (0720_Syaiful)