Nasional

Nasional (79)

Jakarta, Sulutnews.com - Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu-PWI) salah satu tujuannya adalah mewujudkan masyarakat cerdas dan paham akan issu sosial terkait pemilu sehingga masyarakat dapat membedakan mana informasi yang benar dan mana yang hoax. Karenanya Mappilu-PWI bersama-sama dengan seluruh media anggota PWI di seluruh Indonesia untuk melakukan diseminasi konten yang aman, cerdas, kreatif dan inovatif. Demikian dikemukakan oleh Atal S. Depari, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia yang juga penanggung jawab Mappilu-PWI Pusat, ketika audiensi Mappilu dengan Menko Luhut Binsar Panjaitan di kantor Kemenko Kemaritiman, siang ini (1/3). Turut hadir mendampingi Ketua Umum PWI yakni Ketua Mappilu-PWI Firdaus, Ketua Dewan Pakar Ferry Kurnia Rizkyansyah dan Dewan Penasehat Ervik Ari Susanto.

"Tim Mappilu-PWI sudah aktif melakukan serangkaian kampanye digital dalam rangka sosialisasi pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu/pilpres 2019 ini," tambah Bang Atal, sapaan Ketum PWI Pusat ini. Sementara itu, Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan, mengapresiasi dan menyambut baik langkah yang telah dilakukan Mappilu-PWI. "Kami appresiated dan menyambut baik program dari Mappilu, harapan saya seluruh media dan insan pers anggota PWI dapat berkontribusi aktif menciptakan keadaan yang kondusif dan aman demi terselenggaranya pemilu yang damai dan berkualitas," kata Menko Luhut yang akrab disebut LBP.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Mappilu-PWI Firdaus juga memaparkan program Mappilu jangka pendek ini diantaranya selain edukasi pemilih juga melakukan pemantauan pada saat hari-H pemilu. "Para pemantau Mappilu-PWI yang terdiri dari 5 orang di setiap Provinsi dan 3 orang di kabupaten kota, akan melakukan pemantauan langsung saat hari-H pemilu," tutur Firdaus.

Terkait dengan kegiatan sebelum pelaksanaan pemilu, Mappilu juga akan menyelenggarakan Jalan Sehat serentak di 10 kota dengan satu pesan utama, pemilu damai dan bermartabat. "Insya Allah, kami akan lakukan jalan sehat serentak di 10 kota dengan satu pesan yang jelas, terselenggaranya pemilu/pilpres yang damai dan bermartabat," pungkas Firdaus.(*/LS)

Jakarta, Sulutnews.com - Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia mengapresiasi kebijakan KPU Pusat tentang aturan keterlibatan media daring pada Pemilu 2019. Hal tersebut disampaikan Ikhwan, Departemen Hukum SMSI Pusat, di Sekretariat jalan Veteran II No.7C Gambir Jakarta Pusat dalam pertemuan Pengurus Pusat  bersama Departemen Hukum SMSI serta pemilik Media Siber dan Pengurus Daerah SMSI. Rabu (27/2).

Hadir dalam pertemuan tersebut,  Sekretaris Jenderal SMSI, Firdaus yang juga Pemilik Teras Group, Departemen Hukum Ikhwan, Departemen Pendidikan dan Literasi Media SMSI Pusat Abdul Munib yang juga Penjab Siwo PWI Pusat,  Kepala Sekretaris SMSI Pusat Julherman, Sekretaris SMSI Papua Barat Mercys Charles Loho, CEO sahabatrakyat.com, Gusti Rahmat, dan Advokat/lawyer serta Dzikru Mirfaqul Ulfi.

"Kita akan memperjuangkan hak para pelaku, dan pemilik media dalam jaringan (daring), atau siber/online," kata Ikhwan.

Menurut Ikhwan dengan tidak terfasilitasi media daring dalam iklan kampanye peserta pemilu 2019, membuat para pelaku dan pemilik media daring berang dan menuntut haknya agar terfasilitasi seperti media cetak dan elektronik seperti radio dan televisi.

"Turunan hukumnya juga sudah jelas maka tidak ada alasan bagi KPU untuk menafikan keberadaan media dalam jaringan (daring-red), atau siber untuk mendapatkan haknya," tegasnya.

Seperti diketahui KPU melakukan rapat lanjutan terkait pembahasan jadwal kampanye, rapat umum dan sosialisasi fasilitas iklan kampanye di media massa pada Rabu 27 Februari 2019 di kantor KPU jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Atas saran dari berbagai pihak, KPU akhirnya mengakomodir iklan kampanye peserta pemilu 2019 di media dalam jaringan(daring) atau siber/online.

Terkait keputusan KPU tersebut, Sekjend SMSI Pusat, Firdaus memberikan apresiasinya.

"Kami segenap pengurus SMSI Pusat dan anggota sebagai pelaku, dan pemilik usaha media dalam jaringan (daring) atau siber mengapresisasi dan mengucapkan terima kasih atas kebijaksanaan Komisioner KPU RI," pungkas Firdaus. (*/MS).

Jakarta, Sulutnews.com - Bertepatan pada hari kamis 21/2/2019 ini adalah hari sampah nasional, dilaksanakan Rakernas dan Launching Gerakan Indonesia Bersih yang di buka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kementrian  Luhut Binsar Panjaitan, auditorium soejarwo gedung manggala wanabakti Jakarta.

Pada kegiatan launching Gerakan indonesia bersih luhut panjaitan mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan gerakan indonesia bersih seperti ini meminta semua pihak yang terkait agar berkerja keras dan menjadi gerakan masif,karena hal seperti ini berdamapak pada banyak hal seperti kesehatan,perekonomian,lingkungan, pariwisata dan masa depan anak-anak.        

Disela kesempatan tersebut pula siti nurbaya yang selaku menteri lingkungan hidup dan kehutanan menjelaskan bahwa gerakan ini diluncurkan bertepatan dengan HPSN (Hari Peringatan Sampah Nasional) 2019  tanggal 21 Februari 2019, terkait tujuan Rakernas Indonesia bersih adalah memastikan langkah-langkah percepatan Gerakan Indonesia Bersih  baik dari kebijakan sektor  dan daerah. Yang tidak kala pentingnya juga  diharapkan Rakernas dapat mendorong Pemerintah Daerah dalam mewujudkan target-target nasional upaya pencapaian Indonesia Bersih.

Oleh karena itu Gerakan Indonesia bersih dapat diwujudkan melalui kerjasama antar sektor dan peningkatan kinerja Pemerintah Daerah.Begitujuga dengan sinergi kebijakan sektor dalam upaya-upaya pengelolaan sampah, baik peningkatan sarana prasarana maupun mendorong partisipasi pu lik.       

Disamping itu pula Wakil Walikota Syerly  Adelyn Sompotan  mengatakan bahwa Permasalahan sampah penting untuk diatasi bersama-sama karena berdampak luas pada sendi-sendi kehidupan manusia, oleh karena itu sinergitas dan tindakan konkrit dalam penanganan dan pengelaloaan sampah secara berkesinambungan harus terus dilakukan. Ini untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama. 

Terlebih juga di Kota Tomohon juga melaksanakan kegiatan memperingati Hari Peduli Sampah yang bertempat di Bank Sampah Induk "Mapalus"berlokasi di Kelurahan Tumatangtang Lingkungan VII, bersama dengan Jajaran Polres Tomohon dan dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Novi Politon, SE.                        

Proses pengelolaan sampah tertuang dalam Undang-undang no.18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, Peraturan Pemerintah no.82 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah rumah sejenis rumah tangga & peraturan presiden no.87 tahun 2017 tentang kebijakan & strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.

Kegiatan ini di hadiri oleh Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri PUPR Basuki  dan Wakil Menteri ESDM Archandra serta para Gubernur, Bupati, Walikota & Wakil Walikota.(/Prise)

Jakarta, Sulutnews.com - HASIL penelitian kearifan lokal yang dilakukan forum koordinasi pencegahan teroris (FKPT) Sulawesi Utara, dinobatkan terbaik pada Rapat Kerja Nasional  FKPT se-Indonesia. Kegiatan ini digelar Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

Rakernas yang dihadiri 32 pengurus FKPT se-Indonesia berlangsung di Hotel Mercure Jakarta, 18 - 20 Februari 2019. Pada acara tersebut Kepala Bidang Penelitian dan Pengkajian FKPT Sulut Lesza Leonardo Lombok, S.H., LL.M., didaulat menjadi nara sumber dengan materi  "Pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme berbasis riset berdasarkan penelitiannya di Sulawesi Utara."

Lombok menyampaikan temuannya tentang bagaimana Sulawesi Utara berhasil melibatkan masyarakatnya dalam menjaga kerukunan dengan keberadaan filosofi Sitou Timou Tumou Tou yang terelaborasikan dalam budaya Mapalus.

"Mapalus merupakan sistem yang telah ada secara turun temurun di Sulawesi Utara. Budaya ini mengajarkan masyarakat untuk selalu bergotong royong dalam mengerjakan segala sesuatu tanpa memandang strata sosial", papar Lombok. Lanjutnya, meskipun pada akhirnya Mapalus mulai tergerus oleh perkembangan zaman, budaya ini tetap menjadi salah satu faktor penentu bagaimana kerukunan masyarakat Sulut tetap terjaga.

Rakernas  dibuka Kepala BNPT Komjen Pol. Suhardi Alius, S.H., M.H., juga membahas tentang tantangan dan dinamika pencegahan terorisme yang saat ini semakin besar. "Kemajuan teknologi dengan semakin besarnya tingkat ketergantungan masyarakat terhadap teknologi, menjadi penyumbang sebab tantangan ini", kata Suhardi. Dia mencontohkan penerimaan uang pensiun yang saat ini bisa diterima melalui fasilitas m-banking.

"Dulu ketika pensiunan masih mengambil uang pensiun di kantor pos, setiap akhir bulan harus datang, naik becak, ketemu pegawai pos dan sesama pensiunan, bisa ngobrol. Sekarang serba teknologi, orang malas cukup beraktifitas dari rumah, tanpa ada interaksi dengan masyarakat lainnya," jelas mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Oleh karena itu, BNPT menilai keberadaan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) layak diperkuat sebagai ujung tombak pelaksanaan kegiatan-kegiatan BNPT di daerah sebagai respon tantangan tersebut.

Pengurus FKPT Sulut yang ikut hadir dalam Rakernas, Ketua James Tulangow, SE, Sekretaris Max Togas, SH, Bendahara Diana Amelia Sondakh, Kabid Pemuda dan Pendidikan dr Makmu Djaafara, Kabid Pempuan dan Anak, Winda Mintjelungan, Kabid Dakwah Dan Agama H.Nasrudin juga sebagai ketua MUI Sulut dan Kabid Media dan Humas FKPT Sulut, Drs Voucke Lontaan. (*/VL)

 

Jakarta, Sulutnews.com - Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah menerima sertifikasi akreditasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di Surabaya bertepatan Peringatan HPN 2019. Hari ini Mappilu Pusat beraudensi ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Senin (11/2).

Hasil audensi tersebut adalah sebuah komitmen untuk menyelenggarakan Pemilu Damai dan berkualitas.

Dikatakan Firdaus, Ketua Mappilu Pusat, sebagai masyarakat pers tentu memiliki peran strategis dalam mengontrol pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 mendatang. Mappilu diharapkan dapat mengimplementasikan peran dan tugas PWI dalam tanggungjawab kebangsaan. “Ini adalah peran nyata PWI dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan damai,” ujarnya.

"Selanjutnya kita juga akan segera melakukan audensi dengan Panglima TNI, Polri, Jaksa Agung Menkopolhukam dalam rangka koordinasi," tegasnya.

Ketua PWI Pusat Atal S Depari mengatakan Mappilu merupakan pemantau terbesar di Rebulik ini. "Karena kami memiliki jaringan hingga daerah," ucap Atal.

Sementara Ketua KPU Pusat, Arief Budiman mengatakan dirinya telah mengenal Mappilu sejak 2013. "Kami tentunya senang dengan hadirnya Mappilu dalam pesta demokrasi, semoga kita dapat bersama-sama mendorong Pemilu damai," harapnya.

Hadir dalam audensi tersebut, Ketua PWI Pusat, Atal S Depari, Ketua KPU Pusat, Arief Budiman, Ketua Mappilu Pusat Firdaus, Dewan Penasehat Mappilu, Ervik, Direktur Mappilu, Titan.(/LS)

Juwana, Sulutnews.com - Danramil 02/Juwana Kapten Inf Yahudi, S.Sos di luar tugas teritorialnya, aktif sebagai inspektur Upacara (Irup) di sekolahan baik di SMA maupun di SMP di wilayah Kecamatan Juwana dan sekitarnya.

Seperti pada upacara hari Senin ini (28/01/2019), bertempat di SMPN 1 Juwana Kabupaten Pati Desa Kudukeras Kecamatan Juwana, Danramil Kapten Inf Yahudi, S.Sos bertindak selaku Irup, pada upacara bendera yang diikuti oleh siswa dan para guru di SMPN 1 Juwana.

Danramil 02/Juwana Kapten Inf Yahudi, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan tentang disiplin pelajar, bahaya Laten atau bahaya Komunis yang harus dihindari, bahaya narkoba dan miras yang harus dihindarkan, serta wawasan kebangsaan yang harus ditanamkan dan dimiliki oleh generasi muda harapan bangsa.

"Saya berharap kepada para pelajar dan generasi muda, harus dapat menghindari dan menangkal adanya bahaya laten atau paham komunisme, yang dapat merongrong persatuan dan kesatuan bangsa, diketahui secara tegas bangsa kita menolak paham komunisme tersebut, "jelas Danramil.

Lanjutnya, kepada para pelajar, supaya meningkatkan disiplin disekolah, menimba ilmu setinggi mungkin, siapkan mental dan fisik sebagai generasi muda penerus bangsa. Hindarkan diri dari narkoba, miras dan memiliki Akhlaqul Karimah.

"Saya berharap tanamkan jiwa kebangsaan, tingkatkan solidaritas kesetia kawanan, hindarkan tawuran sesama pelajar, dan jauhkan narkoba serta miras, agar kelak kalian generasi muda, siap akan menjadi pemimpin yang berkualitas di negeri ini, " pungkas Danramil.

Kepala Sekolah SMPN 1 Juwana Bpk, Drs. Mashuri, S.Pd memberi apresiasi “Kami berterima kasih kepada Danramil 02/Juwana yang telah sudi dan meluangkan waktunya untuk menjadi Irup dalam upacara yang digelar di sekolah pada setiap hari Senin,”

“Di samping itu, kami juga mendapat hikmah untuk sambil belajar tentang tata cara upacara bendera yang lebih benar, sejak Bapak TNI itu aktif di berbagai kegiatan di sekolah seperti kegiatan kepramukaan dan upacara bendera, kami selaku Kepala Sekolah dapat menilai para siswa-siswi sekarang sudah mulai tertib dan bersemangat,”ujarnya.(/Syaiful)

Jakarta, Sulutnews.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku, untuk mengambil suatu keputusan,  pihaknya masih tetap berpegang, antara lain pada informasi dari media massa nasional terbitan Jakarta, dari pada media sosial.  Percakapan riuh rendah di media sosial, dinilai seringkali remeh temeh, dan bukan yang dipikirkan oleh masyarakat Jakarta sehari-hari, yaitu air bersih, transportasi, harga kebutuhan pokok (beras, telor, ayam, daging, dll) dan lapangan pekerjaan.

Sebaliknya di Bogor, Wali Kota Bima Arya Sugiarto dalam melakukan tugas dan mengambil keputusan sehari-hari justru lebih banyak mendengar suara media sosial, dari pada media massa lokal.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengakui bahwa media pers kini sedang memasuki ambang transisi akibat kemajuan teknologi digital. Untuk menjawab tantangan teknologi itu, menuntut tersedianya para wartawan profesional yang memahami teknologi dan model jurnalisme yang mengarah pada konvergensi dan multi platform. Karena itu program peningkatan profesionalitas melalui uji kompetensi dan sertifikasi wartawan menjadi penting. Setiap media dituntut mengembangkan visi misi futuristik yang bisa melampaui jaman. Di era transisi menuju Teknologi 4.0. pers harus bertransformasi dari penadah iklan menjadi pengembang iklan. Saat ini masih ada banyak media didirikan hanya untuk menarik jatah dana APBD dari pemda-pemda.

Ketiga tokoh ini berbicara dalam seminar di Jakarta, 22 Januari 2019, dengan tema "Peranan Pers pada Era Digital dan Mendukung Pembangunan Daerah".  Pilihan tema ini, menurut Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari, agar bisa melihat peran pers dalam pembangunan daerah.  Seminar ini sebagai puncak Rapat Kerja PWI masa bakti 2018-2019. Sekaligus menyongsong peringatan Hari Pers Nasional Indonesia (HPN)  6-9 Februari 2019 di Surabaya, Jawa Timur.

Justru Memerlukan Tekanan Pers

Menurut Anies, Jakarta sebagai daerah, media-medianya mempunyai irisan dengan media-media nasional. Itu sebabnya, ada hal remeh, misalnya, tiba-tiba bisa menjadi isu nasional. Pada masa Orde Baru, ketika pemerintah menjadikan informasi sebagai propaganda tentang capaian-capaian pembangunan, untuk mengonfirmasi kebenaran tanyanya ke media massa. Saat ini kondisinya terbalik. Dengan adanya tsunami informasi (baca membanjirnya informasi) termasuk berita bohong (hoax),pemerintah memegang otoritas verifikasi.

Anies mengakui, dalam memimpin Jakarta selama satu tahun lebih ini,  mengakui tidak sepi dari berbagai kritik. Lalu kritik-kritik itu  di data, diteliti dan dipelajari.   Kesimpulan itu tadi, bahwa yang ramai di media sosial, bukan yang menjadi kepentingan mendasar masyarakat Jakarta. Oleh karena itu, ia minta  media massa dan media sosial, menemani dirinya dalam membangun Jakarta dan menjadikan warga jakarta sebagai co-creator yang menjadi sumber solusi,  Anies juga meminta "Pemerintah (DKI Jakarta-red) perlu mendapat tekanan dari media massa maupun media sosial, dengan tema-tema yang penting dan mendasar."

Bagi Wali Kota Bogor,  media-media  sosial yang lucu, konyol, kasar, ngawur, bohong, tapi kadang juga ada benarnya, dapat ia jadikan wahanan untuk mendeteksi realitas yang terjadi di lapangan. Sementara itu ia juga menggunakan media sosial (instragram, facebook, website, whatsapp dll) untuk berkomunikasi dengan para warga Bogor. Sehingga bisa mewujudkn Bogor seperti hari ini. (PWI)

Jakarta, Sulutnews.com - Guna menindaklanjuti hasil rapat pleno SMSI senin (07/01/2019) lalu di sekretatiat SMSI  dengan beberapa agenda bahasan salah satunya persiapan HPN 2019 dan penunjukan langsung artis ucie sucita sebagai koordinator artis untuk turut serta mensupport kegiatan SMSI, pertemuan itu dilaksanakan di gedung graha pena jalan kebayoran lama, jakarta selatan, Rabu  (09/01/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut ketua umum SMSI  Auri Jaya, Sekjend Firdaus, Julherman,  Rajab Ritonga, Crema Production, Genpi.co, serta Ucie Sucita.

Diawali dengan persentase perkembangan kegiatan SMSI oleh event organizer crema production, SMSI digadang  menjadi satu satunya organisasi  perusahaan pers yang komit terhadap perkembangan pers kekinian, hal itu dibuktikan dengan beberapa kegiatan yang akan ditampilkan bernuansa digital eyes pada peringatan hari pers nasional 2019 februari mendatang di jawa timur.

Selain kegiatan bertemakan kekinian, SMSI juga menghadirkan beberapa kepala daerah hingga akademisi, hal tersebut dimaksudkan untuk penyeimbang agar kegiatan terkesan fleksibel serta dinamis.

Pemantapan kegiatan SMSI berlanjut pada forum rapat bersama panitia HPN 2019 yang dihadiri oleh seluruh organisasi lintas media masa, cetak maupun elektronik, PWI, Dewan Pers, SPS, SGP, ATVSI, ATVLI, PRSNNI, Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), dan SMSI, di sekretariat PWI Pusat Jl. Kebon Sirih,  Gambir Jakarta Pusat, Kamis, (10/01/19)

Alqi perwakilan Crema Production yang ditunjuk sebagai event organizer mempersentasekan rancangan kegiatan SMSI di hadapan ketua umum PWI, Atal S Depari dan Ketua Panitia Pusat HPN 2019, Margiono.

"SMSI akan memfokuskan kegiatannya selama 3 hari, hari pertama: Kamis, 7/02 Seminar Jurnalisme Kemaritiman di Era Revolusi 4.0 keynote speaker menko maritim luhut binsar pandjaitan disusul dengan gala diner, hari kedua: Jum’at, 8/02 Seminar Peran Genpi dalam digitalisasi dunia pariwisata Indonesia, Keynote Speaker menteri Pariwisata Arief Yahya, dan hari terakhir: sabtu, 9/02 merupakan Puncak Hari Pers Nasional 2019 ditutup dengan Gebyar Pesona Hari pers Nasional dengan menghadirkan musisi local, nasional, atraksi kesenian, bazar, Foodtruck, serta Foodcourt," Ujarnya.

Hadirnya SMSI di HPN 2019 jawa timur memberikan nuansa baru bagi event tahunan segenap insan pers Indonesia dengan mengedepankan digital modern concept sebagai generasi baru pers kekinian

Hal itu selaras dengan  harapan ketua umum SMSI Auri Jaya bahwa kehadiran SMSI untuk pertama kalianya pada gelaran hari bersejarah bagi segenap insan pers tersebut diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dari kegiatan lainnya.

"Sudah waktunya bagi kita para wartawan dan perusahaan pers untuk selalu peka terhadap perkembangan zaman, makanya kegiatan SMSI nanti akan bernuansa digital," Tutup  Auri Jaya.(*/MS)

Juwana, Sulutnews.com - Suasana keakraban dan kehangatan terlihat saat Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Dim 0718/Pati, Ny. Arief Darmawan, beserta Rombongan pengurus Persit KCK Koorcab XXXIX Dim 0718/Pati ke Sungai Kaligonggo  sekaligus mengenalkan Pantai Pulau Seprapat Desa Bajomulyo Kec.Juwana Kab.Pati pada hari Rabu (09/01/19).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Persit KCK Ranting 3 Dim 0718/Pati, mendampingi Ibu Ketua KCK Koorcab XXXIX Dim 0718/Pati Ny. Ayu Darmawan, S.Sos untuk menikmati pemandangan dan keindahan Sungai Kali Gonggong Balekambang serta Pulau Sperapat dari dekat dan mereka sangat antusias menikmati pemandangan Kapal Kapal Nelayan yang lagi  Sandar di tepi sungai kali Gonggong dan di pulau seperapat tersebut.

Kunjungan Wisata Bhakti ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan KCK Koorcab XXXIX Dim 0718/Pati di wilayah Persit KCK Ranting 3 Dim 0718/Pati, Rombongan sangat terkesan dengan pantai Silogonggo dan pulau seperapat tidak seperti yang dibayangkan, daerah yang identik dengan Kapal Kapal penangkapan ikan milik Nelayan sangat nyaman, indah dan asri.

Ketua Persit KCK Ranting 3 Dim 0718/Pati, Ny, Yahudi menyampaikan Selamat datang kepada Ibu Ketua Ketua KCK Koorcab XXXIX Dim 0718/Pati Ny. Ayu Darmawan, dan terima kasih atas kesediaannya untuk menghadiri acara silaturahmi antara pengurus Ranting 3 Dim 0718/Pati, Sungai Kaligonggo ini, semoga dapat menghibur dan menambah keakraban serta kekompakan antar sesama anggota Persit juga menjadikan momen terindah, ujarnya.

” Di samping untuk memupuk tali silaturrahmi sesama anggota persit, kegiatan ini juga sebagai sarana menjaga soliditas dan solidaritas sesama anggota persit KCK Koorcab XXXIX Dim 0718/Pati ” tambahnya.(/Syaiful)

Cikadu, Sulutnews.com - Pradipta Aditya selaku Dokter di Klinik Cikadu Indah memberikan apresiasi kepada Jababeka Group selaku pengelola KEK Tanjung Lesung yang bergerak cepat untuk mengevakuasi seluruh korban.

"Jababeka selaku pengelola sangat cepat respon untuk mengevakuasi korban ke Klinik Cipadu Indah. Ada hampir 100 korban yang dievakuasi pada malam kejadian," kata Pradipta saat ditemui di Desa Cikadu, Pandeglang, Banten (24/12/2018).

Ditambahkan Pradipta, sampai pagi tadi tercatat ada 98 korban dilarikan ke Klinik Cipadu Indah yang didominasi oleh anak-anak, dan wanita. Namun, lanjutnya, setelah kondisi korban stabil, mereka kita larikan ke rumah sakit terdekat diantaranya RSUD Berkah Pandeglang, RS Sari Asih, dan Puskesmas Panimbang.

Menurut pengakuan Pradipta, korban yang dilarikan ke Klinik Cikadu didominasi oleh tamu hotel dan karyawan Tanjung Lesung. "Korban cenderung lebih banyak dari keluarga PLN dan Kemenpora, sedangkan untuk karyawan hanya beberapa orang saja," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk tenaga medis yang bertugas di Klinik Cikadu hingga saat malam ini berjumlah 7 (tujuh) orang yang terdiri dari 3 Dokter dan 4 paramedis.

"Untuk bantuan medis, pihak Jababeka sudah menyalurkan obat-obatan, alat, dan tenaga medis dari President University," ungkap Pradipta.

Jimmy, salah satu karyawan Tanjung Lesung yang berhasil selamat dari amukan ombak tsunami mengatakan, gelombang air menghantam setinggi hampir 2 (dua) meter lebih.

"ketinggian air hampir 2 meter lebih, semua terhempas, dan alhamdulillah saya masih bisa selamat dan langsung dievakuasi ke Klinik Cikadu," ungkap Jimmy.

Saat ditemui, kondisi kesehatan Jimmy sudah mulai membaik, dan malam ini akan segera dievakusi ke Jakarta untuk pemulihan.

Jimmy mengucapkan terima kasih kepada Jababeka selaku pengelola KEK Tanjung Lesung yang telah cepat tanggap untuk membantu mengevakuasi para korban.

Hingga berita ini diturunkan, total pengungsi di Kantor Desa Cikadu berjumlah lebih dari 200 jiwa yang berasal dari Desa Cipakis, Citereup, dan Tanjung Jaya, dan didominasi oleh ibu-ibu dan anak-anak.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah sementara korban dan kerusakan akibat tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka, dan 28 orang hilang.

Dan sebanyak 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, serta 350 kapal dan perahu rusak.(/Nandi N)