Nasional

Nasional (780)

Rembang, Sulutnews.com - Selama 30 hari sudah Satgas TMMD Reguler ke 103 berada di tengah-tengah masyarakat Dukuh Ngotoko Desa Pasedan, Kecamatan Bulu guna melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik. Selama 30, Satgas TMMD Reg 103 yang beranggotakan anggota TNI-POLRI bersama-sama dengan masyarakat bahu membahu menyukseskan program fisik dan nonfisik yang sudah dicanangkan. Setelah program TMMD berakhir dan ditutup oleh Danrem 073/Makutarama, anggota Koramil 05/Bulu yang wilayahnya ketempatan mulai melaksanakan pembersihan bener-bener dan atribut yang masih tersisa, Kamis (15/11).

Anggota Koramil 05/Bulu (Serka Sutrisno) dan rekanya 2 orang menurunkan banner yang masih terpasang di Gapura Dukuh Bawang jalan arah Desa Pasedan, banner diturunkan sebagai tanda berakhirnya TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang.

Semangat gotong-royong yang kian hari, kian memudar digelorakan kembali dalam pelaksanaan program TMMD Reguler 103. Tiada sekat antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat. Semua bersatu untuk satu misi yang sama yaitu, membangun Desa Pasedan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Sudah tiga hari yang lalu program Tentara Manungal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang tahu 2018 telah resmi ditutup dengan upacar penutupan yang berlangsung di lapangan sepak bola Desa Kemadu Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

Dengan demikian para anggota Satgas TMMD Kodim Rembang sudah kembali ke Kesatuan mereka dan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

Desa Pasedan yang saat itu tempat dilaksanakannya TMMD Reguler Kodim Rembang sekarang sudah mulai lenggang, para warganyapun sudah kembali melaksanakan rutinitas pekerjaannya masing-masing.

Babinsa Pasedan Serda Umarsaid yang saat pelaksanaan kegiatan TMMD ia selalu aktif dilokasi untuk mendukung kelancaran program Kodim Rembang tersebut, setelah program selesai ia melaksanakan Komsos ke Desa Pasedan sambil mengecek hasil kerja Satgas yang sudah beberapa hari ditingalkan.

“Saya sengaja datang ke Desa Pasedan selain melaksanakan Komsos juga sambil mengecek hasil kerja Satgas yang sudah ditinggalkan beberapa hari ini, setelah diguyur air hujan beberapa hari ini ada yang rusak apa tidak” ujar Umarsaid.

Dalam keseharian Serda Umarsaid yang saat ini menjabat sebagai Babinsa Pasedan selalu aktif patroli wilayah guna memantau perkembangan yang terjadi diwilayah binaannya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Dalam pengerjaan sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang dengan betonisasi dan perbaikan makadam jalan dari Dusun Ngotoko ke Desa Pasedan telah tuntas sepenuhnya, Rabu (14/11).

Pembetonan dan perbaikan jalan makadam penghubung Dusun Ngotoko ke Pasedan itu makin mempermudah aktivitas warga Dusun Ngotoko terutama anak - anak Sekolah dan para petani setempat. Mereka dapat dengan mulus melewati jalan yang dulunya rusak parah.

Warga Desa Pasedan mengapresiasi hasil karya pengerjaan fisik yang di lakukan oleh Satgas TMMDtersebut.

”Kegiatan kami tentu akan semakin lancar. Mau ke pasar ataupun kemana saja juga mulus dan lancar” ujar Sugiyono salah satu warga Pasedan Rembang, selesai melaksanakan sujud syukur atas hasil karya Satgas TMMD dan warga masyarakat Pasedan.

Jalan menuju Dusun Ngotoko dari Desa Pasedan awal kondisi sebelumnya cukup memperihatinkan dan rusak parah. Jalan yang jika musim hujan becek dan tentu susah di lewati. Namun setelah adanya program TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 ini jalan tersebut diperbaiki dengan makadam dan betonisasi. Hasil nyatanya sudah bisa di rasakan oleh warga Ngotoko Desa Pasedan, kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Tahun 2018 yang dilaksanakan di wilayah Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang telah rampung dilaksanakan.  Target dapat menyelesaikan semua program, baik fisik maupun non fisik, sudah tereliasisasi.

Salah satu program yang dikerjakan dalam rangkaian kegiatan ini adalah pembangunan jalan penghubung pedukuhan yaitu Dukuh Ngotoko dan Desa Pasedan yang berada di wilayah Kecamataan Bulu. Ratusan anggota Satgas TMMD bersama masyarakat dikerahkan untuk mengerjakan kegiatan pembangunan jalan dengan volume panjang 2.358 meter dan lebar 2,5 meter.

Kondisi jalan yang menghubungkan dua pedukuhan ini sebelumnya merupakan jalan berbatu dan sulit dilintasi. Dengan dibangunnya jalan ini akses infrastruktur menuju ke salah satu Dukuh diharapkan akan lebih mudah dijangkau, menjadi lebih ramai dan lebih dikenal umum, sehingga dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dukuh Ngotoko dan Desa Pasedan.

Program TMMD Reguler ini juga memiliki manfaat besar, diantaranya untuk meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Sasaran fisik yang dikerjakan diantaranya makadam jalan, dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Selama waktu tiga puluh hari ini sudah selesai proses pengerjaannya, dan sebagian hasil TMMD Reguler ini sudah dapat dinikmati atau dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Pasedan. Ini seperti pada pengerjaan akses jalan yang menghubungkan Dukuh Ngotoko dan Desa Pasedan yang sudah terlihat bagus.

Salah satu warga Dukuh Ngotoko Takrim (51), menyampaikan rasa  puasnya  dan mengucapkan banyak terimakasih karena jalan yang tadinya rusak sudah menjadi bagus. Ini memudahkan masyarakat Ngotoko dan Pasedan untuk memasarkan hasil-hasil pertanian dan perkebunan mereka, yang secara tidak langsung juga akan dapat meningkatkan perekonomian warga. Kamis(15/11).

Itulah sebabnya dirasa wajar kalau Takrim dan warga lainnya, berharap agar program TMMD ini menjadi kalender tetap di setiap tahunnya. Ini sebagai wujud kemanunggalan TNI-rakyat serta untuk mempercepat pembangunan dan lebih meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Sukses dan tercapainya pekerjaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, sesuai dengan hasil yang diharapkan. Selama kurun waktu 30 hari masa kerja, Satgas (Satuan Tugas) TMMD Reg-103 dan warga setempat saling bekerjasama untuk menyelesaikan pekerjaan.

Hari ini sebagai pertanda bahwasanya kegiatan TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang sudah selesai dilaksanakan, Upacara penutupan digelar dan dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

Bertindak sebagai Irup Komandan Korem 073/Makutarama (Kolonel Arm Moch Erwansjah, S.I.P, M.Hum), Selasa (13/11)

Setelah pelaksanaan upacara penutupan TMMD, Dandim menyerahkan hasil karya TMMD Reguler ke 103 kepada Pemda Rembang yang diterima oleh wakil Bupati Rembang Bayu Ardiyanto.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Setelah upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, di lapangan sepak bola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, puluhan Offroader yang tergabung dalam Rembang Jeep Comunity (RJC), kembali berpartisipasi dan mengiringi para tamu undangan dan yang lainnya saat akan meresmikan jalan yang dibangun dalam program TMMD Reg-103, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Selasa (13/11)

Dalam kesempatan itu, Danrem 073/Makutarama (Kolonel Arm Moch Erwansjah, S.I.P, M.Hum), yang sebelumnya bertindak sebagai Irup pada saat upacara penutupan TMMD Reg-103 juga mendapatkan amanah untuk meresmikan jalan tersebut.

"Kami sangat senang dilibatkan dalam acara TMMD ini. Semoga partisipasi kami bisa membantu dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Dengan TMMD semua bersinergi dan berbagi untuk satu tujuan membangun negeri." Ungkap Anwar ketua Rembang Jeep Comunity. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Upacara penutupan TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang dilapangan sepakbola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, telah selesai dilaksanakan. Sejumlah hiburan dan pelayanan serta Bazar murah telah sukses digelar.

Saatnya salam perpisahan dan mengenang semua kegiatan yang telah lancar dan sukses dilaksanakan. Tak mau ketinggalan sejumlah ibu-ibu, anggota Kodim, serta pihak-pihak yang terkait lainnya, yang ikut memeriahkan upacara penutupan TMMD Reg-103, mengabadikan moment mereka dalam sebuah kebersamaan. Selasa (13/11)

"Saya sangat senang sekali karena TMMD Reg-103 selesai dan sukses sesuai dengan apa yang diharapkan. Terimakasih banyak juga karena kami telah dilibatkan dalam memeriahkan upacara penutupan TMMD ini," Terang Nyonya Suroyo Persit Ranting 6 Bulu. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, sudah selesai dan kemarin hari Selasa (13/11) resmi di tutup. Kilas balik kita coba menelusuri bagaimana tanggapan dari beberapa warga setempat tentang pelaksanaan TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang.

Pagi ini sudah tampak ada keramaian beberapa warga di warung milik pak Oblang (Panggilan akrab), (33), Desa Pasedan, yang sedang minum kopi bersama, seperti biasa kebiasaan warga Rembang dan sekitarnya, istilah ngetrendnya sekarang "KOPDAR". Mereka berkumpul sembari main Bilyard untuk hiburan dan berkompetisi dalam ketepatan dan keakuratan membidik bola Bilyard agar masuk ke lubang. Rabu (14/11)

Hendro salah satu warga Pasedan mengatakan, "Semenjak jalan Pasedan sudah bagus, warga Ngotoko terlihat banyak yang lalu lalang dijalan, termasuk teman saya ini yang baru main Bilyard dengan saya juga orang Ngotoko."

Lebih lanjut Hendro mengungkapkan, "Saya pribadi, sangat senang jalan Desa kami dibangun TMMD, Desa kami jadi tambah ramai, dan sepertinya menambah semangat Mobilitas warga. Dimana yang sebelumnya pada males keluar karena jalannya rusak, sekarang sepertinya mereka tampak Enjoy dan sangat menikmatinya."

Dari tanggapan beberapa warga setempat, keberadaan dan hasil yang diberikan TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang, sudah mereka rasakan. Jadi tujuan program TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang sudah tepat sasaran dan sesuai apa yang diharapkan. Bersinergi dan membantu pemerintah dalam hal percepatan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat, dengan membantu kesulitan-kesulitan masyarakat dimulai dari bawah (Pembangunan Desa). (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kebersamaan selama 30 hari prajurit TNI dan warga masyarakat seguyup rukun kompak dalam pelaksanaan kegiatan program Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler ke -103 Desa Pasedan. (14/11)

Keberadaan Bintara Pembina Desa ( Babinsa ) di tiap-tiap desa merupakan ujung tombak terdepan dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat keamanan sebagai mitra kerja dengan kepala Desa dan perangkat desa lainnya.

Bapak Kusman selaku kepala Desa Pasedan mengucapkan terimakasih atas sinergitas Bapak Babinsa selama ini berjalan dengan baik dan selalu membantu setiap pelaksanaan tugas yang ada di desa.

" Terimakasih sekali dengan adanya Babinsa sebagai motivator setiap kegiatan dan mitra kerja untuk saling berkordinasi demi  berjalan nya pemerintah daerah yang baik dan sinergitas TNI bersama Rakyat terjalin dengan baik ". ungkapnya

Untuk daerah pedesaan apa pegunungan Babinsa dibekali Sepeda Motor dinas demi menunjang pelaksanaan tugas dilapangan dengan baik. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang, telah resmi ditutup oleh Komandan Korem 073/Mkt. Selesainya TMMD ditandai dengan upacara penutupan yang dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang pada hari Selasa (13/11) silam.

Anggota Satgas TMMD terdiri dari beberapa satuan, diantaranya personil Batalyon Infanteri (Yonif) 410/Alugoro, yang bermarkas di Kabupaten Blora.

“Alugoro” merupakan Lambang Satuan dari Yonif 410. Lambang tersebut selalu melekat dalam sanubari anggotanya.

Dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke 103, anggota Yonif 410/Alugoro, membuat prasasti yang melambangkan satuannya.

Prasasti dibuat di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang tempat dilaksanakannya TMMD Reguler ke 103 Tahun 2018.(0720_Syaiful)