Nasional

Nasional (768)

Rembang, Sulutnews.com - Pandangan yang berbeda pada dilokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -103 di Desa Pasedan, biasanya anggota lantas pegang peluit tapi hari ada pandangan lain yang berbeda dilokasi pengecoran jalan arah Dukuh Ngotoko, Kamis(8/11).

Pembangunan fisik berupa pengecoran jalan arah Dukuh Ngotoko anggota Satgas TMMD Reguler ke -103, anggota lantas polres Rembang dan warga masyarakat Desa Pasedan melaksanakan kerja bakti untuk menyelesaikan pekerjaan pengecoran jalan yang tinggal selangkah lagi terselesaikan.

Brigadir Teguh salah satu anggota satlantas polres Rembang mengatakan Polri siap membantu program TMMD Reguler ke -103 di Desa Pasedan tergabung nya polisi dalam program TMMD Reguler ke -103 ini merupakan bentuk kebersamaan kemanunggalan TNI, Polri dan warga masyarakat untuk selalu bersinergi bersama - sama membangun jalan arah Dukuh Ngotoko untuk mengurangi kemiskinan melalui pembangunan khususnya di daerah pedesaan.

" Saya sudah terbiasa bersama TNI dan warga masyarakat bersama kerja bakti dan gotong royong biar terus ada tali silaturahmi ". ujarnya

Sapu lidi alat sederhana yang sangat membantu dalam pembangunan pengecoran jalan karena banyak sekali manfaat nya maka dari itu yang biasanya anggota polri membawa peluit di jalan raya kali ini sapu lidi yang terpenting dalam pengerjaan jalan cor arah Dukuh Ngotoko.

Dengan adanya rasa kebersamaan TNI, Polri dan warga masyarakat saling kompak dalam program TMMD Reguler ke -103 bahu - membahu tidak ada rasa canggung diantara mereka, “ semoga kedepannya TNI, Polri dan warga masyarakat seguyup kompak dan rukun sehingga tercipta keamanan dan ketertiban demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkasnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler ke -103, Kodam 0720/Rembang telah berlangsung selama 25 hari, semua kegiatan pembangunan fisik dan kegiatan non fisik sudah tahap finishing dan segala sesuatu yang masih kurang terus dibenahi supaya mendekati sempurna.

Lokasi TMMD Reguler ke -103 Desa Pasedan, kecamatan Bulu, kabupaten Rembang terletak di tengah hutan perhutani akses transportasi yang begitu sulit itu yang menjadi kendala dalam droping material ke sasaran.

Hingga hari ke 25, pembangunan fisik berupa pengecoran jalan, makadam, poskamling dan rehap rumah tidak layak huni (RTLH) memasuki tahap penyelesaian.

Tak hanya mengurus pembangunan jalan dilokasi pelaksanaan,para satgas TNI yang terlibat dalam program TMMD Reguler ke -103 ini juga aktif menyambangi rumah penduduk, kunjungan tersebut bertajuk kunjungan sehat.

Kunjungan dilaksanakan adalah bersama bidan Desa Pasedan dalam rangka pengecekan KB ( keluarga berencana), Kamis (8/11).

Ibu Anik selaku bidan Desa Pasedan mengatakan dengan adanya program TMMD Reguler ke -103 sangat senang dan bangga sekali sesekali anggota tim Kesehatan terus keliling desa untuk menyambangi warga masyarakat untuk selalu ikut program pemerintah yaitu KB.

" Saya bersama kader dan tim Kesehatan TMMD Reguler ke -103 selalu kompak bersama - sama keliling desa untuk sosialisasi tentang KB". ungkapnya

Ini memberikan sinyal positif bagi warga masyarakat Desa Pasedan untuk selalu mendukung pemerintah yaitu program  KB.(Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kerja keras tak mengenal lelah bagi anggota satgas TMMD Reguler ke -103 demi menyelesaikan pekerjaan yang belum terselesaikan, warga masyarakat Desa Pasedan merasa senang dan bangga sebentar lagi jalan arah Dukuh Ngotoko tertata rapi.

Dengan tidak mengurangi semangat anggota satgas TMMD Reguler ke -103 Mbah Ngarpen (70) warga masyarakat Desa Pasedan Rt 04 Rw 04 memberikan motivasi dan semangat dengan mudah yaitu pijatan tangan Terampil Mbah Ngarpen, membuat anggota satgas TMMD Reguler ke -103 ini terasa terobati lelah dan capeknya memang ini tidak seberapa tetapi keakraban seperti anak sendiri bagi Mbah Ngarpen.

"Merasa senang bisa memberikan pijatan kepada Bapak TNI yang sehari-hari kumpul bareng kerja bareng dilokasi TMMD,saya capek tapi lebih capek Bapak TNI karena hampir 30 hari terus bekerja tak mengenal lelah demi desa kami ". ungkap Mbah Ngarpe dengan senyuman khasnya.

Semenjak ada TMMD di Desa Pasedan antusias warga masyarakat luar biasa, rasa kebersamaan tidak dilokasi TMMD saja tetapi di manapun warga masyarakat Desa Pasedan dan anggota satgas TMMD Reguler ke -103 selalu kompak.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Era moderen dan serba digital dalam pelayanan pemerintahan yang berbasis online pada saat ini berlaku diseluruh indonesia  termasuk pembuatan E-KTP. Hal tersebut mendorong bagi TNI melalui kegiatan Tentara Manunggall Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu.

Dalam kesempatat ini Kodim 0720/Rembang menggandeng Disdukcapil Rembang untuk memberikan pelayan pembuatan E-KTP kepada warga masyarakat Desa Pasedan dan sekitarnya, kegiatan ini diselenggarakan di balai Desa Pasedan. Kamis (8/11)

Antusias warga masyarakat diwilayah ini begitu luar biasa dengan adanya pelayanan pembuatan E-KTP didesa pasedan ini. Dalam kesempatan yang langka ini, warga masyarakat setempat tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan langsung menyerbu balaidesa pasedan untuk membuat E-KTP.

Upaya Kodim 0720/Rembang melalui kegiatan TMMD Reguler ke-103 diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu ini, selain membangun beberapa infrastrruktur desa, kegiatan TMMD juga mempermudah bagi  warga masyarakat  setempat untuk mendapatkan pelayanan pemerintahan. Dengan adanya pelayanan E-KTP ini, warga masyarakat Desa Pasedan Kecamatan Bulu ini tidak kesulitan lagi mengurus E-KTP.

Wujud kepedulian TNI terhadap rakyat semata-mata demi kesejahteraan bagi rakyat itu sendiri. TNI beasal dari rakyat dan untuk rakyat. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Satgas program TNI-AD TMMD Reguler ke 103 tidak lama lagi menuntaskan tugas mulianya. Karena saat ini target pengecoran jalan tinggal kurang dari 100 meter.

Rasa puas dan bangga bisa memberikan bagi warga masyarakat Dukuh Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang ikut berpartisipasi dalam hasil pembangunan desa untuk peningkatan taraf hidup lebih sejahtera. Rabu (07/11).

Jiwa gotong rakyat Indonesia saat ini mulai hilang akibat terpaan global, namun tekat TNI tetap teguh untuk mempelopori hal tersebut dengan membangangun kedekatan dengan rakyat melalui kegiatan TMMD yang bertujuan memotivasi masyarakat agar bisa memunculkan kembali jiwa gorong–gorong masyarakat.

Dengan semangat dan tekat yang kuat ini, TNI khususnya Kodim 0720/Rembang bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Rembang melalui kegiatan TMMD ke 103 di Kabupaten Rembang. Kegiatan tersebut bertujuan membangunkan kembali kebersamaan masyarakat melalui kegiatan jiwa gotong-royong, sehingga apa yang dicita-citakan dapat dirasakan oleh masyarakat banyak terkhusus dapat dirasakan oleh anak cucu kelak. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Dengan hasil yang memuaskan, sebagai salah satu bukti kokohnya Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Kodim 0720/Rembang  bersama TNI, Polri dan masyarakat.

Ini juga bentuk kepedulian yang tinggi dalam mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di wilayah Kodim 0720/Rembang, tepatnya di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.

Dansatgas TMMD ke 103, Dandim 0720/Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos. mengatakan, baik itu anggota Satgas TMMD TNI dan Polri maupun masyarakat, pihaknya berharap tidak ada kesan paksaan dalam melaksanakan kegiatan ini.

“Mari kita semua ikhlas berbuat bergotong royong, demi kesejateraan kita bersama, Menurutnya, dengan hasil kerja yang memuaskan  tentu manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Pasedan,” ujar Dandim, rabu (07/11).

Terbukti kata Dandim 0720/Rembang, memasuki minggu keempat pelaksanaan TMMD, personel TNI, Polri serta masyarakat  masih dengan semangat yang tinggi untuk bekerja menyelesaikan Program TMMD.

Kepala Desa Pasedan Bapak Kusman mengatakan, dengan dilaksanakannya TMMD ke 103 ini membangkitkan semangat masyarakat tentang gotong royong yang menjadi semboyan bangsa Indonesia, serta masyarakat Desa Pasedan berterima kasih kepada Kodim 0720/Rembang, yang telah bekerja sama dalam membangun Desa Pasedan. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Jalan merupakan akses transportasi  yang sangat penting bagi warga untuk kegiatan sehari hari  baik keluar masuk desa, kegiatan pertanian, hubungan sosial dan kegiatan lainnya. Dan infrastruktur inilah yang sangat dibutuhkan warga Dukuh Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.

Meskipun jalannya sudah dibangun bahkan dicor, tetapi bila kondisi pinggir jalan yang terjal atau tebing dan jalan itu tikungan, maka tebing itupun harus dibangun juga, supaya jalan tidak longsor saat musim hujan dan tergerus air. Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, memahami akan hal itu.

Tampak jelas bahwa Satgas TMMD telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor saat turun hujan pada jalan yang menikung dan pinggirnya tebing, sehingga pada lokasi itu dibangunlah tebing untuk penahan jalan dengan cara dicor. Pengecoranpun sudah mencapai finish tinggal pembenahan-pembenahan bahu kanan kiri tebing. Rabu (07/11)

Biar pemakaian jalan lebih awet dan tidak mudah rusak, maka kanan kiri jalan dikasih tanah hurug atau borem jalan bahkan ada yang dicor bila kanan kiri jalan itu curam, baik itu pada jalan cor atau jalan yang dimakadam. Hal itu dilakukan supaya saat musim hujan tiba, makadam yang sudah digelar dijalan tidak mudah hilang terbawa arus air. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Keberhasilan dan kesuksesan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler -103 Kodim 0720/Rembang terletak pada kerja sama dan koordinasi antara Satgas TMMD Reguler ke -103 dengan warga masyarakat.

" Kunci pekerjaan kami adalah cuaca dan ketersediaannya bahan material bangunan, termasuk banyaknya bantuan dari rekan - rekan satgas TMMD Reguler ke -103 dan warga masyarakat itulah kuncinya ". cetus Serda Mustari yang sedang mengerjakan rehab rumah di Bapak Ngadimin (58) Desa Pasedan Rt 05 Rw 01 yang mendapatkan bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) Rabu (7/11).

Serda Mustari memang dikenal di satuannya mempunyai spesialisasi pertukangan, sehingga dalam TMMD Reguler ke -103 Kodim 0720/Rembang kali ini ditugaskan sebagai salah satu anggota satgas untuk membantu rehap rumah bapak Ngadimin.

" Sudah menjadi langganan disetiap kegiatan TMMD, pokoknya saya selalu siap ditugaskan dimana saja, termasuk sekarang dalam pelaksanaan rehab rumah Bapak Ngadimin ini ". tandasnya.

Diharapkan kolaborasi antara Satgas TMMD Reguler ke -103 dan warga masyarakat akan lebih mempercepat perampungan rehap rumah Bapak Ngadimin tersebut. Sebelum mengawali pekerjaan Serda Mustari pun tidak segan - segan untuk berkoordinasi dengan Serma Selamet yang dianggapnya sebagai inspirator dan seniornya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Budaya gotong royong yang didasari jiwa kebersamaan serta memupuk rasa persaudaraan sangat kental dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanaklan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko.

Selama kegiatan TMMD berlangsung, Anggota Satgas TMMD menginap diwilayah tersebut dengan menumpang di rumah-rumah warga setempat. Dirumah Bapak Sukarno warga Dusun Ngotoko ini dijadikan tempat menginap Anggota Satgas TMMD yaitu Serda Arizona, Pratu Agus Dwi dan Prada Hermanto. Ketiga Anggota Satgas tersebut dari Bataliyon Infanteri 410/Alugoro. Rabu (7/11)

Setelah mandi dan sarapan dirumah Bapak Sukarno, Anggota Satgas tersebut sedang mempersiapkan diri berkemas dan segera menuju lokasi pengerjaan jalan dan bergabung dengan personel lainya. Semangat pantang menyerah kian tertanam dalam sanubari mereka demi mewujudkan harapan warga setempat dan demi kepentingan bersama.

“Kami selalu mengucap syukur dan terimakasih kepada Bapak Sukarno yang sudah rela rumahnya untuk tempat menginap kami. Dengan kebaikan anggota keluarga ini menambah semangat saya dalam bekerja,” ungkap Serda Arizona

“Selain itu, juga menyiapkan makan pagi, siang dan malam untuk kami.” Tambahnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Dalam penyelesaian kegiatan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang tahun 2018, para pekerja baik dari Satgas TMMD maupun warga Desa Pasedan terus berbenah.

Terlihat hari ini para pekerja sedang merangkai besi untuk otot jalan cor yang penggarapannya sekarang sudah mencapai 85 %. Disisa waktu yang masih ada ini para pekerja terus menggenjot pengerjaannya, hal tersebut dilaksanakan guna tercapainya target penyelsaian program yang renana akan ditutup pada tanggal 13 Nopember 2018 ini. Rabu (07/11).

“Ayo terus bersemangat kerjanya biar cepet selesai, keburu turun hujan” ujar salah satu anggota Satgas sembari menyemagati rekan-rekannya.

Dalam sisa waktu yang ada ini, dalam pengerjaan program baik fisik maupun non fisik terus dilaksanakan, sehingga semua kegiatan bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana yang sudah ada.

Warga Desa Pasedan tempat dilaksanakannya program TMMD saat ini juga tidak mau kalah semangatnya dengan para anggota Satgas dari Kodim 0720/Rembang, mereka terus bahu-membahu bekerja menyelesaikan sisa pekerjaan yang belum tergarap. (0720_Syaiful)