Nasional

Nasional (220)

Salatiga, Sulutnews.com - Tergabung menjadi anggota satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di daerahnya tempat tinggalnya, menjadi tantangan tersendiri bagi Pelda Sunaryanto.

Pelda Sunaryanto yang kebetulan juga sebagai anggota satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018, adalah putra daerah dari Dusun Mesu, Desa Bonomerto.Kondisi ini membuatnya harus bersikap bijaksana dalam melayani masyarakat dan menjalankan tugas sebagai personel TNI. Sikap humanis dia tunjukkan, pada saat ibu Mukiyem, minta diantar pulang ke rumahnya setelah pemeriksaan kesehatan gratis, Minggu (29/07/2018).Ibu Mukiyem yang sangat mengenali dirinya, secara khusus minta diantar pulang dengan selalu digandeng tangannya.

Pelda Sunaryanto, dengan sabar dan hati - hati, mengatar ibu Mukiyem pulang ke rumah nya, yang kebetulan berada di sebrang jalan dimana pemeriksaan kesehatan gratis dilaksanakan oleh Serma Budi Santoso, di samping rumah bapak Latif.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Proses pencampuran material kering seperti semen, pasir dan batu split untuk pengecoran jalan penghubung Dusun Gedong dan Dusun Krajan, membutuhkan waktu sesaat, membuat beberapa personel satgas TMMD ke 102 lakukan aksi unik.

Aksi unik yang mereka kerjakan adalah dengan meletakkan gerobak pengangkut berurutan layaknya menunggu antrian untuk bongkar muat barang,Senin (30/07/1018).Prada Joko Triyono sesekali berkelekar, "Ayo ditata rapi, biar seperti truk yang mau muat material di depo," candanya kepada rekan - rekannya.

Ketertiban yang ditunjukkan oleh para personel Satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 dari Bataliyon Zeni Tempur 04 Ambarawa dan Bataliyon Kavaleri 02 Ambarawa, adalah hasil dari kebiasaan sehari - hari sebagai seorang personel TNI.

Salatiga, Sulutnews.com-Komunitas motor Rx King(Bang Kinger’s Indonesia) dan Komunitas mobil Kijang(TKCI) bersinergi dalam TMMD karena kebetulan sama-sama mau membantu TNI dan masyarakat dalam waktu yang sama,Minggu (29/07/2018).

Pasukan anti pilu terucap dadakan dari seorang anggota Club motor Rx king,Eko Wahyudi untuk menggabungkan dua komunitas antara Rx King dan Kijang yang kebetulan diberi tugas oleh Peltu Pamujianto menuju RTLH bapak Nikam dusun Karang Dawung.Mereka sepakat memberi nama Pasukan anti pilu karena memberi motivasi dan semangat kuat untuk membantu program TMMD sepenuhnya tanpa kata pilu tapi sebaliknya dengan penuh keikhlasan.

Ketua Komunitas mobil Kijang, bapak Usman sangat senang bisa kolaborasi dengan Komunitas Rx King karena sama-sama ingin datang dengan semangat untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat.

Dalam program TMMD banyak sekali kisah yang membuat hati banyak orang semakin menyatu dari berbagai element masyarakat yang ikut membantu pekerjaan pada berbagai program TMMD Reg 102 di desa Bonomerto.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Sertu Soares adalah personil Satgas TMMD Reg 102 desa Bonomerto yang paling dikenal oleh warga karena punya ciri yang khas.

Dalam pembangunan betonisasi jalan dusun Mesu sampai dengan dusun Krajan dari sekian banyak warga yang ikut bekerja maupun tidak rata-rata mengenal siapa itu Sertu Soares, karena dari logat bicara sama tampilan juga warna kulit paling mudah diingat.

Sertu Soares sering terlihat dalam pembangunan betonisasi jalan mengemudikan mesin molen,seperti saat melayani anggota Komunitas Mobil dan Motor yang memakai angkong sebagai sarana pengangkut dari mesin molen untuk diangkut dan dimuntahkan di badan jalan.Anak Komuitas ini sangat senang bekerjasama dengan Sertu Soares karena orangnya sabar dan telaten dalam mengolah matrial di mesin molen sampai menumpahkan di angkong.

“Saya selalu siap setir molen tanpa henti selama yang mengangkut matrial masih mampu berjalan untuk mengangkut matrial menumpahkannya ke badan jalan”, tegasnya.(/Narto)

Salatiga,Sulutnews.com - Senin (30/07/18) Anggota TNI yang tidak mengenal lelah bekerja  telah berusaha dengan semangat pengabdian, kali ini membongkar dan membangun kembali rumah Bapak  Supangat warga RT 05/04 Desa Bonomerto  kecamatan Suruh  Kabupaten Semarang.

Seluruh anggota TNI membongkar dan membangun kembali rumah, ini merupakan sasaran program TMMD Reguler Ke 102 tahun 2018, dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Warga RT05/04 Desa Bonomerto,  Supangat tak bisa berkata-kata ketika rumahnya   diperbaiki anggota TNI. Ia hanya bisa  terharu  karena rumahnya mendapat bantuan dari program TMMD.

“Saya sangat terharu dan tidak bisa bicara apa-apa ketika rumah saya diperbaiki TNI. Saya sangat bahagia dan tidak bisa terlukiskan. Terima kasih buat bapak bapak TNI,”kata Supangat.

Danramil Suruh Kapten Inf Tarimo mangungkapkan, kegiatan renovasi ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari warga, sehingga proses pengerjaannya sesuai dengan rencana dan waktu yang  telah ditentukan.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin. Selain tenaga tukang dari para Babinsa, tanpa diminta warga sekitarpun dengan sukarela turut membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kartono (56) Ketua RT setempat, mengaku dirinya siap mendukung kegiatan ini dengan membagi tugas. Di setiap Rt, warga diwajibkan untuk meluangkan waktu membantu TNI dari Kodim 0714 Salatiga, yang sedang melaksanakan kegiatan pembangunan RTLH dalam rangka TMMD Reguler ke 102 di desa Bonomerto tersebut.“Memang seharusnya  bapak Supangat mendapatkan bantuan perbaikan RTLH, karena kodisi rumahnya yang memprihatinkan,” pungkasnya.(/Narto)

Salatiga,Sulutnews.com - Babinsa 08/Suruh Serka Muslih selaku Anggota Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga, Bersama PPL dan perangkat Desa Bonomerto Terjun langsung ke lokasi pengairan irigasi untuk mengecek dikarenakan musim kemarau.

"Saya langsung bersama PPL dan Perangkat desa melakukan pendampingan terjun ke sawah yang mulai kering dan melihat saluran Air yang mulai berkurang debit airnya," Ucap muslih.

"Pertanian yang tepat merupakan kunci sukses untuk mendapatkan hasil panen yang baik, karena saat ini sudah kemarau, sudah lama tidak turun hujan, sehingga ketersediaan air di wilayah bonomerto sudah mulai kurang,"ujar Serka Muslih.

Ia juga menghimbau dan mengajak petani penggarap lahan agar nantinya selalu memperhatikan pola tanam agar diperoleh hasil panen yang maksimal. Pemberian pupuk selain dengan menggunakan pupuk organik petani diharapkan juga memberikan pupuk dan organik dengan memanfaatkan bahan yang ada disekitar kita seperti daun-daunan serta sampah rumah tangga yang mudah membusuk.” Tandasnya.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD ) Reguler Ke-102 Kodim 0714/Salatiga sampai detik ini, masih berlanjut dan berjalan sesuai agenda kegiatan, tetapi dibalik realitas dari berbagai aktifitas ada suka dan duka serta semangat dengan kebahagiaan yang dirasakan Prajurit dan Masyarakat dilingkungan setempat.

Kesuksesan Program TMMD Ke -102 Kodim 0714/Salatiga yang ada di desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang ini, tidak lepas dari Kerja keras dan semangat Prajurit dan masyarakat  yang saling bahu membahu bergotong royong menyelesaikan setiap sasaran, yang mana saat ini pembangunan dikeseluruhan sudah mencapai 86 persen terselesaikan.

Komandan Regu yang ada dilapangan Serda Untung dari satuan Yonzipur 4/TK mengatakan, seluruh anggota satgas TMMD yang terlibat dalam program membangun desa Bonomerto ini, tetap bekerja  dengan penuh semangat walaupun dikarenakan ikatan dan tuntutan profesi yang mengharuskan para Prajurit Satgas untuk sementara jauh dari keluarga, " ini demi kesejahteraan masyarakat," ujar Danru Untung.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Satgas TMMD menaikan mesin molen Guna mempercepat pengecoran jalan tembus dari Dusun Mesu ke Gondang, Bonomerto, Personel Satgas TMMD 102 Kodim 0714/ Salatiga menambah mesin molen untuk membantu mengaduk material cor.

Kapten Inf Tarimo selaku Danramil 08/Suruh Kodim 0714/Salatiga mengatakan bahwa guna mempercepat proses pelaksanaan pengecoran jalan tembus kita tambah lagi mesin molen untuk membantu mengaduk material cor yang sudah disiapkan.

"Penambahan mesin molen ini sebagai upaya untuk mempercepat proses pengecoran jalan tembus Gedong - Mesu sehingga target waktu yang telah direncanakan dapat tercapai," Ungkapnya.(/Narto)

Salatiga,Sulutnews.com - Selesai melaksanakan kegiatan PBB bersama anak-anak SDN 02 Bonomerto Kapten Inf Rimdani Menyampaikan Anak adalah aset atau masa depan suatu bangsa, yang artinya apa yang terjadi terhadap anak di masa ini akan mempengaruhi masa depan bangsa ke depannya.

Di dunia yang serba modernisasi ini, segala pengaruh dari dalam maupun luar sudah berkembang dengan pesatnya. Segala hal-hal berbau instan mudah di dapatkan dimana saja dan kapan saja. Dampak-dampak dari modernisasi pun dapat dirasakan oleh segala usia, baik itu muda atau tua.

Pasiter Kodim 0714/Salatiga Menyampaikan, " Dampak negatif modernisasi adalah salah satu permasalahan yang ada dan perlu untuk di selesaikan, Salah satu dampak negatif modernisasi adalah rusaknya moral anak saat ini.

Banyak berita-berita yang telah kita dengar tentang rusaknya moral anak saat ini, mulai dari hal kecil sampai dengan hal yang besar. Pencurian, Pembunuhan, Kekerasan, Pencabulan, dan berbagai kejahatan lainnya terjadi di sekitar anak, baik itu anak sebagai korban maupun pelaku".

Hampir semua tindakan kejahatan yang terjadi pada seorang anak dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari pengaruh dari lingkungan luar, kurangnya perhatian atau kasih sayang dari orang-orang terdekat, kepribadian yang pendiam dan berbagai alasan lainnya.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Regional ke 102 bersama warga masyarakat lainya masih terus bekerja setiap harinya seperti biasa melanjutkan pengecoran jalan dengan penuh semangat.  Walaupun Mannggu, (29/07) hari libur, berharap target dapat terlaksana sesuai dengan harapan yang telah direncanakan.

Kebutuhan air sangat diperlukan dalam pengecoran jalan saat ini karena bertepatan dengan musim kemarau. Klub motor RX King “BALADHIKA” mendatangkan mesin penyedot air untuk membantu dalam kelancaran pengecoran jalan teruma di dalam hal pengairan.

Pengecoran jalan yang menghubungkan dari dusun Gedong menuju dusun Mesu   terus dikebut mengingat penutupan TMMD sudah semakin dekat lagi, Babinsa desa Bonomerto Sri Mulyadi menyampaikan " supaya tidak menghambat jalannya pengecoran harus menggunakan mesin pompa penyedot air dikarenakan jalan yang akan dicor letaknya agak jauh dari sumber air".

TMMD kali ini sedikitnya sudah empat sasaran fisik yang sedang dikerjakan seperti pengecoran jalan, perehapan  mushola, pembangunan RTLH milik masyarakat yang kurang mampu dan pemberian bantuan jamban bagi warga yang belum memiliki, harapan dari kami semua satgas TMMD agar seluruh komponen masyarakat dapat ikut membantu dan mendukung jalanya program dari pemerintah ini. Ungkap Serka Srimulyadi.(/Narto)