TNI Manunggal

TNI Manunggal (719)

Rembang, Sulutnews.com - Tak seperti biasanya pagi itu hutan ngotoko Desa Pasedan  dipenuhi hiruk pikuk satgas TMMD Reg103 dari Kodim 0720 Rembang dan warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu Rembang, seperti layaknya di sebuah pasar.

Hal ini terjadi karena pengerjaan  target Program Fisik TMMD  berupa pengecoran jalan desa Pasedan akan segera berakir. Sebab tak lama lagi program TMMD ini ditutup. Ditengah- tengah kebersamaan itu Kusman selaku Kepala Desa mengungkapkan" kalau nanti para satgas TMMD ini sudah pulang, desa kita tak ramai seperti ini lagi " ujarnya sambil mengelus keningnya.

Biarpun nantinya satgas TMMD ini meningalkan Desa Pasedan untuk berpisah dengan warga, namun penduduk Desa Pasedan mengharapkan untuk selalu menjaga silahturohmi.di antara mereka. Meski hanya berkumpul selama kurang lebih 30 hari, bagi warga Desa Pasedan merupan suatu anugrah yang luar biasa, karena kedatangan Satgas mampu memberi perubahan. Baik dari kehidupan atau perilaku warga dan perubahan berupa bangunan Fisik dan yang lain di Desa Pasedan.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Dengan adanya Program TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang kini jalan Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu menjadi bagus. Walaupun belum selesai 100% jalan yang dibangun oleh Satgas TMMD dan Masyarakat sekarang  sudah bisa dinikmati. Kebiasaan anak-anak muda jaman sekarang kalau naik motor di jalanan sering ugal-ugalan dan tidak menggunakan kelengkapan keamanan. Saat anggota satgas TMMD sedang bekerja ada 2 orang pemuda naik motor dengan ugal-ugalan, Jum’at (09/11).

Sesegera anggota Satgas menaruh alat kerjanya dan menghentikan sepeda motor tersebut. Anggota Satgas (Pratu Bagus, Brigadir Supriyanto, Bripda Dika) menegur Heru (37) Agus (34) warga Rt.01/08 Dukuh Ngotoko dan memberikan gambaran bahayanya naik motor tidak pakai helm dan saat terjadi kecelakaan.

Dijelaskan dalam UU Pelanggaran Lalulintas yaitu, bahwa bila tidak memakai Helm sesuai aturan (SNI) Sangsi Pidana kurungan 1 (satu) bulan, atau Denda Rp. 250.000,- membiarkan penumpang tidak pakai helm kena sangsi pidana kurungan 1 (satu) bulan atau denda sebanyak Rp.250.000,- Dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang, Sanksi Pidana Penjara Paling Lama 1 (satu) tahun atau denda Paling  Banyak Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah). (0720_Syaiful)

Remabng, Sulutnews.com - Semangat prajurit semakin bergelora bersamaan akan segera ditutupnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103. Terkait dengan kerinduan kepada keluarga tercinta di rumah juga tinggal menyisakan beberapa hari lagi.

Jelang sepekan penutupan TMMD Reguler 103 Kodim 0720/Rembang, pada 14 November 2018 mendatang, anggota Satgas TMMD Rembang kian bergairah, menyusul sasaran utamanya yaitu makadam jalan sepanjang 2.358 meter akan segera selesai dan hanya menyisakan beberapa meter lagi.

Jalan tersebut adalah akses penghubung antara Dukuh Ngotoko dengan Desa Pasedan Kecamatan Bulu.

Nampak mereka dengan bersemangat mengangkut material bahan berupa batu belah dan menatanya dengan sabar pada bagian yang belum terselesaikan.. Ini semua dilakukan agar hasil pembangunan makadam kuat dan manfaatnya dapat segera digunakan oleh warga desa dalam jangka yang lama.

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Lettu Inf  Supriyanto menyampaikan bahwa walaupun sudah bekerja selama 25 hari, namun semangat anggota masih tetap terjaga.

"Semuanya hanya untuk kesejahteraan warga Pasedan dan sekitarnya. Sisa waktu sepekan lagi adalah suntikan moril kerja guna segera dapat berkumpul kembali dengan keluarga yang telah menanti di rumah. Kami selaku Satgas TMMD telah bekerja maksimal dalam membantu pemerintah daerah mewujudkan pemerataan pembangunan mulai dari wilayah pinggiran." ungkapnya Jum’at (9/11).(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com – Sambutan siswa dan siswi SD N 1 Pasedan yang tergabung dalam drum band sekolah kepada Tim Wasev Sterad begitu luar biasa dalam kunjungannya Brigjend TNI Agus Susilo unsur Pimpinan Forkopimda Rembang sampai berhenti sejenak melihat atraksi yang di tampilkan oleh Anak - Anak SD tersebut, Kamis (08/11).

Kepala Sekolah SD N 1 Pasedan Bapak Jamari S.Pd sengaja menampilkan Drum Band kepunyaannya,"ini moment yang langka di Desa Kami terutama bagi sekolah Kami. Anak - anak juga begitu bersemangat dan antusias menyambut kedatangan tamu dari Jakarta, ada kesan tersendiri bagi anak - anak didik Kami, mereka begitu bangga."Tuturnya.

Begitu Ketua Tim Wasev tiba di Dampingi unsur Forkopimda,langsung di sambut dengan iringan lagu Indonesia Raya yang di tampilkan oleh Marching Band anak - anak SD N 1 Pasedan, sampai rombongan menuju ke Balaidesa Pasedan sebagai tempat di laksanakannya kegiatan utama dalam kunjungan penilaian dari tim Wasev Sterad.

"Ini rangkaian kegiatan yang luar biasa penting bagi Kami karena even ini akan di tampilkan secara Nasional dan di lihat oleh seluruh warga Negara Indonesia.akan jadi suatu kebanggaan tersendiri bagi anak - anak Pasedan, terutama siswa dan siswi SD N 1 Pasedan, supaya mereka akan lebih termotivasi lagi sehingga lebih giat dalam belajar ".jelas Dandim Rembang,yang juga Dansatgas TMMD Reguler ke 103 Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Hari ini setelah Tim Wasev Pusterad dan Bupati tiba di Poskotis TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang, di Desa Pasedan, langsung dijamu oleh Kusman (Kepala Desa Pasedan) dengan membawakan minuman Legen dan diminum bersama-sama di ruangan tamu Poskotis TMMD Reg-103.

Legen (Air sadapan dari bunga tanaman Siwalan), menjadi salah satu minuman Favorit untuk sajian tamu yang datang, di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.

Bukan hanya Kusman yang memberikan wujud penghormatannya kepada tamu, tetapi ketua Tim Wasev Pusterad Brigjend TNI Arif Susilo pun ikut berbagi dengan memberikan Legen tersebut kepada Kapolres Rembang yang ikut tergabung dalam rombongan beserta Forkopimda.

"Legen memang salah satu, minuman khas Pasedan, karena kebetulan tanah sini sepertinya baik dan cocok untuk tanaman Siwalan," kata Kusman Kades Pasedan.

"Sebenarnya ada lagi makanan khas sini, yaitu Durian. Berhubung belum musimnya ya kami tidak bisa menyajikannya, tapi kalau dihidangkan bersamaan dengan minuman Legen, kalau kebanyakan ya bisa tambah pusing, soalnya mempunya efek sama panasnya apabila dimakan." Pungkasnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Bazar murah yang berada di tenda-tenda disiapkan dalam rangka mensukseskan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, benar-benar meriah, pasalnya stand atau tenda sembako khususnya, barangnya langsung habis dengan hitungan menit. Kamis (8/11)

Kegiatan yang bertujuan untuk membantu warga masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhannya pun terlaksanakan dan membawa kesuksesan.

"Saya dari kemarin setelah dapat info bahwa besok mau ada pasar murah saya ya senang sekali, tidak ada duit ya berusaha nyari-nyari, ngutang dulu. Lha kalau nggak ada pasar murah yo duit segitu dapat apa ?". Kata Sugiyem, warga Pasedan.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos (Dandim 0720/Rembang dan Dansatgas TMMD Reg-103), pembawaannya terlihat selalu senang dan gembira, apalagi hari ini ada kunjungan tamu dari Tim Wasev (Pengawas dan Evaluasi) dari Pusterad (Pusat Staf Teritorial Angkatan Darat) sedang meninjau lokasi.

Dari awal menerima, memberikan paparan tentang perkembangan TMMD, dan mendampingi selama kegiatan lancar-lancar saja. Terlihat Dansatgas TMMD Reg-103 bersama dengan rombongan, sedang dalam perjalanan ke lokasi dengan mengendarai Jeep. Kamis (8/11)

Dansatgas TMMD Reg-103 mengucapkan, "Syukur, alhamdullilah, pekerjaan sudah hampir terselesaikan, tinggal beberapa pekerjaan saja." Semoga sisa waktu dan sisa pekerjaan yang ada tidak ada gangguan dan diberikan kelancaran." (.0720_Syaiful).

Rembang, Sulutnews.com - Memasuki minggu terakhir dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 yang diselenggarakan diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko. Selama kegiatan TMMD berlangsung diwilayah ini partisipasi warga masyarakat Desa Pasedan Kecamatan Bulu patut diapresiasi.

Semangat warga setempat dalam membantu Satgas TMMD membangun beberapa infrastruktur desa begitu luar biasa dan sangat antusias. Selain bekerja membangun infrastruktur diwilayah ini, keakraban antara Anggota Satgas TMMD dan warga setempat pun terjalin dengan sendirinya dan saling berkomunikasi dengan baik dan ramah, bahkan diantara mereka sudah menjadi bagian keluarga sendiri.

Bersama Kapten Infanteri Bambang Sutejo terlihat seorang warga Dusung Ngotoko sedang berbincang dan penuh keakraban. Dengan membawa kendaraan sepeda motor jetcolet  GS tornado yang sudah dimodif sedemikian rupa sehingga motor tersebut bisa berlalu lalang melintasi medan jalan diwilayah ini yang penuh dengan tanjakan. Jum’at (9/11)

“Dulu sebelum ada TMMD didesa ini, jalannya rusak dan tidak layak lagi untuk dilalui kendaraan bermotor,” ungkap Arianto (30) warga setempat.

“Akan tetapi sekarang jalan didesa ini sekarang sudah bagus dan sangat layak untuk dilalui kendaraan bermotor.  Dan kayaknya saya juga perlu ganti motor baru.” Tambahnya.

“Berkat TNI jalan desaku sekarang sudah bagus, Terimakasih Pak TNI sudah membangun jalan desa kami.” Pungkasnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Pembangunan yang dilaksanakan pada program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah telah memasuki minggu terakhir.

Seluruh sasaran fisik berupa pengecoran jalan, dan rehab RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) pada program TMMD ini sudah mencapai 90 %, khusus untuk pembuatan Pos Kamling (Pos Keamanan Lingkungan) sudah selesai 100 % dan makadam jalan tinggal finishing berupa penghurugan kanan kiri jalan (borem jalan).

Hari ini fokus dalam melanjutkan pelaksanaan pengecoran jalan, telah diawali dengan disiram air sebelum pengecoran dimulai. Hal itu dimaksudkan agar jalan yang basah sesudah disiram air, terus diberi adonan cor akhirnya cor bisa benar-benar merekat pada jalan yang semula berupa tanah dan bebatuan. Jum’at (09/11)

Pelaksanaan pengecoran jalan saat ini terus dilakukan, agar pada saat penutupan nanti seluruh target pengecoran jalan bisa selesai tepat waktu, karena sasaran fisik yang masih memerlukan tenaga extra sekarang ini hanya pada pengecoran jalan. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Selesai melaksanakan apel pagi yang dipimpin Perwira seksi teritorial (Pasiter) Kodim 0720/Rembang. Kapten Inf Wardiyana, anggota Satgas TMMD Reguler Ke-103 tetap semangat melaksanakan pekerjaan fisik di lokasi wilayah TMMD di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.

Pasiter Kodim Rembang Kapten Inf  Wardiyana menuturkan, selama menjalankan tugas seluruh anggota Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang selalu siap dan terus bekerja meski panas maupun hujan turun tak menentu terkadang debu.

"Kita tetap berangkat ke lokasi sasaran fisik TMMD," katanya, Jum’at (9/11).

“Kami Satgas TMMD akan bekerja secara bersama-sama dengan warga menyelesaikan pekerjaan membuat betonisasi dan makadam jalan penghubung serta bedah rumah sampai selesai. Kami pantang mundur sebelum sasaran fisik di Desa Pasedan selesai," ucap Bati Bhakti TNI Satgas TMMD, Serma Slamet Riyanto.

Lanjut Slamet, sehubungan waktu terus mengejar, pengerahan kepada tim tukang harus dilakukan.

"Intinya bagaimana kerja cepat sehingga pekerjaan bisa terselesaikan secara maksimal dan baik,” imbuhnya.(0720_Syaiful)