TNI Manunggal

TNI Manunggal (301)

Rembang, Sulutnews.com - Pelaksanaan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) belumlah dibuka secara resmi. Untuk mengisi kegiatan di sela-sela pelaksanaan pra TMMD, personel Satgas melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah warga Desa Pasedan yang dilakukan oleh Sersan Dua ( Serda) Widji Sutrisno yang memiliki tujuan untuk membangun komunikasi dan bersilaturahmi, Jum’at. (11/10).

Kedatangan anggota Satgas ini diterima dengan baik dan hangat oleh keluarga mbah Rono di rumahnya. Sambil membantu mengiris sayur yang akan dimasak mbah Rono, mereka bercengkerama. Personel Satgas melakukan perbincangan yang berhbungan dengan kegiatan keseharian yang dikerjakan oleh mbah Rono di dalam mengolah lahan pertaniannya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menggali informasi dari masyarakat langsung tentang usaha apa saja yang sudah dilakukan oleh para petani serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Anjangsana ini akan dijadikan sebagai bahan masukan kepada pimpinan untuk mencarikan solusi tentang usaha yang terbaik bagi masyarakat supaya ke depan kehidupan dan kesejahteraannya bisa lebih baik lagi.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 0720/Rembang di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan Kecamatan Bulu, Rembang, baru dibuka pertengahan Oktober mendatang. Namun beberapa warga di luar Desa Pasedan mengaku sudah merasakan dampak yang sangat positif  dengan TMMD ini.

Seperti yang diakui Wanto (45) Warga  Desa Mantingan yang setiap harinya keluar masuk Desa Pasedan  untuk mencari dagangan kayu bakar.  ”Saya senang Pak, nanti bisa menikmati jalan yang halus. Kalau jalannya halus, nanti saya kalau ke Desa Pasedan untuk mencari dagangan kayu bakar  akan  lebih mudah. Karena selama ini akses jalan di desa tersebut hanya bisa dilewati dengan kendaraan khusus seperti motor trail dan mobil hartop, dan alhamdulillah saya ikut senang akhirnya Desa Pasedan mendapatkan bantuan melalui program TMMD dan semoga nantinya bisa dijaga (dirawat) dan dimanfaatkan  dengan sebaik baiknya.” Ungkapnya, Jum’at (12/10)

Sementara itu, Pasiter Kodim 0720/Rembang  Kapten Inf wardiyana menghimbau kepada seluruh warga pasedan dan sekitarnya. Untuk mendukung dan mensukseskan kegiatan TMMD ini.  TMMD ini akan secara resmi dibuka oleh Wagub Jateng pada 16 Oktober mendatang.(0720_Wunardi)

Rembang,Sulutnews.com - Target waktu yang ditentukan dalam pelaksanaan TMMD (Tentara Manuggal Masuk Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, yang hanya diberikan waktu selama 30 hari, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kabupaten Rembang, membuat Tim Satgas (Satuan Tugas) TMMD Reg ke-103 memutar otak dan mencuri start dengan mengerjakan pekerjaan sebelum waktu pelaksanaan dimulai, hal itu di lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingankan terjadi dan menghambat pada saat nanti dimulainya proses pengerjaan.

Terlihat proses Betonisasi jalan di dukuh Ngotoko sudah mulai dilakukan, dibantu oleh warga masyarakat sekitar, Satgas TMMD Reg ke-103 tetap bersemangat melakukan pekerjaan, walaupun harus berjuang melawan lelah dan panasnya terik matahari. Jum’at (12/10/18).

“Harapannya ya bisa selesai secepatnya, karena masyarakat memang membutuhkan, saya pribadi tidak keberatan kalau harus memikul beban di medan tanjakan dan pulang-pulang harus berbau kecut keringatan”. Kata salah satu anggota Satgas TMMD Reg ke-103 saat itu.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Warga di wilayah Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang  sangat mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang. Sebagai wujud dukungan tersebut direalisasikan dengan masyarakat yang melibatkan diri tanpa diminta untuk membantu dalam menyiapkan Posko dan tempat bermalam bagi anggota Satgas TMMD Kodim Rembang.

Hal ini dikatakan Sarjiman warga Rt 2/9 Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan Rembang saat melaksanakan gotong royong pra TMMD di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.

“Sebagai warga masyarakat di  Dusun Ngotoko saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI, utamanya kepada bapak-bapak tentara Kodim Rembang yang telah menunjuk dan memutuskan wilayah desa kami sebagai lokasi TMMD Reguler. Kami seluruh masyarakat sangat mendukung kegiatan TMMD ini,” ungkap Sarjiman kepada salah satu tim jurnalistik Kodim Rembang.

Bahkan,  Sarjiman menuturkan, sambutan baik dan positif masyarakat terhadap pelaksanaan TMMD ini juga  diwujudkan dengan siap menerima seluruh prajurit untuk tinggal bersama dengan masyarakat selama pelaksaan TMMD. Harapan kami TMMD Reguler di desa kami benar-benar memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,  Kami  berdoa, semoga TMMD Kodim Rembang sukses.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang. Masyarakan sangat senang dan antusias menerima kedatangan Satgas TMMD ini. Seperti yang terlihat hari ini, Jum’at (12/10). Serda Rustono salah satu anggota Satgas TMMD mendapat kehormatan, diundang oleh Suparno salah satu warga Rt. 2 Rw. 4 Desa Pasedan.

“Mari pak makan seadanya, beginilah menu orang desa. Hanya nasi putih, sayur dan daging ayam kampung hasil piaraan sendiri. Silahkan, anggap saja rumah sendiri” Kata Suparno sambil mempersilahkan Serda Rustono untuk makan siang.

Serda Rustono dan keluarga Suparno terlihat sangat akrab disaat makan siang. Walaupun baru beberapa hari menjalankan tugas menjadi Satgas TMMD di desa itu, warga dan anggota Satgas TMMD Kodim Rembang sudah terlihat mulai akarb. Kadang mereka makan, ngopi  bersama, nonton tv bersama, bahkan terkadang untuk berangkat kesasaran TMMD pun juga bersama-sama. Hal seperti inilah yang diharapkan pimpinan komando atas. Kebersamaan TNI dan Rakyat Harus selalu dipupuk dan dilestarikan sampai kapan pun.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Pulang menjalankan ibadah Sholat Jum’at, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim Rembang Serda Nursalim menyempatkan diri silaturahmi dengan ibu-ibu warga Desa Pasedan Rembang. Pada saat kegiatan ini banyak hal yang diobrolkan mereka. Diantaranya Serda Nursalim menanyakan tentang kesulitan-kesulitan yang dialami ibu-ibu warga Desa Pasedan dan harapannya terkait dilaksanakannya TMMD ini.

“Desa panjenengan sudah mulai dibangun ya, jalan desa sebentar lagi akan menjadi bagus, dulu yang di sini belum ada pos kamling sebentar lagi akan dibangun. Yang dulu desa sini sudah aman akan semakin tambah aman dengan dibangunnya pos kamling. Terus keinginan ibu-ibu dengan adanya TMMD ini ada kegiatan apa lagi?” Tanya Nursalim sambil bersendau gurau.

Ibu-ibu di Desa Pasedan berharap adanya pelatihan untuk kaum wanita. Pelatihan yang dapat mengangkat ekonomi keluarga. “ Pak mbok ya..o diadakan pelatihan menjahit, memasak atau yang sejenisnya supaya kami ibu-ibu sini punya keahlian yang beranfaat. Sukur-sukur bisa menambah penghasilan keluarga.” Kata Tari menyampaikan kepada anggota Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Cuaca yang panas, tanah pegunungan dan berkapur itulah gambaran kondisi geografi wilayah Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang. Karena kondisi tanahnya yang berkapur sehingga tidak banyak tanaman yang tumbuh dengan subur di wilayah ini. Salah satu tanaman yang dapat tumbuh baik yaitu jati. Dari dulu warga banyak yang menanam kayu jati. Tidak mengherankan apabila di daerah ini banyak terdapat pengusaha pengerajin kayu, termasuk juga bapak Saeri.

Disaat kegiatan Komunikasi Sosial ( Komsos ) anggota satgas TMMD menyempatkan diri belajar sejenak menjadi tukang kayu. “Saya kira Tentara itu hanya bisa berperang saja,  ternyata ada juga yang bisa nukang, memang Tentara itu dilatih untuk serba bisa.” Kata bapak Saeri kepada anggota Satgs TMMD, Jum’at (12/10).

Dalam melaksanakan kegiatan Komsos Satgas TMMD menyusur ke semua lapisan masyarakat. Yang bertujuan untuk menciptakan kemanunggalan TNI dengan Rakya. Apabila TNI-Rakyat bersatu maka NKRI akan utuh dan Berjaya selamanya.(0720_Wunardi)

Rembang,Sulutnews.com - Berjalan sembari bersendau gurau terlihat salah satu anggota Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, dimana Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu program yang dicanangkan oleh TNI-AD guna membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur diwilayah desa yang belum terjangkau oleh pemerintah. 

Serda Wiji mengantar anak-anak sekolah SD Negeri 1 Pasedan seusai melaksanakan kegiatan belajar mengajar dari sekolah menuju rumah mereka masing-masing. Ditengah perjalanan Serda Wiji menanyakan kepada anak-anak tersebut, “Adik-adik sebutkan sila ke-5 Pancasila,” tanya Serda Wiji. Tanpa ragu dengan suara lantang dan serentak anak-anak pun menjawab “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.” Dan ternyata walaupun mereka tinggal didaerah yang jauh dari sarana dan prasarana yang moderen, akan tetapi mereka tetap semangat belajar menuntut ilmu disekolah demi menggapai sebuah cita-cita besarnya.

Anaka-anak adalah generasi penerus bangsa yang kelak menjadi tumpuan bagi bangsa ini. Demi mengantar cita-cita generasi penerus bangsa ini, Kodim 0720/Rembang melaksanakan kegiatan TMMD Reguler ke-103 di Desa Pasedan Kecamatan bulu Kabupaten Rembang ini akan membangung akses jalan antar desa yang pada saat ini dalam kondisi rusak dan membahayakan bagi para pengguna jalan. Sumbangsih Kodim 0720/Rembang melalui kegiatan TMMD Reguler ke-103 kali ini semata-mata demi membawa perubahan msyarakat Desa Pasedan menjadi lebih baik sekaligus membatu pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan desa.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Alat Gerobag dorong atau sering kita dengar dengan istilah (angkong) benar-benar menjadi favorit di lokasi TMMD wilayah  Kodim 0720/Rembang yang berlokasi di Desa Pasedan kecamatan Bulu,Kabupaten Rembang, jenis alat konvensional ini bisa di katakan sebagai  andalan di dalam mendukung pekerjaan Satgas. Terlihat hampir di semua sasaran fisik yang telah diprogramkan dalam TMMD  menggunakan alat gerobak dorong tersebut.(12/10/2018)

Menurut Kapten inf Mustamir,  Danramil 05/Bulu mengemukakan, “Bukan kita tidak bisa menggunakan alat lain, melainkan karena faktanya hampir ditiap-tiap pekerjaan fisik di TMMD memanfaatkan gerobak dorong tersebut untuk mempercepat pekerjaan. Terutama di lokasi pengecoran jalan, dimana lokasinya naik turun, sehingga untuk melangsir material, seperti pasir, semen, batu krakal dan lain-lainnya mengandalkan gerobag dorong itu, karena akan lebih hemat dan efiesien.” Kata pria kelahiran Pati  Jawa Tengah itu.

Jumlah personil dan volume pekerjaan di kegiatan fisik TMMD yang sangat banyak sehingga pengadaan gerobak dorong ini akan di tambah lagi, sehingga pencapaian target bisa lebih di maksimalkan.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Kader PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Pasedan sedang melaksanakan kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) rutin program dari Desa, di sebuah teras halaman sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, tak disangka dan tak mengira dalam kegiatan tersebut akan kedatangan seorang aparat TNI, Serda Rustono salah satu Satgas (Satgas) TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, tanpa ragu Serda Rustono langsung menyapa dengan senyuman yang menggoda dan menghipnotis ibu-ibu yang sedang terjaga menunggu giliran untuk menimbangkan anaknya. Kamis (11/10/2018).

“Saya benar-benar terpesona dengan pak Rustono, beliau penuh dengan Kharisma, bisa menyatu bersama kami yang Nobetene kami ini bukanlah siapa-siapa, hanya seorang ibu yang bisanya mengasuh anaknya”. Kata Lina (32).

Posyandu memang perlu dilaksanakan secara Kontinyu dan berkesinambungan pada setiap bulan sesuai program yang sudah berjalan, anak merupakan kunci dari sebuah peradaban kehidupan, sehingga harus benar-benar selalu diperhatikan.(/Wunardi)