TNI Manunggal

TNI Manunggal (719)

Rembang, Sulutnews.com – Pelaksanaan Upacara penutupan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang  yang dilaksanakan di lapangan Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Didaulat sebagai Inspektur Upacara adalah Danrem 073/Makutaram (Kolonel Arm Moch. Erwansjah), sedangkan sebagai Komandan Upacara adalah Kasdim Rembang (Mayor Caj Yoyok Sunaryo). Selasa (13/11).

Kesuksesan TMMD yang dilaksanakan di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, tidak terlepas dari keterlibatan langsung masyarakat Desa Pasedan, tanpa ada peran dari warga TMMD tidak sesukses ini. Termasuk pada pelaksanaan upacara penutupan  TMMD kali ini warga masyarakat Pasedan dan sekitarnya ikut terlibat langsung mengikuti pelaksanaan upacara.

Upacara Penutupan TMMD dilaksanakan di lapangan Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Pasukan-pasukan upacara yang terlibat adalah, pasuka TNI dan Polri, pasukan Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, PKK Desa Pasedan, Siswa Siswi SMA Negeri 1 Sulang dan MTs Arrohman Bulu dan pasukan dari masyarakat.

Ditemui setelah upcara, Ketua PKK Desa Pasedan mengungkapkan “Terima kasih kepada TNI yang telah membangun Desa Pasedan, kami dari PKK Pasedan beserta warga ikut hadir untuk memeriahkan upacara penutupan TMMD yang berlangsung dilapangan Desa Kamadu.

“Kami datang lebih awal sehingga dapat mengikuti semua rangkaian semua kegiatan dari awal sampai akhir,” ungkapnya.

Secara resmi pelaksanaan TMMD Reguler ke 103 di Desa Pasedan ditutup oleh Danrem  073/Makutarama.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Ada penampilan yang berbeda dalam Upacara Penutupan TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 di Desa Kemadu Sulang Kabupaten Rembang. Warga yang tinggal di sekitar lapangan sepakbola Desa Kemadu kecamatan Sulang Rembang berbondong-bondong ingin melihat upacara penutupan TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang. Mereka ingin melihat secara langsung atraksi barongsai Naga Doreng dari Batalyon Arhanudse 15 Kodam IV/Diponegoro.

Dalam Upacara Penutupan TMMD Reguler ke 103 selaku Inspektur upacara Danrem 073/Makutarama Kol Arm Moch Erwansjah S.I.P MM. Menurut warga yang hadir dan melihat Upacara Penutupan TMMD membuatnya dapat hiburan gratis.

 "Lumayan dapat hiburan gratis dari Pak Tentara , Saya jauh - jauh dari Pasedan membawa anak-anak untuk nonton dari dekat". ujar Agung warga RT 05 RW 01 Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.

" Selain ingin melihat atraksi dari bapak bapak TNI, masyarakat juga ingin menanamkan kepada anak-anaknya mencintai kebudayaan serta rasa cita tanah air kepada anak-anaknya". tambahnya.

Pada acara upacara penutupan TMMD REG ke 103 juga memperagakan beragam atraksi. Mulai dari tarian tobelo dari Persit Kartika Chandra Kirana cabang Kodim 0720/Rembang gabungan dengan Bayangkari Polres Rembang dan anggota yang terlibat dalam pasukan upacara. Di tambah lagi ada atraksi barongsai Naga Doreng  “Baladika Yudha” dari batalyon Arhanudse 15  Semarang. Dari berbagai rangkaian penampilan ternyata atraksi barongsai Naga Doreng memang paling mengundang decak kagum dan menyita perhatian.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang telah resmi ditutup oleh Komandan Korem (Danrem) 073/Mkt, Kolonel Arm Moch. Erwansjah, S.I.P MM, selaku inspektur upacara yang diselenggarakan dilapangan Desa Kemadu Kecamatan Sulang.

Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Kodim 0720/Rembang dalam acara tersebut. Diantaranya dengan menggelar bazar murah. Hal tersebut disambut antusias warga setempat dan sekitarnya  yang sengaja berbondong-bondong untuk menyaksikan kegiatan upacara penutupan TMMD Rembang. Selasa (13/11)

Dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Rembang menyambangi warga yang sedang berkerumun di satand bazar murah. Ada yang menarik perhatian  Wakil Bupati saat menyambangi kerumunan warga di stand bazar murah tersebut. Yaitu sirup kawis salah satu minuman khas Rembang yang disediakan di tempat bazar murah itu.

Wakil Bupati Rembang yang didampingi Danrem 073/Makutarama dan Kapolres Rembang terlihat sedang mengambil sirup buah kawis dan dikasihkan kepada seorang anak yang digendong oleh ibunya.

“Terimakasih Pak Wakil Bupati.” Ungakap ibu warga setempat.

Hal tersebut mengundang reaksi warga yang lain sehingga mereka pun juga menginginnkan sirup kawis tersebut. Dan akhirnya Wakil Bupati Rembang pun menuruti keinginan warga dengan memborong sirup kawis dan dibagikan kepada warga yang ada ditempat itu. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Tahun 2018 di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah telah selesai. Sasaran-sasaran fisik dan non fisik telah selesai dikerjakan oleh team Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang. Selesainya pekerjaan fisik pasti akan menjadi perhatian bagi Dinas terkait dan warga desa setempat.

Perhatian tentang bangunan adalah mengenai tingkat kuwalitas bangunan dan kondisi bangunan itu sendiri, apakah sesuai RAB atau tidak. Hari ini Dispermades (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten Rembang datang ke lokasi TMMD untuk mengecek kondisi cor jalan yang dikerjakan oleh Satags TMMD. Pengecekan yang dilakukan adalah terkait dengan lebar dan ketebalan cor serta kualitas jalan, Senin (12/11)

Dispermades yang diketuai oleh Bapak Arif dan didampingi oleh perangkat Desa Pasedan sedang mengecek tingkat lebar dan ketebalan cor serta kuwalitas jalan yang sudah selesai dikerjakan oleh Satgas TMMD Kodim Rembang.

“Kami lakukan pengecekan jalan yang sudah dicor dalam program TMMD, untuk mengetahui lebar, tebal dan kuwalitas cor jalan, apakah sesuai RAB atau tidak, karena program ini akan ditutup dan diresmikan”, Tutur Arif.

“Semoga jalan yang sudah dibangun oleh Kodim Rembang bersama masyarakat ini, dapat bermanfaat bagi warga Pasedan dan sekitarnya, juga dapat meningkatkan taraf hidup warga sekitar”  Pungkasnya (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Penutupan TMMD( TNI Manunggal Membangun Desa ) Reguler ke  103 Kodim 0720 Rembang mebawa berkah bagi banyak orang, terutama bagi warga di sekitar lapangan sepak bola Desa kemandu, Kecamatan Sulang, tempat berlangsungnya acara siang ini.

Kamid (40) seorang pedagang cilok ikut merasakan untungnya. Dia yang kesehariannya berjualan cilok keliling kampung, berkat adanya acara penutupan TMMD ini, ciloknya ludes di serbu oleh ibu-ibu dan juga warga sekitar yang kebetulan menyaksikan acara siang ini, Selasa (13/11).

"Alhamdulilah pak rejeki buat keluarga saya, saya jadi bisa pulang lebih awal,'' ucapnya sembari tersenyum penuh kebahagiaan.

Tak ada yang menyangka acara yang sedianya biasa-biasa saja ternyata begitu memberi manfaat dan berkah bagi orang lain. Di lapangan kemadu ini banyak atraksi yang di tampilkan, seperti halnya tampilan Barong Naga Doreng dari Satuan Batalyon Arhanud Se 15, sehingga mampu mengundang kagum baik dari tamu undangan atau masyarakat umum untuk menyaksikan atraksinya.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Satu bulan sudah TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 berlansung di Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Rembang. Untuk acara Upacara pun dilaksanakan dilapangan  Kemadu Sulang, pada Selasa (13/11) mendatang.

Sehari sebelum pelaksanaan upacara para Satgas TMMD Reg 103 inipun berpamitan pada warga. Pagi itu Sertu Kuwat sujoko telah berkemas lengkap dengan rangsel di punggungnya lantas berpamitan pada Ibu sumi (70) yang selama ini akrap dengannya. Dengan perasaan haru sumi mengatakan" saya benar - benar merasa kehilangan, besok pasti rumah emak jadi sepi lagi " ujarnya.

Dengan rasa berat hati juga Sertu kuwat sujoko berjabat tangan seakan berat untuk meninggalkan warga desa yang lama telah bersatu. Tanpa terasa Ibu sumi terharu dan meneteskan air mata kesedihan. Namun dengan itu semua warga Desa Pasedan merasa senang karena  jalanya kini menjadi bagus dan dapat di lalui.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang akan segera ditutup. Segala persiapan yang menunjang kegiatan upacara penutupan TMMD di Lapangan Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

Serda Samirin dan Serda Wiji menyambangi Suyanto dan Agus yang sedang duduk santai dibawah pohon ringin di depan balai desa Pasedan. Setiap malam selama pelaksanaan TMMD Reguler ke 103 di Desa Pasedan Kecamatan Bulu disaat istirahat  mereka biasanya ngopi bareng. Kebersamaan mereka menjadikannya merasa lebih dari saudara. Dihari terakhir pelaksanaan TMMD Reguler ke 103 dibawah pohon Ringin mereka merencanakan untuk bakar-bakar ikan nanti malam, Senin (12/11).

Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos, mengatakan Apresiasi dan antusias masyarakat dalam menyambut Kegiatan TMMD Regular ke 103 Kodim 0720/Rembang sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya rumah masyarakat selama pelaksanaan yang secara sukarela menjadi rumah singgah untuk para prajurit yang sedang melaksanakan pembangunan.

“Kodim 0720/Rembang tidak susah-susah membuat dapur lapangan untuk makan Prajurit, karena selain menjadi orang tua asuh, warga Ngotoko juga secara sukarela mau menyediakan makan, dari Logistik yang diterima para Prajurit yaitu berupa Uang Lauk Pauk,” kata Dandim.

Dandim juga menambahkan setiap ada awal pasti ada akhir, setiap pertemuan sudah tentu ada perpisahan, dengan perpisahan itulah akan timbul rasa rindu, karena sudah terbentang jarak dan waktu. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Penutupan TMMD ( TNI Manunggal Membangun Desa ) Reguler ke  103 Kodim 0720 Rembang di dukung oleh berbagai pihak. Kali ini pihak kodim 0720 rembang menggandeng Shabara dari polres Rembang untuk menggelar senam tobelo.

Dalam hal ini para Shabara muda bersama - sama dengan persit melaksanakan senam Tobelo. Kegiatan ini juga diikuti oleh para anggota Bhayangkari. Mereka menampilkan senam Tobelo kreasi mereka hanya berusaha untuk memeriahkan kegiatan penutupan TMMD ini, selama satu minggu penuh melaksanakan latihan senam tobelo untuk ditampilkan pada penutupan TMMD di lapangan sepak bola Desa Kemadu ini.

Kekompakan mereka terjalin begitu apik perpaduan antara warna doreng, hijau, coklat dan pink, menciptakan kombinasi warna yang apik sedap di pandang mata para undangan, peserta upacara dan masyarakat yang sengaja ingin melihat dan memeriahkan kegiatan penutupan ini.(0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Sejumlah Siswa-Siswi SMA Negeri Sulang dan warga Desa Pasedan yang belum melakukan perekaman E-KTP, mendatangi stand E-KTP dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rembang pada rangkaian penutupan kegiatan program TMMD Reguler Ke 103 wilayah Kodim 0720/Rembang. Selasa (13/11).

Keberadaan pelayanan E-KTP pada program non fisik TMMD Reguler Ke 103 ini menjadi alternatif warga yang belum melakukan perekaman data kependudukannya di kecamatan tempat tinggal, hal ini menjadikan bahwa program TMMD bukan hanya sekedar membangun sarana fisik saja akan tetapi non fisik juga sangat di rasakan manfaatnya oleh warga Desa Pasedan dan sekitarnya.

Disdukcapil Kabupaten Rembang yang diprakarsai Kabid Kependudukan Bapak Agung Prasetyo, sangat membantu warga yang belum terlayani di kecamatan. Dan hal itu dibenarkan oleh warga yang mendatangi kegiatan tersebut. Adapun keberadaan kegiatan non fisik pada upacara penutupan TMMD Reg 103 bisa melayani perekaman e-KTP ini, mempermudah warga dengan persyaratan yang sangat mudah warga bisa langsung melaksanakan perekaman. dimulai pukul 08.30 -14.00. Syarat perekaman pun mudah, cukup membawa KTP Asli dan Kartu keluarga Kabupaten Rembang. (0720_Syaful)

Rembang, Sulutnews.com - Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah dilaksanakan. Kegiatan-kegiatan pendukung juga telah rampung.

Setelah rangkaian seremonial kegiatan upacara penutupan TMMD terselesaikan semua, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, yang pada acara itu mendampingi Danrem, menyempatkan diri melihat langsung jalan penghubung Dukuh Ngotoko-Desa Pasedan dengan menggunakan trail, Selasa (13/11).

“Dengan menggunakan trail medan tanjakan tidak jadi masalah, saya melihat lokasi hasil TMMD dengan trail, karena memang medan disini terlalu ekstrin,” ungkap Wabup Rembang.

Jalan sepanjang 2.358 meter tersebut digarap anggota Satgas TMMD selama 30 hari yang lalu. Selain perbaikan jalan TMMD Rembang juga menyasar RTLH dan juga pembangunan Poskamling. Selain itu juga TMMD memiliki sasaran non fisik.(0720_Syaiful)