TNI Manunggal

TNI Manunggal (301)

Salatiga, Sulutnews.com- Selalu penuh keceriaan dalam bekerja, namun serius dan fokus dalam waktu penyelesaian target - targetnya.

Serka Saswito, personel satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di Desa Bonomerto, terlihat enjoy ketika akan memasang slot kunci jendela mushola Al Amin dengan alat bor,Rabu (01/08/2018). Serka Saswito sesekali berkelekar, awas kena tembak, kepada Zaenal yang berada di bawahnya.Hal inilah yang membuat Zaenal kaget, namun setelah menoleh ke arah Serka Saswito, ternyata yang ia bawa adalah alat bor."Oh ternyata bor, tak kira pistol beneran," gumam Zaenal.

Serka Saswito hanya tertawa kecil, dan dirinya sebetulnya meminta Zaeanl bergeser karena dirinya akan melanjutkan pemasangan slot kunci di kusen jendela mushola.Pada saat bekerja  Serka Saswito selalu fokus, agar hasil akhir pekerjaannya selesai dengan baik dan tepat waktu.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com-Menurut Danramil 08/Suruh kepada tim Publikasi TMMD ke 102 Kodim salatiga dilokasi pengecoran menyampaikan, Pembuatan jalan usaha tani tersebut sebagai salah satu wujud mendukung para petani untuk mengelola lahan persawahan dan ladang ataupun kebunnya.

“Fasilitas berupa jalan usaha tani ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya para petani untuk mengangkut bibit, pupuk atau hasil produksi pertanian dan perkebunannya dengan mudah”, Ungkapnya.

Dilanjutkannya, luas jalan yang dibuka ini sangat lebar kalau untuk jalan usaha tani sehingga mobil pick up ataupun truk bisa keluar masuk mengangkut bibit, pupuk atau hasil produksi tadi.

“Setelah program TMMD ke 102 ini selesai, para Babinsa akan kembali aktif di desa untuk memberikan pembinaan di desa binaan masing-masing dengan harapan tetap membantu dan memantau hasil produksi pertanian yang ada di desa”, Pungkasnya.(/Narto)

Salatiga,Sulutnews.com - Saat datang waktu istirahat siang tampak warga khususnya kaum ibu berbondong-bondong mengantar hidangan buat warga dan anggota Satgas TMMD yang sedang melaksanakan istirahat kerja perehapan rumah tidak layak huni (RTLH) milik bapak Nikam di Dusun Karangdawung Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Namun hari ini berbeda dari hari hari biasanya, banyak orang orang berpakaian kaos kuning kuning dan mereka dengan tulus ikhlas membantu bekerja di rumah bapak Nikam bersama Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) serta warga Dusun Karang Dawung.

Komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) dari Salatiga menyempatkan diri berbaur dengan masyarakat dan ikut bergotong royong dengan Satgas TMMD bersama warga masyarakat Bonomerto. Dalam kesempatan ini komunitas TKCI tersebut menunjukan begitu akrabnya serta rasa impatinya dan ingin menjadikan komunitasnya dikenal masyarakat serta bisa mendekatkan diri dengan TNI sehinga terwujud kemanunggalan TNI dan rakyat baik dari lini apapun. Seperti yang terlihat pada saat mereka beristirahat sejenak sembari menikmati kue seadanyanya serta minuman teh yang sudah dihidangkan.

Mereka pun berbaur dan bercerita sambil bersenda gurau tampa batas namun masih menjunjung nilai  etika pergaulan. Ketua TKCI Misyanto (47) di sela-sela minum teh bareng dan menikmati kue alakadarnya mengaku sangat bangga bisa berbaur sama TNI dan komunitasnya diterima ditengah-tengah masyarakat. Warga pun juga sangat senang dengan sikap humoris anggota Satgas TMMD Reguler Ke-102 Kodim 0714/Salatiga dan anggota komunitas TKCI yang sudi membantu pembangunan Desanya. “Meskipun mereka semua belum lama kenal dan baru bertemu di program TMMD ini namun seperti sudah kenal lama bercanda, bercerita dan semoga keakraban ini tidak sampai disini tapi akan berlanjut pada momen-momen berikutnya," ungkap Misyanto.(/Narto)

Salatiga, Sulutenws.com - Serda Untung dan Pratu Adi prajurit TNI-AD dari Batalyon Zipur-4/TK Banyubiru yang yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 Tahun 2018 Kodim 0714/Salatiga di desa Bonermerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Sudah lebih dari 3 minggu anggota Batalyon Zipur-4/TK Banyubiru yang tergabung dalam Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal lelah, bersatu padu berbaur dengan masyarakat.

Apalagi team Satgas TMMD ini tidur dan beristirahat di rumah-rumah warga sesuai petunjuk Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-102 Letkol Inf Prayogha Erawan. Serda Untung selaku Komandan regu (Danru) Satgas memangil pratu Adi untuk duduk bersama di pematang sawah sambil melihat rekan-rekannya bekerja bersama dengan warga. Mereka seolah-olah seperti teman yang sudah kenal lama saling bercanda, bersedau gurau sambil bekerja dengan tetap bersemangat.

Adi "kamu liat mereka begitu kompak, solid dan tanpa kenal jarak. Kita harus bangga menjadi prajurit karena mempunyai nilai plus, namun keberadaan kita jangan kita manfaatkan buat kepentingan kita soalnya kita berasal dari rakyat jadi kita harus baik-baik dengan rakyat. Apalagi saya dulu berasal dari kampung dan anak seoarang petani, namun saya bangga bisa berbuat seperti ini mengabdikan diri kepada Negara dan ikut berbagi tenaga serta bisa berbaur, bergabung membangun desa ini. Untuk itu kamu harus semangat, berdidekasi tinggi, loyalitas keatas dan kebawah," siap bang ungkap Pratu Adi.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Sebentar lagi kita masyarakat Indonesia bersiap-siap menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang bertepatan pada tanggal 17 Agustus. Berbagai persiapan pun dilakukan menjelang 17 Agustus oleh seluruh rakyat Indonesia, karena tanggal tersebut mempunyai sejarah yang tidak bisa dilupakan dan harus dikenang. Dari menghiasi lingkungan dengan berbagai atribut yang sangat khas 17-an serta memasang bendera dan umbul-umbul di depan rumah, hingga mempersiapkan berbagai lomba untuk memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Seperti halnya yang di lakukan pemuda  di Dusun Krajan rt 05 rw 01 Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang mereka menghias jalan dengan memasang umbul-umbul serta mengecat tepi jalan (membuat lis), dan pada siangnya para pemuda menggelar lomba untuk anak-anak diantaranya lomba makan krupuk, memasukkan pensil dalam botol, melemparkan air dalam plastik dan banyak lagi lainnya. "Memeriahkan peringatan HUT RI dengan cara menghias dan mempercantik desa serta mengadakan berbagai perlombaan 17an ini tujuannya adalah tidak lain untuk memeriahkan sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme generasi penerus bangsa," kata Serda Adi pada saat ikut mengecat jalan pada malam hari.

Keberadaan satgas TMMD Reguler Ke-102 Kodim 0714/Salatiga ini memberikan nilai positif bagi para pemuda sebagai generasi penerus bangsa untuk berbuat yang terbaik buat bangsanya, dengan mengajak untuk memeriahkan menghias dan mengecat lis jalan Desa sudah merupakan salah satu ujud kepedulian serta menghormati jasa-jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. “Saya merasakan begitu senang atas kehadiran Satgas TMMD ini selain membangun desanya juga ikut berbaur dengan pemuda ikut membantu serta mengarahkan apa yang harus di lakukan pemuda dalam mengisi kemerdekaan serta untuk memeriahkanya," ungkap Rokandi salah satu warga yang ikut ngecat pada malam itu.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Anggota Satgas Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 Kodim 0714/Salatiga melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat Desa Bonomerto. Pelaksanaan TMMD di Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang ini membawa angin segar bagi masyarakat Desa yang kesehariannya lengang, kali ini diramaikan oleh Satuan Tugas (Satgas) dimana para anggotanya berbaur dengan masyarakat baik saat bekerja membangun akses jalan juga pada saat istirahat selalu berkumpul berkenalan dan berkomunikasi dengan masyarakat di rumah warga setempat.

Kegiatan Komsos dilakukan oleh anggota satgas dengan tujuan agar lebih mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Satgas ini bukan saja mengerjakan sasaran fisik tetapi lebih dari itu bagaimana masyarakat mengenal Anggota TNI lebih dekat lagi. Komunikasi dengan masyarakat sangat penting dalam setiap pelaksanaan TNI menunggal membangun Desa, karena komunikasi untuk menciptakan kedekatan atau kemangunggalan adalah merupakan rohnya kegiatan Satgas TMMD.

Dikatakan oleh salah seorang anggota Satgas TMMD Serda Nugroho saat melakukan anjangsana di rumah bapak Riyadi sebagai tokoh masyarakat bahwa melalui kegiatan komunikasi sosial dengan seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat membantu kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan TMMD. “Dengan menjalin hubungan erat antara Satgas TMMD dengan para tokoh masyarakat akan menjadikan ikatan persaudaraan yang kuat, sehingga akan tumbuh jiwa persatuan dan kegotong royongan ini sangat diperlukan guna mensukseskan jalanya program TMMD kali ini”, papar Serda Nugroho.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Rabu 1 Agustus pukul 09.00 WIB bertempat di halaman kantor kecamatan Suruh Kabupaten Semarang telah dilaksanakan lomba PBB Tingkat kecamatan yang diikuti oleh Satu Regu dari masing masing desa se kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang di laksanakan, Perlombaan peraturan baris berbaris di gunakan untuk memelihara ketrampilan dan ketangkasan para linmas yang telah menerima materi tersebut.

Baris-berbaris merupakan wujud latihan fisik guna menanamkan disiplin, patriotisme, tanggung jawab dan membentuk sikap atau suatu perwatakan tertentu yaitu ketegaran, ketangkasan, kelincahan, kerapihan, keseragaman, keindahan, kesopanan, ketelitian, ketenangan, ketaatan, kesetiakawanan, kebersamaan, persaudaraan, keberanian, kekuatan dan konsentrasi,’’  Ucap Danramil Kapten Inf Tarimo.

Dalam lomba ketangkasan Baris berbaris sampai siang ini masih berjalan dengan semangatmasing masing linmas menunjukkan kemampuanya di hadapan juri.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com – Kapten Tarimo sebagai koordinator lapangan pelaksanaan TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di Desa Bonomerto, sebagai penanggung jawab selalu berkoordinasi dengan dengan Kepala Desa Bonomerto

Setiap permasalahan yang muncul selalu di selesaikan dengan mengedepankan musyawarah mufakat oleh Kapten Tarimo dengan Kades Bonomerto,Selasa (31/07/2018).Kemanunggalan TNI dengan masyarakat adalah roh dasar yang dipegangnya dalam setiap pertemuan dengan aparatur desa dan aparatur dari Pemerintah Kabupaten Semarang.

Konsolidasi tentang progres pekerjaan, keterlibatan warga dan penyediaan material, dibahas serius oleh Kapten Tarimo bersama dengan Kepala Desa Bonomerto Dwi Nurmanto, dan dua orang perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Bapak Marcel dan Bapak Dewanto.

Suasana serius namun santai, akhirnya dapat terurai satu persatu pemecahan permasalahan yang dihadapi masyarakat dan para anggota satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di Desa Bonomerto.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - TPQ AL,Iklas dusun krajan di bawah asuhan bapak ustadz Roni Arsad diajak mendatangi pos kotis untuk kedua kalinya,setelah sebelumnya juga berkesempatan mengunjunginya untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar termasuk kegiatan yang belum pernah di laksanakan dan menjadikan kesempatan mengenal para tentara yang sedang melaksanakan TMMD Reguler di desanya.

Menurut ketua TPQ tersebut anak didiknya sangat antusias dengan apa yang telah di berikan sedikit pelajaran dan pengenalan oleh Babinsa Bonomerto sekaligus anggota Satgas TMMD Reguler ke 102 Kodim 0714 Salatiga,Sersan Kepala Srimulyadi.

Beberapa waktu lalu sedikit memberikan wejangan dan motifasi ke pada anak didik kami sehingga mereka sepulangnya dari poskotis TMMD  ini mereka giat belajar,bersekolah dan meminta supaya mereka bisa datang lagi seperti saat ini dan meminta kepada Srimulyadi untuk berceritera tentang seorang tentara dan tugas pengalamannya yang membuat anak anak ini bersemangat dan berangan angan sesuai imajinasi mereka ,ungkap Roni Arsad.

Dan hari ini terwakili oleh seorang anak laki laki yang memberanikan dirinya untuk menunjukkan bahwa dia mampu menghafal beberapa surat surat pendek yang telah di ajarkan  oleh pengasuhnya,saat menunjukkan kebolehannya di depan Srimulyadi saat dimintanya pada kesempatan itu ,dan selanjutnya mendapat pesan dari babinsa satu ini tentang bekal masa depan yang akan dijalaninya kelak.(/Narto)

Salatiga, Sulutnews.com - Di Bonmerto ,pagi ini seperti biasanya melanjutkan pekerjaan yang belum terselesaikan pada hari kemarin.Di rumah bapak Joyokusumo yang kemarin belum terselesaikan untuk pembuatan pintu rumah yang belum dibuat.

Bersama pemilik rumah menyediakan bahan kayu yang akan dibuat pintu,setelah dipilih pilih bahannya diserahkannya bahan tersebut kepada Serka Samroni yang menukangi pembangunan rumahnya sedari awal. Dengan alatnya ia mainkan untuk membentuk bahan kayu menjadi sebuah pintu untuk rumah bapak Joyokusumo.pengerjaan yang dengan cekatan dibuatnya sehingga terbentuklah sebuah pintu yang sesuai ukuran yang telah di tentukan tentunya.Tanpa kesulitan maka jadilah sebuah pintu yang diinginkan.

Pintu ini memang sengaja di buat karena ada pintu tambahan yang semula tidak ada pintu ruangan sekarang di tambah pintu agar sesuai rencana dibuat rumah ini lebih sehat.Dan di perbanyak ventilasinya agar udara bisa keluar dan masuk secara sehat pula yang dahulunya memang minim sekali ventilasi.

Rumah ini sudah di kerjakan perehaban karena menjadi salah satu rumah yang di pilih untuk sasaran tambahan yang memang rumah ini layak mendapatkan bantuan karena dilihatnya bapak Joyokusumo disamping kurang mampu juga rumahnya sudah memprihatinkan.

 

Bapak joyokusumopun merasa sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan menjadikan rumahnya menjadi baik dan lebih sehat dan sekarang menempatinya pun tidak kawatir lagi akan rumahnya yang dulunya sangat membahayakan apabila hujan.(/Narto)