TNI Manunggal

TNI Manunggal (301)

Rembang,Sulutnews.com - Dasmuri(46) adalah salah satu Warga Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Dalam kesehariannya Dasmuri bekerja sebgai petani. Menyambut akan dilaksanakannya kegiatan TMMD di desanya kali ini, dia mempunyai harapan yang sangat besar.

“saya harap TMMD di Desa Pasedan kali ini akan membawa perubahan yang lebih baik. Jalan menjadi bagus, sehingga apabila panen akan mempermudah penjualan hasilnya. Tidak diragukan lagi apabila tentara sudah beraksi maka hasilnya tidak diragukan lagi,” Ungkap Dasmuri pada saat bertemu dengan Babinsa Pasedan Serda Umar Said.

Sebelumnya pada hari Sabtu 6/10 bertempat di balai Desa Pasedan  juga dilaksanakan sosialisasi kegiatan TMMD. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0720/Rembang yang diwakili Pasiter Kodim Kapten Inf Wardiyana, Kepala Desa Pasedan Bapak Kusman, Ketua dan anggota BPD dan perwakilan Tokoh masyarakat, Tokoh agama serta ketua RT/RW Desa Pasedan.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com- Harapan dan impian masyarakat untuk memiliki jalan yang bagus akan segera terwujud sehingga masyarakat tidak lagi melintasi jalanan yang licin diwaktu hujan dan berdebu disaat musim kemarau. Hal itulah yang dirasakan warga Desa Pasdan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.

Sementara, Dukuh Ngotoko,Desa Pasedan yang kesehariannya agak sepi  kini diramaikan oleh kegiatan Pra TMMD ke103. Dimana para anggota Kodim 0720/Rembang berbaur dengan masyarakat baik saat bekerja membangun akses jalan, maupun pada saat istirahat. Anggota Kodim Rembang selalu berkumpul berkenalan dan berkomunikasi dengan masyarakat.

“Kondisi jalan yang menuju Dukuh Ngotoko masih jelek. Diwaktu kemarau begini berdebu, sedangkan waktu hujan menjadi berlumpur dan licin, sehingga susah untuk dilalui. Tetepi saat ini kami sudah lega, walaupun pengerjaan jalan belum mulai, namun sudah ada gambaran sepertinya mimpi kami akan segera terwujud dengan adanya TMMD ini,” Ucap Darno kepada tim jurnalis Kodim Rembang beberapa waktu yang lalu.

TMMD bukan saja mengerjakan sasaran fisik semata, tetapi lebih dari itu bagaimana masyarakat mengenal Anggota  TNI lebih dekat lagi. Karena membangun komunikasi dengan masyarakat  sangat penting dalam setiap pelaksanaan TMMD.  Komunikasi untuk menciptakan kedekatan atau kemangunggalan adalah merupakan rohnya kegiatan TMMD.(0720_Wunardi)

Rembang, Sulutnews.com - Komandan Kodim 0720/Remabang,  yang diwakili oleh Pasiter Kodim Rembang Kapten Inf  Wardiyana pada,  melaksanakan sosialisasi tentang TNI  manunggal membangun  desa (TMMD) Reguler ke-103 Tahun  2018 bertempat di Balai Desa Pasedan, Kecamatan Bulu,  Kabupaten Rembang. Sabtu (6/10)

Dalam acara tersebut Pasiter mengatakan, “bahwa TMMD merupakan operasi bhakti yang dilaksanakan secara nasional serentak  diseluruh Indonesia. Program TMMD adalah sarana manunggalnya TNI-Rakyat,  khususnya anggota Kodim Rembang dan warga Desa Pasedan. Sasarannya meliputi kegiatan fisik dan non fisik”.

Dijelaskannya bahwa, sasaran TMMD di Desa Pasedan ini adalah sasaran fisik meliputi makadam  dan  betonisasi jalan , rehap rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan Poskamling. Selain sasaran fisik ada juga sasaran non fisik yang sama pentingnya seperti ceramah wawasan kebangsaan, hukum,  kesehatan,  hiburan masyarakat  yang mengangkat budaya lokal.

Karjo(45) salah seorang warga Desa Pasedan menambahkan, bahwa program TMMD seperti ini belum pernah sama sekali masuk ke desa kami. Dan Alhamdulillah pada tahun ini desa kami mendapatkan bantuan berupa program TMMD dan masyarakat sangat bersemangat menyambut kegiatan tersebut. Harapan saya kedepan semoga program seperti ini dapat berlanjut mengingat pentingnya pembangunan di wilayah terutama akses jalan yang selama ini belum pernah tersentuh oleh pembangunan. (0720_Wunardi)

Rembang,Sulutnews.com - Sangat tepat bila banyak pihak menilai Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu dijadikan objek sasaran TMMD Reguler 103 Kodim 0720/Rembang.

Meski lokasinya cukup sulit dan jarak dari pusat pemerintahan sangat jauh, sehingga dalam pendistribusian material juga memerlukan tenaga dan biaya ekstra, namun dari segi manfaat yang akan dipetik warga masyarakatnya nanti sangatlah tepat.

Terkait dengan pilihan tersebut, warga masyarakat Pasedan menyambut dengan antusias dan berharap Kodim 0720/Rembang dapat berbuat lebih dari sejumlah target yang telah diprogramkan.

Program fisik selain Betonisasi dan makadam jalan juga ada rehab rumah tidak layak huni (RTLH) berjumlah 15 unit yang menjadi sasaran renovasi. Warga berharap ada tambahan beberapa unit lagi dalam pembangunan RTLH ini. Sebab masih ada beberapa lagi rumah warga yang tidak layak huni tersebar di wilayah Desa Pasedan.

“Memperhatikan waktu dan jumlah sasaran yang cukup banyak, sasaran yang telah terprogram harus diutamakan. Setelah selesai baru nantinya mengejar target tambahan” kata Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto Sabtu (6/10)

Kades Pasedan Kusmanto, mengakui jika jalan yang akan dibangun tepat sasaran. Adalah faktor ekonomi, warganya yang masih mengandalkan dari hasil ladang maupun sawah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sehingga akses jalan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.(0720_Wunardi)

Rembang,Sulutnews.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 tahun 2018 yang dilaksanakan di Dukuh Ngatoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, merupakan wujud  nyata pemerataan pembangunan diwilayah kabupaten Rembang, dalam rangka membantu kesulitan rakyat, Anggota Satgas Sertu Suyuti membantu perbaikan saluran air yang macet akibat tersumbat, selasa (09/10/2018).

Dalam mendapatkan air bersih warga Ngotoko Desa Pasedan yang seharianya mengambil dari sumber mata air dari lereng pegunungan Worawari yaitu mata air gondang dan Ndilem, mata air tersebut sangat dibutuhkan warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari hari,

Anggota Satgas TMMD membantu melakukan pengecekan saluran air tersebut,  ternyata tersumbat sehingga tidak dapat mengalir menuju kepemukiman warga. Kesempatan satgas tersebut disambut warga setempat karena bersama warga mengatasi masalah saluran yang tersumbat, kedekatan anggota satgas merupakan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang mengutamakan kepentingan masyarakat banyak. (0720_Winardi)

Rembang, Sulutnews.com - Rasa lega dan bahagia itulah yang dirasakan Jamari(35) warga Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kabupaten Rembang. Hal serupa juga dirasakan seluruh warga Desa Pasedan, yang sudah bertahun-tahun belum pernah merasakan pembangunan. Kali ini dengan adanya program Tentara manunggal membangun desa (TMMD) Reg ke 103 yang terletak di Desa Pasedan salah satunya menyasar kegiatan fisik yaitu melalui betonisasi dan makadam.

Hal ini yang coba diungkapkan oleh Jamari yang mengaku senang dengan adanya program TMMD.“sebentar lagi desaku akan maju dan jalanku yang jelek akan menjadi bagus. Desaku yang dulu sepi dan gelap akan segera ramai dan terang benderang, sebab sebentar lagi TMMD di desaku akan segera dimulai. Saya sudah tidak sabar rasanya menanti bapak-bapak tentara datang ke sini”, Ujar Jamari ketika bertemu Babinsa Desa Pasedan, Sabtu 6/10.

Besar harapan kami warga Desa Pasedan agar desa kami yang dulunya terisolir (tertinggal) akan segera menjadi desa yang maju dari segi ekonomi karena Desa Pasedan merupakan salah satu desa penghasil pertanian khususnya tembakau terbaik di Kabupaten Rembang. Diharapkan dengan pembangunan infrastruktur, jalan penghubung antar desa dapat meningkatkan roda perekonomian antar desa.(0720_Winardi)

Rembang, Sulutnews.com - Dengan semangat dan wajah yang terlihat bahagia, siswa/i SD N 1 Pasedan menyambut kedatangan Bintara pembina desa (Babinsa) Pasedan Serda Umar Said, Sabtu 6/10. Bertempat di dalam kelas Umar Said memperkenalkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama TMMD.

Salah seorang dari siswa kelas 6 SD pasedan Muhammad Muzaki mengatakan “ Saya senang jalan desaku mau diperbaiki, soalnya waktu hujan kalau berangkat sekolah jalannya becek dan licin. Kalau hujan jalannya nggak bisa dilewati sepeda, jadi harus jalan kaki.”

Hal itu dibenarkan oleh kepala sekolah SD Pasedan Bapak Jamari, S.Pd. Memang kondisi jalanan di wilayah Desa Pasedan ini, khususnya jalan yang menghubungkan ke Dukuh Ngotoko disaat cuaca hujan sangat sulit untuk dilewati. Jamari juga berharap dengan adanya TMMD ini bisa mengatasi kesulitan yang di alami masyarakat setempat. Harapannya apabila kondisi jalanan baik akan bisa mengangkat perekonomian di wilayah Desa Pasedan dan sekitarnya. (0720_Winardi)

Rembang, Sulutnews.com - Anggota Satuan Tugas (Satgas) Tentara manunggal membangun desa (TMMD), Kodim 0720/Rembang Serda Nursalim melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) saat pra TMMD di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang pada Minggu (7/10). Sebagai bagian tugas pembinaan teritorial selain untuk menjaga kondusifitas di wilayah Binaan, Serda Nursalim melaksanakan komsos dengan warga saat istirahat dalam melaksanakan Pra TMMD.

Dalam kegiatan komsos ini Serda Nursalim menyampaiakan tentang pentingnya menjaga kondusifitas wilayah, serta menghajak kepada para warga untuk mensukseskan Progam TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 ketika. “Saya mengajak kepada warga semua mari kita secara iklas, penuh rasa tanggungjawab melalui gotong royong, kita mensukseskan Program TMMD sekarang ini, karena dengan TMMD hasilnya juga warga yang merasakan,” ujar Serda Nursalim di tengah-tengah masyarakat.

Kusman selaku Kepala Desa Pasedan menyampaikan terima kasih atas kedatangan bapak TNI, semoga kerja sama yang selama ini terjalin dapat ditingkatkan guna menjaga kondusifitas di wilayah kampung kami, apa lagi akan dilaksanakan TMMD kami bersama warga siap mendukung demi suksesnya TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.(0720_Winardi)

Rembang, Sulutnews.com -   Di suatu pagi hari sebulum masuki ke area lokasi TMMD Reguler 103 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang salah satu anggota Koramil Bulu (Serka Sumbito) sambangi ibu-ibu yang sedang duduk di depan rumah. Selasa (09/10).

Sebelum kegiatan TMMD Reguler 103 dimulai Serka Sumbito selaku anggota Koramil 05/Bulu melaksanakan silahturohmi dengan warga setempat yaitu dengan Ibu Sulastri (34) dan dua ibu-ibu lainnya, dengan kedatangan Babinsa disambut dengan senang hati oleh ibu-ibu tersebut.

"Maaf lo pak rumahnya jelek, mari duduk pak... saya buatkan kopi nggih” ujarnya ibu Sulastri yang merupakan tuan rumah sambil mempersilahkan duduk serka Sumbito.

Mereka ngobrol saling bercanda dengan suasana yang hangat. Komunikasi Sosial (Komsos) sebutan di TNI, merupakan tugas Babinsa yang harus di laksanakan diwilayah binaannya msing-masing, Selain itu pendekatan kepada warga binaan sangat bermanfaat untuk menunjang tugas sebagai anggota Koramil yang secara langsung selalu berhubungan dengan masyrakat.

“Kegiatan Komsos seperti ini rutin saya lakukan, karena dengan bertemu dengan masyarakat secara langsung maka kita akan mudah melaksanakan tugas sebagai Babinsa” tutur Sumbito.

Rakyat Desa Pasedan yang sebagian besar berfrofesi sebagai petani di musim kemarau ini memang belum begitu banyak pekerjaan yang dapat dilakukan, mereka hanya sekedar membersihan menyiapkan lahan dari bekas tanaman jagung dan ketela yang sudah dipanen di musim yang lalu. Sehingga sebagian besar warga banyak yang menganggur dirumah. 

Kesempatan seperti ini sering dimanfaatkan oleh Babinsa untuk berkunjung kerumah-rumah warga binaannya hanya sekedar ngobrol dan tukar informasi sehingga apapun yang terjadi diwilayah binaannya akan mudah dipantau dan bisa segera diatasi. (pen0720).

Rembang, Sulutnews.com - Menjelang dilaksanakannya kegiatanTentara manunggal membangun desa (TMMD)reguler ke 103 Kodim Rembangtahun 2018, yang rencananya akan dibukatgl16 September 2018 mendatang. Kegiatan sosialisasi dilasksanakan kepada seluruh lapisan masyarakat. Tidak lepas dari kegiatan tersebut adalah SD N 1 Pasedan, Sabtu 6/10.

Kegiatan sosialisasi itu bermaksud memberikan suatu gambaran kepada unsur pendidikan, agar dalam pelaksanaan nantinya tidak ada hambatan maupun kendala, kegiatan lancer sesuai harapan dan selesai tepat pada waktunya.

Kepala SD N 1 Pasedan Bapak Jamari mengatakan, “ Kegiatan TMMD di Desa Pasedan ini sudah ditunggu-tunggu seluruh masyarakat, termasuk juga warga SD N 1 Pasedan. Kami berharap sasaran TMMD ini menjangkau di dunia pendidikan, jadi semuanya merasakan hasil TMMD ini”.

TMMD adalah bentuk gotong royong antaraTNI dengan masyarakat untuk mencapai pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Sasaran dalam TMMD Reguler ke 103 Kodim Rembang ini memiliki sasaran fisik dan non fisik. Dalam pelaksanaannya memakan waktu 30 hari. (0720)